SIMRS Blue Print (Front Office + MR)

dokumen-dokumen yang mirip
FITUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

4. Pengisian dan pengelolaan data perawatan dan rekam medis

PROPOSAL PENGEMBANGAN SIMRS

Aplikasi Hospital Information System DotMedika PRODUCT PROFILE. PT Dotmedika Mandiri

By

Perihal : Proposal Penawaran Sistem Informasi Rumah Sakit/Klinik (SIMKES) GRATIS

BAB I PENDAHULUAN. menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang

INTEGRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KLINIK. PT. FTF Globalindo

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Surabaya. Berkembang dari APIKES PENA HUSADA SURABAYA, yaitu

IMPLEMENTASI SISTEM BUKAN ANGAN-ANGAN

INTEGRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KLINIK. PT. FTF Globalindo

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 PENDAHULUAN Pengenalan...3. Kebutuhan Sistem...3. Arsitektur SIRS Open Source BUK...4. Arsitektur Data...

BAB III TUJUAN DAN MANFAAT. Informasi Apotek Farmasi Dirumah Sakit Umum Ajibarang dengan peralihan

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL REGISTRASI.

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM)

LAMPIRAN 1 Tampilan Menu Pemakaian Jasa Ambulance pada UGD (Unit Gawat Darurat) L-1

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RAWAT JALAN

User Manual. Aplikasi SIMARS(e-Hospital Solution) (Untuk Diagnosa Pasien)

LOGO. Briging SIMRS SEP INACBG & Pengembangan SIMRS Go Open Source. RS. Ketergantungan Obat Jakarta (RSKO)

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL APOTEK

Kementerian Kesehatan RI Ditjen Bina Pelayanan Kesehatan PENGENALAN SIMRS GOS

BAB I PENDAHULUAN. Administrasi menurut Hendi Haryadi dalam bukunya Administrasi

Panduan Penggunaan Aplikasi e Health (e Puskesmas)

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK

MODUL IGD (INSTALASI GAWAT DARURAT)

Hospital Information System. April 2016

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. menghasilkan informasi-informasi yang sesuai dengan kebutuhan administrasi

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

dapat berakibat pada keterlambatan penanganan medis terhadap pasien yang sedang membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Rekam medis kertas yang

URAIAN TUGAS POKOK KA. INSTALASI SIM-RS

PANDUAN MENJALANKAN PROGRAM

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Proposal SIMRS 2016 Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Arnold Rifai Siregar, HP

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

KAMAR OPERASI. 1. Setting Kamar Operasi

Daftar Isi 1. PENDAHULUAN PENGGUNA APLIKASI SITEMAP ALUR PROSES MENU APLIKASI... 19

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

SISREKMED (SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS)

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL REKAM MEDIS

DAFTAR ISI. ABSTRAK... vi. KATA PENGANTAR... vii. DAFTAR ISI... ix. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xiii. DAFTAR LAMPIRAN...

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL LABORATORIUM

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ACEH SINGKIL Linda Handayani Adnur 1, Erna Mutiara 2, Ria Masniari Lubis 2,

PROSEDUR PENERIMAAN PASIEN RAWAT JALAN. Nomor Dokumen SOP-RM-001 Nomor Revisi 004 Halaman 1 s/d 2 PROSEDUR TETAP. Tanggal Terbit : 1 Desember 2012

idoctor - Software untuk membantu Dokter Praktek berbasis Cloud USER MANUAL idoctor / Software Dokter Praktek

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

SOFTWARE REKAM MEDIK RUMAH SAKIT (REGRISTRASI, BILLING, REKAM MEDIK, RAWAT INAP, RAWAT JALAN, PRESENSI, PENGGAJIAN, APOTIK, INVENTARIS)

BAB I BAB 1 PENDAHULUAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media,

a. Server BPJS, pengaturan ini berisi web service bpjs yang digunakan untuk mengatur arus data yang terjadi antara 2 sistem.

BAB I PENDAHULUAN. dokter gigi, apotek, laboratorium, dan layanan beauty care. Berdiri sejak tahun

PROSEDUR PENERIMAAN PASIEN RAWAT JALAN

BAB I PENDAHULUAN. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Bandung dalam melakukan. manual yaitu dengan menggunakan dokumen. Hal ini mengakibatkan layanan

BAB 1 PENDAHULUAN. mengubah pola hidup dan perilaku masyarakat dalam melaksanakan kegiatannya seharihari,

BINUS UNIVERSITY PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT SUBSISTEM: RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN (STUDI KASUS: RUMAH SAKIT BUDI LESTARI, BEKASI)

BAB 1 PENDAHULUAN. terutama di bidang komputer telah banyak membantu proses bisnis dalam dunia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah pertama Kedua

3.1.2 Analisis Requirement Analisis requirement dibagi menjadi analisis requirement fungsional dan nonfungsional.

TUTORIAL PENGISIAN SIKDA GENERIK1.4

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN. masalah dari proses bisnisnya dapat disimpulkan sebagai berikut :

DAFTAR ISI... Halaman ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... xv. DAFTAR LAMPIRAN... xxv BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah...

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM)

Halaman ini merupakan halaman awal saat pengguna membuka web. Pada halaman

1 PEMELIHARAAN DATABASE MEDICAL CHECK UP USER MANUAL ROLE PASIEN

Nama : Totok Suprawoto NIM : Program : Sistem Informasi

Almond Accounting Software

Gambar Halaman Home. Gambar di atas adalah halaman home dari aplikasi untuk user

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. 3.1 Sejarah Rumah Sakit Internasional Bintaro

1) BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

1. BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

SISTEM INFORMASI REKAM MEDIK RS MH THAMRIN INTERNASIONAL, SALEMBA

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM

TUGAS MANAJEMEN PELAYANAN RUMAH SAKIT

BAB 1 : PENDAHULUAN. dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Berlakunya Undang-Undang Nomor 14

PROGRAM APOTEK. Masukan User name dan password untuk bisa masuk ke Menu Utama Program (default) Username : admin Password : admin

MANUAL BOOK APLIKASI COMPLETE MEDICAL SOFTWARE MANAGEMENT (CMSM) MODUL RADIOLOGI

Purwokerto, No : VIII/VKS-SOFT/IX-PWT/15 Hal : Penawaran SIMRS ( Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ) Kepada Yth: Direktur Rumah Sakit

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA DAFTAR GAMBAR. No. Judul Gambar Halaman. 2.1 Simbol Dokumen Simbol Kegiatan Manual...

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.

BAB IV HASIL PENELITIAN. Rumah Sakit. Ken Saras dibangun pada tahun 2007 dengan ijin. Bupati Semarang nomor 648/049761/2009. Terletak di Kecamatan

Pelayanan Rawat Jalan dengan Modul Dokter. RS Awal Bros Bekasi

USER MANUAL Cash Management (CM)

BAB I PENDAHULUAN. terutama informasi mengenai harga jual, harga pokok penjualan, hutang dagang,

ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PELAYANAN RAWAT INAP PADA RSUD KOJA JAKARTA UTARA. Windy Widyaningsih 3EB

BAB I PENDAHULUAN. kelebihan yang akan meningkatkan daya saing badan usaha tersebut.

Buku Panduan Penggunaan. Program Aplikasi Ritel. Ver. 1.0

BAB 3 GAMBARAN PROSES BISNIS. Rumah Sakit Budi Lestari berupa rumah bersalin. Rumah Sakit ini

TRANSAKSI. Anda mengisi transaksi sehari-hari di bagian Transaksi. Hal. 2

KSOFT (Sistem Administrasi Klinik Terpadu)

BAB IV IMPLEMENTASI DAN TESTING

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIK PADA KLINIK DRG LILY SUNARYO

Aplikasi Sistem Informasi RSCM Perawat Have To Know & Do

MAKALAH ARSITEKTUR INFORMASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Transkripsi:

SIMRS Blue Print (Front Office + MR) Membangun sebuah sistem informasi rumah sakit merupakan sebuah tantangan yang cukup berat bagi sebuah rumah sakit, ataupun bagi vendorvendor / software house yang akan mengembangkan SIMRS. Kunci utama dalam pengembangan SIMRS adalah System Development Lifecycle (SDLC), dimana proses pengembangan SIMRS ini akan selalu mengikuti kebutuhan dan business process di RS. Apa itu SDLC? : SDLC adalah singkatan dari Systems Development Life Cycle (SDLC), SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahapan-tahapan utama dan langkah-langkah dari setiap tahapan yang secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan utama, yaitu : a. Analysis b. Design c. Implementation hasil dari tahapan-tahap SDLC ini, terutama setelah tahapan analysis diharapkan akan mendapatkan suatu model aplikasi yang akan dikembangkan, atau biasa yang disebut dengan Blue Print. Untuk itu ini sedikit sharing mengenai rancangan dasar pengembangan aplikasi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) yang akan dikembangkan guna memenuhi, meningkatkan dan mempermudah semua proses transaksional administrative yang berhubungan dengan pelayanan pasien sampai dengan pelayanan informasi manajemen, akuntansi dan inventory. Moga bermanfaat A) Modul Registrasi & Admisi Menangani dan mengotomatisasikan pelayanan pasien di unit Pendaftaran/Registrasi/Admisi 1. Petugas registrasi hanya diberi otorisasi untuk melakukan proses pendaftaran (langsung, maupun appointment), edit kunjungan, edit attribute pasien, view jadwal dokter, dan laporan-laporan yang berhubungan dengan bagiannya. 2. Supervisor di unit Registrasi bisa melakukan pembatalan registrasi pasien dengan alasan tertentu. 3. Supervisor di unit Registrasi bisa melakukan setup data yang berhubungan dengan unit registrasi, missal : data dokter, data poliklinik, pengaturan jadwal dokter, dll. INPUT : 1. Pendaftaran dengan menggunakan teknologi barcode Untuk pendaftaran pasien lama

yang membawa kartu pasien 2. Pencatatan Nomor Medical Record secara otomatis 3. Pencatatan biodata pasien 4. Pencatatan data penanggung jawab pasien 5. Pencatatan data kunjungan pasien 6. Pencatatan pasien berdasarkan kelompok pasien (perorangan, perusahaan, dan asuransi) 7. Pencetakan Kartu Pasien dengan Barcode 8. Pencetakan Label Tracer 9. Pencetakan Label Status Pasien 10. Pencetakan Kartu Antrian 11. Pencetakan Kartu Status 12. Pencetakan Kartu Perawatan 13. View History Kunjungan Pasien 14. Edit Kunjungan Pasien Edit kunjungan jika ada kesalahan memasukkan nama dokter atau poliklinik 15. Appointment Pasien perjanjian 16. Setup Data (Dokter, Poliklinik, Pasien) Setup terhadap master data tersebut di batasi melalui user security 17. Informasi dokter yang bertugas dan tarif tindakan di unit tertentu 18. Fasilitas Merge Record pasien yang memiliki 2 atau lebih nomor medical record, nomor yang sudah tidak digunakan bisa dipakai oleh pasien lain 19. Shift Petugas OUTPUT : 1 Laporan detail buku register detal dan summary Register kunjungan pasien per poliklinik 2 Laporan detail sensus harian 3 Laporan detail indeks kunjungan B) Modul Billing RWJ/RWI/UGD Menangani dan mengotomatisasikan pelayanan pasien di unit Pendaftaran/Registrasi/Admisi 1. Petugas billing hanya diberi otorisasi untuk melakukan proses pencatatan transaksi, pembayaran pasien. 2. Petugas billing memvalidasi penerimaan billing per shift tugasnya, dan kemudian melaporkan hasil kerjanya kepada Supervisor Billing. 3. Supervisor di unit billing bisa melakukan pembatalan transaksi pasien dengan catatan tertentu. 4. Supervisor di unit billing bisa melakukan setup data yang berhubungan dengan unit registrasi, missal : data dokter, data poliklinik, pengaturan jadwal dokter, dll.

1. Pencatatan Tindakan / Biaya pasien 2. Pengolahan tarif berdasarkan kelompok pasien (perorangan, perusahaan, dan asuransi) 3. View Detail Transaksi berdasarkan Tanggal, Kelompok tindakan, dan penjamin. 4. View RekapTransaksi berdasarkan Tanggal, Kelompok tindakan, penjamin. 5. View History Tindakan Pasien 6. Tindakan dilakukan secara default oleh dokter yang merawat pada saat pasien itu didaftarkan 7. Edit Dokter yang merawat / yg melakukan tindakan 8. Fasilitas edit komponen harga, discount per komponen, cito per komponen 9. Fasilitas discount per item tindakan 10. Fasilitas Pembayaran (Tunai, Kredit, Campuran, Piutang pasien / penjamin, Discount Total, Pembulatan) 11. Notifikasi jika ada inputan dari unit lain (farmasi, penujang, atau masing-masing poliklinik) 12. Fasilitas pencetakan invoice 13. Pencetakan Kwitansi (tanda terima pembayaran) 14. Fasilitas pembatalan transaksi dengan catatan alasan pembatalannya (menggunakan security / password) Proses membatalkan transaksi pasien batal kunjungan, kabur,dll 15. Notifikasi tutup transaksi per pasien Notifikasi pada saat akan ditutup transaksi oleh billing jika ternyata idpasien tersebut masih digunakan di modul lain (misal : masih aktif dan dilakukan entry di farmasi, admin ruang, dll) 16. Pengaturan shift petugas billing 1. Laporan detail dan summary penerimaan per shift 2. Laporan detail transaksi pendaftaran dan tindakan RWJ per shift 3. Laporan detail jasa pelayanan dokter 4. Laporan detail jasa pelayanan dokter per pasien 5. Laporan detail tagihan perusahaan dan asuransi C) Modul Penata Rekening / Admin Ruangan Menangani dan mengotomatisasikan pelayanan pasien di unit perawatan rawat inap, menjadi sentral pengisian data transaksi di masing-masing ruangan, dan menjadi informasi pelayanan terhadap pasien. 1. Petugas admin ruangan hanya diberikan otorisasi untuk menangani pasien ditempat ia bertugas. 2. Petugas admin ruangan melakukan entry tindakan pasien secara realtime. 3. Petugas admin ruangan melakukan validasi terhadap entry tindakan setiap hari, dan melakukan posting tindakan yang sudah divalidasi ke billing dalam satu hari yang sama setelah tindakan itu dientry dan diposting. 4. Melakukan pencetakan rekap sementara pada saat pasien akan pulang (sebelum

keluarga pasien turun ke bagian Billing IPD) sebagai tanda semua input sudah selesai dilakukan. 1. Pencarian pasien hanya berdasarkan posisi dimana ia bertugas Supaya tidak mengutakatik transaksi pasien yang bukan tanggung jawabnya 2. Pencatatan Tindakan / Biaya pasien 3. Pengolahan tarif berdasarkan kelompok pasien (perorangan, perusahaan, dan asuransi) 4. View Detail Transaksi berdasarkan Tanggal, Kelompok tindakan, dan penjamin. 5. View RekapTransaksi berdasarkan Tanggal, Kelompok tindakan, penjamin. 6. View History Tindakan Pasien 7. Tindakan dilakukan secara default oleh dokter yang merawat pada saat pasien itu didaftarkan 8. Edit Dokter yang merawat / yg melakukan tindakan 9. Fasilitas edit komponen harga, discount / cito per komponen 10. Fasilitas Posting tindakan ke billing 11. View tindakan yang sudah di posting ke billing 12. Pencetakan Rekap tagihan sementara 13. Informasi tarif, informasi dokter, dan informasi pelayanan rumah sakit lainnya. D) Modul Farmasi Menangani dan mengotomatisasikan pelayanan pasien di unit Farmasi 1. Petugas Farmasi melakukan entri penggunaan resep, retur resep, obat racikan. 2. Petugas Farmasi melakukan transaksi penjualan obat bebas (penjualan terhadap pasien luar RS) 3. Petugas Farmasi melakukan transfer tagihan resep yang sudah dientry di unit farmasi. 4. Supervisor Farmasi melaporkan transaksi penjualan obat per hari kepada Supervisor Billing. : 1. data obat/alkes 2. Pencatatan penjualan obat resep dan non resep 3. Pencetakan rincian biaya dan kuitansi untuk pasien berdasarkan resep 4. Penanganan resep untuk pasien Rawat Inap, Rawat Jalan,dan UGD 5. View tarif untuk berbagai kelompok pasien (perorangan, perusahaan, maupun asuransi) dan kelas kamar (markup) 6. Penanganan berbagai tipe pembayaran (tunai/kartu kredit) 7. Terintegrasi dengan sistem billing untuk pembayaran pasien OPD, UDG, dan IPD 8. Pencatatan pengembalian obat dan penghitungannya (retur) 9. Terintegrasi dengan unit Gudang (yang menggunakan aplikasi BS1) dalam hal pengontrolan stok

: 1. Laporan pemakaian obat per pasien (detail, summary) 2. Laporan pemakaian obat per dokter (detail, summary) 3. Laporan pemakaiian obat per ruangan (detail, summary) 4. Laporan Resep perusahaan (Penjamin) 5. Laporan retur pasien 6. Laporan harga jual 7. Fast Moving dan Slow Moving 8. Statistik 10 besar penjualan obat 9. Laporan kunjungan pasien pada unit penunjang E) Modul Penunjang (Laboratorium & Radiology) Menangani dan mengotomatisasikan pelayanan pasien di unit Penunjang 1. Petugas di unit penunjang melakukan tindakan penunjang. 2. Petugas di unit penunjang melakukan validasi terhadap permintaan order pemeriksaan penunjang yang dientry dari unit lain. 3. Dokter penunjang mengisi expertise hasil pemeriksaan penunjang 4. Supervisor Penunjang mengontrol semua proses yang dilakukan oleh petugas di unit penunjang. : 1. Pencatatan data kunjungan pasien 2. Pengolahan tarif untuk berbagai kelompok pasien (perorangan, perusahaan, maupun asuransi) dan kelas kamar 3. Pencetakan rincian biaya dan kuitansi 4. Integrasi tagihan dalam sistem billing pasien rumah sakit 5. Pencatatan pemeriksaan penunjang (lab/rad) 6. Pencatatan hasil pemeriksaan dan expertise dokter penunjang 7. Integrasi hasil catatan dalam sistem rekam medis pasien 8. Pelacakan history hasil pemeriksaan pasien 1. Laporan jumlah pemeriksaan per parameter 2. Laporan detail transaksi dan keuangan 3. Laporan detail transaksi per dokter dan resumenya 4. Laporan detail pasien perusahaan dan resumenya 5. Laporan kunjungan pasien pada unit penunjang F) Modul Dokter Poliklinik Menangani dan mengotomatisasikan data-data pemeriksaan pasien di poliklinik, dan sebagai informasi history status perawatan.

1. Dokter mendapatkan informasi pasien yang berkunjung ke polikliniknya, sehingga dapat mengontrol antrian pasien. 2. Dokter mendapatkan informasi history perawatan dan keadaan pasien pada kunjungankunjungan sebelumnya. 3. Dokter / petugas poli mencatat / menginput anamnesa dan diagnosa hasil pemeriksaan 4. Dokter / petugas poli melakukan order pemeriksaan penunjang, dan resep. 5. Dokter mencatat / menginput tindakan-tindakan yang dilakukan di ruangan No Check Item Fasilitas Keterangan 1. View kunjungan pasien di poliklinik, termasuk antrian pasien 2. Anamnesa dan diagnosa pemeriksaan 3. Fasilitas edit komponen harga, discount / cito per komponen 4. Fasilitas Posting tindakan ke billing 5. Order tindakan penunjang 6. Order resep 7. Konsul Dokter Lain 8. View resume / diagnosa dokter konsulannya 9. Integrasi hasil catatan dalam sistem rekam medis pasien 10. Pelacakan history hasil pemeriksaan pasien 1. Laporan jumlah pemeriksaan 2. Laporan detail transaksi per dokter dan resumenya 3. Laporan detail pasien perusahaan dan resumenya 4. Laporan kunjungan pasien per dokter 5. Laporan komponen jasa dokter II. Modul-Modul Back Office A. Modul Electronic Medical Record Menangani dan mengotomatisasikan data-data diagnosa hasil pemeriksaan, penggunaan obat, tindakan penunjang dan tindakan dokter. 1. Data tindakan, penggunaan obat, dan hasil pemeriksaan penunjang diimport langsung dari tindakan yang dientry dari billing 2. Diagnosa dokter di coding menjadi kode ICD dan DTD dan kemudian di Entry di modul EMR ini. 3. Khusus pasien Rawat Inap, ada catatan untuk pasien pulang perawatan. 4. Laporan-laporan yang akan dihasilkan adalah semua laporan RL

1. Entry Diagnosa 2. Import data tindakan, obat dan pemeriksaan penunjang 3. Entry keadaan pasien pulang perawatan 4. Setup Master ICD 5. Setup Master DTD 6. Setup Master Tindakan 1. Laporan RL (1, 2A, 2B, 2A1, 2B1, 2.1, 2.2, 2.3) 2. Laporan sensus harian pasien Rawat Jalan 3. Laporan Sensus per Ruangan 4. Laporan BOR, LOS, TOI 5. Laporan-laporan lainnya yang dibutuhkan oleh bagian MR