yang kepada Copyright momentum.or.id SINCLAIR B. FERGUSON

dokumen-dokumen yang mirip
BERTUMBUH DALAM PENGENALAN AKAN ALLAH

KEHIDUPAN KRISTEN. Copyright momentum.or.id S INCLAIR B. FERGUSON. Sebuah Pengantar Doktrinal. Penerbit Momentum 2007

DARI IMAN KEPADA IMAN

RENCANA ALLAH. Utz ANDA J. I. PACKER. Copyright momentum.or.id PENERBIT MOMENTUM 2004

PANGGILAN MISI MENEMUKAN TEMPAT ANDA DALAM RANCANGAN ALLAH BAGI DUNIA INI M. DAVID SILLS

P e r a n g. Kata-kata

PENGINJILAN dan KEDAULATAN ALLAH J.I. PACKER. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.id

Relasi. Kekusutan yang Layak Dihadapi. Tim Lane dan Paul Tripp

MERAYAKAN SABAT. Menemukan Peristirahatan di Dunia yang Tidak Pernah Beristirahat BRUCE A. RAY. Copyright momentum.or.id

YESUS KRISTUS JURUSELAMAT DUNIA

MENEMUKAN KEHENDAK ALLAH

Konseling dalam Komunitas DAVID POWLISON

Penghiburan. Orang Percaya

KECANDUAN. Copyright momentum.or.id EDWARD T. WELCH. Sebuah Pesta dalam Kubur. Temukan Harapan dalam Kuasa Injil. Penerbit Momentum 2007

DASAR-DASAR IMAN KRISTEN

MENJADIKAN SEGALANYA BERMAKNA

SEGALA SESUATU UNTUK KEBAIKAN KITA

Copyright momentum.or.id

IA BERIKAN KITA KISAH-NYA

Bimbingan Ilahi bagi Setiap Orang Kristen. selangkah. Demi. selangkah. James C. Petty. P e n e r b i t M o m e n t u m

Air Mata. Pernikahan

DOKTRIN YANG SULIT MENGENAI KASIH ALLAH

TAKHTA KRISTUS DALAM KELUARGA

DUA KELAHIRAN BARU. Halaman Anak-anak Allah Yang Hidup Sinclair B. Ferguson

SUPREMASI ALLAH DALAM KHOTBAH

MEMANDANG PERSPEKTIF BARU

Bagaimana Orang Berubah. Timothy S. Lane & Paul David Tripp

FIRMAN ALLAH AKAL BUDI MANUSIA. dan. Copyright momentum.or.id. Ronald H. Nash. Penerbit Momentum 2008

DIRANCANG bagi KEMULIAAN

LIMa POKOK CALVINISME

Tafsiran Matthew Henry. Kitab. Mazmur 1-50 MOMENTUM

PENGUDUSAN EMOSI. Tufqifo!Upoh! Copyright momentum.or.id

hidup yang Berlimpah di dalam Allah

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

Bagaimana dan Kapan. Memberitahu Anak Anda. Copyright momentum.or.id. STANTON L. dan BRENNA B. JONES

TATA IBADAH Minggu Adven I

Alasan untuk Mempelajari Alkitab

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

Gereja. Tubuh Kristus HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 (MINGGU KRISTUS RAJA) YESUS KRISTUS RAJA SURGAWI SEJATI

PERINTAH YESUS DITURUTI (KISAH 2) contoh orang yang secara tepat menuruti pengaturan Yesus.

HIDUP DALAM KEKUDUSAN 1 Petrus 1:14-19 Herman Yeremia

Alkitab. Persiapan untuk Penelaahan

Menemukan Rasa Aman Sejati

Basuh Kaki. Mendapat Bagian dalam Tuhan HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Bagaimana Saya Menjadi Sebagian dari Gereja Tuhan

ALLAH TRINITAS. Dalam Alkitab, Sejarah, Theologi, dan Penyembahan ROBERT LETHAM

Setiap Orang Membutuhkan Pengajaran

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat GIDEON Kelapadua Depok TATA IBADAH MINGGU 18 Juni 2017

Seri Iman Kristen (1/10)

Pertanyaan Alkitab (24-26)

Allah Sedang Berkarya

Setiap Orang Bisa Menjadi Pengajar

Ikutilah Yesus! Pelayanan Orang Kristen. Bagian. Sastra Hidup Indonesia

Siapakah Yesus Kristus? (4/6)

I M A N Bagian ke-1. Bahkan, ketika Yesus menderita kesakitan di atas kayu salib, para pencemooh-nya masih terus menuntut tanda.

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Definisi Keselamatan Permulaan Memasuki Keselamatan Akibat-akibat Keselamatan

Revelation 11, Study No. 22 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 22,oleh Chris McCann

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #12 oleh Chris McCann

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH III) BERELASI DENGAN TUHAN YESUS KRISTUS

MEMPERBAHARUI PIKIRAN KITA

GEREJA KRISTEN NAZARENE PASAL-PASAL TENTANG IMAN

Hari Minggu XI sesudah Pentakosta 20 Agustus Tata Ibadah HIDUP ADIL DAN BENAR

Pdt. Gerry CJ Takaria

Revelation 11, Study No. 39 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 39, oleh Chris McCann

PL1 : TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; U : Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.

GPIB Immanuel Depok Minggu, 22 Januari 2017 ] TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

ALLAH, KEBEBASAN, KEJAHATAN. Alvin C. Plantinga. dan. Copyright momentum.or.id. Penerbit Momentum 2003

Kuk Tuhan Memberi Kelegaan Matius 11 : 20-30

KEPASTIAN KESELAMATAN DALAM YESUS KRISTUS JAMINAN KEKAL PERSEKUTUAN PENDALAMAN ALKITAB

INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA

TATA IBADAH HARI MINGGU MINGGU II SESUDAH EPIFANIA 15 JANUARI 2017

Pertumbuhan Dalam Masyarakat

Pembaptisan Air. Pengenalan

Baptisan. Mencuci Bersih Dosa HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

HARI MINGGU Iv SESuDAH PASKAH

Tuhan selalu menepati janji-janji-nya. Dia tidak akan

Surat 1 Yohanes 5 (Bagian 43) Sunday, July 19, 2015

LITURGI SABDA. Bacaan pertama (Am. 7 : 12-15) Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-ku. Bacaan diambil dari Nubuat Amos

GPIB Immanuel Depok Minggu, 13 Nopember 2016

GPIB Immanuel Depok Minggu, 09 April 2017

Alkitab menyatakan Allah yang menaruh perhatian atas keselamatan manusia. Anggota Keallahan bersatu dalam upaya membawa kembali manusia ke dalam

I. MENGHADAP TUHAN. NYANYIAN UMAT : MAZMUR 98 : 1, 3 & 4 (do=g) Kantoria

Pdt. Gerry CJ Takaria

RENUNGAN KITAB 1Timotius Oleh: Pdt. Yabes Order

TATA IBADAH HARI MINGGU III PRAPASKAH

ROH KUDUS DAN KARUNIA ROH. Lesson 8 for February 25, 2017

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

INJIL YESUS KRISTUS. Bagi Dunia

TATA IBADAH MINGGU XX SESUDAH PENTAKOSTA Minggu, 22 Oktober

Penelaahan Tiap Kitab Secara Tersendiri

MENJAWAB SAKSI YEHUWA: YESUS ADALAH ALLAH (Bagian 3)

KARUNIA TUHAN UNTUK KESELAMATAN

Hidup dalam Kasih Karunia Allah 2Kor.6:1-10 Pdt. Tumpal Hutahaean

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #38 oleh Chris McCann

Musuh dalam Diriku. Copyright momentum.or.id. Pembicaraan Terus Terang mengenai Kuasa dan Kekalahan Dosa. Penerbit Momentum 2004

BUAH-BUAH ROH & KARUNIA ROH KUDUS

SENIN, 01 JANUARI 2018 PK & WIB

Seri Kedewasaan Kristen (6/6)

Transkripsi:

H A T I yang DIPERSEMBAHKAN kepada A L L A H SINCLAIR B. FERGUSON E PENERBIT MOMENTUM 2002

Hati yang Dipersembahkan kepada Allah (A Heart for God) Oleh: Sinclair B. Ferguson Penerjemah: Hendry Ongkowidjojo Tata Letak: Jeffry Desain Sampul: Bing Fei Editor Umum: Solomon Yo Copyright 1987 by Sinclair B. Ferguson Originally published in English under the title, A Heart for God by The Banner Of Truth Trust, 3 Murrayfield Road, Edinburgh, EH12 6EL, Scotland. ISBN: 0 85151 502 9 All rights reserved Hak cipta terbitan bahasa Indonesia pada Penerbit Momentum (Momentum Christian Literature) Andhika Plaza C/5-7, Jl. Simpang Dukuh 38-40, Surabaya 60275, Indonesia. Copyright 2002 Telp.: +62-31-5472422; Faks.: +62-31-5459275 e-mail: momentum@sby.centrin.net.id Perpustakaan LRII: Katalog dalam Terbitan (KDT) Ferguson, Sinclair B., Hati yang dipersembahkan kepada Allah / Sinclair B. Ferguson, terj. oleh Hendry Ongkowidjojo cet.1 Surabaya: Momentum, 2002. xiv + 157 hlm.; 14 cm. ISBN 979-8131-29-0 1. Kehidupan Kristen - Praktis 2. Anugerah - Kekristenan 2002 248.4 (dc20) Cetakan pertama: November 2002 Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang. Dilarang mengutip, menerbitkan kembali atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali kutipan untuk keperluan akademis, resensi, publikasi atau kebutuhan nonkomersial dengan jumlah tidak sampai satu bab.

D a f t a r I s i Prakata Penerbit ix Prakata Penulis xi Kata Pengantar xiii Bab 1 Bertumbuh dalam Pengenalan akan Allah 1 Bab 2 Allah Tritunggal 13 Bab 3 Pencipta Langit dan Bumi 27 Bab 4 Tuhan Perjanjian 41 Bab 5 Allah Yang Mahahadir 57 Bab 6 Sang Juruselamat 73 Bab 7 Hikmat Allah 87 Bab 8 Yang Mahakudus Allah Israel 101 Bab 9 Pemelihara yang Setia 117 Bab 10 Mari Kita Menyembah Allah 133 Bab 11 Ingatlah akan Tuhan 145

K A T A P E N G A N T A R S ejak saya kecil, tak ada yang lebih membuat saya terpesona daripada pengenalan akan Allah: Siapakah Allah itu? Dapatkah Allah diketahui? Jika Ia dapat diketahui, bagaimana kita dapat menemukan-nya? Saat ini, setelah sekian tahun berlalu, saya sadar bahwa semua pertanyaan ini bukanlah pertanyaan yang kekanak-kanakan; itu semua adalah pertanyaan terpenting di alam semesta ini. Lebih dari itu, mereka terletak di jantung iman Kristen. Orang Kristen hari ini tidak selalu melihat sejelas yang seharusnya. Mungkin hal ini menjelaskan mengapa kita tidak menjadi yang seharusnya kita menjadi, baik di dalam penyembahan kita di gereja atau di dalam kesaksian kita di dunia. Saya berharap agar halaman demi halaman berikut ini dapat menolong Anda memiliki hidup yang lebih berpusat pada Allah. Untuk Alasan ini, Hati yang Dipersembahkan kepada Allah, diorientasikan ke arah penggalian Alkitab. Hanya jika kata-kata Kristus tinggal di dalam kita dan jika kita tetap tinggal di dalam Dia, baru kita dapat dilepaskan dari Kekristenan tanpa akar yang begitu mewarnai zaman kita. Saat kata-kata-nya mempengaruhi kita, kita mulai berbuah dan membuktikan bahwa kita adalah murid-murid- Nya (Yoh. 15:5-8). Hanya di saat firman Allah mempengaruhi cara kita berpikir, hidup, dan merasa, maka barulah kita dapat membangun hati yang dicirikan oleh ketaatan kepada Allah dan dipenuhi dengan kasih kepada-nya.

xiv HATI YANG DIPERSEMBAHKAN KEPADA ALLAH Saat saya mengirimkan buku ini, saya merasa gelisah dan sekaligus penuh harap. Saya merasa gelisah karena begitu luas dan mulianya apa yang saya bahas di sini, dan karena saya sangat sadar betapa saya tidak cukup layak untuk menulis tentang Allah yang kepada- Nya saya datang untuk mengasihi dan yang saya kenal sampai derajat tertentu. Saya juga penuh harap karena saya mencoba untuk menghadirkan pengajaran yang diberikan kepada kita di dalam Alkitab, dan saya sungguh rindu agar Ia mau memakai buku saya ini untuk menolong Anda mengenal Dia. Saya berharap agar Anda membacanya dengan disertai doa, dan dengan hasrat yang semakin bertambah untuk bertumbuh di dalam pengenalan akan Allah. Sinclair B. Ferguson Westminster Theological Seminary Philadelphia, Pennsylvania.

Satu BERTUMBUH DALAM PENGENALAN AKAN ALLAH A pakah hal yang paling penting di dunia bagi setiap orang Kristen? Hal yang paling penting bagi orang Kristen selama berada di dalam dunia ialah bertumbuh dalam pengenalan akan Allah. Pengenalan akan Allah adalah pusat dari keselamatan kita dan dari semua pengalaman kerohanian kita yang benar. Kita diciptakan untuk mengenal Allah. Dalam Alkitab, pengenalan akan Allah hampir setara dengan keselamatan itu sendiri. Yesus sendiri berkata bahwa hidup yang kekal atau keselamatan berarti pengenalan akan Allah, Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus (Yoh. 17:3). Menjadi seorang Kristen bukanlah pengalaman yang tanpa otak, tetapi mencakup pula hikmat dan pengertian. Menjadi seorang Kristen berarti sebuah hubungan yang begitu dekat dan intim dengan Allah Pencipta Langit dan Bumi. Yang melatarbelakangi perkataan Yesus di atas ialah janji yang sudah diberikan oleh Allah beberapa abad sebelumnya. Hal ini dapat kita lihat dari Yeremia 24:7 yang berbunyi, Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Dan penggenapan dari apa yang sebenarnya dimaksudkan oleh janji itu dapat kita lihat pada bagian selanjutnya dari kitab Yeremia, Tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudara-

2 HATI YANG DIPERSEMBAHKAN KEPADA ALLAH nya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku (Yer. 31:34). Nabi Yesaya juga berkata kepada kita bahwa pengenalan akan Allah akan menandai pemerintahan Sang Penebus yang dijanjikan, Yesus Kristus. Sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya (Yes. 11:9). Alangkah indahnya! Ini semua meringkaskan apa yang Alkitab mau katakan mengenai maksud kedatangan Yesus: Memungkinkan kita untuk mengenal Allah. Pengenalan akan Allah merupakan pusat bagi semua pengertian yang benar dalam hidup Kekristenan kita. Seseorang mungkin dapat menjadi Kristen dan tetap tidak mengerti akan banyak hal di dunia ini. Tetapi adalah mustahil bagi seseorang untuk menjadi Kristen tanpa mengetahui apa-apa tentang Allah. Pada puncaknya, Amsal 9:10 mengatakan, Mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Meski hari ini kita telah berhasil membuat terobosan ilmu pengetahuan, akan tetapi pengenalan kita akan Allah mungkin begitu sedikit hari ini. Itulah sebabnya masa kita ini begitu diwarnai oleh kelangkaan pengertian, apresiasi, dan pengertian yang sangat sempit akan waktu. Alkitab berulang kali mengajarkan bahwa pengenalan akan Allah merupakan pencegahan yang ampuh terhadap dosa. Yesaya membagikan hal ini ketika ia meratapi bangsa Israel dan pemberontakannya. Ia mengatakan, Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-ku tidak memahaminya (Yes. 1:3). Akar penyebab dari kemerosotan rohaniah mereka ialah kurangnya pengenalan akan Allah. Ketika seseorang mengenal Allah dan bertumbuh dalam hubungan yang akrab dengan-nya, maka hidupnya akan ditandai dengan integritas dan ia akan dapat dipercaya. Apa yang ada di bibirnya akan sama dengan apa yang ada di hatinya. Singkatnya, hidupnya akan kudus. Tetapi zaman ini terlalu takut terhadap kekudusan. Bahkan gereja pun mulai takut terhadap kekudusan. Dan hal yang

Bertumbuh dalam Pengenalan akan Allah 3 sama juga terjadi dalam kehidupan kita. Mengapa? Karena kadar pengenalan kita akan-nya begitu kurang dari yang semestinya. Bila kita sungguh mengenal Dia, maka itu akan secara otomatis tercermin dalam kehidupan kita. Pengenalan akan Allah penting pula bagi pertumbuhan kita. Di bagian pembukaan suratnya yang kedua, Rasul Petrus membicarakan hal yang sangat menentukan ini. Dia mendesak rekan-rekannya supaya bertumbuh secara rohani dan berharap agar mereka dilimpahi kasih karunia dan damai sejahtera melalui pengenalan akan Allah. Dia berkata kepada mereka bahwa kuasa Allah telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang kita perlukan untuk menjalani hidup ini sebagai orang Kristen, yaitu melalui pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-nya yang mulia dan ajaib (2Ptr. 1:2-3). Rasul Paulus juga mengemukakan hal yang sama ketika ia menulis surat kepada jemaat Kolose. Bertumbuh, mempunyai kaitan khusus dengan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah (Kol. 1:10). Kesalahan kita ialah kita sering menetapkan aturan main sendiri tentang bagaimana seharusnya kehidupan Kristen itu. Betapa beraninya kita! Padahal Allah sudah berkata bahwa jika kita mau bertumbuh sebagai orang Kristen, maka pertama-tama kita harus bertumbuh dalam pengenalan akan Allah. * * * Pengenalan akan Allah merupakan hak istimewa kita yang terbesar. Coba dengarkan lagi apa yang Yeremia katakan, Beginilah firman TUHAN: Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, se-

4 HATI YANG DIPERSEMBAHKAN KEPADA ALLAH muanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN (Yer. 9:23-24). Pernyataan ini keluar dari orang yang sama yang sebelumnya berkata, Sekiranya kepalaku penuh air, dan mataku jadi pancuran air mata (Yer. 9:1). Yeremia bukanlah teolog atau penulis menara gading! Di sini kita melihat seorang yang begitu berduka oleh karena pemberontakan bangsanya, yang melihat segala sesuatu melalui mata seorang yang terasing dari segala macam pergaulan, kecuali dalam pergaulan dengan Allah. Ia tidak berhenti di permukaan, tetapi terus menuju pada pokok permasalahannya. Tak ada gunanya kita memiliki segala bijaksana dunia, atau keperkasaan seorang pria, atau kekayaan, atau ketenaran atau apa pun juga, jika semua itu tidak disertai dengan pengenalan akan Allah. Dengan tegas Yeremia menurunkan segala hal yang oleh kebanyakan kita diimpikan siang-malam itu, pada posisi yang seharusnya (pada tempat yang benar-benar bawah). Hidup hanya benar-benar layak untuk dibanggakan jika pusatnya adalah pengenalan akan Allah, yang mengontrol segenap aspirasi kita. Inilah hal yang layak untuk dimegahkan. Apakah yang Anda dan saya bangga-banggakan? Apakah yang selalu menjadi topik pembicaraan kita dan yang memenuhi hati dan pikiran. Pernahkah kita sadar bahwa pengenalan akan Allah merupakan harta terpendam yang paling berharga dan merupakan hak istimewa terbesar yang bisa kita miliki? Jika belum, maka kita begitu picik dalam hal rohani. Kita telah menjual hak asasi kita sebagai orang Kristen demi semangkuk sup kacang merah, dan pengalaman sejati yang seharusnya kita nikmati sebagai orang Kristen akan menjadi begitu dangkal, aneh-aneh dan keluar dari rel yang telah ditetapkan bagi kita. Malangnya, banyak aspek dari kehidupan Kristen kita benar-benar sudah terjangkit rabun rohani yang kronis. Hal ini tampak jelas dalam kehidupan kita sehari-hari, dalam hubungan kita dengan sesama, dalam begitu minimnya dampak yang dapat kita berikan pada dunia, dan mungkin yang paling nyata; dalam penyembahan kita.