MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

dokumen-dokumen yang mirip
NAMA JABATAN : Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Kinerja

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Kinerja

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Verifikasi Pinjaman dan Hibah Dalam Negeri dan Surat Berharga Negara

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Akuntansi Pinjaman dan Hibah

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Peraturan Surat Utang Negara

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Kinerja

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Evaluasi Pelaksanaan Transaksi

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Analisis Pasar Uang dan Derivatif

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pengembangan Instrumen dan Basis Investor

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Akuntansi Surat Berharga Negara

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Setelmen Transaksi Surat Utang Negara

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Kinerja

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Analisis Keuangan dan Fiskal

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Analisis Pasar Surat Utang Negara

NAMA JABATAN : Kepala seksi Penyajian Laporan dan Publikasi

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pelayanan Publik dan Hubungan Investor

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Analisis Keuangan dan Pasar Surat Utang Negara

Melakukan identifikasi kebutuhan diklat, penyelenggaraan diklat, assessment center, serta pola mutasi di lingkungan Direktorat Jenderal.

Melakukan penyiapan bahan konsolidasi data pinjaman dan hibah, menyusun data, dan mengembangkan data pinjaman dan hibah.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Infrastruktur Transaksi Surat Utang Negara dan Derivatif

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Administrasi Kepegawaian

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Akuntansi dan Pelaporan

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pemantauan Kewajiban Kontinjensi

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Portofolio dan Risiko Pinjaman

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Peraturan Pembiayaan Syariah

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Pengembangan dan Implementasi Sistem II

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Strategi Utang

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Pembiayaan Syariah

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Pengelolaan Transaksi

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Pengembangan dan Implementasi Sistem I

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Perancangan Sistem Teknologi Informasi

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Portofolio dan Risiko Pembiayaan Syariah

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Risiko Kewajiban Kontinjensi

Melakukan urusan perbendaharaan dan penerbitan surat perintah pembayaran di lingkungan Direktorat Jenderal.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Akuntansi dan Pelaporan

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Penyusunan Anggaran. Melakukan penyiapan bahan penyusunan dokumen pelaksanaan anggaran Direktorat Jenderal.

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pengelolaan dan Penyajian Data

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pelayanan Publik dan Hubungan Investor

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Operasional Layanan Teknologi Informasi

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Peraturan dan Perjanjian Kewajiban Kontinjensi

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Analisis Pasar Surat Berharga Syariah Negara

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NAMA JABATAN : Sekretaris Direktorat Jenderal Anggaran

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pelaksanaan Transaksi Surat Utang Negara dan Derivatif II

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Peraturan Surat Utang Negara dan Evaluasi Kinerja

-1-1. NAMA JABATAN : Direktur Anggaran II

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Hubungan Kelembagaan

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Data dan Dukungan Teknis Anggaran II

Melaksanakan urusan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal.

NAMA JABATAN : Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Analisis Harga Surat Berharga Syariah Negara

1. NAMA JABATAN: Sekretaris Direktorat Jenderal.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

4. URAIAN TUGAS DAN KEGIATAN :

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Kinerja

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Penerimaan Laba Badan Usaha Milik Negara

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Data dan Dukungan Teknis Anggaran I

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Analisis Keuangan dan Pasar Surat Berharga Syariah Negara

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 224/PMK.08/2011 TENTANG

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Analisis Asumsi Dasar dan Kerangka Ekonomi Makro

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Pendapatan Negara

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

1. NAMA JABATAN : Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pinjaman dan Hibah IC

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Strategi dan Portofolio Utang

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Perencanaan Pembiayaan Utang

IKHTISAR JABATAN : Menyiapkan perumusan kebijakan, standardisasi, teknologi informasi, dan evaluasi di bidang sistem penganggaran.

NAMA JABATAN : Kepala Seksi Pinjaman dan Hibah III A

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 131 /PMK.01/2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DEPARTEMEN KEUANGAN

NAMA JABATAN : Kepala Subdirektorat Pinjaman dan Hibah I

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

1. NAMA JABATAN: Direktur Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah.

- 1 - Merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang dana perimbangan.

1. NAMA JABATAN : Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Melaksanakan pengelolaan urusan organisasi, ketatalaksanaan, dan pelaporan direktorat jenderal.

1. NAMA JABATAN: Direktur Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

1. NAMA JABATAN : Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

1. NAMA JABATAN : Direktur Evaluasi Pendanaan dan Informasi Keuangan Daerah

Transkripsi:

- 50-1. NAMA JABATAN : Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi I 2. IKHTISAR JABATAN: Melakukan penyiapan bahan monitoring dan evaluasi, analisis perkembangan dan penyiapan bahan rekomendasi rencana tindak (action plan) terhadap percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang dilaksanakan pada Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Negara BUMN, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Dewan Ketahanan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Badan Meteorologi dan Geofisika, Komisi Pemilihan Umum, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pemeriksa Keuangan dan Lembaga tertinggi/tinggi Negara termasuk Kepresidenan dan Wakil Presiden. 3. TUJUAN JABATAN: Terlaksananya kegiatan monitoring dan evaluasi kinerja pinjaman, hibah, dan pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek secara efektif dan efisien. 4. URAIAN TUGAS DAN KEGIATAN: 4.1. Menyiapkan bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah direktorat. 4.1.1. Mempelajari Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun lalu dan tahun berjalan; 4.1.2. Menugaskan pelaksana untuk mengumpulkan dan menyiapkan bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 4.1.3. Menyerahkan draft bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah kepada Seksi Perencanaan dan Elavuasi Kinerja; 4.1.4. Membahas draft bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah bersama para Kepala Seksi. 4.2. Menyiapkan bahan dalam rangka pemantauan kinerja pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek.

- 51-4.2.1. Menerima disposisi dari kepala subdirektorat untuk meneliti substansi dan kewajiban terhadap pemberi pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah berdasarkan naskah perjanjian pinjaman, hibah dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang telah ditandatangani dalam rangka pemantauan kinerja pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya dengan pembiayaan proyek; 4.2.2. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan pemantauan perkembangan pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya pinjaman, hibah dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 4.2.3. Menelaah dan membahas bahan pemantauan perkembangan pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan proyek bersama kepala subdirektorat dan pelaksana; 4.2.4. Menugaskan pelaksana untuk menyusun konsep laporan hasil pemantauan kinerja pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya dengan pembiayaan proyek; 4.2.5. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep laporan pemantauan kinerja pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya dengan pembiayaan proyek kepada kepala subdirektorat. 4.3. Melaksanakan kegiatan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness). 4.3.1. Menerima disposisi dari kepala subdirektorat untuk meneliti dan mempelajari ruang lingkup kegiatan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness); 4.3.2. Menugaskan pelaksana untuk mengumpulkan dan menyiapkan bahan kegiatan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness); 4.3.3. Menelaah dan membahas bahan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness) bersama kepala subdirektorat, dan pelaksana sesuai bidang tugasnya; 4.3.4. Menugaskan pelaksana untuk menyusun konsep laporan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness); 4.3.5. Melaporkan hasil pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas

- 52 - dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness) kepada kepala subdirektorat. 4.4. Melakukan identifikasi kewajiban pembayaran biaya sebagai bagian dari persyaratan berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 4.4.1. Menerima disposisi dari kepala subdirektorat untuk meneliti dan mempelajari substansi dan kewajiban pembayaran biaya terhadap pemberi pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek berdasarkan naskah perjanjian dengan pembiayaan proyek yang telah ditandatangani; 4.4.2. Menelaah dan membahas substansi dan kewajiban pembayaran biaya terhadap pemberi pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek berdasarkan naskah perjanjian pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang telah ditandatangani bersama kepala seksi dan pelaksana sesuai bidang tugasnya; 4.4.3. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan konsep surat kepada Kepala Subdirektorat Setelmen Transaksi mengenai kewajiban pembayaran biaya yang dipersyaratkan untuk berlaku efektifnya dengan pembiayaan proyek; 4.4.4. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat mengenai kewajiban pembayaran biaya yang dipersyaratkan untuk berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek kepada kepala subdirektorat. 4.5. Menyiapkan bahan laporan realisasi kewajiban pembayaran biaya yang dipersyaratkan bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 4.5.1. Menerima disposisi dari kepala subdirektorat untuk meneliti dan mempelajari data realisasi pembayaran biaya yang dipersyaratkan bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 4.5.2. Menugaskan pelaksana menyiapkan konsep surat pemberitahuan pemenuhan pembayaran biaya yang dipersyaratkan bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 4.5.3. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat pemberitahuan pemenuhan pembayaran biaya yang dipersyaratkan

- 53 - bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek kepada kepala subdirektorat. 4.6. Melaksanakan pemantauan perkembangan pemenuhan persyaratan lain bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 4.6.1. Menerima disposisi dari kepala subdirektorat untuk meneliti, mempelajari serta merencanakan kegiatan pemantauan pemenuhan persyaratan lain bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan proyek secara berkala sampai dengan batas akhir yang disediakan oleh pemberi pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah berdasarkan naskah perjanjian pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang telah ditandatangani; 4.6.2. Mengikuti pembahasan hasil pemantauan pemenuhan persyaratan lain bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek secara berkala bersama kepala subdirektorat, serta pelaksana; 4.6.3. Menugaskan pelaksana menyusun konsep surat permintaan perkembangan pemenuhan persyaratan lain bagi berlaku efektifnya dengan pembiayaan proyek sampai dengan batas akhir yang disepakati; 4.6.4. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat permintaan perkembangan pemenuhan persyaratan lain bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek kepada kepala subdirektorat. 4.7. Melakukan pemantauan database DMFAS mengenai berlaku efektif dan amandemen (extension of the closing date, partial/full cancellation) pinjaman dan hibah. 4.7.1. Menerima disposisi dari kepala subdirektorat untuk mempelajari pemberitahuan berlaku efektif dan amandemen (extension of the closing date, partial/full cancellation) pinjaman dan hibah; 4.7.2. Menugaskan pelaksana untuk melakukan pemantauan database DMFAS mengenai berlaku efektif dan amandemen (extension of the closing date, partial/full cancellation) pinjaman dan hibah dan menyiapkan konsep nota dinas pemutakhiran dabase DMFAS; 4.7.3. Meneliti, mengoreksi, dan menyampaikan konsep nota dinas pemutakhiran dabase DMFAS kepada kepala subdirektorat. 4.8. Melakukan pengumpulan data/dokumen rencana penarikan (disbursement plan)

- 54 - dengan pembiayaan proyek yang baru ditandatangani sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 4.8.1. Menerima dan mempelajari penugasan kepala subdirektorat untuk mengumpulkan data/dokumen rencana penarikan (disbursement plan) pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang baru ditandatangani sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 4.8.2. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan konsep surat permintaan data/dokumen rencana penarikan (disbursement plan) dengan pembiayaan proyek yang baru ditandatangani sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek; 4.8.3. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat permintaan data/dokumen rencana penarikan (disbursement plan) untuk pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang baru ditandatangani sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah kepada kepala subdirektorat. 4.9. Melakukan pengumpulan data/dokumen perubahan rencana penarikan (disbursement plan) pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek dari Kementerian/Lembaga sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek. 4.9.1. Menerima dan mempelajari penugasan kepala subdirektorat untuk mengumpulkan data/dokumen perubahan rencana penarikan (disbursement plan) pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek dari Kementerian/Lembaga sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 4.9.2. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan konsep surat permintaan pemutakhiran data disbursement plan sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek kepada Kementerian/Lembaga; 4.9.3. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat permintaan pemutakhiran data disbursement plan sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan

- 55 - proyek kepada kepala subdirektorat. 4.10. Melakukan pengumpulan data alokasi dana kegiatan yang dibiayai dari dengan pembiayaan proyek dalam dokumen anggaran sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 4.10.1. Menerima dan mempelajari penugasan kepala subdirektorat untuk mengumpulkan data alokasi dana kegiatan yang dibiayai dari dengan pembiayaan proyek dalam dokumen anggaran sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek; 4.10.2. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan konsep surat permintaan data alokasi biaya yang bersumber dari pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang ditetapkan dalam dokumen anggaran sebagai bahan analisis perkembangan pinjaman, hibah, dan proyek kepada Direktorat Sistem Penganggaran - Direktorat Jenderal Anggaran dan Direktorat Pelaksanaan Anggaran - Direktorat Jenderal Perbendaharaan; 4.10.3. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat permintaan data alokasi biaya yang bersumber dari pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang ditetapkan dalam dokumen anggaran sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek kepada kepala subdirektorat. 4.11. Melakukan pengumpulan data realisasi penarikan pinjaman, hibah, dan proyek dan data lain yang diperlukan sebagai analisis kinerja perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 4.11.1. Menerima dan mempelajari penugasan kepala subdirektorat untuk mengumpulkan data realisasi penarikan pinjaman, hibah, dan proyek dan data lain yang diperlukan sebagai analisis kinerja perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 4.11.2. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan konsep surat permintaan data penyerapan dana pinjaman, hibah, dan

- 56 - proyek dan data lain yang diperlukan sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek kepada Direktorat Sistem Perbendaharaan Direktorat Jenderal Perbendaharaan; 4.11.3. Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep surat permintaan data penyerapan dana pinjaman, hibah, dan proyek dan data lain yang diperlukan sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah kepada kepala subdirektorat. 4.11 Menyiapkan bahan rencana tindak (action plan) berkaitan dengan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation). 4.11.1 Menerima penugasan kepala subdirektorat untuk meneliti dan mempelajari hasil kegiatan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek serta merencanakan rekomendasi rencana tindak (action plan) berkaitan dengan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation); 4.11.2 Menugaskan pelaksana mengumpulkan dan menyiapkan bahan rekomendasi rencana tindak (action plan) berkaitan dengan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation); 4.11.3 Menelaah dan membahas hasil kegiatan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek dan bahan rekomendasi rencana tindak (action plan) berkaitan dengan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation). bersama kepala subdirektorat, dan pelaksana; 4.11.4 Menugaskan pelaksana untuk menyusun konsep rekomendasi rencana tindak (action plan) berkaitan dengan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation); 4.11.5 Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep rekomendasi tersebut kepada kepala seksi yang melaksanakan kompilasi untuk dihimpun menjadi rekomendasi action plan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah

- 57 - yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation). 4.12 Mengumpulkan bahan dan mengolah data berkaitan dengan penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya pinjaman. 4.12.1 Menerima penugasan kepala subdirektorat untuk meneliti, mempelajari keputusan pemerintah mengenai penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya dan merencanakan kegiatan pengumpulan dan pengolahan data berkaitan dengan penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya pinjaman; 4.12.2 Menugaskan pelaksana untuk mengumpulkan bahan dan data berkaitan dengan penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya pinjaman; 4.12.3 Membahas bahan dan data berkaitan dengan penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya pinjaman bersama kepala subdirektorat, dan pelaksana; 4.12.4 Menugaskan pelaksana menyiapkan konsep bahan masukan untuk pembahasan keputusan pemerintah mengenai penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya; 4.12.5 Meneliti dan mengoreksi serta menyampaikan konsep bahan masukan untuk pembahasan keputusan pemerintah mengenai penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya pinjaman kepada kepala subdirektorat. 4.13. Melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek dengan kementerian/lembaga. 4.13.1. Menerima dan mempelajari disposisi kepala subdirektorat untuk melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari dengan pembiayaan proyek dengan kementerian/lembaga; 4.13.2. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan evaluasi perkembangan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari pinjaman, hibah dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek dengan kementerian/lembaga meliputi: 4.13.2.1 Evaluasi terhadap perkembangan pelaksanaan kegiatan 4.13.2.2 Evaluasi terhadap perkembangan pelaksanaan penyerapan dana 4.13.2.3 Evaluasi terhadap status permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan 4.13.2.4 Evaluasi terhadap rencana tindak lanjut penyelesaian masalah 4.13.3. Meneliti dan mengoreksi bahan evaluasi perkembangan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari pinjaman, hibah dan

- 58 - proyek dengan kementerian/lembaga dan menyampaikannya kepada kepala subdirektorat. 4.14. Penyusunan laporan triwulanan perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek 4.14.1. Menerima penugasan dari kepala subdirektorat untuk melakukan penyusunan laporan triwulanan perkembangan pelaksanaan dengan pembiayaan proyek; 4.14.2. Menugaskan pelaksana untuk mengumpulkan bahan penyusunan laporan triwulanan perkembangan pelaksanaan dengan pembiayaan proyek; 4.14.3. Meneliti bahan penyusunan laporan triwulanan perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek untuk disampaikan kepada kepala subdirektorat. 4.15. Pemantauan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek melalui kunjungan ke lokasi kegiatan (on site visit). 4.15.1. Menerima penugasan dari kepala subdirektorat untuk melakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek melalui kunjungan ke lokasi kegiatan (on site visit); 4.15.2. Mempelajari ruang lingkup kegiatan pemantauan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek melalui kunjungan ke lokasi kegiatan (on site visit); 4.15.3. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan pemantauan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek melalui kunjungan ke lokasi kegiatan (on site visit); 4.15.4. Meneliti bahan pemantauan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek melalui kunjungan ke lokasi kegiatan (on site visit) untuk disampaikan kepada kepala subdirektorat. 4.16. Penyampaian informasi pinjaman yang belum efektif atau persyaratan penarikan pertama (condition of first disbursement) belum terpenuhi untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan.

- 59-4.16.1. Menerima penugasan dari kepala subdirektorat untuk penyampaian informasi pinjaman yang belum efektif atau persyaratan penarikan pertama (condition of first disbursement) belum terpenuhi untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.16.2. Mempelajari ruang lingkup kegiatan penyampaian informasi pinjaman yang belum efektif atau persyaratan penarikan pertama (condition of first disbursement) belum terpenuhi untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.16.3. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan penyampaian informasi pinjaman yang belum efektif atau persyaratan penarikan pertama (condition of first disbursement) belum terpenuhi untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.16.4. Meneliti bahan penyampaian informasi pinjaman yang belum efektif atau persyaratan penarikan pertama (condition of first disbursement) belum terpenuhi untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/ lembaga pelaksana kegiatan untuk disampaikan kepada kepala subdirektorat. 4.17. Penyampaian informasi pinjaman yang sudah berlaku efektif namun belum ada penarikan (zero disbursement) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan. 4.17.1. Menerima penugasan dari kepala subdirektorat untuk penyampaian informasi pinjaman yang sudah berlaku efektif namun belum ada penarikan (zero disbursement) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.17.2. Mempelajari ruang lingkup kegiatan penyampaian informasi pinjaman yang sudah berlaku efektif namun belum ada penarikan (zero disbursement) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan 4.17.3. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan penyampaian informasi pinjaman yang sudah berlaku efektif namun belum ada penarikan (zero disbursement) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.17.4. Meneliti bahan penyampaian informasi pinjaman yang sudah berlaku efektif namun belum ada penarikan (zero disbursement) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan untuk disampaikan kepada kepala subdirektorat. 4.18. Penyampaian informasi pinjaman dan hibah yang mendekati closing date untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan.

- 60-4.18.1. Menerima penugasan dari kepala subdirektorat untuk penyampaian informasi pinjaman dan hibah yang mendekati closing date untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.18.2. Mempelajari ruang lingkup kegiatan penyampaian informasi pinjaman dan hibah yang mendekati closing date untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.18.3. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan penyampaian informasi pinjaman dan hibah yang mendekati closing date untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.18.4. Meneliti bahan penyampaian informasi pinjaman dan hibah yang mendekati closing date untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan untuk disampaikan kepada kepala subdirektorat. 4.19. Penyampaian informasi pinjaman yang telah closing date dan berstatus aktif namun masih terdapat sisa dana yang belum ditarik (undisbursed) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan. 4.19.1. Menerima penugasan dari kepala subdirektorat untuk penyampaian informasi pinjaman yang telah closing date dan berstatus aktif namun masih terdapat sisa dana yang belum ditarik (undisbursed) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.19.2. Mempelajari ruang lingkup kegiatan penyampaian informasi pinjaman yang telah closing date dan berstatus aktif namun masih terdapat sisa dana yang belum ditarik (undisbursed) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan ; 4.19.3. Menugaskan pelaksana untuk menyiapkan bahan penyampaian informasi pinjaman yang telah closing date dan berstatus aktif namun masih terdapat sisa dana yang belum ditarik (undisbursed) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan; 4.19.4. Meneliti bahan penyampaian informasi pinjaman yang telah closing date dan berstatus aktif namun masih terdapat sisa dana yang belum ditarik (undisbursed) untuk dimintakan konfirmasi kepada kementerian/lembaga pelaksana kegiatan untuk disampaikan kepada kepala subdirektorat. 4.20. Melakukan pembinaan pegawai pada Seksi Monitoring dan Evaluasi I untuk meningkatkan motivasi dan prestasi kerja. 4.20.1. Memberikan nasehat, menegakan dan meningkatkan disiplin bawahan;

- 61-4.20.2. Memberikan kesempatan bawahan untuk mengembangkan diri; 4.20.3. Mengusulkan mutasi dan promosi bawahan; 4.20.4. Memberikan penilaian atas pelaksanaan pekerjaan bawahan. 5. BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYELESAIKAN PEKERJAAN: 5.1. Disposisi Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi; 5.2. Naskah Perjanjian Pinjaman dan Hibah (NPPH); 5.3. Amandemen NPPH; 5.4. Data dan informasi umum pinjaman dan hibah luar negeri berdasarkan database Debt Management and Financial Analysis System (DMFAS); 5.5. Data dan informasi berdasarkan database Loan Management System (LMS) 5.6. Surat pemberitahuan dari Pemberi pinjaman dan hibah mengenai berlaku efektifnya pinjaman dan hibah (notice of loan and grant effectiveness); 5.7. Data realisasi penarikan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 5.8. Surat pemberitahuan pembatalan pinjaman dan hibah (notice of loan and grant cancellation); 5.9. Surat pemberitahuan dari pemberi pinjaman luar negeri mengenai jumlah pencairan pinjaman yang disetujui (Notice of Disbursement atau dokumen lain yang dipersamakan); 5.10. Hasil kesepakatan atau keputusan rapat teknis baik internal maupun eksternal; 5.11. Laporan Triwulanan Pelaksanaan Kegiatan yang dibiayai PHLN dari Kementerian/Lembaga terkait; 5.12. Surat dari kementerian/lembaga terkait; 5.13. Laporan Hasil Pemeriksaan dari aparat pengawasan fungsional; 5.14. Daftar pertanyaan Dewan Perwakilan Rakyat; 5.15. Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L), Penetapan Kinerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah direktorat tahun lalu. 6. ALAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYELESAIKAN PEKERJAAN: 6.1. Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Peraturan Pelaksanaannya; 6.2. Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Pelaksanaannya; 6.3. Undang-undang Nomor 19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara; 6.4. PP Nomor 10 tahun 2011 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman Luar Negeri dan Penerimaan Hibah; 6.5. PP Nomor 54 Tahun 2008 tentang Tata Cara Pengadaan dan Penerusan Pinjaman Dalam Negeri oleh Pemerintah; 6.6. PMK Nomor 33/PMK.08/2010 tentang Monitoring, Evaluasi, Pelaporan,

- 62 - Publikasi dan Dokumentasi Pinjaman dan/atau Hibah Pemerintah; 6.7. Peraturan perundang-undangan lainnya mengenai Pinjaman, Hibah, dan proyek, 6.8. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.01/2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2010 2014; 6.9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 138/PMK.01/2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Analisis Jabatan di Lingkungan Departemen Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PM.01/2006; 6.10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.01/2006 tentang Pedoman Penyusunan Standar Prosedur Operasi (Standard Operating Procedures) di Lingkungan Departemen Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PM.01/2007; 6.11. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 140/PMK.01/2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Analisis Beban Kerja (Work Load Analysis) di Lingkungan Departemen Keuangan); 6.12. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 151/PMK.01/2010 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas Kementerian Keuangan; 6.13. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.01/2008 Pedoman Penetapan, Evaluasi, Penilaian, Kenaikan dan Penurunan Jabatan dan Peringkat bagi Pemangku Jabatan Pelaksana di Lingkungan Departemen Keuangan; 6.14. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 191/PMK.09/2008 tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan Departemen Keuangan; 6.15. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan; 6.16. Peraturan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang nomor 04/PU./2009; 6.17. Pedoman (guidelines) yang dikeluarkan oleh Lender; 6.18. Kode Etik Pegawai Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang; 6.19. Sistem jaringan dan aplikasi utang. 7. HASIL KERJA: 7.1. Draft bahan masukan Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 7.2. Konsep laporan pemantauan kinerja pemenuhan persyaratan berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 7.3. Konsep laporan pemantauan pelaksanaan dan evaluasi efektivitas dengan pembiayaan proyek (aid effectiveness); 7.4. Konsep surat pemberitahuan kewajiban pembayaran biaya sebagai bagian dari persyaratan berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 7.5. Konsep surat pemberitahuan pemenuhan pembayaran biaya yang dipersyaratkan bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen

- 63 - pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 7.6. Konsep surat permintaan perkembangan pemenuhan persyaratan lain bagi berlaku efektifnya pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek sampai dengan batas akhir yang disepakati; 7.7. Konsep konsep nota dinas pemutakhiran dabase DMFAS kepada kepala subdirektorat; 7.8. konsep surat permintaan data/dokumen rencana penarikan (disbursement plan) pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 7.9. Konsep surat permintaan pemutakhiran data disbursement plan sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek kepada Kementerian/Lembaga; 7.10. Konsep surat permintaan alokasi biaya yang bersumber dari pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek yang ditetapkan dalam dokumen anggaran sebagai bahan analisis perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek; 7.11. Konsep surat permintaan data penyerapan dana pinjaman, hibah, dan proyek; 7.12. Konsep rekomendasi rencana tindak (action plan) berkaitan dengan percepatan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek termasuk amandemen (extension, partial/full cancellation); 7.13. Konsep bahan masukan untuk pembahasan keputusan pemerintah mengenai penjadwalan kembali, debt swap, dan restrukturisasi lainnya; 7.14. Konsep usulan mutasi dan promosi bawahan; 7.15. Konsep bahan evaluasi perkembangan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari pinjaman, hibah dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 7.16. Konsep laporan triwulanan perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan proyek; 7.17. Konsep laporan pemantauan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan dengan pembiayaan proyek melalui kunjungan ke lokasi kegiatan (on site visit); 7.18. Konsep surat pemberitahuan informasi pinjaman yang belum efektif atau persyaratan penarikan pertama (condition of first disbursement) belum terpenuhi; 7.19. Konsep surat pemberitahuan informasi pinjaman yang sudah berlaku efektif namun belum ada penarikan (zero disbursement); 7.20. Konsep surat pemberitahuan informasi pinjaman dan hibah yang mendekati closing date; 7.21. Konsep surat pemberitahuan informasi pinjaman yang telah closing date dan berstatus aktif namun masih terdapat sisa dana yang belum ditarik (undisbursed); 7.22. DP3.

- 64-8. WEWENANG: 8.1. Mengajukan usul, saran, dan pendapat kepada Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi; 8.2. Meneliti dan memaraf konsep-konsep surat dan/atau laporan mengenai penyiapan bahan dan pengolahan data monitoring dan evaluasi, analisis perkembangan, evaluasi cakupan pencairan, dan efektifitas, serta koordinasi dan penyiapan rencana tindak (action plan) berkaitan dengan dengan pembiayaan proyek; 8.3. Memberikan usulan rekomendasi percepatan penarikan pinjaman, hibah, dan proyek kepada Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi; 8.4. Memberikan usulan rekomendasi amandemen atau pembatalan pinjaman dan hibah kepada Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi. 9. TANGGUNG JAWAB: 9.1. Kebenaran usul, saran, dan pendapat kepada Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi; 9.2. Kebenaran paraf pada konsep-konsep surat atau laporan mengenai mengenai penyiapan bahan dan pengolahan data monitoring dan evaluasi, analisis perkembangan, evaluasi cakupan pencairan, dan efektifitas, serta koordinasi dan penyiapan rencana tindak (action plan) berkaitan dengan dengan pembiayaan proyek; 9.3. Kebenaran usulan rekomendasi percepatan penarikan pinjaman, hibah, dan proyek kepada Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi; 9.4. Kebenaran usulan rekomendasi penangguhan, amandemen atau pembatalan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek kepada Kepala Subdirektorat Monitoring dan Evaluasi; 10. DIMENSI JABATAN: Non Finansial 10.1. Executing agency (Pelaksana/penerima pinjaman, hibah dan intrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek) meliputi : 10.1.1 Kementerian Luar Negeri, 10.1.2 Kementerian Keuangan, 10.1.3 Kementerian Kesehatan, 10.1.4 Kementerian Kehutanan, 10.1.5 Kementerian Kelautan dan Perikanan, 10.1.6 Kementerian Pekerjaan Umum, 10.1.7 Kementerian Koordinator Perekonomian, 10.1.8 Kementerian Negara BUMN, 10.1.9 Kementerian Negara Riset dan Teknologi,

- 65-10.1.10 Kementerian Negara Lingkungan Hidup, 10.1.11 Dewan Ketahanan Nasional, 10.1.12 Kementerian Komunikasi dan Informatika, 10.1.13 BKKBN, 10.1.14 BMG, 10.1.15 KPU, 10.1.16 Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, 10.1.17 KPK, dan 10.1.18 Lembaga Tetinggi/tinggi Negara termasuk Kepresidenan dan Wakil Presiden 10.2. Sumber pinjaman, hibah dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek : 10.2.1. Pinjaman dan Hibah Luar Negeri: 10.2.1.1 Multilateral; 10.2.1.2 Bilateral; 10.2.1.3 Komersial. 10.2.2. Pinjaman dan Hibah Dalam Negeri: 10.2.2.1. BUMN (Bank Mandiri, Bank BNI dan BRI serta lainnya); 10.2.2.2 Pemerintah Daerah; 10.2.2.3 BUMD. 10.2.3. Instrumen Pembiayaan Syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek: 10.2.3.1 Dalam Negeri; 10.2.3.2 Luar Negeri. 10.3. Tipe suku bunga (interest rate type): 10.3.1. Tingkat suku bunga tetap (fixed rate); 10.3.2. Tingkat suku bunga mengambang (variable rate): LIBOR + FSL, LIBOR+VSL, EURIBOR, CIRR, ADB cost of borrowing dan lainlain. 10.4. Jenis mata uang (currency): 10.4.1. Local Currency (IDR); 10.4.2. Hard Currency (JPY, USD, EUR); 10.4.3. Soft Currency (SDR, ISD, GBP, KRW, KWD, DKK, CHF, SDR, ISD, AUD,dan lain-lain.). 10.5. Terms of Loan: 10.5.1. ODA/concessional; 10.5.2. Non-ODA/Non-concessional. 11. HUBUNGAN KERJA: 11.1. Kepala Subdirektorat dalam hal menerima tugas, pengarahan dan mengajukan usul, saran dan pendapat mengenai pelaksanaan tugas; 11.2. Para Kepala Subdirektorat di lingkungan Direktorat Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen dalam hal pelaksanaan tugas; 11.3. Para Kepala Subdirektorat di lingkungan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang dalam hal koordinasi pelaksanaan tugas;

- 66-11.4. Direktorat Pinjaman dan Hibah dalam hal pemantauan kesiapan pelaksanaan kegiatan, status pengefektivan dan status terkini dari pinjaman dan hibah, pengusulan perpanjangan atau pembatalan pinjaman dan hibah; 11.5. Direktorat Jenderal Anggaran c.q. Direktorat Sistem Penganggaran dalam hal pengumpulan data SAPSK; 11.6. Direktorat Jenderal Perbendaharaan c.q. Direktorat Pelaksanaan Anggaran dalam hal pengumpulan data DIPA dan Direktorat Sistem Perbendaharaan dalam hal pengumpulan data SP2D ; 11.7. Bappenas dalam hal pelaksanaan tugas pemantauan pinjaman dan hibah; 11.8. Kementerian/Lembaga terkait dalam hal pemantauan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek, disbursement plan serta perkembangan pelaksanaan pinjaman, hibah, dan instrumen pembiayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek. 12. MASALAH DAN TANTANGAN JABATAN: 12.1. Data pinjaman dan hibah yang ditatausahakan melalui DMFAS masih memerlukan perbaikan secara berkelanjutan dan sistematis; 12.2. Kegiatan analisis dan evaluasi kinerja perkembangan pelaksanaan dengan pembiayaan proyek masih tergantung pada ketersediaan data dari instansi di luar Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, sehingga perlu dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait; 12.3. Adanya realisasi penyerapan pinjaman dan hibah yang tidak sesuai dengan masa berlakunya dokumen pelaksanaan APBN (DIPA) yang menampung realisasi tersebut mengakibatkan proses pencatatan data utang harus menunggu terbitnya kembali DIPA baru yang dapat menampung realisasi utang tersebut, sehingga upaya penerbitan DIPA baru untuk menampung realisasi utang perlu dipercepat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran, Bappenas dan Kementerian/Lembaga terkait; 12.4. Estimasi penarikan pinjaman dan hibah luar negeri dari DMFAS tidak sesuai dengan alokasi dalam DIPA dan disbursement plan sehingga analisis dan evaluasi kinerja perkembangan pinjaman dan hibah multilateral berpotensi bias. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait; 12.5. Kurang tersedianya data disbursement plan yang berpotensi pada risiko kegagalan analisis dan evaluasi terhadap kinerja dan proyeksi penarikan pinjaman sebagai bahan penyusunan RAPBN dan rekomendasi/usulan percepatan penarikan pinjaman serta ketidaktepatan pencantuman alokasi pinjaman dan hibah luar negeri dalam DIPA sehingga diperlukan koordinasi. 13. RISIKO JABATAN : Tidak ada

- 67-14. SYARAT JABATAN: 14.1. Pangkat/ golongan : Penata (III/c) 14.2. Pendidikan formal : Strata 1/D-IV/D-III 14.3. Diklat/Kursus : Diklatpim Tk.IV 14.4. Syarat lainnya : 14.4.1. Pernah menduduki jabatan eselon IV; 14.4.2. Menguasai bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan; 14.4.3. Memahami prosedur dan mekanisme pengelolaan pinjaman dan hibah; 14.4.4. Memahami peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain mengenai pinjaman, hibah dan instrumen pembiaayaan syariah yang terkait dengan pembiayaan proyek; 14.4.5. Memahami penggunaan sarana informasi pinjaman dan hibah; 14.4.6. Memahami pasar keuangan, pasar obligasi, dan ekonomi makro. 14.4.7. Standar Kompetensi: 14.4.7.1. In-Depth Problem Solving & Analysis (2); 14.4.7.2. Planning and Organizing (2); 14.4.7.3. Continuous Improvement (2); 14.4.7.4. Policies, Processes & Procedures (2); 14.4.7.5. Stakeholder Service (3); 14.4.7.6. Integrity (3); 14.4.7.7. Team Work and Collaboration (2); 14.4.7.8. Team Leadership (2); 14.4.7.9. Interpersonal Communication (2).

- 68-15. KEDUDUKAN JABATAN: KEPALA SUBDIREKTORAT MONITORING DAN EVALUASI KEPALA SEKSI MONITORING DAN EVALUASII I KEPALA SEKSI MONITORING DAN EVALUASI II KEPALA SEKSI MONITORING DAN EVALUASI III KEPALA SEKSI PERENCANAAN DAN EVALUASI KINERJA Pengelola Monitoring dan Evaluasi I Tk. I Pengelola Monitoring dan Evaluasi I Tk. II Pengelola Monitoring dan Evaluasi I Tk. III Penyaji Bahan Monitoring dan Evaluasi I Senior Penyaji Bahan Monitoring dan Evaluasi I Junior Penata Usaha Senior Penata Usaha Junior Penata Usaha Pemula