WELCOME TO BLENDER WORLD

dokumen-dokumen yang mirip
PROSES PEMBUATAN MODELING ARSITEKTUR 1. PENGATURAN BACKGROUND IMAGE

BAB 3 User Interface. 3.1 Sekilas Tentang Blender

Pertama kita delete default cube yang ada, dengan klik "x" atau tombol "delete" pada keyboard

BAB 5 Modeling Organik

MODUL 4: USER INTERFACE

Modeling karakter sederhana bagian II

BAB III CREATE EDIT OBJECT

FORUM BLENDER INDONESIA B.A.R.S (Blender Army Regional Surabaya)

Pemodelan Objek Pena Cantik 3D

MODUL PELATIHAN DASAR ANIMASI 3D BLENDER

WORKSHOP BLENDER ESSENTIALS Pengenalan, Modeling dan Animasi Dasar

1 Blender animation club. Book modeling 1

Membuat Model Sederhana

3D STUDIO MAX. Setting awal 3D Studio Max 9

Blender Game Engine Menggunakan Tekstur Font Step by step menerapkan tekstur font pada Blender Game Engine. panduaji.net creative commons

Definisi Teknik pembuatan model 3d dengan menggunakan object dasar spline.

Session #1. 1.introducing 3ds max.

PEMBUATAN DESAIN RUMAH MINIMALIS MENGGUNAKAN BLENDER 2.61

CARA CEPAT MEMBUAT 3D ANIMASI DENGAN BLENDER

3. Hapus kubus (cube). Dengan cara seleksi kubus (klik kanan) lalu tekan X pada keyborad.

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

Basic 3D Modelling dan Animasi Menggunakan 3DS MAX

UV unwraping Texture dan shading

Video Membuat Model Karakter Manusia

Miftah Fahmi

EDITING DASAR OBYEK MODUL 2

SIMULASI VISUAL. A. Fungsi Simulasi Visual

38 M embuat Prabot/Meubel

MATERI : Create : AEC Extended : Wall, Stairs, Door, Windows Modifier : Bevel Material : Multi - Sub / Object, Matte / Shadow

Pemodelan Objek Monitor 3D

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Membuat Tombol Enter dengan Menggunakan Adobe Photoshop Oleh : Tomy Meilando

[DOCUMENT TITLE] [DOCUMENT SUBTITLE]

CHAPTER 1 BLENDER INTERFACE AND VIEWPORTS

3.1 Memodifikasi Objek

Model Lampu Sudut. Instruction Shapes-Line-Sircle. PDF created with pdffactory Pro trial version Software 3Dimensi Studio Max 08

Modul ANIMASI 3D KOMPETENSI

Arfinisa Pratidina ( ) 3ia07 (Teknik Informatika)

BASIC MATERIALS 1. PENDAHULUAN 2. MATERIAL & TEKSTUR BAB B - 02 MATERIAL KAYU

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET PRAKTIK MEDIA DIGITAL

SBerikut ini adalah gambar Menu bar pada Corel Draw

E-trik Adobe Illustrator CS2 ROBOT KEPITING. fandi

P a g e i KATA PENGANTAR

Bekasi, Desember 2006

LOGO. Semester Genap

BAB 1 Pengenalan 3ds Max

Menggambar Bentuk. Mempersiapkan Area Kerja. Membuat Objek. Menggambar Grafik Vektor Dengan CorelDRAW X4

BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA

DASAR-DASAR PENGETIKAN DAN EDITING Oleh Ade Sobandi Hendri Winata Rasto

Langkah awal untuk membuat Pot Bunga yaitu dengan klik tombol SHAPES. Kemudian klik tombol LINE. Pastikan drag type dipilih CORNER

A. Tujuan Mengenal fasilitas dasar untuk membuat bentuk bebas dengan CorelDraw dan menerapkannya dalam pembuatan logotype.

MODUL #1 Membuat Kartu Nama dengan Adobe Illustrator CS2

A. Tujuan Mengenal fasilitas dasar untuk membuat bentuk bebas dengan CorelDraw dan menerapkannya dalam pembuatan logotype.

Chendra Hadi S.

Trik Seleksi SAP2000

SOFWARE DESAIN ANIMASI BLENDER 3D

Mengganti Warna Background Pas Foto dengan Menggunakan

1.1 Pemodelan 3D Rhinoceros

TUTORIAL AUTODESK 3DS MAX 2011 MODELING GELAS CANTIK 3 DIMENSI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Kegiatan Belajar 4: MERANCANG MODEL OBJEK ANIMASI 3 DIMENSI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR ARSITEKTUR JURU GAMBAR ARSITEKTUR PELATIHAN 3DS MAX 9

Simulasi Visual. Buku Sumber. SEAMOLEC 26 Maret 2014 Pelatihan Simulasi Digital

AR-2200 PERANCANGAN ARSITEKTUR II SEMESTER II Pengenalan dan Petunjuk Praktis. SketchUp ASWIN INDRAPRASTHA

BAB 4 PERANGKAT EDITING ELEMEN KONSTRUKSI

1 Photoshop Tutorial Ari Saputro S. Kom. Adobe PHOTOSHOP

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

PERTEMUAN 1 PENGENALAN MICROSOFT OFFICE WORD 2007

NICE GLASS AND ICE TUTORIAL # A-07 : 1. PENDAHULUAN 2. MODELLING 3D. Membuat Alas Kayu

1. Buat dokumen baru pada photoshop ( CTRL +N) dengan pengaturan opsi sebagai berikut

PEMBUATAN MODEL 3D DARI GEDUNG D4 PENS-ITS

MODUL SIMULASI DIGITAL. Bahan Ajar Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Administrasi Perkantoran. Disusun Oleh : Mustova ( )

2. What s the name of picture or symbol in desktop which has fuction to open Program? a. toolbar b. icon c. shortcut d. menu

Bekasi, Januari 2007

TUTORIAL AUTODESK 3DS MAX 2011 MEMBUAT BALON ANEKA WARNA 3 DIMENSI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB II LANDASAN TEORI

Apa itu Inkscape? Gambar Vektor? Apa lagi tuh?

Membuat Sketch 2D Sederhana dalam Autodesk Inventor

LAYOUT OBYEK MODUL 3 MENYUSUN, MENATA, MENGATUR, MENGUBAH OBYEK

Modul ke: Aplikasi Komputer. Microsoft Word. Fakultas TEKNIK. Muhammad Rifqi, S.Kom, M.Kom. Program Studi. Ilmu Komputer.

Mengenal Lingkungan Kerja Adobe Photoshop CS5

Modul #1: Mengolah Suara dengan Adobe Audition

Graphic Desaign dengan Adobe Photoshop

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

ULANGAN UMUM BERSAMA SEMESTER GANJIL SMP KRISTEN TIRTAMARTA TAHUN PELAJARAN

Martil. Gambar 5.1. Animasi Martil yang Sedang Memaku Kayu. Berikut langkah-langkah pembuatannya.

MODUL PRAKTIKUM DESAIN GRAFIS MODUL

Untuk dapat menggunakan buku ini sebaiknya Anda mempelajari perintah dasar yang sering digunakan pada AutoCAD. PERINTAH MENGGAMBAR AUTOCAD

BAB I PEMODELAN. Dedy Izham,

VISUALISASI 3D PRAKTIKUM MULTIMEDIA 2017

Materi 2 Membuat Lemari, Membuat Pintu Lemari, Memindahkan Pintu Lemari, Meng-Copy Pintu Lemari, Mengolah Bukaan Pintu Lemari, Membuat Lantai

03ILMU. Microsoft Word Mata Kuliah: Aplikasi Komputer. Sabar Rudiarto, S.Kom., M.Kom. KOMPUTER. Modul ke: Fakultas

IV. SIMULASI VISUAL. Deskripsi

3. Hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak disebut dengan. a. Film b. Movie c. Animasi d. Cinema e.

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN. Program Pengayaan SMA N 1 SRAGEN 2008/2009 Bekti Ratna Timur Astuti,S.Kom

MODUL #1 Membuat Kartu Nama dengan CorelDraw

2. Berikut ini adalah program grafis berbasis vektor adalah A. Adobe Photoshop B. Microsoft Paint C. Corel Photopaint D. Paintbrush E.

Transkripsi:

WELCOME TO BLENDER WORLD Adhicipta R. Wirawan Co-Founder Komunitas Blender Indonesia http://blenderindonesia.org/forum 1. WHAT IS A BLENDER 3D? Ton Roosendaal Open Movie >> Elephant Dream, Big Buck Bunny, & Sintel Free Forever Rich Fitures Comparison with other 3D apps Installer 2. BASIC INTERFACE Mouse Fuction right click for object selection & multiple object selection Scroll >> Zoom In & Zoom Out Scroll + Drag >> Free Panning Scroll + Shift + Drag >> Limit Panning File > User Preferences: laptop setting 3D Max User Basic Keyboard Shortcut TAB (for active 3D object) >> switch between object mode and edit mode Select/Deselect All : A Layer: M >> `,1,2,3,4,5,6,7,8,9, Undo: ctrl + z Redo: ctrl + shift + z Save As: F2 Open file: F1 Selection: C lalu gunakan left click untuk memilih obyek atau gunakan Hal. 1

scroll click untuk deselection Area Selection: B lalu gunakan left click + drag pada area yg akan diseleksi atau gunakan scroll click untuk deselection Limit View: Alt +B Menghapus obyek: x atau delete Hal. 2

3. BANGUNAN SEDERHANA TELPON UMUM (Polygonal Modelling) 1. Buka blender 2.5.2 2. Ubah tampilan menjadi front view: arahkan pointer mouse ke viewport blender, tekan angka 1 pada numpad. Lalu tekan 5 untuk menjadi front orthogonal. 3. Seleksi obyek cube (klik kanan), lalu masuk ke edit mode (tekan TAB). 4. Obyek secara default sedang terseleksi semua vertexnya warna orange. Dalam cube terdapat: vertex: titik yang membentuk obyek 3d edge: garis yang dibentuk setidaknya 2 vertex face: sisi obyek yang dibentuk 3 atau lebih edge Gunakan Ctrl + Tab: untuk memilih vertex/edge/face 4. Basic manipulation obyek: Grab (shortcut: G): untuk mengeser obyek klik kiri untuk konfirmasi Hal. 3

atau klik kanan untuk membatalkan. Rotate (shortcut: R): untuk memutar obyek klik kiri untuk konfirmasi atau klik kanan untuk membatalkan. Scale (shortcut: S): untuk memperbesar/kecil obyek klik kiri untuk konfirmasi atau klik kanan untuk membatalkan. Grab, Rotate, dan Scale pada constraint gunakan shortcut sumbu x, y, dan z. misal: grab pada sumbu z maka tekan shortcut: G lalu Z dan gerakkan mouse. TIPS: Agar perubahan obyek lebih terkendali saat menggerakkan mouse sambil menekan Ctrl. Grab, Rotate, dan Scale dengan ukuran fix tekan angka yg ditentukan atau gunakan navigator transform (tekan N pointer mouse aktif di viewport. Misal: pilih vertex > tekan G > tekan Z > ketik angka 2. 5. Tekan A untuk mengaktifkan seluruh vertex > grab pada sumbu Z > 1 unit. 6. Ubah tampilan obyek menjadi transparant tekan Z. Hal ini bertujuan untuk memudahkan seleksi pada bagian sisi lain obyek yg tidak tampak. 7. Lakukan deselection (tekan A) lalu gunakan selection area untuk memilih seluruh vertex di atas (Anda bisa berganti dari vertex mode ke face mode). Gunakan Pan untuk memastikan hanya vertex atau face di atas saja yg terseleksi. 8. Lakukan grab pada sumbu Z sebesar 2 unit. 9. Tekan A untuk deselection. Lakukan loopcut vertical sebanyak 4x (lihat gambar). Klik kiri untuk konfirmasi loopcut. Dan tekan A untuk deselection. 10. Ubah viewport dari front ortho menjadi right ortho dengan menekan angka:3. Ulangi kembali langkah 10. 11. Sekarang lakukan loopcut horizontal sebanyak 6x. 12. Ubah view obyek dari transparant menjadi solid dengan menekan Z. Maka seluruh obyek telah memiliki loopcut, dimana kita bisa membuat jendela. Hal. 4

13. Mengatur ukuran jendela dengan menggunakan ring loop selection (lihat gambar). 14. Dengan melakukan 2x ring loop selection maka seluruh face bagian tengah akan terseleksi. Lalu lakukan SCALE pada sumbu Y dan gerakkan mouse sambil menekan ctrl (scale 0.3 along Y). Klik kiri untuk konfirmasi dan lakukan deselection. 15. Berganti dari vertex mode ke face mode. Lakukan ring loop selection secara horizontal. Ubah pivot point menjadi individual point lalu lakukan scale pada sumbu Z. 16. Kemudian seleksi seluruh jendela dengan multiple selection. Hal. 5

17. Lakukan extrude individual untuk membuat ronggo kaca dgn menggerakkan face ke arah dalam lalu klik kiri untuk konfirmasi. 18. Lakukan seleksi face atas gedung dan lakukan extrude region dan lakukan skala. 19. Pada pivot point kembalikan dari individual origin ke bounding box center lalu lakukan kembali proses extrude. Sehingga bangunan memiliki penutup. Hal. 6

20. Ubah edit mode ke object mode. Sekarang akan membuat obyek plane sebagai pondasi gedung. Pastikan 3D cursor tepat ditengah (tekan Shift+C), lalu buka jendela add obyek (Shift + A) atau masuk Add>Mesh>Plane 21. Dalam kondisi plane masih aktif, lakukan scale sebanyak 15 unit. 22. Seleksi gedung kemudian kita beri multiple texture pada obyek. Buat 3 jenis material untuk atap, kaca, dan dinding. 23. Lalu tekan 0 pada numpad untuk mengubah viewport menjadi Camera view. Hal. 7

24. Atur konfigurasi WORLD, ubah warna sky, cek environment lighting, & raytrace. 25. Atur render setting dan tekan F12 untuk render. 26. Simpan Gambar hasil Render. Hal. 8

Hal. 9

4. MEMBUAT PETA INDONESIA (UV Unwrap) 1. Buka file baru. 2. Hapus cube dan buat obyek plane dengan ukuran 10 x 8 (gunakan jendela transform (tekan N). 3. Tambahkan material dan beri map. Hal. 10

4. Render gambar (tekan F12). Jika dilihat posisi gambar peta tampak sempurna. Ubah layout menjadi UV editing. Ubah setting seperti gambar di bawah ini. 5. Pilih obyek plane dan masuk ke edit mode. 6. Ubah viewport shading menjadi textured. Hal. 11

7. Lakukan unwrap dan atur posisi vertex sehingga gambar peta tidak terbalik dan terpotong lagi. Lakukan Render untuk melihat hasilnya. 8. Ubah layout dari UV editing ke default. Buat plane baru ukuran 10 x 10 dan turunkan posisi plane di bawah obyek peta. 9. Lalu Render, maka hasilnya tampak bayangan peta menjadi solid tidak ada sobekan kertas. Untuk memperbaikinya, pilih obyek peta, beri material & aktifkan receive transparant pada group shadows. 10. Untuk membuat peta memiliki banyak lekukan kertas. Pilih obyek peta dan masuk ke edit mode. Beri loopcut secara horizontal dan vertikal sehingga tampak seperti grid. Hal. 12

11. Kembali ke obyek mode lalu pilih sculpt mode. 12. Gunakan brush: grab pada peta > klik kiri dan drag secara perlahan (Tekan F untuk ukuran brush dan shift+f untuk kekuatan brush). 13. Lakukan Render dan jika sudah puas dengan hasilnya lakukan penyimpanan. Hal. 13

5. MEMBUAT LOGO IOSA (NURBS Modelling) 1. Buka file baru dan hapus cube. Tampilkan gambar referensi sebagai panduan modelling logo IOSA. Hal. 14

2. Buat obyek Bezier melalui menu Add>Curve>Bezier 3. Buat obyek Bezier melalui menu Add>Curve>Bezier dan atur posisi vertex bezier beserta handlenya (Cukup membuat separuh logo saja). 4. Seleksi 2 vertex awal dan akhir lalu gunakan toggle cyclic. Hal. 15

5. Ubah shape dari 3d menjadi 2d sehingga permukaan curve akan tertutup. 6. Beri modifier mirror pada obyek. 7. Lakukan extrude dan bevel sehingga logo memiliki dimensi. 8. Buat obyek circle sebagai mata dan gerakkan ke posisinya sesuai gambar logo. 9. Ubah merge limit sampai 0.5 sehingga tidak ada double vertex yang muncul. Hal. 16

10. Buat obyek nurbs baru lalu atur bentuknya menjadi segitiga. Lakukan duplikasi untuk kaki dan mulutnya. Dan atur posisi dari setiap segitiga tadi. 11. Beri material warna pada setiap obyek maka logo IOSA telah selesai. Atur posisi camera dan setting render. Hal. 17