LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN RAPAT KOORDINASI TEKNIS MONITORING DAN EVALUASI PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH SECARA ONLINE SE-KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 TANGGAL 18 APRIL 2016 BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH APRIL 2016 BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH APRIL i 2016
1
2 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu permasalahan dalam pelaksanaan anggaran belanja pemerintah baik nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota adalah rendahnya realisasi belanja pada awal tahun dan selalu menumpuk di akhir-akhir tahun anggaran. Akibatnya adalah anggaran yang sudah tersedia di awal tahun dan merupakan hak masyarakat untuk menikmatinya melalui belanja pemerintah terpaksa tidak bisa dilaksanakan karena dibelanjakan di akhir-akhir tahun. Apabila realisasi belanja dapat dilaksanakan di awal-awal tahun maka geliat ekonomi akan terjadi juga di awal tahun serta berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yakni penciptaan lapangan kerja, pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi. Rendahnya realisasi penyerapan anggaran disebabkan oleh kurang matangnya persiapan termasuk pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejak tahun 2012 telah melaksanakan serangkaian persiapan percepatan penyerapan anggaran. Beberapa persiapan yang dilaksanakan antara lain adalah percepatan penyusunan dan penetapan dokumen perencanaan dan penganggaran mulai dari RKPD, KUA-PPAS, dan APBD. Di samping itu, persiapan pengadaan barang/jasa pemerintah juga dilaksanakan secepat mungkin dimana proses lelang dilaksanakan segera setelah kesepakatan bersama antara Gubernur dan DPRD tentang RAPBD ditandatangani. Dalam rangka pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah T.A. 2016 dan untuk mempercepat proses pengadaan barang/jasa pemerintah T.A. 2017, seluruh SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah wajib memahami, memanfaatkan dan mengisi data/informasi dalam SPSE (Sistem Barang/Jasa Pemerintah) Online yaitu terdiri dari SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Barang/Jasa Pemerintah), Pengumuman Lelang, Katalog Elektronik, Monitoring dan Evaluasi Online, Whistle Blowing System dan Standar Dokumen Barang/Jasa secara elektronik, dan atau menyesuaikan dengan update SPSE tersebut bilamana hal ini dilakukan oleh LKPP. Di samping itu juga, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah berkomitmen melaksanakan awal penandatanganan kontrak secara kolektif pada minggu keempat Januari 2017. Kemudian, seluruh SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah wajib melaksanakan pelelangan 100% secara elektronik (e-tendering dan e-purchasing) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Barang/Jasa Pemerintah dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah. 1.2. Tujuan Adapun tujuan dari acara ini adalah: 1. Mewujudkan kesamaan persepsi dan kesepahaman dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pengadaan barang/jasa pemerintah. 2. Meningkatkan koordinasi, sinergitas, dan sinkronisasi seluruh stakeholder terhadap pelaksanaan evaluasi pengawasan realisasi anggaran dan pengadaan barang/jasa pemerintah di Provinsi Kalimantan Tengah. 3. Mendorong percepatan pelaksanaan belanja barang dan jasa modal dalam APBN/APBD sehingga terwujud efisiensi belanja negara/daerah dan persaingan yang sehat.
1.3 Peserta dan Narasumber Peserta acara berasal dari: 1. Pejabat Eselon III yang menangani pelaporan pengadaan barang/jasa pemerintah pada Dinas/Badan/Unit Kerja Provinsi Kalimantan Tengah. 2. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah dan Kepala Bidang yang menangani pelaporan Monev PBJP secara Online pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah. Narasumber acara berasal dari Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dengan materi: 1) Monev Online/Sismontep (Sistem Informasi Monitoring Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran/TEPRA); dan 2) Implementasi Monev Online/Sismontep (Sistem Informasi Monitoring TEPRA) dan TEPRA. 1.4 Pembiayaan Seluruh biaya yang dikeluarkan pada acara ini dibebankan pada DPA-SKPD Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah c.q. Biro Administrasi Pembangunan Tahun Anggaran 2016 Nomor: 188.44/806/DPA-SKPD/2015 tanggal 31 Desember 2015. 3 BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN 2.1. Persiapan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah khususnya Sub Bagian Pelaporan dan Analisis Bagian Pelaporan, Analisis, dan Pengkajian Pembangunan telah melaksanakan berbagai persiapan guna kelancaran acara, yaitu sebagai berikut: 1. Membentuk panitia pelaksana kegiatan lingkup Biro Administrasi Pembangunan dengan Surat Tugas Kepala Biro Administrasi Pembangunan Nomor: 432/491/ST/AD.PEMB/2015 tanggal 01 April 2016 yang menugaskan agar panitia melaksanakan tugas sesuai uraian tugas dengan penuh tanggung jawab. 2. Menyampaikan surat-menyurat terkait pelaksanaan kegiatan kepada SKPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah. 3. Memberi batas waktu kepada SKPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se- Kalimantan Tengah untuk menyampaikan data manual pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah T.A. 2016 yang terdiri dari rencana umum pengadaan (RUP), struktur anggaran, rencana paket pengadaan, realisasi keuangan, realisasi fisik, serta realisasi proses pengadaan barang dan jasa. Data dimaksud juga diberikan batas waktu untuk diinput pada aplikasi: monev.lkpp.go.id oleh SKPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah. 4. Melaksanakan rapat persiapan dalam rangka kelancaran acara. 2.2 Rekapitulasi Data Data manual dan online pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah T.A. 2016 selanjutnya direkapitulasi oleh panitia pelaksana. Data yang direkapitulasi tersebut digunakan sebagai pembanding data yang disampaikan langsung oleh SKPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah saat acara Rapat Koordinasi Teknis Monitoring dan Evaluasi Barang dan Jasa Pemerintah secara Online se-kalimantan Tengah tanggal 18 April 2016. 2.3 Pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Monitoring dan Evaluasi Barang dan Jasa Pemerintah secara Online se-kalimantan Tengah dilaksanakan tanggal 18 April 2016 di Aula
Jayang Tingang Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan RTA Milono Nomor 1, Palangka Raya, yang dihadiri oleh Pejabat Eselon III yang menangani pelaporan pengadaan barang/jasa pemerintah pada Dinas/Badan/Unit Kerja Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabuoaten/Kota se-kalimantan Tengah, dan Kepala Bidang yang menangani pelaporan Monev PBJP secara Online pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah. Rapat koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah keputusan bersama yang dituangkan dalam Risalah Keputusan Rapat Koordinasi Teknis Monitoring dan Evaluasi Barang/Jasa Pemerintah secara Online se-kalimantan Tengan Tahun Anggaran 2016 sebagaimana lampiran. Risalah dimaksud ditandatangani oleh perwakilan SKPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah. 4 BAB III EVALUASI KEGIATAN 3.1 Evaluasi terhadap SKPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah Berdasarkan hasil rapat, diketahui bahwa sebagian besar SKPD Provinsi Kalimantan Tengah belum menginput data Monev Online/Sistemontep (Sistem Informasi Monitoring TEPRA/Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran) per 31 Maret 2016, sedangkan pada tingkat kabupaten/kota se-kalimantan Tengah hanya Pemerintah Kabupaten Lamandau dan Barito Selatan yang belum menginput. a. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Pada tingkat provinsi, dari 46 SKPD hanya 1 (satu) SKPD yang belum mendapatkan hak akses aplikasi monev.lkpp.go.id berupa user ID dan password yakni Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei. Hal ini dikarenakan SKPD dimaksud baru terbentuk akhir tahun 2015 dan belum berkoordinasi dengan Administrator Pusat Pelayanan Elektronik (PPE) pada Layanan Secara Elektronik (LPSE) Kalimantan Tengah yang berada di bawah Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Karena belum memiliki kode akses, maka RSJ Kalawa Atei belum bisa menginput data online pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. 25 SKPD Provinsi telah menginput seluruh data realisasi anggaran pada aplikasi monev.lkpp.go.id, yang terdiri dari struktur anggaran, perencanaan pengadaan, progres keuangan, progres fisik, serta proses pengadaan barang dan jasa. Selanjutnya, 2 (SKPD) hanya menginput sebagian data, yaitu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta RSUD dr. Doris Sylvanus. Kemudian, 18 SKPD belum menginput seluruh data realisasi anggaran Dari hasil keputusan rapat koordinasi teknis, seluruh SKPD baik yang sudah menginput, menginput sebagian, maupun yang belum menginput data realisasi anggaran per 30 April 2016 agar segera menginput data paling lambat tanggal 10 Mei 2016 dengan tujuan memudahkan pejabat penghubung provinsi mengevaluasi pelaporan yang disampaikan secara online tersebut.
Hasil evaluasi penginputan data realisasi anggaran secara online adalah sebagaimana Tabel 1 di bawah ini: TABEL 1. MATRIKS EVALUASI PELAKSANAAN MONEV ONLINE SKPD PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 PER 31 MARET 2016 Posisi Data Tanggal 16 April 2016 pukul 14.00 WIB NO SKPD Struktur Anggaran Perencanaan Progres Keuangan Progres Fisik 5 Realisasi PBJP 1 2 3 4 5 6 7 1 Badan Kepegawaian Daerah 2 Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana 3 Badan Penanggulangan Bencana Daerah 4 Badan Pendidikan dan Pelatihan 5 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 6 Badan Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi 7 Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan 8 Biro Administrasi Pembangunan 9 Biro Administrasi Perekonomian dan Sumberdaya Alam 10 Biro Aset 11 Biro Pemerintahan 12 Biro Perwakilan 13 Biro Umum 14 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 15 Dinas Kesehatan 16 Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 17 Dinas Pemuda dan Olahraga
NO SKPD Struktur Perencanaan Keuangan Fisik PBJP Progres Progres Realisasi Anggaran 1 2 3 4 5 6 7 18 Dinas Pendapatan Daerah 19 Dinas Pendidikan 20 Dinas Perkebunan 21 Dinas Pertanian dan Peternakan 22 Dinas Sosial 23 Komisi Penyiaran Indonesia Daerah 24 Satuan Polisi Pamong Praja 25 Sekretariat KORPRI 26 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 27 RSUD dr Doris Sylvanus 28 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 29 Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluhan 30 Badan Lingkungan Hidup 31 Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 32 Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan 33 Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol 34 Biro Hukum 35 Biro Keuangan 36 Biro Organisasi 37 Biro Layanan Barang dan Jasa 38 Dinas Kehutanan 39 Dinas Kelautan dan Perikanan 40 Dinas Pekerjaan Umum 6
TOTAL Struktur Perencanaan Keuangan Fisik PBJP Progres Progres Realisasi NO SKPD Anggaran 1 2 3 4 5 6 7 41 Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika 7 42 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 43 Dinas Pertambangan dan Energi 44 Inspektorat 45 Sekretariat DPRD 46 RSJ Kalawa Atei Memiliki Kode Akses Memiliki Kode Akses Memiliki Kode Akses Memiliki Kode Akses Memiliki Kode Akses SUDAH DIINPUT 27 25 26 26 26 BELUM DIINPUT 18 20 19 19 19 BELUM MEMILIKI KODE AKSES 1 1 1 1 1 JUMLAH 46 46 46 46 46 Sumber: Diolah dari data Monev Online LKPP RI Tahun Anggaran 2016 per 31 Maret 2016, April 2016 Pada Monev Online, nilai pagu perencanaan pengadaan yang merupakan data yang diinput pada SiRUP Online harus nilai pagu belanja langsung (BL) SKPD, atau BL=RUP (0=0). Dari hasil evaluasi per 31 Maret 2016, dari 27 SKPD yang menginput data realisasi anggaran pada Monev Online, sebanyak 14 SKPD telah menginput data yang sama antara SiRUP Online dan Monev Online dan 13 SKPD tidak menginput data yang sama. Dari hasil Rapat Koordinasi Teknis, diketahui bahwa SKPD yang tidak menginput data yang sama disebabkan adanya keraguan penginputan terhadap paket yang mendapatkan penundaan (tanda bintang/rasionalisasi) pelaksanaan berdasarkan kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun anggaran 2016.
Hasil evaluasi kesesuaian data perencanaan pengadaan (SiRUP Online) dan belanja langsung (Monev Online) per 31 Maret 2016 adalah sebagaimana Tabel 2 di bawah ini: TABEL 2. EVALUASI KESESUAIAN PELAKSANAAN MONEV ONLINE/SISMONTEP PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 PER 31 MARET 2016 Posisi Data Tanggal 16 April 2016 pukul 14.00 WIB PERENCANAAN SKPD BELANJA LANGSUNG PENGADAAN PAGU (Rp. Miliar) PAKET (Rp. Miliar) 1 2 3 4 5 6 NO. KETERANGAN 1 Badan Kepegawaian 10,75 88 10,75 Belanja Langsung sama Daerah 2 Badan Pemberdayaan 8,35 73 8,35 Belanja Langsung sama Perempuan dan Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana 3 Badan Penanggulangan 15,07 161 15,07 Belanja Langsung sama Bencana Daerah 4 Badan Pendidikan dan 39,83 81 39,84 Belanja Langsung sama Pelatihan 5 Badan Perpustakaan, 8,00 86 8,00 Belanja Langsung sama Arsip, dan Dokumentasi 6 Biro Administrasi 4,58 28 4,58 Belanja Langsung sama Pembangunan 7 Dinas Kebudayaan dan 17,05 128 17,06 Belanja Langsung sama Pariwisata 8 Dinas Pemuda dan 58,98 137 58,97 Belanja Langsung sama Olahraga 9 Dinas Pendapatan Daerah 38,63 96 38,62 Belanja Langsung sama 10 Dinas Kesehatan 29,31 152 29,31 Belanja Langsung sama 8 11 Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 9,50 80 9,50 Belanja Langsung sama
PERENCANAAN BELANJA PENGADAAN NO. SKPD LANGSUNG PAGU KETERANGAN (Rp. Miliar) PAKET (Rp. Miliar) 1 2 3 4 5 6 12 Dinas Pertanian dan 64,20 663 64,21 Belanja Langsung sama Peternakan 13 Sekretariat Komisi 2,60 32 2,60 Belanja Langsung sama Penyiaran Indonesia Daerah 14 Sekretariat Korps Pegawai 2,80 40 2,80 Belanja Langsung sama Republik Indonesia 15 Badan Perencanaan 33,62 492 15,36 Belanja Langsung tidak Pembangunan Daerah Perencanaan 16 Biro Administrasi 9,43 218 7,94 Belanja Langsung tidak Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Perencanaan 17 Biro Administrasi 4,32 1 0,22 Belanja Langsung tidak Perekonomian dan Sumberdaya Alam Perencanaan 18 Biro Aset 21,27 41 7,87 Belanja Langsung tidak Perencanaan 19 Biro Pemerintahan 6,78 7 1,42 Belanja Langsung tidak Perencanaan 20 Biro Perwakilan 6,20 28 5,70 Belanja Langsung tidak Perencanaan 21 Biro Umum 83,92 56 58,87 Belanja Langsung tidak Perencanaan 22 Dinas Pendidikan 85,80 21 6,28 Belanja Langsung tidak Perencanaan 23 Dinas Perkebunan 39,00 13 7,44 Belanja Langsung tidak Perencanaan 24 Dinas Sosial 19,79 31 6,01 Belanja Langsung tidak Perencanaan 25 Dinas Tenaga Kerja dan 17,49 0 5,26 Belanja Langsung tidak Transmigrasi Perencanaan 9
PERENCANAAN BELANJA PENGADAAN NO. SKPD LANGSUNG PAGU KETERANGAN (Rp. Miliar) PAKET (Rp. Miliar) 1 2 3 4 5 6 26 RSUD dr Doris Sylvanus 91,79 0 0,00 Belanja Langsung tidak Perencanaan 27 Satuan Polisi Pamong 6,50 8 0,86 Belanja Langsung tidak Praja Perencanaan 10 28 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 0,00 0 0,00 29 Badan Ketahanan Pangan 0,00 0 0,00 dan Koordinasi Penyuluhan 30 Badan Lingkungan Hidup 0,00 0 0,00 31 Badan Pemberdayaan 0,00 0 0,00 Masyarakat dan Pemerintahan Desa 32 Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan 0,00 0 0,00 33 Biro Hubungan 0,00 0 0,00 Masyarakat dan Protokol 34 Biro Hukum 0,00 0 0,00 35 Biro Keuangan 0,00 0 0,00 36 Biro Layanan 0,00 0 0,00 Barang dan Jasa 37 Biro Organisasi 0,00 0 0,00 38 Dinas Kehutanan 0,00 0 0,00 39 Dinas Kelautan dan 0,00 0 0,00 Perikanan 40 Dinas Pekerjaan Umum 0,00 0 0,00 41 Dinas Perhubungan, 0,00 0 0,00 Komunikasi, dan Informatika 42 Dinas Perindustrian dan 0,00 0 0,00 Perdagangan 43 Dinas Pertambangan dan 0,00 0 0,00 Energi 44 Inspektorat 0,00 0 0,00 45 Sekretariat DPRD 0,00 0 0,00 46 RSJ Kalawa Atei 0,00 0 0,00 memiliki kode akses TOTAL 735,54 2.761,00 432,89 Sumber: Diolah dari data Monev Online LKPP RI Tahun Anggaran 2016 per 31 Maret 2016, April 2016
b. Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah Pada tingkat kabupaten/kota, dari 13 kabupaten dan 1 kota yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah yang menginput data realisasi anggaran pada Monev Online/Sismontep per 31 Maret 2016, sebanyak 2 (dua) kabupaten belum menginput seluruh data yakni Lamandau dan Barito Selatan, serta 1 (satu) kabupaten hanya menginput sebagian data yakni Sukamara (Tabel 3). TABEL 3. MATRIKS EVALUASI PELAKSANAAN MONEV ONLINE KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 PER 31 MARET 2016 Posisi Tanggal 16 April 2016 pukul 14.00 WIB NO KABUPATEN/ KOTA Struktur Anggaran Perencanaa n Progres Keuangan Progres Fisik 11 Realisasi PBJP 1 2 3 4 5 6 7 1 Palangka Raya 2 Kapuas 3 Pulang Pisau 4 Katingan 5 Kotawaringin Timur 6 Kotawaringin Barat 7 Seruyan 8 Barito Utara 9 Barito Timur 10 Gunung Mas 11 Murung Raya 12 Sukamara 13 Lamandau 14 Barito Selatan SUDAH DIINPUT 12 11 12 12 11 TOTAL BELUM DIINPUT 2 3 2 2 3 JUMLAH 14 14 14 14 14 Sumber: Diolah dari data Monev Online LKPP RI Tahun Anggaran 2016 per 31 Maret 2016, April 2016
Evaluasi data Monev Online dan TEPRA per 31 Maret 2016 adalah sebagaimana Tabel 4 dan Tabel 5 di bawah ini: TABEL 4. REKAPITULASI DATA MONEV ONLINE PADA APBD KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 PER 31 MARET 2016 Posisi Data Tanggal 16 April 2016 pukul 14.00 WIB NO. KABUPATEN /KOTA PAGU (Rp. Miliar) STRUKTUR ANGGARAN (Rp. Miliar) BELAN JA TIDAK LANG SUNG BELANJA LANG SUNG STRAT EGIS RENCANA PAKET PENGADAAN NON STRA TEGIS JUMLA H KEUAN GAN BTL+B L (%) REALI SASI FISIK BTL+B L (%) 14 PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA PAKET STRATEGIS (%) PROSES PENGAD AAN TANDA TANGA N KONTR AK PELAK SANAA N 1 2 3 4 5=3-4 6 7 8=6+7 9 10 11 12 13 14 1. Palangka Raya 1.238,32 666,35 571,97 326 1.892 2.218 11,52 12,09 7,98 3,99 3,99 0,31 2. Kapuas 1.896,85 989,80 907,05 217 1.895 2.112 14,27 13,19 41,47 33,18 26,73 2,30 3. Pulang Pisau 1.030,86 457,79 573,07 176 2.116 2.292 7,50 7,91 20,00 7,91 10,23 7,39 4. Katingan 1.304,60 547,11 757,49 402 4.133 4.535 8,12 16,29 18,66 7,21 7,21 0,00 Kotawaringin Timur 1.674,71 846,25 828,46 100 647 747 12,07 14,09 34,00 34,00 9,00 6,00 5. 6. Kotawaringin Barat 1.220,56 596,03 624,53 79 452 531 7,94 16,12 17,92 12,89 12,89 4,43 7. Seruyan 1.194,57 429,32 765,25 302 5.902 6.204 5,57 13,71 10,60 0,66 0,66 0,00 8. Sukamara 788,30 241,66 546,64 0 0 0 6,95 9,65 0,00 0,00 0,00 0,00 9. Lamandau 0,00 0,00 0,00 0 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 10. Barito Utara 1.197,24 587,58 609,66 196 2.258 2.454 9,09 18,98 3,06 3,06 3,06 0,00 11. Barito Selatan 0,00 0,00 0,00 0 0 0 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 12. Barito Timur 1.025,64 486,61 539,03 50 20 70 9,96 15,56 20,00 18,00 18,00 0,00 13. Gunung Mas 1.048,28 528,43 519,85 130 181 311 9,51 16,57 36,92 18,46 18,46 0,00 14. Murung Raya 1.406,28 532,50 873,78 1.156 4.173 5.329 8,14 17,01 18,08 0,69 0,69 0,17 TOTAL 15.026,22 6.909,43 8.116,79 3.134 23.669 26.803 7,90 12,23 16,34 10,00 7,92 1,47 Sumber: Diolah dari data Monev Online LKPP RI Tahun Anggaran 2016 per 31 Maret 2016, April 2016 PHO
TABEL 5. REKAPITULASI DATA TEPRA OFFLINE PADA APBD KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 PER 31 MARET 2016 Posisi Data Tanggal Hasil Prarapim TEPRA tanggal 04 April 2016 NO. KABUPATEN /KOTA PAGU (Rp. Miliar) STRUKTUR ANGGARAN (Rp. Miliar) BELANJA TIDAK LANG SUNG BELANJA LANG SUNG STRAT EGIS RENCANA PAKET PENGADAAN NON STRA TEGIS JUM LAH REALI SASI KEUAN GAN BTL+B L (%) REALI SASI FISIK BTL+B L (%) 15 PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA PAKET STRATEGIS (%) PROS ES PENG ADAA N TAND A TANG AN KONT RAK 1 2 3 4 5=3-4 6 7 8=6+7 9 10 11 12 13 14 1. Palangka Raya 1.238,32 666,35 571,97 229 821 1.050 11,52 12,09 6,28 1,38 1,38 0,03 2. Kapuas 1.896,85 989,80 907,06 188 955 1.143 14,27 13,19 5,62 31,35 31,35 0,08 3. Pulang Pisau 1.030,86 457,79 573,07 206 2.069 2.275 7,50 7,91 28,38 66,30 66,30 0,30 4. Katingan 1.304,60 547,11 757,49 289 5.369 5.658 8,12 16,29 24,33 9,13 9,13 0,00 5. Kotawaringin Timur 1.674,71 846,25 828,46 226 1.496 1.722 12,07 14,09 40,73 39,93 39,93 0,28 6. Kotawaringin Barat 1.220,56 596,03 624,53 255 1.758 2.013 7,94 16,12 15,51 7,04 7,04 0,83 7. Seruyan 1.194,57 429,32 765,25 216 2.337 2.553 5,57 13,71 38,23 0,24 0,24 0,00 8. Sukamara 788,30 241,66 546,64 290 1.424 1.714 6,95 9,65 24,83 22,34 22,34 3,97 9. Lamandau 958,60 376,42 582,18 282 827 1.109 10,08 11,03 34,37 29,91 29,91 0,06 10. Barito Utara 1.197,24 587,58 609,66 196 1.565 1.761 9,09 18,98 10,48 0,00 0,00 0,00 11. Barito Selatan 1.051,07 593,13 457,93 150 594 744 4,59 4,79 0,16 0,16 0,16 0,00 12. Barito Timur 1.025,64 486,61 539,04 142 796 938 9,96 15,56 0,00 0,00 0,00 0,00 13. Gunung Mas 1.048,28 528,43 519,85 175 436 611 9,51 16,57 67,34 24,87 24,87 0,00 14. Murung Raya 1.406,28 532,50 873,78 437 3.562 3.999 8,47 17,23 4,04 3,27 3,27 0,56 TOTAL 17.035,89 7.878,98 9.156,91 3.281 24.009 27.290 9,34 13,37 21,39 18,21 18,21 0,42 Sumber: Diolah dari data Pra Rapim TEPRA per 31 Maret 2016, April 2016 PELA KSAN AAN PHO
Berdasarkan Tabel 4 dan Tabel 5 di atas, terdapat selisih data antara yang dilaporkan saat Pra Rapim TEPRA tanggal 04 April 2016 sebagai berikut: 1) Struktur Anggaran Pada struktur anggaran, sebanyak 12 kabupaten/kota menginput data yang sama dan 2 kabupaten yakni Lamandau dan Barito Selatan belum menginput data. Selisih data antara Monev Online dan TEPRA pada Kabupaten Lamandau dan Barito Selatan mencapai 100%, artinya 2 kabupaten ini belum melaksanakan mengumumkan pencapaian realisasi anggaran secara terbuka kepada publik melalui website resmi pemerintah secara nasional, yaitu pada http://monev.lkpp.go.id. 2) Perencanaan Pada Perencanaan, tidak ada satupun kabupaten/kota se-kalimantan Tengah yang memiliki kesamaan data antara Monev Online dan TEPRA, bahkan 3 kabupaten yakni Sukamara, Lamandau, dan Barito Selatan belum menginput data. 3) Progres Keuangan Pada Progres Keuangan, terdapat selisih data untuk 3 kabupaten yakni Lamandau, Barito Selatan, dan Murung Raya 2 kabupaten di antaranya dikarenakan belum menginput data (Lamandau dan Barito Selatan). 4) Progres Fisik Pada Progres Fisik, terdapat selisih data untuk 3 kabupaten (Lamandau, Barito Selatan, dan Murung Raya), 2 kabupaten di antaranya dikarenakan belum menginput data (Lamandau dan Barito Selatan). 5) Proses Barang dan Jasa Pada Proses Barang dan Jasa, tidak ada satupun kabupaten/kota se- Kalimantan Tengah yang menginput data yang sama antara Monev Online dan TEPRA, bahkan 3 kabupaten belum menginput data (Sukamara, Lamandau, dan Barito Selatan). Hasil evaluasi kesesuaian data TEPRA dan Monev Online kabupaten/kota se-kalimantan Tengah adalah sebagai berikut: TABEL 6. MATRIKS EVALUASI KESESUAIAN DATA MONEV ONLINE DAN TEPRA KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH TAHUN ANGGARAN 2016 PER 31 MARET 2016 Posisi Tanggal 16 April 2016 pukul 14.00 WIB NO KABUPATEN /KOTA STRUKTUR ANGGARAN PERENCANAA N PROGRES KEUANGAN PROGRES FISIK 16 REALISASI PBJP 1 2 3 4 5 6 7 1 Palangka Raya Sesuai Data Sesuai Sesuai Data 2 Kapuas Sesuai Data Sesuai Sesuai Data 3 Pulang Pisau Sesuai Data Sesuai Sesuai Tidak Sesuai 4 Katingan Sesuai Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Tidak Sesuai 5 Kotawaringin Sesuai Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Tidak Sesuai Timur 6 Kotawaringin Barat Sesuai Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Data 7 Seruyan Sesuai Data Sesuai Sesuai Tidak Sesuai 8 Sukamara Sesuai Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Tidak Sesuai
TOTAL KABUPATEN STRUKTUR PERENCANAA PROGRES PROGRES REALISASI NO /KOTA ANGGARAN N KEUANGAN FISIK PBJP 1 2 3 4 5 6 7 9 Lamandau Tidak Tidak Sesuai Tidak Tidak Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai 10 Barito Utara Sesuai Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Data 11 Barito Selatan Tidak Tidak Sesuai Tidak Tidak Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai 12 Barito Timur Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Data 13 Gunung Mas Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Sesuai 14 Murung Raya Sesuai Data Data Diperbaharu Tidak Sesuai Tidak Sesuai i Sesuai 12 0 9 10 0 Tidak Sesuai 2 9 4 4 9 Data 0 5 1 0 5 Jumlah 14 14 14 14 14 Sumber: Diolah dari data Monev Online LKPP RI dan data TEPRA Offline Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2016 per 31 Maret 2016, April 2016 3.2. Arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Dalam rangka pelaksanaan serta keaktifan pengisian data manual dan online pengadaan barang dan jasa pemerintah pada SiRUP dan Monev Online, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Siun Jarius, SH, MH, dalam arahannya menekankan bahwa salah satu upaya untuk percepatan penyerapan anggaran adalah dengan mendorong optimalnya pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah meminta agar pengadaan barang/jasa pemerintah dapat dilaksanakan dengan efesien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel. Dalam pelaksanaannya agar berpedoman kepada Peraturan Presiden R.I. Nomor 54 Tahun 2010 dan perubahan-perubahannya tentang Barang/Jasa Pemerintah, disamping itu juga memperhatikan Instruksi Presiden R.I Nomor 1 tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah. Hal-hal lain yang menjadi arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah kepada Bupati/Walikota dan SKPD Provinsi adalah sebagai berikut: 1. Kepala Dinas/Badan/Instansi/Satuan Kerja Provinsi/Kabupaten/Kota agar bekerja lebih keras lagi untuk percepatan penyerapan anggaran pada tahun 2016, antara lain dengan mengoptimalkan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. 2. Sesuai instruksi Gubernur Kalimantan Tengah agar Kabupaten/Kota proaktif melaksanakan Pra-Rapat Pimpinan dan Rapat Pimpinan TEPRA setiap bulannya. 3. Agar lebih proaktif melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, untuk itu Saya minta seluruh SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah termasuk Admin Pejabat Penghubung TEPRA Provinsi dan Kabupaten/Kota wajib menggunakan e-monev atau Monev Online dan telah tuntas menginput data pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah melalui aplikasi: monev.lkpp.go.id. 17
4. Agar melaporkan hasil monitong dan evaluasi pengadaan barang dan jasa pemerintah kepada Gubernur Kalimantan Tengah setiap bulan melalui TEPRA Kalimantan Tengah dan Tim Fasilitasi serta Pembinaan TEPRA Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah. 18 BAB IV KESIMPULAN Dari uraian tersebut di atas, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Penyerapan anggaran pada beberapa tahun terakhir cenderung menumpuk di akhir tahun meskipun anggarannya telah tersedia di awal tahun. Hal ini merugikan masyarakat karena anggaran yang sudah tersedia tersebut tidak segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu permasalahannya adalah terlambatnya pengesahan dokumen perencanaan dan anggaran serta keterlambatan dalam proses lelang. Untuk itu terhadap kedua hal tersebut harus dilakukan percepatan-percepatan. 2. Dalam rangka percepatan realisasi anggaran, salah satu hal yang harus disiapkan adalah percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah dimana proses lelang dilaksanakan segera setelah kesepakatan bersama antara Gubernur dan DPRD tentang RAPBD ditandatangani. 3. Kualitas pekerjaan setelah pelaksanaan lelang perlu diperhatikan meskipun ada upaya percepatan realisasi anggaran sehingga tercapai kuantitas dan kualitas yang tepat. Seluruh SKPD Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan tidak hanya mengejar target penyerapan anggaran, tetapi juga memperhatikan kualitas pekerjaan yang akan dan sedang dilaksanakan. 4. Dalam rangka pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah T.A. 2016 dan untuk mempercepat proses pengadaan barang/jasa pemerintah T.A. 2017, maka seluruh SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah wajib memahami, memanfaatkan dan mengisi data/informasi dalam SPSE (Sistem Barang/Jasa Pemerintah) Online yaitu terdiri dari SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Barang/Jasa Pemerintah), Pengumuman Lelang, Katalog Elektronik, Monitoring dan Evaluasi Online, Whistle Blowing System dan Standar Dokumen Barang/Jasa secara elektronik, dan atau menyesuaikan dengan update SPSE tersebut bilamana hal ini dilakukan oleh LKPP. Di samping itu juga, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah berkomitmen melaksanakan awal penandatanganan kontrak secara kolektif pada minggu keempat Januari 2017. 5. Seluruh SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-kalimantan Tengah wajib melaksanakan pelelangan 100% secara elektronik (e-tendering dan e-purchasing) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Barang/Jasa Pemerintah dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah. 6. Sebanyak 25 SKPD Provinsi Kalimantan Tengah telah menginput data realisasi anggaran pada Monev Online, 2 SKPD hanya menginput sebagian data, dan 18 SKPD belum menginput; sedangkan pada tingkat kabupaten/kota se-kalimantan Tengah terdapat 2 kabupaten yang belum menginput yakni Lamandau dan Barito Selatan serta 1 kabupaten hanya menginput sebagian data yakni Sukamara. Pada tingkat provinsi, dari 46 SKPD hanya 1 (satu) SKPD yang belum mendapatkan hak akses aplikasi monev.lkpp.go.id berupa user ID dan password yakni Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei. Hal ini dikarenakan biro dimaksud baru akhir tahun 2015 dan belum berkoordinasi dengan Administrator PPE pada LPSE Kalimantan Tengah yang berada di bawah Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Karena belum memiliki kode akses, maka Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei belum bisa menginput data online pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
7. Rapat koordinasi menghasilkan sejumlah keputusan bersama yang dituangkan dalam Risalah Keputusan Rapat Koordinasi Teknis Monitoring dan Evaluasi Barang/Jasa Pemerintah secara Online se-kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2016. 19