FORMULIR PENGAJUAN KELUHAN BAGIAN A DATA PELAPOR

dokumen-dokumen yang mirip
SUSTAINABILITY STANDARD OPERATING PROCEDURE. Prosedur Penyelesaian Keluhan

DAFTAR ISI PERATURAN MEDIASI KLRCA SKEMA UU MEDIASI 2012 PANDUAN PERATURAN MEDIASI KLRCA. Peraturan Mediasi KLRCA. Bagian I. Bagian II.

RSPO will transform markets to make sustainable palm oil the norm

PERATURAN KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PENANGANAN LAPORAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Proses Penyelesaian Perselisihan

DAFTAR ISI Peraturan Mediasi KLRCA

TENTANG TATA BERACARA PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG BADAN KEHORMATAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

SALINAN PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG

-1- PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PELAYANAN PUBLIK KOMISI YUDISIAL

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Bekerja sama untuk konservasi hutan

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KODE PRAKTEK PANDI-DNP/ Versi 1.0. Dikeluarkan tanggal 1 Maret Pengelola Nama Domain Internet Indonesia

PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan (FAQ) Prosedur Penilaian GHG untuk Penanaman Baru

SALINAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM.63/UM.001/MPEK/2013 TENTANG

PERATURAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 04 TAHUN 2013

PERATURAN BADAN NASIONAL SERTIFIKASI PROFESI NOMOR : 3 / BNSP / III / 2014 TENTANG PEDOMAN KETENTUAN UMUM LISENSI LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI

LAMPIRAN. Pasal 1 Definisi. Untuk maksud-maksud Persetujuan ini, kecuali konteksnya mensyaratkan sebaliknya;

FORMULIR PENGAJUAN FASILITASI

No. 16/16/DKSP Jakarta, 30 September 2014 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA PENYELENGGARA DAN KONSUMEN JASA SISTEM PEMBAYARAN DI INDONESIA

01 INFORMASI PRIBADI (Harap diisi dengan huruf cetak atau diketik)

Pematang Syahkuda, Simalungun, Sumatera Utara, Indonesia

PERATURAN SENAT MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 4 TAHUN 2017 TENTANG

MEKANISME KELUHAN MASYARAKAT

CODES OF PRACTICE. Dokumen: Codes of Practice Edisi / Rev: 1 / 2 Tanggal: 03 April 2017 Hal : Hal 1 dari 7

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

Prosedur dan Daftar Periksa Evaluasi Laporan Penilaian Nilai Konservasi Tinggi

FORMULIR PENGESAHAN DAN SYARAT-SYARAT PENGGUNAAN UNTUK PENDUDUK DALAM PELAYANAN DARI VFS Global Services Indonesia

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis SMS dari PermataBank

2015, No Mengingat : 1. Pasal 24B Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun

CODES OF PRACTICE. 1. Pendahuluan

BERITA NEGARA. No.1386, 2012 KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA. Pengaduan. Laporan. Penanganan. PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

BERITA NEGARA. No.1279, 2013 KEMENTERIAN PARIWISATADAN EKONOMI KREATIF. Informasi. Dokumentasi. Pengelolaan. Pencabutan.

DAFTAR ISI. Peraturan Arbitrase Proses Acara Cepat KLRCA PERATURAN ARBITRASE SKEMA IMBALAN DAN BIAYA ADMINISTRASI PEDOMAN UNTUK PERATURAN ARBITRASE

PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BANTUL NOMOR 3 TAHUN 2014 T E N T A N G

Kebijakan NEPCon untuk Penyelesaian Sengketa

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR

PERATURAN SENAT FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA NOMOR : 02 TAHUN 2012 TENTANG TATA TERTIB SENAT FAKULTAS

Prosedur Penilaian GHG untuk Penanaman Baru

Pedoman Informasi tentang Tahapan Konsultasi dalam Mekanisme Akuntabilitas ADB

KEBIJAKAN PRIVASI KEBIJAKAN PRIVASI

2016, No Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang- Undang; b. bahwa Pasal 22B huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tent

PERATURAN BADAN ARBITRASE PASAR MODAL INDONESIA NOMOR: 01/BAPMI/ TENTANG PERATURAN DAN ACARA PENDAPAT MENGIKAT

KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAWA TENGAH. NOMOR : 05/Kpts/KPU-Prov-012/2012 T E N T A N G

Pedoman Login Untuk Pengguna

PT INTEGRITA GLOBAL SERTIFIKAT PANDUAN SERTIFIKASI PRODUK LEMBAGA SERTIFIKASI PRODUK

DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU REPUBLIK INDONESIA

STANDARD OPERATING PROCEDURE PENYELESAIAN KONFLIK EKSTERNAL

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA,

Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia

PEDOMAN PROSEDUR KELUHAN & KEBERATAN QUALIFOR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

Kebijakan Privasi (Privacy Policy)

Visi Menjadi LSP terbaik di Indonesia yang melahirkan profesional handal dan berdaya saing global dalam upaya pemberantasan korupsi

LAMPIRAN 6. PERJANJIAN KERJASAMA UNTUK MELAKSANAKAN CSR DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI INDONESIA (Versi Ringkas)

MEKANISME KELUHAN PEKERJA

Tahap Konsultasi untuk Mekanisme Akuntabilitas

PERUBAHAN PROSEDUR SERTIFIKASI OPERASIONAL (OCP) MENGENAI KETENTUAN ASAL BARANG UNTUK KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS ASEAN-CHINA

TUGAS DAN FUNGSI UNIT PENGELOLAAN INFORMASI, DOKUMENTASI DAN ARSIP, PELAYANAN INFORMASI SERTA PENGADUAN DAN PENYELESAIAN SENGKETA PPID UTAMA ACEH

Golden Agri Resources Memprakarsai Keterlibatan Industri untuk Konservasi Hutan

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2007 TENTANG KODE ETIK BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PERJANJIAN PINJAMAN. (Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman selanjutnya secara bersama disebut sebagai Para Pihak )

1 KETENTUAN MENDAPATKAN FASILITAS PINJAMAN

- 2 - BAB I KETENTUAN UMUM

Nomor SOP Tgl Pembuatan Tgl revisi Tgl Pengesahan Disahkan oleh Nama SOP

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Terbitan Nomor : 4 Desember 2012

BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 N

Formulir Aplikasi Siswa

WALIKOTA MADIUN WALIKOTA MADIUN,

DAFTAR ISI PERATURAN ARBITRASE. ISLAM KLRCA (Direvisi pada 2013) PERATURAN ARBITRASE UNCITRAL (Direvisi pada 2010) ARBITRASE ISLAM KLRCA

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN WALIKOTA BUKITTINGGI NOMOR 7 TAHUN 2017

PERATURAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENANGANAN PERKARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERJANJIAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI UNIT PENYERTAAN Nomor: SP- /BK/KSEI/mmyy

Panduan pendaftaran untuk calon penilai berlisensi

PROSEDUR PENANAMAN BARU RSPO

PERSYARATAN SERTIFIKASI F-LSSM

KEBIJAKAN PENGUNGKAP FAKTA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2014 TENTANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

SYARAT DAN KETENTUAN PERMOHONAN TRANSAKSI REKSA DANA

Pertanyaan yang Sering Diajukan PalmGHG Calculator

PEDOMAN KNAPPP 01:2005. Kata Pengantar

2 Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846); 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelaya

SKEMA SERTIFIKASI PERSONEL ASSOCIATE SISTEM PLAMBING & ADVANCED ASSOCIATE SISTEM PLAMBING

PERHATIAN! PERJANJIAN INI MERUPAKAN KONTRAK HUKUM, HARAP DIBACA DENGAN SEKSAMA PERJANJIAN PEMBERIAN AMANAT

DRAFT 16 SEPT 2009 PERATURAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA NOMOR TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENANGANAN PERKARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA

RSPO FACTSHEET. Sejarah. Kapan dan mengapa RSPO didirikan? Anggota Pendiri. Roundtable on Sustainable Palm Oil

DAFTAR ISI Peraturan Arbitrase KLRCA

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

2017, No Perilaku Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Neg

Transkripsi:

FORMULIR PENGAJUAN KELUHAN Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) adalah organisasi nirlaba yang didirikan dengan visi mentransformasi pasar untuk menjadikan minyak sawit berkelanjutan sebagai norma. Sekretariat RSPO bertanggung jawab terhadap aktivitas administrasi dan manajemen RSPO dalam mencapai visi ini. Dalam menjawab tantangan-tantangan isu berkelanjutan, situasi yang ada tidak selalu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan mampu mencapai hasil yang pasti. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya perbedaan persepsi antar pemangku kepentingan, yang kemudian menimbulkan keluhan untuk dapat ditangani oleh RSPO. RSPO memfokuskan kepada dialog bilateral sebagai cara untuk mengatasi dan menyelesaikan pengaduan dan keluhan. Terkait dengan pengajuan keluhan, mohon untuk mengisi dan menyampaikan formulir di bawah ini kepada Sekretariat RSPO. 1. Nama Individu atau Organisasi BAGIAN A DATA PELAPOR 2. Nama penanggung jawab 3. Pekerjaan / Posisi 4. Alamat 5. Alamat email dan skype (jika ada) 6. Nomor Telepon Kantor: 7. Nomor Fax Pribadi: 8. Bahasa yang dipilih (Mohon beri tanda pada Bahasa Inggris Bahasa Malaysia Lainnya, Mohon sebutkan Bahasa Indonesia.. 9. Situs http:// 10. Apakah Anda merupakan anggota RSPO atau salah Ya Tidak Page 1 of 9

satu anggota RSPO voluntary group, contoh: Complaints Panel, Working Group, Task Force (Mohon beri tanda pada 11. Apakah Anda membutuhkan bantuan khusus dalam pengajuan keluhan ini (Mohon beri tanda pada Jika Ya, mohon sebutkan Penerjemah dan interpretasi Komunikasi dengan staf wanita Perlindungan Identitas dari Anggota RSPO (apabila ada masalah keamanan) Bantuan dalam verifikasi keluhan (mohon jelaskan di bawah) Informasi atau peningkatan kapasitas tentang sistem pengajuan keluhan Lainnya, Mohon sebutkan. Keterangan: 12. Mohon jelaskan, mewakili siapakah Anda mengajukan keluhan ini (Mohon beri tanda pada Saya sendiri/organisasi saya Individu atau kelompok individu lain, (sebutkan) Desa (sebutkan) Masyarakat (sebutkan) Lainnya, yaitu. Page 2 of 9

13. Jika Anda mengajukan keluhan mewakili atau bersama dengan individu lain, desa, komunitas atau organisasi, mohon sertakan dokumen bukti-bukti yang diperlukan. Bukti-bukti ini dapat mencakup proses konsultasi dan kesepakatan yang pernah dilakukan. Sebutkan peran Anda sebagai pelapor utama (contoh sebagai penghubung masyarakat, pemberi bantuan teknis, dsb.) Nama Individu/organisasi dan peran mereka sebagai kelompok pelapor:.. Penanggung Jawab Utama:.. Alamat: Alamat email:. Nomor Telepon:. 14. Apakah Anda dibantu oleh pihak lain diluar yang telah disebutkan diatas? Misalnya perwakilan hukum, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Pengembangan Masyarakat Tidak Ya, : Nama Organisasi:. Page 3 of 9

(Mohon beri tanda pada Penanggung Jawab:. Alamat:. Alamat Email: Nomor Telepon:. BAGIAN B DATA ANGGOTA RSPO KEPADA SIAPA KELUHAN DIAJUKAN 15. Nama Anggota RSPO / Perusahaan Induk (wajib diisi) 16. Nama Penanggung Jawab (dapat dikosongkan) 17. Pekerjaan/Posisi 18. Alamat 19. Alamat Email & Skype (jika ada) 20. Nomor Telepon 21. Nomor Fax 22. Tanggal Sertifikasi (jika ada) 23. Data lain yang dapat mengidentifikasikan anggota RSPO PART C DATA KELUHAN 24. Tanggal Pengajuan Keluhan (DD/MM/YYYY) 25. Alamat dan lokasi dimana keluhan terjadi (Jika Page 4 of 9

memungkinkan, mohon sertakan nama kelurahan/kecamatan, peta, dan/atau titik koordinat) 26. Sertakan ringkasan keluhan dengan fakta-fakta/fokus permasalahan secara kronologis. 27. Sebutkan pada bagian mana dalam RSPO Principle & Criteria, Code of Conduct, dan/atau peraturan sertifikasi dan rantai-pasok lainnya, yang telah dilanggar. 28. Mohon deskripsikan langkah-langkah yang telah Anda atau organisasi Anda lakukan untuk menyelesaikan permasalahan dengan angggota RSPO, jika ada. 29. Sebutkan pihak lain yang telah Anda/organisasi Anda hubungi dalam upaya penyelesaian masalah. Mohon sertakan dokumendokumen yang relevan 30. Daftar bukti-bukti yang dilampirkan pada formulir ini (mis. Peta, Video, rekaman suara, laporan, foto, dokumen). 31. Mohon sebutkan hasil yang diharapkan dari penyampaian keluhan ini. Jika memungkinkan, mohon sertakan data-datanya. Mohon sertakan jadwal dan langkah-langkah yang telah dilakukan hingga saat ini, lengkap dengan tanggal, lokasi, pihak-pihak terkait, respon yang telah didapat, dst. Page 5 of 9

BAGIAN D PERNYATAAN ITIKAD BAIK Dengan pengajuan keluhan ini, saya/kami: 1. Memahami dan menyetujui bahwa Sekretariat RSPO akan menangani keluhan ini sesuai dengan komponen-komponen yang tercantum dalam Complaints System & Complaints Procedures Flowchart. 2. Menyetujui bahwa Sekretariat RSPO akan menyampaikan keluhan ini ke anggota RSPO yang terkait, dengan mempertimbangkan permintaan atas kerahasiaan identitas pelapor. 3. Menyetujui untuk terlibat dalam proses keluhan dengan itikad baik dan mematuhi Kode Etik Pengajuan Keluhan. 4. Menegaskan bahwa informasi yang telah disampaikan diatas merupakan informasi yang terbaik berdasarkan pengetahuan saya/kami. Terimakasih. Hormat Kami, (Tanda Tangan atau Cap Jempol) Mohon kirimkan keluhan Anda ke: complaints@rspo.org Atau melalui surat/fax ke RSPO Secretariat Sdn Bhd Unit A-37-1, Level 37, Tower A, Menara UOA Bangsar, No.5 Jalan Bangsar Utama 1 59000 Kuala Lumpur, Malaysia Tel: +603-2302 1500 Fax: +603 2302 1542 Regional Representative Office of RSPO Secretariat Sdn. Bhd Sona Topas Tower, 5th Floor Jalan Jenderal Sudirman Kav. 28, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Indonesia 12920 Tel: +62 21 2506 417 Fax: +62 21 2506 418 Page 6 of 9

DAFTAR KELENGKAPAN PENGAJUAN KELUHAN Mohon lengkapi daftar dibawah ini sebelum mengirimkan keluhan Anda. (Beri tanda pada pilihan Anda) 1. Data Pelapor Nama Alamat Alamat email Nama perwakilan hukum, LSM, organisasi pengembangan masyarakat 2. Data Anggota RSPO Nama Alamat Nomor telepon Alamat email 3. Bukti-Bukti (Mohon beri tanda ) 4. Bantuan, kerahasiaan, dan kesanggupan (Mohon beri tanda ) Formulir Pengajuan Keluhan Ringkasan dan kronologis peristiwa Peta, titik koordinat lokasi Foto, video, rekaman suara Dokumen perijinan, status tanah Perjanjian/Kesepakatan konsesi Laporan Polisi, Surat pengaduan yang ditujukan untuk pemerintah dan perusahaan Laporan NKT, dokumen hasil penelitian lain yang relevan Dokumen pendukung lainnya Bantuan yang dibutuhkan Kerahasiaan dan perlindungan identitas yang dibutuhkan Kode Etik Pengajuan Keluhan untuk ditandatangani Page 7 of 9

KODE ETIK PENGAJUAN KELUHAN Pendahuluan The Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) berkomitmen untuk memastikan semua keluhan diperlakukan secara adil dan transparan untuk memastikan solusi yang dicapai dapat diterima oleh semua pihak. Dalam proses yang difasilitasi RSPO, untuk mencapai solusi, kedua belah pihak harus memperhatikan Kode Etik Pengajuan Keluhan untuk mempercepat proses resolusi. Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi para pihak untuk mematuhi Kode Etik ini. Semua anggota dan para pelapor diharapkan membaca, memahami, dan untuk selanjutnya mematuhi standar pelaksanaan yang tercantum didalamnya. Itikad Baik dan Ketepatan Waktu Seluruh pelapor dan anggota RSPO yang merupakan pihak-pihak yang bersengketa hendaknya dapat berlaku sesuai dengan itikad baik dan dapat menahan diri dari perbuatan yang merugikan selama menunggu masa investigasi dan penyelesaian oleh RSPO dan Complaints Panel. Para pihak yang terlibat dalam sengketa diminta untuk memenuhi semua informasi yang diminta secara tepat waktu dan memberi tahu RSPO dan Complaints Panel jika terdapat keterlambatan dalam penyampaian informasi yang diminta tersebut. Keuntungan Ekonomi Pihak yang bersengketa tidak boleh mencoba menarik keuntungan bisnis dan ekonomi apapun dari anggota RSPO yang menjadi subjek dari keluhan. Jika ada pihak yang mencoba memanfaatkan anggota RSPO sebagaimana hal tersebut diatas, maka ia harus memberi tahu RSPO secepatnya. Semua rincian hal yang dilaporkan oleh pihak manapun akan dirahasiakan oleh RSPO. Sanksi dapat dipertimbangkan oleh Complaints Panel jika pihak terbukti melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik ini. Pernyataan Publik Jika terdapat pihak yang bermaksud membuat pernyataan publik terkait dengan proses keluhan yang sedang berjalan, pernyataan tersebut harus disampaikan terlebih dahulu kepada RSPO dan Complaints Panel sebelum dipublikasikan. Ini dimaksudkan untuk mencegah prasangka yang dapat mengganggu investigasi dan proses penyelesaian keluhan yang masih berjalan. Semua pihak yang bersengketa didorong untuk menahan diri untuk mengeluarkan pernyataan tersebut hingga keluhan telah selesai dibahas oleh Complaints Panel RSPO. Kerjasama Setelah menerima pemberitahuan dari RSPO bahwa keluhan telah resmi diproses, maka semua pihak yang bersengketa harus bekerjasama dan mematuhi keputusan RSPO. Jika salah satu pihak Page 8 of 9

misalnya, pelapor, secara sengaja menolak untuk menerima keputusan Complaints Panel dalam proses penyelesaian keluhan, maka selanjutnya RSPO dan Complaints Panel berhak untuk menyelesaikan seluruh kasus keluhan hingga selesai. Meskipun demikian, anggota RSPO harus terus mengimplementasikan keputusan Complaints Panel sesuai dengan arahan Complaints Panel hingga mereka memutuskan untuk menutup kasus keluhan tersebut. Intimidasi Para pihak yang bersengketa harus menahan diri dari perbuatan mengintimidasi terhadap pihak lainnya, para saksi, atau komunitas dengan maksud mencegah mereka untuk memberikan bukti atau pernyataan kepada RSPO dan Complaints Panel. Tidak ada pihak yang boleh menggunakan ancaman kekerasan atau ekonomi sebagai cara untuk memaksa pihak lain untuk menarik kembali kasus keluhan. Pernyataan Kode Etik Pengajuan Keluhan Saya., dengan ini menyatakan bahwa saya telah menerima dan membaca Kode Etik ini, telah memahami seluruh isinya dan setuju untuk mematuhi seluruh ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalamnya. [Nama] [Tanda Tangan] [Tanggal] Page 9 of 9