Aku sering kali bertanya, Mengapa?

dokumen-dokumen yang mirip
Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya.

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

Yang Mencinta dalam Diam

DI BALIK DINDING. Apa ya, yang berada di balik dinding itu?, selalu dan selalu dia bertanya-tanya

TILL DEATH DO US PART

Mata ini sulit terpejam dan pendar-pendar rasa sakit di hati tidak dapat hilang menusuk dan menancap keras.

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply

sudah rapi kembali setelah dicukur. Ruangan-ruangan didalam bangunan ini sangat

Semalam Aldi kurang tidur. Hujan deras ditambah. Rahasia Gudang Tua

AKU AKAN MATI HARI INI

Belajar Memahami Drama

SYAIR KERINDUAN. Genre: Puisi-puisi cinta, sahabat, keluarga semuanya tentang CINTA dan CITA-CITA.

Karya Kreatif Tanah Air Beta. Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam buku hariannya. Karya

Aku Tidak Mengerti Orang Biasa

Juli Milik kita. Aku sudah sampai depan RS Margono. siap. menunggu. engga usah kaget, aku bisa. menit aku sampai, tunggu ya mas

PATI AGNI Antologi Kematian

KISAH KISAH YANG HAMPIR TERLUPAKAN

Then, something unexpected happened.

Kisah Tentangmu. Sebuah kumpulan kisah-kisah tentangmu.. Zhie & Dilla

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

Alifia atau Alisa (2)

Ah sial aku selingkuh!

Persahabatan Itu Berharga. Oleh : Harrys Pratama Teguh Sabtu, 24 Juli :36

1. Aku Ingin ke Bandung

Part 1 : Aku Menghajar Nenek-Nenek Dengan Cangkul

Perempuan dan Seekor Penyu dalam Senja

Penerbit Kin S Gallery

LOVE STORY. Kisahnya beberapa tahun yang lalu.

Aku belajar bahwa tawa dan airmata bukan sesuatu yangg memalukan, Aku mau menjadi rajawali yang siap setiap saat melewati badai hidup dan tak akan

Budi Mulyanto. Hati Bicara

Tresno Bapak. Saya menghabiskan hari pertama untuk keliling kota bersama Big Bro, maklum

CINTA 2 HATI. Haii...! Tiara terkejut, dan menatap pada pria itu. Pada saat itu, ternyata pria itu juga menatap kearah Tiara. Mereka saling menatap.

Anak laki-laki itu segera mengangkat kakinya. Maaf, ujarnya, sementara si anak

I WANT GO BACK TO THE START

CATATAN KECIL MASA SEKOLAH. dan cerita-cerita lainnya

Keberanian. Dekat tempat peristirahatan Belanda pada zaman penjajahan, dimulailah perjuangan nya.

SMP kelas 8 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS CERITA MORAL/FABELLatihan Soal 1.7

KOPI DI CANGKIR PELANGI..

Sample Upload. Perjalanan 60 hari

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

PROLOG. Wow, lihat! Dia datang. Kata Ronald sambil bersiul.

DESSA FITRI MASINTA DEWI

Dear Morgan Oey. #SuratKecilUntukMorgan. Sunshine Publisher

Kesengsaraan adalah aku! Apakah ia kan mencampur kesedihannya atas jalinan persahabatan dengan sahabat lainnya yang serupa? Apakah ia tidak kesepian

Kaki Langit. Bulan dan Matahari

Oleh: Windra Yuniarsih

Angin senja terasa kencang berembus di antara

Pertama Kali Aku Mengenalnya

Ruang Rinduku. Part 1: 1

LINTASAN. Ridwanderful. Lemonnizerpress. Karena hidup bagaikan sebuah lintasan cerita, memilih satu jalan untuk dilalui..

Pemilik jiwa yang sepi

Bagaimana mungkin bisa Sekarang aku harus terbiasa dengan ketidakhadiranmu di sisiku? Alasan, perlukah alasan?

"Tapi mimpi itu inspirasi. Aku ragu untuk melangkah tanpa aku tau mimpiku."

Segera jemput dia di bandara! Dan bawa kemari! Awas, jika dia melarikan diri! Siap, Pak! ~1~ Bandara Soekarno Hatta, am. Pesawat dari Singapura

Damar, apakah pada akhirnya mereka ini bisa benar-benar pulang?

wanita dengan seribu pesona yang ada disebelahku. Terkadang Rini berteriak dan memeluk erat lenganku. Lucu rasanya jika memikirkan setiap kali ia

Karya Kreatif Tanah Air Beta

[Fanfic] Sebuah gambar aneh menarik perhatianmu. Gambar itu jelek, tapi memiliki sesuatu yang membuatmu penasaran. Cast : Kalian yang membaca~

Bayangan Merah di Laut dan Tempat Untuk Kembali:

I NEED YOU. oh baby don t you know how much i love you. oh baby don t you know how much i miss you. oh baby don t you know it s true

SAHABAT PERTAMA. Hari Senin pagi, Lisha masih mandi. Padahal seharusnya ia sudah berangkat sekolah.

MUARA HATI. Sedikit rasa curiga yang sempat terlihat dari matanya, kini hilang tak bersisa. Terlebih saat

Aku tau apa yang kau rasakan, John. Rumah ini adalah hasil jerih payah kita selama ini. Tapi aku tak mau John, jika harus tinggal disini lagi.

Yarica Eryana. Destiny. Penerbit HKS

Untuk sebuah kehidupan singkat penuh ilusi serta latihan SGV, Ayesha Nadya Muna & Bintang jatuhku -Dimas Arif Firlando

BATANG BERMANFAAT. Farhan Abdul Aziz M. Kau berjalan diatas kertas Kau menari-nari diatas kertas Kau berjasa bagi kita Kau adalah pahlawanku

Ditulis oleh Ida Ar-Rayani Selasa, 30 Juni :03 - Terakhir Diperbaharui Selasa, 18 Agustus :13

Dar Almady. Almady s List: Puisi Senandung Jangkrik. Bagian 2

Lebih dekat dengan Mu

Di Unduh dari : Bukupaket.com

Sepanjang jalan tiada henti bercerita dan tertawa, aku menghitung bintang-bintang dan tak terasa sudah sampai di tempat mie ayam rica-ricanya Pasti

S a t u DI PAKUAN EXPRESS

HANYA KAMU BAB 1 AMANDA

Mukadimah. Aku bukan siapa-siapa Hanya mencoba untuk bercerita dari khayalan dan pengalaman

PENJAGAL ANGIN. Tri Setyorini

Kanuna Facebook on September 07, 2011 Prolog

Suatu hari, saat liburan semester pertama mereka pergi ke sebuah pantai. Disana mereka menghabiskan waktu hanya bertiga saja. ``Aku mau menuliskan

PROLOG. Terbangun di tempat yang aku tidak mengenalnya bukanlah impianku.

BUKAN KISAH RAMA SINTA. Oleh: Irahayuni

Pada suatu hari saat aku duduk di bangku sudut sekolah, tiba-tiba seseorang menepuk pundakku dari belakang.

Angket 1 No Pernyataan SS S TS STS

Di Semenanjung Tahun. Saat semua berakhir, saat itu pula semua berawal. Yuni Amida

Lika-liku Mencari Pasangan Hidup yang Seiman. Ditulis oleh Krismariana Senin, 30 Januari :02

.satu. yang selalu mengirim surat

I. Arga ( tentang Dia dan Dia )

37. Hari Yang Kelabu

Ini tepat tengah malam, Tepat saat aku merasa sendiri, Hanya aku dan hening, Tenggelam bersama aksara-aksara yang kutulisakan,

Teguh masih mengintip

Sahabat Terbaik. Semoga lekas sembuh ya, Femii, Aldi memberi salam ramah. Kemarin di kelas sepi nggak ada kamu.

LUCKY_PP UNTUKMU. Yang Bukan Siapa-Siapa. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Seorang gadis sedang berjalan bahagia di

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

Flower 1. Enam Tahun yang Lalu

BAB II RINGKASAN CERITA. prinsip bahwa semua persoalan di dunia ini pasti ada jalan keluarnya. Mereka

SINOPSIS. Universitas Darma Persada

Dongeng Motivasi Emas dan Ular

C.I.N.T.A. Persembahan penuh cinta dari : EKA SURYANI. Sebuah kumpulan puisi penghilang penat

CINTA SEMU (PUTIH ABU-ABU)

Transkripsi:

FAITH Aku tidak tahu kamu memiliki history apa tentang dia. Tak ada lagi yang ingin kututupi, Fal. Aku memang ingin mengenalmu lebih dekat lagi. Jika bisa aku ingin membuatmu tersenyum, walau itu menyakitiku. Jika aku salah, aku minta maaf. Ya, aku suka kamu, tapi semua juga kembali ke kamu lagi kan? Kata-kata Lucky terngiang kembali di pikiranku. Ya. Dia memang tidak mengerti siapa Lucky yang pernah hadir dalam hidupku. Cinta pertama yang terkadang datang tidak tepat, tapi sulit untuk dihapus dari hati. Kembali kutatap agenda biru yang banyak berisikan namanya. Kali ini aku tidak ingin menyebut namanya. Aku hanya ingin mengenang untuk melupakannya.

Jam 02.30 pagi di kamar tidurku. Saat jangkrik berteriak-teriak berisik mengingatkanku akan dia. Bumi kembali sunyi dan keadaan berjalan pelan seperti waktu yang berjalan dalam gema. Semua tentang waktu itu. Semua tentang kisah kayu Salib dan Sajadah yang tak sejalan. Semua tentang kesalahpahaman yang menjadi palu keputusan alasanmu meninggalkanku. Kamu dan aku menyimpan kata-kata. Mungkin pula ini yang terbaik untuk kita. Tapi apakah kamu rela? Dan aku juga? Kau dan aku sama-sama menderita, kita sama-sama sedang menyimpan airmata. Terkadang jendela itu kubiarkan terbuka dan berharap angin mengeringkan airmataku setelah kau putuskan kita tak mungkin lagi bersama. Aku sering kali bertanya, Mengapa? Dulu aku begitu takut Tuhan memisahkan kita dengan memberikan dinding tebal keyakinan yang berbeda, bukankah sekarang sama saja? Kepada sahabatku, semua ini bisa kucurahkan dan setelah itu aku menangisi kebodohanku karena telah kehilanganmu. Jika semua harus berlalu, ya biarkan saja. Namun mengapa airmata ini masih tak bisa kuhentikan dari mataku. Harusnya cukup kamu yang terluka melihatku jalan berdua dengannya, mengapa aku juga? Selimut

tebal di kamarku tak bisa lagi menghangatkan hatiku yang tergolek kedinginan tanpamu. Aku tak bisa mengingkari apa yang kurasa. Aku sedang patah hati. Aku sedang kehilangan. Hari-hariku begitu berat. Semakin berat bagiku untuk bisa berpikir dengan sehat. Aku sendiri seperti juga kau merasa. Entah kau tahu atau tidak kita sedang dalam agenda kehidupan yang harus saling berpihak pada airmata. Aku tahu yang membuatmu sangat membenciku adalah ketidaksetiaanku. Jika saja kau tahu, aku masih setia padamu. Aku selalu ingin menjadi bagianmu. Jika harus ke neraka, aku akan mencobanya. Sayangnya kau lebih meyakini apa yang tampak di matamu. Aku tak bisa menjelaskan apapun yang telah kau lihat sebelumnya. Kita berputar dalam muara yang aneh. Jika musim semi telah berlalu, katakanlah Haruskah kugugurkan cintaku dan tenggelam Mencoba berdiri melalui musim yang sedingin ini Jiwaku tak sekuat yang kau kira Aku butuh udara untuk bernyawa Jika itu kamu dan menjadi tiada

Kurasa nisan inilah akhirnya Aku masih sama seperti dulu, hanya waktu yang berkata tidak untuk kita. Tuhan kita sama. Tuhan dari semua manusia dan kita juga manusia. Untuk apa berkata, TIDAK? cukup gelengkan kepala atau menganggukkannya, cinta akan menemukan jalannya. Jika kita bertemu lagi di lain waktu, kuharap kau membacanya. Kuharap kau mengerti selalu ada tempat yang sama di hati ini, walau Bumi tak memberi ruang untuk kita. Jika mungkin, aku ingin menunggumu. Aku ingin kau tahu tidak selamanya yang tampak oleh mata itu sebuah kebenaran. Aku berharap kau bahagia. Hidupmu, hidupku, semua yang Tuhan telah lakukan terasa adil bila kita merenungkannya. Salibmu atau sajadahku bukan penyebabnya. Semua masalah hati manusia, benar atau salah itu saja. Nama Lucky kembali menjadi topik utama di agenda biruku. Dia telah pergi. Harusnya, aku tidak lagi mengingatnya. Nama itu hanya menjadi duri di sepanjang jalanku menapaki masa depan. Mengingatnya bagai bunuh diri tak mati-mati. Hanya rasa sakit tak tertahankan yang kudapat, bukan kematian. Sejak awal harusnya aku tahu, kami takkan sejalan. Aku hanya ingin mengklarifikasi kebenaran yang terjadi. Tidak ada hubungan apapun antara aku dan

Dhimas. Itu saja. Dan semua akan terasa ringan untuk kujalani meskipun tanpanya. Harusnya Lucky tak seegois itu pergi begitu saja tanpa memberiku kesempatan menjelaskan yang sebenarnya. Jika masalah keyakinan, aku bisa memahaminya, tapi kesalahpahaman ini harus diluruskan, kan? Kehadiran sosok Lucky lain semakin membuatku nyesek. Tituttttttttt. Suara nada SMS masuk di ponselku. Ternyata dari Bayu. Tumben dia SMS jam segini. Pasti masalah tadi sore mengganggu pikirannya. AKU BELUM BISA TIDUR. SMS gaje. Ya iyalah. Kalau sudah tidur mana bisa SMS. KENAPA? balasku singkat. BAGAIMANA CARAKU MINTA MAAF? UNTUK APA? Kutunggu sampai hampir satu jam dia tidak membalasnya. Bayu selalu misterius. Harusnya aku marah besar padanya. Entahlah. Lagu Que Sera- Sera dan Little Princess seperti lagu Nina Bobo menidurkanku. ***

PAGI YANG DINGIN TANPA ALASAN DARI TUHAN. Kak Zahro tumben sudah berdiri di depan rumah lengkap dengan seragam SMAnya. Tidak biasanya dia datang sepagi ini. Jika alasanya untuk mengajakku berangkat bersama, itu alasan konyol. Mungkin dia ingin membahas masalah jurnalistik yang kutinggalkan. Tumben, Kak. Aku beranjak keluar menghampirinya. Ada apa nih? Tahu, kan? Jika minggu depan akan ada lomba Jurnalistik ke Semarang? kata Kak Zahro memberiku brosur lomba tersebut. Terus? Bisa tidak kamu luangkan waktu untuk bergabung kembali? Aku terdiam beberapa menit memandangi brosur itu. Impianku dulu yang kurobek sendiri tanpa alasan yang jelas. Jurnalistik bagiku sudah menjadi bagian dari udara untuk paru-paruku. Sejujurnya aku juga ingin kembali. Tapi aku juga sadar, teman-teman di sana juga sangat mengharapkan even ini. Jika tiba-tiba

aku ikut masuk, sama juga aku merobek impian mereka. Aku harus bisa bersikap etis tanpa harus menuruti keegoisanku. Maaf, Kak. Masih banyak talenta luar biasa di Greeza. Bisa kok, Kak Zahro pilih beberapa di antara mereka. Aku tidak memiliki bakat di bidang ini. Aku mengembalikan brosur itu pada Kak Zahro. Kamu hanya terlalu dini menyimpulkan keputusanmu. Fal. Dari tulisan yang kubaca, kamu memiliki kedetailan lebih dibanding yang lainnya. Sekarang masalah tim, bukan individu. Coba pikirkan kembali. Sepertinya sudah kupikirkan masak-masak. Aku hanya ingin menulis dalam pandangan luas. Cerpen mungkin. Terima kasih sudah memberi kepercayaan padaku. Denny bisa kok dijadikan pilihan utama. Denny terlalu banyak bercandanya, Fal. Ya sudah. Masih ada waktu berpikir sebelum hari H. Pikirkan juga tentang Greeza. Beberapa saat kemudian, sebuah motor berhenti di depan kami. Hanya berjarak tak lebih dari 3 meter. Seorang cowok dengan berperawakan tinggi mengenakan helmdan jaket hitam, dengan celana abu-

abu. Menengok ke arah kami. Pasti pacar Kak Zahro. Saat dia melepas helmnya, kulihat jelas wajah Mas Randy melihatku penuh arti. Wah, bisa ga enak sama Kak Zahro nih, jika Mas Randy menjemputku. Kak Zahro sudah bela-belain datang pagi ke rumah hanya untuk tunjukin brosur itu, eh sekarang malah kutinggal begitu saja. Cepet naik! kata Mas Randy memintaku naik motornya. Kakiku bergerak antara ya dan tidak untuk melangkah. Sepertinya tidak sopan meninggalkan Kak Zahro begitu saja. Jika menolak Mas Randy, dia tuh bawaannya sensitive banget. Terakhir lihat aku diboncengin Bayu saja sudah sewot segitunya. Tunggu dulu. Kak Zahro langsung berlari naik motor Mas Randy? Apa tidak salah? Pikirkan lagi, Fal! teriak Kak Zahro dari atas motor sebelum mereka meninggalkanku sendiri. Apa-apaan nih? Aku jadi bingung sendiri. Apa hubungan antara Kak Zahro dan Mas Randy coba? Atau ini cara balas dendam Mas Randy padaku atas peristiwa saat itu?