PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIKA UNTUK DATA ATRIBUT KULIAH 7-8

dokumen-dokumen yang mirip
PETA KENDALI ATRIBUT. 9 Pengendalian Kualitas. Semester Genap 2017/2018

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel

PETA KENDALI ATRIBUT. 6 Pengendalian Kualitas

Pengendalian Kualitas Statistik untuk Data Atribut

PETA KENDALI ATRIBUT. 6 Pengendalian Kualitas

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

CONTROL CHARTS UNTUK DATA ATRIBUT. Lely Riawati, ST., MT

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE CONTROL CHART. sebagai metode grafik yang di gunakan untuk mengevaluasi apakah suatu proses

BAB III METODE PENELITIAN

3. BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PERBANDINGAN PETA KENDALI ATRIBUT DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DI PT ARIKA KHARISMA AGUNG. Muhlis M. Asri, Annisa, Muh.

III Control chart for variables. Pengendalian Kualitas TIN-212

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN. Tabel 3.1 Desain Penelitian. Jenis dan Metode. Penelitian. kasus. kasus. kasus

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT. Agronesia Divisi Industri Plastik

BAB III METODE PENELITIAN. Sampel merupakan sebagian anggota dari populasi yang dipilih dengan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

Danang Triagus Setiyawan ST. MT

Prosedur untuk Memonitor Proses dengan Proporsi Kecacatan yang Rendah

KULIAH 4-6 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIKA UNTUK DATA VARIABEL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. statistik, secara singkat akan diuraikan asal mula perangkat-perangkat tersebut.

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB 3 METODE PENELITIAN

3 METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 3.2 Bahan dan Alat 3.3 Metode Penelitian

BAB 4 PEMBAHASAN DAN ANALISIS DATA

Bab I. Pendahuluan. menghasilkan barang dan jasa dengan biaya yang serendah-rendahnya untuk

Peta Pengendali untuk Banyaknya Kesalahan dalam Satu December Unit Produk 23, C-Chart / 10

BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 4 PEMBAHASAN DAN ANALISIS DATA

PETA PENGENDALI UNTUK UNIT INDIVIDU PRESENTASI PENGENDALIAN KUALITAS

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha

BAB III METODE PENELITIAN. dan juga produk jadi Crude Palm Oil (CPO) PT Kalimantan Sanggar Pusaka

DAFTAR PUSTAKA KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...

BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH

MODUL 5 PETA KENDALI CUSUM & EWMA

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. PT. Citra Tunas Baru Gramindo adalah sebuah perusahaan garmen yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

2. Pengawasan atas barang hasil yang telah diselesaikan. proses, tetapi hal ini tidak dapat menjamin bahwa tidak ada hasil yang

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BAKERY BOX MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (STUDI KASUS PT. X)

PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE STATISTIK PADA PRODUK KACA LEMBARAN DI PT. MULIA GALSS FLOAT DIVISION

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. Dewasa ini perkembangan perekonomian Indonesia berada pada tingkat

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 4 PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. HALAMAN PENGSAHAN... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR GAMBAR... ix. DAFTAR TABEL...

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. B. Rumusan masalah Bagaimana cara pengendalian kualitas proses statistik pada data variabel.

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB III BAHAN DAN METODE

BAB V ANALISA PEMBAHASAN. metode peta kendali P di atas, maka diperoleh hasil dari data yang telah diproses

ANALISIS KUALITAS DAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN PRODUK DI PT. KATWARA ROTAN GRESIK

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan kemajuan teknologi, pertumbuhan industri berkembang

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III. PETA KENDALI KUALITAS MULTIVARIAT Z-chart UNTUK PROSES AUTOKORELASI. Salah satu fungsi dari pengendalian kualitas statistik adalah mengurangi

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS

BAB V HASIL DAN ANALISA

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SEPATU DAN SANDAL WANITA DENGAN METODE SPC (STATISTICAL PROCESS CONTROL) PADA PT.

PEMODELAN KUALITAS PROSES

BAB II LANDASAN TEORI

Pengendalian Kualitas

BAGAN KENDALI (CONTROL CHART)

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II PEMBAHASAN Pengertian Kualitas Statistik

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian akan dilakukan di PT. Corona Printing Asia yang berlokasi di Jl. Manis 2

PERAN STATISTIKA DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN INDUSTRI Pengendalian Mutu dengan Bantuan Statistika

METODOLOGI 3.1 Kerangka Pemikiran 3.2 Metode Pengumpulan Data

ANALISIS GRAFIK KENDALI np YANG DISTANDARISASI UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS DALAM PROSES PENDEK

V. HASIL DA PEMBAHASA

deduktif. Kajian induktif adalah kajian pustaka yang bermakna untuk menjaga

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

PENGEMBANGAN BAGAN KENDALI MUTU UNTUK KOMPOSISI. simplex-lattice adalah (q+ m-1)!/(m!(q-1)!) (Cornell 1990).

3 METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian 3.2 Metode Penelitian 3.3 Pengumpulan Data Pengumpulan data primer

BAB I PENDAHULUAN. atau kualitas. Dalam dunia industri, kualitas barang yang dihasilkan merupakan

Analisis Kualitas Tenun Sarung Menggunakan Metode Statistical Quality Control Di PT. PTI Pekalongan

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGENDALIAN MUTU PRODUK DENGAN METODE STATISTIK

Transkripsi:

PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIKA UNTUK DATA ATRIBUT KULIAH 7-8

Kompetensi Mampu menyusun dan menerapkan berbagai jenis grafik pengendali kualitas proses statistika untuk data atribut guna mendiagnosa masalah kualitas serta mendeteksi sumber-sumber gangguan yang bersifat umum yang berkaitan dengan data atribut.

Materi Peta kendali p Peta kendali np Peta kendali c Peta kendali u

Motivasi dan Latar Belakang Telah dipelajar penyusunan peta kendali rata-rata dan jarak sebagai alat yang ampuh dalam mendiagnosa persoalan mutu dan mendeteksi gangguan yang bersifat rutin dan umum. Peta kendali rata-rata dan jarak hanya dapat digunakan untuk karakteristik mutu yang terukur. Banyak karakteristik mutu yang hanya dapat diamati sebagai atribut, yaitu dengan menggolongkan ke dalam satu dari dua kelas: sesuai atau tidak sesuai dengan spesifikasi. Diperlukan peta kendali yang dapat digunakan untuk data atribut. Beberapa peta kendali untuk data atribut antara lain: - Peta kendali p - Peta kendali np - Peta kendali c - Peta kendali u

Peta Kendali p Peta kendali p merupakan peta kendali serbaguna dan paling banyak digunakan. Peta kendali p digunakan untuk rasio bagian yang ditolak karena tidak memenuhi spesifikasi atau cacat. P didefinisikan sebagai rasio dari banyaknya barang yang ditolak terhadap total barang yang diperiksa. Batas-batas kendali untuk peta kendali p untuk subgroup ke-i adalah: UCL LCL p p p p + 3 3 p(1 n i p(1 n i p) p)

Contoh Peta Kendali p No. Ukuran Jumlah Proporsi Batch Batch rusak Kerusakan 1 100 10 0,100 2 100 8 0,080 3 125 9 0,072 4 95 22 0,232 5 100 7 0,070 6 100 7 0,070 7 125 7 0,056 8 110 8 0,072 9 90 7 0,078 10 100 7 0,070

Grafik Peta Kendali p

Peta Kendali np Pemilihan peta kendali atribut sering kali didasarkan pada kemudahan dalam menafsirkan hasilnya. Peta kendali p dipilih jika jumlah yang diperiksa beragam dan statistik yang menarik perhatian adalah bagian yang ditolak/tak sesuai. Peta kendali p menunjukkan proporsi/bagian yang ditolak bukan jumlah aktual yang ditolak. Jika jumlah aktual yang ditolak ditebar, garis pusat pada bagian tersebut akan perlu diubah untuk setiap perubahan ukuran subgroup. Jika ukuran subgroup konstan, dapat digunakan bagan untuk jumlah aktual yang ditolak, yaitu np. Batas-batas kendali untuk np adalah: UCL np n p + 3 n p(1 p) LCL np n p 3 n p(1 p)

Misal dimiliki data jumlah unit yang ditolak dari subgroup yang masing-masing berukuran 200 sebagai berikut: Contoh Peta Kendali np No. Ukuran subgroup (n) Jumlah ditolak (np) 1 200 23 2 200 15 3 200 17 4 200 15 5 200 41 6 200 0 7 200 25 8 200 31 9 200 29 10 200 0 11 200 8 12 200 16

Batas-batas kendali np Maka n p 220 12 18,3 p 220 2400 0,0917 UCL np 18,3 + 3 (200)(0,0917)(0,9083 30,5 LCL np 18,3 3 (200)(0,0917)(0,9083 6,1

Peta Kendali np Gambar Grafik Peta Kendali np

Contoh Peta Kendali np Meskipun demikian, peta kendali np juga dapat digunakan untuk ukuran subgroup yang tidak sama seperti contoh berikut: No. Batc h Ukuran Batch Jumlah Kerusaka n 1 100 10 2 100 8 3 125 9 4 95 22 5 100 7 6 100 7 7 125 7 8 110 8 9 90 7 10 100 7

Peta Kendali np Gambar Grafik Peta Kendali np untuk ukuran subgroup berbeda

Latihan Susunlah Peta kendali p untuk data hasil pemeriksaan komponen listrik berikut: Tgl. Pemeri ksaan Jumlah yang diperiksa Jumlah yang ditolak Tgl. Pemeri ksaan Jumlah yang diperiksa Jumlah yang ditolak 6-Jun 3350 31 19-Jun 3052 8 7-Jun 3354 113 20-Jun 3477 27 8-Jun 1509 28 21-Jun 4051 44 9-Jun 2190 20 22-Jun 3042 70 11-Jun 2678 33 23-Jun 1623 12 12-Jun 2252 68 25-Jun 915 9 13-Jun 4641 339 26-Jun 1644 1 14-Jun 3782 12 27-Jun 1572 22 15-Jun 2993 3 28-Jun 1961 3 16-Jun 3382 17 29-Jun 2440 3 18-Jun 3694 14 30-Jun 2086 1

Peta Kendali c dan u Peta kendali p dan np digunakan untuk pengendalian barang-barang yang ditolak. Jika dalam pemeriksaan diteliti ketidaksesuaiannya, maka digunakan peta kendali c dan u. Istilah tidak sesuai bisa berarti cacat atau gagal memenuhi satu atau lebih spesifikasi yang ditetapkan. Setiap barang yang tidak sesuai berisai satu atau lebih ketidaksesuaian. Peta kendali c digunakan untuk pengendalian jumlah item yang tidak sesuai dalam suatu subgroup. Peta kendali u digunakan untuk pengendalian proporsi yang tidak sesuai di dalam subgroup. Peta kendali c dan u disarankan untuk digunakan jika masing-masing unit mungkin memuat lebih dari satu kriteria ketidaksesuaian

Peta Kendali c Peta kendali cdigunakan untyuk sejumlah ketidaksesuaian dalam subgroup berukuran konstan. Setiap subgroup biasanya merupakan barang tunggal Beberapa Contoh: - c menyatakan jumlah paku keling yang tak sesuai pada sayap pesawat terbang - c menyatakan jumlah ketaksempurnaan permukaan pada satu monitor komputer yang diteliti - dsb.

Batas-batas kendali untuk c Batas-batas kendali untuk c diberikan oleh: UCL c c + 3 c LCL c c 3 c

Contoh Peta Kendali c Misal jumlah paku keling yang tidak sesuai pada badan pesawat terbang yang diproduksi diberikan oleh data berikut: 1 201 7 218 4 235 14 2 202 6 219 13 236 18 3 203 6 220 7 237 11 4 204 7 221 8 238 11 5 205 4 222 15 239 11 6 206 7 223 6 240 8 7 207 8 224 6 241 10 8 208 12 225 10 242 8 9 209 9 226 7 243 7 10 210 9 227 13 244 16 11 211 8 228 4 245 13 12 212 5 229 5 246 12 13 213 5 230 9 247 9 14 214 9 231 3 248 11 15 215 8 232 4 249 11 16 216 15 233 6 250 8 17 217 6 234 7

Contoh Peta Kendali c Gambar Peta kendali c untuk jumlah ketaksesuaian

Contoh lain Data pemeriksaan terhadap 10 bush monitor komputer kerja ulang (refurbished) ditunjukkan oleh prosentase goresan sebagai berikut: Monitor Banyak Goresan [%] 1 1% 2 2% 3 1% 4 4% 5 1% 6 2% 7 2% 8 1% 9 3% 10 2%

Peta kendali untuk c adalah:

Peta Kendali u Peta kendali c digunakan untuk jumlah ketaksesuaian per subgroup dengan ukuran konstan Untuk menyusun peta kendali rata-rata ketasesuaian per unit di dalam subgroup dengan ukuran tidak sama, digunakan peta kendali u.

Contoh Peta kendali u Misal dilakukan pemeriksaan terhadap kerusakan 10 monitor produk ulang yang meliputi jumlah goresan pada tabung, badan monitor, kerusakan kabel, komponen elektronik, dan meja penyangganya. Diperoleh data sebagai berikut: No.Tes Tabung tergores Badan monitor Kabel Komponen Elektronik Meja penyangga Total cacat Ratarata (u) 1 0 0 1 1 0 2 0,4 2 1 0 0 1 1 3 0,6 3 0 0 0 0 1 1 0,2 4 0 0 0 0 0 0 0 5 0 1 0 0 1 2 0,4 6 0 0 0 0 0 0 0 7 1 0 0 0 0 0 0 8 1 2 0 3 0 6 1,2 9 2 0 1 2 0 5 1 10 1 0 0 2 0 3 0,6

Batas-batas kendalinya adalah Batas-batas kendali u UCL u u + 3 u n i Dimana LCL u u 3 u n i u jumlah ketaksesuaian jumlah unit yang diperiksa n i jumlah unit yang diperiksa

Batas-batas kendali u Pada contoh di atas: u (0,4+0,6+ +0,6)/10 0,44 UCL u 0,44 + 3 0,44 0.44 + 3(0,66) 2,43 LCL u u 3 0,44 0

Peta Kendali u Gambar Peta Kendali u

Latihan Susunlah peta kendali u terhadap data ketaksesuaian yang diamati pada subperakitan pesawat terbang berikut: Tanggal Giliran Kerja Ketaksesuaian yang diamati Unit yang diproduksi 9-Jun D 13 6,0 S 12 4,3 G 7 2,9 11-Jun D 19 5,5 S 14 4,4 G 9 2,0 12-Jun D 18 5,5 S 13 4,0 G 6 2,0 13-Jun D 24 6,1 S 15 4,9 G 6 2,9 14-Jun D 16 6,6 S 11 4,1 G 20 2,5 15-Jun D 16 4,3 S 29 4,2 G 3 2,2 16-Jun D 21 6,1 S 20 4,2 G 2 1,8 17-Jun D 14 2,9 S 10 1,9 G 3 1,0