BAB II LANDASAN TEORI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III METODOLOGI 3.1 Analisis Kebutuhan

BAB II LANDASAN TEORI. sistem komputer tersusun atas tiga elemen, yaitu. 1. Hardware (Perangkat Keras), merupakan rangkaian elektronika

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media

BAB III LANDASAN TEORI

ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

MACROMEDIA DIRECTOR. Sumber-sumber:

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Konsep Aplikasi Interaktif Panduan Pengguna TransJakarta

Multimedia Authoring Tools Pertemuan 15&16

BAB II LANDASAN TEORI

DASAR-DASAR MULTIMEDIA INTERAKTIF (MMI) by: Agus Setiawan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. Bernyanyi merupakan suatu bagian yang sangat penting dalam

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

APLIKASI INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PENGENALAN KEBUDAYAAN INDONESIA

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. membutuhkan spesifikasi Perangkat Keras (Hardware) dan Perangkat Lunak (Software)

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

PENGENALAN INTERFACE MACROMEDIA DITECTOR MX

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Tutorial # A-02 : Slide Show

Materi.

BAB I PENDAHULUAN. BAB II LANDASAN TEORI (Untuk Perancangan Web)

Aplikasi Gerhana Matahari dan Bulan Untuk Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Berbasis Multimedia. Oleh : Nurhadi, S.Kom, M.Cs

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN MULTIMEDIA. bertujuan untuk mengenalkan alat musik tradisional yang ada di Indonesia.

BAB 1 PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang komputer saat ini, baik dalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II MENU DAN IKON PADA PERANGKAT LUNAK PENGOLAH ANIMASI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

memilih apa yang akan dikerjakan selanjutnya, bertanya dan memberikan jawaban

BAB 1 PENDAHULUAN. beragam produk seperti tampilan suara, video, citra ditawarkan oleh perusahaan untuk

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN TAMPILAN LAYAR

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. siswa bahasa Jepang Dasar I sebagai alat bantu belajar diluar jam kursus.

BAB 1 PENDAHULUAN. adalah aplikasi perkantoran (Microsoft office: word, excel, power point) yang seluruh

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN

Perangkat Lunak Multimedia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. majunya teknologi komputer. Teknologi multimedia merupakan salah satu contoh

PIRANTI AUTHORING MULTIMEDIA

Multimedia Dasar. Objek Multimedia RTI Teguh Pribadi

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB II LANDASAN TEORI. Ouda, (2001) mengatakan media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi

PEMBUATAN GAME NOVEL VISUAL MY STORY: PURPLE INK MENGGUNAKAN REN PY. Abstraksi

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

KERANGKA BANGUN MULTIMEDIA

BAB III ANALISA, KONSEP DAN PERANCANGAN

BAB II LANDASAN TEORI

INTEGRASI ANIMASI FLASH DENGAN MICROSOFT POWERPOINT ABSTRAK

BAB III KONSEP, DESAIN DAN PENGUMPULAN MATERI

Multimedia. Semester Pendek - Pertemuan 1 Tema : Gambar. By In Wahyu Widodo

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA PADA SMP XAVERIUS 1 JAMBI. Oleh : Hendri, S.Kom. Dosen Tetap STIKOM Dinamika Bangsa Jambi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

APLIKASI KEBUDAYAAN BEBERAPA NEGARA BERBASIS MULTIMEDIA

BAB II. Tinjauan Pustaka

APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E */**

BAB II LANDASAN TEORI

Pengembangan Sistem Visualisasi Pembelajaran Matematika Berbasis Multimedia Bagi Siswa SD

PENGEMBANGAN SISTEM VISUALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MULTIMEDIA BAGI SISWA SD

BAB 2 LANDASAN TEORI. menganimasikannya, serta mudah dipelajari (M. Amrullah Akbar et al, 2008).

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PENDAHULUAN. dengan resolusi tinggi serta reproduksi suara maupun video dalam bentuk

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang komputer saat ini,

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 ANALISA PERANGKAT LUNAK BASIS DATA MULTIMEDIA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Tutorial interaktif adalah media pembelajaran yang menjelaskan tentang langkah langkah

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

DASAR-DASAR MACROMEDIA FLASH

Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Arsyad (2002), kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara

BAB II LANDASAN TEORI. Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN RANCANGAN PROGRAM

1. Teknologi yang menggabungkan sebuah media yang mana informasinya disampaikan dan diatur oleh sistem komputer secara interaktif adalah : 2.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

E-LEARNING : BELAJAR KEBUDAYAAN NUSANTARA MENGGUNAKAN MULTIMEDIA. Derra S Pratama 1 Parno 2. Informasi, Universitas Gunadarma.

BAB III PEMBAHASAN PROGRAM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN. Deskripsi konsep aplikasi game adalah sebagai berikut:

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Transkripsi:

4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Multimedia Multimedia merupakan suatu konsep dan teknologi baru dalam bidang teknologi informasi, dimana dalam bentuk teks, gambar, suara, animasi, dan video disatukan dalam komputer untuk disimpan, diproses dan disajikan baik secara linier maupun interaktif (Budi Setiawan : Hal 1 : 1996) Dibandingkan informasi dalam bentuk teks (angka dan huruf) yang umum diperoleh dari komputer saat ini, informasi dalam bentuk multimedia yang dapat diterima dengan kedua indera penglihatan dan pendengaran, lebih mendekati bentuk aslinya dalam dunia sebenarnya. Lahirnya teknologi multimedia merupakan hasil kemajuan teknologi elektronik, komputer dan perangkat lunak, kemampuan penyimpanan dan pengolahan gambar digital dalam belasan juta warna dengan resolusi tinggi serta reproduksi suara maupun video dalam bentuk digital telah memungkinkan multimedia terjangkau oleh masyarakat umum pemakai komputer-komputer pribadi. 2.2 Kerangka Bangun Multimedia Berdasarkan kata Multimedia dapat diasumsikan bahwa multimedia merupakan suatu wadah atau penyatuan beberapa media menjadi satu. Pada kenyataannya memang multimedia merupakan gabungan beberapa media yang kemudian didefinisikan sebagai elemen-elemen dalam pembentukan multimedia. Elemen-elemen dalam pembentukan aplikasi multimedia adalah teks, gambar, suara, animasi dan video. 4

5 2.2.1 Teks Teks merupakan basis informasi yang diberikan komputer khususnya komputer pribadi. Semua pengguna sudah sangat mengenal teks, sebab menjadi basis bagi semua program pengolah kata dan masih dipakai sebagai informasi yang sangat mendasar bagi program aplikasi multimedia. Pada dasarnya multimedia merupakan peralihan informasi dari buku kedalam bentuk komputerisasi. Aplikasi-aplikasi multimedia merupakan bentuk siap pakai dan menampilkan informasi kepada pengguna dan sebaian besar dalam bentuk teks. Dalam aplikasi Windows yang dikenal dengan aplikasi grafis, maka bentuk huruf yang tampak dan diolah dinamakan sebagai huruf grafis yang biasa juga disebut dengan huruf proposional, yang artinya spasi yang diberikan sebanding dengan huruf yang ditampilkan. Kemudahan dari huruf grafis adalah pengaturan tampilan huruf seperti yang diinginkan; seperti membesarkan dan mengecilkan huruf, memberikan garis bawah, menebalkan, dan bahkan merubah warna huruf sesuai yang kita inginkan, selama fasilitas tersebut ada dalam program aplikasi tersebut. Gambar 2.1 Bagan Teks

6 2.2.2 Gambar Gambar merupakan tampilan diam, tidak ada pergerakan dalam tipe gambar seperti ini, kalaupun terlihat seakan-akan ada pergerakan hal itu karena efek yang diberikan pada saat penggabungan semua elemen dan programming. Gambar diam ini merupakan salah satu bagian penting pada multimedia sebab manusia selalu berorientasi terhadap visual(berdasarkan penglihatan). Gambar dapat dihasilkan dari beberapa cara, dengan cara men-scan (Menagkap gambar dengan sebuah alat optik yamg memantulkan sinar infra merah terhadap suatu obyek). Gambar tersebut dapat berupa foto, sketsa gambar atau dapat pula dari gambar yang langsung dibuat pada komputer. Tampilan gambar dapat dibedakan berdasarkan berdasarkan tipe penyimpanan gambar, kerapatan mutu gambar dan banyak warna dalam gambar yang dihasilkan. Contoh type penyimpanan gambar adalah Bitmap Image, GIF Image, Image, JPG / JPEG Image, TIFF Image, Targa Image, Windows Metafile Image dan sebagainya. Gambar 2.2 Gambar JPEG Image 2.2.3 Suara Suara adalah satu-satunya media yang unik bila dibandingkan media lain yang menjadi elemen multimedia. Bila media lain memberikan informasi dan memanjakan pengguna dengan menggunakan indera pendengaran. Bila bekerja dengan suara dalam multimedia, sudah pasti akan ditemui suara yang diubah dalam bentuk digital. Dalam aplikasi Windows terdapat dua tipe standar suara yang umum digunakan yaitu; tipe WAVE dan MIDI. Tipe Wave biasanya sudah terpasang pada saat menginstall aplikasi Windows. Tipe Wave ini akan tersimpan dalam file dengan ekstensi.wav, tipe

7 MIDI (Musical Instrument Digital Interface) tidak secara otomatis menjadi jenis file swuara yang dapat dimainkan pada aplikasi Windows. Tipe suara MIDI ini mempunyai ekstensi.mid, untuk dapat menjalankan jenis file tersebut harus ditambahkan perangkat keras suara (sound card) untuk dapat memainkannya. Dari kedua jenis suara tersebut terdapat perbedaan yang menyolok, yaitu: file suara yang dihasilkan dengan tipe Wave akan lebih banyak tempat penyimpanan dibanding suara dengan tipe MIDI. Gambar 2.3 Player untuk memainkan jenis suara / musik 2.2.4 Animasi Animasi merupakan kumpulan gambar yang ditampilkan secara bergantian sehingga akan terlihat bergerak. Pergerakan dari animasi akan lebih mudah dicerna oleh pemakai daripada gambar diam, akan tetapi gambar diam memang lebih komunikatif dibanding animasi dalam hal-hal tertentu, sedangkan animasi dibuat khusus untuk mendukung konsep illustrasi yang mengharuskan adegan gambar yang bergerak Proses animasi adalah menampilkan gambar demi gambar dalam satuan waktu, hal ini sudah merupakan ketentuan tidak terkecuali aplikasi yang berjalan diatas Windows. Dalam animasi juga dikenal tipe file seperti file yang hanya terdiri atas kumpulan gambar yang ditampilkan satu-persatu yang biasa disebut

8 Flic (kerdipan gambar) dan mempunyai ekstensi.fli atau.flc dan file yang terdiri dari kumpulan gambar yang ditampilkan satu-persatu dan sudah disertai efek suara yang mempunyai ekstensi.avi (Audio Visual Interleave). Gambar 2.4 Gambar Animasi 2.2.5 Video Video merupakan elemen tambahan yang berisi rekaman dari kaset video atau yang lainnya yang biasanya bersifat analog, kemudian dimasukkan dalam lingkungan komputer dan berubah menjadi gambar-gambar digital yang tidak jauh berbeda dengan animasi yang bersuara. Pembuatan video mungkin lebih sederhana dibandingkan dengan pembuatan animasi yang cukup rumit dan memakan waktu, akan tetapi peralatan tambahan yang diperlukan untuk membuat video dan memasukkannya kedalam multimedia cukup banyak dan masih cukup mahal untuk kalangan perseorangan. Dalam lingkungan Windows tidak tersedia fasilitas untuk mengambil dan memainkan file video, sehingga untuk dapat memainkannya harus ditambah program aplikasi tambahan. Hal ini juga akan memaksa pembuat video untuk mempelajari terlebih dahulu proses pengambilan gambar, pengolahan dan pengeditan gambar sampai menampilkan video yang singkat, jelas dan informative. Karena video ini tidak jauh berbeda dari animasi yang bersuara, maka file video ini juga berekstensi.avi.

9 Gambar 2.5 Player untuk memainkan video 2.3 Struktur Dasar Navigasi Struktur navigasi adalah alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dan rantai kerja dari beberapa area yang berbeda. Struktur navigasi sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu aplikasi multimedia. Ada empat macam bentuk dasar struktur navigasi yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi multimedia, yaitu: 2.3.1 Linier Struktur navigasi linier hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut, yang menampilkan satu persatu tamp[ilan layer secara berurut menurut urutanya. Tampilan yang ditampilkan dalam struktur ini yaitu tampilan sebelumnya ataupun sesudahnya, tidak bisa menampilkan dua halaman sebelumnya. Gambar 2.6 Navigasi Linier

10 2.3.2 Hirarki Struktur navigasi hirarki biasa disebut struktur bercabang, merupakan suatu struktur yang mengandalakan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama disebut sebagai Master Page (halaman utama kesatu). Halaman utama ini mempunyai halaman percabangan yang disebut Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu halaman diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page (halaman utama kedua) dan seterusnya. Pada struktur navigasi hirarki tidak diperkenankan adanya tampilan linier. Gambar 2.7 Navigasi Hirarki 2.3.3 Nonlinier Struktur navigasi nonlinier merupakan pengembangan dari struktur navigasi linier. Pada struktur ini diperkenankan membuat navigasi bercabang. Pencabangan yang dibuat pada navigasi nonlinier berbeda dengan pencabangan yang dibuat oleh navigasi hirarki, karena dalam pencabangan nonlinier tiap-tiap tampilan memiliki kedudukan yang sama yaitu tidak ada Master Page dan Slave Page

11 Gambar 2.8 Navigasi Nonlinier 2.3.4 Composite Struktur navigasi campuran mrupakan gabungan dari struktur linier, nonlinier dan hirarki. Struktur campuran biasa dikenal dengan struktur navigasi campuran. Struktur ini sering digunakan karena memiliki interaksi yang tinggi. Gambar 2.9 Navigasi Composite

12 2.4 Multimedia Macromedia Director 8.5 Macromedia Director 8.5 adalah suatu perangkat lunak yang digunakan untuk membuat aplikasi, terutama aplikasi multimedia, yang dijalankan pada system operasi Microsoft Windows. Macromedia Director 8.5 memiliki semua kemampuan dan karakteristik dari suatu aplikasi windows, seperti Graphical User Interface dan pemrograman event-driven. Walaupun memiliki kemampuan dan kehandalan tinggi, Macromedia Director 8.5 tetap mudah digunakan. Perangkat ini biasa disebut authoring tool. Macromedia Director dan Asymentric Multimedia ToolBook II. Pada pembuatan Peta Informasi Pusat Perbelanjaan sebagai authoring tools. Menu Bar Menu Item Tool pallete Score Window Property Inspector Cast window Gambar 2.10 Jendela Aplikasi Macromedia Director 8.5