BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

RESISTOR DAN HUKUM OHM

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

PEMBUATAN ALAT PRAKTIKUM FISIKA LISTRIK UNTUK KEGIATAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM FISIKA DASAR DAN MATERIAL TEKNIK

MODUL PRAKTIKUM PENGUKURAN BESARAN LISTRIK

MODUL PRAKTIKUM PENGUKURAN BESARAN LISTRIK

MODUL PRAKTIKUM PENGUKURAN BESARAN LISTRIK

Konduktor dan isolator

SEMIKONDUKTOR. Komponen Semikonduktor I. DIODE

MODUL 8 RESISTOR & HUKUM OHM

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

CATU DAYA MENGGUNAKAN SEVEN SEGMENT

TUGAS RANGKAIAN LISTRIK

MODUL PRAKTIKUM LABORATORIUM INSTRUKSIONAL TEKNIK KIMIA BATERAI (BAT)

KOMPONEN AKTIF. Resume Praktikum Rangkaian Elektronika

SOAL UJIAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN PRAKARYA REKAYASA TEKNOLOGI (ELEKTRONIKA)

LISTRIK DINAMIS FIS 1 A. PENDAHULUAN B. HUKUM OHM. ρ = ρ o (1 + αδt) C. NILAI TAHANAN RESISTOR

Resistor. Gambar Resistor

MODUL PRAKTIKUM LABORATORIUM INSTRUKSIONAL TEKNIK KIMIA BATERAI (BAT) Koordinator LabTK Dr. Pramujo Widiatmoko

PERTEMUAN KE 3 KOMPONEN ELEKTRONIKA. Create : Defi Pujianto, S,Kom

Tabel 1.1 Nilai warna pada cincin resistor

AVOMETER 1 Pengertian AVO Meter Avometer berasal dari kata AVO dan meter. A artinya ampere, untuk mengukur arus listrik. V artinya voltase, untuk

Listrik Dinamis FIS 1 A. PENDAHULUAN. ρ = ρ o (1 + αδt) B. HUKUM OHM C. NILAI TAHANAN RESISTOR LISTRIK DINAMIS. materi78.co.nr. c.

Rangkaian Listrik. Modul Praktikum. A. AVO Meter

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM FISIKA DASAR II RANGKAIAN RC (RESISTOR DENGAN KAPASITOR)

ELEKTRONIKA DASAR. Oleh : ALFITH, S.Pd, M.Pd

1. Multimeter sebagai Ohmmeter

Hukum Ohm. Fisika Dasar 2 Materi 4

BAB II KOMPONEN MULTIVIBRATOR MONOSTABIL. Didalam membuat suatu perangkat elektronik dibutuhkan beberapa jenis

Mengukur Kuat Arus dan Beda Potensial Listrik Konsep Arus Listrik dan Beda Potensial Listrik

KOMPONEN PASIF. Penyusun : TIM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Praktikum Elektronika Dasar dan Pengukuran

Elektronika Dasar. Materi PERANTI ELEKTRONIKA (Resistor) Drs. M. Rahmad, M.Si Ernidawati, S.Pd. M.Sc. Oleh. Peranti/mrd/11 1

RANGKAIAN INVERTER DC KE AC

PENGGUNAAN ALAT UKUR ANALOG

III. TEORI PRAKTIKUM FISIKA - LISTRIK PERCOBAAN L1 RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA

LAPORAN PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK

3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

Dalam materi pembelajaran ini akan dibatas tiga komponen passif yakin

III. METODE PENELITIAN. IImu Pengetahuan Alam Universitas Lampung pada bulan Maret 2015 sampai

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR II HUKUM OHM

Diktat ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran serta kritik yang membangun akan penulis terima dengan sengan hati.

LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRONIKA DAN TEKNIK DIGITAL Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom Jl. D.I. Panjaitan 128 Purwokerto

Pengenalan Komponen dan Teori Semikonduktor

DASAR PENGUKURAN LISTRIK

Tabel 4.1. Komponen dan Simbol-Simbol dalam Kelistrikan. No Nama Simbol Keterangan Meter analog. 1 Baterai Sumber arus

MEMPELAJARI KOMPONEN DALAM RANGKAIAN LISTRIK SERTA MEMBANDINGKAN NILAI ARUS SECARA TEORITIS DAN INSTRUMENTAL

Modul 03: Catu Daya. Dioda, Penyearah Gelombang, dan Pembebanan. 1 Alat dan Komponen. 2 Teori Singkat. Reza Rendian Septiawan February 11, 2015

TIN-302 Elektronika Industri

PERTEMUAN 12 ALAT UKUR MULTIMETER

RANGKUMAN MATERI LISTRIK DINAMIS

Kurikulum 2013 Antiremed Kelas 9 Fisika

Merangkai Rangkaian Pada Kit Praktikum Laboratorium Dasar Teknik Elektro Sekolah Teknik Elektro dan Informatika

KOMPONEN ELEKTRONIKA. By YOICETA VANDA, ST., MT.

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR II RESISTIVITAS. Oleh: Dina Puji Lestari PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

Lembar Kerja Peserta Didik 1 Alat Ukur Listrik dan Rangkaian Sederhana

A. PENGENALAN MULTIMETER

Rangkaian seri paralel

BAB I DASAR-DASAR KELISTRIKAN

SMPK 6 PENABUR JAKARTA ULANGAN AKHIR SEMESTER

KELOMPOK 4 JEMBATAN DC

RANGKAIAN LISTRIK. Kuliah 1 (Umum)

Bandung, Jalan Ganesha no.10, Bandung 40132, Jawa Barat, Indonesia. Indonesia. Barat, Indonesia. MT 35

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Laboraturium Daya dan Alat Mesin Pertanian (Lab

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

ARUS SEARAH (ARUS DC)

[Listrik Dinamis] Lembar Kerja Siswa (LKS) Fisika Kelas X Semester 2 Waktu : 48 x 45 menit UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA NAMA ANGGOTA :

KATA PENGANTAR. Meulaboh,15 Januari Penulis. Afrizal Tomi

Antiremed Kelas 08 Fisika

05D Peralatan apakah yang kita gunakan untuk mengukur arus listrik? A. ohmmeter B. wavemeter C. voltmeter D. ammeter

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Laporan praktikum rangkaian seri dan paralel. laporan praktikum rangkaian seri dan paralel

Pengukuran Arus, Tegangan dan Hambatan

Laboratorium Fisika Dasar Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI Hambatan Listrik

Jenis-jenis Komponen Elektronika, Fungsi dan Simbolnya

TM - 2 LISTRIK. Pengertian Listrik

SMPK 6 PENABUR ULANGAN AKHIR SEMESTER 2 ( )

Olimpiade Sains Nasional 2009 Eksperimen Fisika Hal 1 dari 13. Olimpiade Sains Nasional Eksperimen Fisika Agustus 2009 Waktu 4 Jam

BAB II LANDASAN TEORI

UNIT I INSTALASI PENERANGAN PERUMAHAN SATU FASE

BAB 2. KOMPONEN PASIF

Olimpiade Sains Nasional 2009 Eksperimen Fisika Hal 1 dari 18. Olimpiade Sains Nasional Eksperimen Fisika Agustus 2009 Waktu 4 Jam

TEKNIK ELEKTRO. SISTEM TENAGA (Arus Kuat) ELEKTRONIKA (Arus Lemah) TELEKOMUNIKSI SISTEM KONTROL TEKNIK KOMPUTER

SKRIPSI PERANCANGAN ALAT PENGERING KELAPA DENGAN METODE TRIZ

Percobaan 1 Hubungan Lampu Seri Paralel

DASAR DASAR KELISTRIKAN DAIHATSU TRAINING CENTER

I. MODUL PRAKTIKUM I RESISTOR

PRAKTIKUM 2. Rangkaian Seri dan Paralel. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ITS Modul Praktikum Program Studi Teknik Komputer

Politeknik Negeri Bandung


REKAYASA CATU DAYA MULTIGUNA SEBAGAI PENDUKUNG KEGIATAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM. M. Rahmad

Pengantar Elektronika RESISTOR ( TAHANAN) STIMIK AKBA 2011

Antiremed Kelas 10 FISIKA

ABSTRAK PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1. RANGKAIAN LISTRIK

Arus listrik sebesar 1 amper adalah perpindahan elektron sebanyak 6.24 x yang melewati satu titik pada setiap detiknya.

MEMPERSEMBAHKAN. Kelompok. Achmad Ferdiyan R Anne Farida R U ( ) ( )

PENERAPAN DAN PENGGUNAAN ALAT UKUR MULTIMETER PADA PENGUKURAN KOMPONEN ELEKTRONIKA

Transkripsi:

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil berupa sebuah alat Praktikum Fisika Listrik beserta dengan modul praktikumnya yang dapat digunakan dalam kegiatan praktikum. Alat yang telah dibuat dapat membantu pemahaman tentang dasar listrik dengan cara melakukan percobaan menggunakan alat tersebut. Pembuatan alat Praktikum Fisika Listrik beserta modulnya telah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hal ini dapat dilihat dari hasil pembuatan alat tersebut yaitu:. Peralatan menggunakan arus listrik rendah dalam pengoperasiannya. Digunakannya power supply untuk mengatur arus listrik yang masuk ke rangkaian listrik. Digunakannya bahan isolator pada papan rangkaian listrik sehingga dapat mencegah terjadinya potensi sengatan arus listrik maupun lonjakan listrik pada saat peralatan digunakan.. Membuat modul praktikum yang berisi langkah penggunaan alat tersebut dalam menjalankan percobaan. 3. Papan rangkaian yang digunakan dalam praktikum menggunakan sistem socket sehingga mempermudah bongkar pasang dan penggantian komponen listrik yang menjadi bahan uji.. Penyimpan peralatan dilakukan dengan menggunakan kotak penyimpan. 5. Peralatan praktikum dibuat dari bahan-bahan yang berkualitas dan tahan lama contohnya yaitu menggunakan acrylic sebagai material pembuat papan rangkaian. Peralatan yang mudah untuk dibongkar pasang akan mempermudah penggantian komponen yang rusak. Peralatan yang mudah untuk dibongkar pasang juga mempermudah dalam pembersihan dan penyimpanan peralatan tersebut. 6. Desain papan rangkaian terbuat dari acrylic bening sehingga mampu menampilkan seluruh komponen yang terpasang pada papan rangkaian listrik. 7. Biaya total pembuatan alat Praktikum Fisika Listrik sebesar Rp. 78.000. 9

Gambar 6.. Alat Praktikum Fiska Listrik 6.. Saran Saran untuk peneliti selanjutnya adalah melakukan pengembangan alat Praktikum Fisika Listrik yang telah dibuat sehingga mampu untuk mengukur besaran listrik yang lain. Hal ini dapat melengkapi materi fisika listrik di dalam modul praktikum Fisika Listrik. 95

DAFTAR PUSTAKA Aji, D. K. (0). Perancangan Alat Potong Plastik Hasil Thermoforming Ketebalan 0,5mm. (Skripsi). Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta. Anam, M. C. (008). Modul Elektronika. Pasuruan: SMP N Pasuruan. Cross, N. (99). Engineering Design Methods (Ed. ). New York: John Wiley & Sons Ltd. Dieter, G. E. (000). Engineering Design (Ed. 3). New York: McGraw-Hill. Dym, C. L., & Little, P. (999). Engineering Design: A Project-Based Introduction. New York: John Wiley & Sons Ltd. Eversheim, W. (009). Innovation Management for Technical Products. Berlin: Springer. Ghufrani, M. S. (00). Perancangan Alat Pengangkut Galon ke Dispenser dengan Pendekatan Metode Axiomatic Design. (Skripsi). Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Laksmi, A., Pratiwi, S. G., & Sudiarno, A. (00). Perancangan Ulang Kompor Bioetanol dengan Pendekatan Metode Quality function Deployment (QFD) dan Teoriya Resheniya Izobretatelskikh Zadatch (TRIZ). Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Nayatani, Y. (000). Seven New QC Tools. Tokyo: 3A Corp. Raharjo. (005). Mengenal Komponen Elektronika. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Rantanen, K., & Domb, E. (00). Simplified TRIZ New Problem-Solving Applications for Engineers and Manufacturing Professionals. Florida: St. Lucie Press. Tiafani, R., Desrianty, A., & Cacelia, S. W. (0). Rancangan Perbaikan Alat Bantu Jalan Anak (Baby Walker) Menggunakan Metode Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ). Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 3(), - 0. 96

Ullman, David G. (997). The Mechanical Design Process (Ed. ). Singapore: McGraww-Hill. Utomo, G.W. (0). Perancangan dan Pembuatan Sprayer Pupuk Elektrik. (Skripsi). Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta. 97

LAMPIRAN 98

Lampiran : Tabel Matrik Kontradiksi Improved Feature Worsened Feature No Feature 3 5 6 7 8 Weight of Moving 5, 8, 9, 7, 9,, 9, 3 38, 3 0, 8 3 5 6 7 8 Weight of Length of Moving Length of Area of Moving Area of Volume of Moving Volume of 8, 5, 9, 3, 7, 9,, 6, 9, 0 9 Speed, 8,, 38 0 Force 8,, 37, 8 Stress or Pressure 0, 36, 37, 0 Shape 8, 0, 9, 0 Stability of 's,,, 39 Composition Strength, 8, 0, 5 Duration of Action by a 5 9, 5, Moving 3, 3 0,, 9,, 8, 0, 9 30,,, 8, 0, 9, 8,,, 8, 9, 0, 8 5, 0, 6, 3 6, 39,, 0 0, 6, 7, 5, 7,, 5, 8,, 7,, 9,,, 8 7, 9, 9, 36, 0, 36 9, 3, 5,, 5,, 8, 5, 8,, 9, 9, 30,, 7, 7, 0, 0 6, 7, 9, 39, 8,, 8, 0,,,,, 0, 7 37 5,, 8, 6 7, 7,, 7,, 7, 5,,,, 8,,, 7,, 7 9, 30, 3 9, 0, 5 0, 5, 36, 8 5, 3,, 0,, 3, 3, 0, 9 3, 7, 9, 8, 36, 37 0, 5, 36, 37 39 9, 0, 8 7, 9, 3 5, 9,, 37 6,, 0,, 5, 8, 0, 9, 39 0, 5,, 7 0,, 9, 30 All, 36, 8, 37, 7,, 3, 8,, 0 9,, 7, 5 98

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 3 5 6 7 8 Duration of Action by 6, 7,, 0,, 3, 9, 38 7 Temperature 36,, 6, 38 Illumination 8 9,, Intensity 9 0 Use of Energy by Moving Use of Energy by, 8, 8, 3 Power 8, 36, 38, 3 Loss of 5, 6, Energy 9, 8 3 Loss of Substance Loss of Information, 6, 3, 0 0,, 5 Loss of Time 0, 0, 37, Quantity of Substance / 6, 6, Quantity of 8, 3 Matter 7 Reliability 3, 8, 0, 0 Measurement 8,, Accuracy 6, 8 9 30 3 Manufacturing Precision External Harm Affects The generated Harmful Factors 8,,, 8,, 7, 39 9,, 5, 39,,,, 5, 9, 9 9,, 3,, 39, 8, 8 9, 9, 6, 7 9, 6, 7, 7 9, 6, 8, 9, 6,, 0,, 5 0, 0, 6, 5 7, 6, 8, 3, 0, 8, 8 8,, 5, 6 8,, 7, 9,,,,,, 39, 38 9,, 6 5, 9, 5 3, 39, 0, 8, 6,,, 0,, 8, 8, 36, 30, 0,, 37 7,, 6,, 9, 0, 39 6, 38, 7 0, 8, 9, 38 5, 6, 7, 30,, 0, 3 7,,, 38 7, 7, 30, 8 0, 8, 39, 3, 6, 38 7, 8, 3, 9, 30, 36 30, 6, 5 7 3, 39, 8, 3, 6 6 30, 6 30,, 5,, 9 9,,, 8 5, 9,, 8, 6, 5, 0, 8, 9, 37 7,, 39, 7, 5,, 30,,, 5 5, 9, 8,, 8, 3,,, 0, 8 6,, 5, 5,, 9 7, 0,, 6, 8,, 3 8, 33, 9,,, 33, 8 7,, 8, 39 0,, 7,, 8, 0,,, 0, 6, 8,, 3, 9, 8, 36 7,, 39,,, 0, 5, 3, 0 5, 0, 9 3, 0,,,, 6, 3,, 3, 37, 7,, 0,,, 8 All,, 5, 0, 3, 39, 9, 7 30, 8,, 99

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 3 5 6 7 8 Ease of 8, 9,, 7,, 9, 5, 7,,,, 9,, 0 Manufacture 5, 36,, 7 7 6,, 0 33 3 36 37 38 Ease of Operation Ease of Repair Adaptability or Versatility Device Complexity Difficulty of Detecting and Measuring Extend of Automation 5,,, 5, 7,,, 6, 5, 8 6, 30, 3, 36 7, 6, 8, 8, 6, 8, 39 Productivity, 6,, 37 6,,, 5, 7,, 9, 5, 9,, 6,, 39 6,, 8, 8, 6,, 0 8, 7, 5, 3, 7,,, 8, 0, 5,, 9,, 9, 6,, 7, 6,,, 7, 8 8,, 8, 38 3, 8, 3,, 6 6 3 30, 7,, 6, 7,, 5,,, 30, 9, 7,,,,, 8, 7 7,, 0, 6, 3, 3 8,, 5, 39, 5 5, 6, 36, 39. 30, 0,, 7, 7,,, 5 5,,, 5,, 9 3, 6, 6 9,,,,,, 6, 3, 0, 8, 39, 3,, 8, 6, 3, 37, 0, 00

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 9 0 5 Weight of Moving, 8, 8, 0, 0, 36, 0,,,, 8, 7, 5, 3, 5, 38 8, 37 37, 0, 0 9, 39 8, 0 3, 3 5 6 7 8 Weight of Length of Moving Length of Area of Moving Area of Volume of Moving Volume of,, 8 8, 0, 9, 7, 0, 8, 0 9, 30,, 3 9,, 38, 3 9 Speed 0 Force, 8, 5, Stress or 6,, Pressure 36 Shape, 5, 3, 8 Stability of 's 33, 5, 8, 8 Composition Strength 8,, 6, Duration of Action by a 5 3,, Moving 5 9, 30,,, 8,, 36 5,, 36, 37, 8, 37, 8, 5, 9 36,,, 0, 37, 0 0,,, 0, 8, 3, 9,,, 9, 0, 8, 8,,, 0, 5, 36, 8 0, 5, 36, 37 6,, 36, 37, 6, 8, 38, 0 8,, 3, 5, 0,,, 0 0, 3, 8, 0 9, 3, 7, 0, 9,, 8, 0, 9,, 5, 7 5, 3, 9, 6, 39,, 0, 8, 5, 3 39, 37,,,, 39 8,, 0, 7 8,, 9, 3 5,, 8, 6 3, 5, 0,, 7, 9, 6 9, 38 0, 5, 9, 7,,, 5, 8, 3 0,, 0, 3,, 5, 0,, 8, 0, 30,, 0, 6, 8, 5 8, 0,, 39 3, 8,, 0 8, 33,, 8, 0,, 33,, 0 33,, 8,, 7,, 3, 9,, 5, 7 9,, 7, 5 8, 3, 6,, 0,, 7 9, 8, 3, 0 30,, 0, 0 7, 9, 5 7, 3, 0, 0, 6, 3 6,, 3, 9,, 5, 0, 9, 30, 3, 38 9, 9, 3, 7, 6, 9, 5, 7, 0, 7, 3, 6 39, 3,, 3 0

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 9 0 5 Duration of Action by 39, 3,, 3 7 Temperature, 8, 36, 30 Illumination 8 0,, Intensity 9 9 0 Use of Energy by Moving Use of Energy by 8,, Power 5,, Loss of,, Energy 38 3 Loss of Substance Loss of Information,0, 3, 6, 9, 6, 6,,, 39, 9,,, 9,, 30 3,, 5,, 9 36, 37 0,, 8, 38 5 Loss of Time 6 Quantity of Substance / Quantity of Matter 6,, 36,, 0, 9,,, 0 36, 38, 5, 8, 0 3, 36, 37, 0 9,, 3, 5,,, 3, 7 9,, 7, 7,, 9, 8,, 5, 3,, 39, 6,, 30, 0 0, 30,, 0, 9 5, 9, 9, 9,, 39, 9, 6 8,, 6, 8 9, 8, 36, 0 6, 0, 8 9,, 0, 38 6, 8, 3, 0 8, 7, 3, 8 7,, 8, 38 6, 0 0, 9, 3, 8 7 Reliability,,, 8 Measurement 8 8,, Accuracy, 9 30 3 Manufacturing Precision External Harm Affects The generated Harmful Factors 0, 8,,,, 8, 8, 3, 3 0, 37, 36, 5,, 3 8, 8, 0, 3, 8, 9, 3, 36,, 39, 8, 8,, 0 37, 36, 0, 36,, 3 0,,, 9 6, 8, 3,,, 37, 33, 7, 8, 0, 3, 7,,,, 6, 8,, 30, 0,, 3,,, 3,, 5 5,, 7, 0 9, 3, 8, 8,, 3, 0, 8,, 8, 6, 30, 8 3, 7,, 30, 8, 0, 7, 39 8,, 37, 5,,, 0, 0, 8, 8 3,, 0, 0,, 3, 5 8, 6, 3, 7, 0, 5, 33, 8 5,, 33, 3 8, 0, 0, 3,, 3 3, 7, 6, 0 0, 6, 7, 0, 33, 39,, 0

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 9 0 5 Ease of,,, 9,, 8,,,, 3, 7,,,, Manufacture 8,, 37, 7 0, 33 3 36 37 38 Ease of Operation Ease of Repair Adaptability or Versatility Device Complexity Difficulty of Detecting and Measuring Extend of Automation 8,, 3 3, 9, 0, 3, 0, 8 3,,, 39 Productivity 8,,,, 0 5, 7, 0 6, 30, 8, 0, 9,,, 9,,, 36, 37, 8, 0,, 8,5, 0, 36 0, 37, 5, 3, 9, 8,,, 5, 37,, 8 9,, 8, 5 7,,, 39 5,,,, 0, 3, 0,, 30,, 30,,, 7, 9,, 39, 30, 0, 3, 8,,, 9, 3,, 6,, 8 7, 3, 5, 8 9, 3, 8, 5, 9, 8, 7,, 0,, 8, 5 9, 9, 39, 5,, 5, 5, 3, 6, 8, 5, 6, 9, 3,, 39 9, 8, 0, 8, 0,, 8 0, 0,, 38 03

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 7 8 9 0 3 Weight of Moving 6, 9, 9,,,,, 36, 6,, 5,, 0,,, 38 3, 3 8, 3 3, 9 3, 3 3 5 6 7 8 Weight of Length of Moving Length of Area of Moving Area of Volume of Moving Volume of 8, 9,, 0, 5, 9 3,, 38, 8, 5,, 39, 38 3, 39, 0, 8, 6, 9 Speed 8, 30, 36, 0 Force, 0, Stress or Pressure, 39, 9, Shape,, 9, Stability of 's,, Composition Strength 30, 0, 0 Duration of Action by a 5 9,, Moving 39 9,, 8,, 8, 9, 8, 5, 9, 8,, 8, 9, 8, 5 7,,, 39 3, 5, 8 6, 8 5,, 9, 9, 9, 0,, 8 7,,, 0, 6,, 8 5, 7, 30, 6 7, 7, 30 7, 5,, 30, 6 0,, 9, 5,, 3, 7,, 9, 9,, 8, 5,, 38 9, 7, 0,, 0, 37, 6, 3,, 9 9,, 0 8, 6,, 8,, 36, 37 9,, 38, 9,, 8, 37 0,,, 0, 9,, 5, 36, 5, 6, 7,, 9, 8,, 7, 3 0, 6,, 8 9, 0,, 38,, 39, 6,, 39, 6 5, 8,, 30, 9, 3, 0 0, 8,, 0,,, 39 0,, 8, 39 36, 39, 3,0 0, 39,, 3 0,, 8, 38 8,, 0, 5 0, 36, 3, 37, 9, 3, 5,, 30, 0,, 30, 0 8, 7, 3, 8 0, 5,,, 6 30, 6 30,,, 6 0 0

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 7 8 9 0 3 Duration of Action by 9, 8, 7,, 36, 0 8, 38 0 7 Temperature 8 9 0 Illumination Intensity Use of Energy by Moving Use of Energy by,, 9 9,, 8, Power,, 7, 5 Loss of 9, 38, Energy 7 3 Loss of Substance Loss of Information, 36, 39,3 5 Loss of Time, 9,, 8 Quantity of Substance / 6 3, 7, Quantity of 39 Matter 7 Reliability 3,, 0 Measurement 8 6, 9, Accuracy 8, 9 30 3 Manufacturing Precision External Harm Affects The generated Harmful Factors, 30,,, 5, 9 9,,,, 6, 9,,, 5, 6, 9, 5, 3, 7,, 9,,, 5,, 7, 5 6, 9, 37, 8, 7,, 38,,, 6,, 5,, 6, 9, 37 0,, 38 3, 38, 8,, 5 8, 7,, 3 8, 7, 8, 38, 7,, 37, 36, 9, 3,,6,, 8, 5 8, 7, 8, 3 8, 7, 8, 38, 7,, 37 0, 9 9, 0 9, 0 0, 8 9 0, 9 9, 0, 9, 6, 7,, 6,,, 38, 9, 8 3, 9,, 8,, 7, 9 3, 6, 3,, 3 36, 3, 0, 0, 6,, 6, 3 3, 6, 9, 6 3,,,, 33,,,,,, 9,, 9,, 39,,, 6, 7,, 6 0,,, 37 9,, 8 9,, 3,,, 8 0, 5, 8, 7, 8, 5 0,, 6,, 7,,,,,,,,, 8, 0, 39 6, 3, 0, 0,, 9, 39 0,, 3, 8, 3, 0, 33,, 9, 0 0,, 3, 6, 8,, 8, 0, 8, 0, 0,, 9 05

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 7 8 9 0 3 Ease of 7, 6, 8,, 8, 6, 7,, 5, 3,,,, 9, Manufacture 8 7, 7,, 33 8, 33 3 36 37 38 Ease of Operation Ease of Repair Adaptability or Versatility Device Complexity Difficulty of Detecting and Measuring Extent of Automation 6, 7,, 0 7,, 3,, 7, 3, 7,, 6,, 9 39 Productivity,, 8, 0, 7,, 5,, 6,, 6,, 7,,, 6 8,, 9 6, 7, 9,,, 5,, 8, 9,, 9, 7,, 9, 8, 38,,, 0, 38, 9 9,,, 3,, 0 5, 0,, 9,, 9 0, 9, 30, 3 8,,,0 8,, 7, 0, 0, 9, 5,,, 9 8, 5, 0,,,, 3, 5, 9 3, 8 8, 0, 9, 8,,,,, 3, 7 5, 0,,, 0, 8, 9, 8, 0,, 0, 8, 5 8, 0,, 3, 0, 7,, 33, 7,, 33, 5, 3 06

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 5 6 7 8 9 30 3 Weight of Moving 0,, 3, 6,, 3, 8, 7, 8,,,,,, 7, 8, 0, 8 8, 3, 7, 6 6, 8 8, 7 3, 39, 36 3 5 6 7 8 Weight of Length of Moving Length of Area of Moving Area of Volume of Moving Volume of 0, 0,, 6 5,, 9 30, 9, 6, 0,,, 8, 6, 3, 0,,, 8 9 Speed 0 Force 0, 37, 36 Stress or 37, 36, Pressure Shape, 0, 3, 7 Stability of 's, 7 Composition Strength 9, 3, 8, 0 Duration of Action by a 5 0, 0, Moving 8, 8 9, 6, 8, 6 9, 9, 30, 6,, 8, 0, 9, 30, 7, 3 0, 9, 9, 38, 9, 8, 36 0,, 36 36, 5,, 9, 0, 7 3,, 0, 0 0, 8, 8, 3 0,, 9, 0 5, 9, 8 9, 9,, 0,,, 0,,,,, 7, 8 3,,, 0,, 9, 0, 0, 8, 6, 8 8,,, 8, 3 6, 8,, 3 6, 8,, 3 5, 6, 8 8,,,, 0, 3, 6, 8, 5 8,, 0,,, 7 0, 8, 9, 37,, 0,, 9, 8, 36 5, 8,,, 0, 5 0, 8,, 5 8, 9, 37, 36 3,, 30, 0 8, 3,, 3, 7, 3 3, 7 3, 7,, 0, 9,, 37, 5, 7,,,, 39 7, 5,, 33, 8, 7,, 39,,, 7, 3, 39, 9, 7, 8,, 3,, 0, 8,, 37,,,,, 30, 8 8,, 37,, 5, 33, 8 7,, 8, 39,, 0,, 0, 30, 8,,,,,, 3, 36,, 33, 7, 8,,, 0, 7, 39 5,,,, 39,, 8,, 9, 9, 7 5, 7, 7,, 6, 0, 9,, 0,, 8, 5, 37, 8,,,,, 7, 8, 9, 3, 0, 7,, 07

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 5 6 7 8 9 30 3 Duration of Action by 8, 0, 3,, 3, 7, 0, 6, 7,, 0, 3 6, 0 0, 33, 0 7 Temperature, 8,, 8 Illumination 8 9,, Intensity 6, 7 9 0 Use of Energy by Moving Use of Energy by, 38, 9, 8 Power, 0, 0, 6 Loss of 0, 8, Energy, 7 3 Loss of Substance Loss of Information 5, 8,, 0, 6, 8, 5 Loss of Time 6 Quantity of Substance / Quantity of Matter, 38, 8, 7 Reliability 0, 30, Measurement 8, 3, Accuracy 8, 9 30 3 Manufacturing Precision External Harm Affects The generated Harmful Factors, 6, 8, 8, 8, 3, 3, 7, 30, 39 9,, 3, 0, 9 3, 3,, 8 3,, 3, 3, 9 7, 8, 5 6, 3, 0,, 8,, 38, 8,, 8, 0, 3, 6,, 30, 33, 9, 3 3,, 39, 9,,, 7 0, 36, 3 9,, 6, 3, 0, 0, 9, 39, 0, 8, 3 0, 30, 8, 3, 8, 0 5,,, 3,, 7,,, 0,, 0, 39, 9,, 5, 3,,, 5,, 33,, 3, 5, 9,, 3, 3, 8, 3, 8,,, 8, 3,, 3 8, 33, 3, 6 3, 33, 6, 0,, 3, 6, 8, 8 33, 30,, 6, 8, 0, 8, 7,, 6,, 6, 7 0,,, 37 9,, 3,,,, 33,, 30, 0, 0,, 8, 3, 33, 9, 3 7,,, 8,,, 6 6, 8, 0, 36,,,, 9,, 39,, 6 9,, 8,, 8,,, 0,, 3, 9 0,,,, 8, 39 3,, 0, 39,, 0, 6 3, 33, 39, 0, 7, 3, 6 6, 7 9,, 8, 6 8, 6, 30, 6, 0, 3 5, 3, 33, 8, 3, 9,,, 7 6,, 5, 8,, 08

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 5 6 7 8 9 30 3 Ease of, 8,, 3,,,, Manufacture 3,,, 8 33 3 36 37 38 Ease of Operation Ease of Repair Adaptability or Versatility Device Complexity Difficulty of Detecting and Measuring Extend of Automation, 8, 0, 3,, 0, 5, 8 6, 9 8, 8,, 9, 8,, 30,, 8, 0, 5 3,, 5, 3, 7, 0 3, 7, 9, 8, 39 Productivity, 38 7, 7, 8, 0, 0,,,, 8,,, 7, 0, 8, 8, 7,,, 0, 38 5,,, 3 0,,, 5,, 0, 6, 0, 3 6,,, 8 8, 6, 0, 3, 0, 3, 8,,, 3 5, 0 6,, 8, 6, 8, 3 8, 0,,, 5, 8, 39,0,,,,, 3, 9, 9, 0, 9, 9, 8 9,,, 33,,,,, 8, 39, 5,,,, 0,, 3 7, 6,, 5, 8,, 9, 6,, 8,, 09

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 33 3 36 37 38 39 Weight of Moving, 3,, 7, 9, 5, 6, 30, 8, 9, 6,,, 3,, 8, 5, 8 36, 3 6, 8, 9, 37 3 5 6 7 8 Weight of Length of Moving Length of Area of Moving Area of Volume of Moving Volume of 6,,, 5, 9,,, 7, 8,, 8, 0 9, 5, 9, 5,,, 0, 6, 39, 9, 6, 5, 8, 7, 5,, 6,, 6, 7,, 6,, 5 3,, 6 6 5, 7,, 5,, 0, 5, 30, 5, 5,, 30, 9 Speed, 8,, 0 Force, 8, 3, 5 Stress or Pressure Shape, 5, 6 Stability of 's,, 30 Composition Strength, 0, 5, Duration of 5 Action by a Moving, 7,,, 8, 36 0 5, 9 6,, 3 3,, 8, 7 5,, 5, 0, 6 5, 7, 8, 0,,, 5, 0, 7,, 3 9, 0, 7, 5, 9 5, 30, 3, 5, 3,,, 0, 8,, 3 6,, 0, 8 9,,, 9,, 8, 5,, 6,, 5, 8 0,, 9, 5, 36, 6, 8,, 30, 8 9, 6,, 7, 6 3, 3, 7, 36, 37, 0, 9, 36, 37 5,, 39,, 39, 3 7, 3, 5, 0 9, 9, 39,, 30, 8, 3 3, 3,,, 8, 5,,, 8, 9 30,, 7, 6 0, 6, 3, 0, 5, 7, 7 0, 6,, 3, 37, 0, 0, 8,, 5,,, 8, 5 6, 0 3, 8,, 37 0,,, 37 7, 6, 3, 0 3,, 0, 3 9,, 0,, 7,, 9 0

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 33 3 36 37 38 39 Duration of Action by 5, 3, 0, 0, 6,, 38 7 Temperature 6, 7 8 9 0 Illumination Intensity Use of Energy by Moving Use of Energy by 8, 6, 9 9, Power 6,, 0 Loss of,, Energy 3 Loss of Substance Loss of Information, 0, 5, 7,,, 5, 7, 8, 8, 7 5,, 9 5, 7,,, 7, 6,,, 9, 7, 8, 8,, 5 Loss of Time, 8, 0, 3 Quantity of Substance / 6, 9, Quantity of 5, 0 Matter 7 Reliability 7, 7, 0 Measurement 8,, Accuracy 7, 3 9 30 3 Manufacturing Precision External Harm Affects The generated Harmful Factors,, 0, 3 9, 7, 3 0, 9, 30, 3, 9 7, 3,, 3, 7, 5, 0,, 0, 8, 3, 7,, 3, 5 6,, 9,, 6, 0, 38, 9,,, 5 9,,, 3, 5, 3, 8, 0, 5, 8,, 5,, 8,, 6 8,, 7, 0, 8 7,, 33,,, 3, 5, 8, 39,, 0,, 0, 5,,,,, 8 6, 9 5, 3, 9,, 8,,, 5, 0, 0,,,, 3 3,, 7, 0,, 7,, 0, 3 6,, 8, 9, 9, 0 9,, 3 8, 8,, 0 3, 7, 9, 8 7, 0, 8 6,,, 8, 9, 9, 0,, 7,, 8,, 0 8,,, 7 8,, 0, 3 6, 8, 8, 3 33, 3, 3 8,, 3 8, 0, 9, 8,, 0, 3, 3, 5, 9, 3, 7,, 9, 38 0, 3, 8, 0, 8,, 39,,,,, 8, 39

Lampiran : Lanjutan Improved Feature Worsened Feature No Feature 33 3 36 37 38 39 Ease of, 5,,,,, 7, 6, 6, 8, 8, 8,,, Manufacture,, 9 5, 0, 8 33 3 36 37 38 Ease of Operation Ease of Repair Adaptability or Versatility Device Complexity Difficulty of Detecting and Measuring Extend of Automation,, 6, 5 5, 3,, 7, 9, 6,, 6,,,, 7,, 5, 3,, 7,,, 9, 5, 8, 37, 5, 6, 5,, 3, 3 39 Productivity, 8, 7, 0,,,, 0, 5 7,,,,, 8, 37, 6,, 7,,, 5, 9, 37, 8 5, 0, 37, 8 5,, 0, 7, 8, 5, 0, 37, 8, 3,, 3 3,, 7, 7, 3, 5,, 5,, 6,, 0, 8, 6, 37, 7, 8 3,, 8 3, 7, 5, 8, 7, 5,,, 6 5,,, 6

Lampiran : Diagram Pohon Hasil Brainstorming Tujuan Utama (Level ) Atribut (Level ) Keterangan Atribut (Level 3) Tidak menimbulkan bahaya sengatan arus listrik dan panas berlebih. Produk yang aman Tidak terjadi konsleting listrik. Aman dari lonjakan arus listrik Mudah untuk digunakan Alat yang praktis Mudah untuk disimpan Udah untuk dibongkar-pasang Mudah untuk dipindahkan dari tempat penyimpanan Memiliki Durabilitas yang panjang Produk dapat digunakan dalam jangka waktu minimal 6 bulan. Kemudahan dalam melakukan penggantian komponen. Alat Praktikum Fisika Listrik Mudah untuk dibersihkan Kemudahan Perawatan Mudah dalam penggatian suku cadang Suku cadang mudah diperoleh dipasaran Desain produk dibuat sederhana. Desain Produk Mampu menampilkan komponen penyusunnya Desain dapat direalisasikan Harga Terjangkau Harga produk kurang dari Rp..000.000,00

Lampiran 7: Contoh Susunan Rangkaian Listrik dengan Alat Praktikum Fisika Listrik 8

Lampiran 8: Lanjutan 0

Lampiran 8: Lanjutan

Lampiran 9: Modul Praktikum Fisika Listrik MODUL PRAKTIKUM FISIKA LISTRIK LABORATORIUM FISIKA DASAR DAN MATERIAL TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA YOGYAKARTA 0

. Tujuan Praktikum a. Mengetahui jenis-jenis dan fungsi komponen dasar listrik. b. Mampu mengetahui dan membuat macam-macam rangkaian listrik. c. Mampu menggunakan alat ukur untuk listrik (Multimeter). d. Mampu melakukan pengukuran dasar listrik (Volt, Ohm, dan Ampere). Dasar Teori Pada masa sekarang listrik sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Listrik diperoleh dari generator pembangkit listrik. Generator mengubah energi mekanis (gerak) menjadi energi listrik. Adanya perpindahan energi dalam suatu rangkaian akan membangkitkan medan listrik (elektro magnetik) sehingga timbullah apa yang disebut dengan arus listrik... Arus Listrik Arus listrik adalah mengalirnya elektron secara terus menerus dan berkesinambungan pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. Satuan arus listrik adalah Ampere. Arus listrik di bagi menjadi, yaitu arus listrik searah (DC) dan arus listrik bolakbalik. Arus listrik searah (direct current atau DC) adalah aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah. Sumber arus listrik searah adalah baterai dan panel surya. Arus listrik searah biasanya mengalir pada sebuah konduktor. Arus listrik searah kondisinya lebih stabil dibandingkan arus listrik bolak-balik sehingga lebih banyak digunakan untuk menghidupkan peralatan elektronik. Arus bolak-balik (alternating current atau AC) adalah arus listrik dimana besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Arus listrik bolak-balik dapat ditemui dalam penyaluran listrik dari PLN ke rumah atau kantor... Tegangan Listrik Tegangan listrik adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Rumus tegangan listrik yaitu:

Keterangan: V : Beda potensial pada kedua ujung rangkaian. (Volt atau V) I : Kuat arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian. (Ampera atau A) R : Besarnya hambatan dalam sebuah rangkaian. (Ohm atau Ω).3. Resistansi/Hambatan Listrik Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan listrik yang mempunyai satuan Ohm dapat dirumuskan sebagai berikut: Keterangan: R : Besarnya hambatan dalam sebuah rangkaian. (Ohm atau Ω) V : Beda potensial pada kedua ujung rangkaian. (Volt atau V) I : Kuat arus listrik yang mengalir pada sutu rangkaian. (Ampere atau A) Hambatan dapat disusun secara seri maupun paralel di dalam sebuah rangkaian. Di dalam rangkaian tersebut terdapat lebih dari satu komponen penyusunnya. Berikut merupakan rumus untuk menghitung nilai hambatan total di dalam rangkaian seri. R Total = R + R + R 3 +... + R n Berikut merupakan rumus untuk menghitung nilai hambatan total di dalam rangkaian paralel. Keterangan: R Total R R R 3 R n : Hambatan total (ohm) : Hambatan pertama (ohm) : Hambatan kedua (ohm) : Hambatan ketiga (ohm) : Hambatan ke n (ohm)

.. Rangkaian Listrik Rangkaian Listrik adalah interkoneksi dari sekumpulan elemen atau komponen penyusunnya ditambah dengan rangkaian penghubungnya disusun dengan caracara tertentu dan minimal memiliki satu lintasan tertutup. Dalam rangkain listrik ada tiga rangkaian yang sering dijumpai yaitu rangkain seri, rangkaian paralel, dan rangkaian campuran. Rangkaian seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri). Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (paralel). Rangakain listrik paralel adalah suatu rangkaian listrik, di mana semua input komponen berasal dari sumber yang sama. Semua komponen satu sama lain tersusun paralel. Hal inilah yang menyebabkan susunan paralel dalam rangkaian listrik menghabiskan biaya yang lebih banyak (kabel penghubung yang diperlukan lebih banyak). Selain kelemahan tersebut, susunan paralel memiliki kelebihan tertentu dibandingkan susunan seri. Adapun kelebihannya adalah jika salah satu komponen dicabut atau rusak, maka komponen yang lain tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel disebut rangkaian seriparalel (kadang disebut sebagai rangkaian campuran atau rangkaian kombinasi)..5. Komponen Elektronika.5.. Resistor Resistor atau hambatan, berfungsi untuk menghambat arus listrik yang melewatinya. Semakin besar nilai resistansi sebuah resistor yang dipasang, semakin kecil arus yang mengalir. Satuan nilai resistansi suatu resistor adalah Ohm diberi lambang huruf R. Ada dua macam resistor yang dipakai, yaitu resistor variabel dan resistor tetap. Resistor tetap merupakan resistor yang nilai resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Apabila pengaturan dilakukan dengan tangan operator secara langsung (ada pemutar) dinamakan potensiometer. Apabila pengaturan dilakukan dengan obeng dinamakan trimmer potensiometer (trimpot). Resistor tetap adalah resistor yang mempunyai nilai hambatan yang tetap. Biasanya terbuat dari karbon, kawat atau paduan logam. Nilai hambatannya ditentukan oleh tebalnya dan panjangnya lintasan karbon. Kode warna pada resistor menyatakan harga resistansi dan toleransinya. Semakin kecil nilai toleransi suatu resistor adalah semakin baik. Pada umumnya 5

resistor memiliki gelang warna. Untuk membaca nilai resistensi pada resistor dapat menggunakan tabel gelang warna. 3 Gambar.. Resistor Dengan Gelang Warna Warna Tabel.. Kode Warna Pada Resistor Gelang Warna Gelang (Angka Pertama) Gelang (Angka Kedua) Gelang 3 (Faktor Pengali) Gelang (Toleransi) Hitam - 0 - Coklat 0 Merah 0 Oranye 3 3 0 3 3 Kuning 0 Hijau 5 5 0 5 5 Biru 6 6 0 6 6 Ungu 7 7 0 7 7 Abu-abu 8 8 0 8 9 Putih 9 9 0 9 9 Emas - - 0-5 Perak - - 0-0 Tanpa Warna - - 0-3 0.5.. Dioda Dioda atau diode adalah sambungan bahan p-n yang berfungsi sebagai penyearah. Bahan tipe-p akan menjadi sisi anode sedangkan bahan tipe-n akan menjadi katode. Bergantung pada polaritas tegangan yang diberikan kepadanya, Diode bisa berlaku sebagai sebuah saklar tertutup (apabila bagian anode mendapatkan tegangan positif sedangkan katodenya mendapatkan tegangan negatif) dan berlaku sebagi saklar terbuka (apabila bagian anode mendapatkan tegangan negatif sedangkan katode mendapatkan tegangan positif). Macammacam diode yaitu Light Emmiting Dioda (LED), diode foto, diode laser, dan lain lain.5.3. Saklar Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik, atau untuk menghubungkannya. Jadi saklar pada dasarnya adalah alat

penyambung atau pemutus aliran listrik. Selain untuk jaringan listrik arus kuat, saklar berbentuk kecil juga dipakai untuk alat komponen elektronika arus lemah. Secara sederhana, saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian, dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu. Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Kalau logam yang dipakai terbuat dari bahan oksida biasa, maka saklar akan sering tidak bekerja. Untuk mengurangi efek korosi ini, paling tidak logam kontaknya harus disepuh dengan logam anti korosi dan anti karat. 3. Alat dan Bahan Alat Praktikum Fisika Listrik: a. Papan Rangkaian Praktikum Fisika Listrik b. Power Supply c. Alat Ukur (Multimeter) d. Kabel Jepit Buaya e. Resistor f. Potensiometer g. Lampu h. Saklar. Langkah Percobaan.. Percobaan (Pengaruh Hambatan Listrik Terhadap Nyala Lampu). Siapkan alat dan bahan.. Susun power supply, potensiometer, dan lampu secara seri di dalam papan rangkaian yang sudah disediakan. 3. Hubungkan komponen tersebut dengan menggunakan kabel jepit buaya.. Pastikan seluruh komponen telah terhubung dan beri tahu kepada asisten pendamping tentang kesiapan rangkaian yang telah dibuat. 5. Atur potensiometer pada hambatan 0 ohm. Nyalakan power supply, atur power supply pada besaran 3 volt. 6. Ubah besar hambatan potensiometer sesuai dengan petunjuk asisten pendamping sebanyak 5 kali serta ukur besar hambatan menggunakan multimeter. Amati nyala lampu pada setiap perubahan hambatan. (Catatan: 7

minimal hambatan yang digunakan sebesar 000 ohm dan maksimal tegangan listrik yang digunakan sebesar volt). 7. Amati dan tulis hasil praktikum pada lembar pengamatan yang tersedia... Percobaan (Mengetahui Hubungan Arus Listrik, Hambatan Listrik, dan Tegangan Listrik)... Percobaan (Kondisi Hambatan Listrik Tetap). Siapkan alat dan bahan untuk praktikum. Susunlah power supply dan resistor (hambatan tetap) secara seri pada papan rangkaian yang tersedia. 3. Sambungkan komponen tersebut menggunakan kabel jepit buaya.. Apabila rangkaian telah siap, periksakan kesiapan rangkaian tersebut kepada asisten pendamping. Jangan nyalakan power supply tanpa pentunjuk asisten. 5. Nyalakan power supply, atur besar tegangan sesuai dengan petunjuk asisten pendamping. (Catatan: minimal hambatan yang digunakan sebesar 000 ohm dan maksimal tegangan listrik yang digunakan sebesar volt). 6. Ukur besar arus listrik dalam rangkaian menggunakan multimeter. 7. Catat hasil pengamatan ke dalam lembar pengamatan. 8. Ulangi langkah 5 sampai 7 dengan besar tegangan listrik yang berbeda.... Percobaan (Kondisi Tegangan Listrik Tetap). Siapkan alat dan bahan untuk praktikum. Susunlah power supply dan potensiometer secara seri pada papan rangkaian yang tersedia. 3. Sambungkan komponen tersebut menggunakan kabel jepit buaya.. Apabila rangkaian telah siap, periksakan kesiapan rangkaian tersebut kepada asisten pendamping. Jangan nyalakan power supply tanpa pentunjuk asisten. 5. Nyalakan power supply, atur besar tegangan tetap sesuai dengan petunjuk asisten pendamping. Atur besar hambatan pada potensiometer sesuia dengan petunjuk asisten pendamping. (Catatan: minimal hambatan yang digunakan sebesar 000 ohm dan maksimal tegangan listrik yang digunakan sebesar volt). 6. Ukur besar arus listrik dalam rangkaian menggunakan multimeter. 8

7. Catat hasil pengamatan ke dalam lembar pengamatan. 8. Ulangi langkah 5 sampai 7 dengan besar tegangan listrik yang berbeda..3. Percobaan 3 (Menghitung Nilai Hambatan Pada Rangkaian Seri, Paralel, dan Campuran).3.. Percobaan (Menghitung Nilai Hambatan Rangkaian Seri). Siapkan alat dan bahan untuk praktikum. Susunlah resistor (hambatan ), resistor (hambatan ), dan resitor 3 (hambatan 3) secara seri pada papan rangkaian yang tersedia. 3. Sambungkan komponen tersebut menggunakan kabel jepit buaya.. Apabila rangkaian telah siap, periksakan kesiapan rangkaian tersebut kepada asisten pendamping. 5. Ukur besar hambatan dalam rangkaian menggunakan multimeter. 6. Catat hasil pengamatan ke dalam lembar pengamatan. 7. Ulangi langkah sampai 6 dengan resistor yang berbeda..3.. Percobaan (Menghitung Nilai Hambatan Rangkaian Paralel). Siapkan alat dan bahan untuk praktikum. Susunlah resistor (hambatan ), resistor (hambatan ), dan resitor 3 (hambatan 3) secara paralel pada papan rangkaian yang tersedia. 3. Sambungkan komponen tersebut menggunakan kabel jepit buaya.. Apabila rangkaian telah siap, periksakan kesiapan rangkaian tersebut kepada asisten pendamping. 5. Ukur besar hambatan dalam rangkaian menggunakan multimeter. 6. Catat hasil pengamatan ke dalam lembar pengamatan. 7. Ulangi langkah sampai 6 dengan resistor yang berbeda..3.3. Percobaan (Menghitung Nilai Hambatan Rangkaian Campuran). Siapkan alat dan bahan untuk praktikum. Susunlah resistor (hambatan ), resistor (hambatan ), dan resitor 3 (hambatan 3) sesuai dengan petunjuk asisten pada papan rangkaian yang tersedia. 3. Sambungkan komponen tersebut menggunakan kabel jepit buaya.. Apabila rangkaian telah siap, periksakan kesiapan rangkaian tersebut kepada asisten pendamping. 5. Ukur besar hambatan dalam rangkaian menggunakan multimeter. 9

6. Catat hasil pengamatan ke dalam lembar pengamatan. 7. Ulangi langkah sampai 6 dengan resistor yang berbeda. 5. Lembar Pengamatan 5.. Percobaan No Hambatan (Ohm) Nyala Lampu 3 5 5.. Percobaan (Hambatan Listrik Tetap) No. 3 5 R = ohm R = ohm R 3 = ohm R = ohm R 5 = ohm I V I V I (ma) (volt) (ma) (volt) (ma) V I V I I (volt) (ma) (volt) (ma) (ma) 5.3. Percobaan (Tegangan Listrik Tetap) No. 3 5 V = V V = V V 3 = V V = V V 5 = V R I R I (ohm) (ma) (ohm) (ma) R I R I (ohm) (ma) (ohm) (ma) R I (ohm) (ma) 0

5.. Percobaan 3 (Rangkaian Seri) NO R (Ohm) R (Ohm) R 3 (Ohm) R Total (Ohm) 3 5 5.5. Percobaan 3 (Rangkaian Paralel) NO R (Ohm) R (Ohm) R 3 (Ohm) R Total (Ohm) 3 5 5.6. Percobaan 3 (Rangkaian Campuran) NO R (Ohm) R (Ohm) R 3 (Ohm) R Total (Ohm) 3 5