RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN ANGGARAN2013 DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BADUNG Mangupura, 2012
RENCANA KINERJA TAHUNAN 2013 DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi Kata Pengantar i ii BAB I Pendahuluan 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Struktur Organisasi Dinas Cipta Karya 1 BAB II Rencana Strategis Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung 4 2.1 Visi dan Misi 4 2.2 Tujuan dan Sasaran 5 BAB III Komponen Rencana Kinerja Tahunan 6 3.1 Sasaran Strategis 6 3.2 Indikator Kinerja 6 3.3 Rencana Kerja Program dan Kegiatan 9 BAB IV Penutup 17 Lampiran Formulir Rencana Kinerja Tahunan Dinas Cipta Karya Tahun 2013 i
RENCANA KINERJA TAHUNAN 2013 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan Kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/ Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Asung Kerta Wara Nugraha-Nya Dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung dapat disusun sesuai dengan aturan yang berlaku. Penyusunan Dokumen Perencanaan Kinerja Tahunan merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana strategis, dan disusun berdasarkan Peraturan Menteri Negara pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang merupakan perubahan dari Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah sesuai Keputusan Kepala LAN (Lembaga Administrasi Negara) Nomor : 239/IX/6/8/2003 tanggal 25 Maret 2003. Semoga laporan ini bermanfaat serta dapat dijadikan bahan evaluasi penyelenggaraan pembangunan yang merupakan tugas, pokok dan fungsi Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung. Mangupura, Maret 2012 Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Ir. Ni Luh Putu Dessy Dharmayanty, MT Pembina Tk I Nip. 19611010 199403 2 001 ii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam rangka upaya mewujudkan Good governance, pengembangan dan informasi kinerja terus diintegrasikan kedalam sistem pelaporan dan penganggaran berbasis kinerja, yaitu anggaran dihitung dan disusun berdasarkan perencanaan kinerja dan kebutuhan masyarakat. Hal ini akan memudahkan monitoring dan evaluasi kinerja SKPD, salah satunya melalui Penerapan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah). Salah satu instrument SAKIP yang dipergunakan adalah Rencana Kinerja Tahunan (RKT) dari masing-masing SKPD guna penguatan akuntabilitas Kinerja instansi pemerintah. Rencana kinerja menggambarkan kegiatan tahunan sebagai bentuk komitmen SKPD dalam pelaksanaan pembangunan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun sesuai dengan indikator kinerja beserta target-targetnya berdasarkan program, kebijakan, dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana strategis. Dokumen Rencana Kinerja Tahunan Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Tahun 2013 disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah Kabupaten Badung tahun 2010 2015 Nomor 13 tahun 2011, Rencana Strategis Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Tahun 2010 2015, dan berdasarkan Peraturan Menteri Negara pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. 1.2 Struktur Organisasi Dinas Cipta Karya Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Badung, maka Struktur Organisasi Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung adalah terdiri dari: 1
1. Kepala Dinas; 2. Sekretariat terdiri dari : a. Sub Bagian Kepegawaian b. Sub Bagian Keuangan c. Sub Bagian Umum 3. Bidang Bangunan terdiri dari: a. Seksi Tata Bangunan b. Seksi Ijin Bangunan c. Seksi Pengawasan Bangunan 4. Bidang Tata Ruang terdiri dari: a. Seksi Survai dan pemetaan b. Seksi Perijinan Tata Ruang c. Seksi Teknik Tata Ruang 5. Bidang Pendataan dan Pelaporan terdiri dari: a. Seksi Analisa dan Penilaian b. Seksi Pengumpulan Data dan Informasi c. Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan 6. Bidang Permukiman dan Penyehatan Lingkungan a. Seksi Permukiman b. Seksi Penyehatan Lingkungan c. Seksi Reklamasi dan Konservasi 7. Bidang Pertambangan terdiri dari: a. Seksi Air Bawah Tanah dan Permukaan b. Seksi Bahan Galian c. Seksi Migas, Listrik dan Energi Baru 2
KEPALA DINAS SEKRETARIS SUB BAGIAN UMUM SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN KEUANGAN BIDANG BIDANG BIDANG BIDANG BIDANG PENDATAAN DAN TATA RUANG BANGUNAN PERMUKIMAN & PENYEHATAN PERTAMBANGAN DAN PELAPORAN LINGKUNGAN ENERGI SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI PENGUMPULAN DATA SURVEY DAN PEMETAAN PERMUKIMAN AIR BAWAH TANAH TATA BANGUNAN DAN INFORMASI DAN PERMUKAAN SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI ANALISA DAN PENILAIAN TEKNIK TATA RUANG IJIN BANGUNAN PENYEHATAN LINGKUNGAN BAHAN GALIAN SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI SEKSI MONITORING, EVALUASI PERIJINAN TATA RUANG PENGAWASAN BANGUNAN REKLAMASI DAN MIGAS, LISTRIK DAN PELAPORAN KONSERVASI DAN ENERGI BARU Gambar 1 Struktur Organisasi SKPD Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Struktur Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung dipimpin oleh seorang Kepala Dinas, yang membawahi Sekretariat Dinas dan beberapa bidang. Sekretariat Dinas dipimpin oleh seorang Sekretaris dan masing-masing bidang tersebut dikepalai oleh seorang Kepala Bidang. Masing-masing Kepala Bidang membawahi beberapa Kepala Seksi sebagaimana tergambar dalam bagan organisasi pada gambar 1. Adapun 5 bidang yang terdapat di Dinas Cipta Karya adalah sebagai berikut : a. Bidang Pendataan dan Pelaporan b. Bidang Bangunan c. Bidang Permukiman dan Penyehatan Lingkungan d. Bidang Tata Ruang e. Bidang Pertambangan 3
BAB II RENCANA STRATEGIS DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BADUNG 2.1 Visi dan Misi Penetapan visi Dinas Cipta Karya adalah untuk menggambarkan kondisi yang diharapkan dalam 5 tahun ke depan. Agar visi tersebut dapat diwujudkan maka dirumuskan Misi yang akan dilaksanakan. Visi Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung dalam 5 tahun ke depan adalah : Terwujudnya Sarana Prasana Publik dan Masyarakat Kabupaten Badung di Bidang Keciptakaryaan yang Memadai serta Berfungsi Optimal dengan Pelayanan Prima Dalam rangka untuk mewujudkan visi tersebut, Dinas Cipta Karya menetapkan 5 ( lima) misi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan pelayanan di bidang informasi Tata Ruang, perijinan Bangunbangunan, Perumahan dan Pertambangan dengan pembangunan Sistem Informasi yang berbasis High Tech. 2. Revitalisasi dan meningkatkan kuantitas maupun kualitas pembangunan infrastruktur di bidang keciptakaryaan sesuai kebutuhan dan tuntutan masyarakat secara partisipatif. 3. Memfasilitasi dan memberikan bantuan teknis keciptakaryaan guna menunjang pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur keciptakaryaan. 4. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur baik melalui Pendidikan dan Latihan, Kursus, Pendidikan Struktural maupun Pendidikan Formal ke jenjang yang lebih tinggi. 5. Meningkatkan pembinaan Jasa Konstruksi dan Konsultansi guna mewujudkan partnership yang transparan, sportif, berkualitas dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam mewujudkan infrastruktur keciptakaryaan yang berkualitas. 4
2.2 Tujuan dan Sasaran Tujuan ditetapkan sebagai sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahunan. Dalam Rencana Strategis Dinas Cipta Karya, Tujuan dari Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung adalah: Terwujudnya sarana dan prasarana Keciptakaryaan yang berkualitas, representatif sesuai dengan pola dan fungsi pemanfaatan ruang yang memperhatikan pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup. Sasaran merupakan hasil yang akan dicapai secara nyata, dapat terukur dalam kurun waktu tertentu/ tahunan, lebih pendek dari tujuan, dapat dicapai secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sasaran yang ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Cipta Karya : 1. Terwujudnya Manajemen Penataan Ruang yang efektif 2. Terwujudnya sarana prasarana publik sesuai kebutuhan 3. Terwujudnya Prasarana dasar permukiman yang berkondisi baik 4. Terwujudnya perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja 5. Terwujudnya usaha Migas dan Ketenagalistrikan yang memiliki ijin 6. Terwujudnya Reklamasi dan Konservasi Lahan Pasca Tambang Setelah dilakukan konsultasi kepada Tim Lakip Kabupaten dan dari Kementerian Pan-RB, demi penyempurnaan AKIP Dinas Cipta Karya dilakukan perubahan/ review terhadap Sasaran Strategis no 4, 5 dan 6 menjadi 1 Sasaran dengan pertimbangan mempunyai formula dan alat ukur yang sama yaitu usaha ESDM yang dibina. Denga adanya perubahan/ review tersebut diatas, maka Sasaran Strategis Dinas Cipta Karya menjadi 4 Sasaran strategis yaitu: 1. Terwujudnya Manajemen Penataan Ruang Yang Efektif 2. Terwujudnya sarana prasarana publik sesuai kebutuhan 3. Terwujudnya prasarana dasar permukiman yang berkondisi baik 4. Terwujudnya pengendalian pengusahaan SDA dibidang ESDM 5
BAB III KOMPONEN RENCANA KINERJA TAHUNAN Sesuai dengan peraturan Menteri Negara pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Dokumen Rencana Kinerja Tahunan ini memuat informasi tentang : sasaran strategi yang ingin dicapai dalam tahun 2013, indikator kinerja dan rencana tingkat capaian (target). Terkait dengan hal tersebut diatas, dokumen Rencana Kinerja Tahunan ini dalam pelaksanaannya yang dimaksud dengan : 3.1 Sasaran Strategis Sasaran Strategis yang dimaksud pada rencana kinerja tahunan ini adalah sasaran untuk mencapai visi dan misi Dinas Cipta Karya Tahun 2011 2015 sebagaimana dimuat dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) yaitu: 1. Terwujudnya Manajemen Penataan Ruang Yang Efektif 2. Terwujudnya sarana prasarana publik sesuai kebutuhan 3. Terwujudnya prasarana dasar permukiman yang berkondisi baik 4. Terwujudnya pengendalian pengusahaan SDA dibidang ESDM 3.2 Indikator Kinerja Utama Indikator kinerja yang dimaksud dalam dokumen rencana kinerja tahunan ini adalah ukuran kuantitatif dan/ atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan dan sasaran yang telah ditetapkan. Indikator kinerja ini memberikan penjelasan baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif mengenai apa yang diukur untuk menemukan apakah tujuan sudah tercapai. Indikator Kinerja Utama Dinas Cipta Karya terdiri dari 6 indikator dan sesuai hasil evaluasi oleh Tim Lakip Kabupaten dan dari Kementrian PAN dan RB, dilakukan revisi sebagai berikut: Indikator Kinerja Utama Dinas Cipta Karya (lama) 1. Persentase bangunan yang sesuai peruntukan Tata Ruang dengan ITR, IMB dan pengendalian bangunan 6
2. Persentase pembangunan keciptakaryaan 3. Persentase permukiman yang sudah memiliki air bersih, peningkatan jalan lingkungan, sanitasi (DSDP): Persentase Jalan Lingkungan yang ditata Persentase Penyediaan Air Bersih Persentase sanitasi yang dibangun 4. Persentase perusahaan pertambangan yang memiliki ijin 5. Persentase pengusaha/ perusahaan SPBU, Agen LPG dan Genzet yang memiliki ijin 6. Persentase pelaksanaan kegiatan ABT dan Pertambangan yang tidak berpotensi merusak lingkungan Indikator Kinerja Utama Dinas Cipta Karya (baru, hasil revisi) 1. Persentase kepatuhan membangun berdasarkan dengan RDTR 2. Persentase sarana prasarana gedung pemerintah dan masyarakat umum yang representatif 3. Persentase Prasarana dasar permukiman degan kondisi baik 4. Persentase kepatuhan pengusaha ESDM terhadap ketentuan penyelenggaraan usaha 7
Tabel 2.1 Review Sasaran, Indikator Kinerja Utama dan Alasan Perubahan Awal Review PENJELASAN TERHADAP PERUBAHAN / REVIEW SASARAN DAN INDIKATOR Berdasarkan konsultansi dengan Tim Lakip Kabupaten Badung dan dari Kementerian PAN-RB bahwa indikator harus menunjukkan kinerja (outcomes) sehingga indikator lama yang merupakan hasil dari kerja/ kegiatan di review menjadi hasil yang menunjukkan kinerja Dinas Cipta Karya Sasaran Indikator Sasaran Indikator Terwujudnya Manajemen Penataan Yang Efektif Ruang Persentase bangunan yang sesuai peruntukan Tata Ruang dengan ITR, IMB dan pengendalian bangunan Terwujudnya Manajemen Penataan Ruang yang efektif Persentase kepatuhan membangun berdasarkan dengan RDTR Terwujudnya sarana Prasarana publik sesuai kebutuhan Persentase Pembangunan Keciptakaryaan Terwujudnya sarana prasarana publik sesuai kebutuhan Persentase sarana prasarana gedung pemerintah dan masyarakat umum yang representative Terwujudnya prasarana dasar permukiman yang berkondisi baik Persentase Permukiman yang sudah memiliki air bersih, peningkatan jalan lingkungan, sanitasi (DSDP) Terwujudnya Prasarana permukiman berkondisi baik dasar yang Persentase prasarana dasar permukiman dengan kondisi baik Persentase Jalan Lingkungan yang ditata Persentase Penyediaan Air Bersih Persentase sanitasi yang dibangun PENJELASAN TERHADAP PERUBAHAN / REVIEW SASARAN DAN INDIKATOR Berdasarkan konsultansi dengan Tim Lakip Kabupaten Badung dan dari Kementerian PAN-RB bahwa indikator harus menunjukkan kinerja (outcomes) sehingga indikator lama yang merupakan hasil dari kerja/ kegiatan di review menjadi hasil yang menunjukkan kinerja Dinas Cipta Karya Adapun alat ukur untuk Sasaran dan Indikator 4, 5 dan 6 adalah sama yaitu usaha bidang ESDM yang berijin sehingga sasaran dan indikator dijadikan satu 8
Terwujudnya perlindungan terhadap keselamatan kesehatan kerja dan Persentase perusahaan pertambangan yang memiliki ijin Terwujudnya pengendalian pengusahaan SDA di bidang ESDM Persentase kepatuhan pengusaha ESDM terhadap ketentuan penyelenggaraan usaha Terwujudnya Usaha Migas dan Ketenagalistrikan yang memiliki ijin Persentase Pengusaha/ Perusahaan SPBU, Agen LPG dan Genzet yang memiliki ijin Tabel 2.2 Tujuan, Sasaran dan Indikator Kinerja Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Tahun 2013 No TUJUAN SASARAN INDIKATOR TARGET 1. Terwujudnya sarana dan prasarana Keciptakaryaan yang berkualitas, representatif sesuai dengan pola dan fungsi pemanfaatan ruang yang memperhatikan pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup. Terwujudnya Manajemen Penataan Ruang Yang Efektif Terwujudnya Sarana prasarana publik sesuai kebutuhan Persentase kepatuhan membangun berdasarkan dengan RDTR Persentase sarana prasarana gedung pemerintah dan masyarakat umum yang representative 23,20% 65,00% Terwujudnya prasarana dasar permukiman yang berkondisi baik Persentase prasarana dasar permukiman dengan kondisi baik 47,56% Terwujudnya pengendalian pengusahaan SDA di bidang ESDM Persentase kepatuhan pengusaha ESDM terhadap ketentuan penyelenggaraan usaha 42,99% 3.3 Rencana Kerja Program dan Kegiatan Pembangunan Keciptakaryaan merupakan bagian dari pembangunan Pekerjaan Umum yang menyangkut pembangunan sarana dan prasarana publik dan pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan bidang keciptakaryaan sehingga pada 9
akhirnya adalah untuk menyediakan sarana dan prasarana publik guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat umum/publik itu sendiri. Sarana dan prasarana dimaksud kalau dikelompokkan ke beberapa bidang akan terdapat beberapa bidang diantaranya: 1. Bidang Bangun-bangunan 2. Bidang Penataan Ruang 3. Bidang Perumahan dan Permukiman 4. Bidang Air Bersih 5. Bidang Air Limbah 6. Bidang Prasarana persampahan 7. Bidang Pertambangan Mengacu kepada hal tersebut diatas, maka program yang dilaksanakan Dinas Cipta Karya antara lain meliputi : Program program Prioritas : a. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur b. Program Lingkungan Sehat Perumahan c. Program Pemanfaatan Ruang d. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang d. Program Penyehatan Lingkungan e. Program Penataan Bangunan/ Gedung f. Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat Yang berpotensi merusak Lingkungan g. Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan h. Program Pembinaan dan Pengembangan bidang ketenagalistrikan i. Program Operasional dan Pemeliharaan Lingkungan dan Permukiman Program program Penunjang : a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran b. Program Peningkatan Pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan c. Program Penyusunan Dokumen Perencanaan SKPD (Renja, RKA) d. Program Pembangunan Turap/ Talud/ Bronjong e. Program Peningkatan Sistem Pengawasan internal f. Program Pembinaan dan Pengembangan bidang ketenagalistrikan g. Program Operasional dan Pemeliharaan Lingkungan dan Permukiman 10
Penjabaran dari program prioritas dirinci menjadi kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2013 sebagai berikut: a. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur: a) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Peningkatan sarana prasarana aparatur dengan melaksanakan Pembangunan gedung pemerintah di Kabupaten Badung meliputi renovasi kantor Lurah, kantor Camat, dan RSUD Badung. b) Program Lingkungan Sehat Perumahan Peningkatan Jalan lingkungan permukiman yang tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Badung c) Program Pemanfaatan Ruang Penataan ruang di wilayah Kabupaten Badung yaitu dengan pembangunan pos polisi di 2 kecamatan d) Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang Memberikan pelayanan terhadap permohonan IMB Memberikan pelayanan dan melakukan kajian terhadap permohonan informasi Tata Ruang Menyusun Neraca Pemanfaatan Ruang di 2 Kecamatan Melakukan pemeliharaan terhadap patok dan papan jalur hijau Penyusunan Produk hukum keciptakaryaan Melakukan pendataan bangunan ber-imb e) Program Penyehatan Lingkungan Penyediaan sarana prasarana air bersih f) Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat Yang berpotensi merusak Lingkungan Pembangunan Sumur Resapan di Kabupaten Badung Pemetaan potensi Mineral bukan logam dan batuan g) Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan Pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan penambangan, pengusahaan jasa minyak dan gas bumi Melakukan pengujian kualitas dan kuantitas bahan bakar minyak di SPBU Penerbitan ijin pengambilan dan pemanfaatan air bawah tanah 11
Tabel 2.3. Rencana pagu dan kegiatan Dinas Cipta Karya Th 2013 No Program Kegiatan Anggaran 1 2 3 4 1 Program Pengendalian 954,431,475 Pemanfaatan Ruang 1 Pelayanan Ijin Mendirikan Bangunan 226,052,325 2 Studi Evaluasi Pemanfaatan Ruang dan Struktur Tata Ruang di Kabupaten Badung 260,855,400 3 Kajian teknis informasi Tata Ruang 79,744,400 2 Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4 Pemeliharaan Patok dan Papan Jalur Hijau di Kab. Badung 7 Identifikasi Alih Fungsi Lahan menjadi kawasan terbangun di Kabupaten Badung 8 Pengawasan Pelaksanaan Ijin Mendirikan Bangunan Kabupaten Badung 9 Pemetaan Pola Penggunaan Lahan Kota Mangupura Tahun 2013 80,945,400 56,500,000 52,058,300 198,275,650 122,744,682,839 1 Renovasi Gedung Unit II Kantor Camat Kuta Utara 3,125,064,806 2 Renovasi Kantor Camat Kuta 3,484,391,150 3 Renovasi Kantor Camat Kuta Selatan 4,180,247,300 4 Renovasi Kantor Lurah Sading 2,860,285,700 5 Renovasi Kantor Lurah Tuban 978,336,775 6 Renovasi Kantor Lurah Kerobokan Kaja 2,739,151,200 7 Renovasi Kantor Lurah Kerobokan 1,438,621,400 8 Pembangunan Pos Jaga Pemadam Kebakaran di Kawasan Bali Pecatu Graha Kecamatan Kuta Selatan 9 Pembangunan Gedug Blok B dan C RSUD Kabupaten Badung (Tahun Jamak) 10 Penyusunan DED Gedung Blok D,E,F,G dan Penataan Halaman RSUD Kabupaten Badung 11 Pembangunan Pos Pemadam Kebakaran di Kecamatan Petang 12 Pembangunan Kantor UPT Dinas Pemadam Kebakaran di Kecamatan Mengwi 13 Renovasi Bale Paselang, Bale Pawedan dan Bale Gegitan di Pura Lingga Bhuana Puspem Badung (Tahun Jamak) 14 Pembuatan Pelinggih di Kantor DPRD Kabupaten Badung (Tahun Jamak) 15 Penataan Lapangan Pratu Jania Kelurahan Sading di Kecamatan Mengwi 1,657,601,600 77,406,188,721 2,818,359,757 2,047,265,650 2,722,705,050 419,233,900 460,740,500 915,255,150 12
16 Penyusunan DED PembangunanGedung Kantor Perpustakaan, Kantor Arsip dan Depo Arsip dan Gedung Badan Pelayanan Perijinan Terpadu di Kawsan Puspem Kabupaten Badung 17 Penyusunan DED Renovasi Kantor Lurah Abianbase 18 Renovasi Wantilan di Balai Diklat Kabupaten Badung 1,630,421,550 52,758,750 298,187,400 19 Pembangunan USB SMPN 5 Mengwi 13,509,866,480 3 Program Pemanfaatan Ruang 4 Program Lingkungan Sehat Perumahan 1 Penataan Pedestrian Kawasan Obyek Wisata Taman Ayun di Kec. Mengwi 2 Penataan Halaman, Renovasi Toilet, Perbaikan Tembok Pagar di Kawasan Obyek Wisata Taman Ayun 3 Pembangunan Tanda Batas Kabupaten Badung dengan Kabupaten Gianyar 4 Pembangunan Pos Keamanan di Kecamatan Kuta Selatan 5 Pembangunan Tanda Batas Kabupaten Badung dengan Kabupaten Bangli 6 Pembangunan Wantilan dan Taman Kolam Wanara Pura Luhur Uluwatu 1 Pemutakhiran database prasarana Jalan lingkungan permukiman dan perumahan di Kabupaten Badung 2 Pengawasan Peningkatan jalan Lingkungan Permukiman di Kecamatan Petang 3 Pengawasan Peningkatan jalan Lingkungan Permukiman di Kecamatan Abiansemal 4 Pengawasan Peningkatan jalan Lingkungan Permukiman di Kecamatan Mengwi 5 Pengawasan Peningkatan jalan Lingkungan Permukiman di Kecamatan Kuta Utara 6 Pengawasan Peningkatan jalan Lingkungan Permukiman di Kecamatan Kuta Utara 7 Pengawasan Peningkatan jalan Lingkungan Permukiman di Kecamatan Kuta Selatan 8 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Ungasan di Kecamatan Kuta Selatan 9 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Benoa di Kecamatan Kuta Selatan 10 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Tanjung Benoa di Kecamatan Kuta Selatan 11 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Pecatu di Kecamatan Kuta Selatan 12 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Jimbaran di Kecamatan Kuta Selatan 13 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Kutuh di Kecamatan Kuta selatan 14 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Canggu di Kecamatan Kuta Utara 15 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Tibubeneng di Kecamatan Kuta Utara 16 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Kerobokan Kelod di Kecamatan Kuta Utara 11,940,370,600 8,725,313,100 798,110,950 218,142,500 394,092,500 838,788,400 965,923,150 120,146,252,202 157,579,600 118,856,000 309,532,000 372,303,000 252,132,000 193,610,000 251,902,000 2,104,369,550 4,547,158,452 1,515,949,750 4,607,832,400 5,014,721,350.0 739,225,450.0 1,744,399,050.0 1,240,821,850.0 1,898,281,350.0 13
17 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Kerobokan Kaja di Kecamatan Kuta Utara 18 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Kerobokan di Kecamatan Kuta Utara 19 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Dalung di Kecamatan Kuta Utara 20 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Cemagi di Kecamatan Mengwi 21 Peningkatan Jalan Permukiman Lingkungan Kelurahan Sading di Kecamatan Mengwi 22 Peningkatan Jalan Permukiman Kelurahan Abianbase di Kecamatan Mengwi 23 Peningkatan Jalan Lingkungan Kelurahan Sempidi di Kecamatan Mengwi 24 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Kapal di Kecamatan Mengwi 25 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Kuwum di Kecamatan Mengwi 26 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sembung di Kecamatan Mengwi 27 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Gulingan di Kecamatan Mengwi 28 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Buduk di Kecamatan Mengwi 29 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Tumbak Bayuh di Kecamatan Mengwi 30 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Munggu di Kecamatan Mengwi 31 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Pererenan di Kecamatan Mengwi 32 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Kekeran di Kecamatan Mengwi 33 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Mengwi di Kecamatan Mengwi 34 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Penarungan di Kecamatan Mengwi 35 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Baha di Kecamatan Mengwi 36 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Werdhi Bhuwana di Kecamatan Mengwi 37 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sobangan di Kecamatan Mengwi 38 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Mengwitani di Kecamatan Mengwi 39 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Lukluk di Kecamatan Mengwi 40 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Seminyak di Kecamatan Kuta 41 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Legian di Kecamatan Kuta 42 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Tuban di Kecamatan Kuta 43 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Kedonganan di Kecamatan Kuta 44 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Kelurahan Kuta di Kecamatan Kuta 45 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Punggul di Kecamatan Abiansemal 46 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sedang di Kecamatan Abiansemal 47 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Bongkasa di Kecamatan Abiansemal 4,708,395,450.0 3,330,537,150 2,485,649,550 1,129,097,000 892,901,150 2,357,755,000 2,557,715,800 3,690,074,250 2,299,732,400 1,852,874,400 3,440,599,650 2,696,987,050 527,300,000 1,900,222,950 1,646,933,800 1,465,386,450 1,957,302,000 3,890,270,450 1,518,776,850 2,059,462,000 545,000,000 1,457,639,500 1,089,793,400 1,154,015,500 1,435,613,500 3,387,133,850 3,823,653,000 4,376,043,500 1,692,391,050 2,017,656,800 2,010,851,000 14
48 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Mekar Bhuana di Kecamatan Abiansemal 49 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Dharmasaba di Kecamatan Abiansemal 50 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sibangkaja di Kecamatan Abiansemal 51 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Ayunan di Kecamatan Abiansemal 52 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Jagapati di Kecamatan Abiansemal 53 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Mambal di Kecamatan Abiansemal 54 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Angantaka di Kecamatan Abiansemal 55 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Abiansemal di Kecamatan Abiansemal 56 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani di Kecamatan Abiansemal 57 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Blahkiuh di Kecamatan Abiansemal 58 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Taman di Kec. Abiansemal 59 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Selat di Kec. Abiansemal 60 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sangeh di Kec. Abiansemal 61 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sibang Gede di Kec. Abiansemal 62 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Bongkasa Pertiwi di Kec. Abiansemal 63 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Petang di Kec. Petang 64 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Pelaga di Kec. Petang 65 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Pangsan di Kec. Petang 66 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Getasan di Kec. Petang 67 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Sulangai di Kecamatan Petang 68 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Belok Sidan di Kec. Petang 69 Peningkatan Jalan Lingkungan Permukiman Desa Carangsari di Kec. Petang 1,791,250,400 939,979,000 1,606,294,500 1,101,900,000 552,500,000 561,093,250 1,871,009,750 4,065,060,700 913,618,600 590,880,000 534,000,000 542,000,000 1,651,126,700 796,459,250 596,223,000 1,369,266,000 2,035,525,000 812,733,000 756,148,000 789,557,600 1,206,966,200 596,223,000 5 Program Penyehatan Lingkungan 1 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Br. Dangin Peken Desa Penarungan di Kecamatan Mengwi 2 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Jalan Pantai Balangan di Kecamatan Kuta Selatan 3 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Br. Sawangan Kel.Benoa di Kec. Kuta Selatan 14,889,567,000 559,207,000 1,540,310,400 441,054,400 4 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Br. Canggu Desa Canggu di Kecamatan Kuta Utara 5 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Desa Plaga di Kecamatan Petang 6 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Jl. Melasti Lingkungan Br. Kelod Desa Ungasan di Kecamatan Kuta Selatan 2,570,033,800 8,923,180,400 452,979,400 15
7 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Jl.Taman Ayodya Lingkungan Mumbul Kelurahan Benoa di Kecamatan Kuta Selatan 8 Penyediaan sarana Prasarana air bersih Jl.Taman Giri Puspa Kelurahan Jimbaran di Kecamatan Kuta Selatan 9 Pemasangan sambungan rumah Jaringan Air Limbah di Kecamatan Kuta (Tahun Jamak) 162,389,800 240,411,800 12,252,841,500 6 Program Pembinaan dan Pengawasan bidang Pertambangan 1 Pengendalian Pelaksanaan kegiatan penambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kabupaten Badung 2 Monitoring dan pengendalian pengusahaan jasa minyak dan gas bumi 3 Pengambilan sampel pengujian kualitas dan kuantitas BBM di SPBU Kabupaten Badung 4 Evaluasi dan Pemeliharaan Sumur Pantau di Kabupaten Badung 5 Akurasi data pengambilan air tanah di Kabupaten Badung 6 Pengendalian pelaksanaan kegiatan pemakaian air tanah 92,648,841 8,835,981 9,276,250 21,359,900 22,473,100 11,388,000 19,315,610 7 Program Pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat yg berpotensi merusak lingkungan 1 Penyelidikan Pendugaan Geolistrik di Kab. Badung 164,050,650 120,242,550 2 Pemetaan daerah rawan terintrusi air laut 43,808,100 16
BAB IV PENUTUP Rencana Kinerja Tahunan (RKT) SKPD Dinas Cipta Karya Tahun 2013 dibuat dalam rangka penguatan akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintahan tetap mengacu kepada dokumen-dokumen terkait diantaranya: RPJMD Kabupaten Badung Tahun 2010-2015 dan Renstra Dinas Cipta Karya Tahun 2010 2015. Peningkatan mekanisme dan penyediaan kontrol yang baik diharapkan mampu mendukung SKPD Dinas Cipta Karya mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditargetkan. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) SKPD Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung dijadikan acuan pelaksanaan bagi tiap tiap unit kerja dan personil didalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggungjawabnya di dalam kegiatan keciptakaryaan. Mangupura, Maret 2012 Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Ir. Ni Luh Putu Dessy Dharmayanty, MT Pembina Tk I Nip. 19611010 199403 2 001 17