PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

dokumen-dokumen yang mirip
Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi PT Nusa Raya Cipta Tbk PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

PIAGAM DIREKSI & DEWAN KOMISARIS. PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk.

PT. Indo-Rama Synthetics Tbk ( Perseroan ) Pedoman Dewan Komisaris

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Direksi

PEDOMAN DEWAN KOMISARIS PT SOECHI LINES Tbk.

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS PT INTERMEDIA CAPITAL Tbk. ("Perusahaan")

PT FIRST MEDIA Tbk Piagam Dewan Komisaris

PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk.

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan )

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Dewan Komisaris

PT FIRST MEDIA Tbk Piagam Direksi

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT Matahari Department Store Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN KERJA DIREKSI PT INTERMEDIA CAPITAL Tbk. ("Perusahaan")

PANDUAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI (BOARD MANUAL) PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL TBK

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS

PT LIPPO KARAWACI Tbk. Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi

Piagam Dewan Komisaris. PT Link Net Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN KERJA DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS

PEDOMAN DAN KODE ETIK DEWAN KOMISARIS PT TRIKOMSEL OKE Tbk.

PEDOMAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI PT UNILEVER INDONESIA TBK

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS

PIAGAM KOMISARIS. A. Organisasi, Komposisi dan Keanggotaan

PEDOMAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PT EMDEKI UTAMA Tbk

PEDOMAN DAN KODE ETIK DEWAN KOMISARIS A. LANDASAN HUKUM

Pedoman Kerja Dewan Komisaris

Pedoman Dewan Komisaris. PT Astra International Tbk

3.11 Penilaian, Evaluasi, dan Pelaporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan BAB IV TATA HUBUNGAN KERJA ANTAR ORGAN PERUSAHAAN Rapat...

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS. PT Mandom. Indonesia

Piagam. Sekretaris. Perusahaan. PT Prodia Widyahusada Tbk. Revisi: 00

PT Atlas Resources Tbk. Piagam Dewan Komisaris

PIAGAM KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. BAB I PENDAHULUAN PASAL 1 DEFINISI

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT Matahari Department Store Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN DEWAN KOMISARIS PT METROPOLITAN LAND TBK

PIAGAM DIREKSI. Piagam ini diterbitkan untuk menjadi panduan Direksi dan anggotanya dalam mengelola dan menjalankan Perseroan. A.

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS

PT LIPPO CIKARANG Tbk. Piagam Dewan Komisaris

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT MULTIFILING MITRA INDONESIA Tbk ( Perseroan )

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT MANDOM INDONESIA TBK PASAL 1 DASAR DAN TUJUAN

PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI

PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI PT TRIKOMSEL OKE Tbk.

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT WIJAYA KARYA BETON Tbk

PEDOMAN KERJA DIREKSI PT METROPOLITAN LAND TBK

PIAGAM DIREKSI PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk.

PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC TBK. PIAGAM DIREKSI

PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC TBK. PIAGAM DEWAN KOMISARIS

Piagam Direksi. PT Link Net Tbk ( Perseroan )

PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk

Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris

SURAT KEPUTUSAN BERSAMA DEWAN KOMISARIS PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO)

Pedoman Kerja. Dewan Komisaris. & Direksi. PT Prodia Widyahusada Tbk. Revisi: 00

PEDOMAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI PT SINAR MAS AGRO RESOURCES & TECHNOLOGY Tbk.

BAB IV PEDOMAN KERJA KOMITE-KOMITE

PEDOMAN KERJA DIREKSI

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT MANDOM INDONESIA Tbk

PEDOMAN TATA KERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI (BOARD MANUAL) PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk.

PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC TBK. PEDOMAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI ( PIAGAM KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI )

PEDOMAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI (BOARD MANUAL) PT BIO FARMA (PERSERO)

Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi

PENJELASAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33/POJK.04/2014 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI

PIAGAM SEKRETARIS PERUSAHAAN

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 33 /POJK.04/2014 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT DUTA INTIDAYA, TBK

PIAGAM DIREKSI PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. BAB I PENDAHULUAN. Pasal 1 Definisi

PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT SILOAM INTERNATIONAL HOSPITALS TBK. BAB I PENDAHULUAN. Pasal 1 Definisi

PIAGAM KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk. DITETAPKAN TANGGAL 16 NOVEMBER 2017 OLEH DEWAN KOMISARIS PERSEROAN

CHARTER DEWAN KOMISARIS

Yth. 1. Perusahaan Asuransi; 2. Perusahaan Asuransi Syariah; 3. Perusahaan Reasuransi; dan 4. Perusahaan Reasuransi Syariah di tempat.

Pedoman Direksi. PT Acset Indonusa Tbk

PEDOMAN KERJA DIREKSI

PEDOMAN DEWAN DIREKSI PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK

PEDOMAN DEWAN KOMISARIS

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

2 Perusahaan Publik. Atas pemenuhan pelaksanaan kewajiban, tugas, dan tanggung jawab tersebut melahirkan hak bagi anggota Direksi atau anggota Dewan K

PIAGAM DIREKSI PT DUTA INTIDAYA, TBK.

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34/POJK.04/2014 TENTANG KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

RANCANGAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /SEOJK.05/2014

Pedoman Direksi. PT Astra International Tbk

PEDOMAN DIREKSI DAN KOMISARIS PERSEROAN

BOARD MANUAL PT. PELINDO III (PERSERO)

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR.../POJK.../20...

PIAGAM KOMITE AUDIT (AUDIT COMMITTEE CHARTER) PT PERTAMINA INTERNASIONAL EKSPLORASI & PRODUKSI

BAB III DEWAN KOMISARIS

DAFTAR ISI. C. Rangkap Jabatan... 16

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34/POJK.04/2014 TENTANG KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

Pedoman Dewan Komisaris. PT United Tractors Tbk

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. DASAR HUKUM

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS

Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

PANDUAN BAGI KOMISARIS DAN DIREKSI (BOARD MANUAL)

PT LIPPO KARAWACI Tbk Piagam Sekretaris Perusahaan

KESEPAKATAN BERSAMA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI DALAM MENERAPKAN BOARD MANUAL

Transkripsi:

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) adalah panduan bagi Dewan Komisaris dan Direksi yang menjelaskan tahapan aktivitas secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat dijalankan dengan konsisten, sehingga dapat menjadi acuan bagi Dewan Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan tugas masing-masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan. Penyusunan Board Manual merupakan salah satu wujud komitmen Perseroan dalam mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dalam rangka pengelolaan perusahaan untuk menjalankan Misi dan mencapai Visi yang telah ditetapkan Perseroan. Penyusunan Pedoman kerja Dewan Komisaris dan Direksi ini mengacu pada: Perundangundangan yang berlaku di Indonesia (diantaranya UU PT No. 40 Tahun 2007, UU ITE No. 11 Tahun 2008 dan UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK No. 32, 33 dan 35), Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia oleh KNKG serta Anggaran Dasar Perseroan. Dasar Hukum Penyusunan Board Manual PT Surya Semesta Internusa Tbk POJK dan Pedoman KNKG Undang- Undang RI Anggaran Dasar SSIA Board Manual

Ruang Lingkup Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) Ketentuan Umum Jabatan Organ Pendukung Tugas dan Kewajiban Board Manual Evaluasi Kinerja Hak dan Wewenang Ketentuan Mengenai Rapat DEWAN KOMISARIS 1. Ketentuan Umum Jabatan Anggota Dewan Komisaris Dewan Komisaris terdiri dari sedikitnya 3 (tiga) orang anggota Komisaris, termasuk Presiden Komisaris dan diantara mereka diangkat Komisaris Independen paling kurang 30% (tiga puluh persen) dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris. Anggota Dewan Komisaris diangkat untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali. 2. Tugas dan Kewajiban Dewan Komisaris Dewan Komisaris ditugaskan untuk melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas pengawasan terhadap kebijakan pengurusan serta jalannya pengurusan Perseroan dan memberi nasihat kepada Direksi; Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lainnya sesuai dengan kewenangannya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar; Anggota Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan itikad baik, penuh tanggung jawab dan kehati-hatian; Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris wajib membentuk Komite Audit dan dapat membentuk komite lainnya;

Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya setiap akhir tahun. 3. Hak dan Wewenang Dewan Komisaris Dewan Komisaris memiliki hak untuk: a. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris; b. Menerima uang jasa, bonus atau honorarium sebagaimana yang ditetapkan oleh RUPS; c. Memperoleh informasi mengenai Perseroan secara tepat waktu, terukur dan lengkap. Dewan Komisaris memiliki wewenang untuk: a. Secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri setiap waktu untuk memasuki bangunan-bangunan dan halaman-halaman atau tempat yang dipergunakan atau dikuasai oleh Perseroan; dan memeriksa buku-buku, surat-surat bukti, persediaan barang-barang, memeriksa dan mencocokan keadaan uang kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain, surat berharga serta mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi. b. Membentuk komite-komite yang berfungsi sebagai penunjang tugas pengawasan Dewan Komisaris atau menunjuk tenaga ahli; c. Meminta penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan kepada Direksi dan Direksi wajib memberikan penjelasan; d. Memberhentikan sementara anggota Direksi dengan menyebutkan alasannya. 4. Rapat Dewan Komisaris Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat internal paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan dan mengadakan rapat bersama Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Panggilan rapat Dewan Komisaris dilakukan secara tertulis oleh Presiden Komisaris dan disampaikan dalam jangka waktu sekurangkurangnya 5 (lima) hari kerja sebelum rapat dilakukan. Dalam setiap rapat Dewan Komisaris baik rapat internal, rapat gabungan dengan Direksi maupun dengan komite harus dibuat risalah rapat yang berisi hal-hal yang dibicarakan, jalannya rapat (dinamika rapat) termasuk pernyataan ketidaksetujuan/perbedaan pendapat (dissenting opinion) peserta rapat (jika ada) dan hal-hal yang diputuskan. Risalah rapat ditandatangani oleh ketua rapat dan seluruh anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi atau komite yang hadir dalam rapat.

5. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris Dewan Komisaris wajib menyampaikan laporan kinerja Dewan Komisaris dan anggota Dewan Komisaris untuk dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS. Kinerja Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar maupun amanat Pemegang Saham. Skema kompensasi dan pemberian insentif bagi anggota Dewan Komisaris ditetapkan berdasarkan hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris secara keseluruhan oleh Pemegang Saham dalam RUPS Tahunan. 6. Organ di bawah Dewan Komisaris Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris dapat memperoleh bantuan dari organ-organ di bawahnya seperti Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Fungsi Kesekretariatan Dewan Komisaris. Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris dengan memberikan pendapat profesional dan independen kepada Dewan Komisaris terkait dengan laporan dan informasi keuangan yang disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris dan para Pemangku Kepentingan lainnya, serta tentang efektifitas dari pengendalian internal Perseroan Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris, khususnya dalam menyusun kriteria seleksi dan prosedur nominasi serta sistem penggajian dan pemberian tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi serta pejabat 1 (satu) level di bawah Direksi. Sedangkan Fungsi Kesekretariatan Dewan Komisaris adalah fungsi yang memberikan dukungan kepada Dewan Komisais guna memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan Komisaris dan bertugas untuk membantu Dewan Komisaris terkait kesekretariatan dan administrasi di lingkup Dewan Komisaris. DIREKSI 1. Ketentuan Umum Jabatan Anggota Direksi Perseroan diurus dan dipimpin oleh Direksi yang terdiri dari sedikitnya 3 (tiga) orang anggota termasuk Presiden Direktur, dan diantara mereka diangkat Direktur Independen. Anggota Direksi diangkat untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali.

2. Tugas dan Kewajiban Direksi Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya. Tugas pokok dari Direksi adalah memimpin dan mengurus Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Direksi berkewajiban untuk mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan Perseroan sesuai dengan tujuan dan lapangan usaha Perseroan. Dalam mengurus Perseroan, Direksi berkewajiban untuk melaksanakan dan bertindak sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan petunjuk serta kebijaksanaan umum yang ditetapkan oleh RUPS. Direksi juga wajib memberikan pertanggungjawaban dan segala keterangan kepada Dewan Komisaris dan RUPS tentang keadaan dan jalannya Perseroan, yang disampaikan dalam laporan kegiatan Perseroan dan laporan keuangan. 3. Hak dan Wewenang Direksi Dalam menjalankan tugas pokoknya, Direksi memiliki hak dan wewenang untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perseroan, serta menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan dengan beberapa pembatasan yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan Perundang-undangan yang berlaku. 4. Pelaksanaan Tugas Pengurusan Perusahaan Terkait dengan pelaksanaan tugas pengurusan Perseroan, Direksi wajib: Menyusun Five Years Business Plan (yang memuat sasaran dan tujuan Perseroan yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 tahun) secara tepat waktu dan menyampaikan rancangan tersebut kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, yang kemudian disahkan oleh RUPS; Menyusun Activity Plan sebagai pejabaran dari Five Years Business Plan (untuk setiap tahun buku) yang kemudian akan disahkan dan ditetapkan dalam RUPS Tahunan; Menyampaikan Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan sebagai wujud pertanggungjawaban dalam pengurusan Perseroan kepada Pemegang Saham; Menyusun Laporan Perseroan secara Periodik yang disampaikan kepada Regulator (OJK dan BEI); Menyusun dan menyimpan Daftar Pemegang Saham dan Daftar Khusus yang berisikan kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi beserta keluarganya, baik di PT Surya Semesta Internusa Tbk maupun di perusahaan lain, sebagai sebuah dokumen benturan kepentingan;

Menyelenggarakan RUPS Tahunan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku Perseroan ditutup dan/atau RUPS Luar Biasa yang diadakan sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perseroan. 5. Rapat Direksi Penyelenggaraan Rapat Direksi wajb diadakan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan dan rapat bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Dalam setiap rapat Direksi baik rapat internal maupun rapat gabungan dengan Dewan Komisaris harus dibuat risalah rapat yang berisi hal-hal yang dibicarakan, jalannya rapat (dinamika rapat) termasuk pernyataan ketidaksetujuan/perbedaan pendapat (dissenting opinion) peserta rapat (jika ada) dan hal-hal yang diputuskan. Risalah rapat ditandatangani oleh ketua rapat dan seluruh anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat. 6. Evaluasi Kinerja Direksi Kinerja Direksi dan masing-masing anggota Direksi akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris dan disampaikan kepada Pemegang Saham dalam RUPS. Kinerja Direksi ditentukan berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundangundangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan maupun amanat Pemegang Saham. Hasil evaluasi terhadap kinerja Direksi secara keseluruhan dan kinerja masingmasing anggota Direksi secara individual akan merupakan bagian tak terpisahkan dalam skema kompensasi dan pemberian insentif bagi anggota Direksi. 7. Organ di Bawah Direksi Dalam menjalankan tugas pengurusan Perseroan, Direksi dibantu oleh Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit Internal. Sekretaris Perusahaan adalah orang perseorangan atau penanggung jawab dari unit kerja yang menjalankan fungsi sekretaris perusahaan. Penyelenggaraan fungsi Sekretaris Perusahaan wajib dilakukan oleh Perseroan. Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan Direksi dan bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Sekretaris Perusahaan dapat dirangkap oleh seorang anggota Direksi. Dalam hal terjadi kekosongan Sekretaris Perusahaan, Perseroan wajib menunjuk penggantinya dalam jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) hari sejak terjadinya kekosongan Sekretaris Perusahaan. Tugas Sekretaris Perusahaan diantaranya adalah memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan Perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan (corporate governance).

Unit Audit Internal adalah unit kerja di lingkungan Perseroan yang bertugas melaksanakan kegiatan audit di lingkungan internal Perseroan. Ketua Unit Audit Internal diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan Presiden Direktur dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. Unit Audit Internal berfungsi memberikan keyakinan dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan memperbaiki operasional Perseroan, melalui pendekatan yang sistematis dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektifitas manajemen risiko, pengendalian dan proses tata kelola perusahaan. HUBUNGAN KERJA ANTARA DEWAN KOMISARIS DENGAN DIREKSI Terciptanya suatu hubungan kerja yang baik antara Dewan Komisaris dengan Direksi merupakan salah satu hal yang sangat penting agar masing-masing Organ Perseroan dapat bekerja sesuai fungsinya dengan efektif dan efisien. Untuk itu, dalam menjaga hubungan kerja yang baik antara Dewan Komisaris dengan Direksi, Perseroan selalu memegang teguh beberapa prinsip antara lain: 1. Dewan Komisaris menghormati fungsi dan peranan Direksi dalam mengurus Perseroan sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan maupun Anggaran Dasar; dan 2. Direksi menghormati fungsi dan peranan Dewan Komisaris untuk melakukan pengawasan dan pemberian nasihat terhadap kebijakan pengurusan Perseroan. PENGELOLAAN ENTITAS ANAK Hal-hal terkait pengelolaan Entitas Anak yang diatur dalam Board Manual antara lain: Mekanisme Pengawasan Entitas Anak dilakukan dengan menempatkan wakil Perseroan sebagai anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi Entitas Anak; Transaksi Perseroan dengan Entitas Anak dilakukan tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku; Pengambilan keputusan pada RUPS Entitas Anak ditetapkan berdasarkan hasil rapat Direksi yang menetapkan agenda dan sikap/keputusan Direksi selaku Pemegang Saham Entitas Anak; Perwakilan Perseroan pada RUPS Entitas Anak ditetapkan sesuai hasil rapat Direksi.