Management Yesterday and Today

dokumen-dokumen yang mirip
PERKEMBANGAN SEJARAH TEORI MANAJEMEN

Managing in A Global Environment

BAB 2 Sejarah Manajemen

Minggu 2: TI4002-Manajemen Rekayasa Industri. Teknik Industri, FTI ITB

Evolusi Teori Manajemen Manajemen dan Organisasi adalah prodk sejarah, keadaan sosial, dari tempat kejadian.

DOSEN : DIANA MA RIFAH TEORI PERKEMBANGAN MANAJEMEN

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SATU SEMESTER SEMESTER GENAP PERIODE : JANUARI JUNI 2017

Dasar-dasar Manajemen dan Kepemimpinan

BAB II URAIAN TEORITIS. Herfina (2006), Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengaruhnya

H. Dendy K Pramudito, ST, MM. / /

BAGIAN 2 EVOLUSI TEORI MANAJEMEN

BAB III PERKEMBANGAN ILMU MANAJEMEN

Implikasi Perubahan Lingkungan Bagi Organisasi Pemerintahan Lokal

BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

PROYEK DAN MANAJEMEN FUNGSIONAL

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI D3 AKUNTANSI UNIVERSITAS GUNADARMA. Program D3 Bisnis dan Kewirausahaan

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH: PENGANTAR MANAJEMEN

Tri Suswanto Saptadi Tujuan

EVOLUSI TEORI MANAJEMEN

Pengantar Bisnis. Dosen : Agus Arijanto,SE,MM. Manajemen

PERILAKU ORGANISASI MODUL 01

Perkembangan Teori Manajemen. Ima Yudha Perwira, SPi, MP

Penempatan Pegawai. School of Communication & Business Inspiring Creative Innovation. Perilaku Organisasi (Organizational Behavior)

Perilaku Organisasi (Organizational Behavior)

Nama : Yohanna Enggasari. Pertanyaan :

Manajemen. Pengantar. Manajemen. dan Organisasi. Bab. edisi kesepuluh. Penerbit Erlangga

PENGANTAR MANAJEMEN. Magister Manajemen Perguruan Tinggi Fakultas Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada 2017

teguhfp.wordpress.com HP : Flexi:

Desain Struktur Organisasi: Spesialisasi dan Koordinasi

MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN

Dr. HARRIES MADIISTRIYATNO.,SE.,MSi

: N. Tri Suswanto Saptadi : S.Kom., MT., MM.

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS. Menurut Stephen P. Robbins dan Mary Coulter dalam bukunya

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN DIKLAT DAN LITBANG PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SRAGEN

BAB I. Pendahuluan. Perkembangan berbagai sarana penunjang dari teknologi informasi akhir akhir

Pengantar Manajemen. Amik Boekittingi Ektensi Smt 1

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan sebagai suatu organisasi mempunyai tujuan yang ingin dicapai,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Tujuan pembangunan Indonesia adalah mewujudkan visi pembangunan

SISTEM INFORMASI DALAM ORGANISASI ASIH ROHMANI,M.KOM

MODUL PERKULIAHAN ORGANIZATION THEORY AND DESIGN POKOK BAHASAN : Struktur organisasi. Tatap Muka Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA

Organisasi dan Efektivitas Organisasi

Perkembangan Kecerdasan Emosi Dan Iklim Organisasi Pengaruhnya Terhadap Disiplin Kerja (Studi Pada Staf Pengajar Jurusan Administrasi Bisnis)

CERITAKAN MENGENAI JURNAL (+-5 ) KAITKAN DENGAN MATERI, SEBANYAK MUNGKIN PENGKAITAN YANG BENAR ANTARA MATERI JURNAL DENGAN TEORI MAKA MENDAPAT

BAB ORIENTASI KONSEP PPO

Materi 8 Organizing/Pengorganisasian: Perancangan Organisasi

SAP Manajemen Umum D3 MI Universitas Gunadarma Halaman 1

Materi 9 Organizing: Manajemen Sumber Daya Manusia

Materi 10 Organizing/Pengorganisasian: Manajemen Team

Evolusi Teori. Manajemen Manajer. Teori Manajem en Klasik

Oleh: B.C. Harganto. Cara dokter asing masuk ke Indonesia dapat melalui beberapa jalan yaitu :

TEORI ORGANISASI. Definisi UMUM: Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN ( STUDI KASUS : SURAT KABAR RAKYAT MERDEKA )

Kinerja Pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Dalam Mencapai Tujuan Organisasi di Kabupaten Ciamis. Yanti Wulansari ABSTRAK

BAB 3 PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM PENDIDIKAN. Suto Prabowo

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN GBPP) Mata Kuliah : Manajemen Bobot SKS : 2 Jumlah Jam: Semester:

Buku Wajib dan Buku Anjuran Mata

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan adalah suatu organisasi yang memiliki tujuan tertentu yang

Silabus. EKM 2050 Pengantar Manajemen. Program Studi: Strata 1 (S-1) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Ida Nurnida. School of Communication & Business Telkom University

BAB i PENDAHULUAN Latar Belakang

ORIENTASI KONSEP PO YUDHA PRAKASA, S.AB, M.AB L/O/G/O

BAB II LANDASAN TEORI. dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu atau yang

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : Ilmu Komputer PROGRAM STUDI : Sistem Informasi

KEPEMIMPINAN EFEKTIF. Riza Aryanto @riza_ary. PPM School of Management

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang.

Definisi. Evolusi Teori Manajemen

MANAJEMEN Operasional

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Lingkungan bisnis pada saat ini tumbuh dan berkembang secara drastis

Perkembangan Teori Manajemen

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI

PENGARUH MOTIVASI, POLA KEPEMIMPINAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN BIDANG KEUANGAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

APA ITU FUNGSI MANAJEMEN?

LEAN PRODUCTION SYSTEM DALAM PENGELOLAAN ARSIP DI PERGURUAN TINGGI. Oleh: Lolytasari

BAB I PENDAHULUAN. Karyawan merupakan aset yang paling berharga dalam perusahaan karena

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. 5.1 Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka penulis menarik beberapa kesimpulan, yakni:

PENGANTAR MANAJEMEN RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) Disusun Oleh: Dr. H. MOCHAMAD EDRIS, Drs. MM

BAB I PENDAHULUAN. reformasi diindikasikan dengan adanya perombakan di segala bidang kehidupan,

BAB 1 PENDAHULUAN. Sekolah adalah salah satu institusi yang berperan dalam menyiapkan

1. Peran individu dalam organisasi olahraga. 2. Menjelaskan tentang perilaku organisasi.

Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. tinggi. Sebagai pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat, kota Medan

BAB I PENDAHULUAN. Bab ini akan membahas tentang: 1) latar belakang penelitian, 2) fokus

Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

Pengantar Manajemen. Eni Widiastuti

SILABUS. Indikator Pengalaman Belajar Materi Waktu. Penilaian**) Mahasiswa dapat: 1 x 150 1, 2, 5, 6 Tes lisan di akhir manajemen.

BAB I PENDAHULUAN. nasional kini harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

MAKALAH MENGELOLA DALAM LINGKUNGAN BISNIS DINAMIS : MENGAMBIL RESIKO DAN MENGHASILKAN LABA. DOSEN PEMBIMBING : Dr. Silvya Sari Rosalina,Ssos,MSi

BAB I PENDAHULUAN. dan mengembangkan organisasi dalam berbagai tuntutan masyarakat dan zaman.

BAB I PENDAHULUAN. Manusia yang berkualitas merupakan ujung tombak kemajuan suatu

memberikan kepada peradaban manusia hidup berdampingan dengan

KETERKAITAN ANTAR PENELITIAN MANAJEMEN DENGAN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ILMU MANAJEMEN. OLEH : RITHA F. DALIMUNTHE, SE, MsI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI

Transkripsi:

Management Yesterday and Today Oleh: M. Paulus Situmorang Mengetahui sejarah manajemen itu penting karena dengan melihat sejarah manajemen akan bermamfaat bagi kita mengerti teori dan praktek manajemen sekarang. Selain itu, sejarah manajemen juga dapat membantu kita melihat apa yang berfungsi dan apa yang tidak berfungsi. Beberapa praktek manajemen pada zaman dahulu dapat dilihat pada pembangunan Piramida Mesir, Tembok Cina dan pembangunan Kota Venecia. Piramida Mesir dan Tembok Cina merupakan bukti nyata sebuah proyek yang luar biasa. Proyek ini merupakan hasil kerja yang terkoordinir dari 10000 orang dan dapat diselesaikan dengan baik sebelum zaman modern. Piramida Mesir adalah contoh yang sangat menarik karena membutuhkan lebih dari 10000 pekerja dalam kurun waktu yang cukup panjang yaitu 20 tahun. Sedangkan Kota Venecia di Italia ialah contoh praktek manajemen awal yang dapat kita temui pada tahun 1400-an. Venesia merupakan pusat perekonomian dan pusat perdagangan. Orangorang Venesia mengembangkan sebuah bentuk awal perusahaan bisnis dan bercampur tangan dalam banyak aktivitas dengan organisasi sekarang. KONTRIBUTOR UTAMA DALAM SEJARAH PERKEMBANGANA MANAJEMEN Beberapa kontributor yang cukup penting berperan dalam mengembangkan manajemen antara lain adalah Frederick W. Taylor, dan Frank dan Lillian Gilbreth. Kontribusi dari Taylor ialah ia menerapkan metode ilmiah pada pekerjaan dan menghabiskan waktu selama 2 dekade untuk mencari jalan terbaik dalam setiap pekerjaan untuk diselesaikan. Taylor sukses dalam meningkatkan produktivitas dengan menempatkan orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat dengan peralatan dan perlengkapan yang benar. Beliau juga memotivasi para pekerja dengan memberikan insentif ekonomi berupa gaji yang lebih besar setiap harinya. Sedangkan Frank dan Lillian menemukan sebuah alat yang disebut microchrometer. Alat ini dapat merekam setiap gerakan, sehingga gerakan yang tidak berguna dapat diidentifikasi dan dieleminasi. Gilbreth bersaudara juga merancang sebuah skema klasifikasi untuk menandai 17 gerakan tangan dasar yang mereka sebut therbligs.

Dewasa ini, manajer menggunakan manajemen ilmiah pada saat manajer menganalisis tugas pekerjaan dasar yang harus dipertunjukkan yaitu dengan mempekerjakan para pekerja yang terbaik untuk sebuah pekerjaan dan merancang dasar sistem intensif pada output. Selanjutnya Fayol mengemukakan bahwa dalam manajemen yang baik perlu adanya 14 prinsip-prinsip (management principles) yang harus diterapkan yaitu: : 1. Divisi kerja yaitu spesialisasi yang dapat menambah output dan membuat pegawai lebih produktif dan efisien; 2. Kekuasaan yaitu manajer harus diberi kekuasaan agar dapat memberi perintah dan memberi hak; 3. Disiplin yaitu pegawai harus menaati dan menghormati peraturan yang mengatur organisasi; 4. Kesatuan Perintah yaitu bahwa setiap pegawai harus menerima perintah hanya dari satu atasan; 5. Kesatuan Petunjuk yaitu bahwa organisasi harus mempunyai satu rencana tindakan untuk mengarahkan manager dan pekerja; 6. Subordinasi kepentingan individu dengan kepentingan umum yaitu kepentingan setiap pegawai atau kelompok pegawai tidak boleh mengganggu kepentingan organisasi secara keseluruhan. 7. Pemberian ganjaran, bahwa pekerja harus dibayar dengan gaji yang adil sesuai dengan pelayanan mereka 8. Pemusatan yaitu pernyataan ini mengarah kepada keadaan dimana bawahan dilibatkan dalam pembuatan keputusan; 9. Rantai skala yaitu perlu adanya jalur otoritas dari manajemen tingkat atas sampai tingkatan paling bawah yang dijenjang dengan rantai skala; 10. Pesanan yaitu orang-orang dan bahan-bahan harus ada di tempat dan pada waktu yang tepat; 11. Keadilan yaitu manager harus baik dan adil kepada bawahan mereka; 12. Stabilitas jabatan personal yaitu manager harus menyediakan perencanaan pribadi dan memastikan bahwa pengganti dapat mengisi kekosongan; 13. Inisiatif yaitu pegawai diperbolehkan untuk menghasilkan dan melaksanakan rencana dengan memakai tingkat usaha yang tinggi; 14. Esprit de corps yaitu perlua adanya semangat kelompok yang tinggi untuk membangun kesatuan yang harmoni di dalam organisasi.

Kontribusi Weber untuk teori administrative umum manajemen ialah menggambarkan tipe ideal organisasi yang disebut dengan bureaucracy (birokrasi) yaitu sebuah bentuk organisasi yang memiliki karakter yaitu adanya divisi buruh, pembagian hirarki yang jelas, peraturan yang lengkap, dan hubungan impersonal. Banyak manajer sementara yang merasa bahwa birokrasi mengambil kreativitas masingmasing individu dan kemampuan organisasi untuk menanggapi secara cepat pertambahan lingkungan yang dinamis. Pada organisasi yang flexible yang memiliki pegawai professional yang bertalenta, beberapa mekanisme birokrasi diperlukan untuk memastikan sumber daya digunakan secara efektif dan efisien. Kontribusi dari pendekatan kuantitatif ialah pendekatan yang membawa aplikasi statistik, model optimasi, informasi, dan simulasi komputer kepada kegiatan manajemen. Pemprograman linear ialah teknik yang digunakan manager untuk menambah keputusan alokasi sumber daya. Penjadwalan kerja dapat menjadi lebih efisien sebagai hasil analisis penjadwalan yang kritikal. Bentuk kuantitas pesanan ekonomi membantu manajer untuk mengukur tingkat persediaan yang optimal. Dewasa ini pendekatan kuantitatif digunakan dalam pengambilan keputusan manajemen dalam hal perencanaan dan pengendalian. Kontribusi dari teori perilaku organisasi (organization behavior) atau OB berpendapat bahwa orang-orang ialah asset organisasi yang paling penting dan harus diatur sedemikian rupa. Pemikiran mereka ini menjadi dasar untuk beberapa praktek manajemen sebagai prosedur pemilihan pegawai dan program motivasi pegawai. Pegawai dalam bekerja sebagai tim dan teknik manajemen lingkungan organisasi. Sedangkan kontribusi Hawthrone studies adalah dengan mempunyai dampak yang besar dalam kepercayaan manajemen tentang peraturan kelakuan seseorang di organisasi. Tingkah laku dan sikap memiliki hubungan yang erat, pengaruh kelompok mempengaruhi kelakuan individu. Standar kelompok membentuk hasil pekerja individual, dan uang tidak lebih penting dalam menentukan hasil dibanding standar kelompok, sikap kelompok dan rasa keamanan. Saat sekarang ini, manager menggunakan pendekatan perilaku untuk merencanakan pekerjaan yang memotivasi mereka bekerja, bekerja dengan kelompok pegawai dan untuk menggunakan komunikasi yang terbuka. Pendekatan perilaku menjadi dasar untuk teori motivasi, kepemimpinan, perilaku, dan perkembangannya. Organisasi yang menggunakan pendekatan

sistem mengambil sumber daya dari lingkungan dan mengubah sumber daya ini menjadi hasil yang akan didistribusikan kepada lingkungannya. Organisasi terbuka akan berinteraksi dengan lingkungan. Peneliti sistem melihat sebuah organisasi sebagai sesuatu yang dibentuk dari faktor-faktor yang mencakup individu, kelompok, sikap, motif, struktur formal, interaksi, tujuan, status, dan otoritas. Maksudnya manager mengatur aktivitas kerja bermacam-macam bagian organisasi dan memastikan semua bagian saling bergantung sehingga pada akhirnya tercapai tujuan organisasi bersama. Pendekatan sistem menyadari bahwa organisasi tidak dapat berdiri sendiri. Maka, mereka bergantung pada lingkungannya untuk input yang essensial dan sebagai sumber daya untuk menyerap output mereka. PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN MANAJEMEN ABAD 21 Ada 2 trend yang penting dalam abad 21 ini yaitu pelayanan customer dan inovasi. Selain itu, terdapat juga trend-trend lainnya seperti globalisasi, etika, keragaman angkatan kerja, kewirausahaan, e-business, organisasi pembelajaran dan manajemen pengetahuan, dan mutu manajemen. A. Globalisasi Manajemen tidak lagi dibatasi oleh negara. Para manager dalam organisasi dengan segala ukuran dan jenis di seluruh dunia dihadapkan pada peluang dan tantangan untuk beroperasi antar lintas negara di pasar global. Misalnya saja BMW, sebuah perusahaan Jerman membuat mobil di California Selatan dan Indonesia. B. Etika Masalah etika tidak mudah untuk diselesaikan. Seorang manajer membuat sebuah keputusan dan seseorang akan terpengaruh dengan keputusan tersebut, namun seorang yang lain mungkin juga tidak akan terpengaruh dengan keputusan tersebut.

C. Keragaman angkatan kerja Keanekaragaman angkatan kerja adalah angkatan kerja yang lebih hetrogen dalam hal jenis kelamin, ras, etnis, dan karakteristk lain yang mencerminkan perbedaan. Keanekaragaman angkatan kerja merupakan issu yang dihadapi manajer organisasi global di berbagai negara, misalnya saja di Jepang, Itali, Australia, Jerman, dll. Seorang manajer yang cerdik mengakui bahwa keanekaragaman dapat menjadi asset karena dapat membawa banyak jenis pandangan dan keahlian pemecahan masalah ke perusahaan tersebut. Organisasi yang menggunakan seluruh sumber daya manusia (SDM) miliknya dengan maksimal akan menikmati keunggulan bersaing (competitive advantages) yang kuat. D. Kewirausahaan Kewirausahaan adalah proses dimana seseorang atau sekelompok orang menggunakan usaha dan sarana yang terorganisasi untuk mengejar peluang guna menciptakan nilai dan bertumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan customer melalui inovasi dan keunikan, dengan tidak memandang apakah sumber daya yang sekarang dikendalikannya telah mampu menghasilkannya. Kewirausahaan akan terus menjadi penting bagi masyarakat di seluruh dunia. E. E-business E-business (Electronic Business) merupakan istilah yang komprehensif yang menggambarkan cara organisasi melakukan pekerjaannya dengan menggunakan jaringan elektronik (berbasis internet) dengan para anggota bisnis kunci untuk secara efisien dan efektif mencapai sasarannya. Selain E-business, terdapat juga E-commerce (Electronic Commerce) yaitu segala bentuk pertukaran atau transaksi bisnis dimana sejumlah pihak berinteraksi secara elektronis. E-commerce ini hanyalah merupakan salah satu bagian dari E-business. Dalam E-business, organisasi menggunakan internet untuk mempermaju cara tradisional mereka dalam menjalankan bisnis. Internet dapat memudahkan organisasi dalam melaksanakan pekerjaan mereka secara efisien dan efektif.

F. Organisasi pembelajar (learning organization) dan manajemen pengetahuan (knowledge management) Organisasi pembelajar (learning organization) merupakan sebuah organisasi yang mengembangkan kapasitas untuk secara terus-menerus belajar, beradaptasi, dan berubah sesuai dengan perubahan yang dihadapi guna mencapai tujuan organisasi. Sedangkan manajemen pengetahuan (knowledge management) adalah menyuburkan budaya belajar dimana para anggota organisasi secara sitematis mengumpulkan pengetahuan dan berbagi (sharing knowledge) dengan yang lain dalam organisasi itu sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik. G. Manajemen mutu Manajemen mutu terpadu (TQM Total Quality Management) adalah filosofi manajemen yang didorong oleh kebutuhan dan harapan pelanggan dan berfokus pada perbaikan berkelanjutan atas proses kerja. Manajemen mutu itu sangat penting dalam sebuah organisasi guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Mengetahui sejarah manajemen itu penting karena dengan melihat sejarah manajemen akan bermamfaat bagi kita mengerti teori dan praktek manajemen sekarang. Selain itu, sejarah manajemen juga dapat membantu kita melihat apa yang berfungsi dan apa yang tidak berfungsi. Guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien, gaya manajemen terus berubah sesuai dengan perkembangan situasi, tantangan yang dihadapi dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa kontributor yang cukup penting berperan dalam mengembangkan manajemen antara lain adalah Frederick W. Taylor, dan Frank dan Lillian Gilbreth. Kontribusi dengan pengeterapan metode ilmiah pada pekerjaan. Taylor sukses dalam meningkatkan produktivitas dengan menempatkan orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat dengan peralatan dan perlengkapan yang benar, selain perlunya memotivasi para pekerja dengan cara pemberian insentif ekonomi. Dewasa ini, manajemen berkembang dengan menggunakan manajemen ilmiah pada saat menganalisis tugas pekerjaan dasar yaitu dengan mempekerjakan para pekerja yang terbaik untuk sebuah pekerjaan dan merancang dasar sistem intensif pada output.

Selanjutnya Fayol mengemukakan bahwa dalam manajemen yang baik perlu adanya 14 prinsip-prinsip (management principles). Lalu muncul Weber dengan teori administrative umum atau teori birokrasi. Ia menggambarkan tipe ideal organisasi yang disebut dengan bureaucracy (birokrasi) yaitu sebuah bentuk organisasi yang memiliki karakter yaitu adanya divisi buruh, pembagian hirarki yang jelas, peraturan yang lengkap, dan hubungan impersonal. Lalu dalam kegiatan manajemen timbul pendekatan kuantitatif yaitu pendekatan yang membawa aplikasi statistik, model optimasi, informasi, dan simulasi komputer. Pemprograman linear digunakan untuk keputusan alokasi sumber daya, penjadwalan dan penentuan kuantitas pesanan ekonomi untuk mengukur tingkat persediaan yang optimal serta digunakan dalam pengambilan keputusan manajemen dalam perencanaan dan pengendalian. Kontribusi dari teori perilaku organisasi (organization behavior) atau OB berpendapat bahwa orang-orang ialah asset organisasi yang paling penting dan harus diatur sedemikian rupa karena tngkah laku dan sikap memiliki hubungan yang erat. Pengaruh kelompok mempengaruhi kelakuan individu. Standar kelompok membentuk hasil pekerja individu Dalam abad 21 ini ada dua trend manajemen yang menonjol yaitu pelayanan customer dan inovasi. Selain itu, terdapat juga trend-trend lainnya yang mempengaruhi manajemen seperti globalisasi, etika, keragaman angkatan kerja, kewirausahaan, e-business, organisasi pembelajaran (learning organization) dan manajemen pengetahuan (knowledge management), dan mutu manajemen (total quality management). Daftar Pustaka: 1. Danny Samson,Richard L. Daft, Management, 2011 Asia Pacific Edition 2. George R Terry, Prinsip-prinsip Manajemen, Bumi Aksara, Jakarta, 2000 3. James AF Stoner, Manajemen, Erlangga, Jakarta, 1992 4. Ricky W Griffin, (Texas A & M University), Manajemen, Erlangga, Jakarta, 2002 5. Stephen P. Robbins, Timothy A. Judge, Perilaku Organisasi, 2008, Penerbit Salemba Empat, edisi 12. 6. Stephen P. Robbins, Timothy A. Judge, Perilaku Organisasi, 2008, Penerbit Salemba Empat, edisi 12. 7. Stephen Paul Robbins, Mary K Coulter, Management, Prentice Hall 1999 8. R.L. Daft,Richard L. Daft,J. Murphy,H. Willmott, Organization: Theory and Design, South Western, 2010 9. Richard L. Daft, The New Era of Management, South Western,,2008,,2 nd ed 10.. Richard L. Daft, Management, South Western, 2012, 10 th ed.

-----///----