Soal Penyisihan Programming ILPC A - Dadu

dokumen-dokumen yang mirip
Soal Penyisihan Logika ILPC 2016

AYO MENABUNG!! Oleh: Sylvana Novilia S. A. Pendahuluan

Sugeng Rawuh Malih Ing Ngayogyakarta

A. Segiempat Terluas

BNPC-HS 2014 Babak Penyisihan. Problem A. Kartu Sepuluh. Time Limit: 3s

Contoh Masukan: Contoh Keluaran: Perhatikan dalam setiap baris satu bilangan dengan bilangan lain hanya dipisahkan 1 (satu) spasi.

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT PROVINSI 2007 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA 2008

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII

SELEKSI TINGKAT PROPINSI MATEMATIKA SMA/MA

matematika DISTRIBUSI VARIABEL ACAK DAN DISTRIBUSI BINOMIAL K e l a s A. Penarikan Sampel dari Suatu Populasi Kurikulum 2013 Tujuan Pembelajaran

Materi Olimpiade Tingkat Sekolah Dasar BIDANG ALJABAR

Matematika SMA IPS MATA PELAJARAN. Mata Pelajaran : Matematika Jenjang : SMA/MA Program Studi : IPS

WORKSHOP PEMBIMBINGAN OLIMPIADE MATEMATIKA & SAINS BIDANG MATEMATIKA SMP

D) 1 A) 3 C) 5 B) 4 D) 6

Kompetisi Sains Madrasah 2015 Tingkat Propinsi-Madrasah Ibtidaiyah-Matematika NASKAH SOAL BIDANG STUDI : MATEMATIKA TINGKAT : MADRASAH IBTIDAIYAH

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

Ruang Sampel. Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB

Pertahanan Pekanbaru. Deskripsi. Format Masukan. Time limit: 1 s. Memory limit: 64 MB

SOAL PENYISIHAN PCS JOINTS

SOAL BABAK PENYISIHAN TAHAP Informatic Logical Programming Competition 2010

UJI COBA KOMPETENSI PESERTA DIDIK. Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama (SMP) : Matematika. : 120 menit

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT PROVINSI 2013 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA 2014

4. Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear x + y = 5 dan x - 2y = -4 adalah... A.{ (1, 4) }

Probabilitas dan Statistika Ruang Sampel. Adam Hendra Brata

BNPC-HS 2010 BABAK PENYISIHAN (PILIHAN GANDA)

INFORMATIC LOGIC PROGRAMMING CONTEST

BAB II MODEL KOMPUTASI FINITE STATE MACHINE. Pada Bab II akan dibahas teori dasar matematika yang digunakan

LOMBA MATEMATIKA NASIONAL KE-26

Deret Bilangan. Contoh soal Input 1 : Output 1: ARITMATIKA. Input 2 : Output 2: GEOMETRI. Input 3:

LEMBAR AKTIVITAS SISWA MATRIKS

SELEKSI OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA 2004 TINGKAT PROVINSI

Saat menemui penjumlahan langsung pikirkan hasilnya dengan cepat lalu lakukan penjumlahan untuk setiap jawaban yang diperoleh.

Soal Babak Penyisihan 1 Matematika

UN SD 2013 Matematika

4. Jika kubus di samping dibuka dan dibentangkan sisi-sisinya, maka gambar jaring-jaring bangun ruang yang akan terbentuk adalah

Solusi Pengayaan Matematika Edisi 14 April Pekan Ke-2, 2006 Nomor Soal:

KUMPULAN SOAL-SOAL OMITS

LEMBAR SOAL National Math Olympiad 3 RD PDIM UB 2014

MATEMATIKA EBTANAS TAHUN 1993

STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH (PROBLEM SOLVING STRATEGIES) EDDY HERMANTO

BIMBINGAN BELAJAR GEMILANG

PENYELESAIAN SOAL UASBN MATEMATIKA SD/MI TAHUN PELAJARAN 2009/2010 KODE P2 UTAMA

UJICOBA UJIAN NASIONAL SMP-MTs NEGERI SWASTA KOTA MALANG TAHUN 2013/2014 Mata Pelajaran Hari,Tanggal Waktu Jumlah Soal

KUMPULAN SOAL OSP MATEMATIKA SMP PEMBINAAN GURU OLIMPIADE DISUSUN: DODDY FERYANTO

LOMBA MATEMATIKA NASIONAL KE-27

Bab IV. Pengantar Peluang. Pengantar Peluang. Eksperimen. Aturan Menghitung Kombinasi Permutasi. Keluaran Eksperimen

CONTOH SOAL UNTUK TAHAP PENGIDENTIFIKASIAN POTENSI SISWA Oleh: Wiworo, S.Si, M.M

SCHEMATICS 2011 SOAL SCHEMATICS

Problem A. 3 Prima. Kasus #1: 2 Kasus #2: 1 Kasus #3: 135 Kasus #4: 20

TRY OUT UJIAN NASIONAL. MATEMATIKA (C-19) SMP/MTs (UTAMA) P19 DINAS PENDIDIKAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN

BAB II PERSAMAAN KUADRAT DAN FUNGSI KUADRAT

Programmer dan Meeting

Pertemuan 6. Operasi Himpunan

BAB IV PERTIDAKSAMAAN. 1. Pertidaksamaan Kuadrat 2. Pertidaksamaan Bentuk Pecahan 3. Pertidaksamaan Bentuk Akar 4. Pertidaksamaan Nilai Mutlak

A. UNSUR - UNSUR ALJABAR

A. Jangkauan Terbesar

SOAL FINAL LOGIKA ILPC 2011

UJIAN AKHIR SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL SD/MI/SDLB PAKET PREDIKSI 3

Induksi 1 Matematika

A. Kamar Mandi Umum. Time Limit : 1 detik

Metode pembuktian untuk pernyataan perihal bilangan bulat adalah induksi matematik.

SELEKSI TINGKAT PROPINSI MATEMATIKA SMA/MA

PETUNJUK UMUM OLMIPA UB 2013 BIDANG MATEMATIKA

Penghasilan JokeMart

Statistika & Probabilitas

BAB X Pokok Bahasan PELUANG

Berkas Soal Final Competitive Programming Tingkat SMA. CompFest Kontributor: Irwan Mulyawan Ricky Suryadharma Verdiyanto Saputra William Gozali

OLIMPIADE SAINS NASIONAL IX

2. Suku-suku sejenis Suku-suku sejenis adalah suku-suku yang mempunyai variabel dan bilangan pangkat dari variabel tersebut sama.

UN SD 2009 Matematika

I Ken Bit Yu. Deskripsi. Format Masukan. Format Keluaran. Contoh Masukan. Time limit: 500 ms. Memory limit: 32 MB

a. 15 b. 18 c. 20 d Diketahui rumus fungsi f(x) = -2x + 5. Nilai f(-4) adalah a. -13 b. -3 c. 3 d Gradien garis -3x - 2y = 7 adalah

Bahan kuliah IF2120 Matematika Diskrit. Himpunan. Oleh: Rinaldi Munir. Program Studi Teknik Informatika STEI - ITB 1

POS LOGIKA I MUDAH. Donita : Saya tidak membunuh Doni. Saya bukan pacar Doni. Saya berada di Bandung selama malam pembunuhan. Raras pembunuhnya.

SOAL MATEMATIKA - SMP

Kompetisi Sains Madrasah 2015 Tingkat Propinsi-Madrasah Tsanawiyah-Matematika NASKAH SOAL BIDANG STUDI : MATEMATIKA TINGKAT : MADRASAH TSANAWIYAH

1. Kompetisi ISPO diselenggarakan rutin setiap tahun sejak Maka pada 2006, adalah penyelenggaraan yang ke- A) 15 B) 16 C) 17 D) 13

TEST SMART I TIM OLIMPIADE MATEMATIKA SD SINGKOLE Hari/Tanggal:

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SEMARANG SMP NEGERI SATU ATAP AMBARAWA LATIHAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012

a. Ruang Sampel dan Titik Sampel Dalam himpunan ruang sampel disebut Semesta S = 1, 2, 3, 4,5, 6

SELEKSI TINGKAT PROPINSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2008 MATEMATIKA SMA BAGIAN PERTAMA

MATA PELAJARAN : Matematika : SMP / MTs. WAKTU PELAKSANAAN : Rabu, 25 April 2012 :

OMITS 12. Soal Babak Penyisihan Olimpiade Matematika ITS (OMITS) Tahun 2012 Tingkat SMP dan Sederajat MATEMATIKA ING NGARSA SUNG TULADHA

A. Bayar atau Kabur. Format Masukan. Format Keluaran. Contoh Masukan

Wardaya College. Tes Simulasi Ujian Nasional SMP Berbasis Komputer. Mata Pelajaran Matematika Tahun Ajaran 2017/2018

BAB V PEMBAHASAN DAN DISKUSI HASIL PENELITIAN. Pada BAB V ini, peneliti akan membahas hasil penelitian dan diskusi hasil

MATA PELAJARAN : Matematika : SMP / MTs. WAKTU PELAKSANAAN : Rabu, 25 April 2012 :

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015 DESKRIPSI SOAL

SMP / MTs Mata Pelajaran : Matematika

MODUL PERKULIAHAN EDISI 1 MATEMATIKA DISKRIT

Problem A Kamus Panda

SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA SLTP TINGKAT KABUPATEN / KOTA 28 JUNI 2005

x x x 2x rata kelas pertama, kedua, dan ketiga masing-msing adalah 7, 8, dan 7

=============================================================

BAB ANGAN. Tujuan Pembelajaran. Pernahkan kamu bermain ular tangga? Ada angka 1, 2, 3 dan seterusnya. Termasuk bilangan apa angka di ular tangga?

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN MGMP MATEMATIKA SMP PROVINSI DKI JAKARTA SMPN... JAKARTA

MATA PELAJARAN : Matematika : SMP / MTs. WAKTU PELAKSANAAN : Rabu, 25 April 2012 :

Solusi dan Penyelesaian. Kombinatorik. (b)

Copyright Hak Cipta dilindungi undang-undang

Combinatorics dan Counting

Transkripsi:

Soal Penyisihan Programming ILPC 016 Time Limit : 1 second Author : Evin Cintiawan A - Dadu Upin dan Ipin lagi-lagi berebut sepotong ayam goreng! Celakanya kakak mereka, Ros, sedang sibuk sehingga tidak bisa membagi ayam goreng tersebut dengan adil. Upin dan Ipin setuju untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara mengocok 7 buah dadu. Setiap dadu berbentuk kubus yang setiap sisinya diberi angka berbeda dari 1 sampai 6. Upin akan bertaruh menggunakan angka N. Jika jumlah mata dadu yang keluar adalah N, maka ayam goreng tersebut akan menjadi milik Upin. Jika jumlah mata dadu yang keluar bukan N, maka ayam goreng tersebut akan menjadi milik Ipin. Upin sangat was was dengan hasil pengocokan dadu tersebut, sehingga dia tidak dapat menghitung peluang menangnya. Bantulah Upin! Pada baris pertama terdapat bilangan bulat T (1 <= T <= 40) banyak kasus uji. Setiap kasus uji terdiri dari satu baris yang berisi bilangan N (7 <= N <= 4) total mata dadu yang ditaruhkan oleh Upin. Untuk setiap kasus uji, output dalam satu baris peluang Upin mendapat total mata dadu sebesar N. Peluang dinyatakan dalam bentuk pecahan A/B yang paling sederhana. Pecahan A/B dikatakan paling sederhana apabila faktor persekutuan terbesar A dan B sama dengan 1. Contoh 7 8 Contoh 1/79936 7/79936

Penjelasan Banyak ruang sampel pelemparan 7 buah dadu bermata 6 adalah 6 7 = 79936. Untuk mendapat total mata dadu N = 7, semua dadu harus menunjukkan angka 1. Untuk mendapat total mata dadu N = 8, salah satu dadu menunjukkan angka dan sisanya menunjukkan angka 1.

B - Koin Time Limit : 1 second Author : Evin Cintiawan Pada bulan Januari 016, John mendapat kesempatan untuk mengunjungi Amerika Serikat. Di salah satu kota di AS, John menemukan sebuah vending machine yang menjual minuman. Setelah beberapa kali melakukan transaksi, John mendapati bahwa vending machine tersebut selalu memberikan kembalian dalam bentuk koin yang bernominal 1$ (1$ = 100 sen), 0 sen, 5 sen atau 1 sen. Tidak hanya itu, vending machine juga memberikan kembalian dengan jumlah koin yang minimal. Sebagai contoh, John membeli sebotol minuman berharga 3.11$ dengan memasukkan uang sebesar 6.67$, maka vending machine tersebut akan mengembalikan 3 buah koin 1$, buah koin 0 sen, 3 buah koin 5 sen dan sebuah koin 1 sen. John tertarik untuk membuat ulang sebuah vending machine seperti itu, dan meminta bantuan Anda sebagai calon penerima hadiah utama ILPC 016 untuk membuat program yang dapat mengeluarkan output berupa jumlah koin minimal yang merupakan uang kembalian dari transaksi vending machine. Pada baris pertama terdapat bilangan bulat T (1 <= T <= 100) banyak kasus uji. Setiap kasus uji terdiri dari satu baris yang berisi bilangan bulat A dan B (1 <= B <= A <= 1000) nominal yang dibayar oleh John dan harga minuman dalam cent. Untuk setiap kasus uji, output dalam satu baris jumlah koin kembalian minimal yang akan diterima John. Contoh 999 111 481 13 Contoh 16 11

Penjelasan Pada kasus pertama, John akan menerima kembalian sebesar 999 111 = 888 sen. John akan menerima 8 buah koin 1$, 4 buah koin 0 sen, sebuah koin 5 sen dan 3 buah koin 1 sen. Pada kasus kedua, John akan menerima kembalian sebesar 481 13 = 358 sen. John akan menerima 3 buah koin 1$, buah koin 0 sen, 3 buah koin 5 sen dan 3 buah koin 1 sen.

C - Lampu Time Limit : 1 second Author : Evin Cintiawan Terdapat N buah lampu yang masing masing diberi nomor secara unik dari 1 sampai N. Mula mula semua lampu dalam keadaan padam. Untuk menyalakan lampu lampu tersebut, digunakan N buah saklar yang juga diberi nomor secara unik dari 1 sampai N. Apabila saklar bernomor x ditekan, maka keadaan lampu yang bernomor kelipatan x akan terpengaruh. Jika mula mula lampu dalam keadaan padam, lampu akan menyala, begitu pula sebaliknya. Jika Anda menekan masing masing saklar sebanyak 1 kali secara berurutan dari saklar 1 sampai N, berapa jumlah lampu yang pada akhirnya dalam kondisi menyala? Contoh: Untuk N = 3, hanya lampu nomor 1 yang dalam keadaan menyala. Penjelasan: Keadaan awal lampu = [padam, padam, padam] Setelah saklar 1 ditekan = [menyala, menyala, menyala] Setelah saklar ditekan = [menyala, padam, menyala] Setelah saklar 3 ditekan = [menyala, padam, padam] Pada baris pertama terdapat bilangan bulat T (1 <= T <= 1000) banyak kasus uji. Setiap kasus uji terdiri dari satu baris yang berisi bilangan bulat N (1 <= N <= 10 6 ) banyak lampu. Untuk setiap kasus uji, output dalam satu baris banyak lampu yang dalam keadaan menyala setelah semua saklar ditekan sekali. Contoh 1 3

Contoh 1 1

D - Alan 3 Time Limit : 1 second Author : Alvin Piter Alan memiliki N orang anak. Semua anaknya membentuk sebuah barisan dari kiri ke kanan. Anak-anak dinomori secara berurut dari 1 sampai N, anak paling kiri diberi nomor 1 dan anak paling kanan diberi nomor N. Alan akan menanyakan Q pertanyaan kepada Anda. Setiap pertanyaan berbunyi seperti ini: Berapakah jumlah tinggi anak-anak yang memiliki nomor L sampai nomor R? Pada baris pertama terdapat bilangan bulat N (1 <= N <= 10 5 ) banyak anak Alan. Baris kedua berisi N bilangan bulat Hi (1 <= Hi <= 10 9 ) tinggi anak ke-i (1 <= i <= N). Baris ketiga berisi bilangan bulat Q (1 <= Q <= 10 5 ) banyak pertanyaan Alan. Q baris berikutnya masing masing berisi dua bilangan bulat L dan R (1 <= L <= R <= 10 5 ). Untuk setiap pertanyaan, output dalam satu baris jumlah tinggi anak nomor L sampai nomor R. Contoh 5 1 3 4 5 3 1 1 5 Contoh 3

15 Penjelasan Alan memiliki 3 orang anak yang masing masing tingginya 1,,3,4 dan 5 satuan. Alan menanyakan 3 pertanyaan. Jumlah tinggi anak nomor 1 sampai adalah 1 + = 3 satuan. Jumlah tinggi anak nomor sampai adalah satuan. Jumlah tinggi anak nomor 1 sampai 5 adalah 1 + + 3 + 4 + 5 = 15 satuan.

E - Sheldon Time Limit : 1 second Author : Alvin Piter Sheldon akan menghadapi Ujian Akhir Nasional bidang matematika hari ini. Terdapat sebanyak N soal yang harus dikerjakan dalam waktu W menit. Karena Sheldon telah belajar dengan sangat giat, dia dapat mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan setiap soal dengan benar. Meskipun demikian, Sheldon terkadang bingung harus mengerjakan soal yang mana terlebih dahulu. Jika setiap soal yang dikerjakan dengan benar mendapat 1 poin, berapakah poin maksimal yang dapat diperoleh Sheldon? Pada baris pertama terdapat bilangan bulat T (1 <= T <= 10) - banyak kasus uji. Setiap kasus uji terdiri dari baris. Baris pertama adalah bilangan bulat N (1 <= N <= 100) dan W (1 <= W <= 10000) - banyak soal dan batas waktu pengerjaan. Baris berikutnya terdapat N buah bilangan bulat Ti (1 <= Ti <= 100) - waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan soal ke-i (1 <= i <= N). Untuk setiap kasus, output dalam satu baris sebuah bilangan yang menyatakan poin maksimal yang dapat diperoleh Sheldon. Contoh 4 10 1 4 3 4 7 4 3 4 Contoh 4 Penjelasan

Pada kasus uji pertama terdapat 4 soal yang harus dikerjakan dalam 10 menit. Sheldon dapat menyelesaikan semua soal dalam waktu 1 + 4 + + 3 = 10 menit. Total nilai yang diperoleh adalah 4. Pada kasus uji kedua terdapat 4 soal yang harus dikerjakan dalam 7 menit. Sheldon dapat mengerjakan soal ke- dan soal ke-4 dalam 6 menit. Total nilai yang diperoleh adalah poin.

F - Gym Time Limit : 1 second Author : Alvin Piter Di tahun 016 Megan ingin memulai kebiasaan hidup sehat. Langkah pertama yang dia lakukan adalah berlangganan di salah satu gym dekat rumahnya. Salah satu masalah yang dihadapi Megan di gym adalah bagaimana cara membagi beban secara tepat. Megan ingin membagi beban beban yang tersedia menjadi dua bagian. Bagian pertama akan digunakan untuk melatih otot tangan kanan, sedangkan bagian kedua untuk melatih otot tangan kiri. Bantulah Megan menghitung selisih berat beban minimal untuk tangan kiri dan kanannya. Pada baris pertama terdapat bilangan bulat T (1 <= T <= 50) banyak kasus uji. Setiap kasus uji terdiri dari dua baris. Baris pertama adalah bilangan bulat N ( <= N <= 0) banyak beban yang tersedia. Pada baris kedua terdapat N bilangan bulat Wi (1 <= Wi <= 100) berat beban kei (1 <= i <= N). Untuk setiap kasus uji, output dalam satu baris bilangan yang menyatakan selisih berat beban minimal untuk tangan kiri dan kanan Megan. Contoh 1 3 1 3 Contoh 0 Penjelasan Terdapat 3 beban dengan berat masing masing 1 satuan, satuan dan 3 satuan. Megan dapat mengangkat beban 3 di tangan kiri dan beban 1 dan di tangan kanan. Tangan kiri dan kanan masing masing memiliki total berat 3 satuan, sehingga selisihnya adalah 0.

Time Limit : 1 second Author : Alvin Piter G - Stewie dan Palindrom Stewie adalah seorang balita jenius berusia 1 tahun dari pasangan Peter dan Lois Griffin. Meskipun usianya masih 1 tahun, Stewie sudah membuat banyak penemuan yang dapat mengubah dunia. Beberapa penemuannya yang paling terkenal antara lain adalah Mind Control Device, Freeze Gun, dan Particle Transportation Device. Saat ini Stewie ingin membuat sebuah alat yang dapat membuat palindrom dari suatu kata dengan cara mengubah susunan huruf pada kata tersebut. Palindrom adalah sebuah kata yang dapat dibaca dengan sama baik dari depan maupun belakang, contohnya: TAAT, ANNA,dll. Stewie sadar tidak semua kata dapat diubah menjadi palindrom. Bantulah Stewie menentukan apakah suatu kata dapat diubah menjadi palindrom atau tidak. Pada baris pertama terdapat bilangan bulat T (1 <= T <= 100) banyak kasus uji. Setiap kasus uji terdiri dari satu baris yang berisi kata yang dimiliki Stewie. Dijamin kata ini hanya terdiri dari huruf alfabet kapital (A..Z). Panjang kata berada pada rentang 1 sampai 1000. Untuk setiap kasus uji, output dalam satu baris angka 1 (tanpa tanda petik) jika Stewie dapat membuat palindrom dari kata tersebut, dan angka 0 (tanpa tanda petik) jika Stewie tidak dapat membuat palindrom dari kata tersebut. Contoh MAMA ABC Contoh 1 0 Penjelasan

Untuk kasus pertama, Stewie dapat mengubah kata "MAMA" menjadi palindrom MAAM atau AMMA. Untuk kasus kedua, Stewie tidak dapat membuat palindrom dari kata "ABC".