BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
|
|
|
- Ratna Iskandar
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi merupakan bagian penting dalam semua kegiatan. Kebutuhan akan informasi diharapkan tidak dibatasi oleh ruang maupun waktu. Oleh karena itu diterapkanlah basis data terdistribusi yang dapat menyediakan kebutuhan akan informasi di mana pun pengguna berada. Basis data terdistribusi merupakan kumpulan dari beberapa basis data yang terhubung secara logic dan didistribusikan melalui jaringan komputer (Ozsu dan Valduriez, 1999). Dengan adanya basis data terdistribusi dimungkinkan adanya penyebaran data dan informasi di berbagai tempat untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Oleh karena itu diterapkanlah teknik replikasi pada suatu basis data terdistribusi. Terdapat dua tujuan utama dari penerapan replikasi yaitu reliability dan performance (Tanenbaum dan van Steen, 2007). Salah satu permasalahan yang muncul pada teknik replikasi adalah bagaimana menjaga agar data pada setiap replika bersifat konsisten. Konsistensi data dapat diterapkan dengan menggunakan berbagai model sesuai dengan kebutuhan. Model konsistensi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu konsistensi data centric dan konsistensi client centric (Terry et al., 1994). Konsistensi data centric menyediakan cara pandang yang konsisten pada data yang didistribusikan pada sistem. Sedangkan pada konsistensi client centric menyediakan tingkat kekonsistenan dari perspektif sebuah client (Tanenbaum dan van Steen, 2007). Pada model konsistensi client centric dimungkinkan adanya data yang tidak konsisten dari satu replika ke replika yang lain selama kekonsistenan tetap terjaga dari sudut pandang client. Hal tersebut menyebabkan beban kerja sistem yang tidak terlalu berat karena jika terjadi update data pada sebuah server, data tersebut tidak harus langsung dipropagasikan ke seluruh server melainkan hanya ke server-server yang membutuhkan data tersebut saja. 1
2 2 Gambaran diperlukannya konsistensi client centric adalah sebagai berikut. Seorang client mobile mengakses basis data pada suatu replika dengan melakukan operasi update. Kemudian dengan perangkat mobile yang sama dia kembali mengakses basis data tersebut pada replika yang lain. Ada kemungkinan bahwa pengguna tersebut tidak melihat hasil update yang telah dilakukan sebelumnya karena update dari replika yang pertama belum disalurkan ke replika berikutnya, sehingga dari sisi client terdapat data yang tidak konsisten. Model konsistensi client centric akan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Untuk menerapkan konsistensi client centric maka dibutuhkan suatu middleware yang membentuk sebuah layer di antara aplikasi dan platform terdistribusi dalam hal ini basis data terdistribusi. Tujuan dari middleware tersebut adalah untuk menyediakan transparansi dari distribusi, yaitu untuk menyembunyikan pendistribusian data, proses, dan kontrol dari aplikasi (Tanenbaum dan van Steen, 2007). Middleware tersebut menjadi intermediate layer di antara client dan DBMS yang tujuan utamanya adalah untuk memenuhi konsistensi dari replikasi (Inigo et al., 2006). Model arsitektural dari basis data terdistribusi terdiri dari tiga karakter yaitu: aplikasi client, aplikasi front-end (middleware), dan replika manager (Coulouris dan Dollimore, 1994). MySQL merupakan salah satu DBMS yang sering digunakan karena sifatnya yang free. Teknik replikasi yang ada pada MySQL adalah asynchronous dan semi-synchronous yang kedua-duanya masih menimbulkan ketidakkonsistenan data. Selama ini hanya terdapat tiga jenis konsistensi data pada MySQL yang didukung oleh software-software pihak ketiga yaitu eventual consistency, strong consistency, dan single master with downtime on failover (Oracle, 2010). Konsistensi client centric memiliki empat buah model variasi yaitu Read Your Writes, Monotonic Reads, Writes follow Reads, dan Monotonic Writes. Dengan menerapkan variasi-variasi konsistensi client centric tersebut pada MySQL akan menghasilkan performa yang diharapkan dapat mengurangi beban sistem. Setiap model konsistensi tersebut akan menghasilkan performa yang
3 3 berbeda-beda. Performa dari model konsistensi tersebut dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk membangun sebuah model basis data terdistribusi. 1.2 Perumusan Masalah Permasalahan yang akan dikaji pada penelitian ini adalah bagaimana menerapkan variasi-variasi model konsistensi client centric pada basis data terdistribusi dengan menggunakan MySQL serta bagaimana melakukan pengujian dan membandingkan performa dari variasi-variasi model konsistensi tersebut. 1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan variasi-variasi model konsistensi client centric yaitu Read Your Writes, Monotonic Reads, Writes follow Reads, dan Monotonic Writes pada MySQL. Setelah model konsistensi client centric tersebut diterapkan pada MySQL maka akan diuji performanya masing-masing serta dibandingkan antara satu dengan yang lain. Performa yang dihasilkan oleh keempat variasi model client centric tersebut juga akan dibandingkan dengan model replikasi penuh pada MySQL. 1.4 Manfaat Penelitian Manfaat yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah mengetahui performa diantara variasi-variasi model konsistensi client centric serta perbandingannya dengan performa yang dihasilkan oleh model replikasi penuh pada MySQL. Dengan mengetahui performa dari model konsistensi client centric tersebut dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam membangun basis data terdistribusi. 1.5 Batasan Masalah Dalam penelitian yang dilakukan, penulis melakukan batasan-batasan sebagai berikut: model konsistensi yang digunakan pada penelitian ini adalah konsistensi client centric di mana kekonsistenan data dilihat dari sudut pandang sebuah client dan bukan dari keseluruhan sistem (server) atau data serta sistem manajemen basis data terdistribusi yang digunakan adalah MySQL.
4 4 1.6 Metodologi Penelitian Penelitian ini dibagi menjadi 2 bagian utama, yaitu: 1. Perancangan sistem dengan mengimplementasikan variasi-variasi model konsistensi client centric yaitu Read Your Writes, Monotonic Reads, Writes follow Reads, dan Monotonic Writes pada MySQL. 2. Menguji dan membandingkan performa diantara keempat variasi model konsistensi client centric serta membandingkannya pula dengan performa yang dihasilkan oleh replikasi penuh pada MySQL Perancangan dan implementasi sistem 1. Langkah pertama yaitu melakukan analisa kebutuhan sistem. Pada tahap ini akan dihasilkan kebutuhan fungsional yaitu server basis data dan replikanya serta manajemen basis data yang digunakan yaitu MySQL. 2. Langkah kedua yaitu melakukan perancangan sistem. Pada tahap ini akan dihasilkan skema server basis data yang digunakan. Pada penelitian ini akan menggunakan 3 buah server basis data yang dihubungkan dengan sistem Master to Master. 3. Langkah ketiga yaitu implementasi sistem. Pada tahap ini sistem yang telah dirancang pada tahap sebelumnya diimplementasikan baik secara fisik maupun ke dalam stored procedure MySQL. Stored procedure tersebut akan mengatur replikasi yang terjadi dengan menggunakan keempat model konsistensi client centric serta model replikasi penuh pada MySQL. Sistem akan melakukan operasi-operasi read, insert, update, delete pada suatu server yang kemudian akan direplikasi pada server yang lain dengan menggunakan model konsistensi client centric Pengujian sistem Skenario yang akan digunakan dalam pengujian sistem yaitu: 1. Pengujian fungsionalitas Pengujian ini dimaksudkan untuk menguji sistem apakah sistem sudah dapat berfungsi dengan baik. Cara pengujiannya dengan membuat sebuah basis data pada sebuah server kemudian mereplikasikannya ke server yang
5 5 lain. Kemudian dilakukan operasi insert, update, delete, dan select pada server-server yang ada dengan urutan tertentu dengan menerapkan variasivariasi model konsistensi client centric. Kemudian dilakukan pengecekan antara lain keutuhan data dan kekonsistenan data. 2. Pengujian performance Pengujian ini dilakukan untuk melihat waktu yang dibutuhkan untuk melakukan replikasi dengan menggunakan variasi-variasi model konsistensi client centric antar server. Hasil yang didapatkan akan dibandingkan antara satu variasi model konsistensi dengan variasi model yang lain. Selain itu performa yang dihasilkan oleh model konsistensi client centric akan dibandingkan dengan model replikasi penuh pada MySQL. 1.7 Sistematika Penulisan Tesis ini ditulis dengan sistematika sebagai berikut: Bab I Pendahuluan Bab ini menguraikan tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, keaslian penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan. Bab II Tinjauan Pustaka Bab ini memuat uraian sistematis tentang informasi hasil penelitian yang disajikan dalam pustaka dan menghubungkannya dengan masalah penelitian yang sedang diteliti. Bab III Landasan Teori Bab ini membahas dasar-dasar teori dari sistem basis data terdistribusi dan model konsistensi client centric.
6 6 Bab IV Rancangan Penelitian Bab ini memuat analisis awal kebutuhan sistem dan perancangan sistem basis data terdistribusi dengan menggunakan model konsistensi client centric pada MySQL. Bab V Implementasi Bab ini membahas tentang implementasi sistem konsistensi client centric pada MySQL. Bab VI Hasil dan Pembahasan Bab ini menguraikan hasil pengujian sistem dan analisa dari hasil pengujian tersebut. Bab VII Kesimpulan Bab ini menguraikan kesimpulan dan saran-saran.
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini membahas mengenai implementasi dan pengujian perangkat lunak yang dibangun pada Tugas Akhir ini. Pembahasan mengenai implementasi dipaparkan pada subbab 5.1 sedangkan
BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi informasi sudah merupakan satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi merupakan suatu kebutuhan
Replikasi. Ridzky Novasandro, Alvian Edo Kautsar, Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta
Replikasi Ridzky Novasandro, 32349 Alvian Edo Kautsar, 32647 Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta I. KONSEP DASAR REPLIKASI Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data
BAB I PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 1 PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN Bagian pendahuluan ini berisi ide yang mendasari perancangan Replikator Database dengan Algoritma ORDER (On-demand Real-Time Decentralized Replication) yang meliputi
CONSISTENCY & REPLICATION. Sistem terdistribusi week 7
CONSISTENCY & REPLICATION Sistem terdistribusi week 7 Outline Konsep dasar replikasi Konsistensi dalam sister Model konsistensi Protokol dalam konsistensi Konsep Dasar Replikasi Replikasi adalah suatu
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I. TUJUAN Mahasiswa mengenal
3. Bagaimana membuat replikasi pada Db4odan MySQL?
BAB I PENDAHULUAN Pada bab I ini membahas tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan tugas akhir, metode penyelesaian masalah, dan sistematika penulisan. 1.1. LatarBelakang Perkembangan
Consistency and Replication
Distributed System Genap 2011/2012 Six Consistency and Replication Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom [email protected] dahlia74march.wordpress.com Consistency and Replication Replikasi adalah suatu
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I. TUJUAN Mengetahui
Bab 2 Tinjauan Pustaka
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu Pembahasan mengenai clustering dengan skema load balancing pada web server sudah banyak ditemukan. Salah satu pembahasan yang pernah dilakukan adalah Perancangan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Arsitektur software three tier berkembang pada tahun 1990an untuk mengatasi keterbatasan arsitektur two-tier(client-server). Pada gambar I-1 dapat dilihat bahwa arsitektur
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 5 DISTRIBUSI DAN FRAGMENTASI DATA Oleh: Anisa Istiqomah (09560018) Abdurrachman (09560505) 6.C LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam perkembangan Teknologi Informasi yang semakin meluas ini sistem informasi berperan penting untuk menunjang kredibilitas perusahaan dan pengguna jaringan lainnya.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang HTTP adalah salah satu protokol paling populer di dunia internet. Dengan semakin banyaknya aplikasi multimedia yang berjalan di atas HTTP, banyak protokol yang dikembangkan
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1. Sistem Informasi 3.1.1. Sistem Menurut Jerry Fitz Gerald, Arda F. Fitz Gerald dan Warren D Stalling, jr.(dalam Jogiyanto, 2002:24) dikemukakan bahwa sistem adalah suatu jaringan
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini membahas tentang implementasi dan pengujian perangkat lunak yang dibangun pada tugas akhir ini. Implementasi akan dibahas pada Subbab 4.1, sedangkan pengujian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemanfaatan sistem informasi di berbagai bidang pada masa sekarang telah menuntut semakin tingginya kemampuan suatu sistem informasi antara lain dalam hal keamanan,
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI GOOGLE GEARS PADA WINDOWS MOBILE DENGAN STUDI KASUS WEB PENJUALAN BARANG PRANESTI NOVITASARI
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI GOOGLE GEARS PADA WINDOWS MOBILE DENGAN STUDI KASUS WEB PENJUALAN BARANG PRANESTI NOVITASARI 5106 100 076 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini membuat
BAB I PENDAHULUAN 1 Bab 1
BAB I PENDAHULUAN 1 Bab 1 1.1 Latar Belakang Masalah Nasabah yang menjadi peserta asuransi harus memberikan data pribadi kepada pihak asuransi. Data peserta asuransi yang diberikan harus sesuai dengan
Sistem Terdistribusi
Sistem Terdistribusi TIK-604 Arsitektur Kuliah 4: 19/20 Maret 2018 Husni Kuliah sebelumnya: Remote Procedure Calls (RPC) Hari ini Pertemuan hari ini: Remote Procedure Calls: Kesimpulan Arsitektur Pengumuman:
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemrograman yang bersifat modular memberikan banyak kemudahan tak hanya kepada pemrogram tetapi juga kepada pengguna program. Program modular pada umumnya membagi-bagi
BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini, database merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan sehari-hari
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, database merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan sehari-hari suatu organisasi. Dengan menggunakan database, data-data yang dimiliki dapat lebih terorganisir
TUGAS PENGGANTI UAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI. Makalah Arsitektur dan Desain Database Management System Terdistribusi
TUGAS PENGGANTI UAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI Makalah Arsitektur dan Desain Database Management System Terdistribusi Dosen : Muslichun Alcharis T, S.Kom Disusun Oleh : Wahyu Dwi Pranata
- File server pertama kali dikembangkan tahun 1970
5. FILE SERVICE File Sistem Terdistribusi ( Distributed File System/DFS) : file sistem yang mendukung sharing files dan resources dalam bentuk penyimpanan persistent di sebuah network. - File server pertama
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha
SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan
Perancangan Basis Data
Modul ke: Perancangan Basis Data Fakultas FASILKOM DATABASE TERDISTRIBUSI Program Studi Sistem Informasi www.mercubuana.ac.id Anita Ratnasari, S.Kom, M.Kom Distributed DBMS Database terdistribusi (Distributed
Perancangan dan Pembangunan Sistem Failover Pada MySQL Menggunakan Heartbeat dan MySQL Native Replication untuk Menunjang Ketersediaan Data Online
Perancangan dan Pembangunan Sistem Failover Pada MySQL Menggunakan Heartbeat dan MySQL Native Replication untuk Menunjang Ketersediaan Data Online Prajna Deshanta Ibnugraha Jurusan Teknologi Informasi,
ABSTRAK. Kata Kunci: Basis Data, Komparasi, Stored Procedure. vi Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Tugas Akhir ini membahas analisis tentang bagaimana komparasi waktu eksekusi antara DBMS PostgreSQL dan DBMS Oracle yang masing-masingnya mempunyai kelebihan dalam mengolah basis data. Analisis
Gambar 1. Service terdistribusi
Bab 5. File Service Pendahuluan File Sistem Terdistribusi ( Distributed File System, disingkat DFS - penulis akan menggunakan kata ini selanjutnya) adalah file sistem yang mendukung sharing files dan resources
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga
Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy / pendistribusian data dan objek-objek dalam melaksanakan sinkronisasi antara objek sehingga konsistensi data dapat terjamin. 1. Mengetahui konsep dasar
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah mempengaruhi kehidupan manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Pengaruh yang paling besar adalah pada aspek
BAB I PENDAHULUAN. pelayanannya setiap nasabah yang menggandaikan barang yang dimilikinya, petugas pelayanan memberikan tanda bukti transaksi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang PT Pegadaian sejak tahun 2010 memiliki pelayanan gadai yang berbasis syariah. Setiap kantor Cabang pelayanan Syariah memiliki beberapa Unit Pelayanan Syariah yang
SILABUS SISTEM TERDISTRIBUSI (S1 - Sistem Informasi) (KK ) MINGGU POKOK BAHASAN MATERI SUMBER
SILABUS SISTEM TERDISTRIBUSI (S1 - Sistem Informasi) (KK-011316) MINGGU POKOK BAHASAN MATERI SUMBER I Pengenalan Sistem Motivasi dan Definisi 3 (bab 1) Sejarah Perkembangan System sebelum dan sesudah tahun
PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Arsitektur Two-Tier 2 1 BAB I
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Kebanyakan program yang ada saat ini merupakan sistem terdistribusi, yaitu suatu sistem yang mendistribusikan informasi yang diprosesnya di antara beberapa komputer.
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN Bab ini akan membahas latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, metodologi yang digunakan, dan sistematika penulisan tugas akhir. I.1 Latar Belakang Masalah Saat
IMPLEMENTASI FAULT TOLERANT JDBC CONNECTOR PADA DBMS MYSQL UNTUK MENDUKUNG REPLIKASI DI MID TIER PADA ARSITEKTUR THREE TIER
IMPLEMENTASI FAULT TOLERANT JDBC CONNECTOR PADA DBMS MYSQL UNTUK MENDUKUNG REPLIKASI DI MID TIER PADA ARSITEKTUR THREE TIER LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai syarat kelulusan tingkat sarjana oleh: Satria
1. Pendahuluan Latar Belakang
1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Menurut penelitian yang dilakukan oleh Gantz et al estimasi data elektronik mencapai 0,18 zettabyte pada tahun 2006 dan diramalkan akan mencapai 1,8 zettabyte pada tahun
Model Sistem Terdistribusi
Model Sistem Terdistribusi Budi Susanto [email protected] dari Distributed System 3th, Colouris chap. 2 Model Tujuan Pengantar Menyediakan sebuah gambaran abstrak aspek yang relevan dengan sistem Menyediakan
MEMBANGUN DATA WAREHOUSE
MEMBANGUN DATA WAREHOUSE A. Menentukan Bentuk Data Warehouse Data warehouse memiliki berbagai macam bentuk yang sering digunakan. Jadi sebelum membangun suatu data warehouse kita harus memutuskan bentuk
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI Pada bab tiga ini berisikan pembahasan mengenai dasar teori yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. 3.1 Sistem Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Sistem informasi digunakan untuk mempresentasikan informasi untuk pengelolaan pengambilan keputusan dan menjalankan aktivitas-aktivitas yang terkait dalam
Sistem Basis Data. Sebuah sistem yang memiliki fungsi utama untuk mengelola data dan menyediakan data tersebut jika dibutuhkan
Sistem Sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri dari sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi/tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan
Teknik Informatika Universitas Pasundan. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.
Sistem Manajemen aje e Basis s Data Sistem Basis Data Terdistribusi Teknik Informatika Universitas Pasundan Caca E. Supriana, S.Si.,MT. [email protected] 2 Pengantar File processing/pemrosesan
Bab 3 Metode Perancangan 3.1 Tahapan Penelitian
Bab 3 Metode Perancangan 3.1 Tahapan Penelitian Pada bab ini dijelaskan mengenai metode yang digunakan dalam membuat sistem dan perancangan yang dilakukan dalam membangun Web Server Clustering dengan Skema
SISTEM TERDISTRIBUSI. Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi. Yuli Purwati, M.
SISTEM TERDISTRIBUSI Agenda : - Pengantar Sistem Terdistribusi - Karakteristik Sistem Terdistribusi - Model Sistem Terdistribusi Sistem Terdistribusi adalah Sekumpulan komputer otonom yang terhubung ke
DEGI PANJU ANANDIA Dosen Pembimbing Ary Mazharuddin Shiddiqi, S.Kom, M.Comp.Sc
DEGI PANJU ANANDIA 5106100015 Dosen Pembimbing Ary Mazharuddin Shiddiqi, S.Kom, M.Comp.Sc Latar Belakang Perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini membuat semakin dibutuhkannya data dan informasi
Database Terdistribusi. by: Ahmad Syauqi Ahsan
14 Database Terdistribusi by: Ahmad Syauqi Ahsan Konsep Basis Data Terdistribusi (1) 2 Sistem Komputasi Terdistribusi adalah sejumlah elemen proses yang terkoneksi melalui jaringan komputer dan saling
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
4.1. Implementasi Sistem BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisa dan perancangan selesai dilakukan. Pada sub bab ini akan dijelaskan implementasi
BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang
9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1.1 Pengertian Data Pengertian data adalah : Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh langsung
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ada banyak sekali metode yang bisa digunakan untuk menghafalkan Al-Quran, mulai dari mendengarkan bacaan terus menerus, melihat bacaan yang mau dihafalkan berulang
BAB I PENDAHULUAN. Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa merupakan suatu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa merupakan suatu instansi Pemerintah Daerah, yang menangani langsung kegiatan bidang sosial kemasyarakatan dan
Gambar 4.8 Topologi replikasi basis data. Gambar 4.9 Konfigurasi IP pada master dan slave
1. Pengaturan IP Salah satu syarat dari replikasi adalah terhubungnya server master dengan server slave. Agar keduanya terhubung terlebih dahulu kita mengatur ip baik pada master maupun slave. IP pada
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN I
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR ii iii iv v vi viii xiv xv BAB I PENDAHULUAN I-1 1.1.Latar Belakang I-1 1.2.Identifikasi
Database dalam Sistem Terdistribusi
Database dalam Sistem Terdistribusi Modern Database Management 6 th Edition Jeffrey A. Hoffer, Mary B. Prescott, Fred R. McFadden Definisi Database terdistribusi: Sebuah database logic yang tersebar secara
BAB I Pendahuluan 1.1. LATAR BELAKANG MASALAH
BAB I Pendahuluan 1.1. LATAR BELAKANG MASALAH Selama ini masih banyak pengelola restoran yang melayani permintaan pesanan pelanggannya secara manual yang dikhawatirkan menimbulkan masalah, seperti kesalahan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Banyak user yang sering melakukan pengiriman pesan kepada teman, keluarga, kolega bisnis, dan lain-lain. Namun, jika kita sering mengirim pesan untuk memberitakan
Sistem Terdistribusi. Silabus
Sistem Terdistribusi Silabus Pengantar Matakuliah : Sistem Terdistribusi SKS : 3 Dosen : Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs Hari : A Selasa 10.30 B Selasa 16.30 Email : [email protected] dan [email protected]
Distributed System. Number One Introduction. Genap 2011/2012. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom
Distributed System Genap 2011/2012 Number One Introduction Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom Number One Introduction Matakuliah SKS Dosen Hari Email Blog : Distributed System :3 : Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom
Analisis dan Implementasi Basis Data Terdistribusi Horizontal pada MongoDB untuk ClikKB BKKBN Regional Jawa Barat
Analisis dan Implementasi Basis Data Terdistribusi Horizontal pada MongoDB untuk ClikKB BKKBN Regional Jawa Barat Analysis and Implementation of Horizontal Distributed Database on MongoDB for ClikKB BKKBN
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab dua ini akan dibahas mengenai definisi dan konsep dari three tier architecture, replikasi, transaksi pada database, TCP, dan JDBC. Landasan teori ini akan memberikan pemahaman
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 1.1 ANALISA KEBUTUHAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 1.1 ANALISA KEBUTUHAN SISTEM Saat ini, sebagian besar aplikasi yang digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan bisnis pada berbagai skala membutuhkan puluhan atau bahkan
BAB 1 I PENDAHULUAN. terbarukan untuk mengelola dan mengolah data tersebut. Perkembangan database
BAB 1 I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat pesat dengan data yang berjumlah cukup besar dan juga semakin dibutuhkannya sebuah pengembangan terbarukan untuk mengelola
BAB I PENDAHULUAN. dari beberapa kelurahan, dan setiap bulannya masing-masing kelurahan wajib
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kecamatan Coblong merupakan suatu organisasi pemerintahan yang terdiri dari beberapa kelurahan, dan setiap bulannya masing-masing kelurahan wajib melaporkan
BAB II LANDASAN TEORI. di jaman sekarang, namun apakah Anda mengetahui sejarah nya itu?. Mungkin,
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Sekilas Mengenai Web Internet sudah menjadi hal yang sangat dekat bagi masyarakat ataupun penggunanya di jaman sekarang, namun apakah Anda mengetahui sejarah nya itu?. Mungkin,
Kontrak Kuliah. Management User dan Akses Kontrol. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Kontrak Kuliah Management User dan Akses Kontrol Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom 1 Pendahuluan MySQL memberikan akses kontrol serta batasan kewenangan yang ketat terhadap client yang mengakses ke sistem. Dua
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 3 DATABASE LINK DENGAN HETEROENOUS SERVICE
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 3 DATABASE LINK DENGAN HETEROENOUS SERVICE LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I.
Basis Data Relational
Basis Data Relational Kebanyakan model yang digunakan adalah Model basis data relasional dengan menggunakan Relational Database Management System (RDBMS). RDBMS menyediakan layanan pengorganisasian data
BAB II LANDASAN TEORI. konsep dasar dan definisi-definisi yang berkaitan dengan perangkat lunak yang
BAB II LANDASAN TEORI Pada landasan teori ini diuraikan sejumlah teori untuk membantu dan memecahkan permasalahan yang ada. Beberapa landasan teori tersebut meliputi konsep dasar dan definisi-definisi
MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER
MODUL XIX DEPAN MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER DEPAN MERANCANG WEB DATA BASE UNTUK CONTENT SERVER MENENTUKAN KEBUTUHAN SISTEM PETA KEDUDUKAN KOMPETENSI Dasar Kejuruan Level I ( Kelas X )
SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom
SISTEM BASIS DATA Pendahuluan Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom Sistem Basis Data Sistem Basis Data merupakan suatu sistem yang terdiri dari kumpulan file yang saling berhubungan dan memungkinkan dilakukan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bencana adalah salah satu fenomena alam dapat terjadi setiap saat, dimanapun dan kapanpun sehingga dapat menimbulkan kerugian material dan non-material bagi kehidupan
SISTEM BASIS DATA. Pendahuluan. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom
SISTEM BASIS DATA Pendahuluan Gentisya Tri Mardiani, M.Kom Sistem Basis Data Sistem Basis Data merupakan suatu sistem yang terdiri dari kumpulan file yang saling berhubungan dan memungkinkan dilakukan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang sangat cepat mengakibatkan manusia menginginkan segala sesuatunya dengan mudah dan ringkas. Bertukar informasi adalah suatu hal yang sangat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. LINKIT360 adalah perusahaan yang bergerak dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Saat ini PT. LINKIT360 sudah menjalankan bisnis di 7 negara. Salah satu jenis
Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi
Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi Sumber: Fundamentals of Database Systems, Third Edition ch.24, Elmasri Sumber Material: tanzir.staff.gunadarma.ac.id, T. Darmanto & Y. H. Chrisnanto, AmikBandung
BAB I PENDAHULUAN 1 BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejak awal penggunaan komputer, penyimpanan dan manipulasi data merupakan fokus utama dari suatu aplikasi sehingga mendorong para peneliti untuk
PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM PENGATURAN BASIS DATA SECARA ONLINE. Agustinus Noertjahyana, Rendy Pangestu dan Dwi Budiman
PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM PENGATURAN BASIS DATA SECARA ONLINE Agustinus Noertjahyana, Rendy Pangestu dan Dwi Budiman Jurusan Teknik Informatika Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131 Surabaya
Heru Lestiawan, M.Kom
2017 Heru Lestiawan, M.Kom Objectives Pemahaman konsep Sistem Tersebar Keuntungan dan kerugian Sistem Tersebar Mampu membedakan perbedaan Sistem Tersebar dengan Sistem Terpusat Memahami jenis-jenis Sistem
BAB I PENDAHULUAN. menghadapi era ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk itu diperlukan sumber. mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dengan kemajuan teknologi saat ini dunia pendidikan memerlukan usaha yang optimal untuk dapat menghasilkan peserta didik yang berkualitas guna menghadapi
DATAWAREHOUSE. Sukarsa:Pasca Elektro Unud. I Made Sukarsa
DATAWAREHOUSE I Made Sukarsa Evolusi Sistem Informasi Decision Support System database Database (I,U,D,R) ETL DW (Read) Masalah : integrasi /konsistensi OLTP Normalisasi/Den ormalisasi OLAP Denormalisasi
BAB 1 PENDAHULUAN. Masyarakat masa kini telah menyadari bahwa hardskill bukanlah satusatunya
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masyarakat masa kini telah menyadari bahwa hardskill bukanlah satusatunya hal yang dapat menjamin kesuksesan karir mereka. Ada satu hal lagi yang lebih menentukan
BAB 1 PENDAHULUAN. Toko Barokah merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan. Produk
BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah Toko Barokah merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan. Produk yang dijual di Toko Barokah yaitu busana dan kebaya. Dalam proses penjualannya, Toko
ABSTRAK. Kata kunci : metode FAST, listrik, elektronik, transaksi, Sinar Makmur.
ABSTRAK Toko Sinar Makmur yang menyediakan alat alat listrik dan elektronik selama ini menggunakan cara manual dalam melakukan semua transaksi yang terjadi sehingga pekerjaan kurang efektif dan efisien.
Form Insert SHK. Kode SHK. Tanggal SHK. Nama Produk. Qty. Gambar 4.44 Rancangan Layar Insert SHK
197 Form Insert SHK Kode SHK Tanggal SHK Nama Produk Qty Save Cancel Gambar 4.44 Rancangan Layar Insert SHK 198 Form Insert SPK Kode SPK Tanggal SPK Nama Produk Qty Save Cancel Gambar 4.45 Rancangan Layar
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PENGANTAR BASIS DATA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER (D3) KODE: IT014318
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PENGANTAR BASIS DATA FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER (D3) KODE: IT0438 Minggu PENDAHULUAN Tentang Matakuliah Pengantar Basis
SKRIPSI DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM DATABASE TERDISTRIBUSI UNTUK PERENCANAAN BONGKAR MUAT PETIKEMAS
SKRIPSI DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM DATABASE TERDISTRIBUSI UNTUK PERENCANAAN BONGKAR MUAT PETIKEMAS (STUDI KASUS DI PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA, SURABAYA) Oleh: IRFAN WAHYUDIN NRP: 1202 109
Sistem Terdistribusi TIK-604
Sistem Terdistribusi TIK-604 Husni.trunojoyo.ac.id Model-model Arsitektural Pertemuan 03, 13 Maret 2017 Husni [email protected] Sesi terakhir: Hari ini Tren & Tantangan dalam Sistem Terdistribusi Sesi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jasa Marga merupakan perusahaan perintis penyelenggaraan jalan tol di Indonesia, yang didirikan pada tanggal 01 Maret 1978. Sebagai jalan tol pertama di Indonesia yang
SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA
Mata Kuliah Kode / SKS Program Studi Fakultas : Sistem Terdistribusi : AK012319 / 2 SKS : Sistem Komputer : Ilmu Komputer & Teknologi Informasi 1 Pengenalan Sistem Terdistribusi konsep dasar sistem - Definisi
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM
BAB 3 PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum tentang sistem yang akan dibuat. Rancangan sistem ini secara umum mengidentifikasi komponen-komponen sistem yang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam dunia pendidikan, saat ini telah banyak berkembang sistem e-learning, yaitu suatu sistem pembelajaran yang dapat dilakukan jarak jauh, dalam arti tidak
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. Tentunya untuk mengikuti perubahan perubahan yang terjadi
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Dalam menyambut Era Globalisasi sekarang ini, sebuah perusahaan harus mampu untuk mengikuti perubahan yang terjadi baik di dalam maupun di luar perusahaan. Tentunya
