KEBERLANJUTAN DESA PASCA 1. Status Keberfungsian Desa Pasca Provinsi Sulawesi Selatan Sulawesi Barat/Tenggara Jumlah Desa Pasca Berfungsi Status Keberfungsian Berfungsi Sebagian Tidak Berfungsi 463 350 70 40 167 74 67 19 Papua Barat 79 66 9 4
2. Penyaluran Dana untuk Keberlanjutan Sumber Dana Jumlah Desa Penerima Nilai Dana Keberlanjutan HID 76 17.204.842.000,- HIK 2 414.000.000,- HKP 15 890.348.000 APBD 35 3. 992.000.000,- CSR 1 29.000.000,- Pinjaman dll.
3. Isu dan Permasalahan Keberfungsian Desa Pasca Debit air berkurang akibat musim kemarau, Longsor Kerusakan Jaringan Pipa akibat pelebaran Jalan dan Banjir Sarana Pompa dan Genzet Rusak Sarana Intake rusak akibat bencana alam Kekurangan Daya Listrik dari PLN BP-SPAMS tidak berjalan secara optimal Iuran tidak berjalan/penetapan tarif iuran rendah, tidak mencukupi pemeliharaan dan pengembangan Adanya hak ulayat ( Pergantian atas hak pemanfaatan lahan kepada suku/adat)
4. Rencana Tindak Lanjut Keberfungsian Desa Pasca Mengadvokasi SKPD terkait untuk menganggarkan APBD dalam upaya penyelesaian dan perbaikan sarana Air minum yang tidak berfungsi dan berfungsi sebagian Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi /triwulan Mengadvokasi BPMPDK Provinsi dalam menganggarkan biaya peningkatan kapasitas bagi kader AMPL Mengadvokasi Pokja AMPL dalam memastikan perbup RAD AMPL terealisasi Monitoring Kinerja BP-SPAMS Mendorong Assosiasi untuk meningkatkan kapasitas BP-SPAMS
5. Pembentukan Asosiasi SPAM Perdesaan Kabupaten/Kota Rencana Tindak Lanjut Target Pembentukan Maros Pangkep Barru Jeneponto Bantaeng Bone Selayar Toraja Utara Luwu Luwu Utara Luwu Timur Perlu adanya SOP dari pusat terkait pembentukan Assosiasi untuk kabupaten baru, dan Dasar Penganggaran BOP Assosiasi dari dana APBD Maret 2016
5. Pembentukan Asosiasi SPAM Perdesaan Kabupaten/Kota Rencana Tindak Lanjut Target Pembentukan Polman Kolaka Wakatobi Buton Utara Perlu adanya SOP dari pusat terkait pembentukan Assosiasi untuk kabupaten baru, dan Dasar Penganggaran BOP Assosiasi dari dana APBD April 2016 Merauke Asmat Sorong Selatan Maybrat Perlu adanya SOP dari pusat terkait pembentukan Assosiasi untuk kabupaten baru, dan Dasar Penganggaran BOP Assosiasi dari dana APBD April 2016
PENYELESAIAN DESA sebelum 2015 1. Desa Belum Selesai 100% Desa Reguler APBN Provinsi Tahun Pelaksanaan. 2010 2011 2012 2013 2014 Total Desa Belum 100% 1. Provinsi Sulawesi Selatan 3 7 10 2. Provinsi Sulawesi Barat/ Sulawesi Tenggara 1 8 9 3. Provinsi Papua/Papua Barat 1 6 7 Desa Reguler APBD 1. Provinsi Sulawesi Selatan 4 4 2. Provinsi Sulawesi Barat 3. Provinsi Papua/Papua Barat Desa Replikasi 1. Provinsi Sulawesi Selatan 2. Provinsi Sulawesi Barat/ Sulawesi Tenggara 3. Provinsi Sulawesi Papua/ Papua Barat 3 3
Desa HID Provinsi 1. Provinsi Sulawsesi Selatan Tahun Pelaksanaan. 2010 2011 2012 2013 2014 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 1 1 3.. Desa HKP 1. Provinsi Sulawesi selatan 2 2 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 3. Provinsi Papua/Papua Barat Total Desa Belum 100%
2. Isu dan Permasalahan Desa Belum Selesai 100% Masih rendahnya partisipasi masyarakat Pengeboran yang selalu berpindah-pindah titik Pengadaan Pipa dan Assesories yang belum semua di mobilisasi oleh vendor/suplayer Adanya Perubahan Opsi Kenaikan Harga Material Biaya Mobilisasi material ke kampung sangat tinggi Tukang Ahli tidak ada di Kampung Penggantian dana hak ulayat Dana APBD yang tidak cair
3. Rencana Tindak Lanjut Penyelesaian Desa Belum Selesai 100% Mengadvokasi SKPD terkait untuk menganggarkan APBD dalam upaya penyelesaian dan perbaikan sarana Air minum yang belum selesai 100% Bersama Satker PAMS Provinsi melakukan Advokasi ke Kabupaten dengan melibatkan stake holder dalam upaya penyelesaian desa yang belum selesai Rapat Koordinasi di tingkat Provinsi dengan melibatkan Pokja AMPL dalam upaya penyelesaian SAM Bermitra dengan pihak swasta dan CSR untuk mendapatkan dukungan teknis dan financial dalam proses penyelesaian SAM
PELAKSANAAN DESA TAHUN 2015 1. Status Desa 2015 Provinsi Status Kegiatan Pencairan BLM Jumlah Desa IMAS PJM RKM T-1 T-2 T-3 Desa Reguler APBN 1. Provinsi Sulawesi Selatan 100 99 99 98 22 100 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 40 40 40 18 40 3. Provinsi Papua/Papua Barat 32 32 32 12 8 32 Desa Reguler APBD 1. Provinsi Sulawesi Selatan 28 27 25 9 28 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 12 12 12 4 12 3. Provinsi Papua/Papua Barat 10 10 10 10 Desa Replikasi 1. Provinsi Sulawesi Selatan 1 0 0 1 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 3. Provinsi Papua/Papua Barat
Provinsi Status Kegiatan Pencairan BLM Jumlah Desa IMAS PJM RKM T-1 T-2 Desa HID 1. Provinsi Sulawesi Selatan 10 0 0 10 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 4 4 4 4 3. Provinsi Papua/Papua Barat 4 4 4 4 Desa HIK 1. Provinsi Sulawesi Selatan 2 0 0 2 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 3. Provinsi Papua/Papua Barat Desa HKP 1. Provinsi Sulawesi Selatan 5 0 0 5 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 2 2 2 2 3. Provinsi Papua/Papua Barat
2. Target Pencairan BLM Desa 2015 Desa Reguler APBN Provinsi BLM Sebelum Nop. Nopember Desember M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 T-1 97 98 1. Provinsi Selatan T-2 11 30 82 99 100 T-3 7 11 21 100 T-1 15 2. Provinsi Sulawesi barat/ Tenggara T-2 40 T-3 40 3. Provinsi Papua/Papua Barat T-1 8 4 32 T-2 8 24 32 T-3 32 Desa Reguler APBD 1. Provinsi Sulawesi selatan T-1 6 11 27 28 28 T-2 5 13 28 T-3 2 26 28 2. Provinsi Sulawesi barat/ Tenggara T-1 4 T-2 12 T-3 12 12 3. Provinsi Papua/Papua Barat T-1 10 T-2 10 T-3 10
Provinsi BLM Sebelum Nop. Nopember Desember M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 Desa Replikasi 1. Provinsi Selatan T-1 T-2 1 1 T-3 Desa HID 1. Provinsi Sulawesi Selatan 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara T-1 2 2 2 T-2 T-1 T-2
Provinsi BLM Sebelum Nop. Nopember Desember M-1 M-2 M-3 M-4 M-1 M-2 Desa HIK 1. Provinsi Sulawesi Selatan Desa HKP 1. Provinsi Sulawesi Selatan T-1 1 T-2 2 T-1 1 T-2 2
3. Isu dan Permasalahan Pelaksanaan Desa 2015 Terjadinya Penggantian desa reguler (Toraja, Bantaeng, Bombana, wakatobi) Kemampuan Bendahara KKM dalam menyusun LPD masih kurang Sulitnya mendapat jasa pengeboran yang sesuai standar Pelaksana tugas kades yang merasa tidak berwenang mengambil keputusan Jalan penghubung antara dua kabupaten terputus yang berdampak pada kenaikan harga material lokal Revisi DIPA BLM belum terbit (Polman, Majene, Sorsel, Maybrat) Integrasi aplikasi SAS di KPPN (Merauke) Sharing Kabupaten untuk TA 2015 belum ada (Maybrat) Kekurangan FM dalam proses pendampingan masyarakat( Papbar)
4. Rencana Tindak Lanjut Pelaksanaan Desa 2015 Mengevaluasi target rencana yang sudah di sepakati bersama Menyampaikan ke DC untuk mengecek RPD agar bisa mengutamakan kegiatan yang memiliki porsi anggaran yang lebih besar (penngadaan pipa, Pekerjaan Reservoir dan Sumber air) Menyampaikan ke FMA untuk mendampingi Bendahara dalam penyusunan LPD serta berkas kesiapan termin BLM T2 dan T3 Tim Provinsi Segera turun ke kabupaten dan desa yang bermasalah
KESIAPAN DESA TAHUN 2016 1. Status Kesiapan Kabupaten untuk tahun 2016 Provinsi Jumlah Mempunyai Longlist Kabupaten Kesiapan Dana APBD Rata-rata Desa APBD Rata-rata Desa APBN 1. Provinsi Sulawesi Selatan 15 616 0 2 8 2. Provinsi Sulawesi Barat/Tenggara 6 180 0 2 8 3. Provinsi Papua/Papua Barat 5 212 0 2 8
2. Isu-isu Pelaksanaan Desa 2016 Belum Ada di DPA terkait kesiapan anggaran APBD tahun 2016
Terima Kasih