BAB 7 GLOBAL POSITIONING SYSTEM

dokumen-dokumen yang mirip
GARMIN GPS etrex Vista HCx

Pelatihan Tracking dan Dasar-Dasar Penggunan GPS PUSAT DATA, STATISTIK PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD

Gambar 2.1 Satelite GPS

MODULE-2. PANDUAN PENGUKURAN GPS Navigasi UNTUK P.A.I. 1 Hidupkan alat receiver GPS dengan cara menekan tombol ON/OFF

I. PENDAHULUAN. Setelah selesai mempelajari mata diklat ini, maka diharapkan peserta diklat mampu menjelaskan dan menggunakan GPS.

Pelatihan Tracking dan Dasar-Dasar Penggunan GPS PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN - KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD

Instruksi Kerja PENGGUNAAN GPS LABORATORIUM PENGEMBANGAN WILAYAH DAN KEBIJAKAN PUBLIK

LATIHAN GPS SUNGAI TIGO. Di Ambil dari Berbagai Sumber

Bab 10 Global Positioning System (GPS)

Panduan Pengoperasian GPS GARMIN 76CSX, 60CSX dan etrex Hcx

Bab VIII. Penggunaan GPS

GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) Mulkal Razali, M.Sc

A B C BAB III METODOLOGI

Penentuan Posisi. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang.

MANUAL GPSMAP CSX60 GARMIN

PENENTUAN POSISI DENGAN GPS UNTUK SURVEI TERUMBU KARANG. Winardi Puslit Oseanografi - LIPI

I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. MAKSUD DAN TUJUAN C. MANFAAT BAHAN AJAR

sensing, GIS (Geographic Information System) dan olahraga rekreasi

PETA TERESTRIAL: PEMBUATAN DAN PENGGUNAANNYA DALAM PENGELOLAAN DATA GEOSPASIAL CB NURUL KHAKHIM

PENGENALAN GPS & PENGGUNAANNYA

GEOTAGGING+ Acuan Umum Mode Survei dengan E-GNSS (MULTI)

PT. BANGKITGIAT USAHA MANDIRI

PENGENALAN GPS & PENGGUNAANNYA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Gambar 2.1 Prinsip Kerja GPS (Sumber :

SUPER SPRING BUKU. untuk

PENGOPERASIAN GPS GARMIN I. A. Fungsi Fungsi Tombol Garmin GPS Navigasi 60

PENENTUAN POSISI DENGAN GPS

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS)

PENGENALAN GPS & PENGGUNAANNYA Oleh : Winardi & Abdullah S.

PEMETAAN JARINGAN JALAN KAWASAN PERKOTAAN TONDANO

GEOTAGGING+ Acuan Umum Mode Survei dengan E-GNSS (L1)

PROSEDUR PEMROSESAN DATA GPS

B A B IV HASIL DAN ANALISIS

MODUL 2 REGISTER DAN DIGITASI PETA

PANDUAN PRAKTIKUM SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS I : PENGENALAN GPS DAN PENYUSUNAN BASIS DATA SPASIAL

Dalam pengoperasiannya ada tiga jenis pengoperasian yang harus dilakukan pada stasiun bumi pemantau gas rumah kaca ini, yaitu :

GEOTAGGING+ Acuan Umum Mode Survei dengan E-GNSS (L1)

Petunjuk Singkat Pemakaian Kamera Canon Powershot A 570

Manual Penggunaan Aplikasi LandStar dengan Mode Radio RTK

PEMANFAATAN GPS UNTUK PERENCANAAN PENGELOLAAN DAN PEMETAAN LAHAN LAPORAN PRAKTIKUM MEKANISASI PERTANIAN

Pengoperasian yang menyangkut Komputer

Penentuan posisi. Nokia N76-1

BUKU PANDUAN PRAKTIKUM PEMETAAN SUMBERDAYA HAYATI LAUT

TATA CARA PENGGUNAAN NERACA SARTORIUS 1. dipastikan posisi neraca dalam keadaan seimbang, caranya dengan melihat water pass

GEOTAGGING+ Acuan Umum Mode Survei dengan E-GNSS (L1)

GPS. Navigation. yang kita perlukan. kebutuhan. terpenting survey. Setiap tipe. gambangg. GPS merk. digunakann. Memori.

METODE PENENTUAN POSISI DENGAN GPS

LOCUS GIS. Oleh : IWAN SETIAWAN

Fungsi Library EX-word TextLoader

PPK RTK. Mode Survey PPK (Post Processing Kinematic) selalu lebih akurat dari RTK (Realtime Kinematic)

PANDUAN UPDATING DATA LAHAN SAWAH MENGGUNAKAN GPS BAP S 852 H

Location Based Service Mobile Computing Universitas Darma Persada 2012

Panduan penggunamu. NOKIA SU-27W

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS SISTEM

Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe

Manual Penggunaan APIS Mode UDP (User Datagram Protocol)

GLOBAL POSITIONING SYSTEM

Pengenalan dan Penggunaan GPS GARMIN 76 CSx

BUKU PANDUAN PRAKTIKUM PEMETAAN SUMBERDAYA HAYATI LAUT

Teknologi Automatic Vehicle Location (AVL) pada Sistem Komunikasi Satelit

AKUISISI DATA GPS UNTUK PEMANTAUAN JARINGAN GSM

BAB IX. Ringkasan Modul:

PEMANFAATAN APLIKASI ANDROZIC PADA SMARTPHONE/HANDPHONE ANDROID UNTUK BERNAVIGASI

Memantau apa saja dengan GPS

Panduan Cepat Penggunaan X91 GNSS

Peta Ovi untuk ponsel. Edisi 1

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

MENGENAL GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM) SEJARAH, CARA KERJA DAN PERKEMBANGANNYA. Global Positioning System (GPS) adalah suatu sistem navigasi yang

AKUISISI DATA TITIK GEOARKINDO 2016

BAB IV. Ringkasan Modul:

MODUL 3 REGISTER DAN DIGITASI PETA

3 MEMBUAT DATA SPASIAL

BAB IV METODE PENELITIAN A.

Gambar 1. prinsip proyeksi dari bidang lengkung muka bumi ke bidang datar kertas

MAP VISION citrasatelit.wordpress.com MEI

Memasukkan kartu SIM dan baterai

Kamera Digital. Petunjuk Singkat PETUNJUK SINGKAT. Kamera Digital 5.5 Mega pixels I. GAMBAR UTAMA & KELENGKAPAN 1. GAMBAR UTAMA

TREKQ FLEET MANAGEMENT PROGRAM

Modul : Antarmuka. 2.1 Pelajaran : Pengenalan Singkat Bagaimana menggunakan tutorial ini BAB 2

ANALISIS KETELITIAN DATA PENGUKURAN MENGGUNAKAN GPS DENGAN METODE DIFERENSIAL STATIK DALAM MODA JARING DAN RADIAL

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

APLIKASI TREKBUDDY UNTUK PENENTUAN POSISI DENGAN CEPAT

batas tersebut akan ada peringatan bawah telah melewati batas yang sudah ditentukan tersebut. Sistem ini diharapkan kita mampu mengetahui secara cepat

BAB IV ANALISIS DAN PENGUJIAN PROGRAM

Instalasi Windows XP

Instruksi Kerja Laboratorium Pedologi dan Sistem Informasi Sumberdaya Lahan INSTRUKSI KERJA. PROGRAM ArcGIS 9.3

BAB IV BASIS DATA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI DAERAH PENELITIAN

PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI HCLOADER DAN COMPASS

Petunjuk Singkat User s Manual SDC 51 CO.

PANDUAN PENGGUNAAN PRODUK

4. HASIL DAN PEMBAHASAN. Data Loger. Pemasangan e-logbook dilakukan di kapal pada saat kapal sedang

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS SISTEM

GPS (Global Positioning Sistem)

Gili-SMS. Panduan Singkat Instalasi dan Konfigurasi.

Memperbarui Firmware bagi Kamera Nikon 1 Canggih dengan Lensa yang bisa Dipertukarkan, Lensa 1 NIKKOR, dan Aksesori Nikon 1

SURVEI HIDROGRAFI PENGUKURAN DETAIL SITUASI DAN GARIS PANTAI. Oleh: Andri Oktriansyah

On The Job Training PENGENALAN CORS (Continuously Operating Reference Station)

Prosedur instalasi aplikasi Tuntun adalah dengan mengunduh Tuntun.apk pada

Panduan Pengguna Software Ensiklopedi Fiqih

Transkripsi:

BAB 7 GLOBAL POSITIONING SYSTEM 7.1. Apa itu Global positioning system (GPS) GPS adalah sistem satelit navigasi dan penentuan posisi global yang dimungkinkan dengan beroperasinya satelit penentu posisi milik negara Amerika Serikat. Asalnya adalah NAVSTAR GPS (Navigation Satelite Timing and Ranging Global Positioning System), yang kemudian disingkat GPS merupakan sistem radio navigasi satelit yang dikembangkan oleh United State Departement of Defense (DoD) untuk keperluan militer dalam penentuan posisi, kecepatan dan waktu secara teliti dalam segala cuaca pada sembarang waktu dimuka bumi (darat, laut dan udara). Selanjutnya dengan persetujuan US Congress, GPS kemudian dikembangkan untuk keperluan non militer. Secara Teknis GPS adalah perpaduan satelit dan receiver yang mampu menunjukkan dan mencatat posisi suatu obyek dimuka bumi secara global. Images courtesy of: Cristoph Hormann & Indian Secara prinsip, GPS bekerja berdasarkan sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh satelitsatelit tersebut. Informasi mengenai posisi satelit, jarak antara satelit dan permukaan bumi, informasi waktu, kelaikan satelit secara terus-menerus dan simultan dikirimkan kepada penerima sinyal di bumi, yang selanjutnya diolah menjadi informasi koordinat yang secara global dapat diketahui oleh setiap orang dengan satuan pengukuran dan sistem koordinat yang jelas. GPS adalah sistem navigasi yang terdiri atas satelit di angkasa dan instrumen di bumi yang menerima tanda dari satelit tersebut. Dua puluh empat satelit khusus GPS secara tetap mengelilingi bumi. Alat receiver GPS genggam menerima sinyal (seperti radio) dari satelit tersebut dan menggunakan informasi dari sinyal tersebut untuk menghitung lokasi yang pasti dari receiver di permukaan bumi. Dengan menggunakan receiver GPS, dapat ditemukan lokasi yang tepat dimanapun istilah sistem koordinat standar. Koordinat-koordinat tersebut dapat membantu untuk menemukan lokasi pada peta rupabumi yang ada. Ketika berdiri di atas tanah, sering sekali sukar diketahui secara pasti lokasi anda di peta bahkan jika berdiri di tengah rawa atau sisi gunung jauh dari landmark yang pasti. Walaupun merupakan teknologi yang canggih, GPS amat sederhana untuk digunakan. Aktifkan saja receiver GPS dan tunggulah sampai alat tersebut memperlihatkan koordinat lokasi (bagian yang lebih sulit adalah mengetahui bagaimana 59

menggunakan informasi koordinat untuk membuat peta). Untuk mengetahui cara GPS bekerja memperkirakan akurasi koordinat dari receiver, dan mengatasi keadaan jika ada sesuatu yang terasa salah. GPS saat ini telah banyak digunakan dan sangat disukai oleh pelaku survey dan pemetaan karena sifatnya yang praktis, cakupan yang luas dan global, penggunaan yang mudah, serta ketelitiannya yang cukup tinggi, terutama untuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan kehutanan dan pengelolaan sumberdaya alam lain. Dalam bidang kehutanan, GPS utamanya sangat dibutuhkan dalam penentuan titik-titik kontrol pengukuran hutan dan penetapan batas-batas kawasan hutan. 7.2. Bagaimana GPS Bekerja Beberapa contoh alat GPS genggam Jika diketahui arah tiga lokasi maka dapat dilakukan triangulasi untuk mencari lokasi lain. Sebuah receiver GPS bekerja dengan mengukur jarak ke arah tiga atau lebih satelit yang ada dalam bidang pandangnya. Receiver mengetahui tempat tiap satelit berada, kapanpun juga, karena memiliki almanak (seperti kalender) dalam memorinya. Tetapi bagaimana receiver GPS mengukur jarak ke suatu tempat yang sangat jauh jaraknya, alat tersebut melakukannya dengan mengatur waktu berapa lama sinyal tiba dari satelit dan kemudian menghitung jaraknya berdasar kecepatan sinyal radio tersebut. Bagaimana GPS mengetahui saat sinyal meninggalkan satelit, sinyal tersebut diberi kode untuk mengetahui kapan sinyal tersebut meninggalkan satelit. Receiver GPS membaca kode dan menghitung perbedaan antara waktu keberangkatan dan kedatangannya. Karena jarak yang dihitung berdasar pengukuran waktu yang tepat, satelit tersebut memiliki jam yang lebih murah. Jika receiver agak tidak sinkron dengan satelit, kesalahan tersebut diatasi dengan membuat ekstra pengukuran jarak keempat. 7.3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Akurasi Receiver Ada beberapa faktor yang secara tetap mempengaruhi akurasi perhitungan GPS terhadap koordinat suatu posisi : 1. Kesalahan Jam Satelit, satelit memiliki jam atom yang sangat akurat, tetapi selalu ada batas kesalahan yang kecil. 2. Kesalahan Ephemeris, tiap posisi satelit dapat berubah dari orbit yang dihitung disebabkan oleh tarikan gravitasi dari matahari dan bulan, satelit-satelit tersebut dimonitor oleh stasiun kontrol oleh militer AS (USDoD) dan biasanya selalu dikoreksi. 3. Kesalahan Receiver, jam-jam di receiver selalu memiliki kesalahan lebih dibanding akurasi jam satelit. Kesalahan ini cukup signifkan, akan tetapi diimbangi dengan melakukan triangulasi 4 satelit. 60

4. Gangguan atmosfer, perubahan tetap dalam lapisan iononsfir di atmosfir bumi mempercepat atau memperlambat sinyal, karena itu membuat perhitungan jarak sedikit tidak tepat. 5. Selective Availability, USDoD yang mengembangkan sistem secara intensif dan berselang-seling mengacak dengan sinyal satelit, sehingga kita tidak pernah tahu kapan receiver GPS kita memberi posisi akurat dan kapan tidak akurat, pengacakan semacam ini disebut selective availability atau SA. Tujuannya agar masyarakat umum dan militer asing tidak bisa menggunakan GPS untuk mendapatkan lokasi yang sangat akurat. Ini adalah sumber terpenting dari kesalahan dan hanya sedikit yang dapat dilakukan untuk mengontrol atau memperkirakannya. MEMPERKIRAKAN KESALAHAN GPS Sumber Kesalahan Kesalahan jam satelit Kesalahan Ephemeris Kesalahan Receiver Kesalahan Atmosfir (ionosfir) Selective Availability (jika dilakukan) Jumlah (jumlah akar kuadrat) dengan SA tanpa SA Kemungkinan Kesalahan (meter) 0,6 0,6 1,2 3,6 7,5 10 4 Untuk memperkirakan akurasi koordinat GPS, kalikan jumlah total di atas dengan PDOP (Precision Dilution of Positon). Sebagai contoh, jika PDOP 3,5, maka akurasi yang diperkirakan dari koordinat GPS anda adalah : Dengan SA yang dilakukan (3,5 x 10) = 35 meter Tanpa SA yang dilakukan (3,5 x 4,0) = 14 meter ** Sejak 1 Juli 2000, pemerintah Amerika sebagai pemilik dan operator GPS sudah mencabut SA. Sumber kesalahan yang berbeda, yang tidak dapat dikontrol karena satu atau lain sebab, disebabkan oleh konfigurasi satelit. Ingat bahwa triangulasi menjadi paling akurat jika titik-titik tempat melakukan triangulasi berada pada sudut yang lebar satu dengan lainnya relatif ke tempat berdiri. Jika semua satelit berkelompok di satu tempat di angkasa, perhitungan posisi tidak akan seakurat jika satelit-satelit tersebut tersebar secara luas. Masing-masing dari 24 satelit GPS bergerak dalam orbitnya sendiri atau memiliki garis edar mengelilingi bumi, sehingga satelit-satelit tersebut selalu mengubah konfigurasi di angkasa, ketika satelit-satelit tersebut dikonfigurasikan sehingga beberapa berada dalam bidang pandang receiver dan tersebar melintasi angkasa, lokasi yang dihitung akan sangat akurat. 7.4. Jenis-jenis Receiver GPS Ada banyak jenis dan model receiver GPS yang dijual dengan bentuk, ukuran, kualitas, dan harga yang berbeda-beda. Mereka bekerja menurut beberapa prinsipprinsip yang sama. Ada dua katagori utama receiver GPS : differential (kualitas-survei) dan non-differential (kualitas-navigasi). Perbedaan utama di antara kedua receiver GPS tersebut adalah bagaimana mereka mengkompensasi kesalahan. Differential GPS terdiri dari dua receiver, yang pertama digunakan sebagi reference receiver yang menggunakan data tersebut untuk mengkoreksi posisi koordinat dengan tingkat akurasi sebesar 2 meter. Kemampuan mengkalkulasi data koreksi ini disebut differential receiver GPS harganya berkisar US$ 3,000 10,000 sebuah. GPS non differential terdiri hanya satu receiver. Ini lebih mudah digunakan bila dibandingkan GPS differential dan harganya lebih murah; US$ 200 800. Tingkat akurasi terburuknya sekitar 100 meter dan pada kondisi biasa tingkat akurasinya adalah 61

sekitar 30 meter, beberapa GPS non differential dapat mengkompensasi kesalahan dengan perhitungkan rata-rata Receiver dengan kemampuan perhitungan rata-rata dapat ditempatkan di suatu lokasi dan difungsikan untuk mengkalkulasikan koordinat setiap detik selama beberapa lama dan kemudian memberikan nilai rata-rata yang lebih akurat. Pada kedua kategori GPS tersebut, kualitas antena dan mekanisme tuning telah berkembang dengan baik pada akhir-akhir ini. Model-model yang lebih baru memiliki 12 kanal yang memberikan kapasitas yang lebih besar untuk menerima beberapa sinyal satelit pada saat yang bersamaan. Ini berarti kita dapat memperoleh position mix lebih cepat bahkan di bawah kanopi hutan yang tipis atau persis di lembah. 7.5. Pengaturan GPS Pertama fungsikan GPS receiver pada area pengamatan, kemudian bawa receiver tersebut ke tempat yang ingin diketahui koordinatnya. Tempatkan receiver tersebut diarea yang bersih tanpa gangguan di atasnya. Hidupkan receiver dan tunggu hingga koordinat, atau waypoint sebagaimana biasanya dapat disebut, muncul. Tulis koordinat tersebut pada note book atau pada form data lapangan GPS. Penyesuaian Receiver GPS Baru pada lokasi penngamatan Pertama kali anda menggunakan receiver GPS pada area pengamatan, receiver tersebut mesti disesuaikan pada wilayah. Ada banyak model receiver GPS dan setiap receiver memiliki tombol berbeda untuk membuat penyesuaian, rujuklah manual untuk receiver GPS untuk mengetahui bagaimana mengerjakan penyesuaian fungsi. Berikut ini hal-hal dasar yang penting dalam penyesuaian : Sistem koordinat : baik UTM atau latitude dan longitude. Pasang receiver untuk menyajikan grid-grid yang ada pada peta rupabumi. Jika peta memiliki keduanya, maka nampaknya paling mudah menggunakan UTM, karena ini menyertakan pengukuran yang lebih sederhana. Jika tidak memiliki peta rupabumi, maka gunakan latitude dan longitude. Satuan pengukuran pilih meter. Waktu - jam mesti dipasang sesuai dengan zona waktu area pengamatan. Zona waktu adalah sejumlah jam yang ditambahkan atau dikurangi dengan Greenwich Mean Time (GMT). Booklet instruksi memberi sebuah bagan untuk mengetahui zona waktu area pengamatan. Datum datum adalah sistem koreksi kartografi yang mengkompensasikan irregularitas pada pada lingkaran bumi. Setiap seri peta rupabumi dibuat dengan menggunakan datum spesifik. Receiver GPS memiliki 25.100 datum yang berbeda untuk dipilih, tetapi semuanya didasarkan pada datum WGS 84. Peta rupabumi semestinya memilki judul datum spesifik yang tertulis di dalamnya. 7.6. Ketelitian GPS Akurasi atau ketepatan perlu mendapat perhatian bagi penentuan koordinat sebuah titik/lokasi. Koordinat posisi ini akan selalu mempunyai faktor kesalahan, yang lebih dikenal dengan tingkat akurasi. Misalnya, alat tersebut menunjukkan sebuah titik koordinat dengan akurasi 3 meter, artinya posisi sebenarnya bisa berada dimana saja dalam radius 3 meter dari titik koordinat (lokasi) tersebut. Makin kecil angka akurasi (artinya akurasi makin tinggi), maka posisi alat akan menjadi semakin tepat. Harga alat juga akan meningkat seiring dengan kenaikan tingkat akurasi yang bisa dicapainya. Pada pemakaian sehari-hari, tingkat akurasi ini lebih sering dipengaruhi oleh faktor sekeliling yang mengurangi kekuatan sinyal satelit. Karena sinyal satelit tidak dapat 62

menembus benda padat dengan baik, maka ketika menggunakan alat, penting sekali untuk memperhatikan luas langit yang dapat dilihat. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketelitian antara lain : Jenis receiver (Geodetic atau Navigasi) Jenis data (pseudorange atau fase pembawa) Metoda penentuan posisi (differensial, absolut, dll) Kondisi ionosfer dan troposfer Efek multipath Ketelitian data (ephemeris dll) Geometri satelit Teknik pemrosesan data PDOP adalah singkatan dari Precision Dilution of Position. PDOP adalah suatu estimasi atas akurasi koordinat yang didasarkan pada distribusi satelit. PDOP membantu untuk mengetahui akurasi relatif koordinat yang diberikan GPS. Ketika receiver telah mengkalkulasi posisinya dari sekurang-kurangnya empat satelit, receiver tersebut mengkalkulasi estimasi akurasi menurut geometri atau distribusi satelit pada saat pembacaan. Setiap angka PDOP di bawah 7 adalah dapat digunakan, tetapi semakin kecil PDOP maka akurasi yang dihasilkan akan semakin bagus, bahkan direkomendasikan: tunggu hingga mendapat PDOP kurang dari 3, kenapa menunggu karena satelit-satelit selalu bergerak secara relatif terhadap satu sama lainnya dan terhadap posisi GPS. Ketika satelit berdekatan (memberi angka PDOP yang tinggi), maka pada akhirnya satelit-satelit tersebut akan bergerak ke arah konfigurasi yang lebih baik (memberi angka PDOP yang rendah). Beberapa GPS juga menampilkan informasi tentang status 24 satelit, setiap model receiver menampilkan informasi ini secara berbeda, umumnya informasi perihal satelit yang temukan dan menarik adalah : 1. Jumlah satelit 2. Status dan kekuatan sinyal dari setiap satelit yang tampak 3. Posisi setiap satelit dengan azimuth dan sudut diatas horison. Agar penggunaan GPS bisa efektif maka pilihlah secara hati-hati dimana harus menggunakannya. GPS dapat menerima sinyal satelit hanya jika tidak ada halangan di atas antena. Ini berarti bahwa GPS tidak bermanfaat di hutan lebat, di lembah yang sangat curam, antena eksternal bagi beberapa receiver yang dapat dinaikan pada suatu tiang untuk mencapai ketinggian di atas kanopi hutan yang rendah, akan tetapi biasanya lebih mudah untuk memungkinkan lokasi yang lebat tersebut adalah memasang receiver pada tempat terdekat yang terbuka. 7.7. Perekaman Data GPS di Lapangan Harus dipastikan bahwa titik koordinat yang direkam adalah koordinat yang bagus dan menuliskan semua informasi penting tentang tempat tersebut, anda dapat dibuat form khusus untuk mencatat koordinat GPS atau dapat dibuat sebuah halaman khusus di notebook lapangan anda. 63

LEMBARAN SURVEY GPS Nomor Data : Lokasi : Tanggal : Waktu : Nama Titik : Titik GPS Proyeksi : Longitude Latitude Northern Eastern Ketelitian Titik Pengambilan GPS : Kondisi Cuaca : NAMA PHOTO Utara : Timur : Selatan : Barat : SKETSA GAMBAR KETERANGAN Surveyor GPS :. Kameraman :. Sketsa :. Anggota :. 64

7.8. Penyempurnaan Ketepatan Data GPS Receiver GPS menggunakan sinyal waktu dari sekurang kurangnya empat satelit untuk menentukan suatu posisi. Setiap sinyal waktu memiliki beberapa kasalahan konstan atau penundaan tergantung pada banyak faktor, kesalahan tersebut yang teristimewa signifikan tersedia secara selektif. Ada dua cara secara mendasar untuk penyempurnaan atau koreksi data : Perhitungan rata-rata atau diferensial. Perhitungan rata-rata. GPS Diferensial. Real-time Diferensial. Diferential Post- Processing. Diferential Manual. 7.9. Memilih GPS yang tepat Banyak sekali jenis alat navigasi yang disediakan oleh pasar, dari berbagai macam pabrik hingga berbagai macam fitur yang disediakan. Hal ini bisa membuat seorang pemula menjadi bingung dalam memilih. Kebutuhan masing-masing pengguna tidaklah sama, sehingga hanya pengguna yang dapat menentukan pilihannya. Orang lain hanya dapat memberikan informasi atau berbagi pengalaman saja. Faktor faktor yang perlu dipertimbangkan adalah: 1. Tingkat ketelitian GPS 2. Tingkat sensitifitas GPS 3. Jumlah tracklog dan waypoint yang bisa direcord dalam GPS 4. Support basemap atau tidak 5. Ketersediaan memory external 6. Kemudahan dalam download dan upload data 7. ukuran layar 8. Kemudahan operasi 9. Fasilitas kompas GPS & Altimeter 10. kelengkapan alat 11. Garansi dan support dari team teknis. 7.10. Menggunakan GPS (GPSMAP 76 Csx) Fungsi Tombol Power Key : Tekan dan tahan untuk menyalakan atau mematikan unit. Tekan dan lepaskan untuk mengatur lampu backlight dan tingkat kecerahannya. IN/OUT Key : Dari halaman peta, tekan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan halaman peta. Dari halaman lain, tekan ke atas atau ke bawah untuk memilih daftar. Find Key : Tekan dan lepaskan untuk melihat dan menemukan tempat yang Anda cari, seperti : Waypoint, Restoran, Bank, Hotel, dll. Tekan dan tahan untuk feature MOB (Main Over Board). Quit Key : Tekan dan lepaskan untuk membatalkan atau balik ke halaman sebelumnya. Page Key : Tekan untuk menuju ke halaman berikutnya dan halaman utama Menu Key : Tekan untuk melihat menu dari masig-masing halaman. Tekan dua kali untuk masuk ke halaman utama. Enter Key : Tekan untuk memilih data yang tersorot atau untuk mengkonfirmasi pesan yang tampil di layar atau bisa digunakan untuk menyimpan Waypoint. Rocker Key : Tekan ke atas, bawah, kiri, atau kanan untuk memilih karakter pada daftar, meyorot data, atau menggerakkan panah pada halaman peta. 65

Baterei GPSMAP 76 CSx bekerja menggunakan 2 baterai AA (tidak termasuk). Baterai Alkaline atau NiMH dapat digunakan untuk alat ini (Lihat buku petunju untuk melihat tipe baterai). Data-data yang tersimpan tidak akan hilang pada saat penggantian baterai. Memasang Baterai Buka tutup tempat baterai dengan mengangkat cincin (bentuknya seperti huruf D), putar ¼ putaran berlawanan arah jarum jam, kemudian angkat penutupnya. Masukan kedua baterai, perhatikan kutub-kutubnya. Pasang kembali penutup baterai. Pastikan tertutup dengan benar (putar kembali cincin searah jarum jam). Informasi Baterai Hanya menggunakan baterai baru atau baterai yang telah diisi penuh ketika mengganti baterai. Jangan memasang baterai Alkaline dengan NiMH secara bersamaan. Baterai biasa biasanya lebih tahan lama digunakan daripada baterai yang dapat diisi ulang. Penggunaan Backlight, WASS, atau tone akan mengurangi daya tahan baterai. Memulai GPS Sebelum dapat memulai menggunakan GPS Anda, Anda harus menunggu untuk penginstalan GPS. Proses ini memungkinkan GPS untuk menerima dan menyimpan informasi satelit untuk kenyamanan navigasi Anda. Proses penginstalan berlangsung secara otomatis dan tidak memakai waktu lama. Menginstal GPS (mencari satelit) 1. Bawa GPS Anda ke tempat terbuka (tidak di dalam ruang/gedung tertutup) dan nyalakan. Ucapan Welcome akan muncul disusul oleh halaman satelit. 2. Tunggu sejenak sementara GPS Anda mencari sinyal satelit. Dalam proses ini Anda akan melihat tulisan Acquiring Satelite di layar. 3. Begitu GPS Anda telah mendapatkan sinyal dari satelit, koordinat lokasi Anda akan muncul di atas layar. 66

Jika suatu saat GPS Anda tidak dapat mengumpulkan informasi satelit yang dibutuhkan, cobalah untuk menghindar dari gedung tinggi, pohon, atau gangguan lain. Lihatlah ke buku panduan untuk petunjuk yang lebih lengkap. Mengatur Lampu Backlight dan Tingkat Kecerahannya Jika Anda tidak dapat melihat dengan jelas layar pada GPS, aturlah tingkat kecerahan dan lampu backlightnya. Tekan tombol POWER dan lepaskan Tekan tombol ROCKER ke atas/bawah untuk menambah/mengurangi tingkat kecarahan layar. Tekan tombol ROCKER ke kiri/kanan untuk mengganti kontras pada layar. Tekan quit untuk keluar. Melihat Halaman Utama GPS Anda menunjukkan semua informasi yang Anda perlukan untuk navigasi 6 halaman utama (pada layar) : Halaman Satelite, Perjalanan Komputer, Peta, Kompas, Altimeter, dan Halaman Utama. Tekan tombol PAGE untuk melihat masing-masing halaman yang diinginkan. Memasukkan Data Untuk memasukkan atau mengganti data, tekan tombol ROCKER ke kiri, kanan, atas, dan bawah untuk menyorot sebuah data yang ingin Anda ubah. Tekan ENTER untuk memilihnya. Kemudian gunakan tombol ROCKER untuk memilih pilihan dari menu dan tekan ENTER. Mungkin Anda perlu memasukkan kata atau angka, hal ini dilakukan dengan tombol ROCKER dan sebuah keyboard akan tampil pada layar. Gunakan tombol ROCKER untuk menyorot sebuah huruf atau angka. Tekan ENTER untuk memilihnya. Lanjutkan menyorot dan memilih huruf/angka. Ketika Anda sudah selesai, sorot OK dan tekan ENTER. Menandai/membuat Waypoint Waypoint adalah beberapa titik pada peta yang Anda simpan. Anda dapat membuat (menandai) sebuah waypoint pada posisi Anda saat ini dengan menulis waypoint, dan disimpan untuk digunakan dalam rute(lihat juga membuat Rute). Cara membuat Waypoint Dari halaman peta, tekan tombol ENTER dan tahan. Halaman mark waypoint akan muncul. Untuk menamai waypoint, gunakan tombol ROCKER dengan menyorot area NAME dan tekan ENTER. 67

Masukan sebuah nama untuk waypoint Anda. Pada keyboard dengan menggunakan tombol ROCKER dan ENTER (lihat cara memasukan data) Sorot OK dan tekan ENTER untuk menyimpan waypoint. Membuat dan Melihat Lintasan (Tracks) Tekan tombol PAGE sampai Anda menemukan halaman peta. Bergeraklan dari posisi Anda sekurang-kurangnya 4 menit. Tekan IN untuk memperbesar halaman peta samapai Anda dapat melihat Track Log Anda. Menemukan Tempat (Find) Dengan menekan tombol FIND, Anda dapat mencari waypoint, titik geochace, atau sebuah kota. Jika Anda memasukan MapSource pada GPS Anda, Anda akan dapat mencari lokasi rumah makan, penginapan, bank, pom bensin, dan layanan-layanan yang lain. Menemukan sebuah Waypoint Tekan tombol FIND, halaman Find Page akan tampil. Sorot waypoint dan tekan ENTER Tekan tombol ROCKER untuk memilih daftar dan sorot waypoint yang ingin Anda temukan, tekan ENTER. Halaman Waypoint Information akan muncul. Gunakan tombol ROCKER untuk menyorot MAP dan tekan ENTER jika Anda ingin melihat waypoint pada peta. Halaman waypoint memuat seluruh waypoint (titik) yang telah Anda tandai (buat). Tekan tombol ENTER untuk memilih sebuah waypoint kemudian pilih Map untuk melihat waypoint di halaman peta atau pilih Go To untuk membuat rute. Rute akan muncul pada halaman peta sebagai sebuah garis hitam dari titik Anda semula ke waypoint. Membuat Rute (Route) Sebuah rute memberikan Anda penunjuk garis lurus dari satu titik ke titik lain, atau satu titik ke beberapa titik lain. Anda dapat membuat sebuah rute sederhana dengan menemukan sebuah waypoint dan memilih Go To (lihat juga cara menemukan tempat). Anda juga bisa membuat rute yang lebih kompleks mencakup beberapa titik. Membuat Sebuah Rute 1. Tekan PAGE samapai Anda melihat halaman menu utama. Gunakan tombol ROCKER untuk menyorot rute dan tekan ENTER. Kemudian tekan ENTER lagi untuk membuat rute baru. 2. Sorot <Select Next Point> dan tekan ENTER untuk menambahkan sebuah Titik pada rute Anda, FIND PAGE akan muncul. 3. Temukan sebuah waypoint atau titik lain untuk menambah titik pada rute Anda. Ketika Anda telah menemukan sebuah titik, pillih USE dari halaman POINT INFORMATION untuk menambah titik ke dalam rute Anda. 4. Ulangi langkah ke-2 dan ke-3 untuk menambah titik-titik dalam rute Anda. Ketika Anda telah selesai menambahkan titik, sorot NAVIGATE dan tekan ENTER untuk memulai menggunakan rute. Menghitung Luas Suatu Area Untuk menghitung luas suatu area, tekan tombol Menu dua kali dan akan muncul Halaman Utama, pilih Setup kemudian tekan tombol Enter. Pilih Menu Page Seq. Lalu tekan Enter Add Page Enter, kemudian pilih Area Calculation. Dengan begitu halaman GPS anda bertambah satu yaitu Halaman untuk mengukur luas area. 68

7.11. Mengenal hardware dan port yang digunakan Perangkat GPS memiliki kemampuan memindahkan data ke komputer. Untuk jenis GPS lama, port yang digunakan adalah port serial, sedangkan jenis GPS baru dilengkapi port USB, sehingga dapat langsung terhubung dengan komputer. Hal penting yang harus diingat saat melakukan transfer data adalah penggunaan port yang tepat (COM1 untuk serial, USB untuk USB), sistem koordinat dan proyeksi, serta unit pengukuran. Beberapa jenis GPS Navigasi produk Garmin yang sering digunakan dan fasilitas koneksinya: Jenis GPS (Garmin) GPS 12, 12XL GPS 60 (C/S/CSX) GPS 72, GPS 76 (C/S/CSX) GPS e-trex (Yellow, Summit, Legend) GPS e-trex (Vista, Vista CX) GPS Map 76, 96, 296 7.12. Download dan Upload data GPS Koneksi (Port) Serial Serial & USB Serial Serial Serial & USB USB Kita dapat memindahkan data, baik dari GPS ke komputer maupun dari komputer ke GPS dengan format sesuai standar ESRI. Salah satu software yang sangat mudah penggunaannya namun kemampuannya sangat memadai adalah DNR Garmin. Software ini perlu diinstal secara terpisah dari ArcGIS namun dapat berkomunikasi secara langsung dalam proses pemindahan data GPS maupun navigasi secara tepat waktu (real-time). 7.13. Instalasi DNR Garmin Bila pada komputer yang digunakan belum terdapat software DNR Garmin, user harus menginstal software ini terlebih dahulu. Temukan dan dobel klik file Ikuti arahan-arahan yang diberikan saat instalasi hingga instalasi selesai GPS belum dapat terkoneksi dengan komputer, diperlukan driver USB. Instal driver USB yang ada di folder software DNR Garmin 7.14. Menghubungkan GPS dengan komputer Sebelum memulai transfer data, user harus menghubungkan GPS dengan komputer melalui kabel serial maupun USB. Hubungkan kabel GPS dengan komputer melalui port yang tepat Untuk GPS 12, 12XL, GPS 76 dan etrex Yellow, dihubungkan dengan kabel serial (COM1). Sedangkan GPS etrex Vista dan GPS 60 dihubungkan dengan menggunakan kabel USB Setelah terhubung, aktifkan software DNR Garmin sehingga muncul tampilan seperti berikut: 69

7.15. Mengatur port yang digunakan untuk transfer data Bila software belum mengenali GPS yang dihubungkan ke komputer, atur ulang port yang digunakan untuk koneksi hingga software dapat mengenali GPS yang terhubung, dengan tahap-tahap sebagai berikut: Klik Set Port pada menu GPS, kemudian aktifkan koneksi antara GPS dengan komputer sesuai port yang digunakan. Pada contoh ini digunakan port USB 7.16. Mengatur sistem koordinat dan proyeksi Setelah GPS dan komputer terhubung dengan baik, user harus memeriksa sistem koordinat dan proyeksi yang digunakan oleh software DNR Garmin dalam menampilkan data yang nantinya di-download. Untuk wilayah Kota Samarinda, sistem koordinat dan proyeksi yang digunakan adalah UTM Zone 50S. Pastikan sistem koordinat dan proyeksi ini yang digunakan oleh DNR Garmin. Klik Set Projection pada menu File Pilih WGS84 sebagai Datum dan UTM Zone 50S sebagai proyeksi Klik OK User dapat juga mengimpor informasi sistem koordinat, datum dan proyeksi dari file.prj yang merupakan file format ESRI untuk informasi sistem koordinat dan proyeksi. 7.17. Mendownload data dari GPS ke komputer Data pertama yang biasanya di download adalah waypoints (titik). Data ini adalah koordinat titik-titik yang diukur (diambil koordinatnya) dalam survey lapangan. Selain waypoints, data yang lebih penting untuk didownload adalah tracklog (jejak). Tracklog ini adalah kumpulan koordinat titik-titik yang diambil secara otomatis oleh GPS dalam interval waktu dan jarak tertentu. User dapat memulai dengan mendownload waypoints dari GPS yang digunakan sebagai latihan. Klik Download pada menu Waypoint, tunggu sesaat hingga muncul konfirmasi seperti berikut 70

DNR Garmin akan langsung men-download koordinat titik-titik (waypoints) yang tersimpan pada GPS. Perlu diingat bahwa software akan men-download SEMUA waypoints yang ada. Tugas user adalah memilah data/waypoints yang akan digunakan dan yang tidak digunakan. Ulangi langkah-langkah yang sama untuk men-download track Klik Download pada menu Track, tunggu sesaat hingga muncul konfirmasi selesai download 7.18. Menyimpan data dalam format GIS ( (shapefile) Aktifkan ArcMap dan bukalah peta Samarinda Aktifkan kembali DNR Garmin, pilih menu File Save To ArcMap Shapefile Layer Inilah kelebihan software DNR Garmin yang sangat bermanfaat. Data yang telah didownload dapat langsung disimpan dalam format ESRI Shapefile dan langsung ditampilkan pada ArcMap. Perlu diingat bahwa sistem koordinat, datum dan proyeksi data GPS harus sama dengan dataset lain yang ditampilkan pada ArcMap Simpan data track dari GPS ke direktori Pelatihan ArcGIS GIS\GPS GPS Secara otomatis, ArcMap akan menampilkan peta pada view ArcMap 71

7.19. Meng-Upload data dari komputer ke GPS Selain download, DNR Garmin juga bisa digunakan untuk Upload atau mentranfer data GIS dari komputer ke GPS. Prinsipnya sama dengan download. Data yang akan di Upload dapat berupa *.txt, *.dbf dan *.shp. Klik menu File Load from File Muncul kotak dialog pencarian lokasi file, pilih file yang akan di upload Jika data berupa titik, klik Upload pada menu Waypoint, tunggu sesaat hingga muncul konfirmasi proses telah selesai dijalankan. Jika data berupa garis, klik Upload pada menu Track, tunggu sesaat hingga muncul konfirmasi proses telah selesai dijalankan. 72