Basic 3D Modelling dan Animasi Menggunakan 3DS MAX

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL PRAKTIKUM MATA KULIAH PROJECT ANIMATION. Topik. Perkenalan Praktek Project Animation. Penyusun: Agus Nursidhi, SPd, M.Ds

Pemodelan Gelas, Botol, & Meja 3d (3ds Max Modeling Tutorial)

3D STUDIO MAX. Setting awal 3D Studio Max 9

Pemodelan Objek Monitor 3D

Materi 2 Membuat Lemari, Membuat Pintu Lemari, Memindahkan Pintu Lemari, Meng-Copy Pintu Lemari, Mengolah Bukaan Pintu Lemari, Membuat Lantai

38 M embuat Prabot/Meubel

Pemodelan Objek Pena Cantik 3D

NICE GLASS AND ICE TUTORIAL # A-07 : 1. PENDAHULUAN 2. MODELLING 3D. Membuat Alas Kayu

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

MEMBUAT SIMULASI KAIN 1. Pada panel Create > Geometry > Box lalu drag pada viewport untuk membuat objek kotak memanjang seperti gambar dibawah.

Definisi Teknik pembuatan model 3d dengan menggunakan object dasar spline.

Materi 1 Membuat Meja, Membuat Kursi, Meng-Copy Objek Kursi, Atur Posisi Layout Kursi & Meja, Membuat Lantai.

RENCANA PEMELAJARAN SISWA

TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

TUTORIAL AUTODESK 3DS MAX 2011 MODELING GELAS CANTIK 3 DIMENSI

Bekasi, Januari 2007

MATERI : Create : AEC Extended : Wall, Stairs, Door, Windows Modifier : Bevel Material : Multi - Sub / Object, Matte / Shadow

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

PART 1 MEMBUAT OBJECT UNTUK GAME PIZZA RUSH

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

3D Graphic Architecture - 1 POKOK BAHASAN

Langkah awal untuk membuat Pot Bunga yaitu dengan klik tombol SHAPES. Kemudian klik tombol LINE. Pastikan drag type dipilih CORNER

Langkah 19: Seleksi Kedua obyek (sphere dan silinder) lalu lakukan operasi combine.

Session #1. 1.introducing 3ds max.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

3D Graphic Architecture - 1 POKOK BAHASAN

PROSES PEMBUATAN MODELING ARSITEKTUR 1. PENGATURAN BACKGROUND IMAGE

BAB 1 Pengenalan 3ds Max

Martil. Gambar 5.1. Animasi Martil yang Sedang Memaku Kayu. Berikut langkah-langkah pembuatannya.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

Model Lampu Sudut. Instruction Shapes-Line-Sircle. PDF created with pdffactory Pro trial version Software 3Dimensi Studio Max 08

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA MASALAH DAN PERANCANGAN

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR ARSITEKTUR JURU GAMBAR ARSITEKTUR PELATIHAN 3DS MAX 9

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Bekasi, Desember 2006

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

KURSI TUNGGU. Sebelum memulai membuat objek 3D terlebih dahulu harus melakukan setup unit yang akan digunakan.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Pertama kita delete default cube yang ada, dengan klik "x" atau tombol "delete" pada keyboard

BAB 5 Modeling Organik

3.1 Memodifikasi Objek

Teropong. Teropong merupakan objek 3D sederhana yang cukup layak untuk ditempatkan sebagai pelajaran pertama dalam modeling. Gambar 2.1.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Basic Modelling, Shading, Lighting & Rendering Menggunakan MAYA 2009

TUTORIAL AUTODESK 3DS MAX 2011 MEMBUAT BALON ANEKA WARNA 3 DIMENSI

BAB 3 User Interface. 3.1 Sekilas Tentang Blender

KONFIGURASI 3D STUDIO MAX 2010 & SLATE MATERIAL

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Modelling Object Menggunakan MAYA 2009

Basic Modelling, Shading, Lighting & Rendering Menggunakan MAYA 2009

3D Studio Max - Asas UVW Map

Pengolahan Objek Tingkat Lanjut

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB 4 MATERIAL OBJEK. Material Objek. Tombol Material Editor. Slot material : tempat meracik material

BAB 3 Modifikasi Objek 2 dan 3 dimensi

BAB III ANALISA PERANCANGAN. media komputer dengan menggunakan software 3ds Max. Karena untuk membuat

VISUALISASI 3D PRAKTIKUM MULTIMEDIA 2017

PENGENALAN INTERFACE MACROMEDIA DITECTOR MX

Classic Tweening. Group dan Ungroup Group pada prinsipnya adalah mengelompokkan beberapa objek menjadi satu kesatuan.

Soal-Soal Animasi. Soal 1

BAB IV. APLIKASI PROGRAM ANIMASI (MACROMEDIA FLASH )

BAB III DESAIN DAN PERANCANGAN. III.1. Desain Objek Simulasi Pemilihan Umum Presiden

Miftah Fahmi

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

WELCOME TO BLENDER WORLD

MICROSOFT POWERPOINT. Pendahuluan

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Membuat Objek Telepon

Pengantar. Pg. 01. A. Membuat Lingkungan. 1. Membuat Ruangan

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

Membuat Sketch 2D Sederhana dalam Autodesk Inventor

Buat Jam Waker yuk,, (Modelling) Diwa Sa ad DSS LAB

Miftah Fahmi

Tutorial Macromedia Flash 8

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1

TUTORIAL DESAIN MULTIMEDIA

MODUL #1 Membuat Kartu Nama dengan CorelDraw

3. Hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak disebut dengan. a. Film b. Movie c. Animasi d. Cinema e.

Pertemuan 13 PROJECT ANIMATION OLEH : AGUS NURSIDHI, SPD, MDS.

PERTEMUAN 16 PENGENALAN 3D MAX

Kata Pengantar... v Daftar Isi... vii BAGIAN I DASAR... 1

MODUL PELATIHAN DASAR ANIMASI 3D BLENDER

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Finishing Pemodelan Objek 3D

FILM ANIMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN 3DS MAX : PEMODELAN MOBIL DAN ANIMASI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

MODUL III. VIDEO (Part 3) A. TUJUAN Mahasiswa mengerti cara memberikan animasi motion/grafhics dan membuat title

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

Macromedia Flash Open a Recent Item : membuka file berekstensi.fla yang terakhir anda buka di flash.

Material Kaca Material Stainless Steel Material Kain Material Kayu. A. Material Kaca Dan Stainless Steel

BAB 1 PERANGKAT DASAR PENGGAMBARAN DESAIN 3D. 1.1 Perangkat Antarmuka/User Interface

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Transkripsi:

Basic 3D Modelling dan Animasi Menggunakan 3DS MAX 3ds max 2010 adalah program tiga dimensi dari perusahaan Autodesk yang memiliki banyak kelebihan. Fitur baru dan tampilannya menjadi daya tarik tersendiri bagi program ini. Program ini mampu menciptakan suatu karya baik gambar maupun animasi yang sering kita lihat di televisi, internet malah sampai ke layar lebar sekalipun. Hal yang paling menonjol dari program 3ds max 2010 adalah penambahan view cube yang berada di sudut atas masing-masing viewport, yang berguna sebagai pengatur dimana kita bisa menentukan masing-masing angle viewport dengan mengklik saja sudut atau angle tertentu yang telah di siapkan pada setiap sudut view cube. Berikut ini adalah tampilan 3ds max 2010 By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 1

Bab 1 : Pengenalan Feature dan User Interface Menu Menu berguna untuk mengakses menu save, open, import, export, reset dan lainlain. Menu Bar Lokasi berkumpulnya menu 3ds max di antaranya adalah Edit, tools, group, view, create dan lain-lain Tool Bar Sederatan tool yang sering di gunakan seperti move, rotate, scale, mirror dan lainlain berada di sini Ribbon Bar Ribbon bar adalah salah satu fitur terbaru dari 3ds max 2010 yang di dalamnya berisi menu Graphite Modeling Tools, Freeform dan Selection. Viewport Viewport adalah tempat di mana anda bisa melakukan dan mengendalikan proses modeling yang anda lakukan. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 2

Key Frame Key Frame adalah salah satu fitur yang berguna untuk merekam gerakan yang dibuat pada setiap frame yang ditentukan. Command Panel Disinilah letak berkumpulnya beberapa objek dan tool yang berkaitan tentang ukuran, segmen dan status objek. Lower Interface Bar Lower Interface Bar adalah kumpulan dari beberapa tool yang berhubungan dengan tampilan objek seperti Pan, zoom, arc rotate dan lain-lain. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 3

Membuat Obyek Gunakan Salah satu pilihan dalam menu Object Type By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 4

Bab 2 : Modelling Obyek Sederhana 2.1 Modelling Furniture Pertama-tama, tentukan standar ukuran dari sebuah Set, apakah mau menggunakan metric, US Standard, Custom, atau Generic Units. Caranya: Klik menu Customize > Unit Setup. Pilih Metric dengan satuan Meters. Buat sebuah lantai dengan memilih obyek Plane. Sesuaikan ukurannya dengan mengedit bagian Parameters. Length = 4m, Width = 4 m. Buatlah sebuah obyek Box dengan pengaturan parameters seperti dalam gambar berikut: By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 5

Tekan tombol F4 di keyboard untuk menampilkan wireframe dari box. Jangan lupa untuk menggeser posisi object 0.3m kearah atas. (Gunakan tombol W) Convert obyek menjadi editable poly, caranya :klik kanan pada box, pilih convert to:>convert to editable poly. Ganti mode selection ke Vertex. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 6

Arahkan kursor ke tampilan Front, pilih vertex seperti pada gambar kiri dibawah ini, lalu geser vertex kearah kiri. Lakukan hal yang sama pada vertex di sampingnya, sehingga hasilnya seperti terlihat pada gambar kanan di bawah ini. Arahkan kursor ketampilan Left. Geser vertex-vertexnya sehingga menghasilkan susunan vertex seperti gambar kanan di bawah ini. Ganti mode selection ke Polygon. Seleksi 2 polygon seperti gambar di bawah ini. Gunakan tombol Ctrl untuk menyeleksi lebih dari satu bagian. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 7

Pada bagian Edit Polygons, pilih Extrude Option (lihat gambar dibawah), kemudian setting Extrusion Height = 0.2m. Klik Apply dua kali untuk meng-eksekusi perintah extrude lalu tekan OK. Langkah berikutnya adalah menyeleksi salah satu bagian dalam dari sandaran kursi. Lihat contoh gambar di bawah ini. Kemudian gunakan kembali Extrude, sehingga menghasilkan bentuk seperti pada gambar kanan di bawah ini. Putar obyek untuk dilihat dari bagian bawah, lalu seleksi ke-empat sudutnya untuk membuat kaki-kaki seperti pada gambar berikut ini. Lakukan kembali proses Extrude, set Extrusion Height = 0.3m sehingga menghasilkan bentuk kaki-kaki seperti pada gambar kanan di bawah ini. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 8

Langkah berikutnya adalah menambahkan detail. Bila Anda merasa sudah cukup maka bisa langsung menuju bab berikutnya. Untuk menambahkan detail, salah satunya dapat dilakukan dengan chamfer yang fungsinya untuk menghilangkan sudut. Efek yang dihasilkan adalah benda terlihat lebih halus sudutnya. Ganti mode selection ke Edge, kemudian seleksi penyangga sandaran kursi. Pilih chamfer option, lalu isikan parameternya sesuai keinginan anda. Untuk lebih jelas, lihat contoh dibawah ini. Hasil akhir dari kursi sederhana ini bisa dilihat pada gambar berikut ini. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 9

2.2 Obyek Materials Sebagian besar animasi, baik perframe atau animasi gerak membutuhkan aplikasi material pada permukaan obyeknya agar benda tersebut terlihat lebih hidup dan realistis. Berikut ini adalah tutorial tentang cara memberikan material (material standard) atau tekstur pada obyek. Material akan sangat membantu untuk membentuk suatu tekstur dan warna yang tidak mungkin dilakukan dengan mengedit obyek tersebut secara manual, contohnya seperti detail pada benda yang sangat kecil. Ada banyak jenis material pada 3D max, namun disini pak Bhanu akan menunjukkan cara mengaplikasikan material standar yang berfungsi untuk memberi warna atau menempel foto pada permukaan benda tersebut. Setelah selesai membuat kursi, buka material editor dengan menekan tombol M pada keyboard anda. Akan muncul tampilan Material Editor seperti pada gambar di bawah ini. Langkah pertama adalah mengganti nama material, yang tadinya 01 Default menjadi kursi kayu. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 10

Warna material obyek kursi dapat di tentukan dengan mengklik bagian Diffuse, lalu pilih warna yang dikehendaki. Jika ingin memasukkan gambar material pada obyek, maka klik pada tombol kotak disebelah Diffuse, lalu pada map browser pilih bitmap ( posisi paling atas ) kemudian cari tekstur atau material yang ingin anda masukkan. Pilih bitmap yang ingin anda pakai, usahakan yang anda pilih adalah bitmap yang tidak blur, setelah selesai klik icon Go To Parent. Pada contoh Dibawah, pak Bhanu menggunakan tekstur kayu sebagai bitmapnya, setelah bitmap tersebut masuk dalam material editor, selanjutnya klik pada box hingga posisi terpilih lalu pencet icon Assign material to selection. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 11

Material Kaca dan Cermin Untuk membuat obyek 3D yang mewakili unsur kaca maka langkah yang dilakukan sama seperti membuat material lainnya (Lihat contoh sebelumnya). Sifat dari kaca adalah transparan dan memantulkan bayangan. Untuk membuat obyek 3D menjadi transparan maka setting opacity di turunkan nilainya menjadi dibawah 100. Letak setting opacity dapat dilihat pada gambar berikut ini. Sifat selanjutnya dari kaca adalah memantulkan obyek lain, sama halnya dengan cermin. Maka untuk membuatnya adalah dengan menggunakan sub menu Maps, lalu pilih None pada baris Reflections. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 12

Selanjutnya double klik pada Raytrace untuk mengaktifkannya. Setelah selesai klik icon Go To Parent. Apabila digunakan untuk memberi material pada obyek cermin, maka nilai amount tetap pada nilai 100. Untuk mengurangi intensitas pantulan dapat dikurangi nilainya, contohya pada obyek kaca. 2.3 Lighting (Pencahayaan Obyek) Pencahayaan merupakan aspek penting dalam menunjang tampilan sebuah obyek. Di 3DSMax sudah disediakan beragam pilihan untuk menghasilkan cahaya yang alami dan seakurat mungkin sesuai dengan aslinya. Pilihan setting lighting terletak di panel sebelah kanan. Pilih salah satu lighting yang Anda kehendaki, lalu tempatkan pada titik yang sudah di rencanakan. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 13

Untuk mengaktifkan fitur Shadow / Bayangan, klik tab Modify, kemudian centang mode On pada option Shadow. Sedang untuk mengatur intensitas cahaya, maka edit bagian multiplier pada sub menu Intensity / Color / Attenuation. Hasil setting pencahayaan sederhana untuk obyek 3D dapat dilihat pada gambar di bawah ini. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 14

By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 15

Bab 3 : Animasi Obyek Sederhana Animasi pada dasarnya adalah perpindahan objek dari satu titik ke titik lainnya. Animasi bekerja dengan cara memindahkan frame ke frame berikutnya. Animasi digunakan untuk memberi gambaran pergerakan bagi sesuatu objek. Animasi dapat menggambarkan sesuatu objek yang tetap atau statik dapat bergerak dan kelihatan seolah-olah hidup. Membuat teks Membuat Text caranya adalah dengan Shapes Tool, sebelumnya aktifkan dulu Viewport Front dengan cara mengkliknya. Supaya text yang kita buat tampak berdiri di Viewport Perspective. Create Shapes Text. kemudian klik di Viewport Front Text berhasil dibuat tinggal ubah nama Max text tersebut sesuai dengan keinginan anda misalkan STMIK AMIKOM Size : 45.604 Font : Arial ( size/font bisa anda ubah sesuai selera ) MODIFIER 3 DIMENSI Kini Saatnya membuat Text yang Berupa Line Menjadi mempunyai ketebalan / 3 Dimensi.Ikuti langkah langkah berikut. Klik objek Text - klik Modify klik Scroll bar Modifier List cari & pilih Extruded kemudian klik. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 16

Lihat parameter Extrude dan ubah ukurannya Amount : 7.5 ( Semakin tinggi nilai Amount Semakin Bertambah Ketebalannya ) silahkan anda bereksperimen dan tentukan nilai Amount sesuai kehendak anda. Kurang lebih gambar yang di hasilkan seperti dibawah ini. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 17

Membuat Animasi Teks Sebelum membuat Animasi hendaknya sudah dirancang bagai mana animasi itu akan berjalan. Disini animasi yang akan di buat adalah Animasi text bergerak dari kiri ke kanan. Pertama-tama geser text 3D kearah kiri layar. Langkah berikutnya adalah membuat key frame dengan cara meng-klik tombol auto key dan juga tombol set key (icon kunci). Maka akan terbentuk sebuat keyframe baru di frame 0. Drag Time Slider ke frame 20, lalu geser obyek 3D ke tengah layar. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 18

Sekarang gunakan tombol play untuk preview animasi obyek 3D. Anda juga dapat menganimasikan obyek dengan cara merotasi obyek (E) dan merubah skalanya (R). Membuat Animasi Path (Berdasarkan Jalur) Selain membuat animasi menggerakan, memutar dan mengatur skala objek, Anda juga dapat menganimasikan objek berdasarkan sebuah Path. Dengan path, maka gerakan objek akan mengikuti alur yang terbentuk oleh path tersebut. Ikuti contoh berikut untuk membuat animasi objek dengan path : Buat objek path pada viewport Top dengan mengklik panel Create aktifkan kategori objek Shapes. Dalam rollout objek Type klik Tombol Line. Berikutnya dalam Rollout Creation Methode, pada grup Initial type klik pilihan Smoth. Buat Objek lintasan pada viewport top dengan titik awal dimulai dari titik letak objek Sphere dan kembali ketempat semula. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 19

Aktifkan objek 3D text. Klik tabulasi Modify, klik pada rollout Modifier List, pilih PathDeform (WSM). Klik tombol Pick Path untuk menentukan jalur yang akan dilintasi. Kemudian klik langsung pada objek line yang sudah dibuat sebelumnya. Secara otomatis objek Text 3D akan menempel pada objek Line sehingga objek tersebut akan bergerak mengikuti alur yang terbentuk oleh objek Line. By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 20

Animasikan Obyek text Seperti pada tutorial pak Bhanu sebelumnya. #Selamat Berlatih! By: Bhanu Sri Nugraha, M.Kom Teknik Modelling & Animasi untuk Pemula. 21