SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) TATAP MUKA PERKULIAHAN

dokumen-dokumen yang mirip
GARIS GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN ( GBPP )

DINDING, KUSEN, PINTU DAN JENDELA (Lanjutan)

Struktur dan Konstruksi II

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

menjelaskan teknik shading & rendering dalam perspektif

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

GARIS GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (RENCANA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR)

GARIS GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN ( GBPP )

Rencana Pembelajaran

GARIS GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (RENCANA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

RANCANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN (Juknis, Alokasi Waktu, Sekuen Materi, Silabus, SAP, Model Evaluasi, Materi Perkuliahan)

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

III. METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan bersifat studi kasus dan analisa, serta perbandingan

Satuan Acara Perkuliahan

K O N T R A K K U L I. Bobot SKS Prasyarat Mata Kuliah

DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH PRAKTIK PLAMBING DAN SANITER TC SKS

No. RPP/TSP/TSP.../09-10 Revisi : 00 Tgl : 01 April 2008 Hal 1 dari 5

SISTEM PEMBEBANAN STRUKTUR RANGKA

Proposal. Workshop Mata Kuliah AR 2250 Studio Komputasi Arsitektur. Aswin Indraprastha. 23 September 2015

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

RANCANGAN PROGRAM MATA KULIAH KELOMPOK BIDANG KEAHLIAN STRUKTUR DAN KONSTRUKSI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR

MEMASANG DAUN PINTU DAN JENDELA

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA RPP STRUKTUR KAYU

Rencana. pekerjaan. bobot Praktek A. Identitas Matakuliah. Kode SKS Semester. : DI2212 : 2 (Dua) : 3 (tiga) : S-I Desain.

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA RPP STRUKTUR KAYU

No. RPP/TSP/TSP.../08 Revisi : 00 Tgl : 01 April 2008 Hal 1 dari 6

RINCIAN KEGIATAN DAN ALOKASI PERTEMUAN DALAM SEMESTER

PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN 5 ( LIMA ) LANTAI DENGAN PRINSIP DAKTILITAS TINGKAT DUA

MENGGAMBAR TEKNIK TB 102

KISI-KISI SOAL PRAKTEK LOMBA KETERAMPILAN GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (LKG SMK) TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014

RINCIAN KEGIATAN DAN ALOKASI PERTEMUAN DALAM SEMESTER

1. Diberikan : Gambar Denah Ketentuan dan persyaratan konstruksi suatu bangunan.

BAB I PENDAHULUAN. Proyek merupakan pelaksanaan sesuatu bangunan mulai dari perencanaan sampai

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

A. GAMBAR ARSITEKTUR.

BAB III STUDI KASUS PENGGUNAN PROFIL KUSEN KAYU DAN KUSEN PVC

BAB I. - Ukuran kolom dan balok yang dipergunakan tidak memadai. - Penggunaan tulangan polos untuk tulangan utama dan sengkang balok maupun kolom.

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

1. Diberikan : Gambar Denah Rumah Tinggal Sederhana Type 100/200 Ketentuan dan persyaratan konstruksi suatu bangunan.

SILABUS KEGIATAN PEMBELAJARAN. Memahami Ilmu dasar statika Memahami besaran Skalar dan besaran Vektor Memahami sistim satuan Memahami Hukum Newton

BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN. dan 1 Basement Yogyakarta, didapatkan hasil sebagai berikut : melebihi 90% yaitu sebesar 92,6252 %

Metode Pelaksanaan Pembangunan Jalan Lingkungan Datuk Taib Desa Leuhan < SEBELUMNYA BERIKUTNYA >

Metode Perancangan Program Kode Mata Kuliah: IF0414/4 sks Program Studi: S 1 Sistem Informasi

BAB I PENDAHULUAN. kita berada dalam bangunan baik rumah tinggal, kantor, pabrik, hotel, rumah sakit dll.

GARIS GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN ( GBPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARA (RPP)

LAPORAN PRAKTIK PROFESI PENGAWASAN PEMBANGUNAN GEDUNG SMK STRADA PABUARAN - TANGERANG

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

TEKNIK PENULISAN ILMIAH (KMA 107)

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

MENGGAMBAR KONSTRUKSI PINTU DAN JENDELA

ANALISIS KONSTRUKSI BERTAHAP PADA PORTAL BETON BERTULANG DENGAN VARIASI PANJANG BENTANG DAN JUMLAH TINGKAT

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang

STRUKTUR KAYU I SPL 509

DESKRIPSI MATA KULIAH

MEMBUAT MACAM- MACAM SAMBUNGAN KAYU

ALAT UJI GEMPA SECARA LOGIKA UNTUK PEMBELAJARAN MATERI STRUKTUR PADA MAHASISWA ARSITEKTUR

BAB V LAPORAN PROSES PENGAMATAN PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN RUKO SETIABUDHI - BANDUNG

KONTRAK PERKULIAHAN. Nama Mata Kuliah : Statika I Kode Mata Kuliah : Prodi / Jurusan : S1 Teknik Sipil : Kasmat Saleh Nur, S.T., M.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

Oleh : As at Pujianto

KONSTRUKSI TANGGA. Minggu X

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Judul Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Lima Lantai Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang.

S1 Teknik Sipil FT UNS UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS TEKNIK SILABUS

BAB VIII RENCANA ANGGARAN BIAYA

BAB IV METODE PENELITIAN

1. Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung (SNI ) 3. Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia (PPBBI-1983)

METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG MANAJEMEN TEMPAT PEMBANGUNAN

BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIAN (BBPP) LEMBANG BERITA ACARA AANWIJZING /PENJELASAN PELELANGAN

PERILAKU STRUKTUR RANGKA DINDING PENGISI DENGAN BUKAAN PADA GEDUNG EMPAT LANTAI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Rekayasa Perangkat Lunak Kode Mata Kuliah: IF0552/3 SKS Program Studi: S 1 Sistem Informasi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR BANGUNAN GEDUNG EDISI 2011 JURU UKUR KUANTITAS BANGUNAN GEDUNG

REKAPITULASI HASIL PENELITIAN ADMINISTRASI, TEKNIK, BIAYA DAN KUALIFIKASI

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

MEMASANG RANGKA DAN PENUTUP PLAFON

BAB 4 STUDI KASUS. Sandi Nurjaman ( ) 4-1 Delta R Putra ( )

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG

Testing dan Implementasi Sistem Kode Mata Kuliah: SK0243 /3 sks Program Studi: S 1 Sistem Informasi

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BAHAN KULIAH Struktur Beton II (TC305) KATA PENGANTAR

Manajemen Proyek Sistem Informasi

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN PENGGUNAAN BETON BERTULANG TERHADAP KAYU PADA KONSTRUKSI KUDA-KUDA. Tri Hartanto. Abstrak

DAFTAR ISI... i TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN... 1 STANDAR KOMPETENSI KEAHLIAN... 2 PROFIL KOMPETENSI LULUSAN Kompetensi Umum...

KOP PERUSAHAAN R E K A P I T U L A S I

SATUAN ACARA PERKULIAHAN STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 1 / 4 SKS

Rancang Bangun Jari-Jari Velg Sepeda Menggunakan Material Kayu

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Transkripsi:

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) TATAP MUKA PERKULIAHAN Mata Kuliah Nomor Kode / SKS Waktu Pertemuan : KONSTRUKSI BANGUNAN II : TDA 207 / 3 SKS : 3 atau (1 + 2 ) x 50 menit PERTEMUAN Ke: 1 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat merancang konstruksi bangunan bagian tengah sesuai dengan prinsip struktur yang diterapkan. Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguraikan kembali macam dan prinsip struktur pada bangunan sederhana menyatakan komponen / elemen bagian-bagian bangunan dan macam konstruksi bangunan. Pengenalan ulang struktur dan bagian-bagian bangunan Sub - Macam dan prinsip struktur sederhana - Bagian-bagian elemen/komponen bangunan - Macam-macam konstruksi bangunan Menjelaskan keterkaitan materi kuliah dengan perencanaan bangunan secara keseluruhan. Menguraikan macam dan prinsip struktur sederhana. Menguraikan bagian-bagian komponen /elemen bangunan. Menguraikan macam konstruksi bangunan. Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis, Menutup pertemuan. Memberi pertanyaan kepada mahasiswa sebagai evaluasi. Memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada mahasiswa.

acak mengenai macam dan prinsip struktur, bagian-bagian elemen/ komponen bangunan, dan macam-macam konstruksi bangunan Daniel L. Schodek, 1998, Struktur (terjemahan), Bandung, Refika Aditama. Heinz Frick, 1998, Sistem Bentuk Struktur Bangunan, Yogyakarta, Kanisius. Imam Subarkah, 1980, Konstruksi Bangunan Gedung, Bandung, Idea Dharma. PERTEMUAN Ke: 2 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat merancang macam bukaan dinding (pintu dan jendela). Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguraikan macam dan fungsi bukaan dinding, serta menyebutkan bagian-bagian dan perlengkapan untuk bukaan dinding. Bukaan dinding (pintu dan jendela) Sub - Pengertian, fungsi, dan macam-macam bukaan dinding - Bagian-bagian dan perlengkapan untuk bukaan dinding. Menjelaskan keterkaitan materi kuliah Menjelaskan pengertian tentang bukaan dinding. Menjelaskan fungsi dan macam bukaan dinding, Menjelaskan bagian-bagian dan perlengkapan bukaan dinding. Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis,. Menutup pertemuan. Memberi pertanyaan kepada mahasiswa. Memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada mahasiswa.

acak mengenai pengertian, fungsi, dan macam-macam bukaan dinding, serta bagian-bagian dan perlengkapan untuk bukaan dinding. Amir Hadisuwito, 1966, Tuntunan Ilmu Bangunan, Surakarta, Toko Buku Tiga. PERTEMUAN Ke: 3 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat merancang macam bukaan dinding (pintu dan jendela). Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan ketentuan teknis dan syarat-syarat teknis untuk bukaan dinding, serta mampu menerapkan dalam rancangan bukaan dinding. Ketentuan dan syarat-syarat teknis bukaan dinding Sub - Ukuran dan dimensi pada bukaan dinding - Bahan/material yang digunakan - Persyaratan teknis Menjelaskan keterkaitan materi kuliah Menjelaskan ketentuan untuk ukuran dan dimensi dari macam-macam bukaan dinding. Menguraikan bahan / material untuk perencanaan bukaan dinding. Menjelaskan persyaratan teknis yang diterapkan untuk perencanaan bukaan dinding. Menutup pertemuan: Memberi pertanyaan kepada mahasiswa, Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis,

Memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada mahasiswa acak mengenai ketentuan dan syarat-syarat teknis bukaan dinding. Amir Hadisuwito, 1966, Tuntunan Ilmu Bangunan, Surakarta, Toko Buku Tiga. PERTEMUAN Ke: 4 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat merancang macam bukaan dinding (pintu dan jendela). Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan bagianbagian dari rangka bukaan dinding dan hubungan dengan dinding. Bagian-bagian rangka bukaan dinding dan hubungan dengan dinding. Sub - Hubungan dengan macam-macam bahan dinding (tembok, kayu, kolom) - Hubungan pada rangka bukaan dinding (kosen) dan - Hubungan pada bidang pengisi (panil) Menjelaskan keterkaitan materi kuliah Menjelaskan bagian-bagian rangka bukaan dinding (kosen) Menjelaskan hubungan rangka bukaan dinding dengan dinding (tembok, kayu, kolom). Menjelaskan bagian-bagian dari bidang pengisi (panil) serta hubungan antara rangka dengan panil. Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis, Menutup pertemuan Memberi pertanyaan kepada mahasiswa.

Memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada mahasiswa. acak mengenai bagian-bagian rangka bukaan dinding dan hubungan dengan dinding. Amir Hadisuwito, 1966, Tuntunan Ilmu Bangunan, Surakarta, Toko Buku Tiga. PERTEMUAN Ke: 5 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuannya dalam suatu rancangan bangunan. Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat melatih, merancang, dan menggambar suatu rancangan bukaan dinding pada suatu bangunan sederhana. Penjelasan tugas Sub - Bentuk tugas, macam sajian, dan penyelesaian - Jadual konsultasi dan pengumpulan Menjelaskan bentuk tugas, macam sajian, dan penyelesaian, waktu konsultasi, serta pengumpulan tugas. Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis, Menutup pertemuan: Tanya jawab tentang tugas Instrumen yang digunakan menilai hasil pekerjaan tugas. serta memberikan sumbang saran

Heinz Frick, 1986, Menggambar Konstruksi Kayu, Yogyakarta, Kanisius. PERTEMUAN Ke: 6, 7, dan 8 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menerapkan rancangan dalam suatu bangunan. Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menerapkan rancangan macam bukaan dinding (pintu dan jendela). Detail-detail konstruksi bukaan dinding Sub - Bentuk-bentuk penyelesaian sambungan (detail konstruksi) pada rangka kosen dan bidang pengisi. Menjelaskan keterkaitan materi kuliah Menunjukkan dan menjelaskan bentukbentuk dan macam-macam sambungan Mendengarkan, Papan Tulis,, Model detail konstruksi pada rangka kosen mencatat/menggambar dan bidang pengisi. Menutup pertemuan: Memberi pertanyaan kepada mahasiswa, Memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada mahasiswa acak mengenai detail konstruksi pada bukaan dinding. Heinz Frick, 1998, Ilmu Konstruksi Bangunan, Yogyakarta, Kanisius Meijling Warmer, -----, Membeca Gambar Ilmu Bangunan, Jakarta. Soegihardjo, BAE, 1980, Gambar-gambar Ilmu Bangunan II, Yogyakarta

PERTEMUAN Ke: 9 Setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat mengetahui bentukbentuk soal. Setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat memahami suatu masalah pada perencanaan dan perancangan bukaan dinding. Evaluasi ke I Sub - Perencanaan dan perancangan macam bukaan dinding dan penyelesaian detail konstruksi. Menjelaskan keterkaitan kegiatan Menjelaskan tentang soal evaluasi Mendengarkan dan mengerjakan Papan Tulis soal Menutup pertemuan: Instrumen yang digunakan menilai hasil pekerjaan. ----- PERTEMUAN Ke: 10 dan 11 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami menerapkan rancangan pada suatu bangunan. Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan, menerapkan, merancang suatu rancangan dinding. Dinding

Sub - Dinding struktur / non struktur, - Macam material dinding, - Konstruksi dinding Menjelaskan keterkaitan kegiatan Menjelaskan fungsi dinding sebagai struktur dan pelengkap bangunan Menjelaskan macam bahan untuk Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis, dinding Menjelaskan dan menunjukkan bentuk konstruksi dinding Menutup pertemuan: Memberi pertanyaan kepada mahasiswa, Memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada mahasiswa acak mengenai konstruksi dinding. Amir Hadisuwito, 1966, Tuntunan Ilmu Bangunan, Surakarta, Toko Buku Tiga. PERTEMUAN Ke: 12 dan 13 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami menerapkan rancangan pada suatu bangunan. Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan, menerapkan, merancang suatu rancangan langit-langit (plafond). Langit-langit {plafond)

Sub - Macam dan material langit-langit, - Konstruksi langit-langit Menjelaskan keterkaitan kegiatan Menjelaskan fungsi langit-langit sebagai pelengkap bangunan Menjelaskan macam bahan untuk langit-langit Menjelaskan dan menunjukkan bentuk konstruksi langit-langit Mendengarkan, mencatat. Papan Tulis, Menutup pertemuan: memberi pertanyaan kepada mahasiswa, memberi kesempatan bertanya dan berpendapat pada maha-siswa acak mengenai konstruksi dinding. Amir Hadisuwito, 1966, Tuntunan Ilmu Bangunan, Surakarta, Toko Buku Tiga. PERTEMUAN Ke: 14 Setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat mengetahui bentukbentuk soal. Setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat memahami suatu masalah pada perencanaan dan perancangan bangunan bagian tengah. Evaluasi ke I Sub - Perencanaan dan perancangan bangunan bagian tengah dan detail konstruksi.

Menjelaskan keterkaitan kegiatan Menjelaskan tentang soal evaluasi Mendengarkan dan mengerjakan Papan Tulis soal Menutup pertemuan: Instrumen yang digunakan menilai hasil pekerjaan. -----