PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA

dokumen-dokumen yang mirip
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 3 DATABASE LINK DENGAN HETEROENOUS SERVICE

Praktikum Basis Data 2017 TE UM MODUL 8 TRIGGER A. TUJUAN

BAB 1 PENDAHULUAN. pengaturan data secara cepat dan akurat, telah mengubah perpustakaan yang

Database Terdistribusi. by: Ahmad Syauqi Ahsan

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 3 DATABASE LINK DENGAN HETEROENOUS SERVICE

Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 2 PEMBUATAN DATABASE LINK (HOMOGENOUS SERVICE)


PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 1 KONFIGURASI DATABASE CLIENT DAN SERVER

6/26/2011. Database Terdistribusi. Database Terdesentralisasi

BASIS DATA TERDISTRIBUSI

Administrasi Basis Data. Integritas Data. Yoannita

Implementasi Heterogenous Distributed Database System Oracle Xe 10g dan MySQL Rekam Medis Poliklinik UIN Sunan Kalijaga

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK

Pemrograman Basis Data dan SQL

BAB I PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN

LAPORAN PRAKTIKUM BASIS DATA MODUL 3 CONDITIONAL SQL MIKA PURNAMASARI NASTADINA

IMPLEMENTASI FRAGMENTASI HORIZONTAL BASIS DATA TERDISTRIBUSI PADA PENJUALAN HASIL PRODUKSI DI UNIT USAHA PG. CINTA MANIS

SKRIPSI DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM DATABASE TERDISTRIBUSI UNTUK PERENCANAAN BONGKAR MUAT PETIKEMAS

Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 6 REPLIKASI NATIF (ONE-WAY) MYSQL. Oleh: ANISA ISTIQOMAH ABDURRACHMAN KELAS 6C

Praktikum 2 Mata Kuliah : Sistem Pengolahan Basis Data Dosen : Nandang Hermanto

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

LAPORAN TUGAS BASIS DATA I

BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. dibutuhkan Hardware dan software untuk menggunakan program Sistem Informasi

Transaction dan Trigger. M. Saefudin SKom, MMSI

Pertemuan VII TRIGGERS

BAB 1 I PENDAHULUAN. terbarukan untuk mengelola dan mengolah data tersebut. Perkembangan database

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Pertemuan XII Distributed Database Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Database Security. Kelompok 1 TEKNIK INFORMATIKA UIN SUSKA 2015

Oracle Academic Initiative

Pendahuluan. Tujuan MODUL

Analisis Implementasi Penanganan Distributed Heterogenous Database pada Arsitektur Cloud

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER

PERTEMUAN 14 MENGONTROL AKSES USER

CONSISTENCY & REPLICATION. Sistem terdistribusi week 7

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 7 REPLIKASI MULTI MASTER (TWO-WAY) MYSQL. Oleh: ANISA ISTIQOMAH ABDURRACHMAN KELAS 6C

Database dalam Sistem Terdistribusi

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 6 PROGRAM UNITS DAN STRORED PROGRAMS UNITS

BAB III ANALISIS. III.1 Gambaran Global MMORPG

Basis Data Spasial Modul 2

TRIGGER TRIGGER 5/29/2017 HANI IRMAYANTI, S.KOM

LAPORAN PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 1 KONFIGURASI DATABASE CLIENT DAN SERVER

Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga

BASIS DATA TERDISTRIBUSI

Membuat Function, Stored Procedur dan View pada MySQL

Computer Science, University of Brawijaya. Putra Pandu Adikara, S.Kom. Trigger. Basis Data 2

BAB I PENDAHULUAN. Toko Hijab Jelita bergerak dalam bidang penjualan berbagai. dibuktikan dengan didirikannya cabang toko Hijab Jelita di kota

Konsep Dasar. Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel

IMPLEMENTASI TRIGGER, STORED PROCEDURE, FUNCTION DAN VIEW PADA MYSQL DALAM PERANCANGAN SYSTEM INVENTORY CAFFE BOULEVARD JAYAPURA

TSI Perbankan REPLIKASI

BAB 3 LANDASAN TEORI

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (SIPUS) PANDUAN BAGI OPERATOR. Disampaikan oleh: Rasiman

BAB 1 PENGERTIAN SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Database dalam Sistem Terdistribusi

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

KEAMANAN KOMPUTER. Pertemuan 12

SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI PADA MANAJEMEN INVENTARISASI PERALATAN LABORATORIUM

INTEGRITAS DAN KEAMANAN DATA. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

PENGANTAR PRAKTIKUM BERKAS DAN BASIS DATA 2010/2011. Rizki Arif Firdaus

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pada tinjauan perusahaan ini akan dibahas mengenai sejarah berdirinya

Bab 5. Database Trigger POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 5.1. PENDAHULUAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Arsitektur Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

Modul 3. Oleh : Mohammad Sholikin. 1

3. Bagaimana membuat replikasi pada Db4odan MySQL?

TUGAS PENGGANTI UAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI. Makalah Arsitektur dan Desain Database Management System Terdistribusi

PL / SQL. Arif Basofi

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005

SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Kontrak Kuliah. Management User dan Akses Kontrol. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

BAB I PENDAHULUAN. manual yang berbentuk buku dan kartu-kartu yang berisi data-data buku. Sistem

PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI BEBAS TANGGUNGAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PENGANTAR BASIS DATA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER (D3) KODE: IT014318

BAB II LANDASAN TEORI

Mengeksplorasi Database PostgreSQL dengan PgAdmin III

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian terdahulu

BAB IV HASIL DAN UJI COBA. Berikut adalah tampilan hasil dari Sistem Informasi Keluar Masuk Udang

Praktikum TRIGGER. Tujuan :

Mengelola Data. Oleh: Arif Basofi

PRAKTIKUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK PENGENALAN DFD dan ERD dengan POWER DESIGNER. oleh : Anisa Istiqomah RPL Kelas B

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV IMPLEMENTASI. dan perangkat lunak adalah sebagai berikut.

Transkripsi:

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012

I. TUJUAN Mengetahui konsep dari desain skema pada database terdistribusi Memahami konsep distribusi dan fragmentasi data dalam database terdistribusi, serta bagaimana melakukan sinkronisasi ke dalam satu buah skema pusat Memahami dan mengimplementasikan konsep distribusi dan fragmentasi data dalam database terdistribusi. II. APLIKASI YANG DIBUTUHKAN Aplikasi Oracle XE SQL Developer Aplikasi Oracle Client III. DASAR TEORI Fragmentasi Fragmentasi merupakan suatu proses pembagian data dari satu buah table ke dalam beberapa buah table yang berbeda, dimana didalam arisitektur database terdistribusi, table-tabel tersebut terdapat dida dalam suatu server database yang terpisah antara yang satu dengan yang lain. Jumlah table yang dihasilkan dari suatu proses fragmentasi sangat bervariasi, tergantung dari kebutuhan dan bisnis proses yang ada di dalam suatu system. Secara umum proses fragmentasi ini dibagi kedalam tiga jenis, yaitu: 1. Fragmentasi horizontal Fragmentasi horizontal ini terjadi ketika suatu data yang berada pada suatu table dipisah ke dalam beberapa table yang lain. Tabel-tabel yang lain tersebut mempunyai struktur yang sama persis dengan table yang asli. Fragmentasi horizontal dibagi menjadi dua yaitu: a. Primary horizontal fragmentation Merupakan horizontal fragmentation dimana suatu data dalam table secara horizontal dipecah berdasarkan pada suatu nilai dalam satu atau lebih kolom tertentuk b. Derived horizontal fragmentation Merupakan suatu teknik horizontal fragmentation dimana data yang berada pada suatu table secara horizontal dipecah ke dalam beberapa table yang lain, dengan kriteria data yang dimasukan tergantung apakah data tersebut berelasi yang dengan data yang berada di dalam table yang dipecah secara primary horizontal fragmentation atau tidak 2. Fragmentasi vertical Merupakan suatu teknik fragmentasi data dimana data dipecah kedalam beberapa table yang merupakan hasil pemisahan beberapa kolom yang berada pada table utama. Tabel yang difragmentasi secara vertical harus dapat dikembalikan lagi seperti semula (reconstruct) 3. Fragmentasi hybrid Merupakan gabungan antara fragmentasi horizontal dan fragmentasi vertikal Sinkronisasi data Sinkronisasi data adalah suatu proses untuk menjaga kosistensi data yang ada pada suatu server dengan data yang berada pada server yang lain. Dalam proses sinkronisasi database, terdapat proses pengkopian data yang disimpan ke dalam suatu table dan skema yang berada pada database yang lain. Dengan adanya proses sinkronisasi memungkinkan suatu data yang berada pada database tertentu akan

dapat terupdate secara langsung maupun berkala pada database yang lain. Teknik inilah yang merupakan dasar dari konsep replikasi yang ada pada database. Dalam suatu kasus database terdistribusi, mekanisme sinkronisasi ini diperlukan untuk mengupdate data yang terdapat pada global schema yang diakses oleh suatu user secara langsung. Data yang diupdate pada global schema merupakan data yang berada pada local schema dari database yang terdistribusi. Antara local schema dengan global schema bisa jadi mempunyai skema yang sama secara struktur datanya (homogeneous), ataupun berbeda (heterogeneous). Dalam kasus heterogeneous schema maupun homogeneous schema, proses sinkronisasi yang dilakukan oleh database harus mampu menyesuaikan struktur data yang ada pada masing-masing database yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk menjaga konsistensi data. Selain permasalahan skema yang berbeda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan selama proses sinkronisasi database berlangsung, yaitu : 4. Kesamaan antara struktur data yang akan dilakukan proses sinkronisasi Pada heterogeneous skema, terdapat perbedaan struktur data yang ada pada table tertentu pada database yang berbeda, sehingga proses sinkronisasi harus memperhatikan heterogenitas tersebut. Proses sinkronisasi harus mampu menterjemahkan data yang bisa jadi memiliki tipe data yang berbeda, sehingga bisa disimpan ke dalam table yang baru. Beberapa database menyediakan suatu stored procedure (yang dapat dibuat sendiri) yang bisa digunakan untuk memanipulasi data pada selama proses sinkronisasi berlangsung. Sedangkan pada homogeneous schema di dalam proses sinkronisasi tidak memerlukan proses penterjemahan data dari satu table ke table yang lain yang berada pada database yang berbeda. 5. Frekuensi proses sinkronisasi yang dilakukan. Penentuan frekuensi proses sinkronisasi ini juga perlu diperhatikan. Bisa jadi ada proses sinkronisasi yang berjalan secara realtime, atau ada pula yang berjalan secara periodic. Sinkronisasi secara realtime terjadi ketika suatu table pada suatu database tertentu mengalami proses manipulasi data, secara seketika perubahan dari data tersebut akan terupdate ke table pada database yang berbeda. Sedangkan proses sinkronisasi secara periodik terjadi ketika proses update tersebut dilakukan pada waktu tertentu secara berulang. 6. Situasi kompleks dimana kedua buah database dilakukan proses update data secara bersamaan.

Gambar 1. Heterogenitas Data pada Database Terdistribusi Mekanisme sinkronisasi data pada oracle Oracle menyediakan suatu mekanisme untuk melakukan sinkronisasi data pada database terdistribusi. Setiap perubahan yang ada pada suatu server database akan berpengaruh kepada server database yang lain, yang terhubung pada suatu sistem database terdistribusi. Mekanisme-mekanisme yang bisa dilakukan untuk proses sinkronisasi pada database oracle antara lain adalah : 1. Menggunakan suatu stored procedure. Oracle menyediakan suatu fitur stored procedure yang dapat digunakan untuk menangani proses sinkronisasi. Stored procedure ini dapat dibuat oleh database developer sesuai dengan kebutuhan data dan proses sinkronisasi yang berjalan pada dua buah server yang berbeda tersebut 2. Menggunakan trigger Apabila skema yang ada pada kedua buah table yang berbeda database tersebut sama, dan proses sinkronisasi dilakukan secara realtime, maka dapat digunakan database trigger. Database trigger ini akan memproses segala perubahan data (insert, update, delete) yang terjadi pada suatu table, sehingga secara realtime akan berpengaruh pada table yang lain. 3. Menggunakan oracle replication Oracle menyediakan suatu fitur replikasi database. Replikasi merupakan suatu proses untuk membuat duplikat atau replika dari suatu table data yang ada pada database 4. Menggunakan oracle stream dan golden gate Oracle stream merupakan suatu fitur yang ada pada oracle yang memungkinkan seorang user untuk mengontrol informasi, penyebaran data, transaksi, dan event di dalam suatu aliran data antara database yang satu dengan database yang lain. 5. Menggunakan paket DBMS_COMPARISON pada oracle Merupakan suatu paket yang disediakan oleh database oracle, untuk menyediakan fungsi-fungsi dan prosedur-prosedur yang digunakan untuk sinkronisasi data. Prosedur ini memungkinkan pendeteksian perbedaan data pada dua buah table, dan melakukan proses replikasi apabila diinginkan

IV. SOAL PRAKTIKUM Gambar 2. Skema pada Perpus Pusat

Gambar 3. Skema pada Ruang Baca Teknik dan Ekonomi Dari gambar diatas diskenariokan Terdapat tiga buah server, yaitu server perpus pusat, server ruang baca Ekonomi dan Teknik. Server yang ada di faultas Teknik dan Ekonomi merupakan salah satu fragmen database yang ada di dalam server Perpus Pusat dengan asumsi sebagai berikut: 1. Server Perpus Pusat mempunyai, entitas seperti gambar diatas dimana terdapat entitas Peminjaman dan DetailPeminjaman yang menyimpan data transaksi peminjaman dan pengembalian tidak hanya di server Perpus Pusat saja, tetapi juga menyimpan data peminjaman dan pengembalian di server Ruang Baca Teknik dan Ekonomi 2. Koleksi di perpus pusat dibagi menjadi 4 yaitu buku, majalah, tugas akhir, audio video. 3. Anggota perpustakaan dan ruang baca mempunyai nomer keanggotaan dengan format tertentu yaitu [jenis_anggota][kode_fk][nomer]. Dimana : 1. [jenis_anggota] = MHS (Mahasiswa), Dosen (DSN), Karyawan (KWN) 2. [kode_fk] = 01 (teknik), 02 (ekonomi) 3. [nomor] = merupakan nomor anggota terdiri dari 5 digit 4. Koleksi yang ada di ruang baca Teknik dan Ekonomi hanya ada dua jenis, yaitu buku referensi dan tugas akhir. 5. Untuk data anggota, antara perpus pusat dan ruang baca akan disinkronkan sesuai dengan kode fakultas masing-masing 6. Untuk data koleksi antara perpus pusat dan ruang baca akan disinkronkan sesuai dengan jenis koleksinya (genre ekonomi, atau informatika) 7. Untuk data transaksi antara perpus pusat dan ruang baca akan disinkronkan sesuai dengan jenis koleksi yang dipinjam (genre ekonomi, atau informatika). 8. Segala perubahan stok koleksi yang ada di Perpus Pusat yang berkaitan dengan koleksi yang ada di Ruang Baca, akan disinkronkan Berdasarkan asumsi sebelumnya selesaikan permasalahan berikut ini: 1. Impelementasikan table-tabel yang ada pada masing-masing server sesuai dengan gambaran skema diatas

2. Buatlah database link antara server Perpus Pusat dengan ruang baca Teknik dan ruang Baca Ekonomi 3. Buatlah prosedur dimana dapat melakukan update data anggota dari Perpus Pusat ke ruang baca Teknik/Ekonomi sesuai dengan kode pada nomer anggota 4. Buatlah prosedur yang mampu melakukan proses merging data anggota dari ruang baca Teknik/ Ekonomi ke Perpus Pusat 5. Buatlah prosedur yang melakukan proses update data koleksi buku dan tugas akhir yang ada di Perpus Pusat ke ruang baca Teknik dan Ekonomi sesuai dengan jenis (genre) koleksi buku dan tugas akhir. 6. Buatlah prosedur yang melakukan proses merging / penggabungan data koleksi buku dan tugas akhir yang ada di ruang baca Teknik dan Ekonomi ke Perpus Pusat 7. Untuk setiap data yang diupdate maupun di merge, adalah data yang terbaru saja (tidak semua data)