PENGERTIAN TEKNOLOGI

dokumen-dokumen yang mirip
TEKNOLOGI KOMUNIKASI

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR

MAKALAH PENGERTIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN. Tugas Mata Kuliah SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN. Dosen : Iwan Hermawan, S.Ag., M.Pd.I.

Bab 5 ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, SENI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

BAB III PEMBAHASAN. kerajinan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan untuk

ADMINISTRASI SEBAGAI SENI DAN ILMU

BAB II TEORI SOSIOLOGI PENGETAHUAN

MAZHAB FILSAFAT PENDIDIKAN. Imam Gunawan

PENGERTIAN SEJARAH SECARA ETIMOLOGIS, KATA SEJARAH BERASAL DARI KATA ARAB SYAJARAH YANG BERARTI POHON YANG BERCABANG- CABANG.

Alfitrah Subuh Pusat Pendidikan Budaya Betawi Page 1

Pengantar Teknologi Informasi

Perkembangan Teori Manajemen. Ima Yudha Perwira, SPi, MP

BAB I PENDAHULUAN. Moses, 2014 Keraton Ismahayana Landak Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Perencanaan Sumber Daya

BAB VII PENUTUP. dan di kritisi dalam menganalisis isu-isu pendidikan kontemporer. Berdasarkan

BAB VI PENUTUP. A. Kesimpulan. terhadap api dan segala bentuk benda tajam. Seni dan budaya debus kini menjadi

BAB I PENDAHULUAN. memasuki era globalisasi yang akan membawa dampak terhadap perubahan

ARAH UMUM PANDANGAN ARSITEK DI DALAM SETIAP TRADISI ARSITEKTURAL

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Museum Budaya Dayak Di Kota Palangka Raya Page 1

FASE-FASE PROSES TEKNIK

BAB I PENDAHULUAN. Modernisasi yang dipelopori oleh negara-negara Barat tak bisa dipungkiri

BAB I PENDAHULUAN. kegelapan muncul temuan lampu sebagai penerang. Di saat manusia kepanasan

MANUSIA DAN TEKNOLOGI. Oleh Siti Irene Astuti

Peranan Filsafat Bahasa Dalam Pengembangan Ilmu Bahasa

Manajemen Operasi & Produktivitas. Dosen : Dhyah Wulansari, SE., MM.

BAB I PENDAHULUAN. digunakan manusia dalam membantu kegiatannya sehari-hari.

BAB I PENDAHULUAN. (isolasi) dari dunia luar dengan sistem feodal, yang merupakan transisi ke. Restorasi Meiji kelak sebagai antiklimaks isolasinya.

SILABUS MATA PELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. 1. Pengertian Matematika di Sekolah Dasar. termasuk salah satu disiplin ilmu yang memiliki kajian sangat luas.

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI

BAB I PENGERTIAN FILSAFAT INDONESIA PRA MODERN

PROSES BERARSITEKTUR DALAM TELAAH ANTROPOLOGI: Revolusi Gaya Arsitektur dalam Evolusi Kebudayaan

MATERI 1 HAKEKAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

KEBUTUHAN INTERNET BAGI RUMAH SAKIT

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

SILABUS MATA PELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN (DASAR BIDANG KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMEN)

BAB I PENDAHULUAN. Museum Transportasi Darat di Bali 1

MAKALAH HAKIKAT DAN MAKNA SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI BAGIMANUSIA. Di susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Ilmu Sosial Dan.

KOMPUTER DAN MASYARAKAT

BAB I PENDAHULUAN. Pada proyek EPC maupun proyek konstruksi tradisional, kualitas atau mutu adalah salah satu hal yang sangat penting dan seharusnya

BAB 1 PENDAHULUAN. yang terjadi seiring dengan berkembangnya teknologi. real time dengan pelanggan melalui website untuk menyediakan secara spesifik

DISUSUN OLEH: DEFI DESIANA ( ) MOHAMAD RISTYO NUGROHO ( ) NOVI TRISNA ANGGRAYNI ( ) YOSSY MAHALA CHRISNA S

SEJARAH ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN

BAB VI PENUTUP. ditemukannya teknologi pencitraan tiga dimensi. Video game memiliki efek

: Tiga Asas Luhur dalam Kehidupan Manusia Terdiri dari 2 kegiatan belajar. 1. Asas Keutuhan Watak dan Asas Kesusilaan 2. Asas Keadilan.

ILMU, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM ARSITEKTUR. PENGANTAR ARSITEKTUR Minggu ke - 3

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Komputer Dalam Konteks

BAB I PENDAHULUAN. dari serangga atau hewan-hewan tertentu. Rumput, bambu, kupasan kulit dan otot-otot

GEOGRAFI BUDAYA Materi : 7

Dampak Positif Dan Negatif Pada Perkembangan IPTEK

PERANAN FILSAFAT BAHASA DALAM PENGEMBANGAN ILMU BAHASA

LATIHAN Soal 15 menit Waktu 15 menit Petunjuk: Bacalah kutipan makalah ini baik-baik, setelah itu jawablah pertanyaan diakhir makalah ini. Pakailah wa

BAB I PENDAHULUAN. yang memiliki lingkungan geografis. Dari lingkungan geografis itulah

PENDIDIKAN PANCASILA

: SRI ESTI TRISNO SAMI

KONSEP-KONSEP POKOK DALAM ANTROPOLIGI: KEBUDAYAAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. keterampilan intelektual. Karena itu pengorganisasian materi pembelajaran

PERTEMUAN 3 PERKEMBANGAN ANTROPOLOGI MATA KULIAH ANTROPOLOGI BUDAYA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA

BAB 1 PENDAHULUAN. manusia. Semua pekerjaan manusia pada sekarang ini hampir seluruhnya

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN IPTEK

TINJAUAN DESAIN A. Rudi Irawanto SLIDE 1

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seni adalah karya cipta manusia yang memiliki nilai estetika dan artistik.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Saat ini globalisasi berkembang begitu pesat, globalisasi mempengaruhi

ANDRI. G. SURYABRATA ST, MSc Ruang C128 MATERIAL TEKNIK

BAB II KOMPUTER DAN APLIKASINYA

TEORI-TEORI POLITIK. P. Anthonius Sitepu. Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2012

Tugas Filsafat. Mohamad Kashuri M

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hal, dengan perspektif orang akan memandang sesuatu hal berdasarkan cara-cara

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI

BAB I PENDAHULUAN. yang telah mengalami perkembangan selama lebih dari bertahun-tahun. Peran

Nama : Chuwairul Muchazis Hakim Kelas : 3ID03 NPM : Keterangan : Tugas 3 Mata Kuliah : Etika Profesi Dosen : Sudaryanto, IR, MSc

BAB I PENDAHULUAN. dapat diperpanjang dengan melakukan pemeriksaan dan perbaikan yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN PERENIALISME

Revolusi Informasi dan Ledakan Informasi

I. PENDAHULUAN II. PENDEKATAN FILSAFATI

BAB 1 PENDAHULUUAN. Perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong manusia untuk semakin

RESUME KELOMPOK ANTROPOLOGI. Resume ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial 1

BAHAN AJAR PEMBELAJARAN I

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

SAINS, TEKNOLOGI DAN PERADABAN MANUSIA C. Kuntoro Adi, SJ 18 November 2017


BAB I PENDAHULUAN. Desain Komunikasi Visual berasal dari tiga kata, yakni desain, komunikasi, dan

Revolusi informasi dan ledakan informasi. Oleh Laylan Umayyah ( )

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang

BAB I. PENDAHULUAN. Universitas Indonesia. Estetika sebagai..., Wahyu Akomadin, FIB UI,2009

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA. Novia Kencana, S.IP, MPA

BAB II URAIAN TEORITIS TENTANG KEPARIWISATAAN KEBUDAYAAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PENDAHULUAN BAB Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. generasi muda untuk mempunyai jiwa kemanusiaan.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Transkripsi:

PENGERTIAN TEKNOLOGI Teknologi bagi kita merupakan pengetahuan terhadap penggunaan alat dan kerajinan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan untuk mengontrol dan beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani technología (τεχνολογία) TECHNE (τέχνη), 'kerajinan' dan Logia ( λογία), studi tentang sesuatu, atau cabang pengetahuan dari suatu disiplin. Teknologi juga dapat diartikan benda benda yang berguna bagi manusia, seperti mesin, tetapi dapat juga mencakup hal yang lebih luas, termasuk sistem, metode organisasi, dan teknik. Istilah ini dapat diterapkan secara umum atau spesifik: contoh contoh mencakup "teknologi konstruksi", "teknologi medis", atau "state of the art teknologi" Kita menggunakan teknologi dimulai dengan konversi sumber daya alam menjadi peralatan sederhana. Penemuan yang prasejarah kemampuan untuk mengendalikan api sehingga dapat mengolah makanan dan penemuan roda membantu manusia dalam perjalanan di dalam dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk mesin cetak, telepon, dan Internet, mengatasi hambatan fisik untuk komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi dengan bebas pada skala global atau luas. Namun, tidak semua teknologi ini telah digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjata yang semakin meningkat kekuatan destruktif telah berkembang sepanjang sejarah, dari klub untuk senjata nuklir. Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekitarnya dalam beberapa cara. Dalam masyarakat, teknologi telah membantu mengembangkan ekonomi yang lebih maju (termasuk ekonomi global saat ini). Tetapi banyak proses proses teknologi juga menghasilkan produk yang tidak diinginkan atau mengakibatkan sesuatu hal, contohnya polusi, dan menguras sumber daya alam, dengan merusak bumi dan lingkungannya. Berbagai implementasi teknologi mempengaruhi nilai nilai masyarakat dan teknologi baru sering menimbulkan pertanyaan pertanyaan etika baru. Contohnya meliputi munculnya gagasan tentang efisiensi dalam hal produktivitas manusia, istilah yang awalnya hanya berlaku bagi mesin, dan tantangan dari norma norma tradisional. Perdebatan filosofis telah muncul di masa kini dan masa depan menggunakan teknologi dalam masyarakat, dengan teknologi ketidaksepakatan mengenai apakah memperbaiki kondisi manusia atau memburuk itu. Neo Luddism, anarko primitivisme, dan gerakan gerakan serupa mengkritik pervasiveness teknologi dalam dunia modern, opining bahwa itu merugikan lingkungan dan mengasingkan rakyat; pendukung ideologi seperti transhumanism dan techno progresivisme melihat kemajuan teknologi terus bermanfaat untuk masyarakat dan kondisi manusia. Memang, sampai saat ini, diyakini bahwa perkembangan teknologi dibatasi hanya untuk manusia, tetapi penelitian ilmiah baru baru ini menunjukkan bahwa primata lain dan masyarakat lumba lumba tertentu telah mengembangkan alat yang sederhana dan belajar untuk menyampaikan pengetahuan mereka kepada generasi yang lain. The Merriam Webster menawarkan definisi dari istilah: "aplikasi praktis dari pengetahuan khususnya di daerah tertentu" dan "kemampuan yang diberikan oleh aplikasi praktis dari pengetahuan". Ursula Franklin, di 1989 "Real World of Teknologi "kuliah, memberi definisi lain dari

konsep; itu adalah" praktik, cara kita melakukan hal hal di sini ". Istilah ini sering digunakan untuk menyiratkan bidang tertentu teknologi, atau untuk mengacu pada teknologi tinggi atau hanya konsumen elektronik, daripada teknologi secara keseluruhan. Bernard Stiegler, di Teknik dan Time, 1, mendefinisikan teknologi dalam dua cara: sebagai "pengejaran kehidupan dengan cara selain hidup", dan sebagai "yang diselenggarakan materi anorganik." Teknologi sebagai Barang Buatan Manusia Pengertian teknologi yang tertua, sangat sederhana, dan paling umum dikenal orang ialah sebagai barang buatan dari manusia. Mengapa manusia sejak zaman yang amat kuno perlu membikin berbagai barang buatan seperti kapak, palu, pengungkit, perahu, dan kereta? Jawabannya yang paling masuk akal adalah karena manusia merupakan suatu makhluk yang amat rapuh jasmaninya Menurut Lord Ritchie Calder, dari masa yang tertua dan mulai dengan alat alat yang paling sederhana, setiap penemuan dan penciptaan berdasarkan pada kenyataan bahwa manusia bukan hanya suatu makhluk perseptual melainkan juga suatu makhluk konseptual yang mampu mengamati, mengingat, dan menjajarkan gambaran angan angan. Ia dapat membuat suatu perancangan mental, suatu khayalan tekno puitis, bahkan bilamana sarana untuk senyatanya membuatnya tidak tersedia. Menurut sejarahnya, ada dua titik waktu yang sangat penting dalam perkembangan teknologi menurut A. Gehlen (Man in the Age of Technology), yaitu: Revolusi neolitik: mulai titik waktu ini manusia beralih dari hidup mengembara dan berburu ke keadaan hidup menetap dengan mengembangkan pertanian dan pemeliharaan hewan. Revolusi industri: berkembangnya kebudayaan mesin yang memenuhi kebutuhan manusia dan mengubah tatanan hidupnya. Teknologi sebagai barang buatan manusia memiliki tiga ragam dasar yang sekaligus menunjukkan perkembangan historis yang berlainan. Hal ini adalah pendapat dari seorang ahli yaitu Ladislav Tondl. Ragam dasar itu adalah: Alat Suatu benda yang bergerak semata mata berdasarkan tenaga dari otot manusia. Pada umumnya manusialah yang membimbing dan mengendalikan alat alat, dengan demikian manusia jugalah yang menjadi sumber informasi. Mesin Sesuatu sistem peralatan yang tidak menggunakan tenaga manusia, melainkan sumbersumber tenaga di luar manusia, tetapi masih tetap memerlukan manusia untuk membimbing dan mengendalikannya. Automaton Perlengkapan teknologi yang paling tinggi ragamnya dan paling canggih. Perlengkapan ini (berdasarkan asas sibernetika yang menggantikan fungsi pengendalian : manusiawi) mampu membuat keputusan dan mengatur sendiri.

Teknologi sebagai Kegiatan Manusia Pengertian teknologi sebagai barang buatan kurang lengkap dan terlampau sempit. Barang buatan hanyalah suatu hasil akhir dari sebuah proses atau rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sebelumnya. Oleh karena itu, pembahasan tentang pengertian teknologi harus menjelaskan kegiatan apa atau bagaimana yang telah terjadi sehingga menghasilkan berbagai barang buatan dati manusia itu. Kegiatan manusia yang termasuk pengertian teknologi pada pokoknya dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu membuat dan menggunakan. Membuat adalah kegiatan merancang dan menciptakan sesuatu barang buatan, sedang menggunakan adalah melakukan sesuatu kegiatan sesuai dengan fungsi suatu barang buatan yang telah dibuat. Sebagai contoh misalnya pembuatan perahu pada zaman dahulu, orang harus terlebih dahulu membuat kapak, palu, gergaji, dan alat pengukur. Kemudian barulah orang membuat perahu dengan menggunakan alatalat itu. Jadi, dalam pembuatan suatu perahu yang senyatanya dilakukan dua jenis kegiatan membuat dan menggunakan. Dalam zaman modem,sekarang, kegiatan menggunakan berbagai peralatan, mesin, dan perlengkapan lainnya dalam pabrik untuk memproduksi (membuat) sesuatu barang buatan tampak lebih menonjol. Kedua kegiatan membuat dan kegiatan menggunakan itu sebagai teknologi harus dibedakan. Dengandemikian, jelaslah kini apa yang dimaksud dengan teknologi sebagai kegiatan manusia. Tetapi tidak setiap kegiatan manusia adalah teknologi, melainkan hanyalah kegiatan yang mempunyai dua ciri pokok, yaitu efisien dan memiliki tujuan tertentu. Teknologi sebagai Kumpulan Pengetahuan Analisis yang lebih mendalam lagi terhadap teknologi sebagai kegiatan manusia yang secara sistematis Iangkah demi langkah dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan tertentu secara efisien sampai pada faktor pengetahuan yang mendasari kegiatan itu Pengetahuan ini harus dipelajari oleh manusia baik dari pengalaman sendiri maupun dari sumber sumber lain untuk dapat melakukan kegiatan yang merupakan teknologi. Seorang ahli Tom Burns mengartikan teknologi sebagai kumpulan pengetahuan, tetapi pengetahuan itu dibedakan menjadi dua kelompok, yakni pengetahuan yang masih terdapat pada bangsa yang terbelakang atau kurun masa sebelum industrialisasi zaman modern dan pengetahuan yang telah bersangkut paut dengan masyarakat masyarakat industri. Atau dapat dikatakan, pengertian teknologi sebagai kumpulan pengetahuan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu pengetahuan yang masih bersifat tradisional sebelum terjadinya industrialisasi dan pengetahuan yang telah bercorak modem dalam masyarakat industri untuk produksi berbagai barang danjasa. Menurut Mario Bunge dalam "Toward a Philosophy of Technology, dapat dijelaskan memalui gambar berikut

Demikian banyak ahli teknologi yang menerima pengertian teknologi pengetahuan dan merumuskan definisi teknologi sesuai dengan pengertian ini sebagai kumpulan Teknologi sebagai Kebualatan Sistem Peter Drucker berpendapat bahwa teknologi harus dianggap sebagai suatu sistem, yaitu suatu kumpulan dan satuan satuan dan kegiatan kegiatan yang saling berkaitan dan saling berkomunikasi. ("Work and Tools", Technology and Culture). Sampai pada permulaan abad XX ini, istilah. teknologi telah dipakai secaraa umum dan merangkumm suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disampingnya alat alatt dan mesin mesin. Teknologi bukan saja dapat dipandang sebagaisuatu sistem, melainkan teknologi memang sebuah sistem nyata (real system). Untuk pengertian sistem dapatlah diikuti pendapat von Bertalanffy yang merumuskannya sebagai suatu himpunan unsur unsur yang dalam keadaan saling berhubungan satu sama lain dan dengan lingkungan sekeliling, sedang real sistem ialah suatu entitas yang: diketahui dengan atau disimpulkan dari pengamatan dan ada secara bebas dari pengamat yang bersangkutan. Teknologi adalah sebuah sistem, yakni suatu kebulatan terdiri dari bagian bagian yang saling berkaitan satu samaa lain maupun dengan lingkungan sekelilingnya. Sistem apa atau yang bagaimana telah terjawab dengansistem keterampilan praktis, atau secara lebih umum suatu sistem penentuan sarana sarana untuk mencapai tujuan tujuann tertentu berdasarkan konsep efisiensi.

1. Gie, The Liang. Pengantar Filsafat Teknologi. Andi. Yogyakarta. 1996. ISBN 979 533 365 8 2. "Definition of technology". Merriam Webster. Retrieved 2007 02 16. 3. Franklin, Ursula. "Real World of Technology". House of Anansi Press. Retrieved 2007 02 13. 4. "Technology news". BBC News. Retrieved 2006 02 17. 5. Stiegler, Bernard (1998). Technics and Time, 1: The Fault of Epimetheus. Stanford University Press. pp. 17, 82. ISBN 0 8047 3041 3. 6. Gehlen, Arnold. Man in the Age of Technology (European Perspectives Series) (Original Title: Die Seele Im Technischen Zeihalter). Columbia University Press, NY. 1980. ISBN 13: 9780231048538 ISBN: 023104853X