BAB VII MESIN DAN PERALATAN

dokumen-dokumen yang mirip
PENGOLAHAN ROTI DI UD MATAHARI PASURUAN LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

PROSES PENGOLAHAN ROTI DI PERUSAHAAN ROTI MATAHARI PASURUAN

PERUSAHAAN ROTI MATAHARI DI PASURUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

BAB X PENGAWASAN MUTU

PENGOLAHAN ROTI DI UD MATAHARI PASURUAN

PROSES PENGOLAHAN ROTI DI PERUSAHAAN ROTI MATAHARI PASURUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

BAB V PROSES PENGOLAHAN

II. TINJAUAN PUSTAKA. menggunakan ragi (Saccharomyces cerevisiae) dan bahan pengembang lainnya

CARA PEMBUATAN ROTI MANIS

1. MOCCA ANGEL CAKE A. RESEP

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. proses pertumbuhannya yaitu berkisar antara ºc dan baik di tanam pada

Written by Administrator Thursday, 10 September :01 - Last Updated Thursday, 10 September :08

BAB III METODOLOGI Diagram Alur Produksi Mesin. Gambar 3.1 Alur Kerja Produksi Mesin

III. METODE PELAKSANAAN. bulan April 2013 sampai dengan pertengahan Juni 2013.

BAB IX SANITASI PABRIK

BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Penelitian pendahuluan dilaksanakan pada bulan Februari 2017 dan

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

BENGKEL JAYA MANDIRI UTAMA SURABAYA - INDONESIA

Resep Kue. Resep kue nastar

Resep kue lapis lengkap

Lampiran 1. Prosedur Kerja Resmi Perusahaan. Waktu observasi : Senin, 21 Jamuari Prosedur Kerja Resmi Perusahaan A.

III BAHAN DAN METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini membahas mengenai : (1) Bahan yang Digunakan, (2) Alat yang

MAKALAH. Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Keterampilan. Dosen Pengampu: Dra. Y. Flori Setiarini, M.Pd.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGOLAHAN UBI KAYU. Kue Pohong Keju

APPENDIX A NERACA MASSA. Kapasitas bahan baku: 415 kg tepung terigu/hari Satuan massa : kg Satuan waktu : hari Formulasi opak wafer stick

: 1. Mengetahui cara pembuatan roti standart dan roti wortel serta untuk. 2. Mengetahui volume adonan roti standart dan adonan roti wortel

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAHAN DAN METODE. Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tulang

BAB II SISTEM PENCETAK KUE LIDAH KUCING

BAB III OBYEK PENELITIAN. melakukan penelitian, yang meliputi dari awal suatu penelitian sampai pada akhir

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA,

. Pedoman Teknis Pengolahan Mi Sagu - 9

1. Peralatan Persiapan Alat-alat yang digunakan saat persiapan pada proses pembuatan adonan dasar roti yaitu : a) Mangkuk

Nisaa Aqmarina EB10

BAB III MATERI DAN METODE. substitusi tepung biji alpukat dilaksanakan pada bulan November 2016 di

EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN LIFE SKILL BINAAN PUSAT KAJIAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DI DESA MADULA KOTA GUNUNG SITOLI

Oatmeal Cheese Cookies

POKJA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN UNIT LAYANAN PENGADAAN KAB. BATANG TH.2012

PENGOLAHAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PANGAN. Agus Sutanto

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Bab IV OBJEK KAJIAN PENELITIAN

BAB VI PENGEMASAN DAN PENYIMPANAN

Bab 5 Aspek Teknis. Bagaimana bentuk tempe yang anda suka? Apa warna tempe yang anda suka? Jenis bahan tempe apa yang anda sukai?

MODUL 5 PIZZA IKAN. Indikator Keberhasilan: Mutu pizza ikan yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut, rasa dan aroma khas ikan.

Resep Kastengel Bawang Merah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kue nusantara sebagai wujud warisan nenek moyang sangatlah bervariasi,

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

Lampiran 1. Prosedur Fermentasi Onggok Singkong (Termodifikasi)

PROPOSAL BISNIS CAFE MARTABAK MANIS BANGKA BERKONSEP WIFI & ONLINE

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

BAB III METODE PENELITIAN

Lampiran 1. Penyusutan Peralatan yang Digunakan dalam Produksi Manisan Carica

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penyangraian bahan bakunya (tepung beras) terlebih dahulu, dituangkan

TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT. Dr. Sri Handayani

MODUL 2 NUGGET IKAN. Indikator Keberhasilan: Mutu nugget ikan yang dihasilkan memiliki tekstur yang kenyal dan rasa khas ikan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. aroma spesifik dan mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Bagian kepala beratnya

BAB III METODE PENELITIAN

PROSES PRODUKSI ROTI MANIS DI VIRGIN CAKE & BAKERY SEMARANG

IV. KONDISI SISTEM ANTRIAN DI PT NIPPON INDOSARI CORPINDO

23. HASlL OLAHAN TEPUNG UBI JALAR

PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PADA UKM ROTI SHENDY

BAB III METODOLOGI. Genset 1100 watt berbahan bakar gas antara lain. 2 perangkat berbeda yaitu engine dan generator atau altenator.

Nama : WENY ANDRIATI NPM : Kelas : 3 EB 18

Bab 2 LANDASAN TEORI

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BIKA SINGKONG Mata Kuliah : Lingkungan Bisnis Kelompok G

BAB III METODE PENELITIAN

PROSES PENGOLAHAN ROTI DI PT. ITAL FRANS MULTINDO FOOD INDUSTRIES LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tapioka merupakan salah satu bentuk olahan berbahan baku singkong, Tepung

Pengertian peralatan pengolahan makanan. Klasifikasi peralatan pengolahan makanan

BAB III METODOLOGI Diagram Alir Tugas Akhir. Diagram alir Tugas Akhir Rancang Bangun Tungku Peleburan Alumunium. Skala Laboratorium.

Lampiran 1: Mesin dan Peralatan

BAB II GAMBARAN UMUM JAPANESE ROLL CAKE

METODE. Bahan dan Alat

BAB IV HASIL PEMBUATAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum melakukan proses pembuatan rangka pada incinerator terlebih

PENGEMBANGAN USAHA MIKRO INDUSTRI KREATIF KERUPUK PULI

ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL MENGGUNAKAN METODE COST PLUS PRICING PADA HOME INDUSTRI SHERINA BAKERY

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3. METODOLOGI PENELITIAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

V KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN

Proses Pembuatan Roti

APPENDIX A NERACA MASSA DAN NERACA PANAS. A.1. Neraca Massa Kapasitas bahan baku = 500Kg/hari Tahap Pencampuran Adonan Opak Wafer Stick.

Hasil dan Perhitungan Uji Penerimaan Produk dari 30 panelis. Kategori penilaian 1 Perpaduan warna bagus, nice. Warna

III. METODELOGI PENELITIAN. Penelitian dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2012, dan Maret 2013 di

Resep Cake : Kumpulan Kue Cake Terlezat

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Business Plan JAR CAKE. Oleh : Nony Prasmiari Fitri Kusumawati

METODOLOGI PENELITIAN

Terigu Tapioka Air Minyak Gula pasir Coklat bubuk Vanili bubuk Pewarna Lesitin Total ,83 Total ,83 b. Pasta Coklat

1. Menimbang Bahan Menimbang harus dilakukan dengan teliti dan tepat memilih alat Ssesuai dengan berat bahan yang akan ditimbang.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada proses pencampuran adonan diawali dengan gula 200gr dan 3 biji telur

Kue Kering Tradisional yang Selalu Hadir saat Lebaran

PERANCANGAN MANUFAKTUR MESIN PENGADUK MEDIA TANAM JAMUR

Kue atau yang disebut juga cake merupakan produk bakery yang banyak diminati masyarakat. Dalam membuat kue, ada tiga faktor yang sangat menentukan

Transkripsi:

BAB VII MESIN DAN PERALATAN 7.1. Jenis dan Spesifikasi Mesin Dalam proses produksi diperlukan peralatan yang dapat mempermudah proses produksi yang dilakukan. Mesin merupakan peralatan yang digerakkan oleh listrik atau mekanik untuk membantu kelancaran proses produksi. Mesin-mesin yang digunakan dalam membuat roti di Perusahaan Roti Matahari antara lain: a. Generator : Menyediakan daya listrik sebagai cadangan bagi berlangsungnya proses produksi Voltase : 220 V Frekuensi : 50 Hz Daya : 53 kva : 1 unit b. Mixer :Menghomogenkan bahan yang dicampur sehingga diperoleh adonan sesuai dengan yang diinginkan Merk : WP Haton Voltase : 380 Volt Frekuensi : 50 Hz Daya : 3,5 kw Rotasi : 300 rpm Kapasitas : 50 kg/jam : 3 unit 57

58 Gambar 7..1 Mesin Pengaduk (Mixer) c. Oven konvensional : Memanggang roti Luas : 16 m 2 konstruksi : Batu tahan api yang dilengkapi dengan cerobong asap setinggi 8 meter Kisaran suhu operasional : 100-500 o C Kapasitas : ± 90 loyang : 2 unit Gambar 7.2. Oven Konvensional

59 d. Oven modern (Rotary System) : Memanggang roti Voltase : 220 V Frekuensi : 55 Hz Daya : 3000 Watt Kisaran suhu operasional : 100-500 o C Dimensi ruang pemanggangan : 4 m x 4 m x 1,5 m Kapasitas : 72 loyang (ukuran 80 cm x 18 cm) : 1 unit Gambar 7.3. Oven Modern e. Burner :Memanaskan oven konvensional sebelum pemanggangan Merk : Weishaupt Voltase : 380 Volt Frekuensi : 50 Hz Daya : 750 Watt : 3 unit

60 f. Sealer Frekuensi Daya Gambar 7.4. Burner : Menyegel pembungkus roti : 50 Hz : ½ PK : 5 unit Gambar 7.5. Mesin Sealer

61 7.2. Jenis dan Spesifikasi Peralatan Peralatan yang ada dalam proses produksi terdiri dari: a. Timbangan besar : Menimbang bahan baku dalam jumlah besar, khususnya yang dikemas dalam karung (seperti tepung terigu) Merk : Gajah Badak Kapasitas : 150 kg Sakala terkecil : 100 g Beban minimum : 3 kg : Besi : 1 Gambar 7.6. Timbangan Besar b. Timbangan kecil : Menimbang potongan adonan yang akan dibentuk menjadi roti Kapasitas : 2 kg (skala terkecil 10 g) : 4 unit

62 c. Timbangan kodok : Menimbang bahan-bahan dalam kisaran 500 g 10 kg Merk : CK Kapasitas : 10 kg (skala terkecil 500 g) Ketelitian : 0,1 kg : 2 unit d. Pengocok telur Gambar 7.7. Timbangan Kodok : Mengocok telur sebelum dicampurkan ke dalam adonan : Stainless steel dan kayu : 6 buah Gambar 7.8. Pengocok Telur

63 e. Penyaring telur Konstruksi : Menyaring telur yang sudah dikocok sebelum dicampurkan ke dalam adonan : Aluminium : Berbentuk seperti wadah dengan banyak lubang kecil pada bagian dasar alat dan empat kaki untuk menopang dan mempertinggi alat supaya telur yang jernih dapat mengalir ke bawah : 3 buah f. Spatula Gambar 7.9. Penyaring telur : Untuk membersihkan adonan yang lengket pada mixer dan untuk mengoles krim : Plastik : 10 buah

64 Gambar 7.10. Spatula g. Kuas :Mengolesi loyang dengan margarin dan mengolesi roti yang belum dipanggang : Kayu (gagang) dan serat nilon (kepala) : 6 buah h. Pisau Gambar 7.11. Kuas : Memotong roti jenis warmball dan rounde : Stainless steel : 20 buah

65 Gambar 7.12. Pisau i. Loyang : Sebagai tempat adonan selama fermentasi dan pemanggangan : Aluminium Ukuran loyang yang digunakan oleh Perusahaan Roti Matahari ada 3 macam yaitu: a. Loyang roti kasur dengan ukuran 50 cm x 20 cm. b. Loyang roti warmball, rounde dan blencong dengan ukuran 75 cm x 35 cm. c. Loyang roti sisir dengan ukuran 80 cm x 18 cm. Gambar 7.13. Loyang Roti Warmball, Blencong dan Rounde

66 Gambar 7.14. Loyang Roti Sisir j. Kereta dorong : Memindahkan bahan baku, loyang dan produk dari satu tempat ke tempat lain : Besi : 2 unit k. Alat Pemotong Adonan : Memotong adonan sebelum dilakukan pemanggangan : Stainless steel Ukuran : 30 cm x 18 cm Gambar 7.15. Alat Pemotong Adonan

67 l. Ember Ukuran : Mengangkut air yang akan ditambahkan selama proses mixing berlangsung. Ember yang lain digunakan pula sebagai wadah margarin yang akan dicampurkan ke dalam adonan. : Plastik : Beragam Gambar 7.16. Ember m. Rak Penyimpanan Telur : Sebagai tempat untuk menyimpan persediaan telur : Kayu dan kawat besi Konstruksi : 4 tingkat Kapasitas : 15 kerat telur (300 kg) n. Kotak penyimpan roti : Menyimpan roti yang sudah dikemas. Roti yang telah diletakkan dalam kotak tersebut selanjutnya diangkut ke toko roti dengan menggunakan kereta dorong. : Aluminium Ukuran :75 cm x 45 cm x 50 cm

68 Kapasitas : 40 64 buah roti Gambar 7.17. Kotak Penyimpan Roti o. Meja Pengembang Adonan dan Pembentuk Roti : Sebagai tempat untuk mengembangkan adonan dan membentuk roti : Aluminium Ukuran : 5 m x 3 m : 10 buah Gambar 7.18. Meja Pengembang Adonan dan Pembentuk Roti