BAB IX EVALUASI FINANSIAL

dokumen-dokumen yang mirip
Bab I Pendahuluan. I.1 Latar Belakang

BAB V HASIL ANALISA. dan keekonomian. Analisis ini dilakukan untuk 10 (sepuluh) tahun. batubara merupakan faktor lain yang juga menunjang.

BAB I PENDAHULUAN. baik agar penambangan yang dilakukan tidak menimbulkan kerugian baik. dari segi materi maupun waktu. Maka dari itu, dengan adanya

BAB III LANDASAN TEORI

ABSTRAK. Kata Kunci: Capital Budgeting, Payback Period, Net Present Value, dan Internal Rate of Return. Universitas Kristen Maranatha

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil análisis dan pembahasan terhadap kelayakan investasi PT. ABC

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. penelitian ini, maka penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN. ini tentu akan meningkatkan resiko dari industri pertambangan.

ANALISIS INVESTASI BUDI SULISTYO

BAB III TEORI DASAR. 2. Tiap peluang memberikan hasil yang berbeda. 3. Tiap peluang memberikan resiko yang berbeda.

TAKARIR. = Pipa Selubung. = Pipa Produksi

DEFINISI RUMUS - APLIKASI NISBAH KUPAS COG BECOG - ICOG

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pada AHASS Pasirkaliki Motor yang

III. METODE PENELITIAN

ANALISA EKONOMI 12/11/2014 Nur Istianah-PUP-Analisa Ekonomi 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini penulis menjelaskan tinjauan teori-teori yang terkait yang

MATERI 7 ASPEK EKONOMI FINANSIAL

ABSTRAK. Kata kunci: net present value, penganggaran modal, pengambilan keputusan. Universitas Kristen Maranatha

Pertemuan 12 Investasi dan Penganggaran Modal

BAB I PENDAHULUAN. Kondisi suatu pasar yang dapat menjanjikan tingkat profitabilitas yang cukup

VIII. ANALISIS FINANSIAL

BAB I PENDAHULUAN. Dalam dunia usaha yang semakin berkembang saat ini, di mana ditunjukkan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

6 ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN SURIMI

ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI

BAB 2 LANDASAN TEORI

ABSTRAK. Universitas Kristen Marantha. Kata Kunci: Capital Budgeting, Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return.

PENGANGGARAN MODAL. Rona Tumiur Mauli Caroline Simorangkir, SE.,MM. Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi AKUNTANSI

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

VIII. ANALISIS FINANSIAL

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Bab 6 Teknik Penganggaran Modal (Bagian 1)

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

II. KERANGKA PEMIKIRAN

VII. RENCANA KEUANGAN

BAB I PENDAHULUAN. Pada saat ini persaingan di dunia usaha semakin ketat. Apabila perusahaan

Abstrak. Universitas Kristen Maranatha i

STUDI KELAYAKAN INVESTASI PERUMAHAN GREEN SEMANGGI MANGROVE SURABAYA DITINJAU DARI ASPEK FINANSIAL

Oleh : Ani Hidayati. Penggunaan Informasi Akuntansi Diferensial Dalam Pengambilan Keputusan Investasi

III. METODE PENELITIAN. Studi ini dilakukan dengan mengumpulkan literatur, baik berupa buku-buku

KERANGKA PEMIKIRAN. Pada bagian ini akan dijelaskan tentang konsep dan teori yang

BAB III METODE PENELITIAN. Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara. Pemilihan lokasi

ABSTRAK. Kata kunci: capital budgeting, net present value, pengambilan keputusan

Konsep Dasar Manajemen Keuangan

5.3 Keragaan Ekonomi Usaha Penangkapan Udang Net Present Value (NPV)

III. KERANGKA PEMIKIRAN Kerangka Pemikiran Teoritis

ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI (CAPITAL BUDGETING) Disampaikan Oleh Ervita safitri, S.E., M.Si

IV METODOLOGI PENELITIAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

PERHITUNGAN NILAI EKONOMI SUMBER DAYA NIKEL DI WILAYAH PT XYZ MINING

ABSTRAK. Berdasarkan data-data yang telah diolah oleh penulis, maka diperolehlah suatu hasil perhitungan yang diestimasi sebagai berikut: ESTIMASI

ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PADA USAHA JASA PENYEWAAN SOUND SYSTEM ECHO PRODUCTIONS DI RAWA LUMBU BEKASI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI

TIME VALUE OF MONEY DAN NET PRESENT VALUE (NPV)

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

Bab V KESIMPULAN DAN SARAN

Tambang Batu Hijau, Indonesia

BAB III KERANGKA PEMIKIRAN

Kuliah 4 TIME VALUE OF MONEY DEPARTEMEN AGRIBISNIS FEM-IPB

2-D Dynamic Programming atau PIT LIMIT DESIGN

12/23/2016. Studi Kelayakan Bisnis/ RZ / UNIRA

IV. METODE PENELITIAN

TUGAS ASPEK KEUANGAN STUDI KELAYAKAN BISNIS. Dosen : Tita Borshalina, S.E, M.S.M.. Kelompok 8 Muhammad iqbal al-kahfi (0113u427)

BAB II LANDASAN TEORI

Indah Pratiwi Teknik Industri - UMS. Indah Pratiwi - Teknik Industri - UMS

PERBANDINGAN BERBAGAI ALTERNATIF INVESTASI

Entrepreneurship and Innovation Management

DAFTAR ISI DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

EVALUASI EKONOMI MINERAL

III KERANGKA PEMIKIRAN

Bab 5 Penganggaran Modal

BAB I PENDAHULUAN. Pasal 33 ayat (3) bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh

PERTEMUAN III INISIASI PROYEK

III KERANGKA PEMIKIRAN

IV METODE PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Pertemuan 4 Manajemen Keuangan

IV. METODE PENELITIAN

Pendekatan Perhitungan Biaya, Pendapatan & Analisis Kelayakan Usahatani

Penganggaran Modal. Gambaran Umum Penganggaran Modal, Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return. Nurahasan Wiradjegha, S.E.,M.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN. dengan penelitian kelayakan pengembangan usaha akarwangi (Andropogon

18/09/2013. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 1. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 2

METODE ACCOUNTING RATE OF RETURN (ARR)

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia usaha dewasa ini ditandai dengan semakin. meningkatnya persaingan yang ketat di berbagai bidang usaha, hal ini

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

DAFTAR ISI... Halaman HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... HALAMAN PERNYATAAN... PRAKATA...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS. AsiA Day Madiun-Malang, penelitian menggunakan metode-metode penilaian

METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2014.

IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu 4.2. Metode Pengambilan Responden 4.3. Desain Penelitian

BAB III NILAI WAKTU UANG

Transkripsi:

BAB IX EVALUASI FINANSIAL 9.1. PENDAHULUAN 1) Tujuan dari suatu usaha bisnis dalam ekonomi pasar bebas adalah memberikan pengembalian finansial (financial return) kepada para pemilk usaha, konsisten dengan tujuan dari perusahaan. Perusahaan itu sendiri bisa berupa perusahaan publik atau milik individu. 2) Tujuan evaluasi finansial adalah untuk menentukan apakah pengembalian finansial yang cukup dapat diperoleh dari suatu proyek. Salah satu hal yang mungkin dapat diperoleh dari suatu proyek. Salah satu hal yang mungkin ingin dievaluasi adalah bagaimana sebaiknya mengalokasikan dana perusahaan di beberapa proyek yang saling bersaing untuk mendapatkan dana. 3) Aspek-aspek evaluasi finansial spesifik untuk pertambangan : a. Intensitas kapital b. Masa pra-produksi yang panjang c. Resiko besar 4) Sumberdaya tak terbarukan penghasilan diperoleh dengan mengambil/ menjual aset (cadangan). 9.2. NILAI WAKTU DARI UANG 1) Dalam ekonomi pasar bebas, nilai waktu dari uang terletak di jantung dari semua transaksi financial. 2) Bunga (interest) adalah sewa yang dibayar untuk pemakaian uang. a. FV = PV (1+i) n PV = Present Value IX - 1

b. PV = FV / (1+i) n FV = Future Value 9.3. MENENTUKAN TINGKAT BUNGA (DISCOUNT RATE) 1) Walaupun telah ada kesepakatan tentang perlunya konsep nilai waktu dari uang, pemilihan atau penentuan tingkat bunga yang pantas sering menjadi bahan diskusi dan perdebatan. 2) Komponen utama dari Discount Rate a. Base Opportunity Cost b. Transaction Cost c. Increment resiko berbagai tingkat i. Penggantian peralatan di tambang yang sedang beroperasi ii. Program ekspansi di tambang yang sedang beroperasi iii. Pengembangan tambang baru, komoditas sama, di negara yang sama iv. Pengembangan tambang baru, komoditas lain dan/atau di negara lain. d. Increment Inflasi Jika digunakan evaluasi constant dollar, komponen inflasi harus dikeluarkan dari discount rate. 9.4. PERHITUNGAN INFLASI 1) Tiga cara mendasar untuk memasukkan inflasi dalam statement aliran kas : a. Constant dollar, tanpa perubahan untuk inflasi : i. Semua ongkos/biaya dan penghasilan dihitung untuk waktu itu IX - 2

ii. iii. Ongkos dan penghasilan dianggap akan terinflasi pada tingkat yang sama Ongkos kapital dan pajak biasanya terlalu kecil dari seharusnya b. Semua variabel diinflasikan ke awal proyek, setelah itu tetap konstan. i. Digunakan oleh beberapa institusi keuangan karena memperhitungkan inflasi untuk ongkos kapital tersebut. ii. Pajak masih terlalu kecil dari yang seharusnya. c. Semua variabel diinflasikan selama jangka waktu proyek. i. Dalam teorinya paling realistik ii. Harus mengasumsikan tingkat inflasi per tahun untuk tiap variabel. 2) Tanpa memperhitungkan inflasi akan membuat pajak terlalu kecil. Depresiasi dan deflesi dihitung pada awal proyek yang tidak terpengaruh oleh inflasi. Pengaruh netto dari inflasi ialah mengurangi kredit pajak dari keduanya. 9.5. UKURAN KINERJA 1) Payback Period 2) Net Present Value 3) Internal Rate of Return 9.6. ANALISIS SENSITIVITAS 1) Problem utama dengan analisis finansial ialah mencoba memprediksikan hasil dari banyak parameter. 2) Dalam analisis sensitivitas tiap variabel yang penting untuk evaluasi (kadar bijih, perolehan, ongkos kapital, ongkos IX - 3

operasi, harga komoditas) diubah-ubah untuk menentukan pengaruhnya terhadap ukuran kinerja. 9.7. ANALISIS RESIKO 1) Mirip dengan analisis sensitivitas, hanya di sini suatu distribusi probabilitas dibuat untuk parameter-parameter yang penting. 2) Simulasi Monte Carlo dipakai untuk membuat suatu distribusi ukuran kinerja (lihat artikel 4.3 Financial Analysis dalam surface Mining) Berikut ini adalah contoh perhitungan evaluasi finansial dari suatu tambang. Contoh Soal : Suatu konsultan tambang diminta untuk mengkaji kelayakan suatu endapan porfiri gold-copper. Berdasarkan hasil studi kelayakan awal (pre-feasibility study) telah diperoleh data-data sebagai berikut : A. Data produksi Dengan mempertimbangkan tingkat produksi dan topografi daerah penambangan maka diputuskan untuk melakukan penambangan secara tambang terbuka, dengan data-data : - ore : 3500 Kton/tahun - gold grade : 0.0207 oz/ton - copper grade : 0.6 % - perbandingan waste to ore : 5.5 (tahun 1-3); 4.0 (tahun 4); dan 3.0 (tahun 5) - umur : 5 tahun Catatan: Pada tahun ke-0 hanya memproduksi waste sebesar 15.000 Ktons IX - 4

B. Data Pengolahan Dengan mempertimbangkan karakteristik mineral yang ada maka diputuskan bahwa metoda pengolahan yang digunakan adalah dengan metoda flotasi, dengan data-data : - mill recovery of gold : 80% - mill recovery of copper : 92% C. Data Ekonomi Dengan mempertimbangkan supply-demand pasar logam, teknologi penambangan dan pengolahan serta kondisi makro ekonomi maka data-data dasar yang digunakan untuk analisis ekonomi adalah : - Mining cost : US$ 0.55 per tonne - Milling cost : US$ 1.8 per tonne - General & Administration cost : US$ 0.5 per tonne - Copper price : US$ 1.0 per pound - Gold price : US$ 400 per troy ounce - Smelter recovery of copper : 96% - Smelter recovery of gold : 98% - SRF per pound payable copper : US$ 0.345 - Plant and infrastructure capital : US$ 20.000.000 - Akusisi lahan : US$ 10.000.000 - Discount rate : 15% - Present value factor : 1/(1+i) n - Ekskalasi biaya : 1% - Ekskalasi pendapatan : 1% - Pajak perusahaan : 20% - Royalti : 2% dari revenue IX - 5