CONSISTENCY & REPLICATION. Sistem terdistribusi week 7
|
|
|
- Irwan Jayadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 CONSISTENCY & REPLICATION Sistem terdistribusi week 7
2 Outline Konsep dasar replikasi Konsistensi dalam sister Model konsistensi Protokol dalam konsistensi
3 Konsep Dasar Replikasi Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek serta melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga konsistensi data dapat terjamin.
4 Konsep Dasar Replikasi Keuntungan replikasi : replikasi mendukung ketersediaan data setiap waktu dan dimanapun diperlukan. Secara umum dibagi 2 : Reliability performance
5 Konsep Dasar Replikasi Reliability : Satu sistem, atau bahkan lebih dari satu, dapat terjadi tabrakan tanpa akses ke data yang mengalami interrupt. Memiliki salinan data dan mengijinkan data yang corrupt agar mudah dalam proses pendeteksian dan perbaikan. Performance beberapa salinan data dapat membantu dari sisi skala sehingga mampu menangani sistem yang lebih besar menangani client.
6 Konsep Dasar Replikasi Keuntungan lain : Memungkinkan beberapa lokasi menyimpan data yang sama. Aplikasi transaksi online terpisah dari aplikasi pembacaan Memungkinkan otonomi yang besar. Data dapat ditampilkan seperti aplikasi berbasis Meningkatkan kinerja pembacaan Membawa data mendekati lokasi pengguna. Penggunaan replikasi sebagai bagian dari strategi standby server.
7 Konsep Dasar Replikasi Replikasi diperlukan bila : Meng-copy dan mendistribusikan data dari satu atau lebih lokasi Mendistribusikan hasil copy data berdasarkan jadwal Mendistribusikan perubahan data ke server lain Memungkinkan beberapa pengguna di beberapa lokasi untuk melakukan perubahan dan kemudian menggabungkan data yang telah dimodifikasi Membangun aplikasi data yang menggunakan perlengkapan online maupun offline Membangun aplikasi Web sehingga pengguna dapat melihat volume data yang besar.
8 Merencanakan Replikasi Pertimbangan dalam perencanaan replikasi : Kebutuhan data yang akan diubah dan siapa yang mengubah Pendistribusian data memerlukan konsistensi, otonomi dan kesinambungan Kelengkapan replikasi yang meliputi kebutuhan user, infra struktur teknik,jaringan dan keamanan serta karakteristik data Jenis replikasi dan pilihannya Topologi replikasi dan bagaimana mewujudkannya agar sesuai dengan jenis replikasi
9 Jenis - jenis Replikasi Snapshot replication : Mendistribusikan data yang dapat dilihat pada saat tertentu tanpa melakukan update. Biasanya digunakan pada saat memerlukan tampilan data (read-only) seperti : daftar harga, katalog, data yang digunakan untuk pengambilan keputusan
10 Jenis - jenis Replikasi Replikasi snapshot ini membantu pada saat : data sebagian besar statis dan tidak sering berubah dapat menerima copy data yang telah melewati batas waktu yang ditentukan datanya sedikit
11 Jenis - jenis Replikasi Transactional replication : Memelihara kekonsistenan transaksi yang terjadi Merge replication : Merge replication memungkinkan pengguna bekerja dan merubah data sesuai dengan wewenangnya. Pada saat server tidak dikoneksikan ke seluruh lokasi dalam topologi, replikasi merubah ke nilai data yang sama.
12 Konsistensi dalam Sister Konsistensi semantik menunjukkan karakteristik sistem yang menspesifikasi semantik dari pengguna ganda yang mengakses berkas yang sama secara simultan. Konsistensi semantik berhubungan langsung dengan algoritma pada proses sinkronisasi.
13 Konsistensi dalam Sister Beberapa contoh penting konsistensi semantik : UNIX Semantics. Apa yang ditulis pengguna pada sebuah open berkas dapat dilihat pengguna lain yang juga sedang membuka berkas yang sama Sharing memungkinkan pengguna untuk berbagi pointer Session Semantics. Apa yang ditulis pengguna pada sebuah open berkas tidak dapat dilihat pengguna lain yang juga sedang membuka berkas yang sama. Setelah berkas itu di-close, perubahan yang terjadi karena ada pengguna yang menulis berkas dapat dilihat. Immutable-Shared Files Semantics. Sebuah immutable berkas tidak dapat dimodifikasi. Walaupun beberapa pengguna mengakses immutable file, isi berkas tidak dapat diubah.
14 Konsistensi dalam Sister Jenis model konsistensi : 1. Model konsistensi berpusat pada data (Data- Centric Concistency Models) 2. Model konsistensi berpusat pada client (Client- Centric Concistency Models)
15 (Data- Centric Concistency Models) Fokus pada proses Read dan Write pada data yang di-share. Contoh: shared filesystem,memory space,database. Konsistensi model ini terjadi antara proses dan penyimpanan data,
16 (Data- Centric Concistency Models) Model konsistensi dapat membatasi nilai pada saat proses Read sehingga proses pengembalian data data dapat dilakukan. Beberapa diantaranya dibatasi, semakin terbatas pembatasan nilai yang ada semakin mudah diterapkan.
17 (Data- Centric Concistency Models) Sequential consistency (Lamport, 1979): digunakan untuk shared memory pada sistem multiprosesor. Dalam data store dikatakan sequentialy consistent apabila hasil dari tiap eksekusi adalah sama jika operasi read dan write untuk seluruh proses di data store diekseskusi pada beberapa perintah yang terurut (sequential) dan operasi untuk setiap proses terlihat pada urutan yang diperintah secara spesifik oleh program.
18 (Data- Centric Concistency Models) Ilustrasi :
19 (Data- Centric Concistency Models) Causal Consistency lebih lemah dibandingkan sequential consistency. Causal consistency (Hutto and Ahamad, 1990), proses penulisan (write) harus terlihat pada perintah yang berbeda dan pada mesin yang berbeda.
20 (Data- Centric Concistency Models) Ketika suatu node melaksanakan suatu operasi read yang diikuti oleh proses write, kedua operasi disebut causal consistency karena nilai yang disimpan oleh write tergantung atas hasil dari read.
21 Client - Centric Concistency Models) Kita berasumsi bahwa tidak ada proses update secara simultan terhadap penyimpanan data. Kita perhatikan untuk Domain Name System atau World Wide Web; Di dalam sistem ini, mayoritas operasi itu terbaca, dan sangat utama semua menulis dilaksanakan oleh penguasa pusat (pemilik-pemilik halaman web, hostmasters), jadi kita tidak pernah mempunyai write-write conflicts. Jika tidak ada update berlangsung dalam jangka waktu lama, semua replika akan secara berangsur-angsur dijadikan konsisten (data lama akan dihapus dari cache). Proses ini disebut sebagai eventual consistency.
22 Client - Centric Concistency Models)
23 Protokol dalam Konsistensi Protokol pada konsistensi digunakan untuk menguraikan lebih dalam mengenai model konsistensi. Ada tiga protokol yaitu : Primary-Based Protocols Remote-Write Protocols & Local-Write Protocols Replicated-Write Protocols ActiveReplication & Quorum-Based Protocols Cache-coherence Protocols
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga konsistensi data dapat terjamin. 1. Mengetahui konsep dasar
Consistency and Replication
Distributed System Genap 2011/2012 Six Consistency and Replication Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom [email protected] dahlia74march.wordpress.com Consistency and Replication Replikasi adalah suatu
TSI Perbankan REPLIKASI
HOME DAFTAR ISI REPLIKASI Obyektif : 1 Mengetahui konsep dasar replikasi 2 Mengetahui bagaimana merencanakan replikasi 3 Mengetahui bagaimana proses replikasi terjadi 4 Mengetahui alat yang digunakan AS/400
SHARE DATA & TRANSACTION
SHARE DATA & TRANSACTION 8.1. Shared Data Sharing adalah suatu fasilitas yang digunakan untuk membagi suatu file, perangkat dan koneksi internet untuk digunakan secara bersama-sama dengan tujuan untuk
Replikasi. Ridzky Novasandro, Alvian Edo Kautsar, Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta
Replikasi Ridzky Novasandro, 32349 Alvian Edo Kautsar, 32647 Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta I. KONSEP DASAR REPLIKASI Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data
Administrasi Basis Data Replikasi. Yoannita
Administrasi Basis Data Replikasi Yoannita Pengertian Replikasi Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database dari satu database ke database lain
- File server pertama kali dikembangkan tahun 1970
5. FILE SERVICE File Sistem Terdistribusi ( Distributed File System/DFS) : file sistem yang mendukung sharing files dan resources dalam bentuk penyimpanan persistent di sebuah network. - File server pertama
DISTRIBUTED FILE SYSTEMS
DISTRIBUTED FILE SYSTEMS OVERVIEW Sistem berkas terdistribusi adalah sebuah sistem di mana banyak pengguna dapat berbagi berkas dan sumber daya penyimpanan. Client, server, dan media penyimpanan dalam
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Data Data adalah sesuatu yang mewakili objek dan peristiwa yang memiliki arti yang sangat penting bagi user (Hoffer et al, 2005). Dalam pengertian yang lain data adalah fakta
Gambar 1. Service terdistribusi
Bab 5. File Service Pendahuluan File Sistem Terdistribusi ( Distributed File System, disingkat DFS - penulis akan menggunakan kata ini selanjutnya) adalah file sistem yang mendukung sharing files dan resources
FILE SERVICE DAN NAME SERVICE
FILE SERVICE DAN NAME SERVICE PENGANTAR DATA TERDISTRIBUSI Materi: 1. Pengenalan File Service 2. Komponen File Service Interface 3. Pengenalan Name Service 4. Model Name Service Pertemuan: 6-7 Pendahuluan
DISTRIBUTED FILE SYSTEM. Sistem terdistribusi week 11
DISTRIBUTED FILE SYSTEM Sistem terdistribusi week 11 Outline Pendahuluan Operasi pada file File service Pilihan desain dalam file services Arsitektur file service NFS dan AFS Access control Pendahuluan
Replikasi. Aloysius S Wicaksono, Glagah Seto S Katon, Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta
Replikasi Aloysius S Wicaksono, 32701 Glagah Seto S Katon, 32839 Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta I. PENDAHULUAN Replikasi adalah kunci untuk ketersediaan tinggi dan toleransi kesalahan di dalam
Operating System. File System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si
Operating System File System Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Dosen : Caca E. Supriana, S.Si [email protected] Konsep dan Atribut File System Konsep File Atribut File Operasi
FILE SERVICE DI DALAM SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI
FILE SERVICE DI DALAM SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI Apa itu File? File File adalah kumpulan informasi yang berhubungan dan tersimpan dalam secondary storage. Seperti apa contoh type File? Contoh Type
Distributed System. Seven Distributed File Systems. Genap 2011/2012
Distributed System Genap 2011/2012 Seven Distributed File Systems Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom [email protected] dahlia74march.wordpress.com Pendahuluan File adalah kumpulan informasi yang
Pembandingan Metode Backup Database MySQL antara Replikasi dan MySQLDump
JUSI Vol. 1, No. 1 ISSN 2087-8737 Februari 2011 Pembandingan Metode Backup Database MySQL antara Replikasi dan MySQLDump Tawar *, Safitri Wahyuningsih Program Studi Sistem Informasi, Universitas Ahmad
Bab 10. Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 10.1 STRUKTUR SISTEM FILE
Bab 10 Implementasi Sistem File POKOK BAHASAN: Struktur Sistem File Implementasi Direktori Metode Alokasi Manajemen Ruang Bebas Efisiensi dan Performansi Perbaikan Sistem File Berstruktur Log Network File
Operating System. I/O System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si
Operating System I/O System Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Dosen : Caca E. Supriana, S.Si [email protected] Input / Output System Perangkat Keras I/O Aplikasi Antarmuka
DEGI PANJU ANANDIA Dosen Pembimbing Ary Mazharuddin Shiddiqi, S.Kom, M.Comp.Sc
DEGI PANJU ANANDIA 5106100015 Dosen Pembimbing Ary Mazharuddin Shiddiqi, S.Kom, M.Comp.Sc Latar Belakang Perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini membuat semakin dibutuhkannya data dan informasi
SINKRONISASI. Sistem terdistribusi week 5
SINKRONISASI Sistem terdistribusi week 5 Sinkronisasi clock Clock logika Clock fisik Algoritma sinkronisasi clock Penggunaan clock sinkron Mutual exclusion Algoritma pemilihan Sinkronisasi Clock Sifat
4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI
4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI APAKAH SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI? Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi merupakan bagian penting dalam semua kegiatan. Kebutuhan akan informasi diharapkan tidak dibatasi oleh ruang maupun waktu. Oleh karena itu diterapkanlah basis
IMPLEMENTASI REPLIKASI DATA SISTEM INFORMASI AKADEMIK STMIK PROFESIONAL MAKASSAR
IMPLEMENTASI REPLIKASI DATA SISTEM INFORMASI AKADEMIK STMIK PROFESIONAL MAKASSAR Sitti Arni Program Studi : Sistem Informasi STMIK Profesional Makassar [email protected] Abstrak Tulisan ini membahas tentang
SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI
SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI PENGANTAR DATA TERDISTRIBUSI Materi: 1. Pendahuluan 2. Manfaat Sistem Operasi Terdistribusi 3. Komponen Inti Sistem Operasi Pertemuan: 5 Pendahuluan Sistem operasi terdistribusi
KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1
KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1 ORACLE Oracle Server adalah sebuah Database Management System (DBMS) yang memiliki sifat terbuka, comprehensive, dan terintegrasi untuk mengelola informasi. Oracle Server
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN JARINGAN Proses menganalisa sistem merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam membangun sebuah system. Analisa system adalah proses menguraikan beberapa informasi
SISTEM TERDISTRIBUSI. Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi. Yuli Purwati, M.
SISTEM TERDISTRIBUSI Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi Sistem Terdistribusi adalah Sekumpulan komputer otonom yang terhubung ke
PERMINTAAN HALAMAN PEMBUATAN PROSES
PERMINTAAN HALAMAN PEMBUATAN PROSES KELOMPOK 116-33 ARIEF FATCHUL HUDA (720501055) CAHYANA (720500108X) Copyleft: Arief & Yana 1 Berbagi Memori Dalam Memori Virtual Virtual Memory memungkinkan proses untuk
Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System dengan Cache Based dalam Level User Space
PRESENTASI TUGAS AKHIR Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System dengan Cache Based dalam Level User Space Sukma Permata Adi (5107100100) Dosen Pembimbing : Wahyu Suadi, S.Kom, MM, M.Kom
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I. TUJUAN Mahasiswa mengenal
Ari Angga Wijaya
Konfigurasi FTP Server di xampp Ari Angga Wijaya [email protected] http://www.arianggawijaya.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan
Nama resource (untuk pemanggilan), Alamat (lokasi resource tsb), Rute (bagaimana mencapai lokasi tsb).
Name Service Pendahuluan Name Service dalam Sistem Terdistribusi merupakan layanan penamaan yang berfungsi untuk menyimpan naming context, yakni kumpulan binding nama dengan objek, tugasnya untuk me-resolve
http://www.brigidaarie.com Di lingkungan file-server, pemrosesan didistribusikan ke jaringan yang Local Area Network (LAN). File-Server menunjang kebutuhan file dengan aplikasi-aplikasi dan DBMS. Aplikasi
Bab 2 Tinjauan Pustaka
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu Pembahasan mengenai clustering dengan skema load balancing pada web server sudah banyak ditemukan. Salah satu pembahasan yang pernah dilakukan adalah Perancangan
Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.
Sistem Manajemen aje e Basis s Data Sistem Basis Data Terdistribusi Teknik Informatika Universitas Pasundan Caca E. Supriana, S.Si.,MT. [email protected] 2 Pengantar File processing/pemrosesan
6/26/2011. Database Terdistribusi. Database Terdesentralisasi
Sekumpulan database independen pada komputer komputer yang tidak saling berhubungan melalui jaringan Suatu database logis secara fisik tersebar pada beberapa komputer (di beberapa lokasi) dihubungkan melalui
Administrasi Basis Data. Transaksi dan Lock. Yoannita
Administrasi Basis Data Transaksi dan Lock Yoannita Mengenal Transaksi dan Lock Transaksi dan lock dipakai untuk menjamin konsistensi dan integritas data. Transaksi adalah sebuah unit kerja logis yang
Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi
Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi Sumber: Fundamentals of Database Systems, Third Edition ch.24, Elmasri Sumber Material: tanzir.staff.gunadarma.ac.id, T. Darmanto & Y. H. Chrisnanto, AmikBandung
DISTRIBUSI DATA KEPENDUDUKAN DI KOTA GORONTALO MENGGUNAKAN METODE REPLIKASI DATABASE DENGAN TEKNIK SINGLE MASTER REPLICATED
DISTRIBUSI DATA KEPENDUDUKAN DI KOTA GORONTALO MENGGUNAKAN METODE REPLIKASI DATABASE DENGAN TEKNIK SINGLE MASTER REPLICATED Mohamad Ilyas Abas¹, Moh. Hidayat Koniyo², Tajuddin Abdillah³ INTISARI Database
Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi
Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi 1.1. Definisi Sitem Terdistribusi Sistem distribusi adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berkomunikasi dan
Database Terdistribusi. by: Ahmad Syauqi Ahsan
14 Database Terdistribusi by: Ahmad Syauqi Ahsan Konsep Basis Data Terdistribusi (1) 2 Sistem Komputasi Terdistribusi adalah sejumlah elemen proses yang terkoneksi melalui jaringan komputer dan saling
1. PENGENALAN SISTEM TERDISTRIBUSI
1. PENGENALAN SISTEM TERDISTRIBUSI 1. Mengapa Sistem terdistribusi? - Komputer-komputer yang terdistribusi secara geografis. - Komunikasi melalui koneksi kabel/fibre/wireless/. - Keuntungan : interaksi,
BAB I PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 1 PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN Bagian pendahuluan ini berisi ide yang mendasari perancangan Replikator Database dengan Algoritma ORDER (On-demand Real-Time Decentralized Replication) yang meliputi
BAB 2 LANDASAN TEORI. menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Server Server (Sosinsky, 2009:108) adalah sebuah program perangkat lunak yang menyediakan layanan ke komputer lain melalui koneksi jaringan. Server dapat dijalankan pada sistem
Pertemuan XII Distributed Database Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.
Pertemuan XII Distributed Database Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Caca E. Supriana, S.Si.,MT. [email protected] id 2014 Pengantar File processing/pemrosesan file
Penguraian Naming Domains untuk mengakses resource dari URL URL Resolution via DNS.
Bab 6. Name Service 6.1 Pendahuluan Name Service dalam Sistem Terdistribusi merupakan layanan penamaan yang berfungsi untuk menyimpan naming context, yakni kumpulan binding nama dengan objek, tugasnya
BAB 1 PENDAHULUAN. dengan alat/device yang dipasang (attached) secara langsung, seperti cardreader
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada masa permulaan komputer digunakan, komputer bertukar informasi dengan alat/device yang dipasang (attached) secara langsung, seperti cardreader dan printer. Penggunaan
Bab 5. File Service. Atribut File Nama yaitu menentukan nama file yang dimaksud Tipe
Bab 5. File Service 5.1 Pendahuluan File adalah kumpulan informasi yang berhubungan dan tersimpan dalam secondary storage. Tipe File : Data (character, numeric, binary) Program Atribut File Nama yaitu
Kebutuhan ini muncul karena sumber tersebut digunakan secara bersama
Kebutuhan untuk melindungi kesatuan dan rahasia informasi dan sumber lain yang dimiliki oleh individu ataupun organisasi dapat meliputi kamanan fisik maupun data digital. Kebutuhan ini muncul karena sumber
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I. TUJUAN Mengetahui
Otomatisasi Failover pada Standby Database menggunakan Internet Control Message Protocol (ICMP)
Otomatisasi Failover pada Standby Database menggunakan Internet Control Message Protocol (ICMP) Defry Hamdhana, S.T 1, Muhd. Iqbal, M.Kom 2 1 Program Studi Teknik Informatika, Universitas Sumatera Utara
Ainul Fuad Farhan
FTP by Android Ainul Fuad Farhan [email protected] http://inungandthenotes.blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2013 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi
Sistem Terdistribusi. Silabus
Sistem Terdistribusi Silabus Pengantar Matakuliah : Sistem Terdistribusi SKS : 3 Dosen : Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs Hari : A Selasa 10.30 B Selasa 16.30 Email : [email protected] dan [email protected]
I. Pengenalan Samba. Heri Susanto Lisensi Dokumen:
Instalasi Samba di Ubuntu Server Heri Susanto [email protected] http://heridoank.blogspot.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan,
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
BASIS DATA TERDISTRIBUSI Kelompok : 1. Herdi Muzadi R (H1D015018) 2. Theza Gema Sandi (H1D015022) 3. M Fauzan Ramadhan (H1D015039) 4. Butar Butar Ines (H1D015047) 5. Mutiara Dwi A (H1D015058) 6. M Endhyka
STUDI DAN EKSPLORASI TEKNIK FAILOVER CLUSTER UNTUK MEMINIMALKAN DOWNTIME PADA WEB SERVER
STUDI DAN EKSPLORASI TEKNIK FAILOVER CLUSTER UNTUK MEMINIMALKAN DOWNTIME PADA WEB SERVER TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, di Program Studi Teknik Informatika,
TSI Perbankan MANAJEMEN DATA LOCK. Obyektif : 1. Mengetahui konsep lock 2. Mengetahui konsep share pada file database. AS/400 hal. B.
HOME DAFTAR ISI Obyektif : 1. Mengetahui konsep lock 2. Mengetahui konsep share pada file database MANAJEMEN DATA LOCK AS/400 hal. B.181 7.1 LOCKING Locking adalah salah satu mekanisasi pengontrol konkuren.
Domain & Web Hosting. Wisnu Hera
2015 Domain & Web Hosting Wisnu Hera Pendahuluan Kebutuhan akses Offline vs Online IP Address vs Word IP Addresses vs Word Domain Name Merupakan string yang nantinya diterjemahkan menjadi satu atau lebih
M. Choirul Amri
Cepat Mahir Windows 2000 Server [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1
ARSITEKTUR SISTEM Alif Finandhita, S.Kom, M.T Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1 Sistem Terpusat (Centralized Systems) Sistem Client Server (Client-Server Systems) Sistem Server (Server Systems) Sistem Paralel
Sofiyan Arif Kurniawan
Cara Menggunakan 4shared Desktop Sofiyan Arif Kurniawan [email protected] http://sosofiyan.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
Kusnawi, S.Kom, M.Eng
Kusnawi, S.Kom, M.Eng Statement-level read consistency Oracle menjamin bahwa data yang dilihat melalui sebuah query ketika suatu SQL statement (SELECT, INSERT, UPDATE, or DELETE) diberikan adalah konsisten
Laporan Resmi Praktikum Administrasi Jaringan FTP DAN SAMBA SERVER
Laporan Resmi Praktikum Administrasi Jaringan FTP DAN SAMBA SERVER Oleh : Muhammad Nawawi 2110131001 Fadlul Fikri 2110131004 Abid Famasya 2110131016 Polieknik Elektronikan Negeri Surabaya 2015 1. FTP FTP
1. Hardware terdistribusi. 2. Program terdistribusi. Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : Kelas : 5.C
Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : 0805021099 Kelas : 5.C 1. Hardware terdistribusi Hardware terdistribusi adalah hardware yang pemakaiannya bisa dipakai bersamasama (sharing) yang dihubungkan oleh
Making Provisions for Applications and Services
Making Provisions for Applications and Services Ketika seseorang mengakses informasi pada suatu perangkat (device), baik itu PC, laptop, PDA, ponsel, atau device lain yang terhubung ke jaringan, data tidak
1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Fakultas Ilmu Terapan di Telkom University merupakan salah satu instansi yang membutuhkan sistem file server yang dapat bekerja dengan handal. Di laboratorium di
Penerapan Mekanisme Callback Pada Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System
PRESENTASI TUGAS AKHIR KI091391 Penerapan Mekanisme Callback Pada Rancang Bangun File System Menggunakan Andrew File System Beggy Fitra Hilla (5108 100 098) Dosen Pembimbing : Wahyu Suadi, S.Kom, MM, M.Kom
REVIEW KARAKTERISTIK DAN MODEL SISTEM TERDISTRIBUSI
REVIEW KARAKTERISTIK DAN MODEL SISTEM TERDISTRIBUSI Nama Kelompok: Riani Afiah Amin (13102024) Lusi Annisa L. (13102049) Syarifah Camelia Ambami (13102063) SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM PURWOKERTO
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA Oleh: Anisa Istiqomah (09560018) Abdurrachman (09560505) 6.C LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG I. TUJUAN PRAKTIKUM 1.
KONSEP MOUNTING, SHARING dan PROTEKSI
KONSEP MOUNTING, SHARING dan PROTEKSI Kelompok 56.3 Edwin Richardo 120300039Y Yanuar Widjaja 1203001133 [email protected] Segala bentuk perubahan yang terjadi adalah di luar tanggung jawab kami MOUNTING
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI GOOGLE GEARS PADA WINDOWS MOBILE DENGAN STUDI KASUS WEB PENJUALAN BARANG PRANESTI NOVITASARI
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI GOOGLE GEARS PADA WINDOWS MOBILE DENGAN STUDI KASUS WEB PENJUALAN BARANG PRANESTI NOVITASARI 5106 100 076 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini membuat
SISTEM BASIS DATA BACKUP DAN RECOVERY. Backup Data. Restore Data. DENI HERMAWAN Informatika
SISTEM BASIS DATA DENI HERMAWAN 01111003 Informatika BACKUP DAN RECOVERY Data dan database merupakan komponen terpenting dalam satu sitem manajemen, disamping taentu saja aplikasi untuk system informasi
TUGAS JARINGAN KOMPUTER
TUGAS JARINGAN KOMPUTER Visualisasi Layanan Yang Berjalan Pada Protokol UDP Dan TCP Nama : Alfiansyah Nim : 09011281520131 SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERISTAS SRIWIJAYA 2017/2018 1. Layanan
RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom
RECOVERY SYSTEM Sistem Basis Data Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom Ilustrasi 1 Pada ilustrasi, merupakan salah satu contoh terabaikannya sifat durability yang harus dimiliki oleh transaksi. Sifat durability
Nama : Putra Adi Nugraha dan Priska Kalista Kelas : B
Nama : Putra Adi Nugraha 0606104321 dan Priska Kalista 0606101842 Kelas : B Pada kesempatan kali ini, kami membahas bab 21 mengenai Transaksi Atomik. Adapun bab ini berbicara tenang sifat keatomikan suatu
Pengertian [1] naming context.
Pengertian [1] Dalam sistem terdistribusi, nama digunakan untuk menunjuk ke suatu resource yang beragam dan tersebar seperti komputer, layanan (services), file dan remote object. Layanan penamaan berfungsi
PENGAMANAN SISTEM basis DAta
BAB PENGAMANAN SISTEM basis DAta Keamanan Database Teknik-teknik pengamanan database yang handal dan memiliki integritas Perlindungan terhadap data yang sensitif Rangkuman permasalahan keamanan database
SISTEM BASIS DATA 2. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
SISTEM BASIS DATA 2 WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 7 SBD 2 Database Control Transaksi. Security Database. Transaksi Transaksi adalah sebuah aksi /serangkaian aksi, yang dilakukan oleh pengguna
Konsep Dasar Sistem Operasi
Konsep Dasar Sistem Operasi Sistem Operasi Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Layanan Sistem Operasi Sebuah sistem operasi yang baik
1. Disk Schedulling 2. Buffering
1. Disk Schedulling Biasanya prosesor jauh lebih cepat daripada disk, sehingga sangat mungkin bahwa akan ada beberapa permintaan Disk yang harusnya diproses namun disk tersebut belum siap memprosesnya.
MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER
MODUL XIX DEPAN MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER DEPAN MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER MENENTUKAN KEBUTUHAN SISTEM PETA KEDUDUKAN KOMPETENSI Dasar Kejuruan Level I ( Kelas X )
Kelompok 1. Anggota : BOBBY KURNIAWAN NIA FITRIANA ARI FEBRYANSYAH DIAN ULUMIA ORIN HARITSA YASSER
Kelompok 1 Anggota : ARI FEBRYANSYAH BOBBY KURNIAWAN DIAN ULUMIA NIA FITRIANA ORIN HARITSA YASSER APPLICATION LAYER Application layer,adalah lapisan paling atas baik di OSI maupun di TCP/IP model.application
Sistem Jaringan Terdistribusi
Sistem Jaringan Terdistribusi Apa yang dimaksud dengan Sistem Jaringan Terdistribusi? Apa Keuntungan dan Kerugiannya (permasalahan yang dihadapi)? Pengertian Sistem Terdistribusi adalah Sekumpulan komputer
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Dasar Teori 2.1.1. Pengertian Internet, Intranet dan Extranet Internet merupakan singkatan dari Interconnected Network. Internet adalah kumpulan komputer yang terhubung satu
Sistem Terdistribusi 2. Model arsitektur Terdistribusi
Sistem Terdistribusi 2 Model arsitektur Terdistribusi Masalah Membangun SisTer Dimana kita meletakkan bagian hardware? Dimana kita meletakkan bagian software? Bagaimana antara hardware & software berkomunikasi?
SISTEM OPERASI. CSP 2702 Semester/SKS : 4/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, Ruang : P-22
SISTEM OPERASI CSP 2702 Semester/SKS : 4/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, 13.20 15.00 - Ruang : P-22 Dosen Pengampu : Erfanti Fatkhiyah, ST., M.Cs. PROTEKSI Tujuan proteksi Kewenangan Pada Proteksi
SISTEM OPERASI. CSP 2702 Semester/SKS : 3/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, Ruang : P-22
SISTEM OPERASI CSP 2702 Semester/SKS : 3/3 Program Studi : Sistem Komputer Kamis, 13.20 15.00 - Ruang : P-22 Dosen Pengampu : Erfanti Fatkhiyah, ST., M.Cs. ANTAR MUKA SISTEM FILE Konsep File Metode Akses
MODUL 2 KOMPONEN, LAYANAN SISTEM OPERASI M. R A J A B F A C H R I Z A L - S I S T E M O P E R A S I - C H A P T E R 2
MODUL 2 KOMPONEN, LAYANAN SISTEM OPERASI M. R A J A B F A C H R I Z A L - S I S T E M O P E R A S I - C H A P T E R 2 1 KOMPONEN SO LAINNYA Jaringan (Sistem Terdistribusi) Sistem terdistribusi adalah sekumpulan
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini membahas mengenai implementasi dan pengujian perangkat lunak yang dibangun pada Tugas Akhir ini. Pembahasan mengenai implementasi dipaparkan pada subbab 5.1 sedangkan
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Jadwal Implementasi Penerapan aplikasi ini terdiri dari beberapa tahapan berkelanjutan, dengan penjadwalan yang dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Oracle Case Study HIGH AVAILABILITY. Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan
Oracle Case Study HIGH AVAILABILITY Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan 1 TUJUAN Memahami manfaat dan kegunaan dari High Availability Memahami konsep dari High Availability Mengerti komponen-komponen dalam Oracle
BAB III ANALISIS PERMASALAHAN
BAB III ANALISIS PERMASALAHAN Hal-hal yang dianalisis pada bab ini meliputi: 1. Aspek waktu yang akan digunakan. 2. Fungsi agregasi pada relasi bitemporal. 3. Jenis query retrieval yang mengandung fungsi
Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS
Basis Data 2 Database Client / Server Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS Tujuan Memahami bentuk-bentuk arsitektur aplikasi dalam database. Memahami konsep arsitektur: Single-Tier Two-Tier:
BAB II LANDASAN TEORI. diperlukan dalam pembangunan website e-commerce Distro Baju MedanEtnic.
2 BAB II LANDASAN TEORI Untuk menunjang penulisan Tugas Akhir ini, diambil beberapa bahan referensi seperti bahasa pemrograman PHP dan MySQL, serta beberapa bahan lainya yang diperlukan dalam pembangunan
BAB III TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ADMIN SERVER
BAB III TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ADMIN SERVER Kompetensi Dasar 3.2. Memahami tugas dan tanggungjawab Admin Server 4.2. Menalar tugas dan tanggungjawab Admin Server Materi Pokok Tugas dan Tanggung Jawab
Model Sistem Terdistribusi
Model Sistem Terdistribusi Budi Susanto [email protected] dari Distributed System 3th, Colouris chap. 2 Model Tujuan Pengantar Menyediakan sebuah gambaran abstrak aspek yang relevan dengan sistem Menyediakan
Sistem Terdistribusi 1 Introduction. Pengantar Sistem Terdistribusi
Sistem Terdistribusi 1 Introduction Pengantar Sistem Terdistribusi Sistem Terdistribusi Satu sistem dimana beberapa komputer pada jaringan saling berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja sama dengan cara
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II 2.1 Pengertian Server LANDASAN TEORI Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable
