DISIPLIN DAN KINERJA PEGAWAI

dokumen-dokumen yang mirip
PETUNJUK PELAKSANAAN PENILAIAN PRESTASI KERJA

PERKA BKN Nomor 1 Tahun 2013

Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi kerja PNS

I. DASAR HUKUM 4/4/2013

2. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yg disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yg disepakati.

Oleh: Drs. S. Kuspriyomurdono, M. Si. Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan Badan Kepegawaian Negara Jakarta, 2012

Oleh: Drs. S. Kuspriyomurdono, M. Si. Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan Badan Kepegawaian Negara Jakarta, 2013

Badan Kepegawaian Negara Jakarta, 2013

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL. Oleh :

2. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yg disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yg disepakati.

2. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yg disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yg disepakati.

DAFTAR KEGIATAN TENAGA KEPENDIDIKAN FMIPA UNIVERSITAS ANDALAS WAKTU PELAKSANAAN

4. Strickness bias, cenderung terlalu ketat/mahal nilai. 5. Recency effect, kesan terakhir.

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah

Dra. Endah Mawarniati, M.AP

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (Peraturan Pemerintah no 46 tahun 2011)

Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip : a. objektif; b. Terukur; c. Akuntabel; d. Partisipatif; dan e. Transparan.

Oleh: Drs. S. Kuspriyomurdono, M. Si. Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan Badan Kepegawaian Negara Jakarta, 2012

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (Peraturan Pemerintah no 46 tahun 2011)

PETUNJUK TEKNIS PP NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

DAFTAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN (DP3) PEGAWAI UST YOGYAKARTA. UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 10 Desember 2014

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

penilaian Menurut PP 46 Tahun 2011

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

PELAKSANAAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PNS ( PENGGANTI DP3) POLITEKNIK NEGERI BANDUNG BANDUNG 2013

2013, No BAB I PENDAHULUAN A. UMUM

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA

1. UU Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian 2. PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P. 6/Menhut-II/2013 TENTANG

20, No.62 2 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembar

2. Penilaian SKP dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasi kerja dengan target yang sudah direncanakan (kontrak kerja)

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BIRO KEPEGAWAIAN TAHUN 2014

PANDUAN PENYUSUNAN DAN PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DASAR HUKUM. 23 Jan 14

DIREKTORAT PEMBINAAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIKDASMEN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2016

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SASARAN KINERJA PEGAWAI (SKP)

PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 15 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI LEMBAGA SANDI NEGARA

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BIRO KEPEGAWAIAN TAHUN 2014

BATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

BENTUK FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI DAN PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL, PENGGANTI DAFTAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN (DP3)

PARADIGMA BARU PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI

PENILAIAN PRESTASI KERJA PNS

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PARADIGMA BARU PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI

PENYUSUNAN RENCANA SASARAN KERJA PEGAWAI

TATA CARA PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

TATA CARA PELAKSANAAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL BAB I PENDAHULUAN

KETENTUAN PELAKSANAAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

MANFAAT HASIL PENILAIAN

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

KEBIJAKAN MANAJEMEN PNS DI LINGKUNGAN BADAN PSDMPK-PMP

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMKA)

BAB I PENDAHULUAN. Penilaian pelaksanaan pekerjaan pegawai merupakan proses kegiatan yang

PANDUAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

Kriteria yang digunakan untuk pengukuran kualitas: Kriteria

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI Nomor: SOP /KP 03 01/SMO

BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/ /JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAANN BARANG/ JASA PEMERINTAH

TATA CARA PELAKSANAAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

Oleh : H. Iba Hartono, SH, MH Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kementerian Agama Prov. Bengkulu

SASARAN KERJA PEGAWAI

FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

PEDOMAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP DINAS PENDIDIKAN KAB. JOMBANG TAHUN 2014

Berdasarkan PP Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Rusman R. Manik swamandiri.wordpress.

OUTLINE ANALIS KEUANGAN PUSAT DAN DAERAH

PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PNS

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 063 TAHUN 2017 TENTANG

BAB II PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 46 TAHUN 2011

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

PERMENRISTEKDIKTI NOMOR 31 TAHUN 2016 TENTANG PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

FORMULIR PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

2011, No Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Le

MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BAB IV PENUTUP (Studi Penelitian: Penilaian Sasaran Kerja Pegawai dan Perilaku Kerja

PENYUSUNAN SKP DOSEN DISAMPAIKAN OLEH AHMAD RAFIQI TANTAWI

1 Melakukan Pengkajian Keperawatan berupa pengkajian dasar pada keluarga Pasien bln -

SASARAN KERJA DAN PERILAKU KERJA PNS

KEBIJAKAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011)

FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI BP BATAM NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI BP BATAM YANG DINILAI 1 Nama Ir. FITRAH KAMARUDDIN DJAFAR 1 Nama

PERATURAN ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2018 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

SURAT KETERANGAN. Unit Kerja :...

ANALISIS PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2014

MENU SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

PANDUAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

1 Menyiapkan kelengkapan permintaan uang persediaan (UP) 1 Dokumen bulan

Transkripsi:

DISIPLIN DAN KINERJA PEGAWAI Oleh: DR. SULARDI DEPUTI BIDANG PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN

I. MENGAPA PENILAIAN KINERJA II. APA ITU SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) III. BAGAIMANA MENGHITUNG SKP? IV.BAGAIMANA DENGAN ASPEK PERILAKU KERJA DALAM SKP? V. LAIN-LAIN TERKAIT SKP

PENILAIAN PRESTASI KERJA 1. PENGERTIAN PEGAWAI Penilaian pelaksanaan pekerjaan pegawai adalah merupakan proses kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi tingkat pelaksanaan pekerjaan atau unjuk kerja (perfomance appraisal) seorang pegawai. Dilingkungan PNS dikenal dengan DP-3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) yang diatur dalam PP 10 Tahun 1979. 4

2. MANFAAT a. Untuk menetapkan pengembangan karier atau promosi b. Untuk menentukan training c. Untuk menentukan standar penggajian d. Untuk menentukan mutasi atau perpindahan pegawai e. Meningkatkan produktivitas & tanggung jawab karyawan f. Meningkatkan motivasi pegawai g. Menghindari pilih kasih h. Mengukur keberhasilan kepemimpinan seseorang

3. BIAS DALAM PENGUKURAN KINERJA a. Hallo effect yaitu pendapat pribadi penilai tentang karya- wannya yang akan berpengaruh dalam pengukuran prestasi kerja. b. Central tendency yaitu penilaian prestasi kerja cenderung dibuat rata-rata dan penilai menghindari penilaian yang bersifat ekstrim; 6

c. Leniency bias, yaitu kecenderungan penilaian untuk meberikan nilai yang murah dalam evaluasi pelaksanaan kerja para karyawannya; d. Strickness bias, yaitu kecenderungan penilai terlalu ketat dan keras serta mahal dalam evaluasi pelaksanaan kerja para karyawannya e. Recency effect (kesan terakhir) yaitu kegiatan terakhir dari karyawan yang terkesan baik atau buruk, cenderung dijadikan dasar penilaian prestasi kerja oleh atasannya.

Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip : a. objektif; b. Terukur; c. Akuntabel; d. Partisipatif; dan e. Transparan. Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas unsur : a. SKP; dan b. Perilaku kerja.

1.UMUM Dalam Pasal 12 dan Pasal 20 UU No. 43 Tahun 1999 antara lain mengamanatkan bahwa pembinaan PNS dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja dan untuk menjamin obyektivitas dalam mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan pangkat diadakan penilaian prestasi kerja.

Penilaian prestasi kerja PNS penekanannya pada pengukuran tingkat capaian sasaran kerja pegawai atau tingkat capaian hasil kerja (output) yang direncanakan dan disepakati antara pejabat penilaian dan PNS yang dinilai sebagai kontrak prestasi kerja. Obyektivitas penilaian prestasi kerja PNS diperlukan parameter penilaian sebagai ukuran dan standar penilaian hasil kerja dari tingkat capaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

2. TATA CARA PENYUSUNAN SKP Setiap PNS wajib menyusun SKP sebagai rancangan pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan sesuai dengan rincian tugas, tanggungjawab dan wewenangnya sesuai dengan struktur dan tata kerja organisasi. Sasaran Kerja Pegawai (SKP) disusun dan ditetapkan sebagai rencana operasional pelaksanaan tugas pokok jabatan dengan mengacu pada Renstra dan Renja.

3. UNSUR-UNSUR SKP a. Kegiatan Tugas Jabatan Tugas Jabatan yang dilakukan harus didasarkan pada rincian tugas, tanggung jawab dan wewenang jabatan sesuai yang ditetapkan dalam struktur dan tata kerja organisasi. b. Angka Kredit Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang PNS dalam rangka pembinaan karier dan jabatannya.

c. Target Setiap pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan harus ditetapkan target yang diwujudkan dengan jelas sebagai ukuran prestasi kerja, baik dari aspek kuantitas, kualitas, waktu dapat disertai biaya. d.tugas Tambahan dan/atau Kreativitas Selain melakukan Kegiatan Tugas Jabatan apabila ada tugas tambahan terkait dengan jabatan dapat ditetapkan menjadi tugas tambahan dan/atau kreatifitas dalam pelaksanaan Kegiatan Tugas Jabatan.

Penilaian SKP meliputi aspek kuantitas, kualitas, waktu, dan/atau sesuai dengan karakteristik, sifat, dan jenis kegiatan pada masing-masing unit kerja. Formula Rumus Penilaian Capaian SKP, aspek : a. kuantitas, Penilaian SKP (kuant) = RO TO X 100 Ket : Ro = Realisasi Output To = Target Output b. kualitas, Penilaian SKP (kual) = RK TK X 100 Ket : Rk = Realisasi Kualitas TK = Target Kualitas

c. waktu. Penilaian SKP (waktu) = NT.TW RW TW X 100 Ket : NT = Nilai Tertimbang =1,76 TW = Target Waktu RW = Realisasi Waktu d. biaya. Penilaian SKP (biaya) = NT.TB RB TB X 100 Ket : NT = Nilai Tertimbang =1,76 TB = Target Biaya RB = Realisasi Biaya

FORMULIR SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama 1 Nama 2 NIP 2 NIP 3 Pangkat/Gol.Ruang 3 Pangkat/Gol.Ruang 4 Jabatan 4 Jabatan 5 Unit Kerja 5 Unit Kerja NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN ANGKA KREDIT KUANT/ OUTPUT TARGET KUAL/ MUTU WAKTU BIAYA 1-2 - 3-4 - 5 - Pejabat Penilai Jakarta, Januari 20 Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai NIP... NIP...

PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian Januari s/d 31 Desember 20 TARGET REALISASI NO I. Kegiatan Tugas Jabatan AK Kua nt/ outp ut Kual / Mut u Wak tu Biay a AK Kuant / outpu t Kual / Mut u Wak tu Biaya PENGHITUNGAN NILAI CAPAIAN SKP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 2 3 4 5 II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur Penunjang : 10,00 a. Tugas Tambahan 30,00 b. Kreativitas JUMLAH NILAI CAPAIAN SKP Jakarta, 31 Desember 2012 Pejabat Penilai.. NIP..

PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL.. NIP.. Jangka waktu penilaian Januari s/d 31 Desember 20 TARGET REALISASI NO I. Kegiatan Tugas Jabatan AK Kuan t/ outp ut Kua l/ Mut u Wa kt u Biay a AK Kuan t/ outp ut Ku al/ M ut u Wa ktu Biaya PENGHITUNGAN NILAI CAPAIAN SKP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 Memeriksa Nota Persetujuan Kenaikan Pangkat (ak : 0.005) 2 Memeriksa surat keputusan pensiun (AK : 0.005) 3 Mengawasi pelaksanaan ujian saringan (AK : 0.20) 4 Memeriksa hasil ujian saringan soal pilihan ganda (AK : 0.016 setiap 50 berkas) 5 Memeriksa nota usul penetapan NIP (AK : 0.0048) II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur Penunjang : 20 4000 100 12-25.135 5027 94 12-295.68 98.56 5 1000 100 12-5.405 1081 94 12-278.10 92.70 1 1 100 12-2.000 2 93 12-369.00 123.00 0.2 10 100 12-0.420 21 92 12-378.00 126.00 0.64 40 100 12-1.024 64 94 12-330.00 110.00 1.68 350 100 12-1.680 350 93 12-269.00 89.67 1 Menjadi panitia rakor kepegawaian 2 Menjadi narasumber / fasilitator Bimtek 3 Menjadi anggota Tim CAT JUMLAH 2 1 NILAI CAPAIAN SKP Jakarta, 31 Desember 2012 Pejabat Penilai

Cara Penghitungan Penilaian SKP (kuant) = RO TO X 100 = 5027 4000 X 100 = 125.675 Penilaian SKP (kual) = RK X 100 TK = 94 100 X 100 = 94 Penilaian SKP (waktu)= NT.TW RW x 100 TW 1.76x12-12 = x 100 = 76 12 Total Penghitungan = 295.68 Nilai capaian SKP = Total Penghitungan 3 295.68 = = 98.56 3

Dalam hal PNS : a. Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh pimpinan atau pejabat penilai yang berkaitan dengan tugas jabatan; Formula Rumus Tugas Tambahan : RO PTT = X 10 x 10 % TO Ket : PTT = Penilaian Tugas Tambahan RO = Realisasi Output TO = Target Output b. Menunjukkan kreativitas yang bermanfaat bagi organisasi dalam melaksanakan tugas jabatan. Formula Rumus Kreativitas : PKr = RO X 30 X 30 % TO Ket : PKr = Penilaian Kreativitas RO = Realisasi Output TO = Target Output

Dalam hal kegiatan tugas jabatan didukung oleh anggaran maka penilaian meliputi aspek biaya. Setiap instansi menyusun dan menetapkan standar teknis kegiatan sesuai dengan karakteristik, sifat, jenis kegiatan, dan kebutuhan tugas masing-masing jabatan. Instansi dalam menyusun standar teknis kegiatan dilakukan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negar

Dalam hal realisasi kerja melebihi dari target maka penilaian SKP capaiannya dapat lebih dari 100 (seratus) Dalam hal SKP tidak tercapai yang diakibatkan oleh faktor diluar kemampuan individu PNS maka penilaian didasarkan pada pertimbangan kondisi penyebabnya Ketentuan lebih lanjut mengenai pedoman penyusunan dan penilaian SKP diatur dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

ASPEK PERILAKU KERJA DALAM SKP Penilaian perilaku kerja meliputi aspek : orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama; dan kepemimpinan. Penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural. Penilaian perilaku dilakukan melalui pengamatan oleh pejabat penilai terhadap PNS sesuai kriteria yang ditentukan.

Pejabat penilai dalam melakukan penilaian perilaku kerja PNS dapat mempertimbangkan masukan dari pejabat penilai lain yang setingkat di lingkungan unit kerja masing-masing. Nilai perilaku kerja dapat diberikan paling tinggi 100 (seratus).

Tata Cara Penilaian Penilaian prestasi kerja dilakukan dengan cara menggabungkan penilaian SKP dengan penilaian perilaku kerja. Bobot nilai unsur SKP 60% (enam puluh persen) dan perilaku kerja 40% (empat puluh persen). 4. UNSUR YANG DINILAI JUMLAH a. Sasaran Kerja PNS (SKP) 86 x 60 % 51,60 b. Perilaku Kerja 1. Orientasi Pelayanan 90 Baik 2. Integritas 90 Baik 3. Komitmen 90 Baik 4. Disiplin 90 Baik 5. Kerjasama 90 Baik 6. Kepemimpinan - - 7. Jumlah 450-8. Nilai rata rata 90-9. Nilai Perilaku Kerja 90 x 40 % 36,00 Nilai Prestasi Kerja 5. KEBERATAN DARI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI (APABILA ADA) 87,60 (Baik) Tanggal,...

Penilaian prestasi kerja dilaksanakan oleh pejabat penilai sekali dalam 1 (satu) tahun. Penilaian prestasi kerja dilakukan setiap akhir Desember pada tahun yang bersangkutan dan paling lama akhir Januari tahun berikutnya. Nilai Prestasi Kerja PNS dinyatakan dengan angka dan sebutan sebagai berikut : a.91 ke atas: sangat baik b.76 90: baik c.61 75: cukup d.51 60: kurang e.50 ke bawah: buruk Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penilaian diatur dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Pejabat Penilai dan Atasan Pejabat Penilai Pejabat penilai wajib melakukan penilaian prestasi kerja terhadap setiap PNS di lingkungan unit kerjanya. Pejabat penilai yang tidak melaksanakan penilaian prestasi kerja dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur disiplin PNS. Pejabat pembina kepegawaian sebagai pejabat penilai dan/atau atasan pejabat penilai yang tertinggi di lingkungan unit kerja masing-masing.

1. Penyusunan dan penilaian SKP bagi PNS yang mutasi/pindah. Perpindahan pegawai dapat terjadi baik secara horizontal dan vertikal (promosi/demosi), maupun diagonal (antar jabatan struktural, fungsional, dari struktural ke fungsional atau sebaliknya). Selama di jabatan lama dan di jabatan baru dibuat SKP-nya, kemudian untuk menentukan hasilnya, dijumlahkan kemudian dibagi 2 (dua).

Contoh Penilaian SKP bagi PNS yang Mutasi / Pindah Seorang PNS bernama Ali Muktar Raja, S.Sos dimutasikan ke unit kerja lain SASARAN KERJA PEGAWAI (UNIT KERJA YANG LAMA) No I. PEJABAT PENILAI No II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Drs. Indra Hidayat 1 Nama Ali Muktar Raja, S.Sos 2 NIP 196104121983011099 2 NIP 197507132000011099 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata Tk. I/ III/d 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata / III/c 4 Jabatan Kepala Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen 4 Jabatan Kepala Subbagian Mutasi Tenaga Fungsional Guru 5 Unit Kerja Biro Kepegawaian 5 Unit Kerja Biro Kepegawaian No III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN AK 1 Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Guru Golru III/d ke bawah 2 Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Penilik Sekolah Golru III/d ke bawah 3 Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Jabatan Fungsional Tertentu Golru III/d ke bawah KUANT/ OUTPUT KUAL/ MUTU TARGET WAKTU BIAYA - 5000 NP 100 12 bln - - 1500 NP 100 12 bln - - 1500 NP 100 12 bln - 4 Membuat laporan tahunan - 1 laporan 100 12 bln - Pejabat Penilai Drs. Indra Hidayat NIP. 196104121983011099 Jakarta, 5 Januari 2014 Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai Ali Muktar Raja, S.Sos NIP. 197507132000011099

(Drs. Indra Hidayat) NIP. 19610412 198301 1 099 PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2014 NO I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan A K Target A K REALISASI PENGHI- TUNGAN NILAI CAPAIA N SKP Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biay a Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biaya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Guru Golru III/d ke bawah - 500 250 NP 100 12 6 Bln - - 250 NP 85 6 bln - 276 92 2 Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Penilik Sekolah Golru III/d ke bawah - 1500 750 NP 100 12 6 Bln - - 700 NP 80 6 bln - 269,33 89,78 3 Menyelesaikan Nota Persetujuan KP Jabatan Fungsional Tertentu Golru III/d ke bawah - 1500 750 NP 100 12 6 bln - - 600 80 6 bln - 256 85,33 4 Membuat laporan tahunan - 1 laporan 100 12 bln - - - - - - - - II Tugas Tambahan dan kreativitas unsur penunjang: a. Tugas Tambahan b. Kreativitas NILAI CAPAIAN SK (429,99:5)= 89,04 Jakarta, 30 Juni 2014 Pejabat Penilai (Baik)

Pada unit kerja baru Sdr. Ali Muktar Raja, S.Sos meyusun SKP yang baru untuk periode Juli sampai dengan Desember 2014, sebagai berikut: SASARAN KERJA PEGAWAI (UNIT KERJA YANG BARU) No I. PEJABAT PENILAI No II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Dra. Indra 1 Nama Ali Muktar Raja, S.Sos 2 NIP 196002111984012099 2 NIP 197507132000011099 3 Pangkat/Gol.Ruan g Pembina/ IV/a 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata / III/c 4 Jabatan Kabag Perbendaharaan 4 Jabatan Kasubbag Tatalaksana Keuangan 5 Unit Kerja Biro Keuangan 5 Unit Kerja Biro Keuangan No III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN AK KUANT/ OUTPUT TARGET KUAL/ MUTU WAKTU 1 Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPP - 5000 SPP 100 6 bln - 2 Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPM - 5000 SPM 100 6 bln - 3 Membuat laporan Tatalaksana Keuangan - 1 laporan 100 6 bln - BIAYA (Rp) Pejabat Penilai Drs. Indra Hidayat NIP. 196104121983011099 Jakarta, 31 desember 2014 PNS Yang Dinilai Ali Muktar Raja, S.Sos NIP. 197507132000011099

NO PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 1 Juli s/d 31 Desember 2014 I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan AK Target AK REALISASI Kuan/ Output Kual/ Mutu Wakt u Biay a Kuan/ Output 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPP - 5000 SPP 100 6 bln - - 2000 SPP Kual/ Mutu Wakt u 100 6 bln Biaya - PENG HI- TUNG AN NILAI CAPAIAN SKP 206 68,67 2 Memeriksa Kelengkapan dan Menganalisa SPM - 5000 SPM 100 6 bln - - 2500 SPM 100 6 bln - 211 70,33 3 Membuat laporan Tatalaksana Keuangan - 1 laporan 100 6 bln - - 1 laporan 100 6 bln - 276 92 II Tugas Tambahan dan kreativitas unsur penunjang: a. Tugas Tambahan b. Kreativitas NILAI CAPAIAN SK 77 (Baik) Jakarta, 31 Desember 2014 Pejabat Penilai (Dra. indira) NIP. 19600211 198401 2099

Maka pada akhir tahun 2014, yang bersangkutan memperoleh penilaian SKP sebagai berikut: - Nilai SKP pada unit kerja lama = 89,04 - Nilai SKP pada unit kerja baru = 77 89,04 + 77 = 166,04 = 83,02 2 Sehingga nilai SKP Sdr. Ali Muktar Raja, S.Sos tahun 2014 adalah 83,02

2. PNS yang melaksanakan tugas belajar di dalam maupun di luar negeri tidak wajib menyusun SKP pada awal tahun. Penilaian prestasi kerja pada akhir tahun dinilai dari prestasi akademik dan unsur perilaku kerja.

PENILAIAN PRESTASI KERJA BAGI PNS YANG TUGAS BELAJAR UNSUR YANG DINILAI Jumlah 4. a. Sasaran kerja Pegawai (SKP)/ Nilai Akademik 91,26 x 60% 54,76 b. Perilaku Kerja 1. Orientasi pelayanan 82 Baik 2. Integritas 85 Baik 3. Komitmen 85 Baik 4. Disiplin 86 Baik 5. Kerja sama 87 Baik 6. Kepemimpinan - Baik Jumlah 425 Baik Nilai rata-rata 85 Baik Nilai Perilaku kerja 85 x 40% 34 NILAI PRESTASI KERJA 88,76 (Baik) 5. KEBERATAN DARI PNS YANG DINILAI (APABILA ADA)... Tanggal,

6. TANGGAPAN PEJABAT PENILAI ATAS KEBERATAN 7. KEPUTUSAN ATASAN PEJABAT PENILAI ATAS KEBERATAN Tanggal,... Tanggal,... 8. REKOMENDASI 9. DIBUAT TANGGAL 31 DESEMBER 2014 PEJABAT PENILAI, Bintarti, S.Sos. NIP. 19631012 198509 2099 10. DITERIMA TANGGAL 5 JANUARI 2015 PEJABAT NEGERI SIPIL YANG DINILAI, Lukito NIP. 19760222 199610 1099 11. DITERIMA TANGGAL 7 JANUARI 2015 ATASAN PEJABAT PENILAI, Drs. Andra Kesumawati, M.Si. NIP. 19601112 198401 2099

3. Penyusunan SKP bagi PNS yang menjalani cuti bersalin/cuti besar harus mempertimbangkan jumlah kegiatan dan target serta waktu yang akan dilaksanakan oleh PNS ybs. 4. Penyusunan SKP bagi PNS yang menjalani cuti sakit harus disesuaikan dengan sisa waktu dalam tahun berjalan 5. Penyusunan SKP bagi PNS yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt), maka tugastugas sebagai Plt. dihitung sebagai tugas tambahan

6. SKP bagi PNS yang kegiatannya dilakukan dengan tim kerja, maka Penyusunan berlaku ketentuan sbb: a. Jika kegiatan yang dilakukan merupakan tugas jabatannya, maka dimasukkan ke dalam SKP ybs. b. Jika kegiatannya bukan merupakan tugas jabatannya, maka kinerja yang bersangkutan dinilai sebagai tugas tambahan. 7. Penyusunan SKP bagi PNS yang dipekerjakan/ diperbantukan, maka penyusunan/penilaiannya dilakukan di tempat ybs dipekerjakan/ diperbantukan.

8. Penilaian SKP apabila terjadi faktor-faktor di luar kemampuan PNS (bencana alam/force major), maka penilaiannya disesuaikan dengan kegiatan-kegiatan di luar SKP yang telah ditetapkan 9. Penyusunan SKP bagi PNS yang menduduki jabatan rangkap sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka penyusunan SKP yang dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi jabatan struktural

9.PENILAIAN TUGAS TAMBAHAN PNS yang diberikan tugas lain atau tugas tambahan oleh atasan langsungnya dan dapat dibuktikan dengan surat keterangan maka akan diberikan nilai tugas tambahan No Tugas tambahan Nilai 1. Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 1-3 kegiatan 2. Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 4-6 kegiatan 3. Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 tahun sebanyak 7 kegiatan atau lebih 1 2 3