Pertemuan 10 Aturan Desain dan Pendukung Implementasi Prinsip Kegunaan Pemahaman Umum Aturan Desain Standar dan Pedoman Arah Desain Desain Pola Penangkapan dan Penggunaan Kembali Pengetahuan Desain 1
Jenis Aturan Desain Prinsip Standar aturan desain abstrak otoritas rendah umum aturan desain khusus otoritas tinggi aplikasi terbatas Panduan otoritas rendah aplikasi yang lebih umum Prinsip Untuk Mendukung Kegunaan Learnability kemudahan yang pengguna dapatkan untuk memulai interaksi dalam mencapai kinerja yang maksimal Fleksibilitas keanekaragaman cara pengguna dan sistem pertukaran informasi Kekasaran tingkat dukungan yang diberikan pengguna dalam menentukan keberhasilan dan penilaian perilaku terarah untuk mencapai tujuan 2
Prediktabilitas efek menentukan tindakan masa depan berdasarkan interaksi sejarah masa lalu operasi visibilitas Synthesizability menilai efek dari tindakan di masa lalu Keakraban bagaimana pengetahuan sebelum berlaku untuk sistem baru Generalisasi memperluas pengetahuan interaksi yang lebih spesifik pada situasi baru Konsistensi kemiripan dalam input / output perilaku yang timbul dari situasi yang tunjuannya sama Dialog inisiatif kebebasan dari batasan sistem yang dipaksakan pada dialog input Prinsip Learn- ability Prinsip Fleksi- bilitas Multithreading kemampuan sistem untuk mendukung interaksi pengguna lebih dari satu tugas pada satu waktu Tugas migratability lewat tanggung jawab atas pelaksanaan tugas antara pengguna dan sistem Substitutivity memungkinkan nilai-nilai setara input dan output yang akan menggantikan satu sama lain representasi keanekaragaman; kesempatan yang sama Customizability modifiability dari user interface by user (kemampuan beradaptasi) atau sistem (adaptivity) 3
Observability kemampuan pengguna untuk mengevaluasi keadaan internal sistem dari yang dipahami Prinsip Prinsip Ketahanan Recoverability kemampuan pengguna untuk mengambil tindakan korektif setelah kesalahan diakui Responsif bagaimana pengguna merasakan laju komunikasi dengan sistem Stabilitas Tugas kesesuaian tingkat layanan sistem yang mendukung semua tugas-tugas pengguna tugas kelengkapan; tugas kecukupan ditetapkan oleh nasional atau badan-badan internasional untuk memastikan kepatuhan dari standar desainer Standar hardware standar perangkat lunak lebih umum daripada otoritas tinggi dan tingkat rendah detail ISO 9241 mendefinisikan kegunaan sebagai efektivitas, efisiensi dan kepuasan pengguna dalam menyelesaikan tugas 4
ISO 9241 ada 12 part 1. Pendahuluan 2. Besarnya ukuran 3. Kekuatan dari sistem 4. Tempat kerja desain 5. Penekanan dan pengambilan resiko pada sistem 6. Visi dan Cahaya sistem 7. Tampilan visual sistem 8. Informasi audio 9. Komunikasi suara 10. Kontrol 11. Desain untuk pemeliharaan 12. Sistem Elemen dari Sistem Window Element dari sistem windowing ini, melibatkan beberapa tampilan visual layar, sebuah keyboard dan beberapa penunjuk perangkat, seperti mouse. Sistem windowing tertentu akan memiliki bahasa generik untuk pusat abstrak yang disebut dengan imaging model. Seperti: Pixel Sistem Kernel Grafis (GKS) Hirarkis Pemrograman Antarmuka Grafis (PHIGS) Postscript 5
Arsitektur Sistem Window Menerapkan dan meniru pengelolaan proses masing-masing dari aplikasi yang terpisah Untuk menerapkan peran manajemen dalam kernel sistem operasi, sentralisasi tugas manajemen dengan membebaskan dari aplikasi individu Memberikan informasi yang portabilitas, sebagai fungsi manajemen ditulis sebagai aplikasi terpisah sehingga dapat menyediakan sebuah antarmuka untuk program aplikasi lain yang generik di semua sistem operasi. Sebagai arsitektur client-server Fitur antarmuka dari perspektif si pengguna adalah bahwa input dan output secara intrinsik terkait dengan entitas independen pada layar tampilan. Menggunakan Toolkit Ini akan menciptakan ilusi bahwa entitas di layar adalah obyek yang menarik dan saling berinteraksi. Contoh: Mouse Keyboard 6
Sistem Manajemen Antarmuka Pengguna Tujuan dari UIMS (User Interface Management System) adalah: Arsitektur konseptual untuk struktur dari sebuah sistem interaktif yang berkonsentrasi pada aplikasi pemisahan antara semantik dan presentasi. Teknik untuk mengimplementasikan aplikasi dan presentasi yang terpisah. Dukungan teknik untuk mengelola, melaksanakan dan mengevaluasi lingkungan run time interaktif. UIMS sebagai Arsitektur Konseptual Portabilitas Beberapa Aplikasi digunakan pada beberapa sistem Reusabilitas Biaya pemotongan pengembangan sistem Multiple Interface Multi antarmuka Customize Dapat disesuaikan tampilan antarmukanya 7
Pertimbangan Pelaksanaan Beberapa teknik yang telah digunakan dalam pemodelan dialog di UIMS : Menu jaringan (Menu Networks) Tata Bahasa Notasi (Grammar Notations) Transisi State Diagram (State Transition Diagrams) Peristiwa Bahasa (Event Language) Deklaratif Bahasa (Declarative Languages) Kendala (Constraints) Grafis Spesifikasi (Graphical Specification) 8