FASTINDO Connecting Power

dokumen-dokumen yang mirip
FASTINDO Connecting Power

FASTINDO Connecting Power

INJ 24 x 3 Three Core Heatshrinkable Cable Joint

INJ - 24 x 1 Single Core Heatshrinkable Cable Joint

BAB III PROSES PRODUKSI KABEL PADA MESIN EKSTRUDER 15 JA

BAB I RANGKA PEMBAGI UTAMA

Gambar 3.1 : Kondisi motor baik

BOOTCAMP SERTIFIKASI TEKNISI INSTALASI FIBER OPTIK (TIFO)

BAB III PEMBAHASAN. Setelah melakukan penelitian terhadap permasalahan yang ada di PT.

JE65 PERLINDUNGAN PENTING. Alat Pengambilan Sari / Ekstraktor Jus 2 Kecepatan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Adapun hasil studi yang dikaji oleh penulis dari pemasangan gardu portal type

Merangkai Rangkaian Pada Kit Praktikum Laboratorium Dasar Teknik Elektro Sekolah Teknik Elektro dan Informatika

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Bab empat berisi tentang proses installasi serta setting pemasangan fiber

5

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Implementasi Pemeriksaan Rutin

1 BAB I PENDAHULUAN. Energi listrik merupakan kebutuhan utama dan komponen penting dalam

JOBSHEET PRAKTIKUM 4 WORKSHOP INSTALASI PENERANGAN LISTRIK

PEDOMAN PEMERIKSAAN (KOMISIONING) INSTALASI TENAGA LISTRIK

Training Center ISSUED - 4/17/2004 1

PUN M ALAT PEMOTONG MODEL JARI Panduan Keselamatan dan Pengoperasian

Panduan Keselamatan dan Pengoperasian

Tabel 4.1. Komponen dan Simbol-Simbol dalam Kelistrikan. No Nama Simbol Keterangan Meter analog. 1 Baterai Sumber arus

BAB III PERENCANAAN DAN PEMBUATAN. 3.1 Langkah-Langkah Dalam Merancang Motor Induksi 3 Phase. memerlukan langkah-langkah sebagai berikut :

PEDOMAN PEMERIKSAAN (KOMISIONING) INSTALASI TENAGA LISTRIK

BAB II TEORI DASAR. 2.1 Umum

CCTV Installation Guide

BAB I PENDAHULUAN. dalam pengelolaan listrik, salah satunya adalah isolasi. Isolasi adalah suatu alat

Training Center ISSUED - 4/17/2004

9/3/2014 STRAIGHT & CROSS

Jenis Bahan Konduktor

Bahan Listrik. Bahan penghantar padat

BAB II TEORI PENUNJANG

BAB V PERKAKAS ELEKTRONIKA. Gergaji ialah alat yang digunakan untuk memotong sesuatu.

Perencanaan Proses Produksi. : kegiatan yang menjadi bagian proses didepannya

ROTARY DIPOLE untuk Band 80m Oleh YC0PE Ridwan Lesmana

MATERIAL / PERALATAN INSTALASI DOMESTIK & NON DOMESTIK

MC-CL481. Petunjuk Pengoperasian. Penghisap Debu

BAB III METODE & DATA PENELITIAN

INSTALASI CAHAYA. HASBULLAH, S.Pd. MT TEKNIK ELEKTRO FPTK UPI

BAB II LANDASAN TEORI

Petunjuk Pengendalian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Antenna Super J-Pole untuk 70 cm Band Oleh YC0PE Ridwan Lesmana

PERALATAN KERJA PEMIPAAN

PENTANAHAN JARING TEGANGAN RENDAH PLN DAN PENTANAHAN INSTALASI 3 SPLN 12 : 1978

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Sebagai perusahaan kabel nasional terkemuka, PT Kabel XYZ Tbk

INSTALLATION MAINTENANCE AND CLEANING GUIDE

BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

29

BAB III PERANCANGAN SISTEM ATAP LOUVRE OTOMATIS

ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TEKEP ISOLATOR SEBAGAI PENGGANTI DISTRIBUTION TIE TERHADAP RUGI-RUGI DAYA DI PENYULANG KUBU

BUKU PETUNJUK PENERiMAAN DAN PENGOPERASiAN TRANSFORMER

Gambar 1.1 Kabel koaksial

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Buku Petunjuk Pemakaian Pengering Rambut Ion Negatif

CARA CRAMPING KABEL UTP DENGAN KONEKTOR RJ 45 ( Kabel Straight)

PLY 130 Pemisah Lembaran PLY 130 WB PLY 130 SA Panduan Keselamatan dan Pengoperasian

PERANCANGAN JARINGAN AKSES KABEL (DTG3E3)

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN TUDUNG HISAP (HOOD) DOMO

RANCANGBANGUN TRANSFORMATOR STEP UP

BAB III IMPLEMENTASI TEKNIK PENYAMBUNGAN SERAT OPTIK

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. minim gangguan. Partial discharge menurut definisi IEEE adalah terjadinya

S o l a r W a t e r H e a t e r. Bacalah buku panduan ini dengan seksama sebelum menggunakan / memakai produk Solar Water Heater.

BAB I PENDAHULUAN. Terjadinya kegagalan alat-alat listrik yang bertegangan tinggi ketika dipakai

BAB II LANDASAN TEORI

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI DIREKTORAT STANDARDISASI POS DAN TELEKOMUNIKASI

BAB III METODE PROSES PEMBUATAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi Literatur. Pemotongan Sampel. Degreasing dengan larutan Acetone

BAB II TRANSFORMATOR DAYA DAN PENGUBAH SADAPAN BERBEBAN. Tenaga listrik dibangkitkan dipusat pusat listrik (power station) seperti

MERAKIT BOWDEN HOT END

Pembuatan dan Penggunaan ALAT PERAGA SEDERHANA FISIKA SMP LISTRIK MAGNET

1. EMISI GAS BUANG EURO2

DTG1I1. Bengkel Instalasi Catu Daya dan Perangkat Pendukung KWH METER DAN ACPDB. By Dwi Andi Nurmantris

Cara Buat Antena Omni 2.4GHz dalam Gambar

Diproduksi oleh: PT. Bangunperkasa Adhitamasentra Distributor: PT. Ciptapapan Dinamika SISTEM SAMBUNGAN FLUSH JOINT

Pembuatan dan Penggunaan ALAT PERAGA SEDERHANA FISIKA SMP LISTRIK MAGNET

BAB 1 PENDAHULUAN. hari ke hari semakin memicu terjadinya banyak perubahan yang merangsang

LAPORAN TUGAS SENSOR DAN AKTUATOR Linear Variable Differential Transformers (LVDT)

Protection on Electrical Power System. Hasbullah Bandung, Juni 2008

Deskripsi KONEKTOR KABEL DISTRIBUSI

BAB II JARINGAN DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK. Pusat tenaga listrik umumnya terletak jauh dari pusat bebannya. Energi listrik

MAKALAH OBSERVASI DISTRIBUSI LISTRIK di Perumahan Pogung Baru. Oleh :

BAB II LANDASAN TEORI

Paparan Publik Tahun 2016 PT KMI WIRE AND CABLE Tbk Jakarta, 10 Agustus 2016

WORKING PLAN SIMPLE WALL SHELF S001

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian hampir seluruhnya dilakukan di laboratorium Gedung Fisika Material

Memperlihatkan adanya gaya elektrostatika dua buah benda bermuatan

PT KMI Wire and Cable Tbk

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA JOB SHEET BUSANA PRIA

PERHITUNGAN TERMIS DAN KEMAMPUAN HANTAR ARUS KABEL BAWAH TANAH 20 KV PADA PT.PLN (PERSERO) AREA PONTIANAK

BAB II MOTOR ARUS SEARAH

BAB II ISOLATOR PENDUKUNG HANTARAN UDARA

Lem Pipa dan Sambungan ( Fitting ) PVC

PENGANTAR PENGKABELAN (WIRING)

BAB II MESIN INDUKSI TIGA FASA. 2. Generator Induksi 3 fasa, yang pada umumnya disebut alternator.

PAPARAN PUBLIK TAHUN 2017 PT KMI Wire and Cable Tbk

JOBSHEET PRAKTIKUM 7 WORKSHOP INSTALASI PENERANGAN LISTRIK

Mengenal Kabel LAN. Ada dua jenis kabel dengan kawat tembaga ini yaitu STP dan UTP, akan tetapi yang paling popular adalah kabel lan UTP.

Transkripsi:

FASTINDO Connecting Power Instruksi Pemasangan IND - 932 ELASTIC SLIP-ON THREE CORE TERMINATION ELTI - 3C ND (Gambar Indoor 24 kv) ELTO - 3C ND (Gambar Indoor 24 kv) Karakteristik dan Aplikasi Produk : TEGANGAN LISTRIK UKURAN KONDUKTOR JENIS ISOLASI KABEL MATERIAL KONDUKTOR APLIKASI Untuk 15 s/d 36 kv 25 s/d 300 sqmm Polimer & Rubber Tembaga & Aluminium Indoor dan Outdoor Page 1 of 8

Instruksi Pemasangan Jenis Indoor & Outdoor THREE CORE TERMINATION Cable XLPE, PE, EPR Screened Instruksi Umum : 1. Pergunakan selalu terminal lug (sepatu kabel) yang kedap air dan terbuat dari bahan yang sejenis dengan konduktor kabel yang akan diterminasikan. 2. Kebersihan harus selalu diutamakan dalam melaksanakan pekerjaan, hindari air, minyak dan kotoran yang dapat menimbulkan kontaminasi pada bagian kabel. 3. Komponen komponen yang ada di dalam kit sudah diperhitungkan konsumsi pemakaiannya secara tepat oleh pabrik. Mengurangi jumlah komponen utama, tidak menjamin keandalan produk dalam beroperasi. 4. Mengurangi pemakaian minyak grease, akan mengakibatkan tersendatnya pekerjaan. 5. Dalam setiap tahapan pekerjaan pemasangan komponen Elasticfit, masukkan terlebih dahulu minyak grease pada bagian dalam komponen tersebut, dan kemudian ratakan dengan cara memijit/meremas bagian komponen Elasticfit secara merata. 6. Pemakaian pita PVC adhesif dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan sobek/luka pada bagian dalam komponen Elasticfit akibat terkena bagian kabel yang tajam. Daftar Isi Kit NO Deskripsi 15 kv 24 kv 36 kv Indoor Outdoor Indoor Outdoor Indoor Outdoor 1. Sepatu kabel *Optional *Optional *Optional 2. Pengendali stress 3 3 3 3 3 3 3. Selongsong isolasi 3 3 3 3 3 3 4. Sirip terminal 3 6 3 15 6 21 5. Penutup sepatu kabel 3 0 3 0 3 0 6. Celana kabel 1 1 1 1 1 1 7. Lapisan semi konduktif 1 1 1 1 1 1 8. Pita PVC adhesif (Hitam) 3 3 3 3 3 3 9. Mastik hitam 4 4 4 4 4 4 10. Minyak grease 3 3 3 3 3 3 11. Kawat braid pentanahan 1 1 1 1 1 1 12. Kawat pengikat screen 2 2 2 2 2 2 13. TCE + kain pembersih 1 1 1 1 1 1 14. Timah solder 1 1 1 1 1 1 15. Amplas 2 2 2 2 2 2 16. Instruksi pemasangan 1 1 1 1 1 1 *Optional : Dapat disediakan pihak Fastindo berdasarkan permintaan pelanggan. Page 2 of 8

PERSIAPAN KABEL - Bersihkan jaket kabel dari kotoran yang menempel. - Kupas bagian bagian kabel sesuai data pada tabel AGAR DIPERHATIKAN : - Pengupasan bagian screen isolasi / lapisan semikonduktif kabel harus rata dan tidak boleh menggores/melukai isolasi kabel. - Pemotongan - pengupasan screen tembaga harus rata ujungnya, tidak bergerigi atau ada bagian yang tajam. - Bersihkan seluruh isolasi kabel dengan cairan pembersih, sebelum melaksanakan pemasangan produk terminasi. DIMENSI PERSIAPAN KABEL : Satuan Panjang ( mm) Konduktor L1 Voltage 15 kv 24 kv 36 kv K Indoor 540 560 650 Outdoor 560 7 880 Isolasi Kabel Screen Isolasi Screen Tembaga L2 L3 L1 L2 L3 L4 Indoor 10 10 10 Outdoor 10 10 10 Indoor 3 330 330 Outdoor 330 330 330 Indoor 10 10 10 Outdoor 10 10 10 Sesuai panjan g lubang sepatu kabel + 10mm Bedding Armour L4 K L5 L5 Indoor 30 30 30 Outdoor 30 30 30 Jumlah sirip tiap phase Jaket Kabel Voltage 15 kv 24 kv 36 kv Indoor 1 1 2 Outdoor 2 5 7 Page 3 of 8

LANGKAH PEMASANGAN 1. PEMASANGAN BRAID PENTANAHAN Pasangkan kawat braid pentanahan dengan cara menyolderkan pada setiap phasa screen tembaga kabel. Non-magnetic spring rolled dapat disiapkan berdasarkan permintaan khusus. 2. PEMASANGAN LAPISAN SEMI KONDUKTIF Lilitkan pita lapisan semi konduktif tumpang tindih selebar 50%, lakukan proses ini dimulai dari bagian screen tembaga kabel sepanjang mm, menuju ujung potongan semi konduktif kabel. Dan berakhir pada jarak 10 mm dari ujung pengupasan semi konduktif kabel pada bagian isolasi kabel. 10 Solder Part Kawat braid Alat solder Pita Semikonduktif 3. PEMASANGAN PITA PVC ADHESIF Lilitkan satu kali secara tumpang tindih, pita PVC adhesif, pada tiap phasa screen tembaga kabel. Dimulai dari bagian armour kabel menuju ketiga ujung potongan tiap phasa screen tembaga kabel. Pita PVC Adhesif 4. PERSIAPAN PEMASANGAN KOMPONEN Lilitkan satu kali pita PVC adhesif, pada konduktor dimulai dari pangkal bagian konus menuju ujung konduktor kabel, sebagai pelindung sementara pemasangan komponen Elasticfit. Pita PVC Adhesif Page 4 of 8

5. PEMASANGAN MASTIK PENYEKAT AIR Lilitkan mastik hitam cukup selapis mengelilingi braid dengan jarak 10 mm dari ujung potongan jaket kabel. Kemudian lilitkan kembali mastik hitam dimulai dari bagian pasangan kawat braid menuju lilitan mastik hitam yang sebelumnya. Buatlah lilitan sedemikian rupa hingga membentuk permukaan yang merata untuk memudahkan pemasangan celana kabel. Kemudian lilitkan kembali pita PVC adhesif cukup selapis di atas lapisan mastik hitam. Pita PVC Adhesif Mastik hitam 10 6. PENGGUNAAN MINYAK GREASE Oleskan minyak grease dimulai dari ujung konduktor, dan dilanjutkan keseluruhan bagian isolasi kabel yang akan diterminasikan. 7. PEMASANGAN CELANA KABEL Lipat keluar bagian pangkal celana kabel sepanjang mm, kemudian oleskan minyak grease secukupnya pada bagian dalam celana kabel tersebut. Ratakan dengan cara meremas/memijit dari bagian luarnya. Masukkan celana kabel tersebut dengan cara memegang cukup kuat bagain jari jari celana kabel, dan tekan ke bawah hingga menutupi sepenuhnya bagian bawah lilitan mastik hitam. Kembalikan lipatan celana kabel ke bentuk semula. Minyak Sili grease gre Celana kabel Page 5 of 8

8. PEMASANGAN PENGENDALI STRESS Oleskan minyak grease pada bagian dalam komponen pengendali stress, kemudian ratakan dengan cara yang sama seperti pada pemasangan celana kabel. Masukkan komponen tersebut pada masing masing phasa dengan cara memegang pada bagian lehernya, tarik kebawah hingga menutupi lapisan semi konduktif sepanjang mm. Lakukan proses kerja yang sama satu persatu secara bertahap untuk setiap phasa. Pengendali stress 9. PEMASANGAN SELONGSONG ISOLASI Lipat kedua ujung selongsong isolasi masing masing mm, kemudian oleskan minyak grease pada bagian dalam selongsong isolasi. Ratakan dengan cara yang sama seperti pada pemasangan pengendali stress, lalu masukkan selongsong isolasi tersebut dengan cara menarik kebawah hingga menutupi seluruh permukaan jari jari celana kabel. Kemudian kembalikan kedua lipatan kebentuk semula, hingga bagian atas selongsong tumpang tindih terhadap pengendali stress. Lakukan proses kerja yang sama satu persatu secara bertahap untuk setiap phasa. Selongsong isolasi 10. PEMASANGAN SIRIP TERMINAL Oleskan minyak grease pada bagian dalam sirip terminal. Proses perataan dilakukan sama seperti pada komponen sebelumnya. Masukan sirip tersebut dengan cara memegang pada bagian lehernya, kemudian tarik ke bawah hingga menutupi sebagian dari ujung selongsong isolasi. Sirip terminal Untuk penentuan jumlah sirip harap melihat halaman 3. Page 6 of 8

11. PEMASANGAN PENUTUP LUG Lipat keluar kedua ujung penutup lug sepanjang 15 mm, oleskan minyak silikon pada bagian dalam komponen tersebut, kemudian masukkan penutup lug hingga mencapai posisi seperti pada gambar. Point 11 ini dilakukan untuk pemasangan Indoor area saja. Untuk Outdoor area point 11 ini harap diabaikan. 15 15 Penutup sepatu kabel 12. PEMASANGAN SEPATU KABEL Buka lilitan pita PVC pada konduktor, kemudian masukkan sepatu kabel dan dipress sempurna. Hilangkan dan ratakan bagian yang tajam yang diakibatkan karena proses pengepresan. Pengepresan sepatu kabel 13. PEMASANGAN MASTIK PENYEKAT AIR Lilitkan kembali mastik hitam pada celah celah konduktor dan sepatu kabel yang masih terbuka. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh ketebalan yang merata antara isolasi kabel dan terminal lug yang terpasang. Kemudian lilitkan satu kali pita PVC adhesif di atas lilitan mastik hitam. Mastik hitam PVC tape Page 7 of 8

14. PEMASANGAN AKHIR Buka lipatan kedua ujung komponen penutup sepatu kabel (untuk Indoor), atau tarik kembali komponen sirip terminal bagian akhir (untuk Outdoor) dan atur posisinya hingga menutupi seluruh lilitan pita PVC adhesif. Atur kembali posisi komponen atau sirip terminal bagian akhir, pastikan kedudukannya tumpang tindih 10 mm di atas bagian leher sirip terminal sebelumnya. Bersihkan seluruh permukaan terminal dari sisa sisa minyak grease yang menempel. Lakukan dengan lap bersih dan kering. Penutup lug ditarik ke atas (Indoor) 10 Sirip terminal ditarik ke atas (Outdoor) Rekomendasi peralatan kerja (tools) : Peralatan kerja (tools) standar yang direkomendasikan agar proses kerja menjadi lebih cepat dengan kwalitas yang maksimal dan presisi antara lain adalah : 1. Preparation tools ( type BRMrd ) Digunakan untuk pengupasan isolasi kabel 2. Preparation tools ( type ASC ) Digunakan untuk pengupasan semi-konduktif kabel 3. Mechanical cable cutter Digunakan untuk memotong konduktor kabel 1. 2. 3. 4. 4. Hydraulic crimping tools Digunakan untuk mengepress sepatu kabel 5. Hydraulic cable cutter Digunakan untuk memotong kabel utuh 5. Catatan : Semua tools tersebut dapat disiapkan oleh Fastindo Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi customer service kami di : PT. FASTINDO PIRANTI KABEL Jl. Pegambiran kav. 292 A, Rawamangun Jakarta 132-Indonesia Telp. (021) 4753535 (Hunting) Fax. (021) 4753505 E-Mail : fastindo@fastindo.co.id Website : http://www.fastindo.co.id Page 8 of 8