ANALISIS COST OF CAPITAL

dokumen-dokumen yang mirip
Analisis Cost Of Capital dan Pengaruhnya Terhadap Laba Pada PT Bumi Jasa Utama-Kalla Rent Makassar

ANALISIS COST OF CAPITAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA PT HADJI KALLA GROUP DI MAKASSAR. SULTAN ISKANDAR STIE-YPUP Makassar

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

JUMLAH AKTIVA

BAB I PENDAHULUAN. sistematis. Penyajian laporan keuangan ini dimaksudkan untuk memberikan

PT SARASA NUGRAHA Tbk NERACA Per 31 Desember 2004 dan 2003 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Data Saham)

Manajemen Keuangan. Laporan neraca Laporan rugi/laba Laporan aliran kas Analisa common size Analisa indeks. Septiani Juniarti, SE.MM.

DAFTAR PUSTAKA. Sartono, Agus Manajemen Keuangan : Teori dan Aplikasi. Edisi Keempat.

Laporan Keuangan. Laporan Laba/ Rugi. Laporan Perubahan Modal. Neraca. Laporan Arus Kas

Catatan 31 Maret Maret 2010

BAB VI PENUTUP. 1. Dilihat dari struktur organisasi PD. Kelautan Kabupaten Kupang yang. maka dapat menjamin terlaksananya tugas masing-masing sehingga

BAB II LANDASAN TEORI

1,111,984, ,724,096 Persediaan 12 8,546,596, f, ,137, ,402,286 2h, 9 3,134,250,000 24,564,101,900

30 Juni 31 Desember

c. Berdasarkan Rasio Aktivitas d. Berdasarkan Rasio Profitabilitas DAFTAR PUSTAKA

L2

Laporan Keuangan Konsolidasi : Dengan Metode Ekuitas

ANALISIS PROFITABILITAS DALAM MENINGKATKAN KINERJA KEUANGAN PADA PT BANUL DI KOTA PALOPO HURRIAH, ANDI HASBI MUNARKA, HAPID

ANALISIS RASIO SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA SURAKARTA NASKAH PUBLIKASI

- 6 - DANA PENSIUN. PROGRAM PENSIUN IURAN PASTI LAPORAN AKTIVA BERSIH

ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. penting bagi setiap perusahaan, karena baik buruknya struktur modal akan

Lampiran III PENJELASAN SETIAP PERKIRAAN DALAM LAPORAN KEUANGAN DANA PENSIUN

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PADA PT. PLN (Persero) PEMBANGKITAN SUMBAGSEL SEKTOR KERAMASAN PALEMBANG

ANALISIS MANAJEMEN KAS UNTUK MENJAGA LIKUIDITAS ( Studi Kasus Pada CV. Accu Batu Kediri)

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

(lessee). Penyewa mempunyai hak untuk menggunakan aset

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DI KABUPATEN KUPANG

ANALISIS PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA MANAKARRA ELISABETH RIUPASSA POLITEKNIK NEGERI AMBON

BAB I PENDAHULUAN. Secara umum keberhasilan perusahaan untuk mempertahankan. kelangsungan usahanya tergantung pada kemampuan perusahaan untuk

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

Perancangan Format Laporan Keuangan Perusahaan Studi Kasus PT Prakasa Wyra Surya

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

LAPORAN KEUANGAN (Tidak Diaudit) 30 September 2008 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk

SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI

PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN KOPERASI DENGAN ANALISIS RASIO

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PT.TAHTA AULIA PERKASA DI SAMARINDA OLEH: WIDYA HARRY PUTRIANI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LAPORAN ARUS KAS

PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk NERACA 31 Desember 2003 dan 2002 (dalam Ribuan Rupiah, kecuali di nyatakan lain)

- 1 - DANA PENSIUN. PROGRAM PENSIUN MANFAAT PASTI LAPORAN AKTIVA BERSIH

BAB 1 MANAJEMEN KEUANGAN (Pengantar)

PT TEMPO SCAN PACIFIC Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 Maret 2010 dan 2009 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

BAB I PENDAHULUAN 1.3 Latar Belakang Penelitian

ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

DAFTAR PUSTAKA. Agnes Sawir. Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Cetakan Ketiga. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

ANALISA LAPORAN KEUANGAN CV. DUNIA WARNA KARANGANYAR TAHUN ELLISA dan SUPRIHATI STIE AAS Surakarta

LAPORAN KEUANGNAN DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN. Febriyanto, S.E., M.M.

ANALISIS PERHITUNGAN PERSEDIAAN MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN MENURUT PERPAJAKAN PADA CV ALAM ABADI MULIA PALEMBANG

BAB III PEMBAHASAN. A. Pengertian dan Fungsi Manajemen Keuangan 1. Pengertian Manajemen Keuangan

AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2c,2e,4, Penyertaan sementara 2c,2f,

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN. LAPORAN AKTIVA BERSIH

P.T. SURYA SEMESTA INTERNUSA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2008 DAN 2007

BAB II LANDASAN TEORI

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

JUMLAH ASET LANCAR

KAJIAN PEMBERIAN KREDIT MODAL DI BANK TABUNGAN NEGARA CABANG SAMARINDA Aji Arie Wardhana Hakim 1

CENDEKIA AKUNTANSI Vol. 1 No. 2 Mei 2013 ISSN

BAB II LANDASAN TEORI. fakta-fakta atau angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai.

PENERAPAN LAPORAN ARUS KAS YANG SESUAI DENGAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (Studi Kasus Pada PT. Kent Transindo Indonesia Cabang Kediri)

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

KEUANGAN PENDEK PENGANGGARAN KEUANGAN 1. INTRODUCTION/ RUANG LINGKUP MANAJEMEN

ANALISIS PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN TAHUN PADA PT. PALEM BAJA PALEMBANG

ANALISIS STRUKTUR MODAL PADA PT. MUSTIKA RATU TBK DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II BAHAN RUJUKAN

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA CV. MITRA SARANA ABADI SAMARINDA TASIANA BUAQ

BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK

Berikut transaksi yang terjadi pada perusahaan jasa : "Penelitian Linda Sukamto" Tahun 2015 Tgl Transaksi Jumlah

ANALISIS RENTABILITAS UNTUK MENGUKUR EFISIENSI KINERJA PERUSAHAAN PADA CV PANDAN HARUM DI BALIKPAPAN

JAWABAN AKUNTANSI BISNIS PENGANTAR 1

BAB 1 PENDAHULUAN. mengelola dan menjalankan operasional usahanya. Ketika menjalankan

II. TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

Modul ke: AKUNTANSI BIAYA SISTEM BIAYA DAN AKUMULASI BIAYA. Fakultas EKONOMI VENY, SE.MM. Program Studi AKUNTANSI.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN COMMON SIZE DAN RASIO- RASIO KEUANGAN PADA PT SAPTA PRIMA ADIKARYA PALEMBANG

PEMBAHASAN. Pengertian Modal dan Struktur Modal

ANGGARAN SETELAH PERUBAHAN 2014 REALISASI (Rp)

PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN. ERLINA, SE. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Sumatera Utara

ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN SARI PUTRA MANDIRI DI BLORA

ANALISIS LIKUIDITAS PADA PT.PELAYARAN DUTA LINTAS SAMUDERA DI SAMARINDA

1. KONSEP DAN PRISIP AKUNTANSI

BAB II BAHAN RUJUKAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Analisis Optimalisasi Modal Kerja pada CV. Dharma Utama Batu. Metode

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Untuk dapat menjalankan usaha setiap perusahaan membutuhkan dana yang

ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA KOPERASI SYARIAH (KS) BMT AT--TAQWA MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT. Leli Suwita Staf pengajar FE UMSB

BAB I PENDAHULUAN. kondisi koperasi. Hal ini akan membantu koperasi dalam menghadapi atau. menentukan kebijaksanaan yang akan ditempuh.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Laporan Keuangan Sebagai Obyek Penelitian

ANALISIS BIAYA VOLUME LABA SEBAGAI ALAT BANTU PERENCANAAN LABA PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK TUGAS AKHIR

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

BAB II LANDASAN TEORI

Transkripsi:

ANALISIS COST OF CAPITAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA PT. BUMI JASA UTAMA KALLA RENT MAKASSAR JORDAN TIBLOLA ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah biaya modal yang dikeluarkan oleh PT. Bumi Jasa Utama dalam kaitannya dengan modal pinjaman mempengaruhi perolehan laba perusahaan, dan untuk mengetahui sampai sejauh mana perhitungan biaya modal terhadap peningkatan laba dalam kaitannya dengan modal pinjaman yang diperoleh perusahaan dalam membiayai operasi perusahaan. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis biaya modal dan analisis pengaruh biaya modal terhadap laba, serta evaluasi terhadap perhitungan biaya modal. Pengaruh biaya modal terhadap rentabilitas pada PT. Bumi Jasa Utama mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap laba perusahaan. Kata-Kata Kunci:Cost of Capital, Laba, Rentabilitas PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Dewasa ini peranan akuntansi sangat diperlukan pada setiap perusahaan sebagai alat pembantu dalam pengambilan keputusan ekonomi dan keuangan. Untuk mencapai tujuan utama perusahaan yaitu memperoleh keuntungan, informasi yang berasal dari data akuntansi merupakan salah satu faktor penunjang. Hal ini dapat dilihat pada data transaksi-transaksi perusahaan di proses dan dilaporkan dalam bentuk laporan keuangan yang merupakan suatu informasi. Dengan demikian, maka bila suatu perusahaan ingin mencapai tujuan yang sudah direncanakan sebelumnya maka diperlukan suatu ikhtisar atau upaya secara tepat dan sistematis untuk dapat dipertanggung jawabkan agar tujuan yang hendak dicapai dapat terwujud. Tujuan dari suatu perusahaan dapat dicapai melalui pendayagunaan faktor-faktor dalam perusahaan secara efektif dan efisien serta menerapkan kebijaksanaan yang tepat, karena dunia usaha selalu menginginkan agar tujuan dapat tercapai. Akan tetapi dalam kenyataannya banyak dijumpai perusahaan-perusahaan terpaksa harus mundur disebabkan karena gagal mencapai tujuan yang sudah diterapkan sebelumnya oleh karena itu perusahaan-perusahaan sebagai suatu organisasi perusahaan mengadakan pengelolaan dan kordinasi secara baik terhadap semua kegiatan dan fungsi-fungsi yang ada dalam perusahaan tersebut guna mencapai tujuan yang diterapkan. Dalam hubungan uraian tersebut diatas agar aktivitas perusahaan dapat terlaksana dalam hubungannya dengan pencapaian tujuan maka perusahaan membutuhkan modal sehingga permodalan merupakan masalah yang tidak dapat dilepaskan dari mati hidupnya suatu perusahaan, oleh karena itu perlu diperhatikan untuk lebih mengenal masalah yang timbul dalam permodalan itu sendiri serta cara mengatasinya, khususnya dalam pelaksanaan perusahaan. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul sebagai berikut :

Analisis Cost of Capital dan Pengaruhnya Terhadap Laba Pada PT. Bumi Jasa Utama - Kallarent di Makassar. Rumusan Masalah Dari latar belakang masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka yang menjadi rumusan masalah yaitu : Seberapa besar pengaruh cost of capital terhadap laba yang diperoleh perusahaan?. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui apakah biaya modal yang dikeluarkan oleh PT. Bumi Jasa Utama dalam kaitannya dengan modal pinjaman mempengaruhi perolehan laba perusahaan. 2. Untuk mengetahui sampai sejauh mana perhitungan biaya modal terhadap peningkatan laba dalam kaitannya dengan modal pinjaman yang diperoleh perusahaan dalam membiayai operasi perusahaan. Pengertian Modal TINJAUAN PUSTAKA Menurut Komaruddin ( 2002 : 36 ) Modal adalah biaya yang diharapkan akan memberikan manfaat dimasa kemudian. Dari definisi tersebut diatas, maka modal merupakan investasi yang diharapkan akan menghasilkan laba, dengan membandingkan antara penghasilan dengan kewajiban serta biaya yang terjadi dalam perusahaan selama periode tertentu. Untuk memperoleh ketetapan dari pengertian modal maka pengertian modal dikemukakan oleh Eugene dan Brigham ( 2001 : 406), bahwa: Modal merupakan faktor produksi yang dibutuhkan dan mempunyai biaya. Sedangkan menurut Soemarso ( 2004 : 32 ) mengatakan bahwa : Modal adalah sumber pembelanjaan perusahaan yang berasal dari pemilik. Sedangkan menurut Komaruddin ( 2002 : 4 ), dapat memberikan pengertian modal yaitu : 1. Modal sebagai daya beli pada barang-barang modal yang dalam neraca terdapat disebelah kiri. 2. Sedangkan kekayaan adalah semua barang-barang sebagai unsur kekayaan yang didalam neraca terdapat disebelah debet. Jenis-Jenis Modal Dalam hubungannya dengan uraian tersebut diatas, maka menurut Nafarin (2004: 447), bahwa jenis-jenis modal dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu 1. Modal sendiri 2. Modal pinjaman atau modal asing Pengertian Biaya Menurut Sugiri Slamet ( 2002 : 267 ) memberikan pengetian biaya yaitu : Biaya (cost) adalah pengorbanan sumber daya ekonomis tertentu untuk memperoleh sumber daya ekonomi lainnya. Menurut Mulyadi ( 2005 : 8 ) memberikan pengertian biaya yaitu : Biaya merupakan suatu bagian dari pada harga pokok yang dikorbankan didalam usaha untuk memperoleh penghasilan, sedangkan harga pokok dapat pula disebut

sebagai bagian dari pada harga perolehan aktiva yang ditunda pembebanannya dengan realisasi penghasilan. Dari definisi tersebut diatas, maka dapatlah ditarik suatu kesimpulan bahwa biaya adalah merupakan elemen penting didalam suatu perusahaan dimana biaya dalam arti sempit merupakan suatu bagian dari pada harga pokok yang dikorbankan dalam usaha untuk memperoleh penghasilan. Pengertian Biaya Modal ( Cost Of Capital ) Menurut Keown ( 2000 : 444), pengertian biaya modal adalah merupakan biaya peluang dari penggunaan dana untuk di investasikan dalam proyek baru dimana biaya modal merupakan tingkat pengembalian yang diisyaratkan dari semua sumber keuangan. Selanjutnya menurut Moch ( 2000 : 194 ) memberikan pengertian biaya modal sebagai berikut : Biaya modal merupakan biaya kesempatan dari penggunaan dana untuk berinvestasi dalam proyek tertentu. Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka menurut Riyanto Bambang bahwa biaya modal dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu sebagai berikut : 1. Biaya penggunaan dari berbagai sumber dana secara individual yang meliputi: a. Biaya penggunaan dana yang berasal dari hutang jangka pendek b. Biaya penggunaan dana yang berasal dari hutang jangka panjang c. Biaya penggunaan modal yang berasal dari saham prefern d. Biaya penggunaan modal yang berasal dari laba yang ditahan 2. Biaya penggunaan modal secara keseluruhan Biaya penggunaan modal secara keseluruhan adalah tingkat biaya penggunaan modal yang diperhitungkan oleh perusahaan adalah tingkat biaya penggunaan modal perusahaan secara keseluruhan. Pengertian Rentabilitas Menurut Rianto Bambang (2003 : 27 ) memberikan pengertian mengenai rentabilitas adalah sebagai berikut : Rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut. Atau dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tersebut. Dari uraian tersebut diatas maka untuk dapat menentukan rentabilitas dapat dirumuskan sebagai berikut : Rentabilitas = L x 100% M Dimana L adalah jumlah laba yang diperoleh selama periode dari M adalah modal atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. Hipotesis Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka Diduga bahwa cost of capital yang dikeluarkan perusahaan mempunyai pengaruh kuat terhadap laba yang diperoleh perusahaan. METODE PENELITIAN

Lokasi dan Waktu Penelitian Dalam penelitian ini penulis memilih PT. Bumi Jasa Utama di Makassar yang berlokasi di Jalan DR. SAM. Ratulangi Makassar sebagai tempat penelitian. Mengingat sebagian besar data yang dibutuhkan penulis berada pada kantor tersebut, maka penulis melaksanakan penelitian kurang lebih dua bulan dari bulan April 2013 sampai bulan Mei 2013. Metode Analisis Data a. Analisis biaya modal adalah suatu analisis untuk melihat seberapa besarnya biaya modal pinjaman guna menunjang kegiatan proyek dalam periode tertentu. b. Analisis pengaruh biaya modal terhadap laba adalah suatu analisis yang berfungsi untuk melihat sampai sejauh mana keterikatan antara penggunaan modal pinjaman dengan biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan serta laba yang diperoleh dari kegiatan usaha. c. Evaluasi terhadap perhitungan biaya modal adalah suatu evaluasi yang menguraikan sampai sejauh mana penggunaan modal pinjaman dengan biaya modal serta laba parusahaan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Análisis Biaya Modal Kebijaksanaan penarikan dana hendaknya dapat dilakukan dengan pertimbangan dan perhitungan yang sebaik-baiknya karena kesalahan dalam keputusan penarikan dana tersebut maka dapat menghambat kegiatan aktivitas perusahaan, sehingga tujuan atau harapan perusahaan tidak terwujud. Keputusan penarikan dana hendaknya didasarkan pada stándar tertentu dimana hasil yang di peroleh jauh lebih besar jika dibandingkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan pemasaran. Perlu disadari bahwa setiap penarikan dana melalui pinjaman dalam berbagai bentuk, cendrung mengurangi daya tahan perusahaan khususnya terhadap kemampuan perusahaan untuk membayar modal kerja pinjaman, sebaiknya penarikan dana dalam perusahaan cenderung menambah daya tahan perusahaan karena merupakan sumber dana yang sifatnya permanen. Kecenderungan tersebut tidaklah berarti bahwa sumber pembelanjaan intern akan selalu lebih baik jika dibandingkan dengan sumber pembelanjaan ekstern (dan pinjaman), sehingga dalam hal ini perlu adanya perhatian khusus terhadap kedua hal tersebut diatas. Kedua cara pemenuhan kebutuhan tersebut diatas baik melalui dana pinjaman maupun modal sendiri dapat dianalisis anggaran yang merupakan alat financial yang sangat penting bagi perusahaan. Dengan analisis ini maka perusahaan dapat mengambil keputusan mengenai keuangan, baik berupa pinjaman yang diperoleh dari operasi perusahaan didalam menggunakan modal kerjanya dengan memperoleh laba semaksimal mungkin. Dalam hubungannya dengan uraian diatas, maka akan disajikan laporan keuangan perusahan tahun 2011 dan tahun 2012 sebagai berikut :

PT. BUMI JASA UTAMA KALLA RENT NERACA PER 31 Desember 2011 dan 2012 NAMA REKENING TAHUN 2011 2012 Aktiva Lancar Kas 27. 958.409 35. 343.622 Bank 3.213.889.720 4.021.934.908 Piutang usaha 8.975.987.194 1.970.605.749 Piutang Afiliasi - - Piutang karyawan 2.450.000 7.200.000 Piutang lain-lain 949.325.075 62.892.400 Piutang pemegang saham 600.000.000 600.000.000 Persediaan 239.500.000 493.500.000 Biaya dibayar dimuka 381.207.799 304.084.238 Uang muka 210.000.000 19.500.000 Pajak dibayar dimuka 1.333.321.597 485.749.331 Total Aktiva Lancar 15. 933.639.794 8. 000.810.248 Aktiva Tetap Aktiva tetap 41.763.263.535 35.792.547.166 Akumulasi biaya penyusutan -12.979.441.257-8.024.229.295 Nilai buku 28.783.822.278 27.768.317.871 Aktiva lain-lain 116.098.358 - Total Aktiva Tetap 28.899.920.636 27.768.317.871 Jumlah Aktiva 44.833.560.431 35.769.128.120 Hutang Jangka Pendek Hutang dagang usaha 1.227.046.754 11.385.511.309 Hutang afiliasi used car 2.349.360.455 Hutang afiliasi H. Kalla 2.336.517.775 Hutang Bank 3. 378.076.487 4.013.830.226 Hutang Pajak 1.217.794.374 582.389.329 Uang muka penjualan 1.583.382.998 15.000.000 Biaya yang masih harus dibayar 108.789.765 164.632.768 Hutang lain-lain 211.883.767 268.659.025 Total Hutang Lancar 7. 726. 974. 146 21.115.900.887 Hutang Jangka Panjang Hutang Bank 20. 887. 443. 474 11.808.266.124 Total Hutang 28. 614. 417. 620 32.924.167.001 Ekuitas

Modal saham 15.000.000.000 2.000.000.000 Saldo laba tahun lalu 844.961.109 718.396.799 Saldo laba tahun berjalan 374.181.703 126.564.310 Total ekuitas 16.219.142.812 2.844.961.109 Jumlah Hutang Dan Ekuitas 44.833.560.431 35.769.128.120 PT. BUMI JASA UTAMA KALLA RENT Laporan Laba - Rugi Periode 31 Desember 2011 dan 2012 NAMA REKENING TAHUN 2011 2012 Penjualan Rental 14.588.850.708 8.624.861.012 Potongan & retur penjualan 6.666.666 - Penjualan Bersih 14.582.184.041 8.624.861.012 Beban Pokok Rental 10.894.207.889 6.602.217.653 Laba Kotor 3.687.976.152 2.022.643.358 Biaya Operasional Biaya penjualan 732.402.126 575.948.438 Biaya administrasi & umum 445.842.062 390.660.844 Depresiasi 147.582.568 119.503.100 Total Biaya Operasional 1.325.826.756 1.086.112.382 Laba Operasional 2.362.149.395 936.530.976 Pendapatan Lain-lain 757.655.181 336.025.874 Laba (rugi) penjualan aktiva 1.085.862 - Total pendapatan lain-lain 758.741.044 336.025.874 Laba sebelum bunga & pajak 3.120.890.439 1.272.556.850 Pendapatan non operasional Pendapatan buga 9. 646. 047 28. 718. 805 Biaya non operasional Biaya administrasi bank 162.625.911 51.016.499 Biaya & bunga lease 2.498.974.362 1.103.225.553 Total Biaya non operasional 2.661.600.273 1.154.242.053 Laba sebelum pajak 468.936.213 147.033.603 Pajak 94.754.510 20.469.293 Laba setelah pajak 374.181.702 126.564.310

Berdasarkan data mengenai neraca perusahaan yang diperoleh dari PT. Bumi Jasa Utama tahun 2011 dan 2012, maka dapatlah dilakukan perhitungan biaya modal atas pinjaman yang dapat dibagi menjadi dua yaitu : 1. Biaya modal pinjaman bank 2. Biaya modal sendiri (modal saham dan laba ditahan) a. Modal pinjaman bank Untuk menentukan biaya modal pinjaman (utang) untuk tahun 2011 dan 2012 maka terlebih dahulu disajikan besarnya jumlah pinjaman melalui bank dalam tabel berikut : Tabel 1 : PT. Bumi Jasa Utama Kalla rent Jumlah modal pinjaman melalui bank tahun 2011 dan 2012 Tahun Hutang Jangka Panjang Hutang Jangka Pendek Total 2009 2010 20.887.443.474 11.808.266.124 3.378.076.487 4.013.830.226 24.265.519.961 15.822.096.350 Jumlah 32.695.709.598 7.391.906.713 40.087.616.311 Dalam memperoleh modal pinjaman melalui bank maka PT.Bumi Jasa Utama sebagai perusahaan yang bergerak di bidang rental mobil mempunyai biaya modal seperti dalam tabel berikut : Tabel 2 : PT. Bumi Jasa Utama Kalla rent Besarnya biaya modal pinjaman melalui bank tahun 2011 dan 2012 Jenis Biaya Modal Tahun 2011 Tahun 2012 Biaya Bunga Adm Bank Biaya & bunga lease 162.625.911,16 2.498.974.362,09 51.016.499,93 1.103.225.553,46 TOTAL 2.661.600.273,25 1.154.242.053,39 Berdasarkan data mengenai jumlah modal pinjaman dan biaya modal, maka dapat dilakukan perhitungan biaya modal atas penggunaan modal pinjaman dari bank selama tahun 2011 dan 2012 yaitu sebagai berikut : Tahun 2011 Besarnya jumlah yang dibayarkan oleh bank kepada PT. Bumi Jasa Utama adalah jumlah pinjaman (bunga / tahun + biaya administrasi ) maka 24.265.519.961- (Rp162.625.911,16+Rp2.498.974.362,09) = 21.603.919.688 beban sebenarnya ditanggung oleh PT.Bumi Jasa Utama sebagai penerimaan kredit selama satu tahun sebesar Rp 2.661.600.273 yaitu biaya bunga administrasi bank + biaya & bunga lease dengan demikian biaya kredit sebelum pajak selama satu tahun adalah: 2.661.600.273 21.603.919.688 Biaya kredit sebelum pajak sebulan 12,32 % 12 x 100 % = 12, 32 % = 1, 03 %

Biaya kredit sesudah pajak sebulan 1, 03 % (1,0 0,15 ) = 0, 87 % Tahun 2012 Besarnya jumlah yang dibayarkan oleh bank kepada PT. Bumi Jasa Utama adalah jumlah pinjaman (bunga / tahun + biaya administrasi ) maka 15.822.096.350 - (Rp51.016.499,93+Rp1.103.225.553,46) = 14.667.854.297 beban sebenarnya ditanggung oleh PT.Bumi Jasa Utama sebagai penerimaan kredit selama satu tahun sebesar Rp 1.154.242.053 yaitu biaya bunga administrasi bank + biaya & bunga lease dengan demikian biaya kredit sebelum pajak selama satu tahun adalah: 1.154.242.053 14.667.854297 Biaya kredit sebelum pajak sebulan 7,87 % 12 x 100 % = 7, 87 % = 0, 66 % Biaya kredit sesudah pajak sebulan 0, 66% (1,0 0,15 ) = 0,56 % Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diatas, maka untuk lebih jelasnya perhitungan biaya modal atas penggunaan modal pinjaman adalah sebagai berikut: Tabel 3 : PT. Bumi Jasa Utama Kalla rent Perhitungan biaya modal atas modal pinjaman melalui Bank tahun 2011 dan 2012 Tahun Biaya Modal Sebelum Pajak Sesudah Pajak 2009 12,32 % 0,87 % 2010 7,87 % 0,56 % Biaya Modal Sendiri Dalam hubungannya dengan biaya modal sendiri maka berikut disajikan jumlah modal pada PT. Bumi Jasa Utama. Tabel 4 : PT. Bumi Jasa Utama Struktur Modal Tahun 2011 dan 2012 Jenis Modal Tahun 2009 Tahun 2010 Modal sendiri 15.000.000.000 2.000.000.000 Total 15.000.000.000 2.000.000.000 Selanjutnya perkiraan biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan sebesar 10% untuk tiap tahunnya (dari dividen). Berdasarkan data tersebut diatas maka dapatlah dilakukan perhitungan sendiri selama tahun 2009 dan 2010 sebagai berikut : Tabel 5 : PT. Bumi Jasa Utama Besarnya biaya modal sendiri tahun 2011 dan tahun 2012

Jenis Modal Modal Sendiri Jumlah Modal Tahun 2011 Tahun 2012 Persentase Biaya Modal Tahun Tahun 2011 2012 Jumlah Biaya Modal Tahun 2011 Tahun 2012 15.000.000.000 2.000.000.000 10% 10% 1.500.000.000 200.000.000 Analisis Pengaruh Modal Pinjaman Terhadap Biaya Modal Dalam Hubungannya Dengan Rentabilitas Dalam situasi dunia sekarang ini dimana persaingan sangat ketat maka tiap-tiap perusahaan harus secara maksimal untuk memajukan usahanya supaya tetap bertahan dan berkembang sesuai dengan arus dan kemajuan dunia usaha. Jika perusahaan itu gagal dalam memperoleh laba, hal ini dapat memaksa perusahaan terlempar dari arena persaingan, oleh karenanya tanggung jawab manajer diperlukan. Kesulitan yang timbul harus diatasi dengan penuh tanggung jawab agar perusahaan berjalan dengan lancar. Selanjutnya diperlukan suatu sistem analisis biaya modal dalam hubungannya dengan rentabilitas pengambilan keputusan, dimana dengan mengadakan analisis atau imprestasi terhadap laporan keuangan akan dapat bermanfaat terhadap penganalisian sehingga dapat mengetahui keadaan dan perkembangan financial suatu perusahaan. Dalam hubungannya dengan uraian diatas maka akan disajikan analisis pengaruh biaya modal terhadap laba, maka terlebih dahulu akan diberikan perhitungan atas kegiatan perusahaan untuk tahun 2011 dan 2012. 1. Analisis rentabilitas modal pinjaman dan modal sendiri tahun 2011, besarnya rentabilitas modal pinjaman untuk melaksanakan kegiatan usaha dapat dihitung dengan rumus : R = L M X 100% Keterangan : R = Rentabilitas L = Laba M = Aktiva Yang Digunakan Untuk Menghasilkan Laba Rentabilitas Modal Pinjaman 374.181.702 24.265.519.961 Rentabilitas Modal sendiri X 100% = 1, 54 % = 374.181.702,77 15.000.000.000 x 100% = 2, 49 % 2. Analisis rentabilitas modal pinjaman dan modal sendiri tahun 2012, Rentabilitas Modal Pinjaman

126.564.310 15.822.096.350 X 100% = 0,79 % Rentabilitas Modal sendiri = 126.564.310,00 2.000.000.000 x 100% = 6, 32 % Berdasarkan uraian diatas maka dapatlah disajikan perbandingan antara biaya modal dengan rentabilitas modal tahun 2011 dan 2012 dengan biaya modal sendiri sebesar 10% yaitu : Tabel 6 : PT. Bumi Jasa Utama Perbandingan biaya modal dengan rentabilitas tahun 2011 dan 2012 Tahun Biaya Modal Rentabilitas 2011 2012 10% 10% 2, 49 % 6, 32 % Sumber : PT. Bumi Jasa Utama Berdasarkan perbandingan antara biaya modal yang dikeluarkan oleh PT. Bumi Jasa Utama dengan laba yang diperoleh perusahaan menunjukkan bahwa alokasi biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan selama tahun 2011 sebesar 10% sehingga mempengaruhi rentabilitas modal sebesar 2,49 % dan tahun 2012 menunjukkan bahwa biaya modal sebesar 10 % sehingga mempengaruhi rentabilitas sebesar 6,32% Dengan uraian tersebut diatas maka penggunaan biaya modal terhadap laba perusahaan mempunyai pengaruh, dimana semakin tinggi biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan maka semakin besar pula pengaruhnya terhadap pencapaian laba. Evaluasi Biaya Modal Dan Pengaruhnya Terhadap Laba Berikut ini akan disajikan evaluasi mengenai biaya modal serta pengaruhnya terhadap laba yaitu : 1. Perhitungan biaya modal pinjaman melalui bank menunjukkan bahwa tahun 2011 biaya modal sebelum pajak sebesar 1,03 % dan sesudah pajak 0,87%, serta tahun 2012 biaya modal sebelum pajak adalah 0,66% dan sesudah pajak sebesar 0,56 % 2. Berdasarkan atas perbandingan antara biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan laba yang diperolehnya menunjukkan bahwa alokasi biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan selama tahun 2011 dan 2012 sebesar 10% sehingga mempengaruhi laba untuk tahun 2011 sebesar 2, 49% dan 2012 sebesar 6,32%. Dengan gambaran diatas, maka dapatlah dibuktikan tentang prinsip ekonomi modern yaitu bahwa biaya yang besar dengan penggunaan yang efektif dan efisien akan memberikan laba yang maksimal atau dengan kata lain jika perusahaan hanya mengandalkan modal yang ada dalam perusahaan tanpa melakukan pendanaan dari luar maka akan kehilangan laba yang semestinya bisa dicapai. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan 1. Dari perhitungan biaya modal pinjaman bank tahun 2011 menunjukkan bahwa biaya modal sebelum pajak 1,03% dan sesudah pajak 0,87% sedangkan tahun 2012 menunjukkan bahwa biaya modal sebelum pajak 0,66 % dan sesudah pajak 0,56 %. 2. Berdasarkan perbandingan antara biaya modal yang dikeluarkan oleh perusahaan selama tahun 2011 sebesar 10% mempengaruhi perolehan laba sebesar 2,49% dan tahun 2012 dengan sebesar 10% mempengaruhi perolehan laba sebesar 6,32%. 3. Terjadi peningkatan tingkat rentabilitas dari tahun 2011 ke 2012 yang disebabkan karena laba yang diperoleh tahun 2011 lebih banyak dari pada pada tahun 2012. 4. Pengaruh biaya modal terhadap rentabilitas pada PT. Bumi Jasa Utama mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap laba perusahaan. Saran 1. Disarankan supaya perusahaan dalam mengeluarkan biaya modal memperhatikan pengalokasian biaya tersebut dalam kaitannya dengan modal pinjaman sehingga menunjang pencapaian laba yang maksimal. 2. Perusahaan sebaiknya melakukan pendanaan modal kerja baik dalam bentuk pinjaman maupun laba yang ada dalam perusahaan. 3. Perusahaan sebaiknya melakukan pendanaan kegiatan operasional dengan menganalisis sumber modal yang tepat. DAFTAR PUSTAKA Ahmad, Kamaruddin. 2005. Akuntansi manajemen, edisi revisi. Radja grafindo. Jakarta Bastian, Indra Suharjo. 2006. Akuntansi Perbankan, buku dua. Salemba empat. Jakarta Baridwan, Zaki. 2001. Intermediate Accounting, edisi ketiga cetakan kelima. BPFE, Gadjah Madha. Yogyakarta Eugene F, Brigham Huston. 2001. Manajerial Financial Saduran, edisi ketujuh. Erlangga. Jakarta Hansen dan M. Mowen Mangenne. 2004. Management Accounting, edisi ketujuh. Salemba Empat. Jakarta Ikatan Akuntansi Indonesia. 2009. Standar Akuntansi Keuangan, buku satu. Salemba Empat. Jakarta Jusup, Haryono. 2003. Dasar-dasar Akuntansi, edisi keenam. YKPN. Jakarta Keown J. Arthur dkk. 2000. Dasar-dasar Manajemen Keuangan, buku dua. Salemba Empat. Jakarta Komaruddin. 2002. Analisis Manajemen Permodalan Modern, cetakan kelima. Alumni Bandung Moch, dkk. 2000. Studi Kelayakan Proyek Bisnis. UNIMBARAW. Malang Mulyadi. 2005. Akuntansi Biaya, edisi kelima, cetakan kedua. BPFE, Gadjah Madha. Yogyakarta

Nafarin. M. 2004. Akuntansi Siklus dan Pajak Untuk Perusahaan Industri dan Dagang. Ghalia Indonesia. Jakarta Rianto, Bambang. 2003. Pembelanjaan Perusahaan. BPFE, Gadjah Madha. Yogyakarta Sugiri Slamet. 2002. Akuntansi Pengantar Dua, edisi ketiga. UPP AMP YKPN. Yogyakarta S. R. Soemarso. 2004. Akuntansi Suatu Pengantar, buku satu, edisi revisi. Salemba Empat. Jakarta