Modul Implementasi PowerPoint dalam Pembelajaran

dokumen-dokumen yang mirip
NOTA TAMBAHAN POWERPOINT

mengambil rancangan desain dari template yang ada. mengambil rancangan dan struktur slide dari wizard yang ada.

Program Diklat : Power point Waktu : Penyusun : Asep Wahyudin, ST., M.Ed. Yayan Yanuar Rahman, M.Ed.

A. MENAMBAHKAN TRANSISI SLIDE

A. ANIMASI SLIDE DENGAN MICROSOFT POWERPOINT

KKPI (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi)

MODUL MICRSOFT OFFICE POWER POINT

Mempersiapkan Presentasi Profil Perusahaan

tampilan 1 ke tampilan 2

BAB I Mengenal Ms. PowerPoint 2007

Mengenal PowerPoint 2007

MICROSOFT POWERPOINT

MICROSOFT OFFICE POWERPOINT

MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2007

MICROSOFT POWERPOINT. Pendahuluan

Flash Case on Text Animation

Microsoft PowerPoint 2003

OpenOffice. Impress. Kelompok II. Dwi Rizki Lailatul Q (06) Eka Rahma Virly A (07) Fajar Maulana F (08) Fany Gresta N (09) Fardah Zahara (10)

MENGENAL MS. OFFICE POWER POINT 2007

Microsoft Power Point 2007 Oleh : Sugeng, S.Kom

I. KEGIATAN BELAJAR 1

MODUL Microsoft PowerPoint 2007/2010/2016. Oleh : Agus Arwani, M.Ag.

MICROSOFT POWERPOINT

Six: Pembuat Presentasi. Point of View. KETRAMPILAN KOMPUTER by: Ahmad Syauqi Ahsan

MODUL BAHAN AJAR Semua Program Keahlian KATA PENGANTAR

WORKSHOP DAN PELATIHAN POWER POINT: SUATU MEDIA PENUNJANG PRESENTASI PEMBELAJARAN DI SMU DALAM RANGKA IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

PENGANTAR PERANGKAT LUNAK PROGRAM PRESENTASI (6 jam)

Media Pembelajaran dan Pemanfaatan ICT

MODUL MENGENAL PROGRAM PENGOLAH ANGKA. Oleh: Dian C. Rusliadi. Web:

Power Point - 02 TEKNIK Ilmu Komputer

Flash Case on Masking Animation

MODUL- 09 Mengoperasikan Software Presentasi [SWR.OPR.106.(1).A. Pemelajaran. Microsoft Power Point Dasar-dasar Software Presentasi.

Tutorial Software Lecture Maker

MEMBUAT SLIDE PRESENTASI YANG MENARIK

I. PENGENALAN MICROSOFT POWER POINT. A. Membuka Aplikasi Microsoft Power Point

Modul Implementasi PowerPoint dalam Pembelajaran. Muhammad Adri

Paket Aplikasi : Microsoft Office Power Point

Microsoft Power Point 2003

MODUL-06 Mengoperasikan Perangkat Lunak Presentasi [TIK.OP ]

merge to new document

Topik : Internet Connection

MENGENAL POWER POINT

BAB V MICROSOFT POWERPOINT

PENGABDIAN MASYARAKAT AMIK BINA SARANA INFORMATIKA JATIWARINGIN

SOAL ULANGAN UMUM BERSAMA

WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS

No Jenis Aplikasi Pengolah Kata Kegunaan

MICROSOFT POWER POINT

Handout Pelatihan Kingsoft Office 2012

Microsoft Power Point 2007

BAB 7 OPEN OFFICE.ORG IMPRESS

Basic Animation Flash Framework Htpp://muhammadadri.net/

Presentasi dengan Microsoft Power Point

Bab 1 Membuat dan Menyimpan Dokumen Sederhana 1 1

Mukhamad Murdiono FISE-UNY

MODUL MICROSOFT OFFICE POWERPOINT 2010 KKL STMIK AMIKOM PURWOKERTO

1. Tentang Ms Power Point

Microsoft. Office 2007

Microsoft Power Point

Setelah membaca bab ini, anda diharapkan memperoleh gambaran singkat tentang PowerPoint dan membuat Presentasi serta menyuntingnya.

OpenOffice Impress Praktis Membuat Presentasi

Perangkat Lunak Pengolah Angka Microsoft Excel

Pemrograman Komputer B

Aplikasi Komputer. Ms. Powerpoint 2010 MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Objek dan Format Teks

MODUL- 09 Mengoperasikan Software Presentasi [SWR.OPR.106.(1).A

Microsoft Power Point. Diterbitkan untuk kalangan sendiri. Tutorial Power Point

Manual Penggunaan Open Office Impress

PELATIHAN MICROSOFT POWER POINT Ariandita Sari Marhamah Fauzan Agus Resty Deniawanty Wira Hanifah

3. Pada Tampilan program PowerPoint, bagian yang menampilkan jumlah slide adalah... a. Tasks b. Title Bar c. Status Bar d. Outline e.

POWER POINT Pilih salah satu jawaban yang benar

Mengenal Impress. Pada Bab ini anda akan mempelajari cara:

MICROSOFT FRONTPAGE 2003

Modul Pelatihan Media Pembelajaran Microsoft Powerpoint

Microsoft Power Point

MODUL VI MS POWERPOINT 2007

PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MICROSOFT FRONTPAGE

Modul. 2 FUNGSI MENU DAN IKON PADA PROGRAM PENGOLAH KATA

Area kerja. Gambar 1. Tampilan awal MS FrontPage

Aplikasi Komputer. Bekerja Dengan Microsoft Power Point 2010 (1) Ita Novita, S.Kom, M.T.I. Modul ke: Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Informatika

MICROSOFT WORD Baris Judul. Drawing Toolbar

DAFTAR ISI. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... ii. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... ii. LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... iii. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN...

VISUAL JAVA PROGRAMMING

BAB I PENDAHULUAN. Presentasi Dengan Power Point, Hal 1/19

IBM LOTUS SYMPHONY PRESENTATIOM

PENGENALAN MICROSOFT OFFICE POWER POINT 2010

ULANGAN TENGAH SEMESTER Mata Pelajaran : Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas / Semester : VIII ( Delapan ) / 1 Hari / Tanggal : W a k t u :

Modul Praktikum Ms. Office Power Point

Image Processing Interface Desin

Bab 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI APLIKASI MULTIMEDIA SCRIPTING LANGUAGE

IBM LOTUS SYMPHONY PRESENTATIOM

2. Untuk menghilangkan garis pinggiran pada tabel menggunakan pilihan. a. All d. Grid b. Box e. Custom c. None

Aplikasi Komputer. Ms. Powerpoint 2010 MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Modul. 1 PENGENALAN MICROSOFT WORD

NAMA :... KELAS :... SEMESTER :... SEKOLAH :...

LEMBARAN SOAL PRE-TEST

BAGIAN IV MICROSOFT POWER POINT

Lesson 6. Dasar-dasar Presentasi

Aplikasi Komputer. Microsoft Word 2010 (Bag 1) Amin Shabana. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

2. What s the name of picture or symbol in desktop which has fuction to open Program? a. toolbar b. icon c. shortcut d. menu

Transkripsi:

Modul Implementasi PowerPoint dalam Pembelajaran Topik : PowerPoint Slide Design Muhammad Adri mhd.adri@unp.ac.id http://muhammadadri.wordpress.com Lisensi Dokumen Copyright 2008 elektronika.ftt.unp.ac.id Seluruh dokumen Community College Teknik Elektronika FT UNP Padang adalah hak milik Community College Teknik Elektronika FT UNP Padan, hanya dapat dipergunakan dilingkungan sendiri dan dipersiapkan sebagai media bantu bagi peserta pelatihan di Community College. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari penulis naskah dan Community College Teknik Elektronika FT UNP Padang. A. MEMULAI RANCANGAN PRESENTASI Microsoft PowerPoint 2003, sangat membantu dalam menyiapkan sebuah presentasi secara mudah, sederhana dan profesional, sekalipun untuk seorang pemula. Untuk dapat memulai merancang sebuah slide presentasi dengan menggunakan Microsoft PowerPoint 2003, maka terlebih dahulu harus dipahami lingkungan kerja PowerPoint tersebut, seperti terlihat pada Gambar 2.1, yang dapat dijelaskan sebagai berikut : Environment Keterangan Menu Bar Marupakan bagian PowerPoint yang berisi seluruh kumpulan menu yang dibutuhkan dalam proses perancangan dan penggunaan slide presentasi Tool Bar Berisi sekumpulan icon (tombol simbol) yang mewakili dari sejumlah instruksi menu bar yang sering digunakan dalam proses pembuatan sebuah slide. Slide Design Area Lebih dikenal juga dengan sebutan worksheet area, yang merupakan area kerja yang digunakan untuk mendisain tampilan sebuah slide presentasi Slide Template Berisi sejumlah template atau desain bawaan yang diberikan oleh Microsoft. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 12

Slide Bookmark Slide Viewer Merupakan jendela kerja yang berisikan infromasi tentang desain slide yang dibuat, yang merupakan bentuk mini preview dari keseluruhan halaman slide yang akan digunakan. Tampilan slidebookmark ini tersedia dalam dua bentuk yaitu, slide dan outline. Merupakan fasilitias preveiw yang disediakan bagi seorang desainer, sehingga dapat melihat bentuk tampilan file slide presentasi yang dirancang secara langsung. Slide viewer ini dikelompokkan menjadi tiga jenis viewer, yaitu normal view, slided sorter view dan slide show viewer. Menu bar Tool bar Slide Design area Slide tamplate Slide Bookmark Slide Viewer Gambar 2.1. Lingkungan Kerja PowerPoint 2003 Menu dan Sub Menu PowerPoint Menu dan Sub Menu merupakan komponen PowerPoint yang paling sering akan digunakan dalam aproses perancangan dan pembuatan sebuah Slide PowerPoint, yang digunakan dalam proses desain, konfigurasi, pebnngaturan lay out, proses cetak, pemaketan, distribusi file slide, dan sebagainya. Selengkapnya menu dan sub menu yang terdapat dalam PowerPoint dapat dijelaskan, seperti terlihat pada Tabel 1. Tabel 1. Menu dan Sub Menu pada PowerPoint Menu Sub Menu Kegunaan File New Membuat file presentasi yang baru Open Membuka file presentasi yang telah ada Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 13

Edit View Insert Close Menutup suatu file presentasi yang sedang aktif Save Menyimpan sebuah file presentasi Save As Menyimpan file presentasi dengan nama baru Save as Web Page Menyimpan file presentasi sebagai halaman web File Search Mencari file Permission Mengatur hak akses penggunaan file Package for CD Membuat pemaketan CD slide powerpoint Web Page Preview Preview tampilan slide sebagai halaman web Page Setup Mengatur halaman kerja PowerPoint Print Preview Preview tampilan hasil cetak file Print Mengatur proses pencetakan Send to Fasilitas ekspor file presentasi Properties Mengatur properti file presentasi Exit Keluar dari Microsoft PowerPoint Undo Membatalkan Proses yang dikerjakan terakhir Repeat Propertie Mengembalikasn proses pembatalan Cut Memotong/ membuat suatu bagian slide Copy Menggandakan suatu bagian slide Office Clipboard Menampilkan daftar clipboard dari proses copy dan cut Paste Menempatkan hasil proses copy dan cut, sesuai aslinya Paste Special Menempatkan hasil proses copy dan cut dengan format lain Paste as Hyperlink Menempatkan hasil proses copy dan cut sebagai hyperlink Clear Membersihkan tampilan slide Select All Meblok secara keseluruhan isi slide Duplicate Menggandakan isi slide Delete Slide Menghapus suatu slide Find Mencari suatu kata/ kalimat dalam slide Replace Mengganti suatu kata/ kalimat secara otomatis Go to Property Menuju properti file slide Links Membuat Link dengan slide/ file lainnya Object Memilih satu objek dalam slide Normal Tampilan halaman disain slide Slide Sorter Menampilkan seluruh slide dalam bentuk thumbnail Slide Show Menampilkan slide dalam format presentasi Notes Page Menbuat catatan tangan Master Membuat presntasi sistem master Color/ Grayscale Fomat slide berwarna atau grayscale (B/W) Task Pane Menampilkan dan menghilangkan task pane/ template Toolbars Mengatur tampilan toolbars yang akan diaktifkan Ruler Menampilkan skala penggaris Grid and Guides Menampilkan grid koordinat halaman slide Header and Footer Mengatur tampilan Herader dan footer slide Markup - Zoom Mengatur ukuran tampilan halaman slide New Slide Menambahkan halaman slide baru Duplicate Slide Menggandakan suatu halaman slide Slide Number Menambahkan nomor halaman slide Date and Time Menambahkan tanggal dan waktu pembuatan slide Symbol Menambahkan simbol pada halamana slide Comment Memberikan catatan komentar sebuah slide Slide From Files Menambahkan halaman slide dari file presentasi lainnya Slide FromOutline Mengubah halaman outline menjadi halaman slide Picture Memasukkan sebuah gambar pendukung Diagram Menambahkan diagram pada halaman slide Text Box Menambahkan taxtbox dalam sutau halaman slide Movies and Sounds Menambahkan fitur multimedia audion dan video Chart Memasukkan suatu chart ke dalam halaman slide Table Memasukkan tabel/ data tabel pada halaman slide Object Menambahkan objek aplikasi lainnya ke dalam slide Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 14

Hyperlink Membuat hyperlink dalam / antar dokumen pada slide Font Mengatur tampilan huruf pada slide Bullets and Numbering Mengatur penomoran pada halaman slide Alignment Mengatur batas-batas slide/ rata halaman Line Spacing Mengatur spasi teks dalam slide Format Change Case Mengubah tipe karakter pada slide Replace Fonts Menukar fonts/ huruf yang sedang aktif Slide Design Mengaktifkan template slide design Slide Layout Mengaktifkan template slide layout Background Mengatur latar belakang slide Object Mengatur format suatu obajek tambahan dalam slide Spelling Mengatur/ megatifkan sistem ejaan Research Melakukan proses pencarian kembali Thesaurus - Language Mengatur bahasa teks slide Speech Mengaktifkan fasilitas speech recognition Shared Workspace Membagi halaman kerja di dalam sistem jaringan Tools Compare and Merge Melakukan penggabungan beberapa buah file presentasi ke Presentation dalam sebuah file yang sedang aktif Online Collaboration Mengaktifkan aplikasi Net Meeting Macro Mengatur konfigurasi makro dari PowerPoint Add-Ins Menambahakan modul aplikasi pendukung PowerPoint AutoCorrect Options Mengatur konfigurasi AutoCorrect Customize Mengatur konfigurasi PowerPoint yang dibutuhkan Options Mengatur pilihan sistem untuk PowerPoint View Show Menampilkan Slide Show Set Up Show Mengatur tampilan slide show Rehearse Timing Mengatur ulang sistem timing slide Record Narration Merekam narasi penjelasan isi slide Slide Action Button Memasukkan tombol aksi ke dalam slide Show Animation Schemes Mengatur skema animasi Custom Animation Mengatur animasi yang akan digunakan dalam slide Slide Transistion Mengatur tampilan pertukaran antar halaman slide Hide Slide Menyembunyikan file slide Custom Show Mengatur model slidee show per halaman slide Penggunaan Slide Viewer Slide Viewer, merupakan fasilitas yang terdapat pada PowrPoint guna untuk memeprmudah seorang desainer presesntasi dalam merancang dan membuat file slide. Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Penggunaan Slide Viewer. Button View Name Kegunaan Normal View Untuk proses perancangan dan pembuatan sebuah slide presentasi, untuk proses pengeditan, menambahkan catatan dan sebagainya Slide Sorter View Untuk proses pengorganisasian slide, reviewing, penyusunan atau pengaturan timing dan transisi slide. Slide Show Untuk menampilkan sebuah slide presentasi secara full screen, yang dimulai dari halaman slide yang saat ini dipilih. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 15

B. MENGATUR FORMAT SLIDE 1. Halaman (Page Setup) Sebelum memulai merancang sebuah halaman slide, maka sebaiknya dilakukan pengaturan terhadap halaman slide tersebut, untuk menadapatkan tampilan slide yang sesuai dengan kebutuhan desainernya. Langkah-langkah pengaturan halaman slide : a. Pilih Menu File, kemudian klik sub menu Page Setup, sehingga tampil halaman page setup, seperti terlihat pada Gammbar 2.2. Gambar 2.2. Mengatur Page Setup halaman slide b. Pada opsi Slides Sized for, tentukan ukuran slide yang akan digunakan, terdapat beberapa pilihan tipe halaman slide show, seperti diperlihatkan pada Gambar 2.3. Gambar 2.3. Mengatur penggunaan ukuran slide c. Pilihan Number slide from, digunakan untuk penomoran halaman slide d. Opsi Orientation digunakan untuk mengatur tampilan slide secara umum. Opsi Slide digunakan untuk mengatur arah tampilan slide, dan opsi Notes, handout & ouline digunakan untuk mengatur tampilan ketiga komponen tersebut. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 16

2. Rancangan Slide (Slide Design) Rancangan slide, dapat dikonfigurasi dari awal, hal ini dimungkinkan, karena tersebianya fasilitas template untuk kebutuhan ini. Untk mengaktifkan slide design dapat dilakukan langkah sebagai berikut : a. Klik menu Format Slide Design, atau dengan mengklik ikon yang terdapat pada halaman toolbar, sehingga jendela slide design akan tampil pada sisi kanan halaman kerja, seperti terlihat pada Gambar 2.4. Gambar 2.4. Tampilan menu Slide design b. Pada menu Slide design terdapat tiga pilihan komponen, masing-masing yaitu Design templates untuk mengaktif template yang ada dalam PowerPoint 2003, Color Schemes, digunakan untuk mengatur skema warna yanga akan digunakan pada slide dan Animation Shceme, untuk mengatur tampilan animasi pada saat slide dijalankan. Masing-masing dapat dijelaskan sebagai berikut : 1) Design Template a) Pada opsi Design Template, ditampilkan pilihan desain template yang tersedia. Seorang desiner dapat menggunakan salah satu design template yang tersedia ini sebagai tampilan halaman slidenya, dengan menggerakkan scroll bar secara vertikal ke atas atau ke bawah. Gambar 2.5. Tampilan design template slide Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 17

b) Jika ingin menambahkan fasilitas design template, maka dapat dilakukan dengan mengklik opsi, yang terdapat di bawah design template, sehingga ditmapilkan gambar sebagai berikut : Gambar 2.6. Menambahkan design template c) Kemudian pilih salah satu folder template yang ada 1033 atau Presentation Design, kemudian pilih salah satu desain yang disukai. Gambar 2.7. Pilihan Presentation Design yang tersedia 2) Color Schemes a) Opsi Color Schemes, digunakan untuk mengatur konfigurasi warna yang akan digunakan pada halaman slide, diantaranya konfigurasi warna untuk latar belakang (background), teks, shadow, title text, dan link. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 18

Gambar 2.8. Pengaturan skema warna slide b) Konfigurasi warna ini dapat diedit sesuai dengan kebutuhan dan estetika pewarnaan yang akan diimplementasikan, dengan mengklik tombol, yang terdapat di bagian bawah dari template color schemes. c) Pada menu edit color schemes terdapat dua tab pilihan, yaitu standar dan custom. Gambar 2.9. Pilihan konfigurasi warna standar d) Pada tab Standard, pilih salah satu warna standar yang akan digunakan, kemudian dapat dilihat efeknya pada halaman slide dengan menekan tombol, jika dirasa telah cocok, maka dapat diaktifkan dengan menekan tombol, sedangkan untuk membatalkannya klik tombol. e) Pada tab Custom, pengaturan color schemes dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dan keinginan desainer slide. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 19

Gambar 2.10. Pilihan konfigurasi warna custom. f) Dengan pilihan konfigurasi warna custom, pengaturan waran dapat dilakukan terhadap komponen background, teks and lines, shadowa, title text, fill dan sebagainya spserti terlihat pada Gmbar 2.10 di atas. g) Proses pengubahan warna dari masing-masing komponen warna kustom dapat dilakukan dengan mengklik komponen warna yang akan di uabah warnanya, kemudian klik tombol, sehingga tampilan pilihan warna sebagi berikut : Gambar 2.11. Pilihan editor warna h) Pilih salah satu warna yang disukai, kemudian klik tombol. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 20

i) Lakukan hal serupa untuk setiap koponen kustom warna yang ingin diubah warna standarnya. 3) Animation Schemes a) Pada opsi animation schemes, terdapat pilihan skema animasi yang dapat diterapkan pada sebuah tampilan slide. Gambar 2.12. Animation Schemes b) Untuk melihat efek yang ditimbulkan dari masing-masing skema animasi maka dapat dilakukan dengan mengklik tombol, guna melihat hasil preview dari animasi yang dipilih. Sedangkan untuk melihatnya secara fullscreen dalam format slide show, dilakukan dengan menekan tombol, dan jika skema animasi yang dibuat akan diterpkan pada semua slide, maka klik tombol. c) Pembahasan tentang teknik animasi ini akan dibahas pada modul tersendiri. 3. Tata Letak (Slide Lay Out) Pengaturan tata letak slide perlu dilakukan, teutama jika dalam suatu halaman slide, terdapat beberapa objek yang berbeda, seperti teks, gambar/ image, chart, grafik, clip art, video klip dan sebagainya, sehingga untuk mempermnudah proses pembuatan slide, dapat dilakukan dengan menggunakan templalt layout yang telah tersedia pada PowerPoint, dan dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengaktifkan slide layout ini dapat dilakukan dengan mengklik menu Format Slide Layout, sehingga pada sisi kanan area kerja slide akan ditampilkan menu pilihan untuk slide layout ini, ssperti diperlihatkan pada Gambar 2.13. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 21

Slide layout dikelompokkan ke dalam 4 kelompok, maisng-masing yaitu : a. Teks layouts, digunakan jika pada halaman slide yang akan dirancang hanya terdiri dari data teks saja. b. Content Layouts, digubakan jika pada halaman slide yang akan dirancang mengadung data content selain teks, seperti Table, Chart, Clip-Art, Pictures, diagram or Organization dan Media Clip. c. Text and Content Layouts, jika pada satu halaman slide, terdapat gabungan antara teks, dengan content lainnya. d. Other layouts, digunakan jika isi dari halaman slide yang dirancang, mengandung bentuk isi lainnya. Gambar 2.13. Slide Layout 4. Latar belakang (Background) Seringkali latar belakang standar yang ditetapkan oleh template slide design tidak sesuai dengan keinginan atau kebutuhan seorang desiner slide, sehingga diperlukan pengaturan latar belakang ini. Untuk melakukan pengaturan latar belakang halaman slide, dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : a. Klik menu Format Background, sehingga keluar tampilan menu pengaturan background seperti telihat pada Gmbar 2.14. b. Pada menu Background, terdapat beberapa tombol, yang masing-masing dapat difungsikan : Untuk menerapkan pengaturan background hanya pada satu halaman slide yang sedang aktif, maka tekan tombol, jika akan menerapkan hasil pengaturan background slide pada semua halaman slide, Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 22

maka tekan tombol, sedangkan untuk membatalkan hasil pengaturan tekan tombol. Gambar 2.14. Pengaturan Background c. Klik tab pilihan, untuk mengatur warna atau fill effect, sorot pilihan More Colors... untuk menentukan pilihan warna latar belakang lainnya, menu pilihan warna sama seperti terlihat pada Gambar 2.11, dan sorot pilihan Fill Effects..., jika akan mengisi latar belakang slide yang suatu efek. Langkah ini diperlihatkan pada Gambar 2.15. Gambar 2.15. Penentuan tipe background d. Pilihan Fill Effects, terdiri dari 4 (empat) tab pilihan isian,masing-masing yaitu Gradient, Texture, Pattern dan Pictures. e. Pilihan fill effect gradient, digunakan jika pada latar belakang halaman slide ditambahkan efek gradient. Pilihan gradient yang dapat digunakan diperlihtakan pada Gambar 2.16. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 23

Gambar 2.16. Pilihan Gradient f. Pilihan fill effect texture, digunakan jika pada latar belakang halaman slide ditambahkan efek teksture. Pilihan tekstur yang dapat digunakan diperlihtakan pada Gambar 2.17. Gambar 2.17. Pilihan Tekstur g. Pilihan fill effect pattern (pola), digunakan jika pada latar belakang halaman slide ditambahkan efek format pola. Pilihan pola yang dapat digunakan diperlihtakan pada Gambar 2.18. h. Pilihan fill effect pictures, digunakan jika pada latar belakang halaman slide ditambahkan efek berupa gambar. Pilihan gambar yang dapat digunakan diperlihtakan pada Gambar 2.19. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 24

Gambar 2.18. Pilihan pattern Gambar 2.19. Pilihan Pictures i. Pada tab Pictures, selanjutnya tentukan gambar yang akan dijadikan sebagai latar belakang dengan mengklik tombol, sehi ngga tampil pilihan lokasi folder penyimpanan gambar, yang terlihat pada Gambar 2.20. j. Tentukan salah satu Gambar yang akan dijadikan latar belakang, kemudian klik tombol. Gambar 2.20. File dan folder gambar yang akan diambil k. Hasil pemilihan gambar latarbelakang diperlihatkan pada Gambar 2.21. l. Kemudian tekan Tombol. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 25

m. Selanjutnya, tentukan apakah gambar latar belakang akan diterapkan pada stu halaman saja atau seluruh halaman slide (Gambar 2,15). Gambar 2.21. File Gambar yang dipilih 5. Mengatur Tampilan Slide Show (Set Up Show) Mengatur tampilan Slide Show, merupakan langkah yang tidak kalah pentingnya, karena pengaturan inilah yang akan menetukan semua konfigurasi yang telah dilakukan di atas akan dipakai atau tidak. Untuk mengaktifkan Set Up Show, dapat dilakukan dengan mengklik menu Slide Show Set Up Show, sehingga tampil menu pengaturan show, seperti terlihat pada Gambar 2.22. Pada menu Set Up show, terdapat 6 (enam) buah frame, yaitu : a. Frame Show Type, digunakan untuk mengatur jenis show yang akan dipergunakan, pada saat presentasi dijalankan. Terdapat tiga jenis pilihan : 1) Presented by a speaker (full Screen), jika presentasi yang disajikan disampaikan oleh seorang penyaji/ pembicara. 2) Browsed by an Individual (window), jika presentasi yang akan disajikan dibrowsing oleh user pada PC. 3) Browsed at a kiosk (full screen), jika presentasi yang disajikan akan di browsing oleh user dalam tampilan layar penuh. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 26

b. Frame Show Slide, digunakan untuk mengatur slide mana saja yang diergunakan dalam proses show. Terdapat tiga pilihan : 1) All, jika yang akan dipresentasikan seluruh isi slide 2) From... to..., jika yang akan dipresentasikan, adalah halaman tertentu yang berada pada batas from dan to. 3) Custom Show, jika yang ditampilkan adalah slide dengan nomor urut tertentu, misalnya slide 3, 5,6,8 dan sebagainya. Gambar 2.22. konfigurasi Set Up Show c. Frame Show Option, digunakan untuk mengatur konfigurasi show, dalam hal ini terdapat tiga opsi : 1) Loop continuously until Esc, proses pengulangan slide dlakukan secara terus menerus, hingga tombol Esc ditekan. 2) Show without narration, jika file presentasi disajikan tanpa penjelasan narasi dalma file. 3) Show without animation, jika file presentasi disajikan tanpa animasi. d. Frame Advance Slides, digunakan untuk melakukan pengaturan show tingkat lanjut, dalam hal ini terdapat dua pilihan : 1) Manually, show dilakukan secara manual. 2) Using timing, if present, show dilakukan dengan mengatur konfigurai pewaktuan, jika fasilitas ini tersedia. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 27

e. Frame Multiple Monitors, digunakan untuk mengatur pilihan presentasi menggunakan multiple monitor atau tidak. f. Frame Performance, digunakan untuk mengatur kinerja PowerPoint agar optimal saat slide show dijalankan. C. MENAMBAHKAN SLIDE BARU Jika dalam merancang sebuah slide presentasi dengan menggunakan Auto Content Wizard, atau Slide Design, maka menambahkan suatu halaman slide yang baru bukan suatu persoalan. Karena pasa saat halaman baru dimasukkan, maka semua konfigurasinya akan mengikuti format awalnya. Namun kadangkala tidak jarang kita membuar sebuah slide baru dengan Blank Presentation, maka untuk menambahkan sebuah slidee baru dapat dilakukan langkah sebagai berikut : 1. Tampilkan slide sebelumnya yang akan ditambah dengan sebuah slide baru 2. Klik menu Insert New Slide atau shortcut Ctrl + M, atau dengan mengklik tombol. Gambar 2.23. Tampilan sebuah slide baru yang ditambahkan Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 28

3. Pada halaman slide yang baru, dapat dilakukan pengaturan konfigurasi sama atau berbeda dengan slide sebelumnya, dengan langkah yang sama seperti dijelaskan pada point B. Mengatur Format Slide D. MENYUSUN SLIDE Setalah merancang sllide dalam view normal sesuai dengan yang dibutuhkan (lengkap dengan teks, chart, gambar dan animasi), dan mengedit dan mengtur formatnya, sehingga siap untuk dipresentasikan. Maka kadang kita butuh untuk melihat susunan rancangan presentasi slide secara keseluruhan dari slide pertama hingga terakhir. Maka untuk menlihat susunan slide ini, dapat dilakukan dengan mengubah format view pada layar PowerPoint, dari view Normal View menjadi Slide Sorter View. Dengan Slide Sorter, dapat dilihat racangan slide keseluruhan dalam format thumbnail (diperlihatkan pada Gambar 2.24). Sehingga deengan demikian kita dapat menyusun ulang susunan halaman slide sebuah file presentasi. Gambar 2.24. Menyususn ulang susuna slide dengan Slide Sorter E. MENYIMPAN DAN MENJALANKAN SLIDE 1. Menyimpan Slide Untuk menyimpan suatu slide PowerPoint yang telah dirancang, dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : a. Klik menu File Save, atau menekan tombol shortcut Ctrl + S, sehingga keluar tampilan seperti pada Gambar 2.25. b. Tentukan nama file, pada kotak File name, dan tipe file pada kotak Save as type. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 29

c. Tipe file simpanan dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan, diantaranya sebagai presentasi (*.ppt), slide show (*.pps) ataupun sebagai file Gambar (*.jpg), halaman web (*.html) dan sebaginya. Gambar 2.25. Proses penyimpanan File Presentasi Gambar 2.26. Hasil penyimpanan sebagai halaman web Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 30

Gambar 2.27. Hasil penyimpanan sebagai file gambar dalam format jpg d. Jangan lupa untuk menentukan lokasi folder penyimpanan data. 2. Pemaketan ke CD Pada PowerPoint 2003, proses penyimpanan file presentasi tidak hanya dilakukan ke hard drive, tatapi juga dapat dilakukan secara langsung ke dalam bentuk auto run CD. Untuk menggunakan fitur ini dapat dilakukan langkah-langkah berikut : a. Klik menu File Package for CD, sehingga tampil wizard untu pemaketan file presentasi ke CD. Gambar 2.28. Wizard Pemaketan ke CD b. Jika slide presentasi terdiri dari multiple presentai yang saling terhubung (hyperlink), maka file-file link-nya ditambahkan ke dalam paket CD, dengan mengklik tombol. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 31

Gambar 2.28. Penambahan file paket c. Lakukan pengaturan pemaketan file ke dalam CD dengan mengklik tombol. Gambar 2.29. Pengaturan Option pemaketan CD d. Jika pada saat akan dicopy ke CD ternyata, CD writer drive atau CD blank tidak tersedia, maka proses pemaketan dapat dipindahkan sementara ke Folder, dengan struktur file sama seperti CD. Hal ini dapat dilakukan dengan mengklik tombol. Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 32

Gambar 2.30. Pemaketan CD sementara ke dalam Folder. 3. Menjalankan Slide Untuk menjalankan slide presentasi dapat dilakukan langkah sebagai berikut : 1. Klik menu Slide Show View Show, atau dengan menekan tombol F5. Langkah ini dilakukan jika akan menjalankan slid show dari halaman pertama. 2. Klik Tombol (Slide Show) yang terdapat pada Slide Viewer atau dengan menekan tombo Shift + F5, untuk menjalankan slide show dari lokasi pointer berada. Biografi Penulis Muhammad Adri. Menyelesaikan S1 di Jurusan Teknik Elektronika FPTK IKIP Padang tahun 1999, dan S2 di Jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dengan konsentrasi Sistem Komputer dan Informatika (SKI) tahun 2004. Staf pengajar Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Kompetensi inti pada bidang Computer Networking and Security, Computer Architecture and Organization, Web-Based Application, Online Learning, Multimedia-Based Instructional Design, dan Knowledge Community. Penulis aktif, sebagai pemakalah dalam berbagai Seminar Nasional, instruktur pada model pembelajaran berbasis Multimedia dan Komputer., IT-Based Education. Penulis aktif di situs e-learning IlmuKomputer.com, dengan topik e-learning dan e-education. Memegang Sertifikasi Microsoft, JENI (Java Education Network Indonesia) 1,2,dan 4. Ketertarikan penulis dalam bidang implementasi IT dalam dunia pendidikan, menghantarkan penulis sebagai mahasiswa doktoral Ilmu Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Padang, terhitung mulai Septembe Muhammad Adri S.Pd, MT Teknik Elektronika FT UNP Padang 33