Perilaku Konsumen Summary Chapter 6

dokumen-dokumen yang mirip
Perilaku Konsumen Summary Chapter 4

III KERANGKA PEMIKIRAN

Perilaku Konsumen Summary Chapter 5

Perilaku Konsumen Summary Chapter 9

BAB VII ANALISIS MULTIATRIBUT FISHBEIN

Perilaku Konsumen Summary Chapter 8

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SIKAP, MOTIVASI DAN KEBUTUHAN KONSUMEN

BAB II LANDASAN TEORI. Setiap masyarakat selalu mengembangkan suatu sistem dalam

PENGUKURAN SIKAP KONSUMEN. Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA Departemen IKK, FEMA IPB

LANDASAN TEORI. teknologi, dan perubahan gaya hidup manusia modern, maka jenis dan tingkat

Bab I. Pendahuluan. Perkembangan Industri Detergen di Indonesia sangat berkembang pesat.

Perilaku Konsumen Summary Chapter 10

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Theory of Planned Behavior Fishbein dan Ajzen

OLEH : MERTHA ARITONANG

BAB II KERANGKA TEORI. menguntungkan bagi pihak pembuat iklan (Durianto, 2003). Periklanan

THEORY OF REASONED ACTION

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Memiliki pelanggan yang loyal adalah tujuan akhir dari semua bisnis

ANALISIS PENERIMAAN NASABAH TERHADAP PRODUK BARU PERBANKAN PermataRancang Dana BANK PERMATA

Nama : Arindasari Npm : Kelas : 3EA01

BAB 2. LANDASAN TEORI dan KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. diperkenalkan oleh Fred D. Davis. Davis et al. (1989) menyebutkan bahwa TAM

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Theory of Planned Behavior (TPB) tampaknya sangat cocok untuk menjelaskan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MIE INSTAN MEREK SEDAP

Nama : Liana Rahmadani P Kelas : 3EA01 NPM : DP : Dr. Dra. Peni Sawitri, MM

KERANGKA PENDEKATAN TEORI. mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk atau jasa, termasuk

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB V PENUTUP. Didasarkan pada hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa:

BAB V PENUTUP. Penelitian ini didasari atas penelitian yang meneliti tentang pengaruh Atribut

BAB II LANDASAN TEORI. Sebelum membeli suatu produk atau jasa, umumnya konsumen melakukan evaluasi untuk

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini kondisi pasar terus menunjukan perkembangan yang demikian

Perilaku Konsumen. Pengantar. Hikmah Ubaidillah, M.IKom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Marketing Communication

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2. TINJAUAN PUSTAKA Perilaku Konsumen

Adanya perubahan gaya hidup dan mobilitas yang semakin tinggi menyebabkan masyarakat lebih menyukai makanan yang praktis tetapi memiliki nilai gizi

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Pengambilan Keputusan Pembelian

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. Penelitian pengaruh sikap terhadap iklan pada perilaku emotional eating

I. PENDAHULUAN. mewujudkan tujuan perusahaan yaitu mengembangkan usahanya agar. memperoleh laba yang maksimal dan mencapai kepuasan dari konsumennya

BAB I PENDAHULUAN. Informasi yang berkualitas merupakan informasi yang strategis untuk

BAB I PENDAHULUAN. yang bermunculan baik perusahaan kecil maupun besar dan berdampak pada

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 4. ANALISIS dan HASIL PENELITIAN

PERILAKU KONSUMEN DAN TINDAKAN PEMASARAN HAMIDAH. Fakultas Ekonomi Jurusan Management Universitas Sumatera Utara

Oleh : MM. Tri Hesti Andriani

ANALISIS PENGARUH THEORY OF PLANNED BEHAVIOR TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PROVIDER TELKOMSEL PADA MAHASISWA DAN PELAJAR DI WILAYAH BEKASI TIMUR

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Analisa Sikap Dan Perilaku Pada Penonton Televisi Terhadap Iklan Susu Formula

BAB V SIMPULAN DAN IMPLIKASI MANAJERIAL. Berdasarkan hasil analisis data pada bab sebelumnya maka diperoleh kesimpulan sebagai

BAB I PENDAHULUAN. Dunia pemasaran yang semakin global, persaingan yang hypercompetitive

Albari & Anita Liriswati Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Abstrak

MODEL TIPE PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMBELI TEH DI KABUPATEN SUKOHARJO

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pemasaran adalah fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. 1. Pengertian Kecenderungan Pembelian Impulsif. impulsif sebagai a consumers tendency to buy spontaneusly, immediately and

BAB V. Kesimpulan dan Saran

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia bisnis yang sangat cepat membuat pihak-pihak di dalamnya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Green product atau juga dikenal dengan istilah ecological product atau environmental

BAB V PENUTUP. Hasil penelitian ini membuktikan dugaan hipotesis dapat diterima yaitu :

BAB II LANDASAN TEORI. memperkirakan perilaku dari pengukuran sikap. Teori ini dinamakan reason action karena

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Ajzen yang merupakan penyempurnaan dari reason action theory yang

berikut akan dipaparkan dimensi dimensi dalam Epic model.

BAB I PENDAHULUAN. Kesehatan kulit saat ini merupakan isu menarik yang menjadi perhatian

Windriani Puspita, RahUtami Nugrahani. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom Bandung Surel:

BAB I PENDAHULUAN. konsumtif. Selain itu, Indonesia merupakan negara dengan pasar potensial. dengan kemasan, rasa, dan harga yang bervariasi.

BAB I PENDAHULUAN. keras untuk mempertahankan pangsa pasarnya. Dalam persaingan yang semakin

ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYUR ORGANIK BABY O DAN VEGGY O

BAB II LANDASAN TEORI. Llabel adalah bagian dari sebuah barang yang berupa keterangan (kata-kata) tentang

Studi Mengenai Intensi Membuang Sampah di Sungai Cikapundung pada Ibu-Ibu RW 15 Kelurahan Tamansari Bandung. ¹Raisha Ghassani, ²Umar Yusuf

BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran adalah Suatu proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu

II. KERANGKA PENDEKATAN TEORI. setelah diolah secara minimal. Sebutan untuk beraneka jenis sayuran disebut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. superior dan mempertahankan pelanggan saat ini dengan memberikan kepuasan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS. Iklan merupakan sarana komunikasi terhadap produk yang disampaikan

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia. Sebagian besar konsumen Indonesia memiliki karakter unplanned.

PENGARUH SIKAP, NORMA SUBYEKTIF, DAN KONTROL KEPERILAKUAN TERHADAP NIAT MEMBELI HANDPHONE MEREK NOKIA

4.1.1 jenis kelamin Data demografis berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku bangsa dan budaya, setiap daerah memiliki budaya yang

ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP PONSEL NOKIA DI KOTA JAMBI

BAB II KAJIAN PUSTAKA

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIAT MAHASISWA KOS UNTUK BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI TEMBALANG SEMARANG ABSTRACT

Transkripsi:

Perilaku Konsumen Summary Chapter 6 by: Deya Putra Errid Hadisyah Putra Kemal Aditya Naufalia Tria Lestari Putri

1. Jelaskan definisi dari attitude! Terdapat dua jenis konsep attitude, jelaskan dan beri contohnya masing-masing! Atttitude (sikap) merupakan suatu proses yang dilakukan oleh konsumen berdasarkan pada kemampuan afektif dan kognitif. Yang mana nantinya akan membantu konsumen dalam mengevaluasi suatu produk secara menyeluruh. Konsep attitude: Attitudes toward object (Ao) = sikap konsumen terhadap berbagai objek fisik (merek, toko, produk, toko) maupun strategi pemasaran (diskon) Attitudes toward action (Aact) = sikap konsumen terhadap objek yang tidak dapat dihitung (konsep, ide) 2. Attitude dapat terbagi dalam beberapa tingkatan (Levels of Attitude Concept). Jelaskan dan beri contohnya masing-masing! 3. Apa yang dimaksud dengan Salient beliefs? Jelaskan dengan menggunakan contoh, hubungan antara Salient beliefs dan Attitude Toward Object! Salient beliefs adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh seorang konsumen terhadap sebuah produk, merek, ataupun objek lain berdasarkan pengalaman yang dialaminya. Kepercayaan tersebut biasanya diketahui ketika konsumen dihadapkan pada sebuah produk.

Contoh: Ketika seseorang diperlihatkan produk Rinso, Salient beliefs yang muncul pertama kali adalah Detergen Anti Noda Hubungan antara Salient beliefs dan Attitudes toward object (Ao): Salient beliefs merupakan kepercayaan yang muncul berdasarkan pengetahuan yang dimiliki konsumen terhadap suatu produk. Apabila konsumen mengaktifkan kepercayaan tersebut maka akan mempengaruhi perilaku mereka terhadap produk tersebut. Kepercayaan meliput sesuatu yang bisa dirasa, imaji visual, emosi, dan suasana hati terkait dengan penggunaan produk. 4. Jelaskan dengan menggunakan contoh, The Multiattribute Attitude Model. Apa sajakah implikasi pemasaran dari konsep tersebut? Jelaskan! The Multiattribute Attitude Model merupakan proses kepercayaan konsumen terhadap berbagai atribut produk dan merek berdasarkan pengetahuan yang membentuk evaluasi sikap. Contoh: Cat. Bi (Kekuatan kepercayaan) = penilaian dari seorang konsumen (mungkin/tidak mungkin) Ei (Kepercayaan evaluasi) = seberapa menguntungkan bagi konsumen

(suka/tidak suka) Implikasi pemasaran: 2. Memahami konsumen = mengetahui kemauan konsumen dan mendatanya 3. Diagnosis strategi pemasaran = mendiagnosis apakah strategi pemasaran sudah baik atau belum 4. Memahami pengaruh situasional = mengetahui kepercayaan yang relatif muncul pada suatu produk (pesta anak, ibunya memilih snack yang memiliki nutrisi yang baik) 5. Jelaskanlah empat jenis strategi untuk mengubah attitude yang mungkin dilakukan oleh pemasar! Penambahan kepercayaan baru yang positif atas kepercayaan yang sudah ada = Rinso merubah slogan menjadi Berani Kotor itu Baik Mengubah kekuatan pada kepercayaan yang sudah menonjol: 3. Positif = meningkatkan kepercayaan positif 4. Negatif = mengurangi kepercayaan negatif Mengubah evaluasi aspek yang telah ada, memegang keyakinan kuat mengenai atribut yang menonjol = Mie instan memiliki kandungan bergizi Membuat kepercayaan yang telah disukai menjadi lebih menonjol = Nivea membuat konsumen percaya dengan menggunakan Nivea akan terhindar dari kanker kulit karena memiliki tabir surya 6. Jelaskan dengan menggunakan contoh, apa yang dimaksud dengan The Theory of Reasoned Action. Bagaimana implikasi pemasaran dari konsep ini? Jelaskan! The Theory of Reasoned Action merupakan model yang mengansumsikan perilaku konsumen yang secara sadar mempertimbangkan segala konsekuensi dan memilih salah satu perilaku sesuai dengan konsekuesi yang paling diharapkan.

Contoh: Cat. B = tindakan yang ditujukan dengan beberapa tujuan, biasanya terjadi dalam konteks situasi atau lingkungan dan pada waktu tertentu (membeli baju renang di toko) BI = menghubungkan konsumen dengan perilaku di masa yang akan datang, intensi bisa dikatakan sebuah rencana (Budi berencana membeli baju renang di toko) Aact = evaluasi konsumen atas setiap perilaku SN = persepsi konsumen atas perilaku yang disukai orang lain Implikasi pemasar: Apabila komponen SN lebih dominan dari Aact maka pemasar harus melakukan strategi pemasaran yang mempertimbangkan pengaruh eksternal seperti kawan, keluarga dan kolega kerja. Biasanya menggunakan iklan yang memberikan situasi sosial. Apabila komponen Aact lebih dominan dari SN maka pemasar harus melakukan strategi pemasaran yang menunjukan konsekuensi yang diberikan oleh produk tersebut secara jelas melalui iklan 7. Faktor-faktor apa saja yang mungkin mengurangi/melemahkan hubungan antara Measured Behavioral Intentions dan Observed Behavior? Jelaskan dan beri contohnya masing-masing!