TUTORIAL DASAR IP2 WIN

dokumen-dokumen yang mirip
Modul Pelatihan Geolistrik 2013 Aryadi Nurfalaq, S.Si., MT

Geo-Electrical Sounding untuk Pendugaan Keterdapatan Air Tanah dan Kedalaman Muka Air Tanah Freatik di Tegal

Pendugaan Akuifer serta Pola Alirannya dengan Metode Geolistrik Daerah Pondok Pesantren Gontor 11 Solok Sumatera Barat

PEMROSESAN AWAL DATA GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER DAN SCHLUMBERGER DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI

PROGRESS v 3.0. dalam proses pengolahan data Geofisika metode Geolistrik, dalam hal ini dibahas

Metode Geolistrik (Tahanan Jenis)

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, ada beberapa tahapan yang ditempuh dalam

Metode Vertical Electrical Sounding (VES) untuk Menduga Potensi Sumberdaya Air

BAB III METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Alur Penelitian Pada bagian ini akan dipaparkan langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian.

PENENTUAN TAHANAN JENIS BATUAN ANDESIT MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER (STUDI KASUS DESA POLOSIRI)

IV. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2012,

e-issn : Jurnal Pemikiran Penelitian Pendidikan dan Sains Didaktika

PENENTUAN RESISTIVITAS BATUBARA MENGGUNAKAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY DAN VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING

METODE EKSPERIMEN Tujuan

Identifikasi Keretakan Beton Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Timotius 1*), Yoga Satria Putra 1), Boni P. Lapanporo 1)

IDENTIFIKASI POLA AKUIFER DI SEKITAR DANAU MATANO SOROAKO KAB. LUWU TIMUR Zulfikar, Drs. Hasanuddin M.Si, Syamsuddin, S.Si, MT

PENYELIDIKAN BIJIH BESI DENGAN METODE GEOMAGNET DAN GEOLISTRIK

UJI NILAI TAHANAN JENIS POLUTAN AIR LAUT DENGAN METODE OHMIK DAN GEOLISTRIK TAHANAN JENIS SKALA LABORATORIUM

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODA PENELITIAN. mendapatkan hasil yang maksimal. Adapun tahapan yang dilakukan teruraikan

RESISTIVITAS BATUAN KAMPUS UNHAS TAMALANREA ABSTRAK

PENGGUNAAN GEOLISTRIK DENGAN VARIASI METODE DETEKSI LAPISAN TANAH DAN KEDALAMAN TIANG DALAM SKALA LABORATORIUM NASKAH PUBLIKASI TEKNIK SIPIL

PENERAPAN FORWARD MODELING 2D UNTUK IDENTIFIKASI MODEL ANOMALI BAWAH PERMUKAAN

Riad Syech, Juandi,M, M.Edizar Jurusan Fisika FMIPA Universitas Riau Kampus Bina Widya Km 12,5 Pekanbaru ABSTRAK

Gambar 3.1 Lokasi lintasan pengukuran Sumber: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

METODE TAHANAN JENIS KONFIGURASI WENNER

Nurun Fiizumi, Riad Syech, Sugianto.

Analisa Resistivitas Batuan dengan Menggunakan Parameter Dar Zarrouk dan Konsep Anisotropi

Rustan Efendi 1, Hartito Panggoe 1, Sandra 1 1 Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Tadulako, Palu, Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Interpretasi Lapisan Bawah Permukaan Tanah Menggunakan Metode Geolistrik 2-D (Mapping)

APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK IDENTIFIKASI AKUIFER DI KECAMATAN PLUPUH, KABUPATEN SRAGEN

BAB III METODELOGI PENELITIAN

Interpretasi Data Geofisika untuk Penentuan Titik Pemboran Air Tanah di Daerah Mertoyudan, Kab. Magelang, Provinsi Jawa Tengah

Pemetaan Akuifer Air Tanah Di Sekitar Candi Prambanan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

ANALISA RESISTIVITAS BATUAN DENGAN MENGGUNAKAN PARAMETER DAR ZARROUK DAN KONSEP ANISOTROPI

MAP VISION citrasatelit.wordpress.com MEI

Identifikasi Bidang Patahan Sesar Lembang dengan Metode Electrical Resistivity Tomography untuk Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Longsor

BAB III METODE PENELITIAN

Pemodelan Akuifer Air Tanah dengan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Dipole-dipole

PENGGAMBARAN PSEUDOSECTION BAWAH PERMUKAAN DARI SUATU PROSES EVAPOTRANSPIRASI TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN PROGRAM RES2DINV

PENGOLAHAN DATA MANUAL DAN SOFTWARE GEOLISTRIK INDUKSI POLARISASI DENGAN MENGGUNAKAN KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE

Panduan Menggunakan Wireshark

BAB III DATA dan PENGOLAHAN DATA

Petunjuk Pengunaan. IPMGEO Induced Polarization & Manual Geolisrik Resistivity Meter

PENENTUAN LAPISAN PEMBAWA AIR DENGAN METODE TAHANAN JENIS DI DAERAH ATAS TEBING LEBONG ATAS BENGKULU

APLIKASI METODE GEOLISTRIK UNTUK MENGIDENTIFIKASI AIRTANAH ASIN DI WILAYAH KEPESISIRAN KECAMATAN REMBANG, KABUPATEN REMBANG

IDENTIFIKASI BATUAN GRANIT KECAMATAN SENDANA KOTA PALOPO MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS (RESISTIVITY)

MENENTUKAN LITOLOGI DAN AKUIFER MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER DAN SCHLUMBERGER DI PERUMAHAN WADYA GRAHA I PEKANBARU

CURVE MATCHING. Moe2KiyoKidi

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Wr. Wb. Puji syukur dipanjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan

Interpretasi Kondisi Geologi Bawah Permukaan Dengan Metode Geolistrik

Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil 2016 ISSN: Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

Membuat Long dan Cross Section

ANALISIS DATA INVERSI 2-DIMENSI DAN 3-DIMENSI UNTUK KARAKTERISASI NILAI RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN DI SEKITAR SUMBER AIR PANAS KAMPALA

Identifikasi Pola Persebaran Sumber Lumpur Bawah Tanah Pada Mud Volcano Gunung Anyar Rungkut Surabaya Menggunakan Metode Geolistrik

BAB III METODE PENELITIAN. geolistrik dengan konfigurasi elektroda Schlumberger. Pada konfigurasi

POLA ALIRAN AIR BAWAH TANAH DI PERUMNAS GRIYA BINA WIDYA UNRI MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI ELEKTRODA SCHLUMBERGER

Aplikasi Metode Geolistrik untuk Identifikasi Sebaran Limbah Lada Putih di Kecamatan Galing Kabupaten Sambas Budiman a, Andi Ihwan a, Joko Sampurno a*

PENENTUAN RESISTIVITY TANAH DI DALAM MENETAPKAN AREA PEMASANGAN GROUNDING GARDU DISTRIBUSI

Latihan 2 : Displaying data

Identifikasi Daya Dukung Batuan untuk Rencana Lokasi Tempat Pembuangan Sampah di Desa Tulaa, Bone Bolango

PENENTUAN KEDALAMAN AKUIFER BEBAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER

PENERAPAN GEOLISTRIK RESISTIVTY 2D DAN BANTUAN PROGRAM GEOSOFT UNTUK ESTIMASI SUMBERDAYA ANDESIT DI PT. MDG KULONPROGO DIY

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Data geolistrik dan GPS (akusisi data oleh Pusat Survei Geologi)

GEOFISIKA EKSPLORASI. [Metode Geolistrik] Anggota kelompok : Maya Vergentina Budi Atmadhi Andi Sutriawan Wiranata

Tutorial Sederhana Expert Choice 2000

PENGUKURAN TAHANAN JENIS (RESISTIVITY) UNTUK PEMETAAN POTENSI AIR TANAH DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PRAYA. Oleh:

BAB III METODA PENELITIAN. Bab ini akan menjelaskan bebarapa tahapan yang dilakukan untuk

Identifikasi Sebaran Aquifer Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis Di Desa Bora Kecamatan Sigi Biromari Kabupaten Sigi

PENGARUH MUKA AIR TANAH TERHADAP KESTABILAN JEMBATAN MENGGUNAKAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE

PRAKTIKUM. Ukuran foto yang terlalu besar sering menyulitkan saat mau di ke orang lain atau mau dipasang di website.

ATRI s Report Information System

Pengantar Saat ini terdapat beberapa aplikasi pemetaan yang digunakan di dunia baik yang berbayar maupun yang sifatnya gratis. Beberapa nama besar apl

Prosiding Seminar Nasional XII Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2017 Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta

3 MEMBUAT DATA SPASIAL

Indonesian Journal of Applied Physics (2017) Vol.7 No.2 halaman107

INVESTIGASI LAPISAN BEDROCK DENGAN MENGGUNAKAN METODA GEOLISTRIK (Studi Kasus: Gedung Olah Raga Universitas Hasanuddin)

Analisis Respon Resistivitas Sampel Tanah TPA Ngipik Kabupaten Gresik Berdasarkan Uji Resistivitas Skala Laboratorium

NILAI RESISTIVITAS DENGAN VARIASI JARAK DI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH GUNUNG KUPANG BANJARBARU

adalah jenis-jenis tombol-tombol (buttons) yang dipakai di dalam system ini : Gambar 4.63 : Tombol ruler

IDENTIFIKASI PENYEBARAN LIMBAH CAIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAHANAN JENIS 3D (MODEL LABORATORIUM)

Pengaruh Kadar Air Tanah Lempung Terhadap Nilai Resistivitas/Tahanan Jenis pada Model Fisik dengan Metode ERT (Electrical Resistivity Tomography)

BAB III METODE PENELITIAN

APLIKASI METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS KONFIGURASI WENNER- SCHLUMBERGER UNTUK SURVEY PIPA BAWAH PERMUKAAN

DETEKSI KEBERADAAN AKUIFER AIR TANAH MENGGUNAKAN SOFTWARE IP2Win DAN ROCKWORK 2015

Aplikasi Komputer Microsoft Word 2010

Panduan Macro Excel untuk Membuat Aplikasi RAB Bangunan

Optimalisasi Desain Parameter Lapangan Untuk Data Resistivitas Pseudo 3D

Desain cover buku PENDAHULUAN

APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 2 DIMENSI UNTUK MENENTUKAN PERSEBARAN AIR TANAH DI DESA GUNUNGJATI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG

CARA HACKING WINDOWS XP PROF menjadi WINDOWS XP PROF ARABIC HACKING WINDOWS XP PROFESSIONAL. Menjadi WINDOWS XP ARABIC.

Bab 4. Visualisasi dan Penggunaan Program

1. Microsoft Windows 98 adalah. a. program pengolah kata d. program grafik b. program basis data e. program animasi c.

Transkripsi:

2009 TUTORIAL DASAR IP2 WIN Alva Kurniawan alvathea.wordpress.com Hydrogeology World

TUTORIAL DASAR IP2 WIN ALVA KURNIAWAN HYDROGEOLOGY WORLD 2009

Kata Pengantar Assalamu alaikum WRB, Segala puji untuk Allah SWT karena berkat rahmat dan ridhonya saya telah berhasil menyusun buku Tutorial Dasar IP2 Win ini. Saya merasa sangat bersyukur karena saya dapat menyelesaikan buku ini tanpa menghadapi hambatan dan rintangan yang berat. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Tjahyo Nugroho Adji yang telah memberikan dukungan pada saya serta melatih saya menggunakan software IP2 Win sehingga sekarang saya dapat berbagi ilmu kepada setiap orang tentang bagaimana menggunakan software IP2 Win. Saya ucapkan terima kasih juga pada teman teman yang telah membantu saya dalam menulis dan menyelesaikan buku ini yaitu M. Alief Khodbah, Arif Tri Nugroho, dan Dwi Aris Widiatmoko. Terima kasih banyak untuk Kurnia Widhayanti, seorang dibelakang saya yang tak henti hentinya membantu dan mendukung saya. Saya ucapkan banyak terima kasih untuk para pengunjung Hydrogeology World (http://alvathea.wordpress.com) atas antusiasme dan penghargaan terhadap informasi informasi yang saya berikan. Akhir kata saya mohon maaf bila apa yang saya tulis masih banyak terdapat kekurangan namun jauh di dalam hati saya, saya sangat berharap apa yang saya tulis dapat bermanfaat. Terima kasih banyak dan saya mohon doanya agar saya dapat terus berkarya dan berbagi ilmu. Wassalamu alaikum WRB, Yogyakarta, 17 April 2009 Alva Kurniawan 3

1. Pengantar Tutorial Dasar IP2 Win IP2 Win adalah software yang digunakan untuk mengolah data geolistrik dari satu atau lebih titik VES (Vertical Electrical Sounding). IP2 Win mengolah data geolistrik yang menggunakan metode IP (Induced Polarization) dengan berbagai macam konfigurasi misalnya Schlumberger, Wenner α, Wenner β, dan lain lain. Penggunaan IP2 Win mencakup beberapa tahap. Tahapan dalam penggunaan software IP2 Win adalah input data, koreksi error data, penambahan data, dan pembuatan cross section. Input data dapat dilakukan dari data langsung lapangan (masih berupa data AB/2, V, I, dan K) atau data tak langsung (berupa data AB/2 dan Rho_a). Data hasil olahan IP2 win berupa data resistivity layer, grafik log resistivity terhadap AB/2, resistivity cross Section, serta pseudo cross section. Data hasil olahan dapat di export dalam berbagai macam pilihan data. Kelemahan yang paling mendasar dalam IP2 Win adalah bahwa software ini banyak terdapat bug atau error error kecil sehingga dalam tahapan pengolahan tertentu, program harus di restart (mengeluarkan program kemudian menjalankan program kembali). Metode analisis dari data VES yang diolah dapat dilakukan dengan mengacu pada buku Electrical Imaging Survey for Environmental and Engineering Studies karangan Dr. M. H. Loke. Untuk pertanyaan lebih lanjut tentang IP 2 Win dan cara menjalankannya dapat ditanyakan melalui http://alvathea.wordpress.com atau email ke alva_the_a@yahoo.co.id. 4

2. Input Data VES di IP2 Win Jalankan program IP2 Win, maka akan muncul window (jendela) seperti diatas. 5

Selanjutnya klik File>New VES point seperti tampak pada gambar diatas. 6

Akan muncul New VES Point window seperti tampak pada gambar diatas. Catatan: Kolom AB/2 digunakan untuk input data AB/2 (jarak antara elektroda yang menginjeksi listrik ke tanah dengan alat), kolom MN digunakan untuk input data MN (jarak antara elektroda yang menangkap sinyal listrik hasil injeksi dengan alat), SP digunakan untuk input data self potensial, V untuk data voltase, I untuk data arus listrik, dan K untuk data geometric factor. Kolom Rho_a merupakan kolom data apparen resistivity (hasil perhitungan nilai resistivitas dengan geometric factor). 7

Sebelum data dimasukkan terlebih dahulu dipilih konfigurasi elektroda yang digunakan, misal pada contoh ini dipilih konfigurasi Schlumberger. 8

Data dimasukkan dengan klik langsung pada kolom kolom di New VES point window. Setelah data dimasukkan akan tampak titik titik pada sebelah kanan kolom. Setelah data selesai dimasukkan klik tombol Ok. Catatan: Data dapat disimpan dalam format *.txt dengan klik tombol Save TXT. 9

Setelah klik tombol Ok akan muncul Save As Window, tentukan lokasi penyimpanan file kemudian beri nama file yang disimpan tersebut misalnya Test, kemudian klik tombol Save. 10

Muncul tampilan grafik dan tabel setelah file disimpan. Catatan: Tabel memberikan informasi tentang resistivity layer. Kolom ρ adalah nilai resistivitas (hambatan) tiap lapisan. Kolom Alt adalah altitude atau kedalaman dari elevasi (ketinggian) titik VES (pada contoh diatas, elevasi titik VES adalah 0 meter sehingga nilai Alt= 1.5, jika elevasi VES adalah 5 maka Alt=3.5). Kolom d memberikan informasi tentang kedalaman dari permukaan tanah. Kolom h memberikan informasi tentang ketebalan tiap lapisan dengan nilai resistivitas yang berbeda. Grafik warna hitam dan merah memberikan informasi tentang hubungan nilai AB/2 dan apparent resistivity, grafik warna biru memberikan informasi tentang variasi dari nilai resistivitas yang ada (banyaknya lapisan yang memiliki nilai resistivitas berbeda). 11

Tulisan Error pada tepi atas tabel menunjukkan tingkat kesalahan data dan perlu dikoreksi (pada contoh diatas nilai kesalahan mencapai 23.5%). Koreksi error data dilakukan dengan klik Point>Inversion. 12

Hasilnya terjadi perubahan grafik, data pada tabel, serta nilai error pada tepi atas tabel (pada contoh diatas semula 23.5 % menjadi 6.82 %). 13

Selanjutnya klik File>Exit untuk keluar dari software. Setelah keluar masuki kembali software IP2Win untuk input data kembali (langkah langkah input data selanjutnya sama seperti langkah langkah diatas) atau pengolahan data VES lebih lanjut. Catatan: Setiap perubahan yang terjadi pada data IP2 Win otomatis tersimpan tanpa harus di klik Save karena setting default software. Jika setting Auto save pada software tidak dijalankan maka klik File>Save untuk menyimpan File. Input data kedua dan seterusnya serta proses pengolahan lain sebaiknya dilakukan setelah sotware IP2 Win dikeluarkan terlebih dahulu karena jika tidak software akan mengalami error. 14

3. Join Data VES dan Pembuatan Pseudo Cross Section Jalankan kembali Software IP2 Win sehingga tampak window diatas. 15

Klik File>Open. 16

Tampak window Open data file, pilih file VES yang telah disimpan (misal Test) lalu klik Open. 17

Muncul grafik dan tabel dari file VES yang tadi dipilih. 18

Klik File>Add file untuk join data VES. 19

Muncul Open data file window, pilih file VES lain (misal Test2) yang akan digabungkan dengan file VES yang telah dipilih sebelumnya, klik tombol Open. 20

Muncul window Save united profile, tentukan lokasi dimana file gabungan antara VES satu dan VES dua disimpan, beri nama file gabungan misalnya Uni Test, selanjutnya klik tombol Save. 21

Muncul window Information, pada Coordinate Table Kolom N adalah jumlah titik yang digabungkan, VES name adalah nama dari tiap titik yang dapat diganti dengan klik pada kolom VES_name, X adalah jarak antar titim yang digabungkan, Z adalah elevasi dari masing masing VES. 22

Pilih Array type dari dua data yang digabungkan tersebut misalnya Schlumberger (sesuai dengan konfigurasi elektroda dari pertama kali data dimasukkan). Kemudian klik tombol Ok. 23

Muncul Tabel dan Lapisan warna warni yang merupakan distribusi nilai resistivitas secara vertikal dari dua VES yang telah di interpolasi. Lapisan warna warni tersebut merupakan pseudo cross section dari titik pertama dan kedua. 24

Untuk menampilakn informasi secara lengkap, klik Window>IPI 8. 25

Muncul tampilan Pseudo Cross Section, Resistivity Cross Section, Tabel dan Grafik. 26

Pengaturan tampilan dari Pseudo dan Resistivity Cross Section dapat dilakukan dengan klik Section>Options. 27

Muncul Section options window untuk pengaturan section baik Psedo maupun Resistivity Cross Section. 28

Export section, tabel dan grafik dalam format gambar (image) dapat dilakukan dengan klik File>Export>BMP. 29

Pilih bagian tampilan yang akan di eksport misalnya Section window, kemudian klik Save. 30

Muncul Save As window, tentukan dimana gambar akan disimpan, beri nama pada file gambar yang akan disimpan, selanjutnya klik Save. 31

Untuk input data kembali atau melakukan join data lagi klik File>Exit kemudian masuki kembali program IP2Win. Catatan: Data VES dapat ditambahkan lagi dengan melakukan join data hasil dari join data kesatu dan kedua (pada contoh nama filenya adalah Uni Test) cara penambahan file sama dengan langkah diatas yaitu buka dulu file hasil join yang akan ditambah datanya kemudian File>Add file, langkah selanjutnya sama dengan langkah diatas) 32