BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Lampiran Meningkatnya cakupan

RPJMD Kabupaten Agam tahun IX - 1

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius

PENGUKURAN KINERJA VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN BIMA YANG RAMAH RELIGIUS, AMAN, MAKMUR, AMANAH DAN HANDAL

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LUMAJANG

Terwujudnya birokrasi sehat, masyarakat kuat dan lingkungan bersahabat demi tercapainya Kabupaten Sampang yang Bermartabat

BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

Jumlah Siswa pada jenjang TK/RA/Penitipan Anak = x 100 % Jumlah anak usia 4-6 tahun =

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

KATA PENGANTAR TIM PENYUSUN BAPPEDA KOTA BATU

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Jembrana

DAFTAR ISI BAB I. Pendahuluan BAB II. Gambaran Umum Kondisi Daerah BAB III. Gambaran Pengeloaan Keuangan Daerah Serta Kerangka Pendanaan

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Kota Surakarta 2021 A. 1

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

TABEL 9-1 Indikator Kinerja Kabupaten Nagan Raya Tahun

3. TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN (IKK II.3)

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Tabel 9.1. Tabel Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Landak

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA PALU DT - TAHUN

BAB II GAMBARAN UMUM DAERAH DAN ISU STRATEGIS... II-1

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi

BAB II PERENCANAAN KINERJA

PEMERINTAH KOTA TANGERANG

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

LAKIP Kab. Lamandau Tahun 2013 BAB IV PENUTUP

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BUPATI BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU Tahun 2015

BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA

Tabel 4.3. Prioritas Pembangunan, Program, Indikator dan Target Kinerja SKPD Tahun 2016

Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Tahun Penduduk menurut Kecamatan dan Agama Kabupaten Jeneponto

PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun Wates, 27 September 2017

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

Tabel 6.1 Strategi, Arah dan Kebijakan Kabupaten Ponorogo TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PASAR KOTA MADIUN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

TATARAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN

PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017

V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

FORMULIR PENGUKURAN KINERJA TAHUN No Sasaran Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi % ton/ha pertanian,perkebunan dan

Walikota dan Wakil Walikota Samarinda. Periode

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PEMERINTAH KOTA MALANG

PERENCANAAN KINERJA BAB. A. Instrumen untuk mendukung pengelolaan kinerja

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Kuningan

LAMPIRAN 1 PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 PEMERINTAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

Rancangan RPJMD Kabupaten Belitung Timur Tahun

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

TABEL IX PENENTUAN INDIKATOR KINERJA KOTA MAKASSAR Kondisi Kinerja pada Awal Periode RPJMD (2014)

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN BLITAR NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG

Rencana Kerja P emerintah Daerah Kabupaten Barru Tahun 2015 DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN... I-1

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PEMERINTAH KABUPATEN TANGGAMUS

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BUNGO PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014

MENUJU TEBO SEJAHTERA (MTS): AMAN, HARMONIS DAN MERATA

Jumlah Penduduk usia 15 thn ke atas dapat baca tulis x100% Jumlah penduduk usia 15th ke atas

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA

Transkripsi:

- 171 - BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi dan misi 5.1.1. visi Visi, merupakan keadaan masa depan yang diharapkan dan berbagai upaya yang akan dilakukan melalui program-program pembangunan yang ditawarkan oleh Kepala Daerah terpilih. Dalam dimensi lain, Visi dapat juga dimaknai sebagai pernyataan cita-cita atau keinginan atau impian sebuah kondisi yang ingin dicapai di masa depan. Kondisi yang dicita-citakan atau diimpikan tersebut adalah kondisi yang di akhir periode dapat diukur capaiannya melalui berbagai usaha pembangunan.dalam konteks tersebut, maka implementasi dari visi Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih dalam 5 (lima) tahun kedepan adalah mewujudkan Kota Madiun yang maju, sehingga diharapkan akan memberi dampak pada upaya meningkatkan derajat kesejahteraan nya. Dalam operasional selanjutnya visi dituangkan ke dalam tujuan dan sasaran merujuk pada arah kebijakan RPJPD pada periodesasi 5 (lima) tahunan berkenaan yang sama.selain itu, perumusan visi didasarkan oleh kondisi saat ini baik dari sisi permasalahan pembangunan daerah maupun isu isu strategis eksternal maupun internal yang telah dibahas pada bab sebelumnya. Dilandasi dari perspektif kerangka berfikir dan bertindak tersebut, maka Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih telah menetapkan Visi untuk kurun waktu periodesasi kepemimpinannya selama 5 (lima) tahun kedepan, yaitu : TERWUJUDNYA KOTA MADIUN YANG LEBIH MAJU DAN SEJAHTERA. Visi tersebut diatas, memiliki makna yang sangat dalam dan mendasar serta strategis, sebagai landasan bagi seluruh dalam melaksanakan pembangunan di Kota Madiun pada satu sisi. Disisi lain merupakan target capaian yang menjadi keinginan dan cita-cita serta impian yang akan diwujdukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Madiun dalam 5 (lima) tahun kedepan.

- 172 - Tabel V.1 Perumusan Penjelasan Visi No. Visi 1. Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju Dan Sejahtera Pokok-pokok Visi Lebih Maju Lebih Sejahtera Penjelasan Visi Kota Madiun senantiasa meningkatkan kualitaspembangunan di segala bidang untuk mewujudkan diri sebagai daerah yang modern menurut ukuran dan tuntutan nilai-nilai universal yang tidak menyimpang dan atau bertentangan dengan nilai-nilai agama,tidak bertentangan dengan adat istiadat dan tidak berseberangan dengan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang berkembang di. Kondisi dimana seluruh kehidupan berdimensikan nilai sosial, budaya, ekonomi, politik yang diarahkan untuk semata-mata pada terwujudnya terpenuhinya segala kebutuhan dasarnya. Sehingga diharapkan akan memiliki kemampuan individu yang terampil dalam rangka mendorong terwujudnya daya saing pemerintahan daerah, dan kemandirian secara sosial ekonomi. Dengan pemahaman makna tersebut, maka inti dari kesejahteraan adalah kondisi yang relatif terpenuhi kebutuhan hidupnya baik spiritual maupun material secara layak dan berkeadilan sesuai dengan perannya dalam kehidupan.

- 173-5.1.2. Misi Misi adalah komitmen untuk melaksanakan agenda-agenda utama yang menjadi penentu keberhasilan pencapaian visi pembangunan daerah. Misi juga dapat diartikan sebagai rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Oleh karena itu, dengan rumusan misi yang baik akan dapat membantu memberi gambaran tentang visi yang ingin dicapai dan menjelaskankan langkah-langkah upaya yang perlu dilakukan untuk mencapai visi.rumusan misi menjadi penting untuk memberikan kerangka berfikir dan kerangka bertindak untuk mencapai tujuan, sasaran dan arah kebijakan yang ingin dicapai dan merumuskan peta jalan yang akan dilalui untuk mencapai visi dimaksud. Secarateoritis, misi sesungguhnya dapat dirumuskan untuk menemukan argumentasi mengapa organisasi sebagai lembaga yang akan mengimplementasikan visi, misi, tujuan dan sasaran harus ada. Oleh karena itu, dalam rumusan misi kedalam dokumen RPJMD,selain memperhatikan berbagai potensi lokal yang ada, juga diharapkan supaya dijabarkan dengan tetap memperhatikan faktor-faktor lingkungan strategis, baik eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang ada dalam pembangunan daerah. Dengan demikian, misi disusun untuk memperjelas jalan atau langkah yang akan dilakukan dalam rangka mencapai perwujudan visi. Oleh karena itu, rumusan misi menggunakan bahasa yang sederhana, ringkas dan mudah dipahami tanpa mengurangi maksud yang ingin dijelaskan.sesuai dengan penjelasan tersebut, misi yang telah dirumuskan dapat dilihat dalam tabel berikut Tabel V.2 Perumusan Misi Berdasarkan Visi dan Pokok Pokok Visi No. Visi 1. Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju Dan Sejahtera Pokok-pokok Visi Lebih Maju Lebih Sejahtera Rumusan Misi Mewujudkan pembangunan berbasis pada partisipasi Mewjudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa kuantitas dan kualitas pelayanan publik dan memeratakan tingkat kesejahteraan

- 174 - Berdasarkan keterkaitan dengan visinya, misi Kota Madiun dalam RPJMD tahun 2014 2019 adalah sebagai berikut 1. Mewujudkan pembangunan berbasis pada partisipasi 2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa 3. kuantitas dan kualitas pelayanan publik 4. dan memeratakan tingkat kesejahteraan 5.2. Tujuan dan Sasaran. Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan landasan kerangka kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan. 0leh karena itu, peran dari penjelasan visi dan misi sangat penting agar proses penyusunan tujuan dan sasaran memenuhi syarat supaya selaras dengan sasaran pokok dan arah kebijakan RPJPD periodesasi berkenaan. Perumusan tujuan dan sasaran merupakan salah satu tahap perencanaan kebijakan (policy planning) yang memiliki kritikal point dalam penyusunan RPJMD. Hal ini mengingat bilamana visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak dijabarkan secara teknokratis dan partisipatif kedalam tujuan dan sasaran, maka program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih akan mengalami kesulitan dalam mengoperasionalisasikannya kedalam sistem penyelenggaraan pemerintahan.dalam hal ini, tujuan dan sasaranmerupakan dampak (impact) keberhasilan pembangunan daerah yang diperoleh dari pencapain berbagai program prioritas terkait. Dengan demikian, tujuan dan sasaran pada hakekatnya merupakan penegasan kembali tentang visi dan misi RPJMD Kota Madiun secara lebih detil, terinci, serta tergambar dengan jelas yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan kerangka kinerja pembangunan secara keseluruhan. Rumusan tujuan dan sasaran merupakan dasar dalam menyusun pilihanpilihan strategi pembangunan dan sarana untuk mengevaluasi pilihan tersebut. Selanjutnya dengan berpedoman pada rumusan Visi dan Misi Pembangunan Jangka Menengah Kota MadiunTahun 2014 2019sebagaimana tersebut diatas, maka rumusan tujuan dan sasaran pembangunan daerah, dapat diuraikan sebagai berikut :

- 175 - Tabel V.3 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Fokus Pembangunan RPJMD Kota Madiun 2014 2019 Visi : Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju dan Sejahtera TARGET SASARAN No MISI Tujuan Sasaran 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Mewujudkan meningkatnya pembangunan partisipasi berbasis pada dalam partisipasi pembangunan daerah 2 Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa Mendorong dan meningkatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif dalam pembangunan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan professional pembinaan dan pemberdayaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Terwujudnya kualitas dan akuntabilitas layanan pemerintah; penegakan hukum menuju penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, aspiratif dan berwibawa.

- 176 - Visi : Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju dan Sejahtera TARGET SASARAN No MISI Tujuan Sasaran 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 efektifitas efektifitas kelembagaan kelembagaan pemerintahan dan pemerintahan dan manajemen manajemen aparatur aparatur yang yang efektif dan efektif dan profesional profesional kualitas perencanaan, penganggaran dan pengendalian program Pengelolaan arsip Pemerintah daerah yang tertib, rapi dan handal Kualitas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kualitas perencanaan, penganggaran dan pengendalian program Tersedianya data base dan dokumen statistik daerah Pengelolaan arsip Pemerintah daerah yang tertib, rapi dan handal

- 177 - Visi : Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju dan Sejahtera No MISI Tujuan Sasaran TARGET SASARAN 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 administratsi kependudukan dan catatan sipil secara terintegrasi administratsi kependudukan dan catatan sipil secara terintegrasi 3 kuantitas dan kualitas pelayanan publik Mewujudkan keamanan, ketertiban dan ketentraman yang semakin berkualitas. kualitas dan kuantitas pelayanan dasar Masyarakat kenyamanan, ketertiban dan keamanan lingkungan serta mitigasi bencana meningkatnya fasilitasi partai politik dan pembinaan organisasi kean ketersediaan dan kualitas infrastruktur dasar ; meningkatnya kuantitas dan kualitas perhubungan, telekomunikasi dan informasi

- 178 - Visi : Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju dan Sejahtera TARGET SASARAN No MISI Tujuan Sasaran 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 4 dan memeratakan tingkat kesejahteraan kinerja ekonomi dan sosial dalam upaya mewujudkan kesejahteraan infrastruktur ekonomi Meningkatknya penataan ruang dan pengelolaan lingkungan hidup Iklim Investasi yang kondusif dan pemerataan kesejahteraan rakyat Aksesibilitas dan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendidikan kuantitas dan kualitas kesehatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendidikan minat membaca meningkatnya derajat kesehatan

- 179 - Visi : Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju dan Sejahtera No MISI Tujuan Sasaran TARGET SASARAN 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan memperluas cakupan keluarga berencanan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan memperluas cakupan keluarga berencana Daya Saing Tenagakerja partisipasi dalam kebudayaan dan peningkatan peran pemuda serta olah raga kontribusi koperasi, UMKM, Perdagangan, Pariwisata dan perindustrian secara berkelanjutan Kualitas dan Kuantitas Daya Saing Tenagakerja partisipasi dalam kebudayaan dan peningkatan peran pemuda serta olah raga kontribusi koperasi, UMKM, perdagangan, pariwisata dan perindustrian

- 180 - Visi : Terwujudnya Kota Madiun Yang Lebih Maju dan Sejahtera TARGET SASARAN No MISI Tujuan Sasaran 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ketahanan pangan daerah ketahanan pangan daerah

- 181 - Tabel V.4 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Indikator RPJMD Kota Madiun 2014 2019 No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Misi 1: Mewujudkan pembangunan berbasis pada partisipasi 1 Mendorong dan meningkatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif dalam pembangunan meningkatnya partisipasi dalam pembangunan daerah pembinaan dan pemberdayaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak LPM berprestasi Rata-rata jumlah kelompok binaan lembaga pemberdayaan (BLM) Rata-rata jumlah kelompok binaan PKK Prosentase partisipasi perempuan di lembaga pemerintahan Partisipasi angkatan kerja perempuan Rasio kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 11 11 11 14 11 11 3 3 3 3 3 3 37,065 37,097 37,129 37,161 37,194 37,226 9,89 10,23 10,75 11,29 12 12,61 75,15 76,14 77,19 78,12 79,15 80,00 0,053 0,05 0,042 0,031 0,028 0,022

- 182 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Misi 2: Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa 1. kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan professional 2. efektifitas kelembagaan pemerintahan dan manajemen aparatur yang efektif dan profesional Terwujudnya kualitas dan akuntabilitas layanan pemerintah; penegakan hukum menuju penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, aspiratif dan berwibawa. efektifitas kelembagaan pemerintahan dan manajemen aparatur yang efektif dan profesional Opini BPK terhadap laporan Keuangan; Indeks Kepuasan Masyarakat Prosentase capaian SPM persentase Penegakan Perda Ketersediaan Sistem informasi menajemen pemerintahan daerah Persentase kasus pelanggaran disiplin pegawai Persentase SKPD yang menyelesaikan Lap Kinerja (max 31 Maret) tepat waktu WDP WTP WTP WTP WTP WTP 78,51 79,66 80,32 80,98 81,64 82,3 75 77 79 81 83 85 97% 100% 100% 100% 100% 100% 51 53 55 57 59 61 0,4 0,3 0,3 0,3 0,25 0,25 100% 100% 100% 100% 100% 100%

- 183 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 3. kualitas perencanaan, penganggaran dan pengendalian program 4. Pengelolaan arsip Pemerintah daerah yang tertib, rapi dan handal 5. administratsi kependudukan Kualitas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kualitas perencanaan, penganggaran dan pengendalian program Tersedianya data base dan dokumen statistik daerah Pengelolaan arsip Pemerintah daerah yang tertib, rapi dan handal administratsi kependudukan dan Pengesahan Perda APBD tepat waktu ya ya ya ya ya ya Persentase SKPD yang menyelesaikan Lap 100% 100% 100% 100% 100% 100% Keuangan Tepat Waktu Persentase peningkatan PAD 33,29 36,29 39,29 42,29 45,29 48,29 Penjabaran Program RPJMD 100% 100% 100% 100% 100% 100% kedalam RKPD Persentase SKPD yang menyusun 100% 100% 100% 100% 100% 100% dokumen Renja Jumlah dokumen statistik Daerah 3 3 3 3 3 3 yang tersedia Persentase SKPD yang menerapkan pengelolaan arsip 31 32 34 35 37 38 secara baku Jumlah SDM pengelola kearsipan 165 365 565 765 965 1165 Cakupan Penerbitan Kartu 86,91 100 100 100 100 100 Tanda Penduduk

- 184 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dan catatan sipil secara terintegrasi catatan sipil secara terintegrasi Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kelahiran Rasio pasangan berakte nikah 94 94 94 94 94 94 88 88 89 90 90 90 Misi 3: kuantitas dan kualitas pelayanan publik 1. Mewujudkan Rasio jumlah polisi keamanan, ketertiban dan kenyamanan, ketertiban dan pamong praja per 10.000 penduduk 1,4 1,8 2,4 3,6 4,8 6,0 ketentraman yang keamanan Angka kriminalitas 21,74% 21,63% 21,52% 21,30% 20,86% 19,98% semakin lingkungan serta Jumlah berkualitas. mitigasi bencana 14 14 13 12 11 10 demonstrasi Cakupan pelayanan bencana kebakaran kota 48,33% 100% 100% 100% 100% 100% meningkatnya fasilitasi partai politik dan pembinaan organisasi kean Persentase aparatur pemadam kebakaran yang memenuhi standart jumlah partai politik yang mendapatkan bantuan jumlah organisasi kean 5,56% 85% 85% 85% 85% 85% 11 10 10 10 10 10 100 100 100 100 100 100

- 185 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 2. kualitas dan kuantitas pelayanan dasar Masyarakat ketersediaan dan kualitas infrastruktur dasar ; meningkatnya kuantitas dan kualitas perhubungan, telekomunikasi dan informasi Panjang jalan dalam kondisi baik 86,83% 87,5 88% 88,7% 89% 90% Rasio Panjang jalan yang memiliki trotoar dan drainase/ saluran pembuangan air. Rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk Rasio tempat penampungan sampah (TPS) per satuan penduduk Rasio rumah layak huni 18,56% 18,99% 19,25% 19,65% 19,99% 20,39% 582,5 582,5 582,5 582,5 582,5 582,5 2,47 2,58 2,68 2,79 2,89 3,00 94,03% 94,5% 95% 95,5% 96% 96,5% Jumlah arus penumpang 6.502.948 6.600.600 6.666.500 6.766.500 6.868.100 7.005.450 angkutan Jumlah uji kir angkutan umum 6.206 6.219 6.235 6.249 6.263 6.281 Rasio ijin trayek 0,0005 0,0005 0,0006 0,0006 0,0006 0,0006 Persentase Jumlah Pemasangan 3,9 4,0 4,4 4,7 4,9 5,2 rambu-rambu Jumlah jaringan komunikasi 8/5 7/5 6/5 6/5 6/5 6/6

- 186 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Web site milik pemerintah daerah ada ada ada ada ada ada Pameran/expo per 14 18 18 18 18 18 infrastruktur ekonomi Meningkatknya penataan ruang dan pengelolaan lingkungan hidup tahun Jenis dan jumlah bank dan cabang jumlah perusahaan asuransi dan cabang Jumlah Restoran, Cafe dan Rumah Makan jumlah penginapan/hotel Ketaatan terhadap RTRW Luas wilayah kebanjiran Rasio ruang terbuka hijau per satuan luas wilayah Prosentase penanganan sampah 32 32 32 32 32 32 14 14 14 14 14 14 64 64 64 64 64 64 32 34 34 34 34 34 100% 100% 100% 100% 100% 100% 11 11 10 8 4 0 12% 13% 14% 15% 16% 17% 94,04% 94,55% 94,99% 95,35% 95,85% 96,05% Misi 4: dan memeratakan tingkat kesejahteraan 1. Iklim Jumlah investor kinerja ekonomi dan sosial dalam Investasi yang kondusif dan berskala nasional (PMDN/PMA) 265 291 317 343 370 399

- 187 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 upaya mewujudkan kesejahteraan 2. Aksesibilitas dan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendidikan 3. kuantitas dan kualitas kesehatan pemerataan kesejahteraan rakyat aksesibilitas dan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendidikan minat membaca meningkatnya derajat kesehatan Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA) 241M 265M 287M 310M 334M 361M Angka Melek Huruf 100% 100% 100% 100% 100% 100% Angka Rata-Rata Lama Sekolah 10,48 Th 10,59 Th 10,71 Th 10,84 Th 10,98 Th 11 Th Angka Kelulusan Angka kelulusan SD/MT, SMP/MTs 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % dan SMA/SMK/MA Melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs dan dari 123,82 % 122 % 120 % 115 % 105 % 100 % SMP/MTs ke SMA/SMK/MA Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 100,34 % 100,3 % 100,2 % 100,1 % 100 % 100 % Jumlah perpustakaan 33 33 34 35 36 36 Jumlah pengunjung 0,141 0,142 0,144 0,146 0,148 0,150 perpustakaan Angka Harapan Hidup 71,55 Th 71,65 Th 71,75 Th 71,85 Th 71,95 Th 72,03 Th Angka Kematian Ibu 2 2 1 1 0 0 Angka Kematian Bayi 20 19 18 17 16 15

- 188 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Prosentase Balita Gizi Kurang 13,32% 13% 12,35% 12% 11,50% 10,92% Prosentase Keluarga Sadar 55,70 59,10 63,05 65 68,20% 70 Gizi Jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar 2 5 8 11 13 15 dan Rumah Sakit Terakreditasi Prosentase Penduduk Peserta Jaminan 53,59 60 70 80 90 100 Kesehatan Nasional Prosentase Tempat tempat Umum (TTU) dan Tempat Pengolahan Makanan (TPM) 80% 81% 82% 83% 84% 85% 4. penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan memperluas penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan memperluas Sehat Penurunan Jumlah Kasus KLB Sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan panti rehabilitasi 35 Kasus 25 Kasus 20 Kasus 15 Kasus 10 Kasus 8 Kasus 10 10 10 10 10 10

- 189 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 cakupan keluarga berencanan 5. Daya Saing Tenagakerja 6. partisipasi dalam kebudayaan dan peningkatan peran pemuda serta olah raga cakupan keluarga berencana Kualitas dan Kuantitas Daya Saing Tenagakerja partisipasi dalam kebudayaan dan peningkatan peran pemuda serta olah raga Penanganan penyandang masalah 1600 1600 1600 1600 1600 1600 kesejahteraan sosial Cakupan peserta KB aktif 73 % 73,8 % 74 % 74,4 % 75 % 75,5 % Rasio akseptor KB 11,50 % 11,56 % 11,60 % 11,64 % 11,67 % 11,80 % Rasio ketergantungan 42,23 % 43,15 % 43,59 % 43,99 % 44,25 % 44,79 % Tingkat pengangguran 6,66 6.33 6,15 5,95 5,55 5,08 terbuka Tingkat partisipasi angkatan kerja 78 % 80 % 81 % 82 % 83 % 85 Jumlah grup kesenian 4 4 4 4 4 4 Jumlah gedung kesenian 1 1 1 1 1 1 Benda, situs dan kawasan cagar budaya yang 2 3 3 3 3 3 dilestarikan Jumlah Klub Olah Raga 13 14 15 16 17 18 Jumlah kegiatan kepemudaan 1 1 2 3 4 5

- 190 - No Tujuan Sasaran Indikator Capaian kierja (2013) Kondisi Awal 2015 2016 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 7. kontribusi koperasi, UMKM, Perdagangan, Pariwisata dan perindustrian secara berkelanjutan 8. ketahanan pangan daerah kontribusi koperasi, UMKM, perdagangan, pariwisata dan perindustrian ketahanan pangan daerah Usaha mikro dan kecil 22.792 22.928 23.066 23.204 23.343 23.483 Prosentase koperasi aktif 97,56 97,58 97,60 98,20 98,25 98,65 Jumlah UKM 852 871 890 909 928 947 Kunjungan wisata 462.850 472.484 482.118 491.752 501.386 511.022 Pertumbuhan industri 4,90 2,17 2,13 2,10 2,04 2 Ketersediaan pangan utama 46,02 46,55 47,03 47,6 48,05 48,65 jumlah populasi ternak (sapi 299 ekor 304 ekor 309 ekor 313 ekor 319 ekor 325 ekor potong) Cakupan bina kelompok petani 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Produktifitas padi atau bahan pangan utama lokal 95 96 97 98 99 100 lainnya per hektar Produksi perikanan 95 96 97 98 99 100 Konsumsi Ikan 100 100 100 100 100 100