JOB DESCRIPTION. Oleh : Ari Qurniawan

dokumen-dokumen yang mirip
Tugas Pokok dan Fungsi. Andrie Irawan, SH., MH Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEPANITERAAN DAN KESEKRETARIATAN PERADILAN

BAB II PROFIL PENGADILAN NEGERI MEDAN

Tentang URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PEGAWAI PENGADILAN AGAMA MAGELANG. : Drs. H. MUSLIKIN, MH N I P :

BIDANG PENGAWASAN MELEKAT

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) 2014 PENGADILAN NEGERI KAB. KEDIRI

BAB II PENGADILAN NEGERI MEDAN. 2.1 Sejarah Berdirinya Kantor Pengadilan Negeri Medan

ADMINISTRASI PERKARA KEPANITERAAN PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SIBOLGA

PENGADILAN NEGERI BANTUL KELAS I B MANUAL MUTU PENJAMINAN MUTU PENGADILAN

EXECUTIVE SUMMARY ( IKHTISAR EKSEKUTIF )

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2013

LAPORAN TAHUNAN PENGADILAN NEGERI KAYUAGUNG

PENGGUGAT/ KUASANYA. Ketua Pengadilan Negeri menunjuk Majelis Hakim, dan Panitera menunjuk Panitera Pengganti. Kepaniteraan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP)

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2015 PENGADILAN NEGERI SUNGGUMINASA

KATA PENGANTAR KETUA PENGADILAN NEGERI MAKASSAR KELAS I A KHUSUS KEMAL TAMPUBOLON, S.H.,M.H. i P N Mks

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN PERDATA PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT. No AKTIVITAS PROSEDUR WAKTU

copy dan hard copy serta pengajuan permohonan praperadilan sesuai dengan wilayah hukum di Pengadilan Negeri Takengon ; 3 Penerimaan

TAHUN 2015 PENGADILAN NEGERI KELAS I A BALE BANDUNG JL. JAKSA NARANATA BALE ENDAH KABUPATEN BANDUNG

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN UMUM

DAFTAR ISI PENGANTAR... 2 DAFTAR ISI BAB I Pendahuluan BAB II Struktur Organisasi (Tupoksi)... 8

ALUR PENDAFTARAN GUGATAN PERMOHONAN DI PENGADILAN NEGERI

NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN

V. STANDARD OPERATING PROCEDURES ( SOP ) KEPANITERAAN PERDATA

STANDAR.OPERASIONAL.PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN PERDATA NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN

BAB II TINJAUN UMUM TENTANG PENGADILAN NEGERI BANGKINANG. A. Sejarah Berdirinya Pengadilan Negeri Bangkinang

EVALUASI PENETAPAN KINERJA 2016

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG PENGADILAN NEGERI BANGKINANG. A. Sejarah Berdiri Pengadilan Negeri Bangkinang

PERNYATAAN PERJANJIAN KERJA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 : KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN, ORGANISASI DAN TATALAKSANA

MANUAL MUTU SISTEM MANAJEMEN MUTU PENGADILAN NEGERI MUARA TEWEH KELAS II

LKjIP LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

4. SOP KEPANITERAAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL PADA PENGADILAN NEGERI SEMARANG

INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN NEGERI KOTA TIMIKA TAHUN

TATA CARA PEMERIKSAAN ADMINISTRASI PERSIDANGAN

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TAHUN 2014 PENGADILAN NEGERI PURWAKARTA

1. S O P KEPANITERAAN PIDANA

STANDARD OPERATING PROCEDURES (S.O.P) PENANGANAN PERKARA PERDATA PADA PENGADILAN NEGERI TENGGARONG

BAGAN ALUR PROSEDUR PENDAFTARAN PERKARA GUGATAN

REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN AGAMA WATAMPONE TAHUN 2016

URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI JABATAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA DENPASAR

BAGAN ALUR PROSEDUR PENDAFTARAN PERKARA GUGATAN

PENGANTAR. Bersama ini kami sajikan Laporan Tahunan 2016 secara lengkap sesuai dengan Outline Laporan yang telah ditentukan.

SOP PROSEDUR PENYELESAIAN PERKARA PIDANA BIASA

LAPORAN TAHUNAN 2015

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP) PENGADILAN NEGERI WAIKABUBAK 2016

1 jam perkara sesuai dengan nomor urut perkara 4. Membuat formulir penetapan Ketua Pengadilan Negeri tentang

KATA PENGANTAR. Muara Teweh, Januari 2015 KETUA PENGADILAN NEGERI MUARA TEWEH SUPARNA, SH NIP

SKEMA SOP KEPANITERAAN PIDANA

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia Tahun 1945 yang telah diamandemen dinyatakan bahwa Kekuasaan

SOP PENYELESAIAN PERKARA PERDATA GUGATAN

FORMULIR ADMINISTRASI KEPANITERAAN PENGADILAN AGAMA

PENGADILAN NEGERI BALE BANDUNG KELAS 1A JL. JAKSA NARANATA BALE ENDAH KABUPATEN BANDUNG

LAPORAN TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN (TLHP) HAKIM PENGAWAS BIDANG (HAWASBID) CATURWULAN III TAHUN 2016

1. Menerima surat permohonan sita sebanyak para pihak ditambah 3 eksemplar termasuk soft copynya. Dari Pemohon sita

L A K I P TAHUN 2013

I. BIDANG ADMINISTRASI 1.1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PADA PENGADILAN NEGERI KELAS II SUKADANA

Sub bagian Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana mempunyai tugas. melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan urusan kepegawaian, penataan organisasi

KEJURUSITAAN PENGADILAN

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI JABATAN STRUKTURAL PADA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

TATA CARA PEMERIKSAAN ADMINISTRASI PERKARA

STANDARD OPERATING PROCEDURES (S.O.P) PENANGANAN PERKARA PIDANA ACARA BIASA PADA PENGADILAN NEGERI TENGGARONG

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan Pasal 24 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA ANCANGAN

PENETAPAN KETUA PENGADILAN NEGERI BIAK TENTANG

REKAPITULASI PROSES DAN WAKTU PENYELESAIAN PENGADUAN FLOW CHART PENANGANAN PENGADUAN

W11-A15/45/HK.05.01/I/2014 Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan oleh

PEDOMAN PEMBERIAN BANTUAN HUKUM DI LINGKUNGAN PERADILAN UMUM BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

SOP PERKARA EKSEKUSI RIIL

PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT Jl. Pesanggrahan Raya No.32 Kembangan Jakarta Barat Telp./Fax. (021) sd. 95

PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG

BIAYA PERKARA UNDANG-UNDANG NO. 50 TAHUN 2009

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN HUKUM

C. Pengelolaan Keuangan BAB IV PENUTUP Kesimpulan... 73

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 1.1 Sejarah Umum Pengadilan Tinggi Surabaya

PENGADILAN NEGERI ARGA MAKMUR Jln. Jend. Sudirman No. 226 (0737) , Home Page:

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ADMINISTRASI PERKARA PENGADILAN NEGERI KLAS IA/PHI/TIPIKOR BANDA ACEH

Nomor SK W23-A5/ /OT.01.3/ I /2017 Nomor SOP. SOP EKSEKUSI RIIL, PENGOSONGAN DAN PEMBONGKARAN Dasar Hukum : Kualifikasi Pelaksana :

STANDARD OPERATING PROSEDUR (SOP) PENGADILAN NEGERI BOJONEGORO.

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 86 TAHUN 1999 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 86 TAHUN 1999 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH(LAKIP)

Laporan Tahunan 2017 Pengadilan Negeri Pekanbaru Kelas 1A

REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN AGAMA BENGKULU KELAS IA

Transkripsi:

JOB DESCRIPTION Oleh : Ari Qurniawan PENGADILAN NEGERI METRO KELAS IB JL. SUTAN SYAHRIR METRO BARAT KOTA METRO WEBSITE : www.pn-metro.go.id E-mail : pn.klasib.metro@gmail.com

Pengertian Job Description Menurut Stone, 2005 Job description (deskripsi pekerjaan) atau deskripsi posisi adalah pernyataan tertulis yang menjelaskan mengapa pekerjaan ada, apa yang dilakukan pemegang pekerjaan sebenarnya, bagaimana mereka melakukannya dan dalam kondisi apa pekerjaan itu dilakukan. Tidak ada format standar yang digunakan untuk menulis deskripsi pekerjaan; format, pada kenyataannya, tergantung pada preferensi manajemen dan bagaimana deskripsi pekerjaan akan digunakan.

Sedangkan menurut Grensing & Pophal, 2006, deskripsi pekerjaan adalah rekaman tertulis mengenai tanggung jawab dari pekerjaan tertentu. Dokumen ini menunjukkan kualifikasi yang dibutuhkan untuk jabatan tersebut dan menguraikan bagaimana pekerjaan tersebut berhubungan dengan bagian lain dalam perusahaan.

Lalu, apa manfaat dari uraian jabatan? Pimpinan Organisasi untuk dapat memimpin dan memberikan motivasi agar pemegang jabatan menghasilkan kinerja optimal. Pemegang jabatan sebagai panduan dan pedoman kerja serta mengetahui apa yang harus dilakukan dan diharapkan dari organisasi Assessor untuk melakukan analisa terhadap pemegang jabatan Perencanaan dan Pengembangan Organisasi untuk membuat perencanaan pengembangan organisasi yang membutuhkan pemahaman tentang jabatan dan jenis peran / tanggungjawab yang diperlukan

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri

Job Deskription Ketua Pengadilan 1. Membuat : Negeri UMUM Perencanaan (planing, programing) dan pengorganisasian (organizing). Pelaksanaan (implementation dan executing). Pengawasan (evaluation dan controlling) yang baik serasi dan selaras. 2. Melaksanakan pembagian tugas antara Ketua dengan Wakil Ketua serta bekerja sama dengan baik. 3. Membagi dan menetapkan tugas dan tanggung jawab secara jelas dalam rangka mewujudkan keserasian dan kerjasama antar sesama pejabat/petugas yang bersangkutan. 4. Mengawasi administrasi keuangan perkara, keuangan pihak ketiga dan keuangan rutin/pembangunan. 5. Melaksanakan pertemuan berkala sekurang kurangnya sekali dalam sebulan dengan para Hakim serta pejabat fungsional/struktural, dan seluruh karyawan. 6. Membuat/menyusus legal data tentang putusan putusan perkara yang penting. 7. Memerintahkan, memimpin dan mengawasi eksekusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 8. Melakukan pengawasan secara rutin terhadap pelaksanaan tugas dan memberi petunjuk serta bimbingan yang diperlukan, baik bagi Hakim maupun seluruh karyawan. 9. Melakukan pengawasan intern dan ekstern : Intern : pejabat peradilan, keuangan dan material. Ekstern : Pelaksanaan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap..

10. Menugaskan Hakim untuk membina dan mengawasi bidang tertentu 11. Melakukan evaluasi atas hasil pengawasan dan memberikan penilaian untuk meningkatkan penilaian jabatan. 12. Melaporkan evaluasi atas hasil pengawasan dan penilaiannya kepada Mahkamah Agung. 13. Mengawasi pelaksanaan court calender dengan ketentuan bahwa setiap perkara pada asasnya harus diputus dalam waktu 5 bulan dan mengumumkan pada pertemuan berkala dengan para Hakim. 14. Mempersiapkan kader ( kaderisasi ) dalam menghadapi alih generasi. 15. Melakukan pembinaan terhadap organisasi KORPRI, Dharma Yukti Karini, IKAHI, Koperasi dan PTWP. 16. Melakukan koordinasi antar sesama instansi di lingkungan penegak hukum dan kerjasam dengan instansi instansi lain serta dapat memberikan keterangan, pertimbangan, dan nasehat tentang hukum kepada instansi Pemerintah Daerah apabila diminta. 17. Memperhatikan keluhan keluhan yang timbul dari masyarakat dan menanggapinya bila dipandang perlu.

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri BAGIAN UMUM Mendisposisi surat-surat masuk. Menandatangani BA Penelitian/Penilaian Penghapusan BMN. Dan tugas lainnya yang berhubungan dengan bagian umum.

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri BIDANG KEPEGAWAIAN 1. Mengusulkan Kenainkan Pangkat Hakim/Karyawan/i. 2. Mengusulkan kenaikan gaji berkala. 3. Menegusulkan promosi maupun demosi. 4. Menandatangani SK Menduduki Jabatan. 5. Menandatangani SKP Hakim/Panitera dan Sekretaris. 6. Menandatangai KP4. 7. Menandatangani usul-susul jabatan. 8. Mendatangani Laporan Kepegawaian. 9. Dan tugas lainnya yang berhubungan dengan kepegawaian.

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri BIDANG KEUANGAN 1. Melakukan pengawasang terhadap pelaksanaan anggaran. 2. Menandatangani Buku Kas Umum (BKU) Bendahara Penerimaan Setiap tri wulan. 3. Menandatangani Buku Kas Umum (BKU) Bendahara Pengeluaran Setiap tri wulan. 4. Mengajukan Tunjangan Khusus Kinerja (TKK) setiap bulan. 5. Dan tugas lainnya yang berhubungan dengan keuangan.

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri BIDANG PERDATA 1. Menetapkan panjar biaya perkara. 2. Dalam hal penggugat atau tergugat tidak mampu dapat mengizinkan beracara secara prodeo. 3. Membagi perkara gugatan dan permohonan kepada Hakim untuk disidangkan. 4. Mendelegasikan wewenang kepada Wakil Ketua untuk membagi perkara tertentu dan menunjuk Hakim untuk menyidangkanya. 5. Menunjuk Hakim untuk mencatat gugatan atau permohonan secara lisan. 6. Memerintahkan kepada Panitera/Jurusita untuk melakukan pemanggilan, agar terhadap termohon eksekusi dapat dilakukan tegoran ( aanmaning ) untuk memenuhi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, putusan serta merta, putusan provisi dan pelaksanaan eksekusi lainya. 7. Memerintahkan kepada Panitera/Jurusita untuk melaksanakan somasi; 8. Berwenang menangguhkan eksekusi untuk jangka waktu tertentu dalam hal ada 9. gugatan perlawanan. 10. Berwenang menangguhkan eksekusi dalam hal ada permohonan peninjauan kembali 11. hanya atas perintah Ketua Mahkamah Agung. 12. Memerintahkan, memimpin, serta mengawasi eksekusi sesuai ketentuan yang berlaku.

14. Menetapkan : Pelaksanaan lelang Tempat pelaksanaan lelang 15. Kantor Lelang Negara sebagai pelaksana lelang 16. Melaksanakan putusan serta merta : Dalam hal perkara dimohonkan banding wajib meminta izin kepada pengadilan Tinggi. Dalam hal perkara dimohonkan kasasi wajib minta izin kepada Mahkamah Agung. 14. Mengawasi pelaksanakan court calender dan mengumumkannya pada pertemuan berkala para Hakim dan Meneliti court calender dan membina Hakim agar memutus perkara yang diserahkan kepadanya paling lama 5 bulan. 15. Mengevaluasi laporan mengenai penanganan perkara yang dilakukan Hakim dan Panitera Pengganti, selanjutnya mengirimkan laporan dan hasil evaluasinya secara periodik kepada Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung. 16. Memberikan izin berdasarkan ketentuan undang-undang untuk membawa keluar dari ruang Kepaniteraan : daftar,catatan,risalah,berita acara serta berkas perkara. 17. Meneruskan SEMA, PERMA dan surat surat dari Mahkamah Agung atau Pengadilan Tinggi yang berkaitan dengan hukum dan perkara kepada para Hakim, Panitera, Wakil Panitera, Panitera Muda, Panitera Pengganti dan Jurusita. 18. Mengadili perkara perdata. 19. Hal-hal lain yang berhubungan dengan perdata.

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri BIDANG PIDANA 1. Menetapkan/menetukan hari hari tertentu untuk melakukan persidangan perkara dengan acara singkat dan cepat. 2. Membagi perkara dengan acara biasa, singkat, pra peradilan dan PK.kepada Hakim untuk disidangkan. 3. Mendelegasikan wewenang kepada Wakil Ketua untuk membagi perkara Pidana tertentudan menunujuk Hakim untuk menyidangkanya. 4. Memberikan izin berdasarkan ketentuan undang-undang untuk membawa keluar dari ruang kepaniteraan : daftar, catatan, risalah, berita acara, serta berkas perkara. 5. Menyerahkan berkas permohonan grasi kepada Hakim untuk diproses. 6. Menugaskan Hakim untuk bertindak selaku Hakim Pengawas dan Pengamat ( KIMWASMAT ) secara periodic. 7. Mengadili perkara pidana. 8. Dan tugas lainnya yang berhubungan dengan perkara pidana.

Job Deskription Ketua Pengadilan Negeri BIDANG HUKUM 1. Memvalidasi laporan bulanan, caturwulan, semester dan tahunan baik perdata maupun pidana, pengaduan dan informasi. 2. Membuat Warmeking, Surat KeteranganTidak pernah di Pidana. 3. Memberikan persetujuan Surat Kuasa Insidentil. 4. Dan tugas lainnya yang berhubungan dengan bidang Hukum.

JOB DESCRIPTION WAKIL KETUA PENGADILAN NEGERI METRO

JOB DESCRIPTION WAKIL KETUA PENGADILAN NEGERI UMUM 1. Membantu Ketua dalam membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaanya serta pengoranisasianya. 2. Mewakili Ketua bila berhalangan. 3. Melaksanakan delegasi wewenang dari Ketua. 4. Sebagai kordinator pengawas. 5. Melakukan pengawasan intern untuk mengamati apakah pelaksanaan tugas telah dikerjakan sesuai dengan rencana kerja dan ketentuan yang berlaku serta melaporkan hasil pengawasan tersebut kepada Ketua.

JOB DESCRIPTION WAKIL KETUA PENGADILAN NEGERI BIDANG PIDANA DAN PERDATA Melaksanakan tugas Ketua apabila berhalangan. Melaksanakan tugas yang didelegasikan oleh Ketua kepadanya. Mengadili perkara pidana dan perdata. Memberikan perpanjangan penahanan yang dimohonkan Hakim Majelis, Penuntut Umum dan Penyidik. Memberikan ijin/persetujuan sita yang dimohonkan penyidik; Memberikan ijin/persetujuan penggeledahan.

JOB DESCRIPTION HAKIM

Membantu pimpinan pengadilan dalam membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya serta pengorganisasiannya. Mengadili perkara perdata dan perkara pidana. Membuat catatan pinggir pada berita acara dan putusan Pengadilan Negeri mengenai hukum yang dianggap penting. Dalam hal Pengadilan Tinggi melakukan pemeriksaan tambahan untuk mendengar sendiri para pihak dan saksi, maka Hakim bertanggung jawab atas pembuatan dan kebenaran berita acara persidangan serta menandatanganinya. Mengemukakan pendapat dalam musyawarah. Menyiapkan memaraf naskah putusan lengkap untuk diucapakan. Menandatangani putusan yang sudah diucapkan dalam persidangan. Melaksanakan pembinaaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan peradilan di Pengadilan Negeri yang ditugaskan kepadanya. Mempelajari dan mendiskusikan secara berkala kepustakaan hukum yang diterima dari Pengadilan Tinggi maupun Mahkamah Agung serta isu-isu hukum yang berkembang. Melaksanakan tugas hakim pengawas bidang/hawasmat sesuai dengan penunjukan pimpinan. Dan tugas lainnya yang diberikan.

JOB DESCRIPTION PANITERA

1. Pelaksanaan koordinasi, pembinaan dan pengawasan pelaksanaan tugas dalam pemberian dukungan dibidang teknis. 2. Pelaksanaan pengelolaan administrasi perkara perdata. 3. Pelaksananaan pengelolaan administrasi perkara pidana. 4. Pelaksananaan pengelolaan administrasi perkara, penyajian data perkara, dan transparansi perkara. 5. Pelaksanaan administrasi keuangan yang berasal dari APBN dalam program teknis dan keuangan perkara yang ditetapkan berdasarkan peraturan dan perundang- undangan, minutasi, evaluasi dan administrasi Kepaniteraan. 6. Pelaksanaan mediasi. 7. Pembinaan teknis kepaniteraan dan kejurusitaan, 8. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalanya sidang Pengadilan. 9. Menunjuk jurusita/jurusita pengganti untuk menyampaikan relaas panggilan/pemberitahuan, dan. 10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Ketua Pengadilan Negeri.

JOB DESCRIPTION WAKIL PANITERA

1. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalanya sidang Pengadilan. 2. Membantu Panitera dalam membina, meneliti, dan mengawasi pelaksanaan tugas administrasi perkara anatara lain ketertiban dalam mengisi buku register perkara, membuat laporan periodik dan lain-lain; 3. Sebagai kordinator pengawasan dalam bidang tekhnis. 4. Menunjuk jurusita/jurusita pengganti untuk menyampaikan relaas panggilan/pemberitahuan delegasi. 5. Melaksanakan tugas Panitera apabila Panitera berhalangan; 6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Ketua Pengadilan Negeri dan Panitera.

JOB DESCRIPTION PANITERA MUDA PERDATA

1. Pelaksanaan pemeriksaan dan penelaahan kelengkapan berkas perkara perdata; 2. Pelaksanaan register perkara gugatan dan permohonan. 3. Pelaksanaan distribusi perkara yang telah diregister untuk diteruskan kepada Ketua Majelis Hakim berdasarkan Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim dari Ketua Pengadilan. 4. Pelaksanaan penerimaan kembali berkas perkara yang sudah diputus dan diminutasi. 5. Pelaksanaan pemberitahuan isi putusan tingkat pertama kepada para pihak yang tidak hadir. 6. Pelaksanaan penyampaian pemberitahuan putusan tingkat banding, kasasi, dan peninjauan kembali kepada para pihak. 7. Pelaksanaan penerimaan dan pengiriman berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi dan peninjauan kembali. 8. Pelaksanaan pengawasan terhadap pemberitahuan isi putusan upaya hukum kepada para pihak dan menyampaikan relas penyerahan isi putusan kepada Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung. 9. Pelaksanaan penerimaan konsinyasi. 10. Pelaksanaan penerimaan permohonan eksekusi. 11. Pelaksanaan penyimpanan berkas perkara yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap. 12. Pelaksanaan penyerahan berkas perkara yang berkekuatan hukum tetap kepada Panitera Muda Hukum. 13. Pelaksanaan urusan tata usaha kepaniteraan, 14. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Panitera. 15. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalanya sidang Pengadilan. 16. Mengkoordinir seluruh kegiatan di bagian Kepaniteraan Perdata; dan 17. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

JOB DESCRIPTION PANITERA MUDA PIDANA

1. Pelaksanaan pemeriksaan dan penelaahan kelengkapan berkas perkara pidana. 2. Pelaksanaan registrasi perkara pidana. 3. Pelaksanaan penerimaan permohonan praperadilan dan pemberitahuan kepada termohon. 4. Pelaksanaan distribusi perkara yang telah diregister untuk diteruskan kepada Ketua Majelis Hakim berdasarkanpenetapanpenunjukkan Majelis Hakim dari Ketua Pengadilan. 5. Pelaksanaan penghitungan, penyiapan dan pengiriman penetapan penahanan, perpanjangan penahanan dan penangguhan penahanan. 6. Pelaksanaan penerimaan permohonan ijin penggeledahan dan ijin penyitaan dari penyidik. 7. Pelaksanaan penerimaan kembali berkas perkara yang sudah diputus dan diminutasi. 8. Pelaksanaan pemberitahuan isi putusan tingkat pertama kepada para pihak yang tidak hadir. 9. Pelaksanaan penyampaian pemberitahuan putusan tingkat banding, kasasi dan peninjauan kembali kepada para pihak. 10. Pelaksanaan penerimaan dan pengiriman berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi dan peninjauan kembali. 11. Pelaksanaan pengawasan terhadap pemberitahuan isi putusan upaya hukum kepada para pihak dan menyampaikan relas penyerahan isi putusan kepada Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung. 12. Pelaksanaan pemberitahuan isi putusan upaya hukum kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa. 13. Pelaksanaan penerimaan laporan eksekusi. 14. Pelaksanaan penyimpanan berkas perkara yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap. 15. Pelaksanaan penyerahan berkas perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap kepada Panitera Muda Hukum. 16. Pelaksanaan urusan tata usaha kepaniteraan. 17. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Panitera. 18. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalanya sidang Pengadilan. 19. Mengkoordinir seluruh kegiatan di bagian Kepaniteraan Pidana; dan

JOB DESCRIPTION PANITERA MUDA HUKUM

1. Pelaksanaan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian data perkara. 2. Pelaksanaan penyajian statistik perkara. 3. Pelaksanaan penyusunan dan pengiriman pelaporan perkara. 4. Pelaksanaanpenataan,penyimpanan dan pemeliharaan arsip perkara. 5. Pelaksanaan kerja sama dengan Arsip Daerah untuk penitipan berkas perkara. 6. Pelaksanaan penyiapan, pengelolaan dan penyajian bahan-bahan yang berkaitan dengan transparansi perkara. 7. Pelaksanaan penghimpunan pengaduan dari masyarakat, hubungan masyarakat. 8. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalanya sidang Pengadilan. 9. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Panitera; dan 10. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

JOB DESCRIPTION PANITERA PANITERA PENGGANTI

Memberikan dukungan atas terselenggaranya pelaksanaan persidangan, baik pada pengadilan tingkat pertama maupun pengadilan tingkat banding, dan menyelenggarakan fungsi : 1. Pelaksanaan persiapan penyelenggaraan persidangan. 2. Pelaksanaan pencatatan proses sidang. 3. Pelaksanaan penyusunan berita acara persidangan. 4. Pelaksanaan penyatuan berkas perkara secara kronologis/berurutan. 5. Pelaksanaan penyimpanan berkas perkara sampai dengan perkara diputus dan diminutasi. 6. Pelaksanaan penyampaian berkas perkara yang telah diminutasi kepada Panitera Muda sesuai dengan jenis perkara, untuk diteruskan kepada Panitera Muda Hukum; dan 7. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

JOB DESCRIPTION JURU SITA

Memberikan dukungan atas terselenggaranya pelaksanaan persidangan dan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap pada pengadilan tingkat pertama dan menyelenggarakan fungsi : 1. Pelaksanaan pemanggilan kepada para pihak. 2. pelaksanaan pemberitahuan sita dan eksekusi pada para pihak. 3. pelaksanaan persiapan sita dan eksekusi. 4. pelaksanaan sita dan eksekusi dan penyusunan berita acara. 5. pelaksanaan penyerahan berita acara sita dan eksekusi pada para pihak terkait; dan 6. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

JOB DESCRIPTION KEPALA SUB BAGIAN PELAPORAN, TI DAN PELAPORAN

1. Melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan, program, dan anggaran, pengelolaan teknologi informasi dan statistik. 2. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan dokumentasi serta pelaporan. 3. Tugas-tugas lain yang diberikan. 4. Mengkoordinir seluruh kegiatan pada bagian PTIP; dan 5. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

JOB DESCRIPTION KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN, ORGANISASI, DAN TATA LAKSANA

Melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan urusan kepegawaian, penataan organisasi dan tata laksana. Mengkoordinir seluruh kegiatan pada bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana; dan Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

JOB DESCRIPTION KEPALA SUB BAGIAN UMUM DAN KEUANGAN

1. Melaksanakan penyiapan pelaksanaan urusan surat menyurat, arsip, perlengkapan, rumah tangga, keamanan, keprotokolan, dan perpustakaan, serta pengelolaan keuangan dan tugas lain yang diberikan. 2. Mengkoordinir seluruh kegiatan pada bagian Umum dan Keuangan; dan 3. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.