FOKUS PEMBAHASAN DAYA TARIK INTERPERSONAL KEBUTUHAN UNTUK DITERIMA KETERIKATAN PADA ANAK & ORANG DEWASA RASA SUKA PEMILIHAN PASANGAN CINTA ROMANTIS PENGANTAR Sejak lahir hingga mati, hubungan adalah inti dari pengalaman manusia Manusia memiliki kebutuhan utk berhubungan dg orang lain Menjadi anggota kelompok memungkinkan orang utk bertahan hidup scr fisik dan fisiologis KEBUTUHAN UTK DITERIMA Menjalin hub sosial adl bagian warisan evolusi manusia Sejak hari pertama, keberlangsungan hidup bayi bergantung pd orang lain Manusia dilengkapi dg kemampuan membentuk ikatan emosional (ortu, pengasuh, teman, sahabat) Kebutuhan utk diterima adl elemen universal dlm diri manusia Kesepian dan penolakan sbg sumber utama penderitaan atau stres personal 1
KESEPIAN (Loneliness) 2 Tipe kesepian Ketidaknyamanan psikologis yg kita rasakan saat kita merasa hub sosial kita kurang memadai Kekurangan kuantitatif : tidak punya teman Kualitatif : hub sangat dangkal Kesendirian adl keadaan objektif di mana seseorang terpisah dari orang lain. Scr umum remaja lebih merasa kesepian saat sedang sendirian Namun tdk merasa kesepian saat belajar atau belanja meskipun sedang sendirian. Emotional loneliness Kesepian krn kurangnya sosok yg intim Orang tua, kekasih hati Social loneliness Merasa kurang dlm berintegrasi scr sosial Komunitas pertemanan, tempat kerja Pengalaman kesepian Bisa berupa perasaan tdk nyaman sampai penderitaan Situasi penyebab kesepian : pindah ke kota lain, pindah sekolah Pekerjaan baru Terpisah dr sahabat dekat Sakit fisik, kecelakaan Dampak kesepian : Problem personal (depresi, narkoba, rendah nilai ujian) Kesehatan buruk, resiko masuk rumah sakit Siapa beresiko kesepian Kesepian saat kanak2 Kurang percaya diri Rendah terlibat situasi sosial Perkawinan tdk puas Kekurangan teman di luar hub perkwn Orang2 miskin Usia : <18 th : 79% (transisi sosial) 45-54 th : 53% >55 th : 37% 2
Penolakan sosial Eksklusi sosial merupakan hukuman yg efektif Tindakan mendiamkan sbg cara mengubah /menghentikan perilaku orang Ostracism (pengkucilan) adl perasaan diabaikan oleh orang lain dpt menyebabkan stres dan menyakitkan. Penolakan sosial : dpt meningkatkan monitoring ssorang thd informasi sosial, ini berguna agar bisa diterima kembali oleh orang lain dpt mengurangi pengendalian rasa marah & sikap agresif. Anxious/ambi valent attachment Ortu cemas & tdk merespon scr konsisten thd kebut bayi Anak mjd waspada Secure attachmen t Ortu hadir dan responsif kebutuhan anak Anak merasa aman & mendapat dukungan Tiga (3) gaya keterikatan ortu & bayi Avoidant attachmen t Ortu bersikap dingin, tdk responsif, menolak Anak menjauh, mandiri scr prematur dan cemas KETERIKATAN : ANAK & ORANG DEWASA Keterikatan (attachment) : bayi merespon scr positif kpd orang tertentu, merasa lebih baik ketika dekat dan mencarinya saat ketakuatan. Empat (4) ciri penting keterikatan anak : Menjaga kedekatan (proximity maintenance) :fisik & psikologis Kegelisahan perpisahan (separation distress) Tempat berteduh (safe heaven) : situasi asing, takut Sebagai basis keamanan (secure base) : utk eksplorasi lingk fisik & sosial Dapatkah orang tua saya utk merespon kebutuhan saya? 3
Keterikatan romantis orang dewasa romantik adl proses biologis yg didisain oleh evolusi utk memfasilitasi keterikatan antara patner seksual dewasa yg mungkin akan menjadi ortu bg anak mereka. Ikatan romantis orang dewasa sama bentuknya dg tipe keterikatan bayi (aman, penghindaran & ambivalen). Keterikatan orang dewasa bersifat resiprokal (timbal balik), dibentuk di antara rekan sebaya & melibatkan daya tarik seksual. Tipe hub anak ortu mungkin mempengaruhi cara menjalin hub asmara RASA SUKA : Basis daya tarik interpersonal Mengapa kita menyukai sebagian orang tetapi tidak suka kpd sebagian yg lain? Memberi manfaat bagi kita Menilai kita scr positif Daya tarik timbal balik Social exchan ge theory Interaksi kita : manfaat > kerugian Gaya ketertarikan & kualitas hub romatik Secure adult Merasa aman, pantas menerima perhatian & kasih sayang Hub cinta : kebahagiaan, persahabatan, saling percaya Avoidant adult Kurang nyaman, kurang mempercayai pasangan, pasang surut emosi, cemburu, independensi Hub cinta : kurang terbuka, menyangkal kebut keterikatan, inkonsekuensial hub Ambivalent adult Mencari intimasi ttp takut tdk terbalas Hub cinta : sbg obsesi, sbg hub timbal balik, dayatarik seksual ekstrim, kecemburuan, jatuh cinta pd pandangang Empat determinan daya tarik interpersonal Kedekatan adl kekuatan utama dlm daya tarik interpersonal Jarak yg dekat lebih mungkin menjadi akrab Teori disonansi kognitif : dekat & menyukai (nyaman) Kehangatan : mempunyai sikap positif thd orang Kompetensi :secara sosial cerdas & kompeten (memberi manfaat) Fatal attraction : pada awalnya menarik kita utk menyukai, namun bisa berubah mjd cacat fatal Kedekatan Kualitas personal Keakraban Kemiripan Pertemuan berulang2 meningkatkan rasa suka (Mere exposure effect) Semakin akrab kita mudah memperkirakan respon yg tepat Bila sejak awal menilai negatif justru semakin tdk suka (konflik) Kita cenderung menyukai orang yg mirip dg kita (sikap, kepentingan, nilai, latar belakang, personalitas) Matching principle : memilih pasangan yg mirip dg kita 4
Kita cenderung menyukai orang yg menarik scr fisik Stereotip : orang yg menarik berhub dg mental sehat, dominasi, cerdas memperbesar rasa suka (konsep evolusi) Siapa yg menarik : wajah pasaran, wajah simetris, Pria Wanita PEMILIHAN PASANGAN Apa yg dicari dlm diri partner jangka panjang? Tidak mengutamakan penampilan fisik, tetapi kualitas personal yg sesuai Pasangan yg hangat, baik, dan dapat dipercaya Mengutamakan responsivitas dan selera humor yg baik Kompetensi..? CINTA ROMATIS CINTA merupakan pengalaman personal yg paling intensif (penyair, penulis lagu..) namun kultur turut membentuknya. Kebanyakan orang sulit membayangkan ada perkawinan tanpa dasar cinta (kultur Amerika), di sebagian India, perkawinan di atur orang tua, shg cinta tdk dianggap penting sbg basis perkawinan. Memilih gadis : sifat, ketaatan, ketrampilan rumah tangga, religiusitas, penampilan Memilih pria : latar belakang ekonomi, sosial, dan pendidikan 5
permainan Menikmati permainan cinta altruistik Membahagi akan dulu sang kekasih romantis Punya chemistry Gay a cint a pragmatis pemenuh kebutuhan dasar posesif Tidak diperhati kan = rasa sakit kawan sejati Cita buah dari persahabata n Riset thd 679 mahasiswa ttg intensitas perasaan cinta asmara (Kanin, Davidson & Scheck, 1970) Bingung & riang 20% Keringat dingin, mulas, merinding, insomnia 20% Gugup sebelum kencan 22% Ingin lari, melompat, teriak 22% Nyaman & tenang 79% Sulit konsentrasi 37% Melayang di awan 29% sebagai sikap Perasa an cinta Tema ttg pemikiran cinta Perilak u cinta sbg sikap Pemiki ran cinta Keterikatan Memahami kebutuhan & saling ketergantung an Perhatian Meningkatka n kebahagiaan & responsif thd kebutuhan or lai Kepercayaa n & keterbukaa n Menekanka n pd rasa saling percaya & terbuka 6
Perilaku cinta Mengatakan pernyataan kasih sayang I love you 1 Ekspresi cinta fisik 2 Membuka diri secara verbal 3 Teori Segitiga INTIMASI Rasa suka 4 Berkomunikasi scr nonverbal romantis berdasar persahabatan 5 Tanda cinta berupa materi sempurna Tanda cinta berupa non-materi : dukungan minat 6 Kesediaan toleransi & berkorban 7 HASRAT membara tolol KOMITMEN hampa Passionat e love Tipe cinta yg penuh emosi Perasaan lembut & hasrat seksual Kegembiraan & kesedihan, Kecemasan & ketenangan Kadang muncul di awal hub romantis Companionat e love Penuh kasih sayang, rasa percaya & perhatian Nada emosional se dang2 saja Basis hub jangka panjang KECEMBURUAN Kecemburuan (jealousy) : emosi yg muncul ketika kita merasakan adanya ancaman oleh rival terhadap persahabatan yg amat kita hargai. Kecemburuan melibatkan 2 jenis ancaman : Hilangnya partner Rasa harga diri karena ditolak partner atau kalah oleh rival Biasanya akan muncul perasaan marah, cemas, dan depresi Pria & wanita sama2 tertekan dan bersedih saat ada ancaman thd hub yg berharga. Pria lebih bersedih thd ketidaksetiaan seksual Wanita lebih bersedih thd ketidaksetiaan emosional 7
Faktor-faktor kecemburuan Penjelasan tugas Ketergantun gan Kurang dlm membina hubungan Kultural Tidak punya banyak alternatif, lebih cemburu Perilakunya kurang memenuhi syarat AS : wanita cemburu bila suami punya hub seksual dg wanita lain Budaya boleh poligami : cemburu suami pilih kasih 1. Berdasarkan uraian di atas, lakukan analisis sisi positif dan negatif dari kondisi tersebut! 2. Bagaimana sikap Anda apabila mengalami situasi seperti tersebut di atas, agar keluarga tetap harmonis? (pilih salah satu posisi Anda : sebagai Suami atau Istri) 3. Tugas ditulis minimal 2 halaman, kuarto, spasi 1.5, font time new roman 12, (tanpa cover) 4. Tugas dikumpulkan pada saat UJIAN AKHIR SEMESTER (Lihat jadwal UAS). Terima kasih Tugas E-learning Psikologi Sosial 1 (5 JANUARI 2014) Pengantar ( bacalah dengan cermat) Dalam masyarakat kita dewasa ini, istri berkarir (baca: bekerja) tak lagi menjadi hal yang tabu dan aneh. Tentunya ada banyak faktor yang mendorong terciptanya situasi tersebut. Yang paling sering didengar adalah faktor ekonomi, dimana kebutuhan hidup yang kian hari kian menanjak sehingga memaksa orang untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Salah satunya dengan suami dan istri bekerja keduaduanya. Sebagai seorang suami yang notabene adalah kepala keluarga tentu memiliki alasan yang cukup benar sehingga harus mempersilahkan istrinya bekerja juga. Sang istri juga harus memiliki batasan-batasan tatkala ia meninggalkan rumahnya untuk mencari penghasilan dan tetap bisa melakukan kewajibannya ketika kembali ke rumah. Sang suami, terlepas dari penghasilan mana yang lebih besar, tetaplah memegang fungsinya sebagai kepala keluarga. Tidak terlalu menjadi masalah jika gaji sang istri lebih kecil atau cuma sebagai tambahan saja, namun bagaimana jika gaji istri mendominasi? (Sumber : http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2012/12/14/suami-dan-gaji-sangistri-510924.html) Lanjut 8