BUKU LOG DAN BORANG PENGISIANNYA PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

dokumen-dokumen yang mirip
BUKU LOG & BORANG PENGISIAN

Buku Log P2KB PERDAFKI dan Borang Pengisian BP2KB PERDAFKI

LOG BOOK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) DOKTER Edisi II

BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN PROGRAM P2KB IKABI

BORANG P2KB DOKTER SPESIALIS KEDOKTERAN OLAHRAGA INDONESIA

BUKU LOG DAN BORANG PENILAIAN DIRI

Buku Log KEGIATAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) ILMU PENYAKIT DALAM KOLEGIUM ILMU PENYAKIT DALAM

PROGRAM PENGEMBANGAN & PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT - CPD) VERIFIKASI CPD DOKTER PRAKTIK UMUM

HASIL PENILAIAN PDSKJI CABANG SURABAYA A. KINERJA PEMBELAJARAN (KOGNITIF) Dokumen yang dibutuhkan

Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia. Sosialisasi Sistem Informasi Portofolio CPD Online Tenaga Kesehatan.

RINCIAN KEGIATAN P2KB DOKTER UMUM (DU) - Sebagai Penyaji 2 SKP Surat Tugas/Sertifikat. Harus dari Jurnal ilmiah terakreditasi oleh IDI

BUKU PANDUAN PELAKSANAAN PROGRAM P2KB

BORANG UJI-DIRI PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

BORANG UJI-DIRI PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PERDOKLA PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KELAUTAN (PERDOKLA)

CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT

BUKU LOG DAN BORANG PENILAIAN DIRI

BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD / P2KB)

BUKU LOG Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan PERDOSKI

Buku Log. Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (P2KB PERDAMI)

SOSIALISASI PANDUAN. Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (BP2KB) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

Petunjuk Teknis. Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) PERDAFKI BP2KB PERDAFKI

BUKU ISIAN PELAKSANAAN DAN PENILAIAN KEGIATAN P2KB (BUKU LOG) PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS RADIOLOGI INDONESIA DAN KOLEGIUM RADIOLOGI INDONESIA

PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD) DI INDONESIA & POLA P2KB UNTUK DOKTER PRAKTEK I.OETAMA MARSIS BADAN P2KB

BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) PERBANI BP2KB DOKTER SPESIALIS BEDAH ANAK INDONESIA

PANDUAN PENGISIAN BORANG

BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN

KEBIJAKAN PENERBITAN SERTIFIKAT KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER SPESIALIS

SURAT KEPUTUSAN DEWAN PIMPINAN PUSAT PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA Nomor:2284/SK/DPP-PERSAGI/XI/2014 T E N T A N G

PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER PRAKTIK UMUM (DPU)

BORANG SERTIFIKASI ULANG DOKTER SPESIALIS THT-KL / THT KL KONSULTAN PERHATI-KL (PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS THT BEDAH KEPALA LEHER INDONESIA)

RE-REGISTRASI STR BIDAN

Persyaratan permintaan perpanjangan STR yang diajukan setiap 5 (lima) tahun sekali adalah sebagai berikut:

Pedoman Pelaksanaan Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (Continuing Professional Development)

FORMULIR PERMOHONAN USULAN VERIFIKASI. Kepada Yth. Ketua DPD PPNI Kabupaten/ Kota...

PEDOMAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT

PESERTA PROGRAM P2KB ILMU KEDOKTERAN JIWA/ PSIKIATRI

PENGUMUMAN TATA CARA PEMENUHAN SKP YANG KURANG BAGI SEJAWAT YANG TELAH LULUS RESERTIFIKASI

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan

SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT IKATAN APOTEKER INDONESIA Nomor : Kep. 007/ PP.IAI/1418/IV/2014. Tentang

Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Keluarga PSPD Unja

SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT

BUKU LOG PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT) BIDAN PROSES PERPANJANGAN STR

BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN

PELAKSANAAN PROGRAM P2KB & PENGISIAN BUKU LOG DOKTER PRAKTIK UMUM

KEBIJAKAN IDI TENTANG REGISTRASI, PENDIDIKAN DAN PEMBINAAN KEDOKTERAN DI INDONESIA. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

FORMULIR APLIKASI REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU (RPL) Untuk Tenaga Kesehatan Jenjang Pendidikan Menengah/Diploma I. Politeknik Kesehatan Kemenkes :

PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA

PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA

SISTIM PENILAIAN KEGIATAN P3KGB

PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA NOMOR : 1 /KKI/PER/ I /2010 TENTANG REGISTRASI DOKTER PROGRAM INTERNSIP DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA. Created By : ASEP SOPARI, SKM, MM, MKM

PEDOMAN PENYELENGGARAAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT BAB I PENDAHULUAN

B U K U PETUNJUK TEKNIS

PERSYARATAN ADMINISTRASI UNTUK MENDAPATKAN STR (SURAT TANDA REGISTRASI)

Kepada Yth, Pemegang Sertifikat Insinyur Profesional Persatuan Insinyur Indonesia Di tempat. Perihal : Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN TENAGA AHLI KONSTRUKSI (menurut Perlem no 13 tahun 2014)

PETUNJUK TEKNIS CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD/P2KB) IKATAN AHLI UROLOGI INDONESIA (IAUI)

Satuan Kredit Profesi (SKP) Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) PENDAHULUAN

KATA PENGANTAR Ketua Umum PP PABOI

Continuing Professional Development (CPD) IAPI adalahe suatu program yang dirancang dalam upaya pembinaan (oversight) bersistem untuk meningkatkan

MEKANISME REGISTRASI DAN RE- REGISTRASI TENAGA KESEHATAN

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN TENAGA AHLI KONSTRUKSI (menurut Perlem no 13 tahun 2014) BAPEL Lembaga Pengembangan jasa Konstruksi Nasional

BAKUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN BERKESINAMBUNGAN. Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII

RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN (BKD) UNIVERSITAS SILIWANGI PENGARAH : TIM LP2M-PMP UNIVERSITAS SILIWANGI

DOKTER DENGAN BP2KB IDI PUSAT

PEDOMAN SERTIFIKASI KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI INDONESIA

RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN YANG DISEMPURNAKAN

Tugas tutorial Nama : Asri Indriyani Putri NIM :

PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB)

PANDUAN KREDENSIAL KEPERAWATAN RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS

Penjaminan Mutu Sertifikat Dokter dan Dokter Spesialis

FORMULIR LAPORAN PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN BERKESINAMBUNGAN (Form PKB) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII


2 Mengingat e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu membentuk Undang-Undang tentang

AKREDITASI LEMBAGA PENYELENGGARA P2KB. Tim Penilai Akreditasi Lembaga CME non-idi

Sistem Aplikasi IDI Online Dalam Menunjang Pelayanan. Dr. Mahesa Paranadipa M, M.H Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

KEPUTUSAN DIREKTUR RS. PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA Nomor : 2347a/PW/Sekr/VIII/2014 TENTANG

BAKUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN. Badan Pelaksana PKB PII 2018

JEJARING PROGRAM NASIONAL PENGENDALIAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA

PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER SEPSIALIS PARASITOLOGI

IKATAN DOKTER INDONESIA CABANG JAKARTA SELATAN Periode

PETUNJUK TEKNIS DAN BUKU LOG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) ILMU PENYAKIT DALAM

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

-1-1. Direksi Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi; 2. Pengurus Asosiasi yang mewadahi Wakil Manajer Investasi;

DAFTAR USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN DOKTER GIGI NOMOR :.

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG

29 November 2014 Bid Humas Dumas

Kebijakan STR Tenaga Kesmas oleh MTKI

KOLEGIUM NEUROLOGI INDONESIA

MISI PD IAI JAWA TIMUR

PEMERINTAH KOTA PONTIANAK PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan Penilaian

PEMERINTAH KABUPATEN ENDE DINAS KESEHATAN KABUPATEN ENDE PUSKESMAS KOTARATU. KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KOTARATU Nomor : / / / / 2017 TENTANG

PERATURAN WALIKOTA TANGERANG NOMOR : 26 TAHUN 2010 TENTANG IZIN USAHA PELAYANAN JASA MEDIK VETERINER

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

Transkripsi:

BUKU LOG DAN BORANG PENGISIANNYA PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER PRAKTIK UMUM BP2 KB PUSAT IKATAN DOKTER INDONESIA 1

I. BORANG PENGISIAN BUKU LOG A. Kinerja Pembelajaran. Di bawah ini adalah beberapa kegiatan yang ter masuk dalam kinerja pembelajaran: Kegiatan Kriteria pengakuan Dokumen bukti 1 Membaca jurnal dan menjawab Jurnal terakreditasi Bukti artikel & majalahnya pertanyaan dalam suatu uji-diri (self- dengan pernyataan lulus dari test) jurnal (Sertifikat kelulusan) 2 Melakukan penelusuran Database terakreditasi Rangkuman informasi & nama informasi/sesi EBM situs dg tanggal akses 3 Berpartisipasi dalam a. Kegiatan internal yang terstruktur a. Bukti hadir seminar/lokakarya b. Kegiatan eksternal yang diakui IDI b. Sertifikat partisipasi 4 Menghadiri konferensi/kongres/ PIT Kegiatan diakui IDI Sertifikat kesertaan 5 Mengikuti pelatihan untuk kualifikasi Pelatihan diakui IDI Sertifikat kelulusan termasuk yang hands-on 6 Mengikuti pendidikan jarak jauh Kurikulum diakui/terakreditasi Bukti kesertaan & kelulusan 7 Berpartisipasi dalam pertemuan Kegiatan internal resmi Penunjukan & bukti hadir dg auditor topik 8 Dll. Petunjuk pengisian borang penilaian. 1. Untuk kegiatan 7: Dampak Pembelajaran 1. Tidak ada pengetahuan baru maupun keterampilan yang dipelajari namun informasi yang diterima memberikan penyegaran pengetahuan dan keterampilan. 2. Ada peningkatan pengetahuan dan/atau keterampilan yang dikuasai setelah mengikuti kegiatan 3. Ada peningkatan pengetahuan dan/atau keterampilan yang langsung mempengaruhi praktik atau pelayanan kepada pasien setelah mengikuti kegiatan 2. Untuk kegiatan 1 dan 2 dengan sistim on-line akan ditentukan melalui penetapan oleh BP2KB Pusat. SKP 1 2 3 3. Untuk kegiatan 3-6: SKP sesuai dengan SKP IDI untuk kegiatan yang bersangkutan. Nilai SKP yang diperoleh dari kegiatan eksternal (yang diselenggarakan pihak Non-PDPP/BP2KB) dengan tema tertentu akan dikonversi berdasarkan tingkat kompetensi yang dituntut dari seorang DPU. Diharapkan perhitungan konversi dapat dilakukan secara mandiri, tetapi tugas koversi merupakan tugas utama seksi konversi dan verifikasi Tim P2KB Cabang IDI. Sedangkan kegiatan P2KB eksternal yang diselenggarakan oleh PDPP/BP2KB yang jelas peruntukkannya untuk DPU, tidak perlu dilakukan konversi. Diharapkan nantinya setiap kegiatan P2KB eksternal yang diselenggarakan oleh PDSp, PDSm, atau organisasi Lembaga IDI lainnya dengan sasaran a.l untuk DPU, 2

diwajibkan PDSp, PDSm, atau Lembaga IDI lainnya untuk bekerjasama dengan PDPP/BP2KB dalam penyelenggaraannya. Petunjuk konversi: Untuk kegiatan pembelajaran Tingkat Kemampuan yang diharapkan Konstanta Konversi Tingkat Kemampuan 1 0,25 Tingkat Kemampuan 2 0,5 Tingkat Kemampuan 3a 0,75 Tingkat Kemampuan 3b 0,75 Tingkat Kemampuan 4 1 Kegiatan pembelajaran (learning), yaitu kegiatan yang membuat seorang dokter mempelajari suatu pengetahuan/keterampilan. Penilaian untuk kegiatan belajar mandiri, meliputi kegiatan : a. Membaca jurnal terakreditasi : Nilai SKP untuk setiap artikel jurnal yang dibaca adalah : a. x (konstanta konversi sesuai tingkat kemampuan yang diharapkan ) b. Menjawab pertanyaan dalam suatu uji-diri (self-test) Nilai SKP adalah : SKP sesuai nilai uji diri x ((konstanta konversi sesuai tingkat kemampuan yang diharapkan ) c. Melakukan penelusuran informasi/sesi EBM Nilai SKP penelusuran EBM adalah : a. x (konstanta konversi sesuai tingkat kemampuan yang diharapkan ) B. Kinerja profesional Daftar kegiatan di bawah ini hanya contoh, tidak tertutup kemungkinan kegiatan lain yang juga mempunyai nilai pendidikan. 3

Kegiatan Kriteria pengakuan Dokumen bukti 1 Menangani pasien di lembaga tempat bekerja (intervensi & nonintervensi), termasuk yang rawat Kegiatan internal terstruktur SK penunjukan & bukti jumlah kasus (max 25 SKP/thn) inap 2 Menangani pasien di praktik pribadi (intervensi & Kegiatan rutin SIP & bukti jumlah kasus (max 10 SKP/thn) nonintervensi) 3 Melakukan tindak diagnostik Kegiatan rutin Bukti jumlah kasus (max 10 SKP/thn) 4 Melakukan tinjauan kasus Kegiatan rutin Portofolio* 5 Melakukan penapisan (screening) Kegiatan rutin Bukti hasil penapisan, SK, -termasuk,pengujian kesehatan Surat permintaan kesehatan haji,tki, PNS,Sekolah, 6 Memberikan edukasi kelompok pasien (minimal 10 orang) Kegiatan diakui oleh yang berwenang di tempat kerja Topik dan daftar hadir 7 Menangani korban bencana Penunjukan oleh yang berwenang 8 Pembuatan visum et repertum Kegiatan internal terstruktur Penunjukan oleh yang berwenang & bukti visum 9 Melakukan autopsi Kegiatan internal terstruktur Penunjukan oleh yang berwenang & bukti visum 10 Menyajikan makalah dalam acara Forum diakui IDI Sertifikat sebagai ilmiah pembicara ( oleh BP2KB) 11 Kajian mitra bestari (peer review): Kegiatan internal Nama lembaga dengan: a. penyaji b. peserta aktif terstruktur ( RS, klinik, Dinkes, IDI cabang) a. portofolio b. daftar hadir 12 Diskusi klinik bersama pakar (interactive outreach) Kegiatan internal terstruktur Topik dengan: a. portofolio b. daftar hadir 13 Terlibat dalam suatu panitia/pokja Tingkat nasional/ regional/internasional SK Penunjukan dari organisasi 14 Melakukan tugas jaga (on call) Kegiatan diakui Bukti jadwal 15 Melakukan pengamatan epidemiologi Kegiatan rutin Bukti laporan penyakit (surveillance) Catatan: 1. Yang termasuk penanganan pasien: pemeriksaan umum, anak, ibu hamil, dewasa, pemeriksaan tumbuh kembang anak, pemeriksaan & konsultasi gizi pemeriksaan kesehatan jiwa, dll 2. Termasuk dalam intervensi adalah khitanan, penanganan pasien gawat darurat, bedah minor dan sejenisnya, menolong partus normal, imunisasi, pemasangan/penglepasan infus, pemasangan/ pencabutan alat KB, pemasangan/pencabutan kateter 3. Termasuk tindak diagnostik: pap s smear, USG Diagnostik, EKG, interpretasi hasil lab dasar ( Jumlah kasus utk kegiatan 1, 2, 3 per SKP akan berbeda untuk setiap wilayah/cabang, misal tergantung dari jumlah populasi /penduduknya dan jumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang ada) 4. Contoh porto polio dapat dilihat pada lampiran 3 Buku Juknis P2KB DPU. Nilai SKP ditentukan oleh jumlah kasus yang ditangani, tetapi ada batas maksimal SKP yaitu 25 SKP per tahun karena hubungan jumlah pasien yang ditangani dengan nilai pembelajarannya tidaklah linier, demikian juga dengan 4

mutu layanan. Di samping itu, pembatasan SKP pada kinerja penanganan pasien juga dimaksudkan untuk mendorong DPU melakukan kegiatan lain dalam kategori ini, seperti kegiatan no 4, 5, 6, 11,-13 yang berperanan dalam memperbaiki mutu layanan. Petunjuk p engisian borang penilaian: Kegiatan SKP/th Maks Menangani pasien tanpa 12 25 intervensi Menangani pasien dengan 8 10 intervensi Tindak diagnostik 8 10 Kegiatan SKP bagi Penyaji SKP bagi Pendengar Presentasi kasus 2 per kasus 0,5 per kasus Jurnal club / mitra bestari 2 per topik 0,5 per topik Interactive outreach 1 per topik Kegiatan Menangani bencana Memberikan visum et repertum Melakukan autopsi/saksi penggalian Melakukan penapisan Melakukan edukasi kelompok C. Kinerja Pengabdian Masyarakat / Profesi Di bawah ini beberapa contoh kegiatan yang bernilai P2KB. Nilai SKP 3 per kali 1 per kali 2 per kali 1 per 50 orang; maksimal 5 per tahun 2 per topik Kegiatan Kriteria pengakuan Dokumen bukti 1 Memberikan penyuluhan kesehatan Di suatu lembaga atau di kelompok takresmi yang berjumlah > 20 orang Keterangan/sertifikat penghargaan 2 Terlibat dlm kegiatan kemasyarakatan untuk pelayanan medis Diselenggarakan oleh LSM/ perhimpunan profesi/pemerintah Keterangan/sertifikat penghargaan 3 Melaksanakan penapisan masal (mass screening) Diselenggarakan oleh LSM/ perhimpunan profesi/pemerintah 4 Melaksanakan pengobatan masal Diselenggarakan oleh LSM/ perhimpunan profesi/pemerintah Keterangan/sertifikat penghargaan Keterangan/sertifikat penghargaan 5 Terlibat dalam suatu panitia/pokja Tingkat regional/nasional/internasional SK Penunjukan dari organisasi/ SK Partisipasi 6 Dll. 5

Petunjuk pengisian borang penilaian: Dampak Pembelajaran SKP 1. Tidak ada pengetahuan baru maupun keterampilan yang dipelajari dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan 2. Ada peningkatan pengetahuan dan/atau keterampilan yang langsung mempengaruhi praktik atau pelayanan kepada pasien setelah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan D. Publikasi Ilmiah Kegiatan publikasi Kriteria pengakuan Dokumen bukti SKP 1 Laporan penelitian: sendiri Jurnal yang sesuai & Bukti artikel & judul jurnal 8 bersama terakreditasi 10 2 Tinjauan kasus Jurnal yang sesuai & Bukti artikel & judul jurnal 4 / kasus terakreditasi 3 Tinjauan pustaka (sendiri/bersama) Jurnal yang sesuai & Bukti artikel & judul jurnal 4 / topik terakreditasi 4 Menulis/menerjemahkan buku Diterbitkan dan disebarluaskan Bukti buku dg ISBN Sendiri: 10 (sendiri/bersama) Bersama: 20 5 Mengedit buku Diterbitkan dan disebarluaskan Bukti buku dg ISBN 5 6 Monograf Publikasi di jurnal terakreditasi Bukti monograf 4 Untuk kalangan terbatas 2 7 Karya ilmiah populer Dipublikasi Bukti tulisan 3 / judul 8 Mengasuh rubrik kesehatan di media massa 9 Dll. Catatan: Bukti rubrik & judul media massa 1 2 5 per tahun Publikasi di jurnal yang tidak terakreditasi mendapatkan nilai separuhnya Penulis utama mendapat nilai SKP 60%; penulis berikutnya 40% dibagi bersama Setiap publikasi hanya dihitung 1 kali 6

E. Kinerja pengembangan ilmu dan pendidikan Kegiatan publikasi Kriteria pengakuan Dokumen bukti SKP 1 Mengerjakan penelitian Publikasi di jurnal terakreditasi Bukti artikel 10 Sertifikat penulis 2 Penyelia (supervisor) dalam Kegiatan internal yang terstruktur SK penunjukan/ permintaan 2 / kali journal club/case review & portofolio 3 Memberikan ceramah kepada Kegiatan yang diakui oleh lembaga Keterangan/sertifikat 3 / kali sesama dokter (interactive berwenang penghargaan outreach) 4 Membimbing mahasiswa Perguruan tinggi yang terakreditasi Bukti penugasan S1: 3 S2/Sp: 5 S3: 7 5 Membuat soal ujian Untuk tingkat perguruan tinggi Keterangan dari kolegium/ perguruan tinggi 2 / 10 soal 6 Dll. Catatan: Pada penelitian bersama: penulis utama mendapatkan 60% SKP, penulis lainnya 40% dibagi bersama Penelitian bidang kedokteran/kesehatan yang langsung berdampak menambah keterampilan dalam praktek: konversi 1 Penelitian bidang kedokteran/kesehatan yang tidak langsung berdampak menambah keterampilan dalam praktek: konversi 0,6 7

II. BORANG PENDAFTARAN PROGRAM P2KB DOKTER PRAKTEK UMUM Nama lengkap : L / P Foto Gelar Akademik : Nomor Pokok Anggot a IDI : IDI Cabang : Nomor STR Tempat / tanggal lahir A lamat : Kota, Provinsi, Kode Pos : Email Alamat praktek (nama, alamat, telp, fax) : Dokter Profesor Doktor Lain-lain, sebutkan : : Tanggal berlaku : : Telepon : Fax : HP : 1. Alamat Telp/fax : : 2. Alamat Telp/fax : : 3. Alamat Telp/fax : : Asal Lulusan Fakultas Kedokteran : Tahun lulus : Bersama ini mendaftarkan diri untuk mengikuti Program P2KB untuk Dokter Umum Periode 3x4,. 200.. ( ) 8

III. BUKU LOG Identitas Diri Anggota Nama lengkap : L / P Foto Gelar Akademik : Dokter Doktor/Phd Profesor Lain-lain, sebutkan : Nomor Pokok Anggot a IDI : IDI Cabang : No.Pokok IDI Cabang : Nomor STR : Tanggal berlaku : Tempat / tanggal lahir : Alamat : Kota, Provinsi Telepon : Fax : HP : Email : Alamat praktik (nama, alamat, telp, fax) : 1. 2. 3. Alamat : Telp/fax : Alamat : Telp/fax : Alamat : Telp/fax : Asal Lulusan Fakultas Kedokteran : Tahun lulus : 3 x 4., 200.. ( ) 9

RENCANA PENGEMBANGAN DIRI Na ma : NPA IDI : Pe riode Tahun : Ranah Kegiatan Nama Kegiatan Jenis Kegiatan (pribadi, internal, eksternal) Kinerja Pembelajaran 1. 2. 3. 4. Dst. Kinerja 1. Profesional 2. 3. 4 Dst. Kegiatan Pengabdian Masyarakat /Profesi Publikasi Ilmiah / Populer Kinerja Pengembangan Ilmu 1. 2. 3. 4. Dst. 1. 2. 3. 4. Dst. 1. 2. 3. 4. Dst. Target Tahun Pel aksanaan 10

Proporsi kegiatan profesional yang idealnya dicapai: Ranah kegiatan Porsi Pencapaian yang Nilai Maksimal diharapkan SKP per 5 tahun A. Kinerja pembelajaran 40 50 % 100-125 B. Kinerja profesional 40 50 % 100-125 C. Kinerja pengabdian masyarakat/profesi 5 15% 12,5-37,5 D. Publikasi ilmiah/popular 0 5 % 0-12,5 E. Kinerja pengembangan ilmu 0 5% 0-12,5 250 * Catatan: Nilai maksimal bukanlah nilai yang diperoleh dari persentase dalam tabel, melainkan nilai yang ditetapkan untuk menjaga perimbangan ranah kegiatan. 11

LEMBAR PENILAIAN A. Kinerja pembelajaran (learning), yaitu kegiatan yang membuat seseorang mempelajari suatu pengetahuan/keterampilan. A.1. Penilaian untuk kegiatan belajar mandiri, meliputi kegiatan : d. Membaca jurnal e. Menjawab pertanyaan dalam suatu uji-diri (self-test) f. Mela kukan penelusuran informasi/sesi EBM Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan Nama jurnal / situs web J udul Artikel / Topik Nilai SKP 12

A.2. Penilaian untuk kegiatan Pelatihan / Workshop / Lokaka rya / Penataran Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan Tempat K egiatan Peran serta (peserta/moderator /fasilitator/ panitia) Penyelenggara Nilai SKP 13

A.3. Penilaian untuk kegiatan keikutsertaan dalam pertemuan ilmiah, meliputi : - Kongres / Musyawarah Nasional organisasi profesi - PIT organisasi profesi - Simposium / seminar - Kongres regional / internasional - Konferensi regional / internasional - Siang Klinik / malam klinik Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan Tempat Kegiatan Peran serta (peserta / moderator / fasilitator/pani tia ) Penyelenggara Nilai SKP 14

A.4. Penilaian untuk kegiatan jurnal club Tanggal Kegiatan Judul Jurnal dan Artikel Tempat Kegiatan Peran serta (penyaji / narasumber / pendengar) Penyelenggara Nilai SKP 15

B. Kinerja profesional, yaitu kegiatan yang dilakukan sehubungan dengan fungsinya sebagai dokter sehigga memberinya kesempatan untuk mempertahankan/meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinisnya. B.1. Kegiatan Menangani Pasien - Non intervensi di Lemb aga Tempat Bekerja dan praktik pribadi No Bulan dan Tahun Jumlah pasien di tempat bekerja Jumlah pasien di praktik pribadi Total pasien Nilai SKP 16

B.2. Kegiatan Menangani Pasien Intervensi di Lembaga Tempat Kerja dan Praktik Pribadi : Termasuk dalam intervensi adalah khitanan, penanganan pasien gawat darurat, bedah minor dan sejenisnya, menolong partus normal, vaksinasi, pemasangan alat KB, konseling pasien HIV/AIDS, dl. Termasuk dalam hal ini adalah kegiatan-kegiatan interensi khusus : misalnya melakukan tappering darah bagi dokter PMI, visum et repertum, endoskopi, hemodialisa bagi dokter umum dengan kewenangan khusus di tempat kerja tertentu. No Bulan dan Tahun Nama Tindakan Intervensi Jumlah pasien Di tempat bekerja Jumlah pasien Di praktik pribadi Total Pasien Nilai SKP 17

B.3. Melakukan tindakan diagnostik Termasuk tindak diagnostik: pap s smear, USG, EKG, interpretasi hasil laboratorium dasar No Bulan dan Tahun Nama Tindakan Diagnostik Jumlah Nilai SKP 18

B.4. Melakukan Kegiatan Tinjauan Kasus dan Kajian Mitra Bestari (peer review) No Bulan dan Tahun Jenis Kegiatan Penyelenggara Peran serta (penyaji /narasumber /peserta akif) Nilai SKP 19

B 5. Melakukan Penyuluhan / Edukasi Pasien (minimal 10 pasien) No Bulan dan Tahun M ateri Penyelenggara Nilai SKP 20

B 6. Menjadi penyaji makalah dalam acara ilmiah yang diakui IDI No Bulan Judul Makalah Nama Pertemuan Ilmiah dan Tahun Jenis Presentasi (presentasi oral / presentasi poster / poster) Nilai SKP 21

B 7. Terlibat dalam Pokja / Panitia Khusus /Komite Medik No Bulan Nama Pokja / Panitia khusus Nama Institusi Peran Sebagai dan Tahun (Ketua/Sekretaris/ Anggota) Nilai SKP 22

C. Kinerja pengabdian masyarakat/profesi yaitu kegiatan yang dimaksudkan sebagai pengabdian kepada masyarakat umum atau masyarakat profesinya yang memberinya kesempatan untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan klinisnya. Bentuk kegiatan misalnya memberikan penyuluhan kesehatan, terlibat dalam penanggulangan bencana, duduk sebagai anggota suatu pokja organisasi profesi (misalnya pokja AIDS, penyusunan formularium). C.1. Kegiatan Pengabdian Masyarakat No Bulan Kegiatan Penyelenggara / dan Tahun Penanggung jawab Kegiatan Nilai SKP 23

C.2. Pengurus Organisasi Profesi (IDI, PDSm) N o P eriode Nama Organisasi Jabatan Nilai SKP 24

D. Kinerja publikasi ilmiah atau populer di bidang kedokteran yaitu kegiatan yang menghasilkan karya tulis yang dipublikasi. Bentuk kegiatan misalnya menulis buku (dgn ISBN), menerjemahkan buku di bidang ilmunya (dgn ISBN), menulis laporan kasus, menulis tinjauan pustaka yang dipublikasi di jurnal (yang terakreditasi), mengasuh rubrik ilmiah/populer kedokteran. D.1. Kegiatan Publikasi Ilmiah No Bulan Judul Artikel dan Tahun Bentuk (buku, publikasi jurnal) Nilai SKP 25

D.2. Kegiatan Penulisan Poluler No Bulan Judul Artikel Judul Buku / Nama Media Nilai SKP dan Tahun 26

E. Kinerja pengembangan ilmu dan pendidikan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan bidang ilmu yang bersangkutan. Bentuk kegiatan misalnya melakukan penelitian di bidang pelayanan primer, mendidik/mengajar termasuk membuat ujiannya, menjadi supervisor, atau membimbing di bidang ilmunya. E.1. Kegiatan Penelitian No Bulan Judul Penelitian Peran Dipublikasi / dan Tahun diserahkan pada Nilai SKP 27

E.2. K egiatan Mengajar No Bulan dan Tahun Judul Mata Kuliah Institusi Peran (dosen/dosen tamu/pembimbing/ penguji) Nilai SKP 28

Rangkuman Penilaian P2KB Ranah kegiatan A. Kinerja pembelajaran B. Kinerja profesional C. Kinerja pengabdian masyarakat/profesi D. Publikasi Ilmiah/popular Uraian A.1. Penilaian untuk kegiatan belajar mandiri A.2. Penilaian untuk kegiatan Pelatihan / Workshop / Lokakarya / Penataran A.3. Penilaian untuk kegiatan keikutsertaan dalam pertemuan ilmiah A.4. Penilaian untuk kegiatan jurnal club B.1. Kegiatan Menangani Pasien - Non intervensi di Lembaga Tempat Bekerja dan praktik pribadi B.2. Kegiatan Menangani Pasien Intervensi di Lembaga Tempat Kerja dan Praktik Pribadi : B.3. Melakukan tindakan diagnostik B.4. Melakukan Kegiatan Tinjauan Kasus dan Kajian Mitra Bestari (peer review) B 5. Melakukan Penyuluhan / Edukasi Pasien (minimal 10 pasien) = B 6. Menjadi penyaji makalah dalam acara ilmiah yang diakui IDI B 7. Terlibat dalam Pokja / Panitia Khusus /Komite Medik C.1.Kegiatan Pengabdian Masyarakat C.2.Pengurus Organisasi Profesi (IDI, PDSm) D.1. Kegiatan Publikasi Ilmiah D.2. Kegiatan Penulisan Poluler Jumlah SKP Per Tahun Th.1 Th.2 Th.3 Th.4 Th.5 Total SKP E. Kinerja pengembangan Ilmu E.1. Kegiatan Penelitian E.2. Kegiatan Mengajar 29

KONDISI KESEH ATAN Nama : NPA : Keahlian Tempat Kerja : : Dinyatakan : - Jasmani : o o Baik / layak untuk menjalankan profesi praktik profesi / operasi Kurang Baik / tidak layak untuk menjalankan praktik profesi /operasi - Jiwa : o Baik / layak untuk menjalankan profesi praktik profesi / operasi o Kurang Baik / tidak layak untuk menjalankan praktik profesi /operasi Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bertanggungjawab atas kebenaran pelaporan data tersebut dan bersedia untuk memberikan pembuktian apabila diperlukan.,.. 200.. Dr.. NPA IDI : STR : 30

ETIKA PROFESI Keterangan Kelayakan Etika Setelah memperhatikan rekomendasi berkesimpulan bahwa : Nama : NPA Tempat / tanggal lahir : Pada saat ini secara etis : : dari beberapa sejawat dan perhimpunan profesi/organisasi profesi, maka kami Laik / tidak laik untuk menjalankan praktik sebagai dokter Demikian keterangan kelaikan ini kami buat dan akan ditinjau ulang apabila diperlukan. Keterangan ini berlaku hingga :,. MKEK Wilayah. 31

HASIIL EVALUASI BORANG PENILAIAN DIRI P2KB DOKTER UMUM Berdasarkan penilaian atas dokumen/buku log program P2KB atas nama : Nama lengkap : NPA IDI : Periode : Maka yang bersangkutan dinyatakan : Telah memenuhi nilai SKP, layak secara kesehatan, laik secara etika, sehingga LAYAK mendapat rekomendasi untuk memperoleh sertifikat kompetensi. BELUM LAYAK memperoleh rekomendasi sertifikat kompetensi dan dianjurkan untuk menambah kegiatan P2KB di ranah : 1. Berupa kegiatan : 2. Berupa kegiatan : 3. Berupa kegiatan : Ketua BP2KB Wilayah 32

33