DRAFT LAPORAN EITI

dokumen-dokumen yang mirip
Membedah Laporan EITI KAP SUKRISNO SARWOKO & SANDJAJA

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PELAPORAN MINERAL EITI INDONESIA UNTUK LAPORAN TAHUN 2012 DAN 2013

Inception Report. Pelaporan EITI Indonesia KAP Heliantono & Rekan

LAPORAN EITI

Dini Hariyanti.

MENTERI ENERGI DAN SUMBER CAVA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAVA MINERAL REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL NOMOR: 2934 Kl30/MEM/2012 TENTANG

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KEBIJAKAN DBH SUBDIT DBH DITJEN PERIMBANGAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN

Pelaksanaan EITI (Extractive Industries Transparency Initiative) di Indonesia. Sekretariat EITI Indonesia 25 Agustus 2015

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

LAPORAN REKONSILIASI LAPORAN EITI INDONESIA 2015 KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA

RAPAT MSG EITI. Sekretariat EITI 20 Februari 2017

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PELAPORAN BATUBARA EITI INDONESIA UNTUK LAPORAN TAHUN 2012 DAN 2013

Kerangka Acuan. Semiloka Pelaksanaan Transparansi dan Upaya Perbaikan Tata Kelola Industri Ekstraktif di Indonesia

Laporan EITI 2014 kepada Tim Pelaksana

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 56/PMK.02/2006 TENTANG

DATA PERKEMBANGAN PNBP PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

PELAKSANAAN UU 23 TAHUN 2014 DI PROVINSI JAWA TIMUR

Laporan Rekonsiliator EITI Indonesia Tahun 2009 LAPORAN AKHIR 22 April 2013

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAY A MINERAL NOMOR: 2901 K/30/MEM/2013 TENTANG

NO PENGGUNA KEGUNAAN NO_SURAT LUAS. Eksploitasi Bahan Baku Semen, Pembangunan Sarana dan Prasarana Penunjang

Ringkasan Eksekutif 2014 KATA PENGANTAR

Pelaporan EITI Indonesia KAP Heliantono & Rekan

PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PELAPORAN BATUBARA EITI INDONESIA UNTUK LAPORAN TAHUN 2015

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

OPTIMALISASSI PENERIMAAN PPh MIGAS

Laporan Kontekstual. Progress

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta Indonesia Telepon ; Fax.

PENGELOLAAN PNBP SDA PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA. Biro Keuangan Kementerian ESDM

MENTERI ENERGI DAN SUMSER DAYA MINERAL REPUBLlK INDONESIA

CAPAIAN SUB SEKTOR MINERAL DAN BATUBARA SEMESTER I/2017

Peran KESDM Dalam Transparansi Lifting Migas

FACT SHEET PENYERAHAN PENGHARGAAN PENILAIAN PRESTASI PENGELOLAAN KESELAMATAN DAN LINGKUNGAN PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA.

MEKANISME PENGHITUNGAN DBH MIGAS

DATA PERKEMBANGAN PNBP PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

SOSIALISASI DAN SEMINAR EITI PERBAIKAN TATA KELOLA KEGIATAN USAHA PERTAMBANGAN MINERBA

Peranan Sektor Migas sebagai Sumber Pendapatan APBN dan APBD. Disampaikan pada Diskusi Publik IESR Jakarta, 23 September 2015

PENGELOLAAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK SUMBER DAYA ALAM PERTAMBANGAN UMUM

MENTERI ENERGll DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta Indonesia Telepon ; Fax.

Gambaran Ruang Lingkup LAPORAN EITI 2014

BUKU PEGANGAN PENGALOKASIAN DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta Indonesia Telepon ; Fax.

REPUBLIK INDONESIA RAPAT KERJA KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN HILIRISASI INDUSTRI DALAM RANGKA MENCAPAI TARGET PERTUMBUHAN INDUSTRI NASIONAL

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA

TRANSPARANSI USULAN PENYALURAN PNBP SDA (SISI TUGAS, FUNGSI DAN PERAN BIRO KEUANGAN KESDM)

LAPORAN KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK KOMISI VII DPR RI KE PROVINSI KALIMANTAN TIMUR MASA PERSIDANGAN III TAHUN SIDANG

BAB I PENDAHULUAN. mempunyai peranan yang penting terhadap tercapainya target APBN yang

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, SDA dan LH Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

USULAN SCOPING LAPORAN EITI 2014

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Minyak Bumi dan Gas Alam mengandung asas-asas dari prinsip-prinsip

MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

NO PENGGUNA KEGUNAAN NO_SURAT LUAS

, No.2057 tentang Kurang Bayar dan Lebih Bayar Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Tahun Anggaran 2013 dan Tahun Anggaran 2014 Menurut Provinsi/Ka

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Oleh : DR. TGH. M. ZAINUL MAJDI GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta Indonesia Telepon ; Fax.

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta Indonesia Telepon ; Fax.

SIARAN PERS Untuk diberitakan pada 17 November 2013 dan setelahnya

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Lapangan Banteng Timur No 2-4 Jakarta Indonesia Telepon ; Fax.

PENDAPAT KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR A10911 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUB NOMOR 165/PMK.07/2012 TENTANG PENGALOKASIAN ANGGARAN TRANSFER KE DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2011, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

I. PENDAHULUAN. alam. Meskipun minyak bumi dan gas alam merupakan sumber daya alam

DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

CAPAIAN SUB SEKTOR MINYAK DAN GAS BUMI SEMESTER I/2017

Lampiran Pengumuman Nomor: 2000.Pm/04/DJB/2017 Tanggal: 5 Oktober 2017 DAFTAR IUP YANG DICABUT OLEH GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA

Kontribusi Ekonomi Nasional Industri Ekstraktif *) Sekretariat EITI

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Transkripsi:

DRAFT LAPORAN EITI 2012-2013 Rapat Tim Pelaksana 29 September 2015 KAP SUKRISNO SARWOKO & SANDJAJA

Agenda Laporan Rekonsiliasi: Status Progress Rekonsiliasi per 25 September 2015 Isu-isu Rekonsiliasi & Tindak lanjut Hal-hal yang Memerlukan Persetujuan Tim Pelaksana Draft Laporan rekonsiliasi (Pemenuhan Standar EITI) Temuan dan Rekomendasi Hasil Sementara Rekonsiliasi Hasil Sementara Satu Sisi Laporan Konstekstual: Draft Laporan kontekstual Isu-isu kontekstual & tindak lanjut

STATUS PROGRESS REKONSILIASI

Sektor Migas - Entitas Pelapor Instansi Pemerintah : SKK Migas, Kementerian ESDM Ditjen Migas, Kementerian ESDM Dit PNBP, Ditjen Anggaran, Kementerian Keuangan Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Propinsi Jawa Timur Propinsi Kalimantan Timur Propinsi Riau Kontraktor Migas : Operator adalah pemegang participating interest yang ditunjuk sebagai wakil oleh pemegang participating interest lainnya yang menjalankan kegiatan operasi Migas. Non Operator adalah pemegang participating interest yang tidak menjalankan kegiatan operasi Migas. Participating Interest adalah hak dan kewajiban sebagai kontraktor kontrak kerja sama, baik secara langsung maupun tidak langsung pada suatu wilayah kerja.

Status/Progress Migas - s/d 25/09/2015 Entitas pemerintah Status s/d Jumlah pelapor Sudah melapor Belum melapor Persentase yang melapor 15 Juli 2015 31 Agustus 2015 25 September 2015 7 7 7 1 4 6 6 3 1 14% 57% 86% Operator KKKS Status s/d Jumlah pelapor Sudah melapor Belum melapor Persentase yang melapor 15 Juli 2015 31 Agustus 2015 25 September 2015 72 72 72 47 72 72 25 - - 65% 100% 100% Non operator KKKS Status s/d Jumlah pelapor Sudah melapor Belum melapor 15 Juli 2015 31 Agustus 2015 25 September 2015 97 102 102 32 80 91 65 22 11 33% 78% 89%

Sektor Migas - Perusahaan belum lapor Entitas perusahaan Nama Perusahaan Nilai Pajak menurut Dit. PNBP (dalam ribuan US$) 2012 2013 Keterangan 1. EMP ONWJ Ltd 2. Risco Energy / Salamander (acquired by Kupfec in 2013) 3.Hess (acquired by PHE in 2013) 4. PT Imbang Tata Alam 5. PT Surya Kencana Perkasa 6. PT Petross Petroleum Production 7. Gulf Petroleum Investment Co. 8. Lion International Investment Ltd 9. Fuel X Tungkal 10. International Mineral Resources Inc. 11. Orchard Energy Sumatra BV/Risco Energy (acquired by Kupfec in 2013) Total 25.461 4.376 63.321 0 0 0 0 0 0 0 4.413 97.571 24.524 N/A N/A 0 0 0 0 0 0 0 N/A 24.524 Belum Melapor Tutup *) Tutup **) **) **) **) **) **) Tutup *) Total penerimaan negara untuk C&D tax 8.948.715 8.062.204 Persentase yg tidak lapor 1.09% 0.30 % Minta rekomendasi MSG apakah perlu ditindaklanjuti *) Pajak dilaporkan oleh Kupfec secara unofficially dengan melampirkan bukti setor Rapat Tim Pelaksana **) Tidak - 29 September ada setoran 2015 dari Operator

Sektor Minerba - Sektor Minerba Instansi Pemerintah : Ditjen Minerba, Kementerian ESDM Ditjen Pajak, Kementerian Kementerian Keuangan Dit PNBP, Ditjen Anggaran, Kementerian Keuangan Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Propinsi Jawa Timur Propinsi Kalimantan Timur Propinsi Riau Perusahaan Minerba : Perusahaan Batubara pemegang kontrak PKP2B dan IUP-Batubara yang membayar royalty >25 M dan pembayar pajak yang meliputi 80% di tahun 2012 & 2013. Perusahaan Mineral pemegang kontrak KK-Mineral dan IUP-Mineral yang membayar royalty >25 M dan pembayar pajak yang meliputi 80% di tahun 2012 & 2013.

Status/Progress Minerba - s/d 25/09/2015 Entitas pemerintah Status s/d Jumlah pelapor Sudah melapor Belum melapor Persentase yang melapor 15 Juli 2015 31 Agustus 2015 25 September 2015 7 7 7-3 6 7 4 1 0% 43% 86% Entitas perusahaan Status s/d Jumlah pelapor Sudah melapor Belum melapor Persentase yang melapor 15 Juli 2015 31 Agustus 2015 25 September 2015 109 109 108* 26 65 78 83 44 30 24% 60% 72% (*) PT Anugerah Bara Kaltim tidak memiliki IUP, sehingga dikeluarkan dari cakupan pelaporan

Perusahaan belum lapor (1/5) No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 28 Sept 2015 1 Riau Baraharum PKP2B Jakarta Menunggu TTd Direksi - Visit 2x APBI 2 Sumber Kurnia Buana PKP2B Jakarta Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Visit 2x APBI 3 Sebuku Iron Lateritic Ores KK-MIN Jakarta Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Visit 2x 4 Amanah Anugerah Adi Mulia IUP-BB Kalsel Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Visit 1x (PiC perusahaan tidak kooperatif, dikonfirm by phone tidak diangkat) 5 Arzara Baraindo Energitama IUP-BB Jakarta Masih dikerjakan (tidak divisit, karena perusahaan tersebut termasuk dalam Sebuku Group yang telah menyampaikan laporan EITI) 6 Bara Alam Utama IUP-BB Jakarta Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Visit 2x

Perusahaan belum lapor (2/5) No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 28 Sept 2015 7 Bara Jaya Utama IUP-BB Kaltim Masih dikerjakan 8 Energi Batubara Lestari IUP-BB Jakarta Menunggu keputusan manajamen - Visit 1x 9 Gema Rahmi Persada IUP-BB Kaltim Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali (Informasi dari mantan karyawan PT GRP, perusahaan sudah tutup Tahun 2014) 10 Indoasia Cemerlang IUP-BB Kalsel Masih dikerjakan - Visit 1x Sudah lapor tgl 28/9/15 11 Jembayan Muara Bara IUP-BB Jakarta Masih dikerjakan (tidak divisit, karena perusahaan tersebut termasuk dalam Sebuku Group yang telah menyampaikan laporan EITI) APBI 12 Karya Gemilang Limpah Rejeki IUP-BB Jakarta Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Visit 2x

Perusahaan belum lapor (3/5) No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 28 Sept 2015 13 Kayan Putra Utama Coal 14 Nuansacipta Coal Investment 15 Padang Anugerah 16 Sinar Kumala Naga 17 Tunas Muda Jaya 18 KUD Gajah Mada IUP-BB Kaltim Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali IUP-BB Jakarta Secara lisan menyatakan tidak mau lapor IUP-BB Jakarta Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali IUP-BB Jakarta Masih dikerjakan IUP-BB Jakarta Menunggu keputusan manajamen IUP-BB Kalsel Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali (PiC perusahaan dikonfirm by phone tidak kooperatif/telpon tidak pernah diangkat) - Visit 2x (Surat pernyataan sedang diajukan ke direksi) - Visit 2x - Visit 1x - Visit 2x - Visit 1x (PiC perusahaan dikonfirm by phone tidak kooperatif/telp tidak diangkat) APBI

Perusahaan belum lapor (4/5) No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 28 Sept 2015 19 Bintang Delapan Mineral IUP- MIN Jakarta Menunggu TTd Direksi - Visit 2x Sudah lapor tgl 28/9/15 20 Bukit Merah Indah IUP- MIN Kepri Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali 21 Citra Silika Mallawa IUP- MIN Sultra Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Tidak informasi contact person - Info dari media internet dan CSO perusahaan tidak aktif lagi 22 Fajar Bhakti Lintas Nusantara IUP- MIN Jakarta Masih dikerjakan - Visit 2x Sudah lapor tgl 28/9/15 23 Gunung Sion IUP- MIN Kepri Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali (PiC perusahaan menyampaikan perusahaan tidak beroperasi lagi sejak Tahun 2014)

Perusahaan belum lapor (5/5) No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 28 Sept 2015 24 Serumpun Sebalai IUP- MIN Babel Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - Visit 1x (Perusahaan sementara tidak beroperasi sejak Tahun 2014)) 25 Stargate Pasific Resources IUP- MIN Sulteng Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali (PiC perusahaan dikonfirm by phone tidak kooperatif/telpon tidak pernah diangkat) 26 Telaga Bintan Jaya IUP- MIN Kepri Tdk ada respon lbh lanjut stlh dihub. bbrp kali - (PiC perusahaan menyampaikan perusahaan sudah tidak beroperasi lagi) 27 Tinindo Inter Nusa IUP- MIN Bangka Menunggu keputusan manajamen - Visit 1x (PiC perusahaan dikonfirm by phone kooperatif, tetapi untuk lapor menunggu keputusan manajemen)

Perusahaan tidak mau Lapor No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 1 Bhumi Rantau Energi IUP-BB Jakarta Tidak mau lapor - Visit 2x (Perusahaan telah menyatakan tidak lapor by email) APBI

Perusahaan sudah tutup No Perusahaan Kontrak Alamat Kesediaan Status Follow up per Tgl 1 Fajar Mentaya Abadi IUP- MIN 2 Tujuh SW IUP- MIN Kalteng Sudah tutup - Visit 1x Sesuai SK Pencabutan Izin Operasi yang diterbitkan oleh Distamben Prov. Kalimantan Tengah) Babel Sudah tutup - Visit 1x Perusahaan telah menyampaikan akta pembubaran perusahaan

Sektor Minerba - Perusahaan belum lapor Disajikan dalam Jutaan Rupiah Perusahaan 2012 2013 Keterangan Perusahaan belum lapor 728.225 1.142.583 Perusahaan tidak bersedia lapor 54.709 62.516 Perusahaan sudah tutup 27.692 117.347 TOTAL 810.625 1.322.447 Total Penerimaan Ditjen Minerba untuk 108 perusahaan 21.003.172 25.091.543 Persentase perusahaan tidak lapor 3,86% 5,27% Minta rekomendasi MSG apakah perlu ditindak lanjuti (*) Angka diatas merupakan total royalti dan PHT

Perusahaan belum lapor (1/2) Disajikan dalam Jutaan Rupiah No Perusahaan Kontrak 2012 2013 Keterangan 1 Riau Baraharum PKP2B 33.869-2 Sumber Kurnia Buana PKP2B 89.646-3 Sebuku Iron Lateritic Ores KK-MIN - 25.402 4 Amanah Anugerah Adi Mulia IUP-BB 30.913 48.356 5 Arzara Baraindo Energitama IUP-BB - 97.325 6 Bara Alam Utama IUP-BB 39.258 40.648 7 Bara Jaya Utama IUP-BB - 45.232 8 Energi Batubara Lestari IUP-BB 30.714 43.700 9 Gema Rahmi Persada IUP-BB 38.864-10 Indoasia Cemerlang IUP-BB 25.914 32.662 Sudah lapor tgl 28/9/15 11 Jembayan Muara Bara IUP-BB 158.629 137.086 12 Karya Gemilang Limpah Rejeki IUP-BB 30.777-13 Kayan Putra Utama Coal IUP-BB 94.561 236.611 14 Nuansacipta Coal Investment IUP-BB 29.509 33.356 15 Padang Anugerah IUP-BB 26.711-16 Sinar Kumala Naga IUP-BB - 29.546 17 Tunas Muda Jaya IUP-BB - 30.560

Perusahaan belum lapor (2/2) Disajikan dalam Jutaan Rupiah No Perusahaan Kontrak 2012 2013 Keterangan 18 KUD Gajah Mada IUP-BB 26.800 25.085 19 Bintang Delapan Mineral IUP-MIN 37.127 108.160 Sudah lapor tgl 28/9/15 20 Bukit Merah Indah IUP-MIN - 29.625 21 Citra Silika Mallawa IUP-MIN - 31.091 22 Fajar Bhakti Lintas Nusantara IUP-MIN - 31.042 Sudah lapor tgl 28/9/15 23 Gunung Sion IUP-MIN - 33.139 24 Serumpun Sebalai IUP-MIN - 26.016 25 Stargate Pasific Resources IUP-MIN - 29.617 26 Telaga Bintan Jaya IUP-MIN - 28.324 27 Tinindo Inter Nusa IUP-MIN 34.933 - TOTAL 728.225 1.142.583

Perusahaan enggan lapor No Perusahaan Kontrak 2012 2013 Keterangan 1 Bhumi Rantau Energi IUP-BB 54.709 62.516 Disajikan dalam Jutaan Rupiah

Perusahaan sudah tutup No Perusahaan Kontrak 2012 2013 Keterangan 1 Fajar Mentaya Abadi IUP-MIN - 80.378 2 Tujuh SW IUP-MIN 27.692 36.969 TOTAL 27.692 117.347 Disajikan dalam Jutaan Rupiah

Lembar Otorisasi Pajak Status (per 25 September 2015) Jumlah Tindak Lanjut Sudah menyerahkan otorisasi pajak asli lengkap beserta akta Lembar otorisasi pajak tidak dilengkapi dengan akta perusahaan Sudah lapor namun belum menyerahkan lembar otorisasi dan akta 66 4 8 Follow up ke perusahaan: 1. PT Bangun Banua Persada Kalimantan 2. PT Teguh Sinar Abadi 3. PT Ifishdeco 4. PT Antang Gunung Meratus Follow up ke perusahaan: 1. PT Bahari Cakrawala Sebuku 2. PT Adimitra Baratama Nusantara 3. PT Lembuswana Perkasa 4. PT Bumi Konawe Abadi 5. PT Arutmin Indonesia 6. PT Bara Kumala Sakti 7. PT Internasional Prima Coal 8. KUD Makmur TOTAL 78

Materiality Value Laporan Sektor Migas Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan ribuan USD Not Reported Rupiah USD Central Government (LKPP) - Rupiah % 2012 Revenue from tax 940.389 97.571 83.460.740 1,13% Total Reported 98,87% 2013 Revenue from tax 256.153 24.524 88.747.436 0,29% Total Reported 99,71% Sektor Minerba Disajikan dalam Jutaan Rupiah Reported Rupiah E&Y Scoping % 2012 - Revenue from Royalty, PHT, Tax Total Reported 48.741.234 86.751.683 56,18% 2013 - Revenue from Royalty, PHT, Tax Total Reported 40.504.082 124.388.580 32,56%

Materiality Value Laporan - Gabungan Disajikan dalam Jutaan Rupiah Rupiah E&Y Scoping % 2012 Scoping E&Y revenue 430.567.154 GOI lifting oil 195.097.747 GOI lifting gas 73.571.079 Over (under) lifting 6.238.147 C&D tax 86.276.051 Royalty 11.923.802 PHT 8.428.722 PPh Badan 28.388.710 409.924.259 430.567.154 95% 2013 Scoping E&Y revenue 475.880.825 GOI lifting oil 177.574.198 GOI lifting gas 77.534.168 Over (under) lifting 5.905.399 C&D tax 84.209.710 Royalty 13.672.323 PHT 9.669.895 PPh Badan 17.161.864 385.727.556 475.880.825 81%

ISU-ISU REKONSILIASI

Isu-isu Rekonsiliasi Sektor Migas Non operator pembeli belum/tidak mau melaporkan pajak yang disetor Non operator yang lama (pemilik lama). Mitigasi: Karena nilainya tidak signicant, yaitu +/- 1% dari pendapatan pajak di sektor migas maka meminta persetujuan Tim Pelaksana untuk dapat diabaikan. Sektor Minerba Lembar otorisasi yang belum lengkap sehingga angka dari pihak DJP belum bisa diperoleh. Mitigasi: Meminta kebijakan dari DJP, yang merupakan bagian dari Tim Pelaksana untuk memberikan dispensasi atas ketidaklengkapan tersebut (ada 12 perusahaan).

Hal-hal yang Memerlukan Persetujuan Tim Pelaksana No Permasalahan Persetujuan Tim Pelaksana 1 Perubahan cakupan rekonsiliasi perusahaan migas non operator karena perubahan kepemilikan dari 97 perusahaan menjadi 102 perusahaan 2 Perubahan cakupan rekonsiliasi perusahaan minerba untuk perusahaan yang tidak aktif 3 Minimum requirement untuk jumlah perusahaan dan nilai revenue yang direkonsiliasi terhadap sampel yang ditetapkan dalam Scoping Study 4 Materialitas untuk perbedaan data-data yang direkonsiliasi antara pemerintah dan perusahaan Perubahan cakupan rekonsiliasi Perubahan cakupan rekonsiliasi Minta persetujuan MSG apakah perusahaan yang tidak lapor perlu ditindak lanjuti Batas materialitas data-data yang direkonsiliasi 5 Batas waktu pengembalian format pelaporan Batas waktu pengembalian format pelaporan 6 Adanya setoran perusahaan untuk pembayaran C&D Tax ke rekening DJP atas penerbitan STP, SKPKB sehingga tidak bisa direkonsiliasi dengan data DJA. 7 Adanya setoran sebesar USD 129 M dari Dit. Hulu - PT Pertamina (Persero) atas koreksi Tahun 2004-2007 atas nama JOB/PI dari temuan Audit BPKP yang terjadi sebelum periode PHE Holding didirikan. Klarifikasi apakah perlu direkonsiliasi dengan DJP atau dipisah agar sesuai dengan Scoping Study Klarifikasi apakah perlu direkonsilasi dengan PT Pertamina (Persero) atau dipisah agar sesuai dengan Scoping Study

DRAFT LAPORAN REKONSILIASI

Matrix daftar isi laporan rekonsiliasi BAB DAFTAR ISI EITI STANDARD 1 Ruang Lingkup Rekonsiliasi 1.1 Skema Bagi Hasil Indonesia 1.2 Penerimaan Negara 1.2.1 Penerimaan negara yang di rekonsiliasi 1.2.2 Penerimaan negara yang tidak di rekonsiliasi 1.2.3 Penerimaan negara dari industri ekstraktif 1.2.4 Penyediaan Infrastruktur dan pengaturan barter 1.2.5 Tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) 1.2.6 Transportasi 1.2.7 BUMN di industri ekstraktif 1.2.8 Pembayaran langsung perusahaan ke pemerintah daerah 4.1 defining the taxes and revenues to be covered in the EITI report 4.1. a, b,c Revenue stream to be reconciled included revenues collected in kind 4.1.d Infrastructure provision and barter arrangement 4.1.e Social expenditure where material social expenditures by companies are mandated by law or the contract with the government 4.1.f Transportation where revenues from the transportation of oil, gas and minerals constitute large..and SOE are expected to disclose 4.2.c SOE: Ensure the reporting comprehensively addresses the role of SOE 4.2.d Sub national payments: whether direct payment, within the scope of the agreed benefit streams, from companies to subnational government entities are material.

Matrix daftar isi laporan rekonsiliasi BAB DAFTAR ISI EITI STANDARD 1.3 Perusahaan yang di rekonsiliasi 4.2.a&b defining which companies and government entities are required to report 2 Metodologi 3 Hasil Rekonsiliasi 4 Dana Bagi Hasil 4.2.e Subnational transfer: where transfer between national and subnational government entities are related to revenues generated by the extractive industries and are mandated by a national constitution 5 Prosedur Audit 5.2.b Review audit and assurance practice 6 Temuan dan Rekomendasi 5.3.f The IA may wish to recommendation for strengthening the reporting process in the future.. Where previous EITI reports have recommended corrective action and reforms, the IA should comment on the progress

Progress Rekomendasi laporan tahun 2010-2011 Subyek Rekomendasi Pelaksanaan dalam pelaporan ini Pajak penghasilan (PPh) Badan, termasuk pajak dividen atas migas Over/(under) lifting Penerimaan dalam currency Format pelaporan didesain dan disosialisasikan secara baik demikian juga petunjuk pengisian sehingga informasi tepat sasaran Menggunakan basis volume bukan currency Sosialisasi dan format sudah dilaksanakan IA sebelum pelaporan sehingga pelaporan bisa lebih baik Setelah melakukan analisa maka ini belum bisa ditrapkan karena pembayaran dalam currency DMO fees Bonus Menggunakan basis volume bukan currency Pembayaran sesuai ketentuan yaitu 30 hari sejak tagihan Penerimaan dalam natura (in kind) Informasi volume - Pemahaman yang baik tentang pengisisan - Petunjuk pengisisan - Perlu ditambah isian LPG dan LNG Setelah melakukan analisa maka ini belum bisa ditrapkan karena pembayaran dalam currency Sosialisasi dan format sudah dilaksanakan IA sebelum pelaporan sehingga pelaporan bisa lebih baik Keterkaitan antara penerimaan Migas pemerintah yang direkonsiliasi dengan Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam yang tidak terbarukan dan pembangunan yang berkelanjutan Lain lain Untuk memberikan transparansi pada publik maka proses rekonsiliasi bisa menghubungkan secara langsung penerimaan dalam laporan dengan DBH yang di alokasikan Laporan selanjutnya mengungkap transparansi dana bagi hasil yang dikembalikan untuk memelihara dan menjaga sumber daya alam yang tidak terbarukan dan menjaga pembangunan yang berkelanjutan Belum dimasukkan dalam Scoping Study IA Diuraikan dalam laporan kontekstual

Progress Rekomendasi laporan tahun 2010-2011 Subyek Rekomendasi Pelaksanaan dalam pelaporan ini Royalti & Penjualan Hasil Tambang (PHT) Pajak Penghasilan (PPh) Badan Warga masyarakat sipil Penerimaan dalam currency - Informasi dalam bukti pembayaran secara lengkap - Form pelaporan dilengkapi petunjuk pengisian - Sosialisasi cara pengisian Form pelaporan - karena alokasi pembayaran harus ditindak lanjuti Lain lain - Melibatkan masyarakat sipil dalam penyelesaian teknis antara entitas pelapor dan instansi terkait - Proses follow up, verifikasi dan hasil rekonsiliasi dijelaskan secara transparan Sosialisasi dan format sudah dilaksanakan IA sebelum pelaporan sehingga pelaporan bisa lebih baik Sudah dilaksanakan

Rekomendasi laporan tahun 2012-2013 Subyek Permasalahan Rekomendasi Penyampaian data laporan bersifat sukarela Data pajak Belum ada sanksi jika ada entitas yang tidak melapor Pembukaan data pajak memerlukan waktu yang lama Membuat payung hukum yang mengatur kewajiban pelaporan oleh industri ekstraktif. Komitmen dari DJP untuk mempercepat pembukaan data pajak Data minerba Data dari minerba memerlukan waktu yang lama Komitmen dari Ditjen Minerba untuk mempercepat penyampaian data Scoping Study Belum terdapat materialitas discrepancies Dalam Scoping Study perlu penetapan materialitas discrepancies

Hasil sementara rekonsiliasi SEKTOR MIGAS Per 25 September 2015

Data Rekonsiliasi sementara 2012 (1/2) Volume KKKS SKK Migas Awal KKKS SKK Migas Post-Rekon Government lifting Minyak (Barel) Government lifting Gas (MSCF) Domestic Market Obligation (Barel) 177.959.211 179.727.474 1.768.263 179.733.566 179.733.566-542.980.072 593.216.099 50.236.027 582.930.484 582.930.485 1 25.636.736 25.712.562 75.826 25.688.136 25.712.827 24.691 Volume KKKS Ditjen Migas Awal KKKS Ditjen Migas Post-Rekon Total Lifting oil (Barel) Total Lifting gas (MSCF) 314.300.404 314.305.910 5.506 314.302.234 314.305.910 3.676 2.002.831.970 2.389.212.121 386.380.152 2.403.191.958 2.389.212.121 (13.979.837)

Data Rekonsiliasi sementara 2012 (2/2) Disajikan dalam Ribuan USD Keterangan KKKS SKK Migas Awal KKKS SKK Migas Post-Rekon Total lifting Minyak 33.914.331 35.305.658 1.391.328 35.305.658 35.305.658 1 Total lifting Gas 26.033.508 27.246.717 908.573 27.246.717 27.246.718 2 DMO Fee 1.435.099 1.430.886 (4.213) 1.431.737 1.431.520 (217) Over/(under) Lift Minyak 373.739 273.350 (100.389) 344.156 352.339 8.183 Over/(under) lift Gas 130.828 164.546 33.719 130.070 130.384 315 KKKS Dit. PNBP KKKS Dit. PNBP C & D Tax 9.348.889 8.281.778 (1.067.111) 8.833.234 8.951.655 118.421 Production Bonus 3.000 3.750 750 3.750 3.750 - KKKS Ditjen Migas KKKS Ditjen Migas Signature Bonus - - - - - - SKK Migas Dit. PNBP SKK Migas Dit. PNBP Govern. Lifting Minyak 20.219.059 20.242.555 23.496 20.219.167 20.242.555 23.388 Govern. Lifting Gas 7.633.515 7.633.438 (81) 7.633.221 7.633.438 217

Data Rekonsiliasi sementara 2013 (1/2) Volume KKKS SKK Migas Government lifting Minyak (Barel) Government lifting Gas (MSCF) Domestic Market Obligation (Barel) Awal KKKS SKK Migas Post-Rekon 160.918.253 161.438.452 520.199 161.441.148 161.441.149 (1) 1.067.871.458 610.286.225 (457.585.233) 599.343.312 599.342.440 (872) 24.432.588 24.519.779 87.191 24.620.394 24.620.394 - Volume KKKS Ditjen Migas Total Lifting Minyak (Barel) Total Lifting Gas (MSCF) Awal KKKS Ditjen Migas Post-Rekon 298.374.390 298.432.032 124.399 298.374.390 298.432.031 57.642 2.406.327.046 2.357.703.962 48.220.101 2.406.327.046 2.357.703.962 48.220.101

Data Rekonsiliasi sementara 2013 (2/2) Disajikan dalam Ribuan USD Keterangan KKKS SKK Migas Awal KKKS SKK Migas Post-Rekon Total Lifting Minyak 29.966.151 31.333.441 1.367.291 31.333.442 31.333.441 (1) Total Lifting Gas 24.878.218 26.246.330 1.368.113 26.246.330 26.246.329 (1) DMO Fee 1.217.798 1.224.647 6.849 1.224.647 1.224.647 - Over/(under) lift Minyak 381.613 220.234 (161.379) 381.199 381.215 17 Over/(under) lift Gas (2.345) (3.991) (1.646) (4.167) (3.990) 177 KKKS Dit. PNBP KKKS Dit. PNBP C & D Tax 8.418.919 7.586.595 (832.324) 7.896.039 8.062.203 166.164 Production Bonus 26.500 26.500-26.500 26.500 - KKKS Ditjen Migas KKKS Ditjen Migas Signature Bonus 200-200 200-200 SKK Migas Dit. PNBP SKK Migas Dit. PNBP Govern. Lifting Minyak 17.016.045 17.000.881 (15.164) 17.016.045 17.000.881 (15.164) Govern. Lifting Gas 7.423.704 7.423.089 (615) 7.423.090 7.402.090 (21.000)

Hasil sementara rekonsiliasi SEKTOR MINERBA Per 25 September 2015

Data Rekonsiliasi sementara 2012 Royalti Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Minerba Awal Perusahaan Ditjen Minerba Post-Rekon PKP2B Rupiah 429.037 438.553 9.516 429.037 438.553 9.516 USD 815.217 805.370 (9.847) 815.912 805.370 (10.542) IUP-Batubara Rupiah 919.085 959.988 40.904 929.556 959.988 30.432 USD 126.451 126.490 39 128.268 126.822 (1.446) KK-Mineral Rupiah - - - - - - USD 90.448 92.396 1.948 92.396 92.396 - IUP-Mineral Rupiah 132.133 132.133-132,133 132.133 - USD 51.464 51.120 (344) 51,412 51.452 40 TOTAL Rupiah 1.480.254 1.530.675 50.420 1.490.726 1.530.675 39.949 USD 1.083.580 1.075.376 (8.204) 1.087.988 1.076.040 (11.948) Penjualan Hasil Tambang Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Minerba Awal Perusahaan Ditjen Minerba Post-Rekon PKP2B Rupiah 279.539 270.023 (9.516) 279.539 270.023 (9.516) USD 845.526 833.295 (12.231) 847.869 833.295 (14.573)

Data Rekonsiliasi sementara 2012 Pajak Penghasilan Badan Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Pajak Awal Perusahaan Ditjen Pajak Post-Rekon PKP2B Rupiah 1.979.866 2.337.799 357.933 1.979.866 2.337.799 357.933 USD 1.428.120 1.405.069 (23.051) 1.428.120 1.405.069 (23.051) IUP-Batubara Rupiah 1.727.522 1.747.873 20.351 1.727.522 1.747.872 20.350 USD 22.354 22.353 (1) 22.353 22.353 - KK-Mineral Rupiah - - - - - - USD 995.288 992.255 (3.033) 992.250 992.255 (5) IUP-Mineral Rupiah 1.109.060 1.133.897 24.837 1.109.060 1.136.819 27.759 USD - - - - - - TOTAL Rupiah 4.816.449 5.219.570 403.121 4.816.449 5.222.491 406.042 USD 2.445.763 2.419.678 (26.085) 2.442.724 2.419.678 (23.046)

Data Rekonsiliasi sementara 2012 Dividen Disajikan dalam Jutaan Rupiah Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Anggaran Awal Perusahaan Ditjen Anggaran Post-Rekon Freeport Indonesia Rupiah - - - - - - USD - - - - - - Bukit Asam Rupiah 1.049.380 1.049.380-1.049.380 1.049.380 - USD - - - - - - Aneka Tambang Rupiah 564.137 564.137-564.137 564.137 - USD - - - - - - Timah Rupiah 291.454 291.454-291.454 291.454 - USD - - - - - - TOTAL Rupiah 1.904.971 1.904.971-1.904.971 1.904.971 - USD - - - - - -

Data Rekonsiliasi sementara 2013 Royalti Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Minerba Awal Perusahaan Ditjen Minerba Post-Rekon PKP2B Rupiah 563.178 607.200 44.022 567.334 607.200 39.866 USD 815.780 851.059 35.279 817.159 851.059 33.899 IUP-Batubara Rupiah 825.341 834.546 9.205 826.773 834.444 7.671 USD 150.001 149.341 (660) 152.450 152.700 250 KK-Mineral Rupiah - - - - - - USD 116.901 116.901-116.901 116.901 - IUP-Mineral Rupiah 113.730 122.520 8.790 122.488 122.520 32 USD 82.476 81.827 (648) 82.683 82.664 (19) TOTAL Rupiah 1.502.249 1.564.266 62.017 1.516.594 1.564.164 47.570 USD 1.165.158 1.199.128 33.971 1.169.193 1.203.324 34.131 Penjualan Hasil Tambang Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Minerba Awal Perusahaan Ditjen Minerba Post-Rekon PKP2B Rupiah 864.620 815.644 (48.976) 861.894 815.644 (46.250) USD 843.013 848.664 5.650 845.311 848.664 3.353

Data Rekonsiliasi sementara 2013 Pajak Penghasilan Badan Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Pajak Awal Perusahaan Ditjen Pajak Post-Rekon PKP2B Rupiah 850.142 942.362 92.220 850.142 942.362 92.220 USD 761.036 761.036 (23.414) 784.450 761.036 (23.414) IUP-Batubara Rupiah 1.266.976 1.293.756 26.781 1.271.568 1.293.756 22.188 USD 38.792 29.535 45.895 38.120 29.535 (8.585) KK-Mineral Rupiah 901.349 128.959 (777.390) 896.688 128.959 (767.729) USD 459.111 458.341 (769) 459.111 461.623 2.512 IUP-Mineral Rupiah 749.228 746.594 (2.634) 749.272 746.594 (2.678) USD - - - - - - TOTAL Rupiah 3.767.695 3.111.672 (656.023) 3.767.670 3.111.672 (655.999) USD 1.282.352 1.248.912 (33.440) 1.281.681 1.252.193 (29.487)

Data Rekonsiliasi sementara 2013 Dividen Disajikan dalam Jutaan Rupiah Kontrak Mata uang Perusahaan Ditjen Anggaran Awal Perusahaan Ditjen Anggaran Post-Rekon Freeport Indonesia Rupiah - - - - - - USD - - - - - - Bukit Asam Rupiah 1.079.747 1.079.747-1.079.747 1.079.747 - USD - - - - - - Aneka Tambang Rupiah 291.948 291.948-291.948 291.948 - USD - - - - - - Timah Rupiah 140.262 140.262-140.262 140.262 - USD - - - - - - TOTAL Rupiah 1.511.957 1.511.957-1.511.957 1.511.957 - USD - - - - - -

Hasil sementara penerimaan satu sisi SEKTOR MIGAS &MINERBA Per 25 September 2015

Sektor Migas Keterangan 2012 2013 Community Development / CSR (dalam ribuan USD): 1. Hubungan Masyarakat 3.267 4.538 2. Pemberdayaan Masyarakat 1.680 1.553 3. Pelayanan Masyarakat 397 247 4. Infrastruktur 1.979 2.086 5. Lingkungan 252 385 Total CSR 7.590 8.820 Pajak Pertambahan Nilai (juta Rp) 46.532 97.816 Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (juta Rp) 46.532 97.816 Pajak Bumi dan Bangunan (juta Rp) 14.394.500 15.438.789

Sektor Minerba Disajikan dalam Jutaan Rupiah dan Ribuan USD Item Pelaporan 2012 2013 Rupiah USD Rupiah USD Iuran Tetap 20.282 4.928 21.082 5.681 Pajak Bumi dan Bangunan 368.591-360.872 - Pajak Daerah dan Retribusi Daerah 608.766 48.334 634.676 46.480 Pembayaran Langsung ke Pemda 600.486 4.803 413.563 4.830 CSR: 1. Hubungan masyarakat 2. Pemberdayaan masyarakat 3. Pelayanan masyarakat 4. Infrastruktur 5. Lingkungan 89.957 240.678 11.825 82.498 2.682 3.660 134.831 3.181 14.077 194 58.063 162.852 9.913 125.517 3.375 3.158 105.129 4.874 9.598 184 Penyediaan Infrastruktur 3.584 1.526 3.411 2.061 Iuran Penggunaan Kawasan Hutan 344.199 3 357.464 -

Sektor Minerba lanjutan Data Produksi dan Penjualan Kontrak 2012 2013 Volume (jutaan ton) Nilai Penjualan* Volume (jutaan ton) Nilai Penjualan* Produksi Penjualan Rupiah (jutaam) USD (ribuan) Produksi Penjualan Rupiah (jutaam) USD (ribuan) Batubara 1.143 1.440 18.234.277 18.674.619 334 337 17.291.169 19.456.765 Mineral 612 576 1.331.087 6.585.560 971 848 1.685.092 7.296.777 TOTAL 1.755 2.016 19.565.365 25.260.179 1.305 1.185 18.976.260 26.753.542

Daerah Penghasil Disajikan dalam Jutaan Rupiah Penerimaan Daerah Penghasil Prop. Kalimantan Timur Prop. Jawa Timur Prop. Riau DBH - Minyak 1.671.163 4.734.963 DBH - Gas 5.315.064 1.079 PBB Minyak dan Gas Bumi - 602.488 DBH Royalti 2.647.806 9.860 DBH Iuran Tetap 17.928 1.589 PBB Mineral dan Batubara - 519 PBB P3 883.782 - Penerimaan Asli Daerah (PAD) 161.140 1.544.433 Penerimaan berdasarkan Kesepakatan - -

DRAFT LAPORAN KONSTEKSTUAL

ISU-ISU KONTEKSTUAL