BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
|
|
|
- Hadian Atmadja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 1. BAB Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Database merupakan komponen yang sangat penting dalam pembangunan aplikasi berbasis teknologi informasi. Dalam berbagai jenis aplikasi, database digunakan sebagai media penyimpanan data operasional maupun data historis. Data-data di dalam database tersimpan secara sistematik sehingga proses pencarian data atau informasi dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis metode yang berbeda. Kecepatan atau performansi pencarian data merupakan tantangan yang cukup besar saat ini. Pemilihan metode yang tepat dapat menjadi solusi dari kebutuhan tersebut. Apabila proses pencarian data dilakukan di dalam database dengan kuantitas data yang kecil, maka pemilihan metode tidak begitu menjadi permasalahan yang besar. Hal ini dikarenakan selisih waktu pencarian masih berada dalam skala detik. Tetapi bagaimana jika pencarian data dilakukan pada database dengan ukuran kuantitas data yang sangat besar (melibatkan jutaan record) dan membutuhkan waktu eksekusi yang lama? Maka hal ini akan menjadi tantangan dalam meningkatkan performansi dari database tersebut. Terdapat 2 jenis metode eksekusi query yang biasa digunakan saat ini, yaitu Serial Execution dan Parallel Execution. Di dalam kehidupan sehari-hari, Dijcks dkk. [5] mengibaratkan pengeksekusian query dengan proses perhitungan jumlah mobil yang melewati suatu jalan. Dengan serial execution, proses perhitungan dilakukan hanya oleh satu orang saja dimana ia menghitung jumlah keseluruhan mobil yang melewati jalan tersebut baik dari sisi kiri maupun kanan. Sedangkan dengan metode parallel execution, diibaratkan proses perhitungan dilakukan oleh dua orang dimana orang yang pertama menghitung jumlah mobil yang melewati jalan pada sisi kiri, dan orang kedua menghitung jumlah mobil yang melewati jalan pada sisi kanan. Setelah semua mobil terhitung maka ke-dua orang tersebut akan menjumlahkan hasil dari perhitungan mereka yang dimana hasilnya merupakan jumlah seluruh mobil yang melewati jalan tersebut. Apabila kecepatan perhitungan setiap orang sama, maka akan disimpulkan bahwa 1
2 kecepatan perhitungan dengan parallel execution 2 kali lebih cepat daripada serial execution. Di dalam database, pemrosesan query tidak jauh berbeda dengan contoh kasus diatas. Data yang tersimpan di setiap disk di database akan dibaca dan kemudian akan diproses sesuai dengan query yang diinputkan oleh user. Masalah yang kemudian timbul adalah performansi parallel execution sangat bergantung pada performa hardware pembangun database, seperti harddisk dan processor. Processor dengan sistem single core processor tentu saja memiliki performa yang berbeda dengan processor yang menggunakan sistem multi core processor. Begitu juga dari sisi arsitektur disk I/O, performa database yang dibangun dengan menggunakan teknologi penyimpanan data RAID (Redundant Array of Independent Disk) tentu akan berbeda dengan database yang tidak mengadopsi teknologi RAID. Oleh karena itu, tentu kemudian akan timbul pertanyaan tentang bagaimanakah performansi parallel execution jika diterapkan pada sistem teknologi hardware yang berbeda dan pada teknologi seperti apa parallel execution dapat optimal untuk diterapkan. Selain itu, performansi parallel execution juga sangat dipengaruhi oleh jumlah DOP (Degree of Parallelism) pembangun proses paralel tersebut. Oleh karena itu, pertanyaan yang selanjutnya timbul adalah bagaimanakah pengaruh DOP terhadap performansi SQL (Structured Query Language) parallel execution jika diterapkan pada teknologi hardware yang berbeda 1.2. Perumusan Masalah Masalah yang diteliti berdasarkan latar belakang diatas adalah : 1. Bagaimana performansi pemrosesan query dengan menggunakan metode parallel execution apabila diterapkan pada konfigurasi hardware yang berbeda? Konfigurasi hardware yang akan digunakan adalah : a. Single Core Processor dan harddisk dengan penerapan teknologi b. Single Core Processor dan harddisk tanpa penerapan teknologi 2
3 c. Multi Core Processor dan harddisk dengan penerapan teknologi d. Multi Core Processor dan harddisk tanpa penerapan teknologi 2. Bagaimanakah pengaruh nilai DOP terhadap performansi pemrosesan query pada setiap konfigurasi hardware yang berbeda berdasarkan parameter elapsed time dan CPU time Batasan Masalah Adapun batasan-batasan masalah dalam Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut: 1. Tugas Akhir ini hanya berfokus pada SQL parallel execution pada Oracle 11g Release 2, yang terdiri dari parallel query, parallel DML (Data Manipulation Language), dan parallel DDL (Data Dictionary language). 2. Parameter pengukuran yang digunakan untuk dianalisis adalah elapsed time dan CPU time dari pemrosesan query. 3. Teknologi RAID yang digunakan adalah RAID 1 (Mirroring). 4. Jumlah harddisk yang digunakan dalam mendukung pengimplementasian RAID 1 adalah sebanyak 2 buah. 5. Processor yang digunakan sebagai single core processor adalah Intel Pentium4, sedangkan processor yang digunakan sebagai multi core processor adalah Intel Dual Core Tujuan Tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah : 1. Melakukan analisis terhadap performansi SQL parallel execution apabila diterapkan pada konfigurasi hardware yang berbeda. Konfigurasi hardware yang akan digunakan pada tugas akhir ini adalah : a. Single Core Processor dan harddisk dengan penerapan teknologi b. Single Core Processor dan harddisk tanpa penerapan teknologi 3
4 c. Multi Core Processor dan harddisk dengan penerapan teknologi d. Multi Core Processor dan harddisk tanpa penerapan teknologi 2. Melakukan analisis terhadap pengaruh nilai DOP terhadap performansi pemrosesan query pada setiap konfigurasi hardware yang berbeda berdasarkan parameter elapsed time dan CPU time Metodologi Penyelesaian Masalah Metodologi yang digunakan dalam memecahkan permasalahan-permasalahan dalam Tugas Akhir ini terdiri dari enam tahap, yaitu: 1. Tahap Studi Literatur Studi literatur dengan mempelajari literatur-literatur yang relevan dengan permasalahan yang meliputi : melakukan studi pustaka dan referensi mengenai konsep basis data, Database Management System (DBMS) Oracle 11g Release 2, dan konsep parallel execution pada DBMS Oracle 11g Release Tahap Pengumpulan Data Mencari atau mengumpulkan data yang akan digunakan sebagai studi kasus. 3. Tahap Analisis dan Perancangan Sistem Merancang sistem yang akan dibuat untuk menguji performansi dari SQL parallel execution untuk setiap konfigursai hardware, yaitu : a. Single Core Processor dan harddisk dengan penerapan teknologi b. Single Core Processor dan harddisk tanpa penerapan teknologi c. Multi Core Processor dan harddisk dengan penerapan teknologi d. Multi Core Processor dan harddisk tanpa penerapan teknologi Dalam tahap ini juga akan dirancang pemodelan database yang akan digunakan untuk pengujian performansi SQL parallel execution. 4
5 4. Tahap Implementasi Sistem Membangun sistem yang telah dirancang sebelumnya untuk menguji performansi dari SQL parallel execution pada setiap konfigurasi hardware yang berbeda dan menemukan Degree of Paralellism (DOP) yang tepat untuk masing-masing konfigurasi hardware sehingga pemrosesan query dapat optimal berdasarkan parameter elapsed time dan CPU time. 5. Tahap Pengujian Sistem dan Analisis Hasil Melakukan proses pengujian terhadap performansi SQL parallel execution, dimana akan dilakukan testing terhadap sistem yang telah dibangun menggunakan query inputan. Parameter uji yang akan digunakan adalah elapsed time dan CPU time. 6. Tahap Pengambilan Kesimpulan dan Penyusunan Laporan Pada tahap yang terakhir ini diambil kesimpulan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya untuk kemudian disusun laporan berdasarkan hasil analisis tersebut Sistematika Penulisan Tugas akhir ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut : BAB 1 PENDAHULUAN Bab ini menguraikan tugas akhir ini secara umum, meliputi latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan, batasan masalah, dan metode yang digunakan. BAB 2 DASAR TEORI Bab ini membahas mengenai uraian teori yang berhubungan dengan Database Management Systems (DBMS), Relational Database Management System (RDBMS), parallel execution, CPU time dan elapsed time, single-core Processor, multi-core Processor, RAID, SQL Trace, dan TKPROF. BAB 3 ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI Bab ini berisi analisis kebutuhan dari sistem dan masalah-masalah yang ada di dalamnya. Dari tahap analisis kemudian dilanjutkan ke tahap perancangan dan implementasi. 5
6 BAB 4 PENGUJIAN DAN ANALISIS Bab ini membahas mengenai pengujian hasil implementasi yang telah dilakukan pada bab sebelumnya. Tahap Pengujian dilanjutkan dengan tahap analisis hasil pengujian. BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN Berisi kesimpulan dari penulisan Tugas Akhir ini dan saran-saran yang diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut. 6
PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA
PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA Jum at, 30 Sept. 2016 DATABASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS) DBMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan pemakai untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengontrol akses
BAB I PENDAHULUAN. dengan perkembangan zaman, komputer banyak digunakan di berbagai
1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Komputer yang pada awalnya digunakan sebagai alat hitung. Seiring dengan perkembangan zaman, komputer banyak digunakan di berbagai bidang. Misalnya pada bidang kesehatan,
1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang
1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang Database pada masa sekarang ini, sudah menjadi hal yang sangat penting dalam suatu korporasi. Salah satu contohnya database dapat digunakan untuk menyimpan data-data yang
BAB I PENDAHULUAN. dengan perkembangan zaman, komputer banyak digunakan di berbagai
1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Komputer yang pada awalnya digunakan sebagai alat hitung. Seiring dengan perkembangan zaman, komputer banyak digunakan di berbagai bidang. Misalnya pada bidang kesehatan,
BAB 1 PENDAHULUAN. penting. Hal yang paling dasar dari teknologi informasi adalah data. Data akan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di zaman modern ini, peranan teknologi informasi dalam sebuah organisasi menjadi sangat penting.
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) Transformasi yang tidak tergantung pada sistem, pada tahap ini
ABSTRAK. Kata Kunci: Basis Data, Komparasi, Stored Procedure. vi Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Tugas Akhir ini membahas analisis tentang bagaimana komparasi waktu eksekusi antara DBMS PostgreSQL dan DBMS Oracle yang masing-masingnya mempunyai kelebihan dalam mengolah basis data. Analisis
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang
9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1.1 Pengertian Data Pengertian data adalah : Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh langsung
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) Transformasi yang tidak tergantung pada sistem, pada tahap ini
Dosen : Nuraini Purwandari
Pertemuan ke-3 SISTEM BASIS DATA 1 LINGKUNGAN DATABASE Dosen : Nuraini Purwandari PEMBAHASAN ARSITEKTUR DATABASE JENIS DATA INDEPENDENCE PENGERTIAN DBMS BAHASA DALAM DBMS FUNGSI & KOMPONEN DBMS ARSITEKTUR
BAB I PENDAHULUAN. semakin pesat berkembangnya terutama mengenai sistem informasinya. Ini
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Saat ini di Indonesia perkembangan akan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat berkembangnya terutama mengenai sistem informasinya. Ini membuat suatu perusahaan
SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom
SISTEM BASIS DATA Pendahuluan Gentisya Tri Mardiani, M.Kom Sistem Basis Data Sistem Basis Data merupakan suatu sistem yang terdiri dari kumpulan file yang saling berhubungan dan memungkinkan dilakukan
Bab 4. Implementasi dan Evaluasi. pengevaluasian secara langsung di sistem berjalan tidaklah memungkinkan. Maka dari
Bab 4 Implementasi dan Evaluasi 4.1 Persiapan Sistem Simulasi Dari wawancara yang dilakukan, penulis menemukan bahwa ditinjau dari sisi resiko dan dampak yang mungkin akan ditimbulkan, proses pengimplementasian
ANALISA PERFORMANSI PERTITIONING TABEL PADA RELATIONAL DATABASE MANAGEMENT SYSTEM
ANALISA PERFORMANSI PERTITIONING TABEL PADA RELATIONAL DATABASE MANAGEMENT SYSTEM Eko Purwanto¹, Kiki Maulana², Kusuma Ayu Laksitowening³ ¹Teknik Informatika,, Universitas Telkom Abstrak Besarnya data
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) b.penyesuaian skema ke DBMS 5. Perancangan database secara fisik
Sistem Basis Data. Sebuah sistem yang memiliki fungsi utama untuk mengelola data dan menyediakan data tersebut jika dibutuhkan
Sistem Sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri dari sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi/tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan
PROSES PERANCANGAN BASIS DATA
PROSES PERANCANGAN BASIS DATA Seperti telah disebutkan sebelumnya, sebuah sistem basis data merupakan komponen dasar sistem informasi organisasi yang besar. Oleh karena itu siklus hidup aplikasi basis
PROSES PERANCANGAN DATABASE
PROSES PERANCANGAN DATABASE PENDAHULUAN Sistem informasi berbasiskan komputer terdiri dari komponen-komponen berikut ini : Database Database software Aplikasi software Hardware komputer termasuk media
DATABASE LINGKUNGAN DATABASE
1 LINGKUNGAN DATABASE 2 Tingkatan Arsitektur Database Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
DASAR BASIS DATA BASIS_DATA XI-RPL
DASAR BASIS DATA Pengertian Data dan Informasi Data adalah fakta mengenai objek, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter, atau simbol). Sedangkan informasi adalah data
Tujuan Instruksional Khusus :
Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan tingkatan arsitektur basis data Mahasiswa dapat menjelaskan konsep data independence, komponen DBMS, fungsi DBMS serta bahasa yang digunakan didalam
3 METODOLOGI. 3.1 Waktu dan tempat penelitian
11 3 METODOLOGI 3.1 Waktu dan tempat penelitian Tinjauan lapang dan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juli 2012 di Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengolahan data dilaksanakan pada
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. yang sulit untuk diimplementasikan dalam RDBMS (Relational Data Base Management
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Penelitian melakukan pengembangan terhadap opsi-opsi pemecahan masalah yang sulit untuk diimplementasikan dalam RDBMS (Relational Data Base Management System)
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS
PERTEMUAN 2 LANJUTAN PERANCANGAN DATABASE DAN DBMS 4. Perancangan database secara logik (data model mapping) a. Pemetaan (Transformasi data) b.penyesuaian skema ke DBMS 5. Perancangan database secara fisik
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Sistem menurut Gordon B. Davis dalam bukunya menyatakan sistem bisa berupa abstrak atau fisis. Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan gagasan atau
Konsep Dasar Basis Data
Konsep Dasar Basis Data Basis Kumpulan Data fakta tentang obyek, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan nilai (angka, simbol dll) Chou : Basis data adalah kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasi
Basis Data. Bagian II Pemahaman Data dan Sistem Basisdata. - team basisdata -
Basis Data Bagian II Pemahaman Data dan Sistem Basisdata - team basisdata - Informasi Sebagai Aset Siapa yang mempunyai informasi akan menjadi pemenang Informasi menjadi aset dalam perusahaan (4M dan 1I)
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam suatu universitas, salah satu analisis yang dapat dilakukan untuk melihat perkembangan prestasi akademik seorang mahasiswa adalah dengan memantau nilai
Abstrak BAB I PENDAHULUAN
Abstrak Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya dalam bidang komputer sangat membantu manusia dalam melakukan pekerjaan sehingga mendapatkan hasil
Obyektif : Mahasiswa dapat mengerti dan memahami konsep perancangan basis data Mahasiswa dapat merancang basis data sesuai dengan fase-fasenya
PROSES PERANCANGAN DATABASE Obyektif : Mahasiswa dapat mengerti dan memahami konsep perancangan basis data Mahasiswa dapat merancang basis data sesuai dengan fase-fasenya PROSES PERANCANGAN DATABASE Tujuan
SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom
SISTEM BASIS DATA Pendahuluan Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom Sistem Basis Data Sistem Basis Data merupakan suatu sistem yang terdiri dari kumpulan file yang saling berhubungan dan memungkinkan dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan Dinas Kesehatan kota Medan harus sering melakukan sosialisasi
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Banyaknya jenis penyakit yang menyerang balita dalam masa terakhir ini menyebabkan Dinas Kesehatan kota Medan harus sering melakukan sosialisasi mengenai jenis penyakit
BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Kendall dan Kendall (2003:7), analisis dan perancangan sistem
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Analisis dan Perancangan Sistem Menurut Kendall dan Kendall (2003:7), analisis dan perancangan sistem dipergunakan untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan peningkatan-peningkatan
BAB I PENDAHULUAN. Sistem Informasi georafis atau Georaphic Information Sistem (GIS) capture, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi,
1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sistem Informasi georafis atau Georaphic Information Sistem (GIS) merupakan suatu sistem informasi yang berbasis komputer, dirancang untuk bekerja dengan menggunakan
LINGKUNGAN BASIS DATA
LINGKUNGAN BASIS DATA Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan.
Hendra Setiawan ( )
Hendra Setiawan (15.52.0657) Query Database Query ini sendiri atau sering disebut SQL (Structured Query Language) adalah suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. (Solichin, 2010).
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN. collaborative filtering ini digambarkan pada gambar 3.1
22 1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan pada pembagunan sistem rekomendasi wisata bernilai sejarah berbasis web menggunakan metode collaborative filtering
Parallel Database. by: Ahmad Syauqi Ahsan
13 Parallel Database by: Ahmad Syauqi Ahsan Latar Belakang 2 Parallel Database Management System adalah DBMS yang diimplementasikan pada parallel computer yang mana terdiri dari sejumlah node (prosesor
Pengantar Teknologi. Informasi (Teori) Minggu ke-07. Basis Data. Oleh : Ibnu Utomo WM, M.Kom UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO FAKULTAS ILMU KOMPUTER
Pengantar Teknologi FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO http://www.dinus.ac.id Informasi (Teori) Minggu ke-07 Basis Data Oleh : Ibnu Utomo WM, M.Kom Manajemen Berkas Pemrosesan data sebelum
SISTEM BASIS DATA 1. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
SISTEM BASIS DATA 1 WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 2 SBD 1 Lingkungan Basis Data Arsitektur Basis Data. Data Independence. Konsep DBMS, Komponen DBMS, Fungsi DBMS dan Bahasa yang digunakan didalam
Gambar 4.19 Tampilan Layar Report
Gambar 4.19 Tampilan Layar Report 160 Gambar 4.20 Tampilan Layar Sales Chart 161 Gambar 4.21 Tampilan Layar Chart (Bar) 162 Gambar 4.22 Tampilan Layar Chart (Line) 163 Gambar 4.23 Tampilan Layar Chart
BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar dan definisi-definisi yang berkaitan dengan perangkat lunak yang
BAB II LANDASAN TEORI Pada landasan teori ini diuraikan sejumlah teori untuk membantu dan memecahkan permasalahan yang ada. Beberapa landasan teori tersebut meliputi konsep dasar dan definisi-definisi
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Untuk menjalankan program aplikasi
69 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap ini merupakan tahap implementasi dan pengujian system, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Untuk menjalankan
BAB III LANDASAN TEORI. Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Analisis dan Perancangan Sistem Menganalisis sistem merupakan tahapan dalam menganalisis kebutuhankebutuhan sistem. Menurut Kendall & Kendall (2003:13), perangkat atau teknik
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perangkat lunak isql*plus merupakan antar muka berbasis web untuk aplikasi SQL*Plus. isql*plus adalah bagian dari produk SQL*Plus pada basis data Oracle yang
BAB I PENDAHULUAN. seiring perkembangan teknologi mikroprosesor, proses komputasi kini dapat
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Proses komputasi yang dapat dilakukan oleh komputer telah berkembang dengan pesat. Pada awalnya proses komputasi hanya dapat dilakukan secara sekuensial saja. Sebuah
BAB 1 PENDAHULUAN. Basis data merupakan kerangka dasar dari sistem informasi dan membuat
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Basis data merupakan kerangka dasar dari sistem informasi dan membuat pengaturan dan penyimpanan data perusahaan menjadi lebih mudah. Oleh karena itu sistem
U K D W BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Mengetahui nilai angka kredit guru itu sangat penting, karena untuk menilai mutu atau kualitas kinerja dari setiap guru, selain itu angka kredit juga berguna
BAB I PENDAHULUAN. teknologi berbasis komputer, walaupun perusahaan sudah menggunakan
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Saat ini kebanyakan dari Perusahaan atau Instansi sudah menggunakan teknologi berbasis komputer, walaupun perusahaan sudah menggunakan komputerisasi di dalam mengelola
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemanfaatan teknologi telah diadaptasi oleh banyak sektor untuk memberikan kemudahan bagi manusia dalam melakukan pekerjaannya. Salah satu aspek yang paling merasakan
Basis Data Adalah.. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis
SISTEM BASIS DATA Basis Data Adalah.. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa supaya dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah Kumpulan data yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alur Metodologi Penelitian Metodologi penelitian merupakan sekumpulan rangkaian tahapan kegiatan atau prosedur yang digunakan oleh pelaksana penelitian yang dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. capture, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, kondisi bumi. Teknologi Georaphic Information System mengintegrasikan
1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Sistem Informasi Georafis atau Georaphic Information System (GIS) merupakan suatu sistem informasi yang berbasis komputer, dirancang untuk bekerja dengan menggunakan
Organisasi & Arsitektur. Komputer. Org & Ars komp Klasifikasi Ars Komp Repr Data
Organisasi & Arsitektur Komputer Org & Ars komp Klasifikasi Ars Komp Repr Data Organisasi berkaitan dengan fungsi dan desain bagianbagian sistem komputer digital yang menerima, menyimpan dan mengolah informasi.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Family Folder merupakan buku yang mencatat riwayat kesehatan dari satu keluarga. Buku ini biasanya digunakan oleh puskesmas-puskesmas. Di dalam Family Folder
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
Mata Kuliah : Sistem Basis Data I Bobot Mata Kuliah : 2 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata Kuliah : Gambaran umum bentuk fisik media penyimpanan, Magnetic Disk, Redundant Arrays
Konsep Dasar Basis Data. Oleh: Harnan Malik Abdullah, ST., MSc. Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya 2017
Konsep Dasar Basis Data Oleh: Harnan Malik Abdullah, ST., MSc. Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya 2017 Pengertian Basis Data Data fakta mengenai objek, orang, dan lain-lain Basis Data sebuah
Disusun Oleh Mardan Kasim Mark
Disusun Oleh Mardan Kasim Mark Sigarlaki Pengertian Database adalah suatu koleksi computer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Sedangkan
MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Raymond McLeod, Jr. and George Schell
MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Raymond McLeod, Jr. and George Schell Database dan Database Management System Disajikan dalam Kuliah SIM Program Sarjana Magister Universitas Gunadarma Oleh Lily Wulandari
Sistem Pendukung Keputusan.
Sistem Pendukung Keputusan http://www.brigidaarie.com Pengertian Definisi awalnya adalah suatu sistem yang ditujukan untuk mendukung manajemen pengambilan keputusan. Agar berhasil mencapai tujuannya maka
BAB III 3. LANDASAN TEORI. manajemen dan individu lain terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal
BAB III 3. LANDASAN TEORI 3.1. Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem informasi dapat dikatakan seperti suatu sistem yang terdapat pada suatu organisasi yang merupakan kumpulan dari individu, teknologi,
Pemrograman Basis Data dan SQL
Pemrograman Basis Data dan SQL Genap 2015-2016 Alen Boby Hartanto, S alen.boby@mercubua INTRO omata Kuliah : Pemrograman Sistem Basis Data dan SQL osks : 3 ojenis : Mata Kuliah Wajib opertemuan : 14 Pertemuan
MANAJEMEN DATA DAN KONSEP DATABASE
MANAJEMEN DATA DAN KONSEP DATABASE Manajemen Data Pengertian dan Tujuan Manajemen Data Kegiatan Manajemen Data 2 Pengertian dan Tujuan Manajemen Data Manajemen Data adalah bagian dari manajemen sumber
BAB I PENDAHULUAN. bagus dan enak dilihat. Proses cat pada mobil adalah bagian dari proses kerja yang
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Cat adalah suatu pewarna untuk mewarnai kendaraan supaya kendaraan bagus dan enak dilihat. Proses cat pada mobil adalah bagian dari proses kerja yang sangat penting
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini transaksi jual-beli saham banyak diminati oleh beberapa kalangan masyarakat di Indonesia. Proses transaksi jual-beli saham ini difasilitasi oleh
Sistem Informasi Manajemen Persewaan DVD ABSTRAK
Sistem Informasi Manajemen Persewaan DVD Julius Michell (0827009) Jurusan Sistem Komputer, Fakulktas Teknik Jalan Prof. drg. Surya Sumantri, MPH 65 Bandung ABSTRAK Bidang Teknologi informasi untuk lebih
BAB I PENDAHULUAN , hal 9. 1 Subagyo D., Asri M., Handoko H.T., Dasar-dasar Operation Research, BPFE, Yogyakarta,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Program linier merupakan suatu model umum yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan masalah pengalokasian sumber-sumber terbatas secara optimal 1. Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media elektronik
Pengolahan Database Parallel
Pengolahan Database Parallel Imam Machdi Graduate School of Systems and Information Engineering University of Tsukuba Presentasi PPI Ibaraki Tsukuba, 7 Pebruari 2010 Daftar Isi Pendahuluan Arsitektur Pengolahan
BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil
11 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Menurut (Ladjamudin, 2005), Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan
BAB II LANDASAN TEORI. mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pemasaran Menurut Kotler (1997), pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan
Pendahuluan: Decision Support system STMIK BANDUNG
Pendahuluan: Decision Support system Yus Jayusman Yus Jayusman STMIK BANDUNG Sistem-sistem yang ada dalam Management Support System (MSS). Pengambilan keputusan, penjelasan sistem, pemodelan, dan masalah
1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1. PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan pembahasan, ruang lingkup kajian, sumber data, serta sistematika penyajian yang akan dibahas dalam pembuatan
Rangkuman Database System UTS
Rangkuman Database System UTS 1. Jelaskanlah proses pengolahan data berdasarkan filebased processing dan hal hal apa sajakah yang menjadi kekurangannya! Sistem berbasis File-Based adalah usaha tradisional
PERANCANGAN FILE SERVER MENGGUNAKAN PYDIO (PUT YOUR DATA IN ORBIT) PADA SEKOLAH GLOBE NATIONAL PLUS BATAM
PERANCANGAN FILE SERVER MENGGUNAKAN PYDIO (PUT YOUR DATA IN ORBIT) PADA SEKOLAH GLOBE NATIONAL PLUS BATAM STEFANUS EKO PRASETYO 1031100 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER 2013 Latar
BAB I PENDAHULUAN. pesat. Untuk mendapatkan lokasi yang strategis, kebanyakan para pengambil
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Usaha baju butik merupakan salah satu usaha yang sedang berkembang di Kota Medan, sehingga persaingan di bidang usaha ini dapat dikatakan meningkat pesat. Untuk mendapatkan
BAB 1 PENDAHULUAN. penting dan digunakan di hampir setiap area dari keseluruhan cabang ilmu
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era sekarang ini, teknologi penerapan sistem basis data sudah berkembang dengan sangat pesat. Sistem basis data merupakan salah satu komponen yang penting dan
MEDIA PENYIMPANAN. Alif Finandhita, S.Kom
MEDIA PENYIMPANAN Gambaran Umum Bentuk Fisik Jenis jenis Media Penyimpanan Cache Memory Main Memory Flash Memory Magnetic Disc Storage Optical Storage Tape Storage Hierarki Media Penyimpanan Data RAID
DASAR KOMPUTER. Memory Eksternal (Storage)
DASAR KOMPUTER Memory Eksternal (Storage) Memory Eksternal Memory Eksternal Media Penyimpanan data yang bersifat sekunder Beberapa Memory Eksternal Magnetic Disc Optical Disc Tape Magnetik Mekanisne Read/Write
Pertemuan 2 : LINGKUNGAN BASIS DATA
Pertemuan 2 : LINGKUNGAN BASIS DATA Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan tingkatan arsitektur basis data Mahasiswa dapat menjelaskan konsep data independence, komponen DBMS, fungsi
BAB I PENDAHULUAN. pendapatan lebih besar dari jumlah biaya yang dibebankan.
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Biaya Operasional merupakan biaya yang memiliki peran besar dalam mempengaruhi keberhasilan instansi mencapai tujuan, yaitu memperoleh laba. Instansi umumnya akan
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
BAB III TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini akan dijelaskan dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi yang digunakan pada kerja praktek ini. 1.1 Restoran Menurut
BAB V IMPLEMENTASI SISTEM. Implementasi dari Sistem Informasi Pengolahan Data Penerimaan DSPB dan
BAB V IMPLEMENTASI SISTEM 5.1 Lingkungan Pemrograman Implementasi dari Sistem Informasi Pengolahan Data Penerimaan DSPB dan DSPT SMA Negeri 1 Sariwangi dibuat dengan menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman,
BAB III LANDASAN TEORI. Jasa akan selalu melekat pada sumbernya atau pada penjualnya. Dengan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Jasa Menurut Kotler (1997:83), jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak
perkembangan yang diraih, namun ada juga kegagalan dan ketidakstabilan pada masingmasing Database Engine. Database yang bekerja 24 jam dan yang memili
Analisis Kecepatan Proses Insert Query Pada Tabel Terpartisi Di Database Engine Oracle Dan SQL Server Widhya Wijaksono Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Informatika Universitas Gunadarma [email protected]
