BAB VI KEGIATAN AKADEMIK

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009. Tentang PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2009

Peraturan Akademik ITS Tahun

2014 Peraturan Akademik

PANDUAN PENYELENGGARAAN KULIAH

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI NOMOR 01 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI TAHUN 2015

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR 9 Tahun 2007 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Lampiran SK Rektor No. 297/SK/K01/PP/2009. Peraturan Akademik Institut Teknologi Bandung

BAB IV REGISTRASI MAHASISWA

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA Nomor 1 Tahun 2006 Tentang ADENDUM PERATURAN AKADEMIK

IV. PERATURAN AKADEMIK

PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA

PERATURAN KEGIATAN AKADEMIK. Bagian Pertama Kurikulum

PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU. Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

BAB I KETENTUAN UMUM

Lampiran SK Rektor No. 153/SK/K01/PP/2006. Peraturan Akademik Institut Teknologi Bandung

REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN

PERATURAN AKADEMIK PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

BAB III EVALUASI KEBERHASILAN

PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA LANDASAN PEMIKIRAN

Menimbang: Mengingat:

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIMBINGAN AKADEMIK

PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD

PERATURAN AKADEMIK. Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut:

PERATURAN AKADEMIK PROGRAM PENDIDIKAN JARAK JAUH (PJJ) April 2017 POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA (PENS)

RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM

Kebijakan Akademik ETIKA AKADEMIK

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS UNIVERSAL Nomor: 001/SK.REKTOR/UVERS/2015

SOSIALISASI AKADEMIK PRODI MANAJEMEN FE-UST

80 = NA = 100 A 3,20 < AM < 4 45 = NA< 56 D 1,80 < AM < 2,24 NILAI HURUF MUTU ANGKA MUTU 68 = NA< 80 B 2,72 < AM < 3,20 56 = NA< 68 C 2,24 < AM < 2,72

MANUAL PROSEDUR PENYUSUNAN TUGAS AKHIR PROGAM PASCASARJANA TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Matriks Perubahan Pasal-Pasal dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

PROSEDUR UJIAN AKHIR SARJANA

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 012A/SK/R/UI/2007

PERATURAN AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 013/SK/R/UI/2006 TENTANG PENATAAN PENYELENGGARAAN PROGRAM EKSTENSI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS INDONESIA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

ADMISI DI LINGKUNGAN UK. MARANATHA

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR (S3)

PERATURAN SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA No. 283/ BAAK.31/ STIKI/ P/ VI/ tentang PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

BAB II SISTEM PENDIDIKAN

PEDOMAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PASCASARJANA S3 (DOKTOR) UNIDA GONTOR. Pasal 1. Persyaratan Administrasi dan Akademik

PROSEDUR PELAKSANAAN TUGAS AKHIR

Judul : PERPINDAHAN MAHASISWA

BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA JEPARA NOMOR : 176/SK/UNISNU/XII/2014 TENTANG : PEDOMAN EVALUASI KEBERHASILAN STUDI MAHASISWA

PETUNJUK PELAKSANAAN PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR (S3) A. UJIAN KUALIFIKASI

BAB II PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Kurikulum Kurikulum Mahasiswa Angkatan 2015 dan sebelumnya. Mahasiswa angkatan 2016 dan setelahnya

DOKUMEN LEEL NO.REISI : Panitia jadwal IPB mengumumkan jadwal selambat-lambatnya 2 minggu sebelum berlangsung, jika terdapat perbaikan harus seg

BAB I PENGERTIAN UMUM

::Sekolah Pascasarjana IPB (Institut Pertanian Bogor)::

Peraturan Akademik Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA)

Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester a. Program Studi. b. Kurikulum. c. Sistem Kredit Semester. d. Semester. e. Satuan Kredit Semester

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 066/KEP/UDN-01/VII/2008. tentang

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN REKTOR TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN. Pedoman Akademik 1

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi 5.

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SUMATERA UTARA NOMOR 06 TAHUN

BUKU PANDUAN PERWALIAN FAKULTAS ILMU KOMPUTER

PERATURAN AKADEMIK PROGRAM DIPLOMA III DAN DIPLOMA IV POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 835/SK/R/UI/2006

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor :... tentang PERATURAN AKADEMIK. Rektor Universitas Dian Nuswantoro

ATURAN AKADEMIK AKADEMI KOMUNITAS NEGERI (AKN) PACITAN

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

BAB II SISTEM PENDIDIKAN

MANUAL PROSEDUR PENGISIAN KRS PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

1. TUJUAN Prosedur ini ditetapkan untuk mengatur pelaksanaan dan evaluasi ujian skripsi di Universitas Negeri Semarang.

Permenristek Dikti No. 44 Tahun 2015 (Standar Mutu PT) Pedoman Akademik. Panduan- Panduan SOP

5. KETENTUAN UMUM 5.1 Ketentuan Ujian Harian Ujian harian dilakukan setelah berakhirnya satu atau beberapa pertemuan perkuliahan.

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 478/SK/R/UI/2004 TENTANG EVALUASI KEBERHASILAN STUDI MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN REMIDI/UJIAN PERBAIKAN DAN SEMESTER SELA FAKULTAS ILMU KESEHATAN

SOSIALISASI VISI-MISI & AKADEMIK PRODI MANAJEMEN FE-UST

PROSEDUR MUTU PELAKSANAAN DAN EVALUASI PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) No. Revisi 01

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 46 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS PADJADJARAN

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 838A/SK/R/UI/2007 REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA,

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA

PERATURAN AKADEMIK POLITEKNIK NEGERI SUBANG 2017

1. TUJUAN Prosedur ini ditetapkan untuk mengatur pelaksanaan dan evaluasi ujian skripsi di Universitas Negeri Semarang.

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 865/SK/R/UI/2008 TENTANG TRANSFER KREDIT DAN PEMBEBASAN MATA KULIAH DI UNIVERSITAS INDONESIA

PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR TAHUN AKADEMIK 2010/2011 MAKASSAR

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA

DOKUMEN LEVEL Standar Operasional Prosedur (SOP)

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM

DOKUMEN LEVEL Standar Operasional Prosedur (SOP)

Jurusan PE 2015 SISTEM BIMBINGAN, PELAKSANAAN UJIAN DAN PENILAIAN SKRIPSI

KOMISI STUDI AKHIR (KSA) Deskripsi: Struktur Organisasi: Tugas dan Wewenang: Tata Tertib Rapat KSA:

PERATURAN AKADEMIK POLITEKNIK INDRAMAYU 2009

PERATURAN UMUM AKADEMIK

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN Nomor : 18371/H4/PP.25/2011 Tanggal : 07 Oktober 2011

PROSEDUR MUTU PELAKSANAAN UJIAN PERKULIAHAN

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO. Nomor : 075/KEP/UDN-01/IV/2009 PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO TAHUN AKADEMIK 2009/2010

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 263 /SK/R/UI/2004 Tentang PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR DI UNIVERSITAS INDONESIA

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 58/KEP/UDN-01/VI/2007. tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Manual Prosedur Skripsi

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 263/SK/R/UI/2004. Tentang PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR DI UNIVERSITAS INDONESIA

ORIENTASI PENDIDIKAN BIDANG AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA

Transkripsi:

BAB VI KEGIATAN AKADEMIK Pasal 13 (1) Kegiatan akademik adalah kegiatan pembelajaran di dalam dan/atau di luar ruang kuliah, studio dan/atau laboratorium, pengerjaan tugas tugas, evaluasi pembelajaran, dan kegiatan administrasi yang menyertainya. (2) Mahasiswa berhak mendapatkan pelayanan kegiatan akademik yang sesuai dengan baku mutu. (3) Dalam rangka menempuh pendidikan di ITS, mahasiswa wajib mengikuti kegiatan akademik yang didasarkan pada kalender akademik ITS. (4) Untuk mengikuti kegiatan akademik, setiap mahasiswa wajib mendaftar ulang dengan membayar SPP dan mengisi Formulir Rencana Studi (FRS) secara online pada setiap awal semester sesuai dengan kalender akademik yang berlaku. (5) Mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang sampai pada batas waktu yang ditetapkan, tidak diperkenankan mengikuti segala kegiatan akademik pada semester berlangsung. (6) Mahasiswa yang tidak mendaftar ulang dua semester berturut turut, dinyatakan mengundurkan diri melalui surat keputusan rektor. (7) Rektor dapat mempertimbangkan kembali status mahasiswa pada ayat (6) dengan syarat: Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 15

a. mahasiswa mengajukan surat permohonan aktif kembali kepada rektor selambat lambatnya empat minggu sebelum perkuliahan semester berikutnya dimulai; b. apabila permohonan disetujui rektor, maka mahasiswa diwajibkan membayar SPP selama periode yang tidak mendaftar ulang dan wajib mendaftar ulang sesuai dengan prosedur yang berlaku. (8) Ijin aktif kembali bagi mahasiswa tersebut pada ayat (7) hanya diberikan sekali selama studi di ITS, dan waktu selama tidak mendaftar ulang diperhitungkan sebagai masa studi. Pasal 14 (1) Untuk membantu setiap mahasiswa mengembangkan kemampuannya agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu, ditetapkan seorang tenaga pengajar tetap sebagai dosen wali. (2) Setiap dosen wali bertugas memantau perkembangan studi mahasiswa. (3) Setiap awal semester mahasiswa harus menyusun rencana studinya bersama dosen wali, dan rencana studi tersebut dituangkan dalam FRS online. (4) Mahasiswa berhak mendapat bimbingan dosen wali dalam hal mendapatkan informasi tentang program pendidikan di ITS, pengarahan dalam menyusun rencana studi untuk semester yang akan berlangsung, dan bantuan dalam memecahkan berbagai masalah, khususnya yang menyangkut akademik. Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 16

Pasal 15 (1) Mahasiswa berhak mendapatkan rancangan pembelajaran untuk setiap mata kuliah yang diikuti pada awal semester. (2) Mahasiswa berhak mendapatkan pembelajaran sekurangkurangnya 90% dari yang dijadwalkan dalam satu semester. (3) Pembelajaran dapat terdiri dari perkuliahan, responsi, seminar, tugas, praktikum/studio, dan asesmen/evaluasi pembelajaran yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa. (4) Mahasiswa yang tidak mengikuti pembelajaran melebihi 20% dari jumlah yang diselenggarakan dalam satu semester, mata kuliah yang diikutinya dinyatakan gagal dengan nilai E. (5) Pengecualian dari ayat (4) diberikan kepada mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan akademik/kemahasiswaan dengan seijin pimpinan ITS, atau yang sakit dengan menunjukkan surat keterangan resmi dari dokter. Pasal 16 (1) Mahasiswa dapat mengganti/menambah/membatalkan suatu mata kuliah yang sudah tercantum dalam FRS online dengan persetujuan dosen wali. (2) Kesempatan untuk mengganti dan/atau menambah suatu mata kuliah disediakan selama tiga minggu pertama dalam semester yang bersangkutan. (3) Pembatalan suatu mata kuliah dapat dilaksanakan sejak minggu pertama sampai dengan minggu ke 14 dalam semester yang berlangsung. Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 17

Pasal 17 (1) Mahasiswa dapat mengambil mata kuliah dari jurusan/ program studi lain di ITS dengan persetujuan dosen wali, ketua jurusan, dan dekan yang bersangkutan. (2) Mata kuliah yang dimaksud dalam ayat (1) adalah mata kuliah institusional, mata kuliah pilihan, dan/atau mata kuliah lain yang disepakati oleh jurusan/program studi yang terkait. Pasal 18 (1) Evaluasi pembelajaran mahasiswa sekurang kurangnya dilakukan sebanyak empat kali, dan hasil akhirnya dinyatakan dengan nilai angka dan nilai huruf. (2) Hasil evaluasi pembelajaran dapat diketahui oleh peserta kuliah. (3) Skala pengukuran hasil evaluasi pembelajaran mahasiswa dinyatakan sebagai berikut: Nilai Angka Nilai Huruf Nilai Numerik Sebutan 81 100 A 4 Istimewa 71 80 AB 3,5 Baik sekali 66 70 B 3 Baik 61 65 BC 2,5 Cukup baik 56 60 C 2 Cukup 41 55 D 1 Kurang 0 40 E 0 Kurang Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 18

Pasal 19 (1) Ukuran keberhasilan pembelajaran dinyatakan dengan Indeks Prestasi (IP) yang dihitung sebagai berikut: Dengan: N : nilai numerik hasil evaluasi masing masing mata kuliah; K : besar sks masing masing mata kuliah; n : jumlah mata kuliah yang telah diambil. (2) Ukuran keberhasilan kegiatan pembelajaran dalam satu semester dinyatakan dengan Indeks Prestasi Semester (IPS); IPS adalah IP yang dihitung dari semua mata kuliah yang diambil dalam semester yang bersangkutan. (3) Mahasiswa baru program diploma dan program sarjana wajib mengambil seluruh beban studi pada semester I dan sekurang kurangnya seluruh beban studi pada semester II. (4) Mahasiswa program diploma dan program sarjana pada semester II dan berikutnya, beban studinya ditentukan oleh IPS yang dicapai pada semester sebelumnya, dengan acuan sebagai berikut: IPS Beban studi IPS < 2,00 16 sks 2,00 IPS < 3,00 20 sks IPS 3,00 24 sks (5) Mahasiswa program magister dapat mengambil beban studi pada semester I sebanyak banyaknya 15 sks. Pada semester Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 19

II dan berikutnya beban studinya ditentukan oleh IPS pada semester sebelumnya, dengan acuan sebagai berikut: IPS IPS 3,00 IPS > 3,00 Beban studi 12 sks 15 sks (6) Mahasiswa program doktor wajib menyelesaikan beban studi selain disertasi dalam waktu selambat lambatnya: a. empat semester untuk yang berasal dari program magister sebidang; b. enam semester untuk yang berasal dari program magister tidak sebidang atau dari program sarjana sebidang. (7) Pengambilan setiap mata kuliah harus memperhatikan mata kuliah prasyaratnya, dengan nilai mata kuliah prasyarat sekurang kurangnya: a. D untuk program diploma dan sarjana; b. C untuk program magister; c. B untuk program doktor. (8) Mahasiswa program diploma dan sarjana diperkenankan mengulang mata kuliah, kecuali setelah semester keempat mahasiswa tidak diperkenankan mengulang mata kuliah pada tahap persiapan. (9) Semua mata kuliah yang pernah ditempuh akan tetap diperhitungkan sebagai beban studi dan dicantumkan dalam daftar nilai (transkrip). Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 20

(10) Nilai yang diakui untuk mata kuliah yang diambil ulang adalah nilai terakhir yang didapat. Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 21