4 BAB BUKU BESAR PEMBANTU

dokumen-dokumen yang mirip
2 BAB PENCATATAN JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG

2 BAB PENCATATAN JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG

3 BAB REKAPITULASI JURNAL KHUSUS DAN PEMINDAHBUKUAN KE BUKU BESAR

6 BAB PEMBUATAN KERTAS KERJA PERUSAHAAN DAGANG

5 BAB PENCATATAN AYAT JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG

REKAPITULASI DAN POSTING JURNAL KHUSUS KE BUKU BESAR

LATIHAN AKHIR SEMESTER 1

7 BAB LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG

PERTEMUAN KE-6 AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

contoh soal akuntansi perusahaan dagang

BAB 3 NERACA SALDO. A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo Perusahaan Dagang

ekonomi Sesi REKAPITULASI JURNAL KHUSUS BUKU BESAR A. KONSEP DASAR REKAPITULASI B. PROSES REKAPITULASI JURNAL KHUSUS

Pencatatan Transaksi ke dalam Jurnal Khusus

JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG

Kompetensi Dasar 5.4 Mencatat transaksi/dokumen ke dalam jurnal umum.

1 BAB KARAKTERISTIK DAN JENIS TRANSAKSI PERUSAHAAN DAGANG

Nama Akun: Kas No. Akun: 111

PERTEMUAN KE-6 AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG PEMBAHASAN MODUL PRAKTEK DASAR AKUNTANSI PERTEMUAN 5

A. Mengenal Transaksi pada Perusahaan Dagang

BAB 9 PEMBUATAN NERACA SALDO. Asgard Chapter

BAB 5 POSTING DAN BUKU BESAR

BAB 19 AKUNTANSI DI PERUSAHAAN DAGANG

ekonomi Sesi JURNAL KHUSUS A. KONSEP DASAR JURNAL KHUSUS B. KOMPONEN JURNAL KHUSUS

BAB I PENDAHULUAN. A. DEFINISI AKUNTANSI Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang yaitu:

Latihan Soal UN SMA / MA 2011 Program IPS Mata Ujian : Ekonomi Jumlah Soal : 20

RINGKASAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

BAB 6 NERACA SALDO. A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo

Latihan: Neraca Saldo tutup buku perusahaan dagang Nusantara per 30 September 2014 sbb.:

Latihan Soal UN SMA/MA. Mapel :Ekonomi. Mata Pelajaran Ekonomi Oleh Team Unsma.com

ekonomi Sesi BUKU BESAR DAN NERACA SALDO A. BUKU BESAR

MODUL 10 AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

ekonomi Sesi BUKU BESAR UTAMA DAN BUKU BESAR PEMBANTU A. BUKU BESAR UTAMA

TAHAP PENCATATAN 1. PERISTIWA TRANSAKSI 2. PEMBUATAN/PENERIMAAN BUKTI TRANSAKSI 3. PENCATATAN DALAM JURNAL 4. POSTING KE BUKU BESAR BUKTI TRANSAKSI

VII. SIKLUS AKUNTANSI USAHA DAGANG

Pencatatan Akuntansi. Bawah ke atas

SK : Mengelola Buku Besar KD : Mempersiapkan pengelolaan buku besar. 1. Pengertian Buku Besar dan Buku Pembantu

SUKARDI EKONOMI UNTUK SMA/MA KELAS XII

JURNAL DAN POSTING. DASAR DASAR AKUNTANSI Eka Dewi Nurjayanti, S.P.,M.Si UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG

BAB II MENGANALISIS TRANSAKSI. Pengant. Akt - Nurul - STIE PENA

Jurnal, Buku Besar dan Neraca. Dasar Akuntansi 1 - Renny, Dr.

BAB III SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA. Diktat Akuntansi XI IPS

BAB 3 PROSES PENCATATAN TRANSAKSI

JURNAL KHUSUS DAN BUKU TAMBAHAN. Armini Ningsih Politeknik Negeri Samarinda 2017

KERTAS KERJA DAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG

BAB 7 PEMINDAH BUKUAN KE BUKU BESAR. Asgard Chapter

Standar Kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa. Kompetensi Dasar : Kemampuan menerapkan tahap siklus akuntansi perusahaan

PERUSAHAAN MAJU MAKMUR NERACA SALDO PER 31 MEI 2013

PERUSAHAAN MAJU MAKMUR NERACA SALDO PER 31 MEI 2013

Langkah-langkah pembuatan jurnal penutup adalah sebagai berikut :

27/11/2014. Disajikan oleh: Nur Hasanah, SE, MSc POSISI DI DALAM TRANSAKSI PERUSAHAAN DAGANG PRODUSEN KONSUMEN

Berikut transaksi yang terjadi pada perusahaan jasa : "Penelitian Linda Sukamto" Tahun 2015 Tgl Transaksi Jumlah

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA OLEH: THERESIA OKTA PRADITASARI PENDIDIKAN AKUNTANSI 2009

BAB 22 AKUNTANSI DI PERUSAHAAN DAGANG

Praktikum Pengantar Akuntansi

BAB 20 AKUNTANSI DI PERUSAHAAN DAGANG JURNAL PENYESUAIAN & NERACA SALDO SETELAH JURNAL PENYESUAIAN

BAB 6 NERACA SALDO. A. PENGERTIAN DAN KEGUNAAN NERACA SALDO

L/R Buku Jurnal. Neraca

PEMINDAHBUKUAN A. Pengertian Pemindahbkukuan buku besar jurnal tanggal transaksi deskripsi singkat nilai moneter posisi debet kredit dua

BENTUK-BENTUK,ATURAN PENCATATAN,SALDO NORMAL,KELOMPOK DAN BAGAN PERKIRAAN,FUNGSI-FUNGSI DAN PENCATATAN TRANSSAKSI KEUANGAN

Struktur Akuntansi. Faktor Eksternal. Tujuan Statemen Keuangan. Rerangka Konseptual PABU. Auditor. Statemen Auditor. Stakeholder Lainnya

April 1 Setoran modal saham 150, , April 1 Setoran modal wayan 150, ,000

Sumber pencatatan kertas kerja adalah dari neraca saldo dan jurnal penyesuaian. Kedua sumber ini sekaligus akan terlihat pada bagian kertas kerja.

1. Perhatikan matrik kebutuhan berikut ini: A B C 1. Tabungan 2. Buku pelajaran 3. Hiburan. 1. Alat-alat tulis 2. Mobil 3.

Secara umum jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus. Pada semester ini kita akan membahas jurnal umum saja. Bentuk jurnal umum adalah :

BAB I AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

Nama Akun : Kas Kode : 101

Tentukan apakah akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, atau beban terpengaruh oleh suatu transaksi.

SOAL LATIHAN PERUSAHAAN JASA

Pendalaman Materi. Akuntansi

2. Akuntan yang bekerja di perushaan perusahaan swasta, seperti di bank, perusahaan industri, perdagangan dan lain-lain disebut.

Siklus Akuntansi Jasa-Gitosmangi

SOAL TRAY OUT UJIAN NASIONAL TAHUN 2008 / : 1 (satu)

PADA AKHIR TOPIK INI MAHASISWA DIHARAPKAN DAPAT:

Bab XII Proses Transaksi Akuntansi

Contoh transaksi dan jurnal perusahaan dagang metode perpetual

Contoh Soal. Referensi SK-KD

Soal Akuntansi Perusahaan Dagang

BAB 8 PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN & NERACA LAJUR. Asgard Chapter

V. PENUTUPAN BUKU BESAR

BAB 6 AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG. xxx

PENDALAMAN MATERI. AKUNTANSI

SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI

AKUNTANSI BAB III AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

PENGERTIAN-PENGERTIAN, SIKLUS AKUNTANSI,PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI,ANALISIS TRANSAKSI DAN BASIS AKUNTANSI

AKUN suatu alat untuk mencatat transaksi transaksi keuangan yang bersangkutan dengan aset, kewajiban, modal, pendapatan & beban.

MENGELOLA DANA KAS KECIL

KOPERASI KONSUMEN KELOMPOK 8

Overview Siklus Akuntansi

Laporan Keuangan. Laporan Laba/ Rugi. Laporan Perubahan Modal. Neraca. Laporan Arus Kas

BAB 7 PENYESUAIAN DAN KOREKSI AKUN

AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG (METODE FISIK)

Atau kertas berkolom yang digunakan sebagai kertas kerja dalam penyusunan laporan keuangan.

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) 2015

Bahan Ajar Akuntansi JURNAL UMUM ( GENERAL JOURNAL ) Oleh : Andri Wahyono NIY

AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG ARMINI NINGSIH POLITEKNIK NEGERI SAMARIDA

K13 Antiremed Kelas 12 Ekonomi UAS

CIRI-CIRI DAN TRANSAKSI KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG

REKAP SOAL UN SMK AKUNTANSI 2008/ /2010

BAB 4 PENCATATAN TRANSAKSI BISNIS

BAB IV HASIL PENELITIAN. 4.1 Penyusunan Neraca Awal Pada Express Laundry Periode Maret 2013

Transkripsi:

4 BAB BUKU BESAR PEMBANTU PETA KONSEP Jurnal Khusus terdiri dari Jurnal pembelian Jurnal penjualan Jurnal pembelian Jurnal penjualan dipindahbukukan Buku besar utama dikendalikan oleh Buku besar pembantu utang dagang Buku besar pembantu piutang dagang

68 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan dapat: Pengertian buku besar pembantu Mendeskripsikan bentuk-bentuk buku besar pembantu Menyusun masing-masing buku besar pembantu Pada buku besar utama, angka-angka pada masing-masing akun tidak dapat diketahui secara rinci dari mana angka tersebut diperoleh. Hal itu dapat menimbulkan kesulitan, terutama pada data pembelian dan penjualan secara kredit, mengingat kedua transaksi tersebut akan mengakibatkan perubahan pada akun utang dagang dan akun piutang dagang. Mengapa demikian? Pembelian maupun penjualan tidak hanya terjadi pada satu orang saja, melainkan pada banyak orang atau perusahaan. Hal demikian tentu menyulitkan pemeriksaan intern maupun ekstern, sehingga orang cenderung meragukan validitas laporan keuangan perusahaan bersangkutan. Perusahaan (dagang) dapat mengatasi kesulitan di atas dengan membuat buku tambahan khusus untuk mencatat perubahan utang dagang atau pun perubahan piutang dagang secara rinci sesuai dengan nama orang atau perusahaan yang melakukan pembelian atau penjualan. Buku semacam ini disebut buku besar pembantu. KATA KUNCI: Pengertian buku besar pembantu Bentuk buku besar pembantu Sumber pencatatan Perbedaan buku besar pembantu utang dagang dan piutang dagang BUKU BESAR PEMBANTU Pengertian Buku Besar Pembantu Telah dijelaskan bahwa transaksi pembelian kredit akan mengakibatkan utang dagang dan transaksi penjualan kredit akan mengakibatkan piutang dagang. Secara keseluruhan, utang dapat dilihat pada buku besar utama utang dagang dan piutang dapat dilihat pada buku besar utama piutang dagang. Tetapi kepada siapa utang dan piutang itu terjadi tidak dapat dilihat pada buku besar utama, melainkan akan tampak pada buku besar pembantu. Buku besar pembantu disebut juga buku tambahan karena buku ini merupakan informasi tambahan untuk menjelaskan secara rinci jumlah utang maupun piutang sebagaimana tercatat pada buku besar utama. Pada buku besar pembantu, satu per satu akun dibuat sesuai dengan kepada siapa pembelian dan penjualan kredit dilakukan. Bentuk Buku Besar Pembantu Buku besar pembantu terdiri dari kolom-kolom sebagaimana pada buku besar utama. Perhatikan bentuk-bentuk buku besar pembantu sebagai berikut. 1. Bentuk Akun. Buku besar pembantu berbentuk akun memiliki kolom-kolom sebagaimana tampak pada Peraga 4.1.

Bab 4 Buku besar pembantu 69 PERAGA 4.1 Buku Besar Pembantu Piutang Nama : PT Nurma Alamat : Jakarta No: Tanggal Keterangan Jumlah Tanggal Keterangan Jumlah Buku Besar Pembantu Utang Nama : PT Hidayat Alamat : Bogor No: Tanggal Keterangan Jumlah Tanggal Keterangan Jumlah 2. Bentuk Kolom. Buku besar pembantu berbentuk kolom memiliki kolom-kolom sebagaimana tampak di bawah ini. PERAGA 4.2 Buku Besar Pembantu Piutang Nama : PT Nurma Alamat : Jakarta No: Tanggal Keterangan Debet Kredit Saldo Buku Besar Pembantu Utang Nama : PT Hidayat Alamat : Bogor No: Tanggal Keterangan Debet Kredit Saldo Sumber Pencatatan Buku Besar Pembantu Pengisian buku besar pembantu harus dilakukan setiap kali terjadi transaksi. Data dapat diperoleh dari sumber langsung atau berdasarkan jurnal khusus. Setelah dicatat dalam jurnal khusus, transaksi tersebut langsung dicatat ke buku besar pembantu. Cara seperti ini akan mencatat transaksi secara kronologis. (lihat Peraga 4.3(a)). PERAGA 4.3 Data Sumber Jurnal Khusus Buku Besar Buku Besar Pembantu (a) Data sumber langsung dicatat ke jurnal khusus. Setelah itu baru dicatat ke buku besar pembantu

70 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 Jurnal Khusus Buku Besar Utama Data Sumber Buku Besar Pembantu Neraca Saldo (b) Data sumber langsung dicatat ke jurnal khusus. Setelah itu baru dicatat ke buku besar pembantu Selain itu, sumber pencatatan buku besar pembantu pada umumnya berasal dari bukti transaksi (lihat Peraga 4.3(b)). Meskipun demikian, jumlah pada neraca saldo dan buku besar utama harus sama besar. Perbedaan Buku Besar Pembantu Utang Dagang dan Buku Besar Pembantu Piutang Dagang Perbedaan antara buku besar pembantu utang dagang dan buku besar pembantu piutang dagang dapat dilihat pada Tabel 4.1. TABEL 4.1 Perbedaan antara buku besar pembantu piutang dan utang Buku Besar Pembantu Piutang 1. Untuk mencatat perubahan piutang menurut nama-nama perusahaan/orang yang menjual dengan kredit. 2. Merupakan rincian piutang. 3. Total dari saldo-saldo yang terdapat dalam buku besar pembantu piutang dagang harus sama dengan saldo yang terdapat dalam buku besar utama piutang dagang. Buku Besar Pembantu Utang 1. Untuk mencatat perubahan utang menurut nama-nama perusahaan/orang yang membeli dengan kredit. 2. Merupakan rincian utang. 3. Total dari saldo-saldo yang terdapat dalam buku besar pembantu utang dagang harus sama dengan saldo yang terdapat dalam buku besar utama utang dagang. KATA KUNCI: Utang perusahaan Pengendali saldo buku besar utama utang dagang KATA KUNCI: Rincian jumlah buku utama piutang dagang BUKU BESAR PEMBANTU UTANG DAGANG Buku besar pembantu utang dagang memperlihatkan kepada siapa sebuah perusahaan berutang. Langkah-langkah mengisi buku besar pembantu utang dagang sama dengan mengisi buku besar utama utang dagang. Peraga 4.5 memperlihatkan hubungan antara jurnal pembelian, buku besar pembantu utang dagang, dan buku besar utama utang dagang. Skema pada Peraga tersebut menggunakan contoh dari Bab 2, halaman 33. Peraga 4.5 juga memperlihatkan bahwa buku besar pembantu utang dagang akan mengendalikan jumlah saldo buku besar utama utang dagang. Pada praktik, buku besar pembantu utang dagang dicatat langsung dari bukti transaksi sehingga fungsi sebagai buku pengendali terpenuhi dengan baik. BUKU BESAR PEMBANTU PIUTANG DAGANG Buku besar pembantu piutang dagang berisikan rincian dari jumlah pada buku besar utama piutang dagang. Pencatatan buku besar utama piutang dilakukan secara berkala, misal: setiap akhir bulan melalui jurnal. Pencatatan secara berkala itu mengakibatkan jumlah piutang dagang dan siapa pemilik piutang dagang itu tidak dapat diketahui dengan segera. Hal ini dapat diatasi dengan membuat buku besar pembantu piutang dagang untuk masing-masing orang atau perusahaan pemilik piutang dagang itu.

Pemindahbukuan ke buku besar pembantu utang Pemindahbukuan ke buku besar pembantu piutang Bab 4 Buku besar pembantu 71 PERAGA 4.5 Hubungan antara jurnal pembelian, buku besar pembantu utang dagang, dan buku besar utama utang dagang. JURNAL PEMBELIAN Tanggal Akun yang Dikredit Pembelian (D) Utang Dagang (K) Des 1 PD Maya, Padang 290000000 7 PT Metro, Jakarta 120000000 8 PT Andalas, Jakarta 200000000 15 CV Arco, Jakarta 500000000 18 PD Maya, Padang 400000000 1510000000 Buku Besar Pembantu Utang Dagang Pemindahbukuan ke buku besar utama Buku Besar Utama PD Tulus Des. 1 Rp 2.900.000,00 18 Rp 4.000.000,00 PT Metro Des. 7 Rp 1.200.000,00 PT Andalas Des. 8 Rp 2.000.000,00 CV Arco Des. 15 Rp 5.000.000,00 Utang Dagang Des. 31 Rp15.100.000,00 Pengisian buku besar pembantu piutang dagang adalah sama sebagaimana mengisi buku besar pembantu utang dagang. Peraga 4.6 memperlihatkan hubungan antara jurnal penjualan, buku besar pembantu piutang dagang, dan buku besar utama piutang dagang 1. Skema pada praga tersebut menggunakan contoh dari bab 2, halaman 36 PERAGA 4.6 Hubungan antara jurnal penjualan, buku besar pembantu piutang dagang, dan buku besar utama piutang dagang. Pemindahbukuan ke buku besar utama JURNAL PENJUALAN Tanggal Akun yang didebet Piutang (D) Des 6 PD Pentas Jaya, Bogor 400000000 10 Toko Gembira, Jakarta 150000000 18 PD Pentas Jaya, Bogor 450000000 31 PD PHM, Jakarta 300000000 1300000000 Buku Besar Pembantu Piutang PD Pentas Jaya Des. 6 Rp4.000.000,00 18 4.500.000,00 Toko Gembira Des. 10 Rp1.500.000,00 PD PHM Des. 31 Rp3.000.000,00 Buku Besar Utama Piutang Dagang Des. 31 Rp13.000.000,00 1 Skema ini menggunakan contoh dari bab 2 halaman 36.

72 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 Sebagaimana pada pengisian buku besar pembantu utang dagang, di sini juga terlihat sistem pengendalian terhadap transaksi berikut jumlahnya oleh buku besar pembantu piutang dagang terhadap buku besar utama piutang dagang. KATA KUNCI: Mencocokkan DAFTAR SALDO UTANG/PIUTANG Telah dikatakan di atas bahwa buku besar utama memiliki hubungan saling ketergantungan dengan buku besar pembantu. Mengapa? Buku besar utama mencatat jumlah utang dagang atau piutang dagang secara umum, sementara buku besar pembantu memberikan rincian mengenai apa yang tercantum dalam buku besar utama. Baik buku besar utama maupun buku besar pembantu saling memberikan koreksi, sehingga kesalahan dapat dikendalikan. Supaya bisa saling mencocokkan, maka setelah selesai pencatatan, pada buku besar pembantu harus dibuat daftar saldo utang dagang dan piutang dagang. Hasil penjumlahan masing-masing daftar saldo itu kemudian dicocokkan dengan saldo utang dagang atau saldo piutang dagang sebagaimana terdapat pada buku besar utama utang dagang dan piutang dagang. Langkah-langkah Membuat Daftar Saldo 1. Buatlah blanko daftar saldo (lihat Peraga 4.7). PERAGA 4.7 Daftar Saldo Utang Nomor Nama Kreditor Debet Kredit Saldo Daftar Saldo Piutang Nomor Nama Debitor Debet Kredit Saldo 2. Masukkan jumlah saldo setiap buku besar pembantu ke buku daftar saldo di atas (no. 1). 3. Jumlahkan seluruh saldo yang ada. 4. Cocokkan jumlah saldo tersebut dengan saldo buku besar utama, dan jumlah itu harus sama.

Bab 4 Buku besar pembantu 73 RANGKUMAN 1. Buku besar pembantu adalah buku besar yang dipergunakan untuk mencatat perubahan utang atau piutang dengan memisahkan kreditor maupun debitor yang satu dengan yang lainnya. 2. Pencatatan ke dalam buku besar pembantu dilakukan bersamaan waktunya dengan pencatatan ke dalam buku jurnal khusus. 3. Pencatatan ke buku besar pembantu dapat dilakukan berdasarkan transaksi langsung atau berdasarkan buku jurnal khusus (dalam buku ini berdasarkan jurnal khusus). 4. Setelah pencatatan ke buku besar pembantu selesai, maka harus dibuatkan daftar saldo utang atau daftar saldo piutang. 5. Jumlah (total) dari daftar saldo utang atau piutang harus sama dengan saldo yang terdapat dalam buku besar pembantu utang atau piutang. 6. Bagan urutan pencatatan buku besar piutang dagang dan daftar saldo piutang dagang adalah seperti berikut: Jurnal khusus Buku besar piutang dagang Faktur penjualan Buku besar pembantu Daftar saldo piutang dagang 7. Bagan urutan pencatatan buku besar utang dagang dan daftar saldo utang dagang tampak seperti berikut. Jurnal khusus Buku besar utang dagang Faktur pembelian Buku besar pembantu Daftar saldo utang dagang

74 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 LATIHAN Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! 1. PD Hidayat mempunyai kegiatan yang data-datanya sebagai berikut. PD SENANG HATI Neraca per 1 Januari 2005 Kas 11000000 Utang dagang 45000000 Piutang 40000000 Utang bank 60000000 Barang dagang 80000000 Utang sewa 10000000 Perlengkapan 30000000 Modal Nurma 150000000 Peralatan toko 20000000 Laba ditahan 6000000 Gedung 90000000 271000000 271000000 Jan. 1 Dibeli dari Firma Indah 400 buah mainan anak @ Rp 2.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/60. 3 Dibeli dari CV Megah 80 pasang sepatu anak @ Rp 4.500,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/60. 8 Dibeli dari Firma Rejeki 20 kodi pakaian anak-anak pria @ Rp 90.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/45. 10 Dibeli dari PT Umum 20 kodi pakaian anak-anak wanita @ Rp 110.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/90. 17 Dibeli dari Firma Indah 600 buah mainan anak @ Rp 1.500,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/90. 25 Dibayar sebagian utang kepada Firma Indah sebesar Rp 500.000,00. 25 Dibayar sebagian utang kepada CV Megah sebesar Rp 250.000,00. 28 Dibeli dari CV Megah 100 pasang sepatu anak @ Rp 5.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/60. 29 Dibeli 30 kodi pakaian wanita dari PT Umum @ Rp 120.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/60. 30 Dibeli dari Firma Rejeki 30 kodi pakaian anak-anak pria @ Rp 110.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10, n/90. 30 Dibayar sebagian utang kepada Firma Rejeki sebesar Rp 500.000,00. 30 Dibayar sebagian utang kepada PT Umum sebear Rp 200.000,00. Utang awal terdiri dari: 1. Kepada Firma Indah Rp 50.000,00 2. Kepada Firma Rejeki Rp 100.000,00 3. Kepada PT Umum Rp 100.000,00 Diminta: a. Buatlah jurnal khusus pembelian dan pengeluaran kas. b. Buatlah buku besar umum atau utama utang. c. Buatlah buku besar pembantu utang yang diperlukan.

Bab 4 Buku besar pembantu 75 2. PD Senang Hati melakukan kegiatan sebagaimana terlihat dalam transaksi keuangan seperti di bawah ini. PD SENANG HATI Neraca per 1 Januari 2005 Kas 11000000 Utang dagang 45000000 Piutang 40000000 Utang bank 60000000 Barang dagang 80000000 Utang sewa 10000000 Perlengkapan 30000000 Modal Nurma 150000000 Peralatan toko 20000000 Laba ditahan 6000000 Gedung 90000000 271000000 271000000 Piutang terdiri dari: Utang terdiri dari: Toko Segar Rp 100.000,00 Fa Bakti Rp 150.000,00 Toko Mulia Rp 200.000,00 CV Bangun Rp 200.000,00 CV Makmur Rp 100.000,00 Fa Subur Rp 100.000,00 Transaksi selama bulan Januari: Jan. 2 Penjualan tunai sebesar Rp 150.000,00 3 Penjualan kepada Toko Segar seharga Rp 300.000,00 dengan syarat 2/10, n/45. 5 Pembelian barang dagang dari Firma Bakti seharga Rp 450.000,00 dengan syarat 2/10, n/90. 6 Pembelian barang dagang dari Firma Subur seharga Rp 600.000,00 per tiga bulan. 7 Pembelian tunai barang seharga Rp 500.000,00. 8 Penjualan kepada Toko Mulia sebesar Rp 700.000,00 dengan syarat 2/10, n/45. 9 Dibayar utang kepada Firma Bakti sebesar Rp 100.000,00 dan CV Bangun sebesar Rp 150.000,00. 10 Dibeli dari CV Bangun barang dagang seharga Rp 800.000,00 dengan syarat 2/10, n/60. 11 Dibayar kepada Firma Bakti dengan memanfaatkan potongan, faktur tanggal 5 Januari. 12 Diterima dari Toko Mulia untuk pembayaran utangnya Rp 150.000,00. 13 Dijual secara tunai barang dagang seharga Rp 500.000,00. 15 Dibayar biaya telepon Rp75.000,00 dan listrik Rp 60.000,00. 19 Diterima dari CV Makmur untuk pembayaran utangnya sebesar Rp 100.000,00. 20 Dijual kepada CV Makmur barang dagang seharga Rp 600.000,00 dengan syarat 2/10, n/60. 22 Dibeli dari Firma Bakti barang dagang seharga Rp 800.000,00 dengan syarat 2/10, n/60. 24 Dibeli dari CV Bangun barang dagang seharga Rp 400.000,00 dengan syarat 2/10, n/60. 25 Dijual kepada CV Makmur barang dagang seharga Rp 700.000,00 dengan syarat 2/10, n/45. 26 Dijual kepada CV Makmur barang dagang seharga Rp 500.000,00 dengan syarat 2/10, n/45.

76 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 27 Penjualan tunai sebesar Rp 300.000,00. 28 Dibeli barang dagang dari Firma Bakti seharga Rp 250.000,00 Dari CV Bangun Rp 250.000,00 Dari Firma Subur Rp 500.000,00, semuanya dengan syarat 2/10, n/60. 29 Dijual barang kepada: Toko Segar Rp 400.000,00 Toko Mulia Rp 500.000,00 CV Makmur Rp 400.000,00, semuanya dengan syarat 2/ 10, n/45. 30 Dijual tunai barang seharga Rp 600.000,00. 30 Dibayar gaji pegawai sebesar Rp 800.000,00, dibayar utang kepada Firma Bakti sebesar Rp 100.000,00, dibayar utang kepada CV Bangun sebesar Rp 150.000,00, dan dibayar utang kepada Firma Subur Rp 100.000,00. 31 Diterima dari Toko Segar Rp 150.000,00, dari Toko Mulia Rp 100.000,00, dan dari CV Makmur Rp 200.000,00. Diminta: a. Buatlah buku jurnal khusus yang diperlukan b. Buatlah buku besar utang dan buku besar piutang c. Buatlah buku besar pembantu utang dan buku besar pembantu piutang d. Buatlah daftar saldo utang dan daftar saldo piutang

Bab 4 Buku besar pembantu 77 LEMBAR KERJA SISWA Nilai Paraf MATERI : Posting Buku Besar Pembantu Utang dan Piutang WAKTU MENGERJAKAN : NAMA SISWA : KELAS : PD DARMA JAYA, Jakarta mempunyai data untuk bulan April 2005 antara lain sebagai berikut: Piutang Dagang terdiri dari : UD JAYA, Bogor Rp 2.500.000,00 PD KURNIA, Tegal Rp 3.500.000,00 UD JEMPOL, Bandung Rp 2.750.000,00 Utang Dagang terdiri dari : PD MAKMUR, Bogor Rp 2.500.000,00 PD JAYA, Bandung, Rp 1.500.000,00 JURNAL PEMBELIAN Tgl. Nomor Faktur K e t e r a n g a n Ref Syarat Pembayaran Pembelian Serba-serbi (D) (D) Ref Akun Jumlah Utang Dagang (K) April 5 73/00 PD MAKMUR, Bogor 2/15,n/30 150000000 150000000 7 125/Ab PD JAYA, Bandung 2/10,n/60 500000000 500000000 15 Bt/53 PD KURNIA, Tegal Perlengkapan 12500000 12500000 21 108/00 PD MAKMUR, Bogor 2/15,n/30 750000000 750000000 Tgl. K e t e r a n g a n Ref Utang Dagang (D) JURNAL PENGELUARAN KAS Pembelian (D) Serba-serbi (D) Ref Akun Jumlah Potongan Pembelian (K) Kas (K) April 9 Beli tunai 275000000 275000000 11 5 rim kertas HVS Perlengkapan 7500000 7500000 15 PD MAKMUR, Bogor 250000000 5000000 245000000 20 Pemasangan Iklan Beban Iklan 35000000 35000000 22 Beli tunai 125000000 125000000 25 Gaji Pegawai Beban Gaji 42500000 42500000 30 Toko Buku KURNIA 12500000 12500000

78 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 JURNAL PENJUALAN Tgl. Nomor Faktur K e t e r a n g a n Ref Syarat Pembayaran Piutang Dagang (D) Penjualan (K) April 1 Aj.164 PD KURNIA, Tegal 2/10,n/30 275000000 6 Aj.166 UD JAYA, Bogor 2/10,n/30 500000000 15 Aj.168 PD KURNIA, Tegal 2/10,n/30 425000000 25 AJ.169 PD MURNI, Solo 2/10,n/30 250000000 30 Aj.170 UD JEMPOL, Bdg 2/15,n/30 750000000 JURNAL UMUM Tgl. KETERANGAN REF DEBET KREDIT April 3 Retur Penjualan & PH 25000000 Piutang Usaha (PD KURNIA) 25000000 8 Utang Usaha (PD JAYA) 50000000 Retur Pembelian & PH 50000000 JURNAL PENERIMAAN KAS Tgl. K e t e r a n g a n Ref Potongan Penjualan (D) K a s (D) Piutang Dagang (K) April 5 Jual tunai 175000000 175000000 11 PD KURNIA, Tegal 7000000 343000000 350000000 13 Jual tunai 125000000 125000000 16 UD JAYA, Bogor 10000000 490000000 500000000 Penjualan (K) Serba-serbi (K) 20 Jual mesin tik rusak 8000000 Peralatan kantor 8000000 Ref Akun Jumlah Diminta: Bukukan data di atas ke dalam lembaran BUKU BESAR PEMBANTU di bawah ini: - Buku Piutang Dagang dan Daftar Saldo Piutang Dagang. - Buku Utang Dagang dan Daftar Saldo Utang Dagang.

Bab 4 Buku besar pembantu 79 BUKU BESAR PEMBANTU BUKU PIUTANG DAGANG Nama : UD JAYA, Bogor NO. : 01 April 1 Saldo 250000000 250000000 Nama : PD KURNIA, Tegal NO. : 02 April 1 Saldo 350000000 350000000 Nama : UD JEMPOL, Bandung NO. : 03 April 1 Saldo 275000000 275000000 Nama : PD MURNI, Solo NO. : 04 April DAFTAR SALDO PIUTANG DAGANG Nomor Nama dan Alamat Debet Kredit Saldo 01 UD JAYA, Bogor 02 PD KURNIA, Tegal 03 UD JEMPOL, Bandung

80 Ekonomi SMA/MA Jilid 3 BUKU BESAR PEMBANTU BUKU UTANG DAGANG Nama : PD MAKMUR, Bogor NO. : 01 April 1 Saldo 250000000 250000000 Nama : PD JAYA, Bandung NO. : 02 April 1 Saldo 150000000 150000000 Nama : Toko Buku KURNIANO. : 03 April Nama : PD MURNI, Solo NO. : 04 April DAFTAR SALDO UTANG DAGANG Nomor Nama dan Alamat Debet Kredit Saldo 01 PD MAKMUR, Bogor 02 PD JAYA, Bandung