BAB II LANDASAN TEORI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. programa 1,2,3,4 channel 5 dengan segmentasi pendengar yang berbeda.

BAB I. pendengar. Salah satu anak perusahaan RRI adalah radio RRI programa 2, yang

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

DESKRPISI / DEFINISI ACARA PROGRAMA 2 NO JUDUL ACARA DESKRIPSI KETERANGAN

DESKRIPSI ACARA UNGGULAN PROGRAMA 1 PROGRAM ACARA SIFAT DURASI FREK FORMAT DESKRIPSI

DESKRIPSI PROGRAM ACARA SIARAN PRO-2 RRI PADANG TAHUN 2016 FREKUENSI FM 90,8 MHz

DESKRIPSI PROGRAMA PROGRAMA 2 (PUSAT KREATIVITAS ANAK MUDA) Spirit Inovasi Tahun. B dan C. Sahabat

ANALISIS, DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI

DESKRIPSI POLA ACARA PRO 2 LPP RRI PALANGKA RAYA TAHUN 2014 DAY PART 1 PUKUL WIB. PALANGKA RAYA PAGI

Perbedaan Pengembangan Software Dan Pengembangan Sistem Informasi

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI vii. KATA PENGANTAR...viii. DAFTAR ISI... x. DAFTAR GAMBAR...xiii. DAFTAR TABEL...xv BAB I PENDAHULUAN... 1

BAB III TEORI PENUNJANG. semua bentuk kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan pemanfaatan,

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... v. KATA PENGANTAR... vi. DAFTAR ISI... viii. DAFTAR GAMBAR... xii. DAFTAR TABEL... xv BAB I... 1 PENDAHULUAN...

KUESIONER PENELITIAN. Nomor Responden

BAB II DESKRIPSI SUBJEK PENELITIAN

Siklus Hidup Sistem. Chapter 2. Siklus Hidup Sistem --- Ika Menarianti, M.Kom 08/03/2014

BAB II LANDASAN TEORI. 2.1 Sistem Perhitungan Penjualan PT Panca Patriot Prima

DAFTAR ACARA SIARAN (DAS) PROGRAMA 1 HARI SENIN : 01 APRIL 2013 FM 94,3 MHz

DESKRIPSI ACARA PRO 1 RRI SURABAYA 2014

PROPOSAL PENELITIAN RISET MEDIA DAN KHALAYAK TINGKAT KETERTARIKAN MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP SUATU GENRE MUSIK (BEAT TV)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II PROFIL PT. ANUGERAH PRADANA MUDA (RADIO STAR FM) swasta yang berbentuk perseroan yang bergerak dalam bisnis radio untuk

DESKRIPSI/DEFINISI/ ACARA DI PROGRAMA 1

TUGAS AKHIR PENCIPTAAN KARYA

Pertemuan 3 Metodologi Pengembangan Sistem Informasi

FIT RADIO NETWORK HEALTHY LIFE STYLE HEALTHY LIFESTYLE RADIO WE PLAY 80S TO 90S HITS THAT FIT TO YOUR MUSICAL TASTE HEALTHY. Tips, Fact,Share, News

BAB 4 HASIL PENELITIAN. analisa dan berbagai alasan di angkatnya topik ini.

BAB 3 METODE DAN TEKNIK PENELITIAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Kidung Indah Selaras Suara. Radio Star FM berada pada frekuensi FM 104,6 Mhz

BAB II LANDASAN TEORI. tenaga kerja pada perusahaan, fokus yang dipelajari MSDM ini hanya masalah yang. berhubungan dengan tenaga kerja manusia saja.

DESKRIPSI ACARA PRO1 RRI (PANDUAN)

Company. Profile 104 RPFM GOMBONG PM4FAA PT. RADIO PURBOWANGI FM.

BAB II PT. RADIO EKACITA SWARA BUANA (HARD ROCK FM BANDUNG)

Bojonegoro, 27 Maret : Penawaran Iklan. Lamp. : _. Kepada Yth. Pimpinan PT. WINGS SURYA di Surabaya

Program Radio dan Televisi

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat, dan juga berdiri untuk meraih pendengar sebanyak-banyaknya,

P R O F I L R G S F M

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang. Zaman sekarang ini ditemukan berbagai jenis peralatan teknologi yang

BAB I PENDAHULUAN. Radio sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat umum. Baik ketika

Perencanaan dan Pemilihan Media Periklanan

1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Persyaratan Produk. I.1 Pendahuluan. I.1.1 Tujuan. I.1.2 Ruang Lingkup

ANALISIS KEBIJAKAN MUSIC DIRECTOR DALAM PEMILIHAN LAGU PROGRAM INDO LISTEN 88,4 GLOBAL RADIO JAKARTA SKRIPSI. Oleh. Renova Frietty Veranica

BAB1. PENDAHULUAN Siklus hidup sistem (SLC) SDLC Systems Development Life Cycle Siklus Hidup Pengembangan Sistem Systems Life Cycle

LAMPIRAN. 1. Pedoman Wawancara. 2. Uraian Hasil Wawancara 3. BIODATA. 4. Surat Izin Penelitian. 5. Lembar Catatan Bimbingan Skripsi

BAB 1 PENDAHULUAN. melalui jaringan internet atau yang dikenal dengan istilah streaming.

Disusun Oleh : Dr. Lily Wulandari

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

SIKLUS REKAYASA PERANGKAT LUNAK (SDLC)

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penulis melakukan penelitian pada toko AP Music Gallery Bandung yang

BAB I PENDAHULUAN. Musik adalah bunyi yang diatur menjadi pola yang dapat menyenangkan

STRUKTUR DAN FUNGSI PENGOLAHAN DATA

PENDAHULUAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

BAB 6 METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Arsitektur Sistem Informasi. Tantri Hidayati Sinaga, M.Kom.

r a d I o p r o f I l e

BAB I PENDAHULUAN. kebutuhan, keinginan, atau motif tertentu yang dirasakan oleh khalayak

PENDAHULUAN Latar belakang Penelitian

MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( SIKLUS HIDUP PERANGKAT LUNAK )

BAB I PENDAHULUAN. Media informasi yang berkaitan dengan masyarakat pada zaman yang modern saat

Siklus Pengembangan Sistem Informasi Untuk Membangun dan Mengimplementasikan Sistem Informasi Bisnis Di Suatu Perusahaan Siklus Hidup System

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN PEMBANGUNAN DAERAH PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH.

BAB I PENDAHULUAN. jenis dan ragamnya, dari mulai drama, musik, olahraga, realita bahkan Fashion.

KELOMPOK 1. Metode Pengembangan Sistem Informasi. Imelda Florensia Stefani. P.

BAB III PROSEDUR PELAKSANAAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. memudahkan pendengar dalam mengingatnya.

PROGRAM FORMAT ACARA D E S K R I P S I JAM SIAR DURASI

BAB I PENDAHULUAN. Revolusi digital telah membentuk perilaku konsumen yang mementingkan

BAB II DISKRIPSI OBYEK PENELITIAN. Timur Kalimantan Tengah. Radio GDS FM berdiri tahun 2008, yang

DESKRIPSI ACARA SIARAN PRO 1 RRI 2013

DAFTAR DESKRIPSI MATA ACARA PROGRAMA 4 RRI BANDUNG TAHUN Warta Budya Sunda. Informatif / edukatif

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. tiap individu di dunia. Musik menemani kegiatan sehari-hari dan menjadi

BAB 1 PENDAHULUAN. kegiatan di bidang usaha dan sangat berkembang pesat pada kegiatan. untuk menghubungkan banyak masyarakat tanpa mengenal batasan.

KLAS PUKUL DUR FREK/HARI MATERI SASARAN TUJUAN FORMAT SIFAT KRITERIA. -Pembacaan Ayat Suci Al-Qur an -Lagu-lagu Islami

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Perolehan Data Campur Kode. Program Acara Request Indonesia Pro 2 FM RRI Medan. Tuturan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Perumusan Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Ringkasan Chapter 12 Developing Business/ IT Solution

BAB III PENYAJIAN DATA. dilapangan diklasifikasikan kepada manajemen siaran RRI Programa 2

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. berjumlah 2.583, wanita berjumlah Untuk lebih jelasnya mengenai

Materi yang akan dibahas: 13-1

Bab 3 Metode dan Rancangan Sistem

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dengan sedikit biaya, radio berpotensi menjangkau tingkatan sosial seluruh

Transkripsi:

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Penelitian Terdahulu Sebagai bahan pertimbangan dalam penelitian ini akan dicantumkan salah satu hasil penelitian yang membahas mengenai analisis kebijakaan MD dalam pemilihan lagu pada sebuah radio. Veranica (2011) menyebutkan bahwa dalam penelitiannya mengenai analisis kebijakaan MD dalam pemilihan lagu pada sebuah radio 88,7 FM Global Jakarta mempunyai tujuan untuk penyusunan lagu dalam playlist sehingga dapat mengatur rotasi-rotasi lagu dalam program harian, mingguan dan programprogram sessional. Penyusunan lagu dalam playlist sangatlah perlu diperhatikan agar suasananya tetap terasa seimbang. Diantaranya memiliki komposisi lagu yang jelas, menimbulkan Air Communication yang baik dan lagu yang mudah diingat dan baik saat dibawakan, sehingga dengan adanya rotasi lagu mampu untuk membawa pendengar kedalam alunan lagu yang ditampilkan agar dapat membantu manusia untuk menghilangkan stress atau mengurangi kejenuhan yang dialami. 2.2 Rotasi Lagu Menurut Buku Pedoman Penyelenggaraan Siaran RRI tahun 2011: Rotasi lagu dalam istilah penyiaran adalah kekerapan dari sekelompok lagu-lagu (rekaman) yang dimainkan dalam periode waktu tertentu. 8

9 Sebuah stasiun radio dapat memiliki beberapa rotasi, seperti sebuah power rotation (heavy rotation) yang dimainkan setiap dua jam sekali, dan oldies rotation untuk lagu-lagu lama yang dimainkan setiap beberapa hari sekali. Sementara dalam sistem itu sendiri rotasi ialah sebuah proses merotasi banyaknya lagu yang ada pada playlist lagu agar dalam pemutaran lagu tidak terjadi kesamaan lagu dan dalam satu playlist siaran, sehingga tidak memberikan efek redudansi data sebuah lagu yang mempunyai judul atau penyanyi sama. MD PRO 2 FM harus menyiapkan perpustakaan musik, sesuai kebutuhan format musik dengan ketentuan: Indonesia 70% dan barat 30%. Hal ini dikarenakan sesuai dengan nama radio itu sendiri yaitu RRI (Radio Republik Indonesia) dimana lagu yang diputar harus lebih banyak dari dalam negeri sendiri dibandingkan dengan lagu luar negeri. Dari 100% total lagu yang akan diputar, 70% materi musik Indonesia, dimana di dalamnya terdiri atas 90% lagu hasil produksi industri musik (label) dan 10% adalah lagu-lagu kelompok pemusik kreatif yang diproduksi terbatas atau pada kalangan tertentu (indie). Tujuannya adalah memberi peluang pemusik kreatif dari kalangan non-label untuk berkreasi dan memperkenalkan hasil karyanya melalui siaran musik di RRI PRO 2 FM. MD PRO 2 FM menyusun daftar musik atau lagu berdasarkan jenis dan masa edar musik atau lagu dengan memperhatikan kebutuhan sehari-hari sesuai dengan daypart yang ditetapkan dan dioperasionalkan secara blocking time (pembelian waktu siar diluar siaran iklan untuk dimanfaatkan oleh kepentingan pihak tertentu). Polanya adalah perpaduan hitsmaker (memutar lagu baru) dan hitsplayers (lagu hits). Musik atau lagu dalam playlist perhari berjumlah 696 lagu perhari dalam 19 jam siaran. Pada Histmaker dan Hitsplayer berlaku untuk

10 blocking time dalam daypart, sedang untuk non blocking time (tidak melakukan pembelian waktu siar di luar siaran iklan untuk dimanfaatkan oleh kepentingan pihak tertentu) menyesuaikan atmosfer pendengar sepanjang genre dan masa edarnya sesuai format musik RRI Pro 2 FM. Aturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh MD dalam rotasi lagu adalah: 1. Penyanyi Pria baik solo maupun band dapat diputar sebanyak tiga kali berturut-turut, sehingga pada lagu berikutnya diikuti oleh penyanyi wanita baik solo maupun band dan diberi jeda berupa promo program, spot iklan, jingle, informasi adlibs atau drama radio pendek. 2. Penyanyi wanita baik solo maupun band dapat diputar dua kali berturutturut, sehingga pada lagu berikutnya diikuti oleh penyanyi pria baik solo maupun band dan diberi jeda promo program, spot iklan, jingle, informasi adlibs atau drama radio pendek. 3. Daftar playlist yang akan diputar harus didasarkan pada jenis dan masa edar lagu (new entry, big hits, current, recurrent, oldie) yang sesuai dengan kebutuhan acara harian yang ditetapkan. 4. Menghindari pemutaran lagu baik dengan judul lagu maupun penyanyi yang sama dalam satu jam pemutaran, termasuk judul lagu yang sama dengan penyanyi berbeda. 2.3 Teori Format Pola Acara Siaran Pemolaan programa adalah penyusunan pola perencanaan programa siaran dalam bentuk pengelompokan acara siaran kedalam satuan waktu siaran, meliputi pengklasifikasian jenis, hari, jam, durasi dan kekerapan siaran setiap mata acara

11 dalam periode tertentu. Berdasarkan pendekatan narrowcasting, pola perencanaan Pro 2 dilakukan dengan pola Daypart dan clock system. 1. Daypart Pagi Berisi acara musik dan informasi yang diharapkan mampu menyemangatu anak muda memulai aktivitas. Musik menjadi sajian utamanya, tanpa mengesampingkan nformasi-informasi aktual yang disesuaikan dengan kebutuhan anak muda. Daypart pagi ini diberi konsep Pro Activity. 2. Daypart Siang Berisi siaran musik dan informasi seputar gadget, memodifikasi, automotif, elektronika, dll. Daypart siang ini diberi konsep Pro kreatif. 3. Daypart Sore Berisi acara siaran yang bersifat intertainment dengan tetap menjaga kebutuhan pendengar akan informasi seputar resensi buku, film, keberadaan komunitas lokal, pencerahan dan perenungan religius menjelang ibadah sore. Daypart sore ini diberi konsep Pro Issue. 4. Daypart Malam Berisi acara untuk anak muda dalam mendengarkan dan sekaligus berpartisipasi dibanyak pilihan musik, mulai dari konteporer musik, box music, profil album atau solo, penyanyi nasional atau dunia sekaligus membuka kesempatan para band indie dalam memberikan kontribusi diacara ini. Daypart malam ini diberi konsep Pro Popular.

12 2.4 Program Acara Pro 2 FM Surabaya Materi siaran informasi dan berita di PRO 2 dapat berasal dari filsafat, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, ekonomi, politik, olahraga, seni, dan film. Materi informasi disampaikan dalam bentuk adlibs, spot, jingle, obrolan pendek, radio filler dan dokudrama (drama dokumenter). Materi informasi yang disajikan menghindari informasi tentang kekerasan, pornografi, narkoba dan informasi acara juga ditetapkan dalam bentuk acara harian dan mingguan. Berikut daftar acara harian dan mingguan tersebut: Acara Harian : 1. Tune Buka Siaran 2. Pro 2 issue (Voice of Islam) 3. Pro 2 issue (Etnik) 4. Pro 2 Activity (Jonny Show) 5. Morning Show 6. Pro 2 Kreatif (Healthy Hour, Girl Power, Tekno, Justice, English Corner) 7. Pro 2 Kreatif (Pro 2 Star Track) 8. Pro 2 Request time 9. Track ke Indonesian 10. Pro 2 Populer (Pro 2 Hipper Time dan Pro 2 Upper Time) 11. Digitrack 12. Pro 2 Populer (Pro 2 Online) 13. Tune Tutup Siaran

13 Acara Mingguan : 1. Pro 2 Holly Spirit 2. Top Twenty(Local) 3. Top Twenty (Nasional) 4. Pro 2 Kampus 5. Rock Session 6. Pro 2 Indie (Lokal) 2.5 Metode Pengembangan Sistem Informasi Pengembangan sistem informasi dapat dilakukan dengan beberapa cara. Menurut Jogiyanto (2005:433) pengembangan sistem informasi dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama adalah pengembangan sistem informasi konvensional dengan menggunakan siklus hidup pengembangan sistem atau system development life cycle (SDLC). Sistem dikembangkan oleh analis sistem, yaitu orang yang memiliki kemampuan mengembangkan sistem cara profesional. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis sistem, perancangan sistem, implementasi sistem, dan operasi serta perawatan sistem. Secara garis besar terbagi dalam lima kegiatan utama, yaitu initiation, analysis, design, implementation dan maintenance. Setiap kegiatan dalam SDLC dapat dijelaskan melalui tujuan dan hasil kegiatannya. Meliputi langkah-langkah sebagai berikut: System initiation System analysis System design

14 System implementation System maintenance Tahapan SDLC (System Development Life Cycle) meliputi tahapan-tahapan berikut: System initiation ialah perencanaan awal untuk sebuah proyek gunamendefinisikan lingkup, tujuan, jadwal dan anggaran bisnis awal yang diperlukan untuk memecahkan masalah atau kesempatan yangdirepresentasikan oleh proyek. Lingkup proyek mendefinisikan areabisnis yang akan ditangani oleh proyek dan tujuan-tujuan yang akandicapai. Lingkup dan tujuan pada akhirnya berpengaruh pada komitmen umber yaitu jadwal dan anggaran yang harus dibuat supaya berhasilmenyelesaikan proyek. System analysis ialah studi domain masalah bisnis untuk merekomendasikan perbaikan dan menspesifikasikan persyaratan danprioritas bisnis untuk solusi. Analisis system ditujukan untuk menyediakan tim proyek dengan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap masalah-masalah dan kebutuhan-kebutuhan yang memicu proyek. Area bisnis dipelajari dan dianalisis untuk memperoleh pemahaman yang lebih rinci mengenai apa yang bekerja, apa yang tidak bekerja dan apa yang dibutuhkan. System design ialah spesifikasi atau konstruksi solusi yang teknis dan berbasis komputer untuk persyaratan bisnis yang di identifikasikan dalam analisis sistem. Selama desain sistem, pada awalnya akan mengekspolarasi solusi teknis alternatif. Setelah alternatif solusi disetujui, fase desainsistem mengembangkan cetak biru (blueprint) dan spesifikasi teknis yangdibutuhkan untuk

15 mengimplementasikan database, program, antarmuka pengguna dan jaringan yang dibutuhkan untuk sistem informasi. System implementation ialah konstruksi, instalasi, pengujian danpengiriman sistem ke dalam produksi (artinya operasi seharihari).implementasi sistem mengontruksi sistem informasi baru danmenempatkannya ke dalam operasi, selanjutnya dilaksanakan pengujian. System maintenance ialah Tahap akhir untuk mengevaluasi kinerja sistem, apakah sesuai dengan keinginan user atau tidak. Control secara berkala, Pembenahan, Penambahan bagian. 2.6 Aplikasi Aplikasi adalah sebuah perangkat lunak yang menjadi front end dalam sebuah sistem yang digunakan untuk mengolah data menjadi suatu informasi yang berguna orang-orang dan sistem yang bersangkutan. (Sri Widianti : 2000). Istilah aplikasi berasal dari bahasa inggris application yang berarti penerapan, lamaran ataupun penggunaan. Sedangkan secara istilah, pengertian aplikasi adalah suatu program yang siap untuk digunakan yang dibuat untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna jasa aplikasi serta penggunaan aplikasi lain yang dapat digunakan oleh suatu sasaran yang akan dituju. Menurut kamus komputer eksekutif, aplikasi mempunyai arti yaitu pemecahan masalah yang menggunakan salah satu tehnik pemrosesan data aplikasi yang biasanya berpacu pada sebuah komputansi yang diinginkan atau diharapkan maupun pemrosesan data yang diharapkan.