Pertemuan Ke-9 PIPELINING

dokumen-dokumen yang mirip
>> KLASIFIKASI ARSITEKTURAL

Pipeline. Paper Organisasi Komputer

PAPER PIPELINE INSTRUKSI

KEBUTUHAN KOMPUTER PARALEL

PENDAHULUAN. -. Pengolahan data numerik dalam jumlah yang sangat besar. -. Kebutuhan akan ketersediaan data yang senantiasa up to date.

CHAPTER 16 INSTRUCTION-LEVEL PARALLELISM AND SUPERSCALAR PROCESSORS

PENGOLAHAN PARALEL. Kebutuhan akan Komputer Paralel PENDAHULUAN. Dahulu:

PENDAHULUAN. Motivasi : -. Pengolahan data numerik dalam jumlah yang sangat besar. -. Kebutuhan akan ketersediaan data yang senantiasa up to date.

Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur

Organisasi & Arsitektur. Komputer. Org & Ars komp Klasifikasi Ars Komp Repr Data

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

MATA KULIAH: PIPELINING PERTEMUAN 12

Organisasi Komputer II STMIK AUB SURAKARTA

KLASIFIKASI ARSITEKTURAL

Organisasi Komputer II STMIK-AUB SURAKARTA

Organisasi & Arsitektur Komputer

Pipelining. EdyWin 1

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

From M.R Zargham s book (Chapter 3.1)

FORMULIR Satuan Acara Pengajaran

Operasi Unit Kontrol. Arsitektur Komputer II. STMIK AUB Surakarta

SOAL UAS SISTEM KOMPUTER Kelas XI RPL & TKJ

Unit Kendali (2) CONTROL UNIT. RegDst Branch. MemRead. MemToReg. Instruction (31-26) ALUOp MemWrite. ALUSrc. RegWrite

Instruction Execution Phases

Pertemuan Ke-7 INSTRUCTION SET

Thread, SMP, dan Microkernel (P ( e P rtemuan ua ke-6) 6 Agustus 2014

STRUKTUR CPU. Arsitektur Komputer

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

Struktur Fungsi CPU. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 --

PROSESOR: CONTROL DAN DATAPATH. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT

Jumlah maksimum operand dalam suatu computer menunjukkan organisasi prosessor mesin tersebut.

Disusun Oleh: Agenda. Terminologi Klasifikasi Flynn Komputer MIMD. Time Sharing Kesimpulan

TEKNIK PIPELINE & SUPERSCALAR. Team Dosen Telkom University 2016

ARSITEKTUR KOMPUTER. Satu CPU yang mengeksekusi instruksi satu persatu dan menjemput atau menyimpan data satu persatu.

3. ALU. Tugas utama adalah melakukan semua perhitungan aritmatika dan melakukan keputusan dari suatu operasi logika.

Table Pipelining and replication in parallel computer architecture

PENGANTAR KOMPUTASI MODERN

Arsitektur Komputer. Dua element utama pd sistem komputer konvensional: Memory Processor

Organisasi Sistem Komputer

Hanif Fakhrurroja, MT

Struktur Central Processing Unit Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Eksekusi instruksi Tipe R, LW-SW, Beq, dan Jump (Pertemuan ke-24)

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER MIPS

William Stallings Computer Organization and Architecture

Meningkatkan Kinerja dengan Pipelining

Learning Outcomes. akan mampu : (C3) perancangan compiler yang paling optimal (C4)

IKI20210 Pengantar Organisasi Komputer Kuliah Minggu ke-3: Bahasa Rakitan AVR

Operasi Unit Kontrol. Organisasi Komputer II. STMIK AUB Surakarta

Teknik Kompiler 11. oleh: antonius rachmat c, s.kom

ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI

Prio Handoko, S.Kom., M.T.I.

SILABUS MATAKULIAH. Indikator Pokok Bahasan/Materi Aktifitas Pembelajaran

Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah : 1. Fetch Instruction = mengambil instruksi 2. Interpret Instruction = Menterjemahkan instruksi 3.

Pertemuan Ke-12 RISC dan CISC

PENGANTAR TEKNOLOGI KOMPUTER DAN INFORMASI

Unit Control (Hardwired and Micro-programmed)

Pertemuan Ke-2 Evolusi Komputer

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Arsitektur dan Organisasi

Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti

Pertemuan Ke-11 MULTIPROSESOR

3. MODE PENGALAMATAN CHAERUL UMAM, S.KOM

PENGANTAR ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER CENTRAL PROCESSING UNIT

Perangkat Lunak Untuk Simulasi Penerapan Modus Pengalamatan Dan Operasi Aritmatika Bahasa Rakitan Pada Mikroprosesor 8086/8088

Eksekusi instruksi Tipe R, LW-SW, Beq, Jump, dan Model Pengalamatan (Pertemuan ke-24)

Hanif Fakhrurroja, MT

Pertemuan ke 6 Set Instruksi. Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan

Set Instruksi: Set instruksi?

Organisasi Komputer. Candra Ahmadi, MT

Perangkat dan format Instruksi, Immediate, Direct, & Indirect Addressing

IKI20210 Pengantar Organisasi Komputer Kuliah Minggu ke-3: Bahasa Rakitan AVR

Struktur Central Processing Unit Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Bagian 2 STRUKTUR CPU

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ARSITEKTUR KOMPUTER (TK) KODE / SKS KK /4

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : Pengantar Organisasi dan Arsitektur Komputer Strata / Jurusan : Strata Satu / Sistem Informasi

Arsitektur Prosesor MIPS Multi Siklus (Pertemuan ke-27)

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

Soal Komunikasi Data Kelas XI TKJ

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER KODE MK: TE055217

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

ORGANISASI KOMPUTER II AUB SURAKARTA

Materi 2: Computer Systems

STRUKTUR FUNGSI CPU. Menjelaskan tentang komponen utama CPU. Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register

CENTRAL PROCESSING UNIT CPU

Organisasi & Arsitektur Komputer

Abstrak. Pendahuluan

Teknologi Scalar untuk meningkatkan Kinerja Prosesor

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : Arsitektur Komputer Strata / Jurusan : Diploma Tiga / Teknik Komputer

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

Struktur dan Fungsi CPU. Ptputraastawa.wordpress.com

INTRUKSI-INTRUKSI BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLY

CPU PERKEMBANGAN ARSITEKTUR CPU. ( Central Processing Unit )

MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Nama : Annisa Christyanti Kelas : XI TJA 3 NIS :

TUGAS MAKALAH STRUKTUR dan FUNGSI CPU GURU PEMBIMBING: IVAN ARIVANDI. Oleh: NOVY PUSPITA WARDANY

IKI20210 Pengantar Organisasi Komputer Kuliah no. 1b: Basic Operations

Kebutuhan pengolahan paralel

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Transkripsi:

Pertemuan Ke-9 PIPELINING A. Kenapa komputer menggunakan teknik Pipelining: Drive for computing speed never ends. Improvements from architecture or organization point of view are limited Clock speed enhancement is done, but more improvement should be sought from instruction execution perspective, instead of hardware design Flyn s Taxonomy : SISD (Single Instruction Single stream of Data), SIMD (Single Instruction Multiple stream of data) or MIMD - Parallel Parallel Processor : may be a solution Use two processors (or more, instead of one) in a computer system How do it runs the code? (program) Suppose, we have a problem : C = (A 2 + B 2 ) B. Solusi Paralel Dengan menggunakan single processor dari sebuah kasus arithmatika yaitu C = (A 2 + B 2 ) didapatkan statment code dengan bahasa rakitan adalah sebagai berikut: Original / single Code (single processor) MUL A,A MUL B,B ADD C,A ADD C,B Dari hasil perbandingan analiasa tersebut di dapatkan bahwa dengan penambahan prosesor menjadi dua tidak menjamin effektifitas dari kasus yang akan diproses. Malah untuk penambahan prosesor mengakibatkan cost yang yang keluar menjadi lebih besar. Untuk mengatasi hal tersebut di gunakan metode pipelining, yang memfaatkan hanya satu (single) prosesor menjadi lebih effektif. Pipeling sendiri meniu proses assembly-chain (ban berjalan) di industri : Tri Daryanto, S.Kom, MT 70

Misalnya Industri Mobil Press Plat Body Pasang pintu, Cat dasar, anti karat, jendela, kap me sin cat final Unit 1 Unit 2 Unit 3 Unit 6 Unit 5 Unit 4 Test engine static, test electric, dll Pasang kabel, roda, ac, dll Pasang Mesin, Jok, kaca,karet, lampu Gambar 8.1 Bagan Ban befrjalan industri karoseri mobil Setiap unit, menjalankan fungsi tertentu yang unik Setiap clock (satuan waktu tertentu), setiap unit secara serentak menyelesaikan pekerjaannya Pekerjaan bergeser dari unit i ke unit (i + 1), sampai akhirnya pekerjaan selesai Pada waktu seluruh unit terisi penuh, pada setiap clock akan keluar (selesai) satu unit mobil Bandingkan dengan proses non-assembly, dimana pekerjaan diselesaikan semua dahulu (seluruh pekerjaannya mobil ke j selesai), baru mobil ke (j+1) mulai dikerjakan Secara instinktif, dapat dideduksi bahwa : Tanpa assembly, maka setiap mobil akan selesai dalam waktu ( n x waktu setiap unit) Dengan assembly : pada saat semua unit penuh, maka setiap clock (waktu pengolahan disetiap unit), akan keluar satu mobil Tnon-assembly = ( n x Tunit-assembly), dimana n adalah jumlah unit dalam assembly Jadi, dalam kondisi assembly penuh, percepatan proses produksi mobil dengan assembly (ban berjalan) adalah n kali lebih cepat dibanding tanpa assembly Contoh yang lain adalah Laundry Tri Daryanto, S.Kom, MT 71

Anti, Bima, Cepy dan Dedi mempunyai beberapa pakaian kotor yang jumlahnya sama, mereke ingin loundry ke salah satu pusat loundry mandiri. Dimana loundry tersebut hanya mempunyai mesin cuci, pengering dan setrika hanya satu buah dimasing-masing pekerjaan membutuhkan waktu sebagai berikut funtuk mencuci membutuhkan waktu sekitar 30 menit, untuk mengeringkan 40 menit sedangkan untuk menyetrika membutuhkan waktu 20 menit. Proses kesuluruhan terlihat pada gambar 8.2 dan 8.3. A B C D Gambar 8.2. Perbandingan pekerjaan dengan uang yang di keluarkan T a s k O r d e r 6 7 8 9 1 1 Midnigh Time 3 4 2 3 4 2 3 4 2 3 4 2 A B C D Gambar 8.3. waktu yang diperlukan untuk proses keseluruhan loundry Tri Daryanto, S.Kom, MT 72

Secara sekuensial didapatkan waktu selesai untuk semua pekerjaan dalam hal ini 4 pekerjaan laundry membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Dengan metode pipelining apakah akan mendapatkan nilai yang lebih baik? Kita dapat melihat proses loundry dengan metode pipeling terlihat pada gambar 8.4. dari gambar tesebut terlihat bahwa proses loudry dengan pipeling membutuhkan waktu hanya 3,5 jam untuk 4 orang yaitu anti, bima, chepy dan dedy. T a s k O r d e r A B C D 6 7 8 9 10 1 Midnigh Tim 30 4 40 4 4 2 Gambar 8.4 Proses loundry dengan metode pipeling Analogi lain : pipa berisi bola berjalan Sebuah pipeline system dianalogikan sebagai sebuah pipa yang berisi bola yang mengelinding Setelah pipa dipenuhi bola, setiap kali masuk satu bola disisi input, pasti akan keluar bola lain disisi output Kondisi pipa-penuh tersebut tercapai setelah ada n bola yang masuk (n adalah seksi/unit dari pipeline) Gambar 8.5 Tri Daryanto, S.Kom, MT 73

C. Pipelining di Prosesor Untuk menerapkan prinsip multi-stage atau mulai saat ini kita namakan pipelining di prosesor, diperlukan organisasi prosesor khusus Pada dasarnya, prosesor dipartisi menjadi sejumlah unit-unit kecil dengan fungsi spesifik Setiap unit berperan menyelesaikan sebagian dari eksekusi instruksi : Instruction fetch, decode, operand address calculation, operand fetch, execute and store result Gambar 8.6 Gambar. Tri Daryanto, S.Kom, MT 74

Contoh : Pipelining program assembler Contoh : Data Conflict Terjadinya pause (Pi), karena adanya data conflict dalam program tersebut Pipeline tidak mulus, cenderung lebih melebar Waktu pelaksanaan program menjadi lebih lama Jenis-jenis conflict : Data, address dan branch Dengan terjadinya conflict tadi, speed-up yang diperoleh menjadi lebih kecil (lambat) dibandingkan dengan tanpa conclict (pipa selalu penuh) Menjaga pipa selalu penuh tidak mudah Tri Daryanto, S.Kom, MT 75

Contoh Address conflict Contoh Branch Conflict Tri Daryanto, S.Kom, MT 76

Latihan A. Buat tabel pipelining berdasarkan program assembly (dengan asumsi proses kiri ke kanan) 1. ADD R1.R2 2. MUL R2,R3 3. MOV R1,R4 4. DIV R4,R7 B. Buat tabel pipelining berdasarkan program assembly (dengan asumsi proses kiri ke kanan) 1. MOV #A, R1 2. MOV #B, R2 3. MOV R1, R3 4. MOV R2, R4 5. MUL R1, R3 6. MUL R2, R4 7. ADD R3, R4 Tri Daryanto, S.Kom, MT 77