LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT)

dokumen-dokumen yang mirip
LAMPIRAN. Keseimbangan berdiri. selisih1. sebelum2. Tests of Normality. Shapiro-Wilk. Statistic Df Sig. Statistic df Sig

Perbedaan Peningkatan Kemampuan Vertical Jump Setelah Pemberian Latihan Plyometric Jump To Box Dibanding Dengan Penambahan Passive Stretching

LAMPIRAN DATA STATISTIKA. Statistics. Nilai GMFM Sesudah. Nilai GMFM selisih

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN

Statistics. BWTsebelum1 BWTsesudah1 BWTselisih1 BWTsebelum2 BWTsesudah2 BWTselisih2. N Valid

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT)

QUISIONER PENELITIAN

LAMPIRAN. Hasil Uji Normalitas dengan menggunakan Uji Shapiro Wilks Test. Case Processing Summary. sebelum perlakuan % %

Disabilities of the Arm, Shoulder and Hand (DASH) Questionnaire Nama Pasien: Tanggal: Terapis:

UJI SPSS. Tests of Normality. Statistic df Sig. Statistic df Sig. Pre Post Sel

Statistics. sebelum1 sesudah1 selisih1 sebelum2 sesudah2 selisih2. N Valid Missing

LAMPIRAN. Statistics. nilai selisih. nilai sesudah. nilai selisih perlakuan 1. perlakuan 1. perlakuan 1. N Valid

LAMPIRAN 1 DATA DEMOGRAFIS

Statistics. nilai forward. motion fukuda. steping test. selisih perlakuan. N Valid Missing

Jakarta, 25 Mei Kepada yth, Univ Esa Unggul. Fakultas Fisioterapi. Di tempat. Dengan hormat,

UJI SPSS. Shapiro-Wilk. Statistic df Sig. Statistic df Sig. Independent Samples Test. Levene's Test for Equality of t-test for Equality of Means

Lampiran 1 LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT)

PENGUKURAN VERTICAL JUMP

DATA STATISTIK. Statistics. N Valid

PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIK MENGIKUTI PROGRAM PENELITIAN

FORM ASSESMENT FISIOTERAPI. 2. Cara Berjalan : antalgic gait / bow leg gait / knock knee gait

LAMPIRAN. Pengukuran Tekanan Darah Lansia Pada Pelatihan Senam Lansia Menurunkan Tekanan Darah Lansia Di Banjar Tuka Dalung

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPLE PENELITIAN

LAMPIRAN 1 LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBYEK PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Kelas Laki-Laki Perempuan Jumlah. Jumlah Seluruhnya 60. Tabel 10.

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL

PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIK MENGIKUTI PROGRAM PENELITIAN

Hasil Uji Validitas Skala CPRS (Conduct Problem Risk Screen)

Case Processing Summary

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian

MUSCLE ENERGY TECHNIQUE (MET) LEBIH BAIK DARI ECCENTRIC EXERCISE DALAM MENURUNKAN DISABILITAS LENGAN ATAS PADA PENDERITA TENNIS ELBOW

LAMPIRAN 1. Lembar Persetujuan Menjadi Sampel Penelitian LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN PENGETAHUAN TENTANG PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR. 1. Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau dalam bahasa Inggris disebut Basic Life

LAMPIRAN. VO2MAXsebelum1 VO2MAXsesudah1 VO2MAXselisih1 VO2MAXsebelum2 VO2MAXsesudah2 VO2MAXselisih2. Tests of Normality.

Lampiran 1 Neck Pain Disability Index Questionnaire (Pre Treatment)

LAMPIRAN 1 Peak Flow Meter Penggunaan instrumen untuk mengukur Arus Puncak Ekspirasi pada peserta. 1. Peserta diminta untuk berdiri dan memegang peak

ALUR PENELITIAN. (Required space )

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

SURAT PERNYATAAN. Universitas Esa Unggul EFEK PENAMBAHAN THERABAND EXERCISE PADA INTERVENSI ULTRASOUND TERHADAP PENURUNAN NYERI KONDISI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN


: Citra Mega Kharisma Tempat, Tanggal Lahir : Medan, 27 Mei 1992

128 LAMPIRAN - LAMPIRAN

Validitas & Reliabilitas (Sert)

LAMPIRAN KUESIONER PENELITIAN. No. Responden :

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penalaran matematis siswa dan data hasil skala sikap. Selanjutnya, peneliti

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PERSETUJUAN TINDAKAN KESEDIAAN MENGIKUTI PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

DEPARTEMEN KEDOKTERAN GIGI PENCEGAHAN KESEHATAN GIGI MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI Nomor :

DATA PENELITIAN SUBJEK. Nama :... No. Telp :... Suku Bangsa :...

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data nilai tes kemampuan

LAMPIRAN. Statistik. nilai spadi sebelum perlakuan. nilai spadi sesudah

1. LEMBAR INFORMASI PENELITIAN PERBEDAAN KADAR PROTEIN TOTAL, ALBUMIN, UREUM, DAN KREATININ ANTARA PENGGIAT BODYBUILDING

BAB IV HASIL PENELITIAN

DAFTAR PUSTAKA. 1. Giriwijoyo S, Sidik DZ. Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga). Bandung: PT Remaja Rosdakarya; h

Dengan ketentuan apabila ada hal-hal yang tidak berkenan pada saya, maka saya berhak mengajukan pengunduran diri dari kegiatan penelitian ini.

LEMBAR KUESIONER PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Protokol Intervensi Fisioterapi Kelompok Perlakuan

Proporsi pneumonia yang terpajan periodontal 41 OR = = = 0,21 Proporsi tidak pneumonia yang terpajan periodontal 193

Informed Consent. Persetujuan Menjadi Responden

KUESIONER PENELITIAN. Kepada Yth. Bapak/Ibu/Saudar/I Saya mohon kesediannya untuk mengisi kuesioner ini :

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian dari Fakultas

FORMULIR INFORMASI PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data Hasil Belajar Pretest Kelas Van Hiele dan Bruner

LAMPIRAN 1. Angket Motivasi Berolahraga Berdasarkan Olahraga Kompetisi Dan Olahraga Rekreasi. Angket Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

LAMPIRAN 1. Surat Persetujuan SURAT PERSETUJUAN. Yang bertanda tangan dibawah ini, Nama :... Umur :... Tahun Jenis Kelamin : L/P Pekerjaan :...

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

ANGKET MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN TARIKH ISLAM. Saya selalu hadir tepat waktu ketika pelajaran Tarikh Islam di mulai. 2.

LAMPIRAN. Uji Perbedaan. Group Statistics. Independent Samples Test

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 2012/2013. SMP Negeri 3 Kaloran terletak 6 KM dari pusat

SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

LAMPIRAN-LAMPIRAN LAMPIRAN I LEMBAR PERMOHOHONAN MENJADI RESPONDEN

Perpustakaan Unika LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Keterangan Hasil Determinasi Tanaman Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz and Pav.)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen desain faktorial 2x3

LAMPIRAN NILAI UJI. Kolmogorov-Smirnov a

BAB IV HASIL PENELITIAN

KEPERCAYAAN DIRI. Corrected Item-Total Correlation

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN. terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada materi Himpunan MTs Aswaja

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

LAMPIRAN 1 PENELITIAN PENDAHULUAN

INFORMASI KEPADA ORANG TUA/ WALI SUBJEK PENELITIAN. Bapak/ Ibu/ Sdr... Orang Tua/ Wali Ananda... Alamat...

Lampiran A. Data Pengamatan Berat Testis Mencit

Tabel 18 Deskripsi Data Tes Awal

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Transkripsi:

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT) Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Umur : Tahun Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan Alamat : No. Handphone : Dengan ini menyatakan bahwa saya telah diberikan penjelasan oleh peneliti tentang tujuan dan tindakan yang saya dapatkan selama proses penelitian ini. Maka dengan ini saya bersedia dan setuju untuk menjadi sample penelitian dan mengikuti proses penelitian sesuai dengan penjelasan yang diberikan oleh peneliti dalam penelitian yang berjudul Perbedaan Efek Penambahan Resistance Band Exercise Pada Core Stability Terhadap Kaki Overpronasi. Saya menyadari manfaat dan resiko penelitian tersebut bersedia untuk menjadi subjek penelitian dan memberikan jawaban atau keterangan yang sebenarbenarnya. Jakarta, 2016 Hormat saya, (...)

KUSIONER PERBEDAAN EFEK PENAMBAHAN RESISTANCE BAND EXERCISE PADA CORE STABILITY TERHADAP KAKI OVERPRONASI Tanggal Pengumpulan Data: Nama : Jenis kelamin : L/P Umur : Pekejaan : Alamat : No. Hp : A. PENGUKURAN No. Pengukuran Hasil 1. Berat Badan 2. Tinggi Badan 3. Indeks Massa Tubuh *IMT= 18,5-24,9 B. PERTANYAAN Jawablah pertanyaan berikut dengan melingkari pilihan jawaban yang sesuai dengan keadaan responden. 1. Apakah anda pernah mengalami cedera pada lutut dan kaki? a. Ya b. Tidak 2. Apakah saat ini anda sedang mengalami gangguan gerak/penyakit pada area lutut dan kaki? a. Ya b. Tidak 3. Apakah anda sedang melakukan program latihan untuk lutut dan kaki? a. Ya b. Tidak

LEMBAR DATA FOOT POSTURE INDEX NAMA: NOMOR IDENTITAS: Kaki Depan Kaki Belakang FAKTOR BIDANG SKOR 1 Tgl; Cttn; Palpasi Kepala Os Talar Supra dan Infra Curva Lateral Malleolus Inversi dan Eversi dari Os Calcaneus Tonjolan Pada Regio Sendi Talo Navicular Tinggi dan Kesesuaian dari Medial Longitudinal Arkus/MLA Abduksi dan Adduksi dari Kaki Depan dan Kaki Belakang Transversal Frontal /tansversal Frontal Tansversal Sagital Transversal Kiri -2 ke +2 Kanan -2 ke +2 SKOR 2 Tgl; Cttn; Kiri Kanan -2 ke +2-2 ke +2 SKOR 3 Tgl; Cttn; Kiri Kanan -2 ke +2-2 ke +2 Total Refrensi Nilai: Normal = 0 sampai +5 Pronasi = +6 sampai +9 pronasi tinggi 10+ Supinasi = -1 sampai -4 supinasi tinggi -5 sampai -12

FOOT POSTURE INDEX A. Pendahuluan Foot Posture Index (FPI) adalah alat diagnostik klinis yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kaki dapat dianggap dalam posisi pronasi, supinasi dan netral. Hal ini dimaksudkan untuk menjadi metode sederhana yang menggambarkan berbagai postur kaki menjadi hasil tunggal yang kemudian memberikan indikasi postur kaki secara keseluruhan. Tingkat nilai FPI telah ditetapkan berdasarkan kriteria masing-masing. Awalnya FPI dibuat dengan 8 item penilaian, dan kemudian di sempurnakan sesuai validasi menjadi 6 item. Semua pengamatan dilakukan dengan posisi berdiri, subjek menginjak lantai dengan kedua tungkai dengan posisi tubuh statis. Posisi tersebut juga untuk mendeteksi posisi kaki selama fase bejalan. FPI berasal dari pencarian literatur lebih dari 140 makalah yang tigapuluh enamnya merupakan tindakan klinis untuk mengidentifikasi indikator berpotensi yang memenuhi kriteria sebagai berikut: a. Tindakan harus mudah untuk dilakukan b. Tindakan harus efisien secara waktu c. Menggunakan langkah-langkah pemeriksaan tidak harus dengan teknologi yang mahal d. Hasil pengukuran harus mudah dimengerti e. Penilaian menghasilkan data kuantitatif B. Penggunaan Spesifik Kriteria Selain itu, mengukur postur kaki dilakukan disemua bidang dan memberikan informasi tentang segmen rearfoot (bagian belakang), midfoot (bagian tengah), dan forefoot (bagian depan). Delapan langkah dimasukan kedalam daftar kerja FPI dan disempurnakan secara validitas. Pengguna menuliskan skor untuk pengamatan yang dilakukan selama paktik klinis. Postur kaki netral yang dinilai nol, pronasi diberikan nilai positif dan supinasi bernilai negatif. Ketika skor digabungkan, nilai agregat memberikan perkiraan postur kaki secara keseluruhan. Nilai agegat positif yang tinggi menunjukan postur pronasi, nilai agregat signifikan negatif menunjukan postur kaki supinasi, sedangkan untuk kaki netal nilai skor akhir agregat harus berada di skor nol.

C. Kriteria Skor FPI Enam kriteria klinis sebagai berikut: 1. Palpasi kepala os talar (talar head palpation) 2. Supra dan infra lengkung lateral maleolus (Supra and Infra lateral Malleolar Curvature) 3. Posisi calcaneus bidang frontal (calcaneal frontal plane position) 4. Tonjolan sendi talo-navicular (bulging in the region of the talo-navicular joint/tnj) 5. Tinggi dan kesesuaian medial longitudinal arkus (height and congruence of the medial longitudinal arch) 6. Abduksi/adduksi kaki depan dan belakang (abduction/adduction of the forefoot and the rearfoot) D. Persiapan Pasien Setiap komponen tes atau pengamatan hanya dinilai 0 utuk netral, skor negatif 2 untuk supinasi dan positif 2 untuk pronasi dengan catatan posisi pasien harus diinstruksikan untuk berdiri diam, dengan tangan pada sisi samping dan pandangan kedepan. Selama penilaian pastikan subjek tidak berputar untuk membalikan badan sedikitpun karena hal ini secara signifikan akan mempengaruhi postur kaki. Subjek harus berdiri selama kurang lebih total dua menit. 1. Palpasi Kepala Talar (Talar head position) Palpasi pada talo-navicular Panduan ini adalah satu-satunya kriteria penilaian yang bergantung pada palpasi daripada pengamatan. Kepala os talus yang teraba pada medial dan lateral pada aspek anterio pergelangan kaki. Catatan klinis: Ini bukan untuk menentukan posisi netral subtalar. Untuk FPI mengukur sendi subtalar tidak dimanipulasi kedalam posisi kepala talus dalam keselarasan maksimal dengan navicula. Untuk pengkukuran FPI kepala talus hanya teraba pada posisi sikap santai dan posisi kepala yang statis karena akan merubah arah kaki inversi atau eversi.

Skor -2-1 0 +1 +2 Kepala talus Kepala talar Kepala talar Kepala talar Kepala talar teraba pada teraba pada sama teraba sama teraba tidak teraba sisi sisi pada sisi pada sisi pada sisi lateral/tetapi lateral/sedikit lateral dan lateral lateral tidak pada teraba pada medial /teraba pada /tetapi sisi medial sisi medial sisi medial teraba pada sisi medial 2. Supra dan Infra Curva Lateral Malleolus (supra and infra lateral malleola curvature) Observasi dan perbandingan kurva atas dan bawah pergelangan kaki malleolus lateralis. Dalam posisi netral disarankan bahwa kurva harus kira-kira sama. Kaki pronasi, kurva bawah maleolus akan lebih dalam dari kurva di atas karena abduksi kaki, dan eversi dari kalkaneus dan sebaliknya pada kaki supinasi. Catatan 1: Untuk memperkirakan lengkungan malleola mungkin akan membantu bila menggunakan gais bantu, penggaris /persegi, pena ataupun meurut benda-benda yang tersedia. Catatan 2: Odema dan obesitas akan mempengauhi lengkung ini

skor -2-1 0 +1 +2 Kurva bawah Kurva Kedua infa Kuva Kuva bawah malleolus baik dibawah dan supa dibawah malleolus langsung atau malleolus curva malleolus jelas lebih cembung cekung, malleolus lebih cekungdari tetapi kurang cekung dari kurva data/lebih lebih sama kurva atas melleolus dangkal dari malleolus atas malleolus 3. Posisi Calcaneus Bidang Frontal (calcaneal frontal plane position) Inversi atau eversi dari kalkaneus Dalam observasi yang setara pengukuran yang sering digunakan dalam mengukur adalah posisi berdiri santai, aspek posterior calcaneus yang divisualisasikan dengan pengamatan sejajar dengan sumbu panjang kaki. Pengukuran sudut yang tidak diperlukan untuk FPI, kaki dinilai sesuai dengan penilaian visual dari posisi bidang frontal.

skor -2-1 0 +1 +2 Kira-kira Diantara Vertical Antara Lebih dari lebih dari 5 vetical dan vertical dan pekiraan 5 invesi (vaus) perkiraan 5 pekiraan 5 eversi inversi (varus) eversi (valgus) (valgus) 4. Tonjolan Pada Regio Sendi Talo Navicular (TNJ) Pada posisi kaki netral, daerah kulit akan dangkal untuk TNJ yang datar. TNJ menjadi lebih menonjol dari kepala talus yang Adduksi di kaki depan pronasi. Tonjoan pada area ini akan dikaitkan dengan kaki pronasi. Pada kaki supinasi daerah ini akan lebih menjorok.

skor -2-1 0 +1 +2 Area dari Area dari Area dari Area TNJ Area dari TNJ TNJ sedikt, TNJ datar sedikit TNJ cekungan tetapi lebih menonjol menonjol yang lebih cekung lebih jelas jelas Catatan: tonjolan dari TNJ merupakan temuan umum di kaki ponasi. Bagaimanapun cembung area ini biasanya hanya telihat dengan tingginya supinasi 5. Tinggi dan Kesesuaian dari Medial Longitudinal Arkus/MLA Arkus yang tinggi merupakan indikator kuat dari fungsi kaki, arkus juga dapat sama pentingnya. Dalam posisi netral kaki, lengkung arkus arusnya relatif sama, sama untuk segmen lingkaran. Ketika kaki supinasi lengkung dari Medial Longitudinal Akus menjadi lebih besar pada lengkung arkus posterio kaki. Pada kecendrungan pronasi kaki MLA menjadi lebih flat atau datar pada pusat midtarsal. Netral : Observasi ini seharusnya mengambil arkus yang tinggi dan kesesuaian arkus kedalam pertimbangan.

skor -2-1 0 +1 +2 Tingginya Arkus yang Tinggi arkus Arkus yang Arkus sangat arkus dan sudut moderat nomal dan rendah rendah dengan tehadap ujung dan sedikit kurva secara dengan atas yang posterio medial kearah konsentrik sedikit atas parah pada longitudinal posterio pada posisi posisi tengah arkus tengah arkus kontak dengan tanah Catatan klinis: tingginya arkus biasanya akan menjadi lebih semu dari dua komponen pengukuran, kesesuaian arkus kemumngkinan lebih halus dan informatif. Kecermatan obsevasi kesesuaian akus akan menjadi elemen pengukuran dengan faktor kedua tingginya lengkung arkus 6. Abduksi dan Adduksi dari kaki depan dan kaki belakang Ketika terlihat langsung dari belakang dan dalam garis dengan axis yang panjang dari tumit (tidak panjang axis dari seluruh kaki), netral kaki akan diikuti pemeriksaan untuk melihat kaki depan sama pada sisi medial dan lateral. Supinasi kaki dari kaki depan tetap terlihat pada sisi medial. Perbandingan pronasi kaki karena kaki depan untuk abduksi hasil lebih dari kaki depan tetap terlihat pada sisi lateral. skor -2-1 0 +1 +2 Tidak terlihat Medial jari Medial dan Lateral jari Tidak lateral jari kaki tidak lateal jari kaki tidak terlihat kaki. Medial terlihat dari kaki sama terlihat dari medial jari jari kaki tidak sisi lateral. telihat sisi medial kaki. terlihat sama Lateral jari sekali. kaki tidak terlihat

Skor FPI ; hasil skor akhir akan menjadi angka antara -12 dan +12 Pada beberapa kasus akan menjadi penggerak konsistens dari skor dan gambaran klinis akan segera menjadi bersih. Bagaimanapun pada beberapa pasien akan lebih dominan dari gerakan terjadi dalam satu dari tiga bidang tubuh atau berada antara fungsi kaki depan dan kaki belakang. Segemen kaki dan bidang tubuh diukur melalui setiap observasi adalah indikasi pada data FPI. Kemungkinan dari FPI untuk memberikan substansi informasi yang lebih dari pengeluaran bahwa ada segmen/satu bidang tumpu sebagai tehnik assesment. Dengan informasi yang dibutuhkan kecermatan klinikal interpertasi dasar pada pengetahuan klinis dari anatomi dan fungsi, informasi dihasilkan dari pengukuran FPI diikuti interpretasi untuk lebih baik bagi data.

Mean, SD Statistics Nilai Foot Nilai Foot Nilai Foot Nilai Foot Nilai Foot Nilai Foot Posture Index Posture Index Posture Index Posture Index Posture Index Posture Index Sebelum Sesudah Selisih Sebelum Sesudah Selisih Perlakuan 1 Perlakuan 1 Perlakuan 1 Perlakuan 2 Perlakuan 2 Perlakuan 2 N Valid 10 10 10 10 10 10 Missing 10 10 10 10 10 10 Mean 7,40 5,90 1,50 8,60 5,90 2,70 Median 7,00 6,00 1,50 9,00 6,00 3,00 Std. Deviation,843,568,527,843,876,483

Uji Normalitas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. Nilai Foot Posture Index Sebelum Perlakuan 1 Nilai Foot Posture Index Sesudah Perlakuan 1 Nilai Foot Posture Index Sebelum Perlakuan 2 Nilai Foot Posture Index Sesudah Perlakuan 2 Nilai Foot Posture Index Selisih Perlakuan 1 Nilai Foot Posture Index Selisih Perlakuan 2,282 10,023,890 10,172,370 10,000,752 10,004,282 10,023,890 10,172,355 10,001,743 10,003,329 10,003,655 10,000,433 10,000,594 10,000 a. Lilliefors Significance Correction

Uji Homogenitas Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means Mean 95% Confidence Interval of the Difference F Sig. t df Sig. (2-tailed) Difference Std. Error Difference Lower Upper VAR00007 Equal variances assumed,000 1,000-3,182 18,005-1,200,377-1,992 -,408 Equal variances not assumed -3,182 18,000,005-1,200,377-1,992 -,408

Uji Hipotesis I Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Std. Deviation Std. Error Mean Lower Upper t df Sig. (2-tailed) Pair 1 Nilai Foot Posture Index Sebelum Perlakuan 1 - Nilai Foot Posture Index Sesudah Perlakuan 1 1,500,527,167 1,123 1,877 9,000 9,000

Uji Hipotesis II Test Statistics b Nilai Foot Posture Index Sesudah Perlakuan 2 - Nilai Foot Posture Index Sebelum Perlakuan 2 Z -2,919 a Asymp. Sig. (2-tailed),004 a. Based on positive ranks. b. Wilcoxon Signed Ranks Test

Uji Hipotesis III Test Statistics b VAR00009 Mann-Whitney U 7,500 Wilcoxon W 62,500 Z -3,425 Asymp. Sig. (2-tailed),001 Exact Sig. [2*(1-tailed Sig.)],000 a a. Not corrected for ties. b. Grouping Variable: VAR00010