PENDEKATAN DALAM ABNORMALITAS

dokumen-dokumen yang mirip
PENDEKATAN- PENDEKATAN/ALIRAN DALAM PSIKOLOGI

BERBAGAI PENDEKATAN DALAM PSIKOLOGI

TAHAPAN PERKEMBANGAN MANUSIA

Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya

Perkembangan Sepanjang Hayat

Pengantar Psikologi Abnormal

Psikologi Kepribadian I Sejarah Psikoanalisa Dasar & Teori Sigmund Freud

Keempat konteks ini dapat berinteraksi satu dengan lainnya dalam terbentuknya suatu perilaku

PSIKOLOGI UMUM 1. Aliran Psikoanalisa

PENGANTAR DAN TEORI ALIRAN BEHAVIOUR

Pendahuluan. By : Farida Harahap Tim: Nanang Erma by FH 1. Gunawan:

KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA

Teori-Teori Perkembangan

Teori-Teori Perkembangan

Teori Sigmund Freud. Sejarah hidup, Struktur Kepribadian dan Perkembangan Psikoseksual. Fitriani, S. Psi., MA. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI

Pertemuan 4. Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si

Dasar-Dasar Perilaku Manusia O L E H M U N A E R A W A T I, S. P S I, M. S I

Freud s Psychoanalytic Theories

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

Teori Psikologi Kepribadian Kontemporer

Perkembangan Manusia

FASE PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN MANUSIA

PSIKOLOGI SEPANJANG HAYAT

PENGANTAR PSIKOLOGI KLINIS DITA RACHMAYANI, S.PSI., M.A

BAB I PENDAHULUAN. Gangguan perkembangan seseorang bisa dilihat sejak usia dini, khususnya pada usia

KONSEP TUMBUH KEMBANG

PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN. disampaikan dalam kuliah IKD 2 oleh nurul aini

Ilmu Perkembangan Anak Universitas Negeri Yogyakarta. Oleh : Yulia Ayriza

Psikologi muncul sebagai ilmu pengetahuan di Jerman (psikologi asosiasi) Filsafat Descartes: cogito ergo sum saya berfikir maka saya ada.

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KONSEP, KERANGKA TEORI

Psikologi Konseling Konseling Berbasis Problem

Pertemuan 5 PENDEKATAN TRANSORIENTASIONAL

CARL ROGERS (CLIENT CENTERED THERAPY)

Pandangan Teori Perkembangan Psikoanalisis menurut Sigmund Freuds

Karakteristik manusia komunikan. Rahmawati Z

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

Psikologi Kepribadian I Teori Psikososial Erik Erikson

Pengertian Normal dan Abnormal

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Psychological Well Being. perspektif besar mengenai psychological well being yang diturunkan dari dua

Konsep Wellbeing dalam Psikologi Positif. Danang Setyo Budi Baskoro, M.Psi

BAB II. Tinjauan Pustaka

Psikologi Konseling Psychoanalysis Therapy and Person Center Therapy

PARADIGMA KEPERAWATAN

DASAR DASAR PERILAKU SOSIAL

BAB VI PENUTUP. A. Kesimpulan. Penelitian ini mendapatkan konsep awal tentang anti-materialisme

Behavior and Social Learning Theory

Jahoda (Ihrom, 2008), batasan lebih luas Kesehatan mental mencakup : 1) sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri

PERSPEKTIF DAN MAKNA PENDEKATAN KONSELING

UNESA, GROWING WITH CHARACTER BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

LANDASAN PSIKOLOGI. Imam Gunawan

Social Learning Theory

Dinamika kepribadian / Prinsip Motivasional. Ego cemas karena tuntutan id dan superego. 1. Dorongan-dorongan a. Seks b. Agresi 2.

Bab 2. Landasan Teori. Tokoh-tokoh tersebut tidak saja berfungsi untuk memainkan cerita, tetapi juga berperan

Psikologi Kepribadian I Teori Interpersonal Harry Stack Sullivan

BAB I PENDAHULUAN. beradaptasi di tengah kehidupan masyarakat yang lebih luas.

MODEL TERAPI KONSELING. Teori dan Praktek

MASA KANAK-KANAK AWAL. Masa ini dialami pada usia Masa Usia Pra Sekolah : 2-4 th Play group atau TK : 4 5,6 th

Perkembangan Anak dan Remaja. Dra. Riza Sarasvita MSi, MHS, PhD, Psikolog Direktur PLRIP BNN

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

Teori Albert Bandura A. Latar Belakang Teori self-efficasy

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Beberapa teori akan dipaparkan dalam bab ini sebagai pendukung dari dasar

PROGRAM KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT

KONSEP NORMAL & ABNORMAL

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. Ada empatkonsep yang dikemukakan dalam penelitian ini yaitu pergolakan

Kepribadian Pola perilaku Memberikan karakter pada Pemikiran seseorang sepanjang waktu Motif dalam berbagai Emosi situasi berbeda relatif stabil

ABNORMALITAS. By : IkaSari Dewi

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. yang ada di luar bahasa yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal

Psikologi Kepribadian I Teori Personologi Henry Murray

SATUAN ACARA PERKULIAHAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA MATA KULIAH : KESEHATAN MENTAL KODE MATAKULIAH / SKS = MKK / 2 SKS

PERKEMBANGAN KOGNITIF (INTELEKTUAL) (PIAGET) Tahap operasional formal (operasi = kegiatan- kegiatan mental tentang berbagai gagasan) Dapat berpikir lo

PSIKOLOGI KEPRIBADIAN kuliah2 EMPAT ALIRAN BESAR TEORI-TEORI KEPRIBADIAN

PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL

KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA

Selamat Membaca, mempelajari dan Memahami Materi e-learning Rentang Perkembangan Manusia I

BAB. V KESIMPULAN DAN SARAN

KESEHATAN MENTAL DLM KEHIDUPAN REMAJA

TEORI BELAJAR HUMANISTIK

KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN

BAB I PENDAHULUAN. mengindikasikan gangguan yang disebut dengan enuresis (Nevid, 2005).

TAHAP PERKEMBANGAN ANAK USIA TAHUN

Perkembangan Anak Usia Dini. Pertemuan 2 : Pendidikan Anak Usia Dini Unita Werdi Rahajeng

Konteks assessment dan Klasifikasi Pemeriksaan Psikologis

Sifat Kodrat Manusia. Unsur-unsur Hakekat Manusia:

PERSEPSI DAN PERILAKU SAKIT. MUJIANTO,SKM,M.Kes

BAB I PENDAHULUAN. yang dikenal dengan istilah adolescence merupakan peralihan dari masa kanakkanak

Mata kuliah PERKEMBANGAN & BELAJAR PESERTA DIDIK

FASE PRASEKOLAH (USIA TK) Usia 2-6 tahun Kesadaran sebagai pria atau wanita Dapat mengatur dlm buang air (toilet training) Mengenal beberapa hal yg di

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SIJIL PSIKOLOGI ISLAM DAN KAUNSELING. WPK 913 Kaedah Terapi Minggu 2

PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL & PROSES ADAPTASI REMAJA. Asmika Madjri

Psikologi Sosial 2. Teori-teori Psikologi Sosial. Setiawati Intan Savitri, S.P. M.Si. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

Perkembangan Sepanjang Hayat

MENTAL HEALTH, PSYCHIATRY and COMPREHENSIVE HOLISTIC APPROACH

Transkripsi:

PENDEKATAN DALAM ABNORMALITAS PERILAKU MANUSIA

4 Kategori dasar indikasi tingkah laku abnormal (Maher & Maher, 1985) 1. Tingkah laku yang sangat merugikan diri sendiri atau sangat merugikan orang lain 2. Kontak realitas sgt rendah 3. Reaksi emosional tidak tepat 4. Tingkah laku tidak dapat diprediksi

Sehat Mental (Coleman, dkk 1980) 1. Sikap positif thd diri sendiri penerimaan diri, identitas adekuat, penilaian realistik 2. Persepsi atas realitas thd diri dgn lingkungan 3. Integrasi; keutuhan pribadi, bebas inner conflict, toleransi thd stres 4. Kompetensi; fisik, intelektual, sosial 5. Otonomi ;. Keyakinan diri, responsibility, pengarahan diri, kemandirian 6. Pertumbuhan aktualisasi diri

Pendekatan dalam abnormal Biologis Psikososial Sosiokultural

Pendekatan kontemporer Menggabungkan ketiga pendekatan sebelumnya pertanyaan nature-nurture Tidak mengikuti pandangan tunggal atau perspektif teoritis lbh menggunakan eclectic approach Menggambarkan apa yg mereka lihat sbg prinsip/teknik dua atau lebih sudut pandang.

Pendekatan Biologis Proses2 biofisik sbg penyebab yg berpenagruh pd manusia model medis Gangguan mental dianalogikan dgn penyakit medis Perilaku abnormal disebabkan karena gangguan pada otak (patologi otak) Perilaku abnormal disebabkan karena gangguan neurologis (neurological disease) behavioral impairment Perilaku abnormal disebabkan karena faktor genetis

Pendekatan psikologis Membicarakan faktor2 penyebab psikologis dan psikososial, al : 1. Persepsi diri (self perception) dan cognitive map 2. Early deprivation dan trauma 3. Pengasuhan ortu yg tdk adekuat 4. Struktur keluarga yg patogenik 5. Trauma pd masa kanak2

Sudut pandang Sosio-kultural (lingkungan) Sebelumnya diabaikan, ttp makin lama terlihat semakin besar pengaruh sosio kultural termasuk pandangan2 filosofis ttg diri sendiri Spiritual intektual Faktor2 yg menyangkut sosio-kultural; bgmn ia memaknakan diri dan kehidpn yg dialami atau dijalani. Perilaku abnormal societal patogenik, disorganized tatanan masyarakt.

Psikodinamika Pendekatan Psikososial interpersonal behavioristik Kognitif behavioristik Humanistik

1. Perspektif psikodinamika Tokoh : Sigmund Frued, Joseph Breuer Konsep dasar psikonalisa : tingkah laku manusia merupakan interaksi dari 3 subsistem kepribadian, yaitu id, ego, superego.

ID Merupakan sistem kepribadian yang asli Berisikan segala sesuatu yang secara psikologis diwariskan dan telah ada sejak lahir, termasuk instink-instink. Dua instink yang ada pada manusia dan sifatnya berlawanan : - life instincts dorongan seksual. libido - death instincts agresi, destruktif, kematian Reservoir energi psikhis dan menyediakan daya untuk menjalankan kedua sistem lain.

Freud menyebut id sebagai kenyataan psikhis yang sebenarnya karena id merepresentasikan dunia batin pengalaman subyektif dan tidak kenyataan obyeltif. Ciri kerja id : Prinsip kesenangan (Pleasure Principal) mereduksi ketegangan. Memiliki dua proses pelaksanaan reduksi ketegangan, yaitu tindakan refleks dan proses primer.

Proses primer menyangkut suatu reaksi psikologis yang sedikit lebih rumit. Dgn membentuk khayalan tentang obyek untuk menghilangkan ketegangan. Misal, membentuk khayalan tantang makanan pada orang lain. Pengalaman halusinatorik dimana obyek yang diinginkan hadir dalam bentuk gambaran ingatan disebut Pemenuhan Hasrat (wissfulfillment)

Pada dasarnya proses primer tidak akan mampu mereduksi ketegangan. (tidak cukup sampai mengkhayal!). Oleh karena itu berkembang suatu proses Oleh karena itu berkembang suatu proses psikologis baru, yaitu Proses Sekunder yang terjadi pada struktur EGO

ego Timbul karena kebutuhan2 organisme memerlukan transaksi2 yang sesuai dengan dunia kenyataan obyektif. Bekerja mengikuti Prinsip Kenyataan (Reality Principal) dan bekerja menurut Proses Sekunder. Tujuan prinsip kenyataan adalah mencegah terjadinya ketegangan sampai ditemukan suatu obyek yang cocok untuk pemuasan kebutuhan.

Ego disebut Eksekutif Kepribadian mengontrol pintu ke arah tindakan, memilih arah respon dan memutuskan instink mana yang akan dipuaskan serta menentukan caranya Peranan utama ego : menengahi kebutuhan2 instinktif organisme dan kebutuhan lingkungan sekitar

Fungsi utama ego 1. Identitas diri 2. Uji realitas (reality testing) 3. Mekanisme pertahanan diri (ego defense mechanism)

superego Merupakan perwujudan internal dari nilainilai dan cita2 tradisional masyarakat yang diterangkan orang tua kepada anak, melalui pemberian hadiah dan hukuman. Superego merupakan bagian moral kepribadian dan memperjuangkan kesempurnaan, bukan kenikmatan.

Dinamika 3 subsistem kepribadian manusia (id, ego, superego) menentukan tingkah laku manusia Inner conflict muncul karena ketiga Inner conflict muncul karena ketiga subsistem berusaha mencapai tujuan intrapsychic conflicts mental disorder

Tahapan Perkembangan Psikoseksual 1. Fase Oral (0-1 th) ; mulut merupakan daerah pokok aktivitas dinamis 2. Fase Anal (1-3 th) ; pengeluaran faeces dpt menghilangkan ketidaksenangan dan memberikan rasa lega. 3. Fase Phalic (3-5 th); alat-alat kelamin merupakan daerah erogen terpenting 4. Fase Latent (5-12 th); impuls-impuls cenderung untuk berada dalam keadaan tertekan sampai muncul kembali sampai datang masa pubertas 5. Fase Genital ; kepuasan pada masa Phalic yang bersifat narcistis, skg diarahkan pada obyek di luar dirinya. Pd fase ini fungsi biologis yang pokok adalah reproduksi.

2. Perspektif Behavioristik Tokoh : - Classical Conditioning Pavlop, J.B.Watson - Operant Conditioning Thorndike, Skinner Tingkah laku merupakan hasil pengalaman (belajar) dari lingkungan (kecuali keterbatasan tingkah laku karena faktor genetis)

Seluruh tingkah laku yang tidak ditentukan secara genetik merupakan fungsi dari respondent conditioning ataupun operant conditioning. Pada respondent conditioning, organisme merespon secara pasif terhadap lingkungannya. Sementara pada operant conditioning, organisme belajar menghubungkan tindakannya dengan konsekuensinya. Hubungan ini disebut kontingensi

Individu akan mengulangi perilaku yang sama utk mendapatkan atau menghindari konsekuensi. Operant conditioning bergantung pada reinforcement penguatan, yaitu proses dimana peristiwa di lingkungan meningkatkan kemungkinan tingkah laku yang mengikutinya.

2. Perspektif Kognitif Sejak thn 1950 para ahli memfokuskan pembahasan manusia pada Proses Kognitif; pikiran, imaginasi dan hal-hal yg terkait proses informasi dan dampaknya pada perilaku manusia. Perkembangan ini diikuti para ahli psikologi klinis mll pendekatan/perspektif cognitive behavioral fokus pada pikiran dan proses informasi dan aplikasinya mll gangguan berpikir dan malaadaptive behavior.

John Dollard & Miller aplikasi proses belajar pad proses psikodinamika, fokus pada konsep kognitif utk menjelaskan perilaku abnormal. Exp. Menggunakan proses simbolik untuk memvisualisasi dan memberikan label emosi dan masalah. George Kelly personal constructs kekhasan individu dalam mempersepsikan orla dan kejadian Albert Bandura regulasi tingkah laku melalui proses internal simbolik pikiran

Bandura Keyakinan orang mengenai kemampuan dirinya untuk melakukan suatu tindakan yg perlu untuk mengendalikan kejadian2 penting (self efficacy belief) merupakan hal penting untuk menentukan hidup sehat. Harapan yg didasari self efficacy tinggi melindungi dari reaksi2 emosional negatif thd situasi.

Albert Ellis Manusia cenderung utk mengalami gangguan psikologis disebabkan adanya asumsi2 negatif yg irasional baik mengenai diri maupun lingkungan. Mengembangkan RET (rational-emotional Therapy) Terapi ini mampu menggeser makna proses belajar di balik masalah emosional.

4. Humanistik Menekankan pada pengarahan diri (self direction) dan kepuasan diri (self fulfilment) Orientasi umum manusia lbh dari prinsip2 perkembangan dari pemfungsian manusia Manusia mmlk potensi utk berbuat baik dan mmlk kapasitas serta kecenderungan bertindak lbh positif dlm mmnh kebutuhannya. Tidak setuju thd gambaran negatif manusia sebagaimana dikemukakan psikoanalis, konsep ttgk kekuatan irasional dan dorongan2 tidak sadar. Humanistik memandang manusia good, menekankan proses sadar mengurangi perhatian pada proses tidak sadar dan penyebab masa lalu. Manusia memiliki kapasitas dalam self regulation.

Aliran humanistik lebih optimis dalam memandang masa depan individu daripada membahas masa lalu. Perspektif ini juga membahas tentang cinta, harapan,nilai, kreativitas, personal growth & self fulfillment. Tokoh : Allport, Maslow, Rogers, Perls.

Konsep dasar humanistik Self sebagai satu kesatuan self concept Fokus pada nilai dan pertumbuhan personal Pandangan positif thd manusia dan Pandangan positif thd manusia dan potensinya

5 pandangan utama Rogers ttg self sebagai sesuatu yang memadukan 1. Setiap individu eksis dalam dunia pengalaman pribadinya, dimana dirinya bertindak sbg pusat siapa yang menentukan makna hidup? 2. Upaya paling besar pada individu adalah usaha pemeliharaan (maintenance), pengembangan diri (enhancement), dan aktualisasi/realisasi diri.

3. Individu bereaksi thd situasi dgn cara yg sesuai dengan persepsi khas dirinya dan dunianya yg berinteraksi sesuai dgn persepsi dan caranya yg konsisten dgn konsep dirinya. 4. Ancaman thd dirinya sbgmn yg dipersepsikannya diikuti dgn defense mechanism. Termasuk penyempitan cara pandang persepsi kaku & penanggulangannya, pengenalan perthn diri. 5. Kecenderungan setiap individu kesehatan dan keutuhan keseluruhan diri.

5. Perspektif Interpersonal (hubungan antarpribadi) Psikopatologi muncul sebagai akibat kondisi dalam lingkungan interpersonal, dampak dari relasi dengan orang lain. Untuk memahami perilaku abnormal Untuk memahami perilaku abnormal dilakukan dengan menganalisis pola relasi dengan orang lain, baik masa lalu dan masa kini.

Adler menekankan faktor sosial daripada faktor internal motivasi utama yg melandasi perilaku manusia adalah keinginan dan partisipasi individu thd kelompok sosialnya. Erik Erikson dasar pemecahan masalah /konflik antar berbagai situasi /isu yang bersifat sosial. - basic trust or basic mistrust trust & hope Sullivan on going social process ; proses sosial yg berlangsung terus menerus personality memiliki meaning dalam konteks relasi sosial/interaksi dengan orang lain.

Perkembangan kepribadian berkembang melalui tahap demi tahap dalam relasi dengan orang lain. Tahap yang lebih dulu mendasari tahap berikutnya sampai mendalam. 2 Konsep penting 1. Komunikasi dan validation konsensual. untuk mengembangkan pribadi, maka orang harus mampu berkomunikasi secara efektif. 2. Peranan2 sosial dan akomodasi interpersonal.

Peran sosial; mampu memahami apa fungsi kita dalam lingkungan sosial dan memahami yg dibutuhkan orang dari kita. Akomodasi interpersonal; kita dpt Akomodasi interpersonal; kita dpt mengakomodasi nilai2 yg terdapay hubungan antar pribadi.

Anxiety muncul sebagai akibat relasi interpersonal selama masa kanak-kanak anak-anak tergantung pada orang tua, saudara (signifikant others) Tekanan dalam proses sosialisasi dan adanya penilaian dari orang (label) berdampak penilaian anak terhadap dirinya sebagai good-me or bad-me

Beberapa konsep dalam perspektif interpersonal Social exchange dan roles - social exchange relasi interpersonal untuk memuaskan kebutuhan masing2. - social roles adanya harapan pada peran individu. Komunikasi dan interpersonal accomodation proses interaksi pada dua individu mengembangkan pola interaksi interaksi dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama, bertemunya kebutuhan yang sama, dan membangun kepuasan dalam relasi.