Analisis Multivariat

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 LANDASAN TEORI

MODUL TERAPAN ANALISIS DATA MULTIVARIAT KONSEP DAN APLIKASI REGRESI LINEAR GANDA OLEH

REGRESI LINIER GANDA. Fitriani Agustina, Math, UPI

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus pada McDonald s Kelapa Dua Depok)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi

BAB III METODE PENELITIAN. dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner dengan

Pengaruh Media Iklan, Kepercayaan, Kesesuaian Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Toko Online Zalora

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB III METODE PENELITIAN. obyek penelitian adalah para pengguna software akuntansi pada perusahaanperusahaan

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Yaitu data yang diperoleh langsung dari responden. Responden dari. data ini dianalisa. Data tersebut antara lain :

BAB 4 ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN. Penggunaan analisis statistik deskriptif untuk memberikan gambaran data yang akan

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dari penelitian ini adalah CV.Nusaena Konveksi yang beralamat di

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS. Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai data-data deskriptif yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

ANALISIS MULTIVARIAT BAB II

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun Pengambilan sampel

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode ini disebut metode kuantitatif

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada website Bank Indonesia ( Bank

BAB IV. Tabel 4.1. dan Pendapatan Bagi Hasil. Descriptive Statistics. Pembiayaan_Mudharabah E6 4.59E E E9

Analisis desain Kasus Kontrol dan Eksperimen. Sri Poedji Hastoety Djaiman Badan Litbangkes-Kemenkes RI

BAB IV ANALISIS DATA. tingkat kebenaran hipotesis penelitian yang telah dirumuskan. Dalam analisis data

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. independent yaitu dana pihak ketiga, tingkat suku bunga SBI, tingkat Non

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

ANALISIS PENGARUH PRODUK, HARGA, PROMOSI DAN TEMPAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RESTORAN RICHEESE FACTORY CABANG DEPOK KELAPA DUA

BAB VI PENUTUP. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelompok rujukan terhadap

BAB IV PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMP NEGERI 01 PEMALANG

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

Uji statistik multivariat digunakan untuk menguji

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi,

BAB III METODE PENELITIAN. digambarkan lewat angka simbol, kode dan lain-lain. Data itu perlu dikelompokkelompokkan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 2 LANDASAN TEORI. Analisis regresi merupakan bentuk analisis hubungan antara variabel prediktor

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Maret sampai Juni 2014 dan

hasil yang konsisten. Reliabilitas instrumen dalam hal ini diuji dengan menggunakan

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: suatu keputusan pembelian.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Data kuantitatif adalah data yang diukur dalam suatu skala numerik atau

BAB III METODE PENELITIAN. Pekanbaru - Riau. Dan yang menjadi objek penelitian yaitu pimpinan dan pegawai dari

BAB III METODE PENELITIAN. logika matematika dan membuat generalisasi atas rata-rata.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan 125 responden untuk menjelaskan pengaruh

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji

BAB III METODE PENELITIAN. Kantor Regional XII Jl. Hang Tuah Ujung No. 148, Pekanbaru - Riau

BAB 4 HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Berdasarkan hasil analisis data dari sampel yang diambil yaitu 140

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

Diana Nainggolan

BAB V HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. website, uji validitas dan reabilitas, uji asumsi, analisis regresi linear berganda.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENGUJIAN. dikumpulkan, dan pembahasan dari hasil penelitian data tersebut. Bagian yang akan

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul

BAB I Pendahuluan. 1. Mengetahui pengertian penelitian metode regresi. 2. Mengetahui contoh pengolahan data menggunakan metode regresi.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

KORELASI. Alat hitung koefisien korelasi Pearson (data kuantitatif dan berskala rasio) Kendall, Spearman (data kualitatif dan berskala ordinal)

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. sampel auditor internal pada perusahaan perusahaan tersebut. Penelitian

PENGAUH KUALITAS PRODUK, HARGA, CITRA MEREK DAN DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL JENIS MPV MEREK TOYOTA. Risnandar

Tiara Puri Yasinta Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dari tiga variabel independen yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing

BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek / sumber

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Survey dilakukan dengan menyebar kuesioner sebanyak 277 untuk bagian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia. Salam Sari dapat dilihat pada tabel 3.1 adalah sebagai berikut :

BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Responden dari penelitian ini adalah mahasiswa STAIN Pekalongan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti

BAB II. REGRESI LINIER BERGANDA DENGAN VARIABEL DUMMY

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian ini di lakukan dikantor Dinas Pendapatan Pengelolaan

BAB III METODE PENELITIAN. jalan Prof.M.Yamin,SH Bangkinang. Sementara waktu penelitian dilakukan

BAB III OBJEK / DESAIN PENELITIAN. 10 besar CGPI dan juga terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ada tiga kriteria yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

Transkripsi:

Analisis Multivariat Analisis multivariat adalah teknik yang digunakan untuk melihat hubungan antara dua set variabel. Dua set variabel dapat terdiri dari: (1) satu set variabel akibat (dependent variable) dengan satu set variabel prediktor (independent variable); (2) dua set variabel keseluruhan tanpa membedakan akibat dan prediktornya. Analisis multivariat yang digunakan untuk menilai hubungan satu set variabel akibat dengan satu set variabel prediktor disebut dengan metode dependensi. Analisis multivariat yang digunakan untuk menilai dimensi struktur data, tanpa membedakan akibat dan prediktor dikenal sebagai metode interdependensi. Teknik analisis multivariat yang dipilih didasarkan pada: (1) Skala variabel: numerik atau kategorik (2) Membedakan variabel akibat dan prediktor, atau tidak membedakan. (3) Melibatkan: satu variabel akibat, atau lebih dari satu variabel akibat Metode dependensi digunakan untuk melihat secara simultan hubungan variabel prediktor dengan variabel akibatnya. X4 Y X5 Metode interdependensi digunakan untuk melihat dimensi struktur data (underlying structure). X7 X8 X4 X9 X5 X6 0 1 1

Analisis Multivariat Metode Dependensi Metode Interdependensi Satu variabel akibat Dua atau lebih variabel akibat Numerik Kategorik Numerik Kategorik Numerik Kategorik Regresi linier Anova Ancova Diskriminan Regresi logistik Manova Kanonik Metric Multi- Dimensional Scaling Nonmetric Multi- Dimensional Scaling PCA FA Cluster Log linier Waktu Regresi Cox 2

Pemodelan Satu hal yang penting dalam analisis multivariat adalah bagaimana memilih variabel independen sehingga terbentuklah sebuah model yang paling sesuai menjelaskan/menggambarkan variabel dependen yang sesungguhnya dalam populasi. Dalam pembuatan model seringkali dijumpai pandangan yang kurang tepat yaitu memasukkan semua/sebanyak mungkin variabel independen ke dalam model. Alasannya dengan memasukkan sebanyak mungkin variabel independen ke dalam model maka variabel dependen diharapkan dapat diprediksi/diestimasi dengan sempurna. Penambahan variabel independen tidak selalu meningkatkan kemampuan prediksi/estimasi variabel independen terhadap variabel dependen, sebab makin banyak variabel independen (lebihlebih variabel yang tidak relevan) mengakibatkan makin besarnya nilai standard error. Di samping itu model dengan banyak variabel seringkali malah menyulitkan dalam interpretasi. Pada prinsipnya pemodelan dapat digunakan dalam dua hal: a. model prediksi, dengan tujuan untuk memperoleh model yang terdiri dari beberapa variabel independen yang dianggap terbaik untuk memprediksi kejadian variabel dependen. Pada pemodelan ini semua variabel independen dianggap penting. Bentuk kerangka konsepnya: Y b. model estimasi, dengan tujuan mengestimasi secara valid hubungan satu variabel independen utama dengan variabel dependen dengan mengontrol beberapa variabel konfounding. Bentuk kerangka konsepnya: Y X4 Langkah-langkah pemodelan a. Lakukan analisis bivariat untuk menentukan variabel yang menjdai kandidat model. Masing-masing variabel independen dihubungkan dengan variabel dependen (analisis bivariat). Bila hasil uji pada analisis bivariat mempunyai nilai p < 0,25 maka variabel tersebut masuk dalam model multivariat. 3

b. Lakukan analisis secara bersamaan. Ada beberapa metode untuk melakukan pemilihan variabel independen dalam analisis multivariat, yaitu: a. ENTER, memasukkan semua variabel independen dengan serentak satu langkah, tanpa melewati kriteria kemaknaan statistik tertentu. b. FORWARD, memasukkan satu per satu variabel independen hasil pengkorelasian variabel dan memenuhi kriteria kemaknaan statistik untuk masuk dalam model, sampai semua variabel yang memenuhi kriteria tersebut masuk dalam model. Variabel yang masuk pertama kali adalah variabel yang mempunyai nilai p paling kecil. c. BACKWARD, memasukkan semua variabel ke dalam model tetapi kemudian satu per satu variabel independen dikeluarkan dari model berdasarkan kriteria kemaknaan statistik tertentu. Variabel yang pertama kali dikeluarkan adalah variabel yang mempunyai nilai p paling besar. d. STEPWISE, merupakan kombinasi antara metode backward dan forward. Dimulai dari tanpa variabel sama sekali di dalam model, lalu satu per satu variabel dimasukkan ke dalam model dan dikeluarkan dari model dengan kriteria tertentu. e. REMOVE, mengeluarkan semua variabel independen dengan serentak satu langkah tanpa melewati kriteria kemaknaan statistik tertentu. c. Pengujian adanya kolinearitas. Kolinearitas terjadi bila antar variabel independen terjadi saling hubungan yang kuat (r > 0,8). d. Pengujian interaksi. Interaksi merupakan keadaan dimana hubungan antara satu variabel independen dengan dependen berbeda menurut tingkat variabel independen yang lain. Jika ditemukan adanya interaksi antar variabel independen, maka nilai koefisien harus dilaporkan secara terpisah menurut strata dari variabel tersebut. e. Pemeriksaan konfounding, dengan cara mengeluarkan variabel konfounding satu per satu dimulai dari variabel yang memiliki nilai p terbesar. Bila setelah dikeluarkan diperoleh selisih koefisien antara sebelum dan sesudah variabel konfounding dikeluarkan lebih besar dari 10% maka variabel tersebut dinyatakan sebagai konfounding dan harus tetap dalam model. 4

Melakukan diagnostik regresi linier a. Melakukan pengujian terhadap kelima asumsi. b. Melakukan pengujian adanya kolinearitas. Kolinearitas terjadi bila antar variabel independen terjadi saling hubungan yang kuat. Untuk mengetahui dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi r. Bila nilai r > 0,8 maka terjadi kolinearitas. Selain itu dapat diketahui dari nilai VIF atau tolerance. Bila nilai VIF > 10 atau tolerance sekitar 1 maka model terjadi kolinearitas. c. Melakukan analisis interaksi. Setelah memperoleh model yang memuat variabel-variabel penting, maka langkah selanjutnya adalah memeriksa adanya interaksi antar variabel independen. Interaksi merupakan keadaan dimana hubungan antara satu variabel independen dengan dependen berbeda menurut tingkat variabel independen yang lain. d. Penilaian reliabilitas model. Model regresi yang sudah terpilih perlu dicek reliabilitasnya dengan cara membagi (split) sampel ke dalam dua kelompok. Untuk masing-masing sampel dibuat model dengan variabel yang sama, kemudian bandingkan antara model 1 dan model 2, bila hasilnya sama/hampir sama maka model regresi reliabel. Bila model reliabel maka seluruh sampel dapat digunakan untuk pembuatan model. 5

ANALISIS REGRESI LINIER GANDA Asumsi yang digunakan dalam regresi linier ganda disingkat dengan HEILGauss, sebagai berikut: a. Homocedasticity: varian nilai variabel Y sama untuk semua nilai X. Homocedasticity dapat diketahui dengan melakukan pembuatan plot residual. Bila titik sebaran tidak berpola tertentu dan menyebar merata di sekitar garis titik nol residual maka dapat disebut varian homogen pada setiap nilai X. b. Eksistensi (variabel random): untuk setiap nilai variabel X, variabel Y adalah variabel random yang mempunyai mean dan varian tertentu. Asumsi ini berkaitan dengan teknik pengambilan sampel. Asumsi eksistensi dilihat dari nilai variabel residual model, bila residual menunjukkan adanya nilai mean dan sebaran maka asumsi terpenuhi. c. Independensi: suatu keadaan dimana masing-masing nilai Y bebas satu sama lain. Jadi nilai dari tiap-tiap individu saling berdiri sendiri. Asumsi inidilihat dari nilai uji Durbin Watson, bila nilai Durbin Watson antara -2 s/d +2 berarti asumsi independensi terpenuhi. d. Liniaritas: nilai mean dari variabel Y untuk suatu kombinasi dari,,..., Xk terletak pada garis/bidang linier yang dibentuk dari persamaan regresi. Untuk mengetahui asumsi liniaritas dapat diketahui dari uji Anova (overall F test). Bila hasilnya signifikan maka model berbentuk linier. e. Gauss = normalitas: variabel Y mempunyai distribusi normal untuk setiap pengamatan variabel X. Dapat diketahui dari Normal P-P Plot residual. Bila data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonalnya, maka asumsi normalitas terpenuhi. 6