Lampiran 1: Panduan Wawancara Pemilik

dokumen-dokumen yang mirip
KARAKTERISTIK INFORMAN

LAMPIRAN: STRUKTUR ORGANISASI SUMBER BAHAGIA PRINTING. Pemilik

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Pelayanan Kesehatan

PETUNJUK PENGISIAN. #### Selamat Mengerjakan ####

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Pasien

BAB I PENDAHULUAN. serta memberikan kepuasan bagi pasien selaku pengguna jasa kesehatan.

I. PENDAHULUAN. Pasar menjadi semakin luas dan peluang ada dimana-mana, namun sebaliknya

C A R E E R H O G A N D E V E L O P TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR. Laporan untuk: Sam Poole ID: HC Tanggal: 23 Februari 2017

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

C A R E E R H O G A N D E V E L O P TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR. Laporan untuk: John Doe ID: HC Tanggal: 29 Juli 2015

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN PADA PENGUSAHA LABORATORIUM KLINIK MEDITEST SKRIPSI

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

LAMPIRAN. 1. Hasil wawancara dengan pihak RSUD untuk pengumpulan data Narasumber : Dr. Herlina Jabatan : Dokter Umum. No Pertanyaan Jawaban

KUESIONER PENELITIAN (UNTUK PEMILIK) Kepada yang terhormat Bapak/Ibu dimohon kesediaannya untuk menjawab

Tabel 1.1 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan RSAB Harapan Kita. Tabel 1.2 Jumlah Konsultasi Kebidanan Eksekutif Dan Kebidanan Umum Di RSAB Harapan Kita

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan

BAB V APLIKASI, FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1 Universitas Esa Unggul

BIMBINGAN KONSELING. A. Tugas Staf Pembimbing Akademik.

BAB I PENDAHULUAN. layanan kesehatan juga terus berubah. Untuk itu semua aspek termasuk sumber

Ketentuan Garansi dan Pengembalian Produk Cacat atau tidak sesuai pesanan.

LAMPIRAN A KUESIONER PENELITIAN

Inilah Isi Surat Curhat Prita Rabu, 03 Juni :09

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pelanggan terbagi menjadi dua jenis, yaitu: fungsi atau pemakaian suatu produk. atribut yang bersifat tidak berwujud.

BAB 1 PENDAHULUAN. dapat melakukan hal tersebut banyak hal yang perlu dilakukan, salah satu diantaranya

BAB I PENDAHULUAN. kesehatan karena kesehatan dinilai sangat berharga dan mahal. Dalam rangka

INFORMED CONSENT LEMBAR PERSETUJUAN KEIKUTSERTAAN DALAM PENELITIAN. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai Hubungan Persepsi Mutu

BAB I PENDAHULUAN UKDW. tersebut mempengaruhi kondisi perkembangan dunia bisnis. Setiap

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

LINGKUNGAN BISNIS STRATEGI MENGENGEBANGKAN USAHA RUMAHAN. Sebagai Tugas Akhir Mata Kuliah Lingkungan Bisnis. Oleh : NPM :

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Customer Service Excellence. Manajemen Retail

Menjalankan Nilai-Nilai Kami, Setiap Hari

Dr. Christina Whidya Utami., MM

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA. A. Analisis SWOT terhadap pelayanan pasien rawat jalan di RSUD Kota

BAB II LANDASAN TEORI. A. Pelayanan (Service) dalam Perbankan Syariah

MANAJEMEN OPERASIONAL

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. termasuk dalam kriteria inklusi pada penelitian ini, 15 responden untuk

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU MELAYANI PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH ROEMANI SEMARANG. Skripsi

BAB 1 : PENDAHULUAN. dan mencegah penyakit dengan masyarakat sebagai sasaran utamanya. (1) Berdasarkan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pengambilan data ini dilakukan mulai tanggal 1 Juni 2012 sampai 30 Juni

BAB 1 PENDAHULUAN. kesehatan, perusahaan asuransi, jasa pariwisata ataupun lembaga keuangan.

PERTEMUAN 6 KEWIRAUSAHAAN MUHAMMAD WADUD

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia untuk dapat

Wawancara dengan Informan 2. Staff PR PT. United Supplies Agency. menjalin hubungan dengan customer.

Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu aspek yang sering terlupakan namun sebenarnya sangatlah

PANDUAN PENUNDAAN PELAYANAN DI RUMAH SAKIT PUPUK KALTIM BONTANG

KUESIONER PENELITIAN TESIS KUALITAS PELAYANAN JAMINAN PERSALINAN DI KECAMATAN PERBAUNGAN. Nama Responden : (*boleh tidak diisi) Umur : Alamat : Rp...

KERANGKA ACUAN SURVEY PUSKESMAS PANGKAJENE

Pedoman Perilaku. Nilai & Standar Kita. Dasar Keberhasilan Kita. Edisi IV

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PEDOMAN PELAYANAN KLINIS PUSKESMAS TAROGONG

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia. Hak atas kesehatan ini dilindungi oleh konstitusi, seperti : tercantum

BAB I PENDAHULUAN. Pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang No 12 Tahun 2008

Evaluasi Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Peserta BPJS di Puskesmas Klender III. Nama : Anggun Dita M NPM :

PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS AN PEDOMAN PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS SEMATANG BORANG

ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI INSTALASI FARMASI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA S K R I P S I

Tes Karakteristik Pribadi

KUESIONER JUDUL : AKUNTABILITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA PROGRAM BPJS KESEHATAN DALAM MELAYANI PERSALINAN

masyarakat karena terwujudnya keadaan sehat merupakan kehendak semua pihak.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. terkecuali pelayanan penunjang medis di bidang farmasi. Pelayanan yang baik

Nomor : Usia : PETUNJUK PENGISIAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Pelayanan rumah sakit menghadapi suatu masalah global akan

BAB I PENDAHULUAN. akar dalam pohon, dimana akar tersebut dijadikan sebagai penopang dasar untuk

BAB V PEMBAHASAN 5. 1 Analisis Data Hasil Kuisioner 5.2 Analisis Tingkat Kesesuaian 5.3 Analisis Importance and Performance Analysis (IPA)

KOMUNIKASI. Customer Service Excellence

KUESIONER PENELITIAN

PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS AN PEDOMAN PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS PINKER

BAB I PENDAHULUAN. Rumah sakit adalah suatu institusi penyelenggara pelayanan kesehatan yang

LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Pemasaran dan Konsep Pemasaran. Menurut (Kotler, 2007), pemasaran adalah :

KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN STANDAR PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT WAKIL PRESIDEN RI

>>> Selamat Mengerjakan <<<

KATA PENGANTAR KUESIONER. Dalam rangka memenuhi persyaratan pembuatan skripsi di Fakultas

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Kepuasan pasien adalah suatu perasaan pasien yang timbul akibat kinerja

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Transkrip pertanyaan untuk narasumber 1. (Direktur utama) 1. Apa kegiatan PR yang sedang diajalankan dalam perusahaan?

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Undang Undang Nomor 24 tahun 2011 mengatakan bahwa. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum yang

BAB IV ANALISIS DATA. observasi yang disajikan pada awal bab, adapun data yang di analisis. sesuai dengan fokus penelitian yaitu sebagai berikut:

Jangan takut menjawab ya, jawaban anda sangat berarti

BAB 1 PENDAHULUAN. Keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja.

BAB 1 PENDAHULUAN. berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spritual yang komprehensif ditunjukan pada

BAB I PENDAHULUAN. Globalisasi di dunia bisnis menuntut persaingan yang ketat. Persaingan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Nusantara yang berjumlah 166 karyawan. Berikut karakteristik responden. Tabel 1.Identitas Responden Menurut Jenis Kelamin

PELAYANAN PRIMA Disampaikan dalam Workshop Pelayanan Prima Karyawan FBS UNY Oleh Sutrisna Wibawa FBS Universitas Negeri Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN. berkembang dan saat ini masyarakat mulai memasukkan kebutuhankebutuhan

Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban

BAB I PENDAHULUAN. berusaha menjadi lebih baik. Hal ini dapat diwujudkan melalui aktivitas sendiri

BAB I PENDAHULUAN. Pelayanan di bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang

Transkripsi:

Lampiran 1: Panduan Wawancara a. Hasrat atas tanggung jawab 1. Sesesorang yang merintis usaha sendiri umumnya bertanggung jawab tinggi terhadap usahanya. Bagaimanakah cara Anda bertanggung jawab pada keberlangsungan usaha milik Anda? 2. Bagaimanakah cara Anda memperlakukan pelanggan atau klien dengan baik sehingga klien menjadi puas? Contohnya? b. Lebih menyukai risiko menengah 3. Apakah sebelum Anda membuat suatu keputusan, Anda mempertimbangkannya dengan matang terlebih dahulu? Mengapa dan misal dalam hal keputusan seperti apa? 4. Apakah Anda juga memberikan layanan tambahan kepada klien, di samping layanan reguler? Apakah alasan Anda? c. Keyakinan akan kemampuannya untuk sukses 5. Apakah Anda selalu optimistik dalam menghadapi keadaan apapun yang terjadi? Sejauh yang Anda tahu, apa contoh keadaannya? 6. Apakah Anda menganggap suatu tantangan sebagai rangsangan untuk menjadi lebih baik lagi? Sejauh yang Anda tahu, apa contoh tantangannya? 7. Bagaimana sikap Anda dalam menghadapi segala hambatan yang terjadi? d. Hasrat untuk mendapatkan umpan balik segera 8. Kritik dan saran dari orang lain dianggap sebagai dorongan untuk berbuat lebih baik lagi. Bagaimana tanggapan/respons Anda dalam menerima kritik dan saran yang ditujukan kepada Anda atas pelayanan yang Anda berikan? Contoh kritik dan saran? 9. Apa saja cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat pelanggan menjadi puas? a

e. Tingkat energi yang tinggi 10. Bagaimana cara Anda untuk terus bersemangat dalam melakukan pekerjaan? 11. Apakah Anda tidak mudah menyerah dalam menghadapi segala persoalan, baik mulai dari yang ringan maupun hingga berat? Seperti apa contoh persoalannya? f. Orientasi masa depan 12. Apakah Anda cepat merasa puas atas hasil yang telah dicapai? Jika tidak, apakah alasannya? g. Keterampilan mengorganisasi 13. Bagaimanakah cara Anda melakukan pembagian tugas pada masingmasing pegawai? 14. Bagaimana cara Anda memberikan pengarahan pada para pegawai untuk melakukan pekerjaan dengan baik? h. Nilai prestasi lebih tinggi daripada uang 15. Manakah dari dua hal ini yang Anda jadikan prioritas, pencapaian atau uang? Apakah alasannya? 16. Apakah Anda merasa puas bila kondisi pasien yang Anda layani membaik? b

Lampiran 2: Panduan Wawancara Pegawai a. Hasrat atas tanggung jawab 1. Bagaimanakah cara dr. Erick bertanggung jawab pada keberlangsungan usaha Meditest? 2. Bagaimanakah cara dr. Erick memperlakukan pelanggan atau klien dengan baik sehingga klien menjadi puas? Contohnya? b. Lebih menyukai risiko menengah 3. Apakah sebelum dr. Erick membuat suatu keputusan, beliau mempertimbangkannya dengan matang terlebih dahulu? Mengapa dan misal dalam keputusan seperti apa? 4. Apakah dr. Erick juga memberikan layanan tambahan kepada klien, di samping layanan umumnya? Apakah alasannya? c. Keyakinan akan kemampuannya untuk sukses 5. Apakah dr. Erick selalu optimistik dalam menghadapi keadaan apapun yang terjadi? Sejauh yang Anda tahu, apa contoh keadaannya? 6. Apakah dr. Erick menganggap suatu tantangan sebagai rangsangan untuk menjadi lebih baik lagi? Sejauh yang Anda tahu, apa contoh tantangannya? 7. Bagaimana sikap dr. Erick dalam menghadapi segala hambatan yang terjadi? d. Hasrat untuk mendapatkan umpan balik segera 8. Kritik dan saran dari orang lain dianggap sebagai dorongan untuk berbuat lebih baik lagi. Bagaimana tanggapan/respons dr. Erick dalam menerima kritik dan saran yang ditujukan kepada beliau atas pelayanan yang telah diberikannya? Contoh kritik dan saran, sejauh yang Anda tahu? 9. Bagaimana cara dr. Erick untuk membuat pelanggan menjadi puas? c

e. Tingkat energi yang tinggi 10. Bagaimana cara dr. Erick untuk terus bersemangat dalam melakukan pekerjaan? 11. Apakah dr. Erick tidak mudah menyerah dalam menghadapi segala persoalan, baik mulai dari yang ringan maupun hingga berat? Sejauh yang Anda tahu, seperti apakah contoh persoalannya? f. Orientasi masa depan 12. Apakah dr. Erick cepat merasa puas atas hasil yang telah dicapai? g. Keterampilan mengorganisasi 13. Bagaimanakah cara dr. Erick melakukan pembagian tugas pada Anda dan pegawai lain? 14. Bagaimana cara dr. Erick memberikan pengarahan pada Anda untuk melakukan pekerjaan dengan baik? h. Nilai prestasi lebih tinggi daripada uang 15. Manakah dari dua hal ini yang dr. Erick jadikan prioritas, pencapaian atau uang? Apakah alasannya? 16. Apakah dr. Erick merasa puas bila kondisi pasien yang dilayaninya membaik? d

Lampiran 3: Jawaban Wawancara a. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Hasrat akan tanggung jawab bertanggung jawab pada keberlangsungan Meditest Cara pemilik memperlakukan klien dengan baik Memastikan akurasi dari hasil seperti ketepatan angka dan waktu, pelayanan kepada pasien. Turun langsung untuk mengontrol segala peralatan. Pelayanan kepada pasien dengan ramah, menyapa pasien dengan salam, memperhatikan pasien dengan baik, mengucapkan terima kasih kepada pasien. b. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Lebih menyukai risiko menengah Sebelum membuat keputusan, pemilik mempertimbangkannya secara matang dahulu memberikan layanan tambahan kepada klien disamping layanan umum Selalu mempertimbangkan keputusan agar tidak berdampak buruk ke depannya. Misal ketika akan ekspansi dengan membeli alat baru, kita lihat pangsa pasarnya apakah memadai, seberapa sering penggunaan alat-alat itu, sehingga tidak percuma. Buat apa kalau tidak banyak digunakan atau jarang permintaan, karena akan rugi. Iya. Pelayanan tambahan berupa konsultasi hasil secara gratis untuk pemeriksaaan awal kemudian follow up, konsultasi hasil untuk menjelaskan kepada klien tentang istilah di hasil tes. Agar pasien jadi senang, karena ia mendapat informasi yang jelas dari hasil pemeriksaan itu. Juga ada pengambilan sampel darah di tempat pasien. Pelayanan cepat, ruang tunggu nyaman, toilet bersih. e

c. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Keyakinan akan kemampuannya untuk sukses selalu optimistik dalam menghadapi keadaan apapun yang terjadi menganggap tantangan sebagai rangsangan untuk menjadi lebih baik lagi Sikap pemilik dalam menghadapi segala hambatan yang terjadi Iya. Baik dalam keadaan sulit maupun mudah, selama pelayanan berjalan dengan baik dan minim kesalahan. Iya, bagi saya memang harus. Tantangannya adalah meminimalkan kesalahan yang terjadi seperti hasil cetakan tidak bagus dan sempurna, halaman cetakan tidak teratur. Bersikap tenang dan optimis bisa melewati hambatan tersebut. d. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Hasrat untuk mendapatkan umpan balik segera Tanggapan pemilik dalam menghadapi kritik & saran atas layanan yang diberikannya Cara pemilik untuk membuat pelanggan menjadi puas Kritik dan saran dianggap sebagai masukan, dan saya senang bila hal itu terjadi karena berguna untuk perkembangan usaha. Dibuat pula angket bagi pelanggan untuk memberikan kritik dan saran. Hasil akurat, tepat waktu, menghargai pasien, mendengarkan keluhan pasien, hal itu membuat pasien menjadi puas. e. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Tingkat energi yang tinggi Cara pemilik untuk terus bersemangat dalam melakukan pekerjaan tidak mudah menyerah dalam menghadapi segala persoalan Dengan mencintai pekerjaan membuat saya menjadi rajin dan tidak merasa terpaksa dalam menjalankannya. Tidak pernah menyerah. Misalnya bila ada kesalahan waktu penyerahan hasil. Hasil dijanjikan Senin, sebelumnya pasiennya datang Sabtu, ternyata ada kejadian tidak terduga sehingga hasil lebih terlambat dari Senin. Selanjutnya kami minta maaf dan menjelaskan apa yang terjadi. f

f. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Orientasi masa depan cepat merasa puas atas hasil yang dicapai Kurang puas dengan hasil yang sudah dicapai, alasannya adalah demi memperbaiki diri. g. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Keterampilan mengorganisasi Cara pemilik melakukan pembagian tugas pada pegawai Cara pemilik memberikan pengarahan pada pegawai untuk melakukan pekerjaan dengan baik Pembagian yang terspesialisasi, namun semua pegawai wajib mengatasi masalah di semua bidang, kecuali sopir dan pemasaran (marketing). Memberikan pengarahan agar bekerja sesuai prosedur sehingga kesalahannya minimal. h. Tabel jawaban wawancara pemilik untuk variabel Nilai prestasi lebih tinggi daripada uang memprioritaskan pencapaian atau uang merasa puas dan senang bila kondisi pasien yang dilayaninya membaik Lebih condong ke pencapaian, karena dari pencapaian bisa menghasilkan uang dan tidak sebaliknya. Pasti puas, apalagi bila pasien juga merasa puas dengan pelayanan kami. g

Lampiran 4: Jawaban Wawancara Pegawai a. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Hasrat akan tanggung jawab Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer bertanggung jawab pada keberlangsungan Meditest. Mencurahkan sepenuh hati untuk Meditest, mengontrol situasi peralatan Sebagai pemimpin, beliau baik, bijaksana, profesional dalam menjalankan Dengan ketegasan, kejujuran, kepemimpinannya. di dalamnya. aktivitas, on time. Cara pemilik memperlakukan klien dengan baik. Memberikan servis pada pasien dengan baik, memberi arahan kepada semua pegawai agar melayani pasien sebaik mungkin, memonitor cara kerja seluruh pegawai agar mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat. Melayani pasien dengan baik dan ramah. Dengan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada pasien sesuai kondisi penyakitnya. Familiar dengan pasien, memperlakukan pasien seperti keluarga, memeriksa sesuai kondisi pasien. Dengan bertutur kata yang sopan, menghargai pelanggan, senyum. Pengarahan langsung ke kita tentang cara memperlakukan pasien. Untuk radiologi juga memberi tahu cara mengerjakannya bagaimana. Memberikan keterangan secara detil, memberikan solusi, bila hasil negatif, langsung diberikan vaksin agar tidak menular. Sangat jelas dalam memberikan info. h

b. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Lebih menyukai risiko menengah Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer Sebelum membuat keputusan, pemilik mempertimbangkannya secara matang dahulu. memberikan layanan tambahan kepada klien disamping layanan umum. Iya, karena mempertimbangkan dampak positif dan negatif. Contohnya ketika memutuskan apakah pasien perlu masuk rumah sakit atau rawat jalan. Iya, dengan memberikan konsul gratis setelah pasien menjalani pemeriksaan, untuk mencegah kemungkinan buruk di lain waktu. Misalnya bila kolesterol tinggi maka diberi tahu kadar aman dan pencegahannya. Juga menawarkan kartu anggota. Alasannya untuk Iya, pasti. Contoh dalam pemberian obat, beliau benarbenar menghitung dosis obat berdasarkan umur dan berat badan. Iya, seperti konsultasi gratis untuk pasien yang memerlukan vaksinasi, memberikan pengarahan kepada pasien. Dengan periksa lab plus konsultasi Dibicarakan, dirapatkan dengan semua pegawai. Contoh: mengatur jadwal kerja, membuat peraturan. Diberi saran, tergantung dari kondisi fisik pasien. Misalnya merujukkan pasien ke rumah sakit. Mengantarkan hasil ke tempat pasien dan konsul gratis. Tujuan agar makin akrab dengan pasien dan Iya pasti. Untuk memikirkan masalah dan rencana ke depannya. Misal mencari tahu dan menganalisis dahulu informasi sebelum memutuskan suatu hal. Ya, mungkin dari layanan senyum, sapa. Agar pasien tahu pelayanan prima di sini dalam tindakan dan perilaku. Iya. Umpamanya dalam pengerjaan pasien, hasilnya harus sesuai apa yang ditampilkan dalam mesin x- ray. Jadi misal bila fit ya fit, tidak ya tidak. Biasanya iya. Misalnya untuk paket sederhana, paket itu ditambah lagi vaksin hepatitis A agar pasien lebih senang. Tetap disesuaikan dengan kondisi pasien. Alasannya bila orang i

meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan gratis tentu akan menarik minat pelanggan. berbagi pengalaman, agar pasien makin percaya. tersebut belum pernah vaksin jadi terhindari dari virus hepatitis. Bila negatif pun tetap diberi vaksin. c. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Keyakinan akan kemampuannya untuk sukses Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer selalu optimistik dalam menghadapi keadaan apapun yang terjadi. Ya, setiap kesulitan selalu ada jalan keluarnya. Contoh: untuk pasien yang sakit kanker diupayakan pengobatan dan diberi semangat agar punya Optimis iya karena kalau tidak optimis tidak akan maju. Misal adanya kritik dari pasien dan menganalisis kritik itu. Dicoba untuk harapan untuk sembuh. dipertimbangkan. menganggap Harus optimis. Misal dalam keadaan ekonomi yang lesu, banyak persaingan, kita tetap optimis dengan meningkatkan kualitas pelayanan yaitu dengan hasil yang sangat akurat agar bisa mendapat pelanggan tetap, juga dengan harga kompetitif. Iya. Tantangannya adalah di Ya, beliau menganggap tantangan sebagai Harus optimis. Contohnya ketika salah rontgen dan harus berurusan dengan polisi, maka dimusyawarahkan dengan keluarga pasien yang bersangkutan sehingga ada titik temu. Sehingga bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Iya. Tantangan seperti lab lain yang sudah Iya. Misal dari alat, sekarang ini ingin Iya, pasti optimis. Dalam keadaan lab sepi karena banyak pesaing, biasanya beliau meminta bagian marketing untuk lebih gencar ke dokter yang merujuk, sehingga lebih banyak yang tahu akan Meditest. Kelihatannya iya. Tantangan dalam j

tantangan sebagai rangsangan untuk menjadi lebih baik lagi. Sikap pemilik dalam menghadapi segala hambatan yang terjadi. pemasaran karena banyaknya pesaing saat ini, dan BPJS. Setenang mungkin dihadapi satu per satu hingga tuntas. dorongan untuk maju. Contohnya beliau berusaha untuk memajukan labnya dengan berbagai upaya dan perbaikan pelayanan agar dapat menghadapi persaingan dengan lab lain yang saat ini banyak bermunculan. Masalah dimusyawarahkan dengan staf, dirundingkan dengan para staf, agar bisa ketemu solusinya. maju, karena milik kita alat-alatnya belum menggunakan model terbaru. Kita ingin setara dengan lab klinik baru tersebut, agar kita tidak terlalu tertinggal, utamanya dalam hal sertifikasi oleh pemerintah. Sigap dan tanggap. menggunakan alat yang lebih canggih. Terpacu untuk membeli alat yang lebih baik lagi agar hasil lebih akurat. Bersikap tenang, mencari tahu solusi dari hambatan yang terjadi. memajukan laboratorium biar hasil lebih baik daripada laboratorium lainnya. Karena saat ini sudah banyak bermunculan laboratorium klinik baru. Selalu menghadapi rintangan tersebut. k

d. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Hasrat untuk mendapatkan umpan balik segera Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer Tanggapan pemilik dalam menghadapi kritik & saran atas layanan yang diberikannya. Dengan senang hati menerima kritik dan saran sebagai masukan agar kinerjanya lebih baik lagi. Misalnya rasa sakit pada pasien saat diambil sampel darah oleh analis, kebersihan fasilitas di Meditest. Menimbang sisi baik dan buruk agar tercapai kesepakatan atau hasil yang terbaik. Kritik bisa menjadi motivasi untuk berkembang, untuk menjadi sejajar dengan pesaing. Diambil sisi positifnya. Misal sering rapat dengan karyawan untuk membahas kemajuan laborat, supaya pasiennya Menganalisa kritik dan saran tersebut, apakah ditindaklanjuti atau tidak. Misal komentar pasien bila disuntik rasanya sakit. Dianggap sebagai masukan agar menjadi lebih baik. Misal segi kebersihan toilet, pasien menyampaikan komentar pada pegawai yang selanjutnya diteruskan kepada Cara pemilik untuk membuat pelanggan menjadi puas. Layanan yang memuaskan, ramah, memberikan arahan, pengobatan, dan hasil pemeriksaan yang akurat, kebersihan dan kenyamanan lab, mengarahkan karyawan agar bersikap ramah, mengambil sampel dari pasien langsung di tempat pasien, mengeluarkan kartu anggota untuk diskon. Memberikan konsultasi dan pengarahan yang baik kepada pasien. bertambah. Diperlakukan seperti keluarga dengan hasil seprofesional mungkin. Pelayanan yang terbaik dan memberikan pelanggan kepuasan dalam pengerjaan hasil pemeriksaan. beliau. Menerangkan secara detil pemeriksaan kepada pasien. l

e. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Tingkat energi yang tinggi Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer Cara pemilik untuk terus bersemangat dalam melakukan pekerjaan. Melayani pasien sebaik mungkin dan menjadikan pasien sebagai teman. Punya tekad untuk memajukan Meditest, sehingga punya semangat Tetap menjaga kesehatan dan optimis. Menganggap masalah sebagai pembelajaran dan terus melihat ke depan. Setahu saya pada saat ikut seminar untuk menambah wawasan. tidak mudah menyerah dalam menghadapi segala persoalan. Tidak menyerah, semua masalah dihadapi satu per satu dengan tuntas, sehingga tidak ada yang dirugikan antara kedua belah pihak. Seperti adanya program BPJS dimana pelanggan Meditest berkurang karena beralih ke BPJS. yang tinggi. Tidak pernah menyerah. Dihadapi dengan dewasa, harus diterima, bertanggung jawab. Tidak boleh lari dari kesulitan yang menghadang. Umpamanya saat bermasalah dengan dokter lain atau dengan pemasaran, beliau menjadi penengah di dalam perselisihan internal, dan berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan. Tidak mudah menyerah, seperti mencoba bersosialisasi pada pelanggan untuk menarik perhatian mereka, tetap berjuang dalam persoalan seperti kritik dari pelanggan. Tidak mudah menyerah. Soal pemeriksaan pasien, contoh seumpama ada komplain hasil dari pasien maka beliau menanyakan mengapa hasilnya seperti ini. m

f. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Orientasi masa depan Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer cepat merasa puas atas hasil yang dicapai. Tidak, karena ingin terus memperoleh hasil yang lebih memuaskan lagi. Tidak cepat puas. Tidak cepat puas. Belum, karena itu hakikat manusia yang tidak mudah puas dan rasa ingin terus maju. Tidak cepat puas dan masih ingin lagi untuk berkembang. g. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Keterampilan mengorganisasi Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer Cara pemilik melakukan pembagian tugas pada pegawai. Mungkin memberikan tugas sesuai dengan bidangnya. Cara pemilik memberikan pengarahan pada pegawai untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Saya secara otomatis mengatur keuangan, membuat medical report untuk diserahkan kepada perusahaan klien. Untuk petugas analis dilakukan rotasi agar tiap petugas analis mampu menguasai semua peralatan lab dengan baik dan optimal. Membimbing seluruh pegawai bagaimana cara melayani pasien dengan baik, bagaimana melakukan pengoperasian alatalat lab dengan akurat, memberi arahan kepada para pegawai. Biasanya, dr. Hanny yang lebih memberikan pengarahan ke saya. Memberikan pengarahan dengan tegas. Pembagian tugas diatur oleh masing-masing, asalkan diatur dengan baik dan tidak disalahgunakan. Memberikan saran yang baik sesuai dengan profesi. Bekerja dengan baik, jujur, sesuai dengan prosedur sebagai analis. Memberi tahu apa yang dikerjakan setelah beliau melakukan suatu hal, seperti setelah memberi rujukan, analis mengambil darah untuk diproses. Selalu diarahkan agar dalam bekerja selalu jujur, fokus, jangan sampai teledor. Menugaskan di radiologi, tapi bila radiologi sepi, biasanya saya diarahkan untuk membantu menerima pasien. Langsung berbicara kepada saya tentang prosedur radiologi. n

h. Tabel jawaban wawancara pegawai untuk variabel Nilai prestasi lebih tinggi daripada uang Administrasi Sekretaris Analis 1 Analis 2 Radiografer memprioritaskan pencapaian atau uang. Pencapaian. merasa puas dan senang bila kondisi pasien yang dilayaninya membaik. Dua-duanya saling melengkapi, baik pencapaian ataupun uang. Saya kira pencapaian. Dengan mengutamakan pencapaian yang baik maka uang akan datang. Belum tentu bila sebaliknya. Duaduanya, baik prestasi maupun uang. Pencapaian. Dari pencapaian yang diraih bisa mendapatkan uang lebih. Sangat puas. Iya pasti. Jelas puas. Ya, karena ilmu yang didapat bisa berguna bagi sesama. Senang, tapi tidak cepat puas begitu saja, karena ingin kondisi pasien lebih baik lagi. o