PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
DESAIN INSTRUKSIONAL

TAKSONOMI DESAIN INSTRUKSIONAL

TAKSONOMI DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN

PETA KOMPETENSI PEMBELAJARAN

PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

ANALISIS PEMBELAJARAN / PETA CAPAIAN PEMBELAJARAN

I N S A N I N D O N E S I A Y A N G C E R D A S & K O M P R E H E N S I F ANALISIS PEMBELAJARAN / PETA CAPAIAN PEMBELAJARAN

MANFA NFA TUJUAN PEMBELAJARAN

TAKSONOMI TUJUAN PEMBELAJARAN. Nurul Widiastuti, PhD

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

LOGO. Menyusun E - Materi. Workshop Pengembangan Multimedia Pembelajaran

Aulia Siti Aisjah Hp :

PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CP-MK) Nurul Widiastuti, PhD

Workshop Multimedia Pembelajaran Pedoman Pengembangan emateri

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

KONSEP PENYUSUNAN KURIKULUM

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Standar Nasional Pendidikan Tinggi

RANAH RANAH. Misalnya : istilah fakta aturan urutan metode

PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB II MODEL PEMBELAJARAN NOVICK DAN HASIL BELAJAR

RANAH-RANAH TAKSONOMI BLOOM RANAH KOGNITIF-PENGETAHUAN (KNOWLEDGE) Kategori Kemampuan Internal Kata-kata Kerja Operasional Jenis Perilaku

Kurikulum Pendidikan Tinggi

Tugas Evaluasi Pendidikan RANAH PENGETAHUAN MENURUT BLOOM

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) dan SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

Taksonomi Perilaku. 1.mengidentifikasikan. C1 Pengetahuan Mengatahui... Misalnya: istilah, kata benda, kata kerja

Tujuan Instruksional Umum (TIU) Oleh Unggul P. Juswono. Kompetensi Seorang Sarjana S1, S2, S3 ?????????

PERSOALAN PENILAIAN BELAJAR

[C3,P3,A3]: Mahasiswa mampu mengaplikasikan teknik konversi Hydroelectricity. (15,16)

PENGERTIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Kebijakan Assessment dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) BAHAN AJAR/DIKTAT


PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN. Oleh: Dr. Christina Ismaniati, M.Pd.

TAKSONOMI PEMBELAJARAN

ASPEK PENILAIAN MATA KULIAH ADAPTIF SOFTSKILL I. Tingkatan kemampuan kemampuan ranah kognitif. Indikator Penilaian


MATERI 3. copyright dit.akademik.ditjen.dikti

MATERI SIDANG PENDIDIKAN GRUP II PROGRAM PELATIHAN BERKOMPETENSI ANGGOTA AFFAVETI

Penyusunan CAPAIAN PEMBELAJARAN Mata Kuliah

1.Identitas mata pelajaran: berisi mata pelajaran yang akan diajarkan, kelas, semester, alokasi waktu yang digunakan dan banyaknya jam pertemuan.

MERUMUSKAN KEMAMPUAN AKHIR. Kemampuan akhir yang diharapkan dirumuskan menggunakan kalimat kerja yang

PANDUAN MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Yusuf Bilfaqih

RANAH-RANAH TAKSONOMI BLOOM

Teknik & Strategi Menulis Buku Ajar & Modul Ajar

ASESMEN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

RPKPS (RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER) TEKNIK KENDALI ES4183. Beban studi: 3 (tiga) sks

SISTEM PENILAIAN KTSP. Sosialisasi KTSP

3/30/2010 Rustaman file 1

DISAIN INSTRUCTIONAL (Perencanaan Pembelajaran)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH BERDASARKAN PETA CAPAIAN PEMBELAJARAN MK

Bagian 2. EVALUASI : Prinsip, Karakteristik Kualitas, Taksonomi Hasil Belajar, Ragam Bentuk dan Prosedur.

BAB V PEMBAHASAN. Fiqih dengan melalui penerapan model pembelajaraan kooperatif tipe picture and

TUJUAN Dalam rangka melaksanakan misi dan pencapaian visi PS MTM Universitas Lampung, maka ditetapkan tujuan Program Studi sebagai berikut:

KOPWIL 6 PEKERTI DOSEN UNIMUS SEMARANG, 30 JAN 2017

Deskripsi Umum, Learning Outcomes, dan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

MASALAH & TANTANGAN. 6. Pendidikan tinggi masih menghadapi kendala dalam mengembangkan dan menciptakan IPTEK.

WORKSHOP RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) USAHID. Agustina Zubair

TAXONOMY BLOOM'S THEORY. Membagi kemampuan belajar menjadi 3 (tiga) domain: Kognitif (Pengetahuan) Psikomotorik (Keterampilan) Afektif (Sikap)

BAB II KAJIAN TEORI. Menurut arti leksikal Hasil adalah sesuatu yang diadakan. 10 Sedangkan belajar

Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Penyusunan Learning Outcomes. Nono Carsono

1. PERSOALAN PENILAIAN BELAJAR

SISTEM PENGENDALIAN OTOMATIS

KEPUTUSAN SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Nomor : 01/SK/K01-SA/2008 TENTANG KEBIJAKAN SISTEM PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA

KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) BERDASARKAN KKNI PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN

KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

TAHAPAN PENYUSUNA N RENCANA PEMBELAJAR AN

ANALISIS TINGKAT KOGNITIF SISWA SMP DENGAN KEMAMPUAN RENDAH BERDASARKAN TAKSONOMI REVISI BLOOM PADA PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

TAKSONOMI DAN PENILAIAN PEMBELAJARAN. oleh Dr. B. Widharyanto, M.Pd

Metodologi Penelitian Ilmu Pangan ITP 500; 3(2-3) 20/08/2010 Kuliah I, Metodologi Penelitian Ilmu Pangan 1

BAB II KAJIAN PUSTAKA

PEMBELAJARAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK Oleh : As ari Djohar. Definisi belajar berbeda-beda, menurut pendapat tradisional belajar itu ialah

PEDOMAN DOSEN MM WIDYATAMA

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertianpengertian,

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Dokumen Kurikulum Program Studi : Doktor Teknik Fisika

II. TINJAUAN PUSTAKA. pembelajaran karena dalam model pembelajaran terdapat langkah-langkah

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI TAHUN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Dokumen Kurikulum Program Studi : Arsitektur


Pendalaman Kriteria Akreditasi IABEE

dapat dialami langsung oleh siswa, hal ini dapat mengatasi kebosanan siswa dan perhatiannya akan lebih baik sehingga prestasi siswa dapat meningkat.

PENDAHULUAN. Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pendahuluan Pendalaman Materi Fisika SMP

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014

Dokumen Kurikulum Program Studi : Ilmu dan Teknik Material

Silabus dan SAP matakuliah: Pengantar Rekayasa dan Desain I

DESKRIPSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA SISWA DI SDN 3 TAPA KECAMATAN TAPA KABUPATEN BONE BOLANGO

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP

1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN

Transkripsi:

I N S A N I N D O N E S I A Y A N G C E R D A S & K O M P R E H E N S I F Aulia Siti Aisjah Hp : 081-235-898-75 auliasa20@gmail.com auliasa@ep.its.ac.id PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Surabaya, 27 30 Oktober 2015 L/O/G/O

S1 Teknik Fisika FTI-ITS, Lulus 1988, S2 Teknik Elektro ITS, Lulus 1996, S3, Teknik Pengendalian Kelautan FTK ITS, Lulus 2007 Dosen Tetap: Jurusan Teknik Fisika FTI-ITS 1988 Sekarang, Kaprodi S2 Teknik Fisika ITS (2010 skr) Ketua Dewan Redaksi Jurnal JURNAL IPTEK, The Journal of Technology and Science (2008 - skr) terindeks di indexing International Koordinator Jurnal IPTEK (IPTEK of Engineering, IPTEK of Science, IPTEK of Art and Design, IPTEK of Proceeding Series) (2012 skr) Angggota Senat Akademik ITS (2011 2013, 2015 sd skr) Anggota Dewan Pnasihat ITS (2013 2015) Bersertifikat Pendidik, Ketua Tim Kurikulum Teknik Fisika ITS, 2009 dan 2014 (S2) Ketua Panitia International Seminar 2 nd, 3 th APTECS ITS (annual international seminar), ISST 2015 Ketua Steering Commitee International Seminar 3 th APTECS Peneliti dana (Ristek, DP2M, PUM ITS) 2008 - skr Trainer utk KBK, Pekerti, AA (2009 skr) Trainer untuk penulisan karya ilmiah DitLitabMas DIKTI (2011 skr) Penerima Hibah E-Learning ITS (2009-2012), Hibah GDLN (2012), Hibah PDITT (2013 2015), Hibah Buku Ajar (2014) Penyusun buku Panduan PDITT Dikti 2014 Keynote speaker: Devsus Workshop (NMMU Port Elizabeth Afsel 2010, IMS Dar er Salaam Zanzibar 2011, Universidad Quintanaa Roo Mexico 2012),

Jadwal Hari/Tgl PUKUL MATERI FASILITATOR 08:00-08:30 PEMBUKAAN Rektor Selasa, 08:30-09:00 Pengantar PEKERTI Syamsul Arifin 27 Oktober 09:00-11:00 Sistem Pendidikan Tinggi Syamsul Arifin 2015 11:00-12:30 ISHOMA 12:30-14:20 Taksonomi Tujuan Instruksional Syamsul Arifin 14:20-14:40 Istirahat shalat & Coffee Break 14:40-16:30 Penyusunan Capaian Pembelajaran Nurul Widyastuti/Aulia S.A. Rabu, 28 Oktober 2015 Kamis, 29 Oktober 2015 Jum at, 30 Oktober 2015 08:00-09:30 Analisis Pembelajaran/Peta Kompetensi Aulia S.A. 09:30-11:00 Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Widiyastuti 11:00-12:30 ISHOMA 12:30-14:20 Kurikulum ITS Nurul Widyastuti 14:20-14:40 Istirahat shalat & Coffee Break 14:40-16:30 Teori, Model dan Motivasi Belajar Orang Dewasa Sri Fatmawati 08:00-09:30 Dasar-dasar komunikasi dan ketrampilan dasar Sri Fatmawati, mengajar 09:30-11:00 Penggunaan e-learning dalam pembelajaran Tim P3AI & Nur Qomarudin daring 11:00-12:30 ISTIRAHAT 12:30-14:20 Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) Ludfi Djayanto 14:20-14:40 Istirahat shalat & Coffee Break 14:40-16:00 Lanjutan SN-DIKTI Ludfi Djayanto 14:00-15:00 Team Teaching Sri Fatmawati 08:00-10:00 Assessmen dan Evaluasi Hasil Pembelajaran Widiyastuti/Aulia SA 10:00-11:00 Team Teaching Tim-P3AI-ITS 11:00-12:30 ISTIRAHAT 12:30-14:20 Praktek Mengajar (Micro Teaching) Tim-P3AI-ITS 14:20-14:40 Istirahat shalat & Coffee Break 14:40-16:20 Praktek Mengajar (Micro Teaching) Tim-P3AI-ITS 16:20-16:30 PENUTUPAN Panitia

1. STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 2. STANDAR PENELITIAN 3. STANDAR PENGABDIAN KPD MASY SNPT PASAL 4 PASAL 5 STANDAR NAS. PEND 1. Standar KOMP. LULUSAN 2. Standar ISI 3. Standar PROSES 4. Standar PENILAIAN PEND 5. Standar PENDIDIK dan TENAGA KEPENDIDIKANAN 6. Standar SARANA dan PRASARANA 7. Standar PENGELOLAAN 8. Standar PEMBIAYAAN

TAKSONOMI & CAPAIAN PEMBELAJARAN

Start Kompetensi Lulusan PRODI Model >Strategi> Methods Pembelajaran Capaian Pembelajaran MK PETA KOMPETENSI Sub-Capaian Pembelajaran MK Indikator Pencapaian Hasil Belajar Rencana Pembelajaran Pokok Bahasan (Peta Konsep) Bahan Ajar (Media Pembelajaran) Monitoring Proses Pembelajaran Asesmen Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa Re-Konstruksi MK Evaluasi Proses Pembelajaran (Instructional Research) End Rancangan Pembelajaran MK

Universities Value VISI & MISI TUJUAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS KOMPETENSI LULUSAN UNIVERSITAS KOMPETENSI LULUSAN PRODI Capaian Pembelajaran Lulusan - CPL Matakuliah-A Capaian Pembelajaran MK-A : Kemampuan akhir-1 Kemampuan akhir-2 : Kemampuan akhir-n (Permen DIKBUD Tahun 2013 : SNPT) Matakuliah-Z Capaian Pembelajaran MK-Z : Kemampuan akhir-1 Kemampuan akhir-2 : Kemampuan akhir-n

KAWASAN TUJUAN INSTRUKSIONAL COGNITIF Berorientasi pada kemampuan berpikir intelektual yang paling sederhana kompleks AFEKTIVE PSICHOMOTORIC Berorientasi pada ketrampilan motorik, berhubungan dengan anggota badan yang memerlukan koordinasi syaraf dan otot Berorientasi pada kepekaan rasa, emosi, nilai dan sikap

%Afektif Receiving, Responding, Valuing, Organization, Characterization. Observable HUBUNGAN INTERAKTIF ANTAR KAWASAN TAKSONOMI Terintegrasi dan Berkinerja %Kognitif : Knowledge, Comprehension, Application, Analysis, Synthesis, Evaluation, Creation. %Psikomotor: Imitation, Manipulation, Precision, Articulation, Naturalization. Measurable Bloom & Anderson (1999-2001)

CP pada level KKNI CP pada setiap level KKNI diuraikan dalam diskripsi sikap dan tata nilai, kemampuan, pengetahuan, tanggung jawab dan hak pernyataan ringkas Kedalaman dan Level Sesuai Jenjang PS

Universities Value VISI & MISI TUJUAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS KOMPETENSI LULUSAN UNIVERSITAS KOMPETENSI LULUSAN PRODI GOL / CP MK Matakuliah-A Capaian Pembelajaran MK-A : Kemampuan akhir-1 Kemampuan akhir-2 : Kemampuan akhir-n (Permen DIKBUD Tahun 2014 : SNPT) Matakuliah-Z Capaian Pembelajaran MK-Z : Kemampuan akhir-1 Kemampuan akhir-2 : Kemampuan akhir-n

C, P, A - MENINGKAT SESUAI BLOOM ANDERSON RINCIAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PRODI Rincian CP PS 1. Ketrampilan Kerja Rincian CP PS 2. Penguasaan Pengetahuan Rincian CP PS 3. Kemampuan Manajerial SEM 8 CP8.1 MK 8.1 CP8.2 MK 8.2 CP8.J MK 8.J SEM SEM 2 CP2.1 MK 2.1 CP2.2 MK 2.2... CP2.M MK 1.M SEM 1 CP1.1 MK 1.1 CP1.2 MK 1.2 CP1.N MK 1.N

C, P, A - MENINGKAT SESUAI BLOOM ANDERSON Aspek Ketrampilan Kerja 1 1.1.1 2 Aspek Penguasaan Pengetahuan 3 1.1.2 2.1.1 1.1.3 2.1.2 A. 1.2.4 2.2 C P Aspek Kemampuan Manajerial 3.1.1 3.1.2 3.3 SEM 8 CP8.1 MK 8.1 CP8.2 MK 8.2 CP8.J MK 8.J... SEM 2 1.1.1 1.1.3 2.1.1 2.1.4 3.1.1 CP2.2 Fisika Rek 2 MK 2.2 CP2.M MK 1.M SEM 1 1.1.1 1.1.3 2.1.4 3.1.1 Fisika Rek 1 1.1.1 1.2.4 2.1.1 2.2.3 Matematika1 1.1.1 1.2.1 2.1.3 2.2.3 Kimia 2.1.2 2.2.1 3.1.3 3.2.1 Pengantar Tek. Fisika

KEDUDUKAN CP dan SUB CP Capaian Pembelajaran

CAPAIAN PEMBELAJARAN Capaian pembelajaran MK sudah harus bersifat khusus. HARUS BERSIFAT OBSERVABLE MEASURABLE Mempunyai 4 UNSUR: AUDIENCE, BEHAVIOUR, CONDITION, DEGREE Kata kerja yang sering digunakan: Mampu menjelaskan.. Mampu mengaplikasikan. Mampu untuk.

Kaidah Penulisan Capaian Pembelajaran Setiap CP menyatakan kemampuan mahasiswa yang dinyatakan dengan kalimat sederhana dan menggunakan kata kerja (verb), Setiap CP gunakan hanya satu verb yang masing-masing menyatakan kemampuan penguasaan pengetahuan (knowladge), ketrampilan (skill), sikap dan tata nilai (afeksi), Setiap CP sesuaikan dengan kebutuhan belajar mahasiswa (sesuai dengan level diskripsi KKNI), Setiap CP menyatakan kemampuan mahasiswa yang dapat dilakukan assessment, Contoh : Mahasiswa mampu menghitung rata-rata dengan kemampuan presentasi oral dengan sikap yg profesional. Setiap CP jangan menggabungkan 2 atau lebih kemampuan yg pencapaiannya tidak dapat assess dengan sebuah metoda assessment tunggal, Setiap CP matakuliah (MK) sesuaikan dengan CP Prodi, CP-MK dapat di elaborasi menjadi CP yang lebih spesifik, dan dapat memiliki 4 unsur : Audience, Behavior, Condition, Degree.

4 unsur dalam CAPAIAN PEMBELAJARAN A.B.C.D A. (AUDIENCE) Siapa mahasiswa Anda? B. (BEHAVIOUR) Kompetensi/perilaku yang diharapkan dicapai mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah C. (CONDITION) Situasi atau kondisi belajar tertentu yang diperlukan mahasiswa untuk mencapai kompetensi/perilaku yang diinginkan. D. (DEGREE) Tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai kompetensi/perilaku yang diinginkan

2 SYARAT RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP): Berorientasi kepada mahasiswa, bukan kepada dosen atau mata kuliah Berorientasi kepada hasil belajar, bukan kepada proses belajar. 3 KARAKTERISTIK RUMUSAN CAPAIAN PEMBELJARAN: CP secara spesifik dapat diukur (Measurable) CP secara spesifik dapat di diamati (Observable) CP relevan dengan kompetesi lulusan yg dituju (KKNI); menggambarkan penguasaan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan tata nilai.

Capain Pembelajaran - S.M.A.R.T S PESIFIC MEASURABLE Capaian belajar harus jelas, menggunakan istilah yang spesifik menggambarkan kemampuan; pengetahuan, nilai, sikap dan kinerja yang diinginkan. Gunakan kata-kata tindakan atau kata kerja nyata (concrete verbs). Capaian belajar harus mempunyai target yang dapat diatur dan hasil yang dapat diukur, sehingga kita dapat menentukan kapan hal tersebut dapat dicapai oleh mahasiswa A CHIEVABLE Pastikan bahwa kemampuan yang diinginkan adalah sesuatu dimana mahasiswa dapat mencapainya. REALISTIC Pastikan bahwa kemampuan mahasiswa yang diinginkan adalah realistis dan dapat dicapai oleh mahasiswa T IME - BOUND Pastikan bahwa kemampuan mahasiswa yang diinginkan adalah dalam batas waktu

CONTOH CAPAIAN PEMBELAJARAN

Contoh capaian pembelajaran No Tujuan Instruksional Orientasi? 1. Dosen mengajarkan tentang penyusunan proposal penelitian 2. Mahasiswa dapat menyusun proposal penelitian 3. Matakuliah ini akan membahas secara mendalam berbagai metode eksperimen 4. Mahasiswa akan mendiskusikan perubahan sistem perpajakan berdasarkan analisa krisis moneter 5. Mahasiswa akan dapat menganalisis perubahan sistem perpajakan berdasarkan analisa krisis moneter Dosen Mahasiswa Matakuliah Proses belajar Hasil belajar X X X

Contoh Hasil Tugas Pekerti CP Prodi & CP MK

Capaian Pembelajaran MK Capaian Pembelajaran Program Studi 1.1.1 Mampu mengelola dan menjalankan usaha baik usaha baru (start-up) maupun usaha yang sudah berjalan 1.2.1 Mampu untuk melakukan perencaan dan pengelolaan keuangan perusahaan 2.4.6 Memahami teori dan prinsip dasar dari akuntansi 3.5.1 Bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri Mata Kuliah Mahasiswa mampu menerapkan konsep dan prosedur akuntansi baik manual maupun terkomputerisasi pada perusahaan yang baru maupun yang telah beroperasi, baik dengan kinerja individu maupun secara berkelompok dalam kerjasama tim Program Studi PP1 : Menguasai keilmuan perencanaan wilayah dan kota untuk mendukung pembangunan berkelanjutan PP4 : Mampu berpikir kreatif dan inovatif KP6 :Mampu bekerjasama dalam tim multidisiplin MP3 : Memiliki etika dan tanggung jawab profesi Mata Kuliah Mampu menyusun dan mempresentasikan suatu produk pemetaan dalam bentuk/format sistem informasi geografis (GIS) untuk keperluan penataan ruang melalui kinerja individu dan kerjasama kelompok.

MK Analisis Lokasi dan Keruangan MK Teknik Tenaga

Contoh Hasil Tugas Pekerti CP MK dan Sub CP

Pokok Bahasan 1 Pokok Bahasan.. Pokok Bahasan n Lulus MK Tahap 1 Tahap Tahap n CP MK Kemampuan 1 yang diharapkan Kemampuan ke yang diharapkan Kemampuan ke n yang diharapkan Sub CP 1 Sub CP.. Sub CP n CP

Capaian Pembelajaran MK: Mampu mengevaluasi sistem pengendalian otomatis pada plant dengan tahapan yang benar baik secara mandiri maupun dalam kerjasama tim (C5, P4, A3) PB8. Menganalisis Karakteristik Sistem berdasarkan Persamaan Ruang Keadaan (C4, P3, A3) PB7. Membandingkan Strategi Perancangan sistem Pengendalian PID dan kombinasinya (C5, P3, A3) PB6. Membandingkan Pengendali PID, dan kombinasinya (C5, P3, A3) PB3. Menganalisis PB4. Membuat Tempat PB5. Menganalisis Respon Respon Sistem Dinamis (C4, P3, A3) Kedudukan Akar (C4, P3, A3) Frekuensi (C4, P3, A3) PB 2. Menurunkan Model Matematis Sistem Dinamika (C3, P3, A3) PB 1. Menjelaskan Komponen Sistem Pengendalian Otomatis (C2,A2) Garis Entry Behaviour Transformasi Laplace Sensor Transducer

Contoh: MK Akuntansi Mahasiswa mampu menerapkan konsep dan prosedur akuntansi baik manual maupun terkomputerisasi pada perusahaan yang baru maupun yang telah beroperasi, baik dengan kinerja individu maupun secara berkelompok dalam kerjasama tim Mampu membandingkan sistem akuntansi terkomputerisasi dengan manual Mampu membuat siklus akuntansi perusahaan jasa Mampu membuat siklus akuntansi perusahaan dagang Mampu membuat siklus akuntansi perusahaan pemanufakturan Mampu melakukan proses jurnal penyesuaian Mampu melakukan proses pencatatan Akuntansi Mampu menjelaskan pengertian dan fungsi Akuntansi

Susun: 1.Capaian Pembelajaran 2.Sub Capaian Pembelajaran 10

KNOWLEDGE PENGETAHUAN * Mengingat * Menghafal TAKSONOMI TUJUAN KOGNITIF MENURUT BLOOM (1956) COMPRE- HENSION PEMAHAMAN * Menerjemahkan * Menginterpretasikan * Menyimpulkan APPLICATION PENERAPAN Menggunakan konsep prinsip, dan prosedur untuk memecahkan masalah ANALYSIS ANALISIS * Memecahkan konsep menjadi bagian-bagian * Mencari hubungan antar bagian SYNTESIS SINTESIS Mengga bungkan bagianbagian menjadi satu kesatuan EVALUATION EVALUASI Membandingkan nilainilai, ide-ide, metode dsb. dengan standar Paling sederhana Komplek

Original Evaluasi Sintesa Analisis Aplikasi Pemahaman Pengetahuan Kata Benda Revised Berkreasi Mengevaluasi Menganalisis Mengaplikasikan Memahami Mengingat Kata Kerja

THE TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES COGNITIVE DOMAIN Bloom & Anderson & Krathwohl,2001 Mengidentifikasikan, Menyebutkan, Menunjukkan Memberi nama pada, Menyusun daftar, Menggarisbawahi, Menjodohkan, Memilih, Memberikan definisi, Menyatakan,. Menjelaskan, Menguraikan, Merumuskan, Merangkum, Mengubah, Memberikan contoh tentang, Menyadur, Meramalkan, Menyimpulkan, Memperkirakan, Menerangkan, Menggantikan, Menarik kesimpulan, Meringkas, Mengembangkan, Membuktikan,. Mendemonstrasikan, Menghitung, Menghubungkan, Memperhitungkan Membuktikan, Menghasilkan, Menunjukkan, Melengkapi, Menyediakan, Menyesuaikan, Menemukan,. Memisahkan, Menerima, Menyisihkan, Menghubungkan, Memilih, Membandingkan Mempertentang kan, Membagi, Membuat diagram/skema, Menunjukkan hubungan antara, Membagi,.. Memperbandingkan, Menyimpulkan, Mengkritik, Mengevaluir, Memberikan argumentasi, Menafsirkan, Membahas, Menyimpulkan, Memilih antara, Menguraikan, Membedakan, Melukiskan, Mendukung, Menyokong, Menolak,. Merancang, Menyusun, Menciptakan, Mendesain, Mengkombinasikan, Mengatur, Merencanakan,.. C1 C2 C3 C4 C5 C6

THE TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES COGNITIVE DOMAIN (ANDERSON, 1989) Dimensi Pengetahuan KNOWLE DGE COMPRE HENSION APPLICA TION ANALYSI S EVALUAT ION CREATIO N Pengetahuan FAKTUAL Pengetahuan KONSEPTUAL Pengetahuan PROSES Pengetahuan PROSEDUR Pengetahuan META COGNISI

C1 REMEMBERING (MENINGAT) Pengeta huan Me recall Pengeta huan Mampukah Mhs mengingat Informasi? Menggambarkan Menemukan Identifikasi Menyusun daftar Mengambil Memberi nama Menempatkan Menyadari

Contoh Outcome Mengingat waktu (fakta) Mengingat sebuah bilangan (konsep) Mengingat nama tokoh (fakta) Mengingat nama tokoh (fakta) Mengingat (prinsip) Mengingat definisi (prinsip) Mengingat (proses) Mengingat (konsep) Contoh Apakah perang dunia II terjadi setelah kemerdekaan Indonesia? Apakah jumlah electron bebas pada Atom X bergantung pada Nomor massa nya? Siapakah penemu teorema logika fuzzy Siapa yang menciptakan sistem otomasi pertama kali Apa yang dimaksud dengan besaran vektor Apa definisi 1 meter Apakah benda akan melayang setelah benda dilempar ke atas dengan kecepatan awal V0 Pernyataan berikut ini benar atau salah: Cahaya adalah termasuk gelombang elektromagnetik

C2 Memahami Mahasiswa menangkap makna dari informasi, dengan menafsirkan dan menerjemahkan, apa yang telah dipelajari Mengklasifikasi Membandingkan Mencontohkan Menjelaskan Menyimpulkan Menafsirkan Parafrase Meringkas Mampukah mahasiswa menjelaskan sebuah ide / konsep?

Contoh Outcome Contoh Internalisasi Pengetahuan Jelaskan mengapa... (Konsep) Menulis kata-kata Anda sendiri... (Proses/prosedur) Bagaimana Anda menjelaskan...? (konsep) Tulis gambaran singkat... (fakta) Apa gagasan utama...? (Fakta + Konsep + Prinsip) Jelaskan mengapa tekanan udara di dataran rendah berbeda dengan di dataran tinggi Tuliskan kembali kronologis terjadi perang dunia II BaJelaskan tentang kejadian turbulensi Tuliskan gambaran singkat tentang devise komputer Apa gagasan utama pada alinea 1 hal. X jurnal yg Anda baca

C3 Mengaplikasikan Mhs menggunakan informasi untuk konteks yang berbeda dengan materi yang dipelajari Menerapkan Melakukan c = Menggunakan Mengeksekusi Mampukah mhs menggunakan informasi dalam situasi yang lain?

Contoh Mengaplikasikan Konsep Konsep Konsep Proses Tentukan kestabilan dari sistem berikut, dengan menggunakan konsep Routh Hurwitz: Tentukan besarnya Maksimum Overshoot, bila dilakukan uji dengan sinyal step pada sistem berikut: Selesaikan persamaan diferensial berikut dengan menggunakan metode Runge Kutta, bila saat t=0, nilai X(0) = X0 dan saat t = t, nilai X(t) = Xt. Bila material A dengan komposisi X1, Y1, Z1 dipanaskan sd suhu 1000 deg Celcius, bagaimana komposisinya setelah dipanaskan

C4 Menganalisis Mhs belajar dengan membagi informasi (materi yg dipelajari) ke dalam bagian-bagian untuk mendapatkan informasi terbaik Menghubungkan Membandingkan Mendekonstruksi Menemukan Mengintegrasikan Mengorganisasi Menguraikan Menyusun Mampukan Mhs memecah informasi ke dalam bagian yg lebih kecil untuk mengeksplorasi (mengembangkan berdasarkan) pemahaman dan hubungan antaranya

Contoh Menganalisis Konsep Konsep Proses Jika nilai gain Kp dirubah, dari 2 menjadi 10 pada sistem berikut, bagaimana dampaknya pada kestabilan sistem Bila sinyal X(t) berdistribusi Gauss mendapatan Noise N(t) berdistribusi Gauss dan bersifat independen, bagaimana karakteristik sinyal Y(t) yang diterima oleh receiver

C5 Mengevaluasi Mahasiswa membuat keputusan berdasarkan refleksi, kritik dan penilaian Mengkritisi Mendeteksi bereksperimen Hipotesis Menilai Memantau Menguji Mampukah mhs membenarkan keputusan atau suatu tindakan?

Contoh Mengevaluasi Prosedur Konsep Desain sebuah sistem kendali berdasarkan letak akar-akar karakteristik berikut Konsep Proses

C6 Berkreasi Mhs menciptakan suatu ide atau informasi baru berdasarkan apa yg telah dipelajarinya Membangun Merancang Menemukan Membuat Merencanakan Memproduksi Mampukah Mhs mengembangkan sebuah produk, ide atau cara baru?

Contoh Berkreasi Konsep Konsep Konsep Proses Teliti persamaan keadaan dari sebuah sistem nonlinier, yang mendapatkan disturbance dari sensor dan lingkungan, dimana kedua disturbance tersebut salang dependen dengan distribusi probabilitas yang tidak identik. Gunakan konsep kepakaran untuk mengevaluasi karakteristik sebuah sistem nonlinier yang sensitif terhadap disturbance

TAKSONOMI TUJUAN AFEKTIF (Krathwohl, Bloom & Masia,1964) ORGANIZATION CHARACTERIZATION RECEIVING PENGENAL - AN Ingin menerima Ingin menghadiri Sadar akan suatu situasi, objek, fenomena RESPONDING PEMBERIAN RESPON Aktif hadir Berpartisipasi VALUING PENGHARGA- AN TERHADAP NILAI Menerima nilai-nilai, setia kepada nilainilai Memegang teguh nilainilai PENGORGA- NISASIAN Menghubungkan nilai yang dipilih dengan sistem nilai yang ada Mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam hidupnya PENGAMALAN Internalisasi nilai-nilai menjadi pola hidup

THE TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES AFFECTIVE DOMAIN (Krathwohl, Bloom & Masia,1964) CHARACTERIZATION RECEIVING Melaksanakan, Membantu, Menawarkan diri, Menanyakan, Memilih, Mengikuti, Menjawab, Melanjutkan, Memberi, Menyatakan, Menempatkan,. RESPONDING Menyambut, Menolong, Mendatangi, Melaporkan, Menyumbangkan, Menyesuaikan diri Berlatih, Menampilkan, Membawakan, Mendiskusikan, Menyelesaikan, Menyatakan persetujuan Mempraktekkan,. VALUING Menunjukkan, Melaksanakan, Menyatakan pendapat, Mengikuti Mengambil prakarsa, Memilih Ikut Serta, Menggabungkan diri, Mengundang, Mengusulkan, Membela, Menuntun, Membenarkan, Menolak, Mengajak, ORGANIZATION Merumuskan, Berpegang pada, Mengintegrasikan, Menghubungkan, Mengaitkan, Menyusun, Mengubah, Melengkapi, Menyempurnakan, Menyesuaikan, Menyamakan, Mengatur, Memperbandingkan, Mempertahankan, Memodifikasikan, Bertindak, Menyatakan, Memperlihatkan, Mempraktekkan, Melayani, Mengundurkan diri, Membuktikan, Menunjukkan, Bertahan, Mempertimbangkan, Mempersoalkan, A1 A2 A3 A4 A5

TAKSONOMI TUJUAN PSIKOMOTORIK (Harrow, 1972) IMMITATION PENIRUAN * Menirukan gerak yang telah diamati MANIPULATION MANIPULASI * Menggunakan konsep untuk melakukan gerak PRECISION KETEPATAN * Melakukan gerak dengan teliti dan benar ARTICULATION PERANGKAIAN * Merangkaikan berbagai gerakan secara berkesinambungan NATURALIZATION NATURALISASI * Melakukan gerak secara wajar dan efisien

TAKSONOMI TUJUAN INSTRUKSIONAL KAWASAN PSIKOMOTOR (DAVE, 1967) ARTICULATION NATURALITATION IMITATION Mengikuti, Menirukan, Menjiplak, Mereplikasi, Mencetak dengan pola, Merakit, Mempraktekkan, Membuat, MANIPULATION Mengoperasikan, Membangun, Memasang, Membongkar, Memperbaiki, Menyusun, Merakit, Merangkai, Memainkan, Mendemonstrasikan,.. PRESICION Melakukan gerak dengan benar, Melakukan gerak dengan teliti, Melakukan gerak terukur,. Membuat variasi, Mengkombinasi gerak, Mengadaptasikan berbagai gerak, Mengatur, Mengorganisasi gerak, Melakukan gerak dg wajar, Melakukan gerak spontan, Melakukan gerak dg cepat, P1 P2 P3 P4 P5

TUJUAN PEMBELAJARAN MAHASISWA

Kompetensi Richard M. Jaeger & Carol Kehr Competences are indicators of successful performance in life-role activities. Competences involve the ability to create effective results in one s life. It means the ability to create new role for oneself in response to changing social conditions. Kompetensi Adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas tugas di bidang pekerjaan tertentu (SK Mendiknas No. 045/U/2002, Ps. 21)

Objective VS Outcomes Umum Tidak terbatas Tidak hrs bersifat Measurable Hasil spesifik Terbatas Diukur GENERAL OBJECTIVE LEARNING (GOL) TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) LEARNING OUTCOMES (LO) CAPAIAN PEMBELAJARAN Kata kerja yang sering digunakan: To UNDERSTAND To KNOW.. To HAVE A FEELING. Kata kerja yang sering digunakan: To EXPLAIN To APPLY.. To DEFINE.

PETA KOMPETENSI

PETA KOMPETENSI (Sistimatis & Terstruktur) CP SCP-15 SCP-12 SCP-13 SCP-14 P SCP-10 SCP-11 H P:Prosedural H:Herarkikal C:Cluster SCP-4 SCP-5 SCP-6 SCP-7 SCP-8 SCP-9 C SCP-2 SCP-3 CP : Capaian Pembelajaran SCP : Sub-Capaian Pembelajaran SCP-1 Kemampuan awal mahasiswa yg diperlukan garis entry behaviour

STRUKTUR HIRARKHIKAL Menggunakan Operasi Integral Menggunakan Operasi Aljabar (+, -, /, x) Menjelaskan Angka Susunan beberapa kompetensi di mana satu/beberapa kompetensi menjadi prasyarat bagi kompetensi Keyword : berikutnya Verikal, bersyarat Kemampuan belajar mahasiswa tetap atau meningkat (Urutan belajar mengikat)

Kedudukan beberapa kompetensi yang menunjukkan satu rangkaian pelaksanaan kegiatan/pekerjaan, tetapi antar kompetensi tersebut tidak menjadi prasyarat untuk kompetensi lainnya Keyword : Trampil Mengendarai Sepeda STRUKTUR PROSEDURAL Trampil Mengendarai Motor Trampil Mengendarai Mobil Horizontal, tidak bersyarat Urutan kemampuan belajar tetap atau meningkat dari mudah ke lebih sulit. (Urutan belajar tidak mengikat)

Trampil Mengemudi Mobil PENGELOMPOKAN (CLUSTER) Menjelaskan UU Lalu- Lintas Menjelaskan Rambu & Marka Jalan Beberapa kemampuan yang satu dengan lainnya tidak memiliki ketergantungan, tetapi harus dimiliki secara lengkap untuk menunjang kemampuan berikutnya Keyword : Berkelompok, tidak bersyarat Kemampuan belajar setingkat, tingkat kesulitan belajar setara. (Urutan belajar bebas)

Peta Kompetensi Tujuan Pembelajara : Mahasiswa mampu melakukan perancangan dan menganalisis sistem pengendalian automatis dengan logika yang benar baik secara mandiri atau juga dalam kerjasama tim. Optimasi sistem pengendalian (21) Perancangan Dengan Respon Frekwensi (16) Analisis dengan Respon Frekwensi (17) Analisis Persamaan Ruang Keadaan (20) Perancangan dengan Persamaan Ruang Keadaan (19) Kestabilan Diagram Root-Locus (12) Kestabilan Diagram Bode (13) Kestabilan Diagram Nyquis(14) Kestabilan Diagram Polar (15) Diagram Routh-Hurwitz (11) Diagram Bode (10) Persamaan Ruang Keadaan Sistem (18) Fungsi Alih sistem dg.domain-s (9) Model dan Respon Dinamik Sistem (6) Model Error Sistem (8) Model Aksi Pengendali PID (Proposional, Differensial, Integral) (7) Model Sistem Fluida (2) Model Sistem Thermal (3) Model Sistem Mekanik (4) Model Sistem Elektrik (5) Blok Diagram Sistem Pengendalian (1) Garis Entry Behavior Syamsul Arifin Matematika Teknik : Transformasi Laplace Dinamika Sistem : Model Elemen Sistem dengan Pers. Defferensial

Competency base CP Matakuliah: Mahasiswa mampu melakukan perancangan dan menganalisis sistem pengendalian automatis dengan logika yang benar baik secara mandiri atau juga dalam kerjasama tim. A3,C4,P4 : Melakukan Perancangan Optimasi sistem pengendalian (21) P4:Melakukan Perancangan Dengan Respon Frekwensi (16) A3,C4 : Menganalisis Dengan Respon Frekwensi (17) A3,C4 : Menganalisis Dengan Persamaan Ruang Keadaan (20) P4 : Melakukan Perancangan dengan Persamaan Ruang Keadaan (19) P3,C3:Menggunakan Kestabilan Diagram Root-Locus (12) P3,C3:Menggunakan Kestabilan Diagram Bode (13) P3,C3:Menggunakan Kestabilan Diagram Nyquis(14) P3,C3:Menggunakan Kestabilan Diagram Polar (15) P3,C3: Membuat Diagram Routh-Hurwitz (11) P3,C3: Membuat Diagram Bode (10) P2,C3 : Merumuskan Persamaan Ruang Keadaan Sistem (18) P2,C3:Merumuskan Fungsi Alih sistem dg.domain-s (9) P2,C3 : Mengembangkan Model dan Respon Dinamik Sistem (6) P2,C3 : Merumuskan Model Error Sistem (8) A3,P2,C3:Mengembangkan Model Aksi Pengendali PID (Proposional, Differensial, Integral) (7) A2,C2 : Menjelaskan Model Sistem Fluida (2) A2,C2 : Menjelaskan Model Sistem Thermal (3) A2,C2 : Menjelaskan Model Sistem Mekanik (4) A2,C2 : Menjelaskan Model Sistem Elektrik (5) C2 : Penyederhanaan Blok Diagram Sistem Pengendalian (1) Garis Entry Behavior Syamsul Arifin Matematika Teknik : Transformasi Laplace Dinamika Sistem : Model Elemen Sistem dengan Pers. Defferensial

Contoh Peta Kompetensi Kerja Mesin Bakar Dalam CP Mampu melaksanakan analisis proses pembakaran pada mesin bakar dalam (C3,P3,A3) Mampu Melaksanakan dg benar (C3+P3+A3) [SCP-8] Membuat dokumentasi analisis hasil proses pembakaran (C3,P3) (14-15) [SCP-7] Melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan kegagalan pembakaran (C3,P3) (12-13) [SCP-6] Melakukan proses pembekaran (C3,P3,A3) (10-11) Membuat, Melaksanakan dengan benar(c2+p3) [SCP-4] Menjelaskan Menjelaskan pencampuran bahan bakar dan udara (C2) (6-7) [SCP-5] Menjelaskan Sistem pengapiannya (C2) (8) [SCP-3] Menjelaskan mekanisme kerja mesin bakar dalam (C2) (4-5) Mampu Menjelaskan ( C2) [SCP-2] Menjelaskan bagian-bagian dari mesin bakar dalam (C2) (2-3) [SCP-1] Menjelaskan konsep mesin bakar dalam (C2) (1-2) garis entry behaviour

Capaian Pembelajaran : Mahasiswa mampu menerapkan konsep & Prosedur pada beragam teknik dan teknologi konversi dan konservasi energi, baik yang bersumber dari energi fossil maupun non-fossil (renewable energy) berdasarkan konsep Energy systems in sustainable future, baik dengan kinerja individu meupun secara berkelompok dalam kerjasama tim. [Conceptual knowledge, Analyze] [C4,P3,A3]: Mahasiswa mampu mejelaskan teknik konversi energy langsung dari radiasi matahari menjadi panas & elektrik. (10,11) [C4,P3,A3]: Mahasiswa mampu menjelaskan teknik konversi Hydroelectricity. (12,13) [C4,P3,A3]: Mahasiswa mampu mejelaskan teknik konversi energi geotermal. (14) [C4,P3,A3]: Mahasiswa mampu mejelaskan teknik konversi energi angin. (15) [C4,P3,A3]: Mahasiswa mampu mejelaskan teknik konversi energi Biomass and bioenergy (16) [C4,P3,A3]: Mahasiswa mampu mejelaskan teknik konversi energi Fuel cell. (17) [C4,P3,A3][Procedural knowledge,analyze]: Mahasiswa mampu menganalisis dampak lingkungan terhadap pemakaian energi fosil. (7) [C4,A3][Conceptual knowledge,analyze]: Mahasiswa mampu menjelaskan konsep system penyimpan enegi. (8) [C4,P3,A3][Procedural knowledge,analyze]: Mahasiswa mampu menjelaskan kerja turbin uap, turbin gas dan mesin listrik.(5,6) [C4,A2][Procedural knowledge,analyze]: Mahasiswa mampu menjelaskan jenis-jenis mekanisme konversi energi langsung dan tidak langsung. (4) [C4,A2][Conceptual knowledge,analyze] : Mahasiswa mampu menjelaskan jenis-jenis sumber energi fossil, non-fossil dan diversifikasi energi. (1,2) [C4,P2,A3][Conceptual knowledge,analyze]: Mahasiswa mampu menjelaskan pembakaran bahan bakar fosil dan kerja sistem pembakarannya. (3) Garis Entry Behavi Mampu menjelaskan konsep kekekalan massa, energy dan hukum termodinamika

Terima kasih L/O/G/O