RAPATKAN SHAF JAMA AH Telah menceritakan kepada kami Isa bin Ibrahim Al-Ghafiqi telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb -dari jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Al-Laits dan hadits riwayat Ibnu Wahb lebih sempurna, dari Mu'awiyah bin Shalih dari Abu Az-Zahiriyyah dari Katsir bin Murrah dari Abdullah bin Umar, Qutaibah berkata; dari Az-Zahiriyah dari Abi Syajarah tanpa menyebutkan Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Tegakkanlah shaf-shaf, sejajarkanlah antara pundak-pundak, tutuplah celah-celah dan lemah lembutlah terhadap kedua tangan saudara kalian, -Isa tidak menyebutkan; tangan saudara kalian- dan janganlah kalian membiarkan celah-celah itu untuk setan, barangsiapa yang menyambung shaf maka Allah akan menyambungnya dan barang siapa yang memutusnya maka Allah Allah akan memutusnya." Abu Dawud berkata; Abu Syajarah adalah Katsir bin Murrah. Abu Dawud berkata; Makna dari kalimat lemah lembutlah kalian terhadap tangan saudara kalian adalah, apabila ada seseorang yang baru datang dan masuk ke dalam shaf, maka yang lain hendaknya melemaskan pundaknya hingga dia dapat masuk ke dalam shaf. (HR. Abu Daud No. 570 Bab Meluruskan Shaf)
JADIKAN IMAM DI TENGAH SHAF Telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Musafir telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Fudaik dari Yahya bin Basyir bin Khallad dari Ibunya bahwasanya dia pernah menemui Muhammad bin Ka'b Al-Qurazhi lalu dia mendengarnya berkata; Telah menceritakan kepadaku Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Jadikanlah imam berada di tengah-tengah kalian dan tutuplah celah-celah shaf." (HR. Abu Daud No. 583 Bab Posisi Imam dalam Shalat) MELURUSKAN SHAF Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma'ruf telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb dari Mu'awiyah bin Shalih dari Abu Zahiriyyah dari Katsir bin Murrah dari Abdullah bin Umar, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Luruskanlah shaf (barisan), karena kalian berbaris dengan barisan para malaikat. Dan setarakanlah pundak-pundak kalian, tutuplah barisan yang lowong, dan berlunaklah terhadap tangan saudara kalian, dan jangan biarkan barisan yang lowong untuk dimasuki setan. Dan barangsiapa menyambung barisan shalat, Allah akan menjalin hubungan terhadapnya, sebaliknya barangsiapa memutuskan shaf, Allah juga memutus hubungan terhadapnya." (HR. Ahmad No. 5466 Bab Musnad Ibn Umar)
RAPATKAN BARISAN SHAF Telah menceritakan kepada kami Aswad bin 'Amir telah memberitakan kepada kami Ja'far yaitu al-ahmar dari Atha' bin as-sa'ib dari Anas berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Rapatkan barisan-barisan shalat kalian, karena setan berdiri di barisan yang lowong." (HR. Ahmad No. 12113 Bab Musnad Anas bin Malik) MELURUSKAN SHAF Telah bercerita kepada kami Hasyim telah bercerita kepada kami Faraj telah bercerita kepada kami Luqman dari Abu Umamah berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Sesungguhnya Allah dan para malaikat mendoakan shaf pertama." Mereka bertanya; Dan shaf kedua. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; " Sesungguhnya Allah dan para malaikat mendoakan shaf pertama." Mereka bertanya; Dan shaf kedua. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Dan shaf kedua. Rasulullah Shallallahu'alaihiWasallam bersabda; "Luruskan shaf-shaf kalian, ratakan pundak-pundak kalian, bersikaplah lembut pada tangan-tangan saudara kalian dan tutuplah celah karena sesungguhnya setan menyela diantara kalian seperti anak-anak domba kecil. (HR. Ahmad No. 21233 Bab Hadits Abu Umamah al-bahili)
MELURUSKAN SHAF Telah menceritakan kepada kami Ahmad Ibnu Abu Raja' berkata, telah menceritakan kepada kami Mu'awiyyah bin 'Amru berkata, telah menceritakan kepada kami Za'idah bin Qudamah berkata, telah menceritakan kepada kami Humaid Ath Thawil telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik ia berkata, "Ketika iqamah shalat telah dikumandangkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbalik menghadapkan mukanya kepada kami seraya bersabda: "Luruskanlah shaf dan rapatkanlah, sesungguhnya aku dapat melihat kalian dari balik punggungku." (HR. Bukhari No. 678 Bab Imam Menghadap ke arah makmum ketika meluruskan shaf) Telah mengabarkan kepada kami 'Ali bin Hujr; telah memberitakan kepada kami Isma'il dari Humaid dari Anas Radliyallahu'anhu, dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menghadap kepada kami dengan wajahnya ketika iqamah telah dikumandangkan sebelum beliau Shallallahu'alaihi wasallam bertakbir, lalu bersabda: "Luruskan barisan kalian dan rapatkanlah. Aku melihat kalian dari balik punggungku." (HR. Nasa i No. 805 Bab Imam menganjurkan untuk merapatkan dan mendekatkan barisan)
Telah memberitakan kepada kami 'Ali bin Hujr dia berkata; telah memberitakan kepada kami Isma'il dari Humaid dari Anas dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menghadap kepada kami dengan wajahnya ketika berdiri sebelum beliau Shallallahu'alaihi wasallam bertakbir, lalu beliau bersabda: "Luruskan barisan kalian dan rapatkanlah. Karena aku melihat kalian dari balik punggungku." (HR. Nasa i No. 836 Bab Jama ah bagi yang ketinggalan shalat) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi berkata, telah menceritakan kepada kami Humaid dari Anas ia berkata; Iqamah dikumandangkan, lalu beliau pun berdiri dan menghadap ke arah kami seraya bersabda: "Luruskan dan rapatkanlah barisan kalian, karena sesungguhnya aku dapat melihat kalian dari balik punggungku. (HR. Ahmad No. 11573 Bab Musnad Anas bin Malik) Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Hayyan Abu Khalid dari Humaid dari Anas ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap ke arah kami sebelum beliau bertakbir, kemudian berseru: "Lurus dan seimbangkanlah barisan kalian, sesungguhnya aku dapat melihat kalian dari balik punggungku." (HR. Ahmad No. 11807 Bab Musnad Anas bin Malik) Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Humaid dari Anas, Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam menjumpai para sahabatnya dan bersabda, "Luruskan barisan kalian dan rapatkanlah, karena aku bisa melihat kalian dari belakang punggungku." (HR. Ahmad No. 12418 Bab Musnad Anas bin Malik)
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Hayyan yaitu Abu Khalid Al Ahmar dari Humaid dari Anas berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menghadapkan wajahnya kearah kami sebelum bertakbir lalu berkata; "Luruskan dan rapatkan, saya bisa melihat kalian dari belakang punggungku." (HR. Ahmad No. 12917 Bab Musnad Anas bin Malik) Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Bakr telah menceritakan kepada kami Humaid dari Anas berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menjumpai kami dengan wajahnya sebelum bertakbir untuk shalat dan bersabda: "Luruskan barisan kalian dan ratakan, sebab saya bisa melihat kalian dari belakang punggungku". (HR. Ahmad No. 13278 Bab Musnad Anas bin Malik) Telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah telah menceritakan kepada kami Za'idah telah menceritakan kepada kami Humaid At Thowil telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik berkata; telah di kumandangkan iqamah untuk shalat. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menghadapkan wajahnya kearah kami dan bersabda: "Luruskan barisan kalian dan ratakan! saya melihat kalian dari belakang punggungku". (HR. Ahmad No. 13279 Bab Musnad Anas bin Malik)
Telah menceritakan kepadaku Anas bin Malik Radliyalalhu'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Rapatkan shaf (barisan) kalian, dekatkan dan sejajarkan leher kalian, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-nya saya melihat setan masuk di celah-celah shof seperti seekor anak kambing". (HR. Ahmad No. 13506 Bab Musnad Anas bin Malik) Telah menceritakan kepada kami 'Affan Telah menceritakan kepada kami Hammad dari Tsabit dari Anas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Samakanlah barisan shalat kalian, demi Allah saya melihat kalian dari belakangku sebagaimana dari depanku". Telah menceritakan kepada kami 'Affan Telah menceritakan kepada kami Hammad dari Humaid dari Anas sama, tapi dengan tambahan lafad, "Samakan dan ratakan". (HR. Ahmad No. 13542 Bab Musnad Anas bin Malik)