Membangun Tim Proyek, Konflik dan Negosiasi

dokumen-dokumen yang mirip
Strategi Organisasi, Struktur Proyek, Budaya Proyek

MEMIMPIN TIM PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA 2015

KELOMPOK SOSIAL, KELOMPOK KERJA, DAN TIM

DASAR-DASAR PERILAKU KELOMPOK. Bab 9 PERILAKU ORGANISASI

TERMOTIVASI UNTUK MENGELUARKAN IDE-IDENYA DAN MENGUJINYA SERTA MENULARKAN DAN MENGEMBANGKAN POTENSI DIRINYA SECARA MAKSIMAL.

Minggu 7: TI4002-Manajemen Rekayasa Industri. Teknik Industri, FTI ITB

Pengertian Kelompok adalah himpunan atau kesatuan manusia yang saling berinteraksi,dan saling bergantung untuk mencapai sasaran-sasaran tertentu.

KERJA KELOMPOK TEAMWORK MATERI KE-2

BAB I PENDAHULUAN. peranan sumber daya manusia yang menjadi aset terpenting perusahaan karena

PENGERTIAN KELOMPOK DAN TIM

Materi Minggu 2. Kelompok Kerja (Teamwork)

ADJOURNING BAB I PENDAHULUAN

ORGANIZATIONAL BEHAVIOR S T E P H E N P. R O B B I N S

School of Communication Inspiring Creative Innovation. Perilaku Organisasi (Organizational Behavior) Pertemuan ke-1 (UAS)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KELOMPOK

LAMPIRAN LAMPIRAN ARAHAN STRATEGI (STRATEGIC INTENTION) Wawancara dilakukan pada pengguna aplikasi (user) yang berhubungan

BAB I PENDAHULUAN. Menurut Sutarto dalam buku Usman (2009:146) dalam buku Manajemen : Teori,

SUPERVISORY DEVELOPMENT PROGRAM EFFECTIVE TEAM LEADERSHIP PPM MANAJEMEN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI 12/22/2016 1

Perilaku Keorganisasian IT

B A B I P E N D A H U L U A N

PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. maupun kinerja manajerial hingga kini masih menjadi issue yang menarik diteliti,

BAB I PENDAHULUAN. yang terlibat didalamnya yaitu owner, engineer, dan kontraktor. Pihak-pihak

School of Communication Inspiring Creative Innovation. Perilaku Organisasi (Organizational Behavior) Pertemuan ke-1 (UAS)

Materi 10 Organizing/Pengorganisasian: Manajemen Team

ANALISIS FAKTOR BERPENGARUH PADA PERILAKU MANAJER PROYEK DALAM PENCAPAIAN HASIL PROYEK KONSTRUKSI

Organizing (Pengorganisasian) I M A Y U D H A P E R W I R A

LAMPIRAN A-1 SKALA KOMPETENSI INTERPERSONAL

MEMBANGUN KERJASAMA TIM (Team Building)

BAB 2 KETRAMPILAN INTERPERSONAL

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Setiap organisasi harus mampu menghadapi tantangan bagaimana

BAB XIII KELOMPOK KERJA DAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Pengelolaan Proyek Sistem Informasi. Manajemen Sumber Daya Proyek

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan kondisi global yang semakin maju membawa dampak

CHAPTER 11 MENGELOLA TIM

BAB I PENDAHULUAN. Kinerja telah menjadi kata kunci yang banyak dibicarakan diberbagai

Australia Awards Indonesia

JURNAL STIE SEMARANG, VOL 4, NO 3, Edisi Oktober 2012 (ISSN : ) MEMBANGUN KERJA SAMA TIM (KELOMPOK)

Pertemuan 12 Manajemen Komunikasi

BAB I PENDAHULUAN. persaingan dunia usaha yang berkembang akhir-akhir ini. Persaingan dalam

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perubahan lingkungan bisnis yang sangat cepat dan komplek

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Propinsi Jawa Barat dengan menghubungkan antara Laporan PertanggungJawaban

MANAJEMEN OPERASIONAL

[INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER] DWI PRASETYO 4-1. Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DESKRIPSI JABATAN. Dewan Legislatif Oregon BAGIAN 1. INFORMASI JABATAN. Tanggal Efektif September 2007

BAB I PENDAHULUAN. dalam sebuah organisasi, adalah perilaku extra-role atau perilaku baik warga

Stoner dan Freeman Perencanaan memberikan sasaran bagi organisasi dan menetapkan prosedur-prosedur terbaik untuk mencapai sasaran tersebut. Perencanaa

7 Prinsip Manajemen Mutu - ISO (versi lengkap)

AI-Maktabah, Vol. 4, No.2, Oktober:

I. PENDAHULUAN. Secara hakiki, manusia merupakan makhluk sosial yang selalu membutuhkan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan

KODE UNIT : O JUDUL UNIT

BAB I PENDAHULUAN. permasalahan yang timbul dalam setiap proyek konstruksi, salah satunya adalah

BAB I PENDAHULUAN. diselesaikan melalui hubungan dengan rekan kerja. Oleh karena itu, hubungan

Bab 6 Kesimpulan dan Saran

Modul ke: Psikologi Sosial 2. Dinamika Kelompok. Setiawati Intan Savitri, S.P. M.Si. Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi.

MANAGEMEN FARMASI RUMAH SAKIT. Oleh : Dra. Hj. Deswinar Darwin, Apt.,SpFRS

BAB 7 KONSEP STRATEGI

JURNAL STIE SEMARANG, VOL 5, NO 1, Edisi Februari 2013 (ISSN : ) EMPAT DISIPLIN MENJADI ORGANISASI YANG SEHAT

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. sumber daya manusia (human resources) secara unggul. Sumber daya manusia yang

KEWIRAUSAHAAN-I RUANG LINGKUP KEWIRAUSAHAAN. Oloan Situmorang, ST, MM. Modul ke: Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Informatika

Stoner dan Freeman Perencanaan memberikan sasaran bagi organisasi dan menetapkan prosedur-prosedur terbaik untuk mencapai sasaran tersebut. Perencanaa

Seleksi Proyek Model Nonkeuangan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Anggota Tim Proyek. Manajer Proyek 22/09/2007

MANAJEMEN KONFLIK ENI WIDIASTUTI

Bussiness Ethic and Good Governence [ The Corporate Culture ] Dr. Ahmad Badawi Saluy, SE.,MM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. ditunjuk atau ditetapkan untuk bertanggung jawab terhadap kegiatan keseharian

PROFESSIONAL IMAGE. Budaya Kerja Humas yang Efektif. Syerli Haryati, S.S. M.Ikom. Modul ke: Fakultas FIKOM. Program Studi Public Relations

BAB I PENDAHULUAN. Organisasi pemerintahan merupakan salah satu organisasi yang non profit

BAB I PENDAHULUAN. sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial. Dalam

BAB II LANDASAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah

BAB I PENDAHULUAN. kondisi yang ada dengan arah strategis organisasi. Arah strategis organisasi

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. memegang tanggung jawab paling besar untuk perawatan pasien dalam kerangka

PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN

BAB I PENDAHULUAN. cukup menarik untuk diperbincangkan hingga dewasa ini. Media massa, baik

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan/organisasi menjadi lebih kompleks. Perusahaan/organisasi harus

1. Mempraktikkan kesadaran budaya dalam praktikkerja. 2. Menerima keragaman budaya sebagai dasar hubungan kerja profesional yang efektif

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia telah memasuki masa pemulihan akibat krisis ekonomi yang

Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. bawahannya untuk senantiasa produktif sebab semangat keberadaan seorang

BAB I PENDAHULUAN. ada didalam suatu organisasi. Sumber daya manusia (SDM) harus dikelola

3. PERILAKU KELOMPOK DAN INTERPERSONAL

BAB I PENDAHULUAN. organisasi dan kelangsungan hidup organisasi. Peran kepemimpinan yang sangat

NASKAH JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

3. TAHAP TAHAP PENGEMBANGAN BUDAYA KESELAMATAN 3.1. TAHAP I KESELAMATAN YANG BERDASARKAN HANYA PADA PERATURAN PERUNDANGAN

BAB 10 KELOMPOK DAN TIM

BAB 11 MENGORGANISIR DUKUNGAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN : ALTERNATIF LAYANAN END-USER

Transkripsi:

Modul ke: Membangun Tim Proyek, Konflik dan Negosiasi Fakultas 09Deva Prudensia Setiawan, S.T., M.M. Ekonomi & Bisnis Program Studi Manajemen Manajemen Proyek

Isi Pengantar Membangun Tim Proyek Karakteristik Tim Proyek yang Efektif Tahapan dalam Membangun Kelompok Manajemen Konflik Negosiasi

Pengantar Manajemen Proyek Membangun Tim Proyek, Konflik, dan Negosiasi

Pengantar Masalah suatu proyek bukan hanya pada masalah teknis seperti penjadwalan, penganggaran, dan evaluasi proyek; tetapi juga terletak pada membangun ketrampilan yang dibutuhkan oleh manajemen proyek dan tantangan terkait dengan manusianya dalam pekerjaan. Team buildingdan manajemen konflik merupakan ketrampilan penting dalam mengelola proyek. Seringkali dibutuhkan ketrampilan leadership untuk bernegosiasi.

Membangun Tim Proyek

Membangun Tim Proyek Tahapan dalam membangun tim proyek: Identifikasi perangkat ketrampilan yang dibutuhkan Identifikasi orang-orang yang sesuai dengan ketrampilan tsb

Membangun Tim Proyek Bicaralah dengan calon yang berpotensi menjadi anggota tim dan negosiasikan dengan pimpinan fungsionalnya: Berapa lama anggota tim perlu memberi sumbangsihnya dalam proyek? Siapa yang memilih orang-orang untuk ditugaskan dalam proyek? Apa yang akan dilakukan jika suatu kejadian khusus terjadi?

Membangun Tim Proyek Membangun tim dalam posisi kurang : Coba negosiasikan untuk memperoleh asistensi walaupun parsial Sesuaikan jadwal proyek dan prioritas Beritahukan top manajemen mengenai konsekuensinya Susunlah tim proyek

Karakteristik Tim Proyek yang Efektif

Karakteristik Tim Proyek yang Efektif Kejelasan misi: Riset menunjukkan bahwa memahami dengan jelas misi proyek adalah predictor pertama untuk sukses ketika suatu proyek dikembangkan. Anggota tim proyek berkinerja baik jika ia punya tujuan/sasaran yang jelas. Ketidakjelasan misi mendorong keengganan orang untuk bekerja sama. Ketidakjelasan misi mendorong munculnya perselisihan.

Karakteristik Tim Proyek yang Efektif Interdependensi yang Produktif: Interdependensi adalah derajat aktivitas bersama diantara anggota tim yang perlu dilakukan untuk rampungnya proyek. Konsep diferensiasi menunjukkan setiap individu membawa kepada tim pendapatnya yang sudah terbentuk sebelumnya mengenai aturan yang harusnya mereka jalankan, pentingnya berbagai kontribusi mereka, dan prasangka lainnya.

Karakteristik Tim Proyek yang Efektif Interdependensi terkait dengan seberapa pengetahuannya bahwa anggota tim punya kepentingan interrelasi dari usaha mereka, bukan hanya kontribusi mereka tetapi juga bagaimana usaha mereka pas dengan skema keseluruhan proyek.

Karakteristik Tim Proyek yang Efektif Cohesiveness: Derajat daya saling tarik anggota-anggota tim pada satu dengan lainnya dan tugas mereka. Kepercayaan (trust): Menjadi acuan tingkat kenyamanan setiap anggota tim Kepercayaan haruslah tetap dilihat dari interaksi profesionalism

Karakteristik Tim Proyek yang Efektif Enthusiasm: Enthusiasm menciptakan energi dan semangat yang menggerakkan upaya proyek yang efektif Berorientasi pada Hasil

Sebab Tim Gagal

Sebab Tim Gagal Pengembangan sasaran yang buruk atau tidak jelas: Memunculkan interpretasi yang beragam Menghambat orang untuk mau bekerjasama Meningkatkan konflik Penentuan yang buruk mengenai aturan dan interdependensi

Sebab Tim Gagal Kurangnya motivasi pada tim proyek: Merasa proyek tidak perlu Memberi prioritas yang rendah pada proyek Komunikasi yang buruk Buruknya kepemimpinan (leadership) Tingkat pergantian yang tinggi pada anggota tim proyek Perilaku yang disfungsional

Tahapan Membangun Kelompok

Tahapan Membangun Kelompok Tahap pertama: Forming (pembentukan) Anggota saling mengenal, meletakkan dasar kerja, dan aturan dasar tim Tahap kedua: Storming Mulai terjadi konflik karena anggota tim mulai melawan otoritas dan menunjukkan agenda terselubung dan prasangkanya

Tahapan Membangun Kelompok Tahap ketiga: Norming Anggota setuju prosedur kerja dan mencari kerja sama, mengembangkan hubungan yang lebih dekat, dan komitmen pada proses pengembangan proyek Tahap keempat: Performing Anggota grup bekerja sama untuk menyelesaikan tugas mereka

Tahapan Membangun Kelompok Tahap kelima: Adjourning (penghentian) Grup menghentikan kerja sama sehubung selesainya proyek atau penugasan baru pada anggota tim

Manajemen Konflik

Manajemen Konflik Apa itu konflik? Konflik adalah proses yang dimulai ketika Anda menerima bahwa seseorang merasa frustasi atas suatu hal; atau terkait suatu hal yang utama yang membuat Anda frustasi. Ada tiga kategori konflik: Konflik terkait orientasi sasaran Konflik administrasi Konflik interpersonal

Manajemen Konflik Sumber Konflik: Konflik yang disebabkan organisasional Konflik yang disebabkan interpersonal Metode Penyelesaian Konflik: Mediasi konflik Arbitrase konflik Kendalikan konflik Menerima konflik Menghapus konflik

Negosiasi

Negosiasi Negosiasi adalah proses yang disandarkan pada kemampuan seseorang untuk menggunakan pengaruhnya secara produktif. Prinsip Negosiasi: Pisahkan orang dari masalahnya Fokus pada kepentingan, bukan pada posisi Ciptakan pilihan-pilihan untuk keuntungan bersama Tetaplah gunakan kriteria yang objektif

Terima Kasih Deva P. Setiawan, S.T., M.M.