Visual Delphi 7 D3 TI FMIPA UNS Sakroni

dokumen-dokumen yang mirip
Bahasa Pemrograman (TD22093)

Pemrogram Pem a rogram n Visual Delphi 7

Pengenalan Borland Delphi 7.0

Minggu ke : 4 Penyusun : Dian Usdiyana Rini Marwati Materi : 4. Pernyataan Kondisional 4.1 If then. 4.2 If. then.else..

LABORATORIUM KOMPUTER TEKNIK INFORMATIKA STT DHARMA ISWARA MADIUN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK-1 PROCEDURE DAN FUNCTION

PROSEDUR. Mahasiswa dapat memahami penggunaan prosedur. Mahasiswa dapat membuat prosedur. Mahasiswa dapat memahami variabel lokal dan variabel global

MODUL I MENGENAL BORLAND C++ BUILDER

LABORATORIUM KOMPUTER TEKNIK INFORMATIKA STT DHARMA ISWARA MADIUN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK-1 TIPE DATA DAN VARIABEL

URAIAN POKOK PERKULIAHAN

URAIAN POKOK PERKULIAHAN. (1) Nilai akar-akar, x 1 dan x 2, dapat ditentukan dengan menggunakan rumus:

LABORATORIUM KOMPUTER TEKNIK INFORMATIKA STT DHARMA ISWARA MADIUN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK-1 LOGIKA PERULANGAN-1

Minggu ke : 7. Bentuk umum : While <kondisi> do <Pernyataan>

URAIAN POKOK PERKULIAHAN

Pengenalan Lingkungan Delphi

LABORATORIUM KOMPUTER TEKNIK INFORMATIKA STT DHARMA ISWARA MADIUN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK-1 STRUKTUR KEPUTUSAN-1

PRAKTIKUM 1 2 MENGENAL DELPHI

MODUL 2 EVEN, VARIABEL DAN FUNGSI KONVERSI

Pengenalan IDE Delphi. 1 By : Eko Budi Setiawan

PRAKTIKUM 3 BERBAGAI MACAM TIPE DATA (Integer dan Real)

PROSEDUR DENGAN PARAMETER. Mahasiswa dapat memahami penggunaan prosedur dengan parameter. Mahasiswa dapat membuat prosedur dengan parameter.

PRAKTIKUM 3 BERBAGAI MACAM TIPE DATA

Algoritma Pemrograman A

For <pencacah> := <nilaiawal> to <nilaiakhir> do <pernyataan>

FieldName DataType FieldSize Status UserPass Text 40 Primary Key Nama_User Text 30 Password Text 10

1. Menggambar ANAK PANAH. Setelah kita RUN dan saya klik button ANAK PANAH maka akan muncul gambar anak panah seperti nampak pada gambar dibawah ini

Modul I Mengenal Pemrograman Delphi

STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL)

Modul I Mengenal Pemrograman Delphi

Elga Lesmana

Pengantar Delphi (IDE Delphi ) & Konsep OOP

Delphi 7. Merencang Program dengan Fungsi IF. Ketentuan Soal : 1. Jabatan : JABATAN GAJI POKOK Direktur Manager Staff

Borland Delphi 7. Created By 1

4.1 Struktur Rancangan Puncak-Turun dengan Procedure

Praktikum Pemrograman 1. Mengenal Delphi

1 Latihan 6 Ketentuan Soal:

PEMROGRAMAN DASAR XI TKJ SMK NEGERI 1 KUPANG

BAB II LANDASAN TEORI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET (KOMUNIKASI DATA)

Pemrograman Delphi. Gambar.1. Form. Menu utama. Editor code. Jendela object inspector

Pemrograman Visual (Borland Delphi 7.0)

Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs, StdCtrls, ExtCtrls, ComCtrls, ExtDlgs, TeeProcs, TeEngine, Chart,

B. Kompetensi Mahasiswa dapat memahami tentang kendali kesalahan dengan paritas serta dapat melakukan penghitungan paritas.

Tutorial Lazarus Pemrograman Pascal Console, Visual dan Database Husni, husni.trunojoyo.ac.id, komputasi.wordpress.com

Bekerja dengan FORM dan EVENTS

PERCOBAAN 4 GRAFIKA KOMPUTER DENGAN DELPHI

PERCOBAAN I STATEMENT

1. MENGENAL VISUAL BASIC

Bab I Pengenalan Visual BASIC

Modul 1. A. Bagian-Bagian Utama Delphi. Menu Utama. Toolbar / Speedbar ( kiri Delphi 5, kanan Delphi 7) Component Palette

MODUL I. A. Landasan Teori. Modul Praktimum Pemrograman Visual II D3 Manajemen Informatika UNIJOYO

Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan

ALGORITMA PENCARIAN. c. Hasil pencarian berupa nilai Boolean yang menyatakan status hasil pencarian.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Mengenal pemrograman multithread dengan Delphi 7

Membuat File Dynamic Link Library (*.DLL) Menggunakan Borland Delphi

SILABUS. 1. Menguasai IDE Borland Delphi 7 untuk pembuatan project. 2. Mengenali file yang diperlukan dalam project. 3. Melakukan desain form.

Pertemuan -1 BORLAND DELPHI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET (KOMUNIKASI DATA)

Modul Praktikum Ke-1

MODUL PRAKTIKUM 1 DASAR VISUAL BASIC 6.0

Mencari Akar-akar persamaan kuadrat AX 2 + BX + C = 0

Lampiran 1. Form 01. unit Skripsi; interface. uses Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs, StdCtrls, math;

PEMROGRAMAN DATABASE DENGAN DELPHI DAN MICROSOFT ACCESS

PENGENALAN DELPHI A. PENGENALAN DELPHI

Pengenalan Visual Basic

MODUL I. A. Instalasi Borland Delphi Buka file instalasi Borland Delphi Klik Run Program. 3. Klik Next

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET (KOMUNIKASI DATA)

Object Name Caption. RadioButton1 rpria Pria RadioButton2 rwanita Wanita. ComboBox1 ckode - Edit1 enapar - Edit2 ehrg - Edit3 ejumbel - Edit4 etotal -

MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

LANJUTAN APLIKASI DATABASE

[Tutorial VB6] Bab 4 Penggunaan Data dan Variabel

MODUL IX PEMROGRAMAN DATABASE DENGAN DELPHI. Untuk praktikum ini kita menggunakan Ms. Access sebagai databasenya.

Universitas Ahmad Dahlan ---- Lingkungan Pemrograman Visual. Teknik Informatika

SEM. 4 KOMUNIKASI DATA

BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0

Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs, StdCtrls, ExtCtrls; type

Kontrol Data Set dan Navigasi Tabel

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA PROSES BELAJAR MENGAJAR

Kodingan untuk Membuat Grafik dari Persamaan Garis Lurus dan Kuadrat Menggunakan Delphi 7

[Year] SILABUS: Kode Mata Kuliah MI09KB33 Mata Kuliah Pemrograman Visual II Prasyarat - Cosyarat

BAB V Pengenalan Komponen-Komponen (object) pada VB

Modul II Object Bahasa Pascal

BAHAN DISKUSI PERTEMUAN KETIGA MATAKULIAH PEMROGRAMAN KOMPUTER

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI. Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol,

MODUL 1 IDE (Integrated Development Environment )

BAB IV Antarmuka dengan Port Paralel (Output)

Program Studi Teknik Mesin S1

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Operator?

LANJUTAN APLIKASI DATABASE

MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE

BAB I Pengenalan Visual Basic pada Pemrograman Akuntansi 1

BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i

PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

ricak.wordpress.com Component Name & Interface

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA KOMPUTASI INTERPRETASI GRAFIS INTENSITAS WARNA DASAR RGB PADA GAMBAR BITMAP MENGGUNAKAN DELPHI7

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA PROSES BELAJAR MENGAJAR

PEMROGRAMAN DELPHI 7.0

PEMROGRAMAN DELPHI. Pertemuan 1. Company LOGO

Transkripsi:

Pemrograman Visual Delphi 7 D3 TI FMIPA UNS Sakroni Kontrak perkuliahan Matakulah : Pemrograman visual (Delphi 7) SKS : 3 SKS ( 1 sks teori, 2 sks praktikum) Semester : II TI D (MI B) Pertemuan : 16 x (15 Februari 30 Juni 2010) Uji Kompetensi Dasar terbagi dalam 4 bklok dapat berupa test dan non test Test : Ujian tertulis, tes lisan, tes kinerja, presentasi, praktikum, tugas & penilaian jenis lain yg sesuai dgn karakteristik KD. Non Test : Partisipasi, skala sikap. Ujian Kompetensi tiap tiap KD tidak terjadwal Mahasiswa yang tidak lulus dalam uji KD dilakukan remidi maksimal 2 kali Skor penilaian KD dengan skala 100 dengan batas penguasaan minimal ketuntasan adalah 60 Teori : Selasa jam ke 7 (13.25 25 14.15) 15) ruang A3.08 Praktikum : Kelompok A setiap hari Selasa jam ke 8 10 : Kelompok B setiap hari Rabu jam ke 4 6 Korti : Widayato

Pembagian Kelompok prkatikum : Kelompok A : M3209070 Kelompok B : M3209048 M3209069 Strategi Perkuliahan : 1. Ceramah 2. Praktikum 3. Tugas tugas 4. Seminar tugas akhir semester Kriteria Penilaian : 1. KD 1 : 20 % 2. KD 2 : 20 % 3. KD 3 :20% 4. KD 4 : 40 % (Tugas akhir smt) Nilai Akhir adalah nilai rerata (KD1 + KD2+KD3+KD4)/4 Tingkat kehadiran di kelas minimal 75 % Tujuan Instruksional : Mahasiswa mampu memberikan konsep dasar pembuatan program dengan visual delphi Pada akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan mampu membuat suatu program Aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman visual Delphi 7

Bahasa pemrograman? Teknik komando / instruksi standar untuk memerintah komputer Bahasa Pemrograman 1. Under dos 2. Under Windows Under Dos Pascal Basic Foxpro Clipper dbase C Fortran Assembler Cobol dll Under Windows / Visual Visual Delphi Visual Basic Visual Foxpro Visual dbase Visual C Dll

Kenapa mesti Delphi? Tool-nya lengkap dan terintegrasi Interface-nya user friendly (more friendly then VB?) Aplikasi hasil compilasi-nya teruji cepat (VB < Delphi < C Builder/Visual) Kode pemrogramannya lebih ringan dibanding peng-kode-an pada C, sebab Delphi menggunakan kode object pascal (Pascal < C) Tersedia Online Help yang cerdas Fasilitas untuk aplikasi database-nya lengkap dan mudah digunakan Dapat terhubung ke beragam jenis database Mendukung pengembangan aplikasi modern (Jaringan/Distributed, Internet/WEB,) Tersedia juga untuk sistem yang berbeda (non Microsoft oriented), seperti di Linux, Desain Berbasis Windows... Visual Delphi 7 Pemrograman berorientasi obyek Program yang semua komponennya merupakan suatu obyek Ciri ciri Obyek? Memiliki nama Property Method Procedure dll

Menjalankan program Delphi Tampilan Delphi

Komponen Delphi Project sekumpulan form, unit dan beberapa hal lain dalam prgram aplikasi. Form Suatu object yang dipakai sebagai tempat untuk bekerja program aplikasi Unit Modul kode program Program Program dibangun dari satu unit atau lebih. Property digunakan untuk mendifinisikan atribut atau setting suatu object Event Peristiwa atau kejadian yang diterima suatu object. Method procedure atau perintah yang melekat pada sustu object Struktur Isi File Project (*.dpr), Unit (*.pas), dan Form (*.dfm) 1. File Project Kita dapat melihat isi file project, caranya klik menu PROJECT > VIEW SOURCE. Berikut ini adalah salah satu contoh bentuk isi file project: program Project1; uses Forms, Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1}; {$R *.RES} begin Application.Initialize; Application.CreateForm(TForm1, Form1); Application.Run; end. Nama Project File Unit Perintah Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1}; bermakna bahwa dalam PROJECT1 terdapat satu buah form dengan nama formnya adalah FORM1. Dalam FORM1 memiliki file unit dengan nama UNIT1.PAS. Perintah yang sama akan muncul kembali apabila terdapat form dan unit yang lebih dari satu pada PROJECT1. Tips: Jangan coba coba untuk utak atik atau mengubah file ini, karena apabila Anda tidak memahami maksudnya, bisa rusak projectnya.

2. Form Berikut ini adalah contoh isi file*.dfm object Form1: TForm1 Left = 192 Top = 107 Width = 544 Height = 375 Caption = 'Form1' Color = clbtnface Font.Charset = DEFAULT_CHARSET Font.Color = clwindowtext Font.Height = 11 Font.Name = 'MS Sans Serif' Font.Style= [] OldCreateOrder = False PixelsPerInch = 96 TextHeight = 13 object Button1: TButton Left = 120 Top = 16 Width = 75 Height = 25 Caption = 'Button1' TabOrder = 0 OnClick = Button1Click end End File tersebut menginformasikan ik tentang properti yang dimiliki oleh suatu file unit atau suatu form. 3. File Unit Berikut ini adalah salah satu contoh isi dari file unit: unit Unit1; interface uses Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs; type TForm1 = class(tform) Button1: TButton; procedure Button1Click(Sender: TObject); private { Private declarations } public { Public declarations } end; var Form1: TForm1; implementation {$R *.DFM} < tempat menuliskan eventevent > end.

Properti Setiap obyek dalam Delphi (termasuk form) pasti memiliki properti. Propertidapat diubahubah sesuai keinginan. Untuk melihat properti dari suatu obyek, langkahnya: klik obyek yang dipilih properti p dapat dilihat pada bagian OBJECT INSPECTOR (sebelah kiri) Untuk mengganti properti obyek cukup mengganti value yang ada di kolom sebelah kirinya. EVENT Selain properti, dalam Object Inspector juga terdapat Event dari suatu obyek. Event digunakan untuk membuat procedure yang diaktifkan (trigered) lewat sebuah event. Macam macam event yang ada banyak sekali, sebagai contoh event adalah ON CLICK karena suatu proses akan terjadi ketika kita mengclick tombol. Untuk memberikan event suatu obyek, caranya: Klik obyek yang akan diberikan event Klik menu tab EVENT pada OBJECT INSPECTOR Pilih event yang sesuai Double click kotak kosong di sebelah kanan event yang dipilih Tips: Apabila Anda tidak melihat OBJECT INSPECTOR, atau tiba tiba OBJECT INSPECTORNYA hilang, jangan panik. Untuk menampilkannya kembali caranya Anda tekan F11 atau klik menu VIEW > OBJECT INSPECTOR

Membuat project baru Aplikasi atau program yang kita buat dalam Delphi menggunakan itilh istilah project. Untuk membuat project baru, langkahnya: Klik menu FILE Pilih NEW APPLICATION Menyimpan Project/Aplikasi Menyimpan kode aplikasi delphi berbeda dengan menyimpan kode program lain seperti kode program DOS misalnya Satu program DOS umumnya memiliki satu file saja, walaupun bisa juga lebih (misalnya overlay di pascal atau membuat library header di C), tetapi file tersebut sengaja dibuat oleh programmer-nya Sedangkan pada Delphi, satu program Delphi menghasilkan banyak file, dan sebagian besar file itu ada tanpa disengaja oleh programmernya Oleh karena itu menyimpan aplikasi Delphi perlu diatur dalam folder khusus untuk mengumpulkan file-file yang dihasilkan oleh satu aplikasi

Satu aplikasi Delphi setidak-nya akan menghasilkan file-file : *.dpr, yaitu : *.pas, yaitu : *.dfm, yaitu : *.cfg, yaitu : *.dof, yaitu : *.res, yaitu : Setelah di-compile akan bertambah 2 jenis file lagi yaitu : *.dcu, yaitu : *.exe, yaitu : Jika aplikasi di-edit (ada yang diubah) kemudian disimpan lagi, akan bertambah file dengan ekstension : *.~pas, yaitu : *.~.dfm, yaitu : Dalam Delphi ada 3 buah file utama (*.dpr, *.pas dan *.dfm). 1. *.dpr adalah file proyek yang dibuat berisi program kecil untuk : mendefinisikan Unit yang ada dalam file proyek menginisialisasi data membangun form menjalankan aplikasi 2. *.pas adalah file unit unit (pascal code file), bisa terdiri satu atau banyak file dalam satu project. File inilah tempat kita menuliskan listing program. 3. *.dfm adalah file definisi Form (special pseudo code file), bisa terdiri satu atau banyak file. Isi dari file ini adalah properti properti dari obyek dalam suatu form. Jika formnya lebih dari satu, maka file ini juga akan lebih dari satu. Catatan: Setiap Form (.dfm) harus memiliki sebuah Unit (.pas), tetapi Anda dapat memiliki Unit tanpa sebuah Form (hanya kode saja).

Membuka File Project Untuk membuka file project caranya pilih menu OPEN PROJECT > pilih file project yang diinginkan. Tips: Ingat!! Jangan membuka file project dengan menu OPEN, karena dapat dimungkinkan Anda membuka file unit. Kalau hal ini terjadi ketika Anda masih bekerja dengan suatu project, maka file unit yang Anda buka tadi akan menjadi satu dengan project yang sedang Anda kerjakan. Meletakan kompnen dalam form Ada beberapa cara menempatkan komponen ke form. Pilih komponen (klik komponen yang diinginkan) pada Components Palette kemudian klik pada form dimana komponen itu akan diletakkan. Klik ganda pada komponen yang diinginkan, maka komponen tersebut akan ditambahkan pada form Anda dapat menggunakan Copy dan Paste bila ingin membuat komponen yang sama yang sudah ada pada form. Caranya Shift Klik kiri pada komponen yang ada di form, lalu pilih menu Copy (Ctrl C) kemudian pilih menu Paste (Ctrl V).

Memahami komponen-komponen Delphi Delphi memiliki banyak sekali komponen yang digunakan untuk membangun interface aplikasi yang dibuat. Dari sekian banyak komponen tersebut maka FORM adalah komponen utama/induk, dari aplikasi sebab semua komponen lain umumnya diletakkan di atas Form Delphi meletakkan komponen-komponen-nya pada satu tempat yang disebut : Componen Palette : Delphi mengelompokkan komponen-komponen tersebut dalam tab-tab sesuai dengan fungsi dan penggunaannyanaann a Jika anda terbiasa dengan pemrograman DOS yang mengenal perintahperintah input dan output, maka komponen Delphi juga ada yang berperan sebagai input (untuk menerima data) dan ada juga yang berperan sebagai output (untuk menampung dan menampilkan data File-file aplikasi Delphi 1 Form File :Projet1.res File :Projet1.cfg File :Projet1.dof File :Projet1.dpr File : Unit1.dfm Form1 File :Projet1.exe File : Unit1.dcu File :Unit1.pas COMPILE + LINK Kode program Re-EDIT + Save File : Unit1.~pas File : Unit1.~dfm

File-file aplikasi Delphi MultiForm File :Projet1.res File :Projet1.cfg File :Projet1.dof File :Projet1.dpr File :Projet1.exe File : Unit1.dfm Form1 File : Unit1.pas File : Unit2.dfm Form2 File : Unit2.pas File : Unit3.dfm Form3 File : Unit3.pas COMPILE + LINK File : Unit1.dcu File : Unit2.dcu File : Unit3.dcu Kode program Kode Program Kode Program Re-EDIT + SAVE File : Unit1.~pas File : Unit2.~pas File : Unit3.~pas File : Unit1.~dfm File : Unit2.~dfm File : Unit3.~dfm Memahami pembuatan kode program Kode program yang di diketikkan umumnya berguna untuk memberikan reaksi atas event tertentu dari suatu komponen. Contoh : Kode program di Event OnClick pada komponen Button1 akan dilaksanakan hanya saat tombol Button1 di-click. Untuk memilih event apa yang akan diberi kode program pada sebuah komponen dapat dipilih dari Object Inspector Untuk itu perlu dipahami bagaimana cara menentukan kode program tersebut. Perintah yang sering digunakan : Application terminate; Form1.show; Form1.showmodal; Form1.close; Inttostr() Strtoint() floattostr() Strtofloaty() Floattostr() Showmessage(pesan); Messagedlg(pesan,typepesan,typebutton,integer) Kode program yang melibatkan komponen Bentuk umum : <Nama_komponen.nama_property> Contoh : Label.caption Bentuk lain : <Nama_komponen.nama_method> Contoh : Form.show Memberikan nilai ke property komponen : Contoh : Label1.caption := Penjumlahan ; Label1.font.color := clblack; Struktur dan syntax dasar pemrograman Delphi sama dengan di pascal seperti : Deklarasi var, type, Operator, kontrol if-then, if-then-else, case of, pengulangan for-do, while-do, repeat-until, procedure, function, begin-end, dan seterusnya

Bagaimana kode program Delphi dijalankan Project1.dpr Program project1 Begin End. Unit1.pas Unit unit1; Interface Implementation {$R *.DFM} End. Unit2.pas Unit unit2; Interface Implementation {$R *.DFM} End. Unit1.dfm Unit2.dfm Contoh kode program lengkap unit Unit1; interface uses Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs, StdCtrls, ExtCtrls; type TForm1 = class(tform) Button1: TButton; Label1: TLabel; Label2: TLabel; Label3: TLabel; Label4: TLabel; Edit1: TEdit; Edit2: TEdit; Button2: TButton; Label5: TLabel; Label6: TLabel; RadioGroup1: TRadioGroup; procedure Button1Click(Sender: TObject); procedure Button2Click(Sender: TObject); private { Private declarations } public { Public declarations } end; var Form1: TForm1; Implementation Uses unit2; {$R *.DFM} function jumlah(a,b:integer):integer; var c:integer; begin c:=a+b; jumlah :=c; end; procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); begin application.terminate; end; procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject); var A,B :integer; C : real; begin A:=strtoint(Edit1.text); B:=strtoint(Edit2.text); Case RadioGroup1.ItemIndex of 0: C:=jumlah(A,B); 1: C:=A-B; 2: C:=A*B; 3: C:=A/B; end; Label6.Caption:=floattostr(C); end; end.