CALVIN DI RANAH PUBLIK

dokumen-dokumen yang mirip
FIRMAN ALLAH AKAL BUDI MANUSIA. dan. Copyright momentum.or.id. Ronald H. Nash. Penerbit Momentum 2008

MERAYAKAN SABAT. Menemukan Peristirahatan di Dunia yang Tidak Pernah Beristirahat BRUCE A. RAY. Copyright momentum.or.id

P e r a n g. Kata-kata

KECANDUAN. Copyright momentum.or.id EDWARD T. WELCH. Sebuah Pesta dalam Kubur. Temukan Harapan dalam Kuasa Injil. Penerbit Momentum 2007

Relasi. Kekusutan yang Layak Dihadapi. Tim Lane dan Paul Tripp

KEHIDUPAN KRISTEN. Copyright momentum.or.id S INCLAIR B. FERGUSON. Sebuah Pengantar Doktrinal. Penerbit Momentum 2007

ALLAH TRINITAS. Dalam Alkitab, Sejarah, Theologi, dan Penyembahan ROBERT LETHAM

MENJADIKAN SEGALANYA BERMAKNA

PANGGILAN MISI MENEMUKAN TEMPAT ANDA DALAM RANCANGAN ALLAH BAGI DUNIA INI M. DAVID SILLS

DASAR-DASAR IMAN KRISTEN

SUPREMASI ALLAH DALAM KHOTBAH

DOKTRIN YANG SULIT MENGENAI KASIH ALLAH

LIMa POKOK CALVINISME

Bagaimana Orang Berubah. Timothy S. Lane & Paul David Tripp

Konseling dalam Komunitas DAVID POWLISON

Penghiburan. Orang Percaya

MEMANDANG PERSPEKTIF BARU

IA BERIKAN KITA KISAH-NYA

Mutiara kehidupan kristen

PENGINJILAN dan KEDAULATAN ALLAH J.I. PACKER. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.id

TAKHTA KRISTUS DALAM KELUARGA

DOGMATIKA REFORMED JILID 1: PROLEGOMENA HERMAN BAVINCK. Editor Umum Edisi Bahasa Inggris John Bolt

RENCANA ALLAH. Utz ANDA J. I. PACKER. Copyright momentum.or.id PENERBIT MOMENTUM 2004

PENGUDUSAN EMOSI. Tufqifo!Upoh! Copyright momentum.or.id

Bimbingan Ilahi bagi Setiap Orang Kristen. selangkah. Demi. selangkah. James C. Petty. P e n e r b i t M o m e n t u m

Air Mata. Pernikahan

DARI IMAN KEPADA IMAN

YESUS KRISTUS JURUSELAMAT DUNIA

SEMESTA PEMIKIRAN JAMES W. SIRE. Sebuah Katalog Wawasan Dunia Dasar. Copyright momentum.or.id. Penerbit Momentum 2005

Copyright momentum.or.id

Apakah otak. Dipersalahkan?

Allah di Lahan Terbengkalai

Tafsiran Matthew Henry. Kitab. Mazmur 1-50 MOMENTUM

DIRANCANG bagi KEMULIAAN

Membangun Wawasan Dunia Kristen

hidup yang Berlimpah di dalam Allah

SEGALA SESUATU UNTUK KEBAIKAN KITA

yang kepada Copyright momentum.or.id SINCLAIR B. FERGUSON

R a t a p a n bagi S e o r a n g P u t r a

DRAMA DOKTRIN. Suatu Pendekatan Kanonik-Linguistik pada Theologi Kristen. Kevin J. Vanhoozer

ALLAH, KEBEBASAN, KEJAHATAN. Alvin C. Plantinga. dan. Copyright momentum.or.id. Penerbit Momentum 2003

Copyright momentum.or.id

Musuh dalam Diriku. Copyright momentum.or.id. Pembicaraan Terus Terang mengenai Kuasa dan Kekalahan Dosa. Penerbit Momentum 2004

Bagaimana dan Kapan. Memberitahu Anak Anda. Copyright momentum.or.id. STANTON L. dan BRENNA B. JONES

MANUSIA: CIPTAAN MENURUT GAMBAR ALLAH

Mata Kuliah Matrikulasi S.Th.

D. A Carson. John D. Woodbridge

Wawasan Dunia Kristen 3

"Lima Pokok" Ajaran Armininius

Ketetapan Hati Dan Nasihat bagi Petobat Muda

MENEMUKAN KEHENDAK ALLAH

T a f s i r a n M a t t h e w H e n r y. Injil. Markus MOMENTUM. Copyright momentum.or.id

SEJARAH HAK AZASI MANUSIA

MENDIDIK. untuk KEHIDUPAN REFLEKSI MENGENAI PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN KRISTEN. Nicholas P. Wolterstorff

Bagaimana Aku Dapat Meminta Allah untuk KESEMBUHAN FISIK? Panduan alkitabiah DAVID J. SMITH

Demokrasi Berbasis HAM

PUJIAN UNTUK Timothy Keller dan Rasio bagi Allah

MENJADI MUSLIM DI NEGARA SEKULER

GLEN H. STASSEN dan DAVID P. GUSHEE

PEMIKIRAN PASCA-KRISTEN. Harry Blamires. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.id

Membentuk Hati Mendidik Akal Budi

Allah Sedang Berkarya

BAB V PENUTUP. diajukan dalam rumusan masalah skripsi. Dalam rumusan masalah skripsi ini,

T a f s i r a n M a t t h e w H e n r y. Matius 1-14 MOMENTUM Copyright momentum.or.id

BAB 1 PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang Permasalahan

HAK AZASI MANUSIA. Materi Perkuliahan Ilmu Politik FH Unsri. Vegitya Ramadhani Putri, MA, LLM

MENDAMBAKAN ALLAH. John Piper. Copyright momentum.or.id. Penerbit Momentum 2008

CORNELIUS VAN TIL: JOHN M. FRAME. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.id

Pendidikan Agama Kristen Protestan

ywvutsrponmlkjihgfedcbazyxwvutsrponmlkjihgfedcba

Chris i tia i n View of Natural Sciences e and Technolog o y

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Citra Antika, 2013

PENDERITAAN YESUS KRIS US. Lima Puluh Alasan Mengapa Dia Datang untuk Mati JOHN PIPER. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.

Dicetak di Negara Republik Indonesia Cetakan Pertama; Juni ISBN:

NEGARA HUKUM DAN NEGARA HUKUM INDONESIA

BAB II KAJIAN PUSTAKA

PEMIMPIN YANG MEMBENTUK. Kumpulan Tulisan dalam Rangka 21 Tahun SETrA +1+

Monograf Hukum Dagang PERDAMAIAN DI DALAM KEPAILITAN DAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG

HAK-HAK SIPIL DAN POLITIK: Sebuah Pengantar

I. PENDAHULUAN. Indonesia adalah negara demokrasi. 1 Demokrasi sebagai dasar hidup

Para filsuf Eropa menyebut istilah akhir sejarah bagi modernisasi yang kemudian diikuti dengan perubahan besar.

PANORAMA ETIKA. Dr. Robert P. Borrong JU.. \MI\ Unit Publikasi & Informasi Sekolah Tinggi Teologi Jakarta

KEBANGKITAN PERADABAN EROPA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI

DEMOKRASI. Demokrasi berasal dari kata Yunani demos dan kratos. Demos artinya rakyat, Kratos berarti pemerintahan.

1. Oleh: 2. Taat Wulandari 3.

BAB II TEORI SOSIOLOGI PENGETAHUAN

A. Beberapa pemimpin yang bertindak diktator terhadap rakyatnya : 1. Adolf Hilter

Memutus Rantai Pelanggaran Kebebasan Beragama Oleh Zainal Abidin

HUKUM ADAT DAN KEARIFAN LOKAL

Menggugat, Mengasah Rasa INDONESIA

Demokrasi juga dapat diterjemahkan sebagai rakyat berkuasa.

Ditetapkan untuk Menghasilkan Buah

HUKUM TATA NEGARA INDONESIA

Seni Berperang Sun Tzu

Status Rohani Seorang Anak

BAB I PENDAHULUAN. beberapa tahap ketika kekristenan mulai berkembang tanah air Indonesia.

Andi Sabrina Qamarani (4) Dhara Devina Velda (8) REVOLUSI AMERIKA KELAS XI IIS 2

TINJAUAN KRITIS TERHADAP THEOLOGIA REFORMED ABAD 16 DALAM ERA KONTEMPORER

Transkripsi:

CALVIN DI RANAH PUBLIK DEMOKRASI LIBERAL, HAK ASASI, DAN KEBEBASAN SIPIL g DAVID W. HALL Penerbit Momentum 2011

Calvin di Ranah Publik: Demokrasi Liberal, Hak Asasi, dan Kebebasan Sipil Oleh: David W. Hall Penerjemah: Lanna Wahyuni Editor: Stevy Tilaar Pengoreksi: Jessy Siswanto Tata Letak: Patrick Serudjo dan Djeffry Desain Sampul: Patrick Serudjo Editor Umum: Solomon Yo Originally published in English under the title, Calvin in the Public Square: Liberal Democracies, Rights, and Civil Liberties Copyright 2009 by David W. Hall Published by P&R Publishing Company P.O. Box 817, Phillipsburg, New Jersey 08865-0817 USA All rights reserved. Hak cipta terbitan bahasa Indonesia 2009 pada Penerbit Momentum (Momentum Christian Literature) Andhika Plaza C/5-7, Jl. Simpang Dukuh 38-40, Surabaya 60275, Indonesia. Telp.: +62-31-5472422; Faks.: +62-31-5459275 e-mail: momentum-cl@indo.net.id website: www.momentum.or.id Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT) Hall, David W., Calvin di ranah publik: demokrasi liberal, hak asasi, dan kebebasan sipil / David W. Hall, terj. Lanna Wahyuni cet. 1 Surabaya: Momentum, 2011. viii + 397 hlm.; 15,5 cm. ISBN 602-8165-22-0 1. Demokrasi Aspek-aspek Religius Gereja Reformed Sejarah Doktrin 2. Kekristenan dan Politik Gereja Reformed Sejarah Doktrin 3. Calvin, John, 1509-1564 Pandangan-pandangan Politik dan Sosial 2011 261.7088 2842 dc22 Cetakan pertama: Februari 2011 Hak cipta dilindungi oleh Undang-undang. Dilarang mengutip, menerbitkan kembali, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali kutipan untuk keperluan akademis, resensi, publikasi, atau kebutuhan nonkomersial dengan jumlah tidak sampai satu bab.

DAFTAR ISI g 1. MENDASARKAN DIRI PADA PARA PEMIKIR BESAR SEBELUMNYA 1 Augustinus 4 Theologi Politik dari Augustinus sampai Aquinas 10 Republik-republik Mikro Pra-Calvinis 23 Kenang-kenangan Pra-Calvinis dari Kemerdekaan Swiss (1300-1500) 25 Latar untuk Reformasi Calvin: 1450-1550 27 2. JOHN CALVIN: SEBUAH BIOGRAFI UNTUK SEORANG TOKOH POLITIK 53 Kehidupan Calvin 55 Pertobatan Calvin 58 Tempat Kediaman Pertama Calvin di Jenewa 61 Tempat Kediaman Calvin di Strasbourg 63 Tempat Kediaman Calvin hingga Akhir Hidupnya di Jenewa 65 Kematian Calvin 78 3. PANDANGAN CALVIN TENTANG POLITIK DARI INSTITUTES DAN TULISAN-TULISAN LAINNYA 85 Institutes Calvin: Cetak Biru bagi Pemerintahan Sipil 87 Theologi Politis Calvin dalam Karya-karya yang Lain 98 Calvin dan Politik Praktis 116 4. CALVIN DAN KEMISKINAN 125 Model Calvin untuk Meringankan Kemiskinan 126 Luther di Jerman 142 5. MURID-MURID CALVIN DI RANAH PUBLIK, 1540-1640 DAN SETELAHNYA 153 Traktat-traktat Politik Reformasi yang Terpilih, 1540-1600 155 Bayang-bayang Calvin 214

CALVIN DI RANAH PUBLIK Rangkuman Teori Politik Pra-Protestan, Lima Ratus Tahun yang Lalu (1509): RHURM 222 6. KAUM PURITAN PEWARIS CALVIN DI INGGRIS DAN NEW ENGLAND 225 Lex Rex 226 Politik Calvin Menyebar ke Parlemen London 238 Kaum Puritan Inggris: Pewarta Pemikiran Politik Jenewa di Dunia Internasional 248 Gagasan-gagasan Politik di Mimbar-mimbar Kolonial Amerika 256 7. PANDANGAN RELIGIUS YANG BARU, YANG LAMA, YANG KURANG PLURALISTIK, DAN YANG LEBIH PARTIKULARISTIK TENTANG HAK-HAK 273 Sejarah Singkat Perkembangan Hak sampai Tahun 1700 274 Haruskah Pluralisme Religius Dihargai sebagai Fondasi dari Hak? 279 Konteks Pertama: Kolonial/Pra-Konstitusional 281 Konteks Kedua: Deklarasi dan Konstitusi 299 Warisan dan Kematian Calvinisme di Barat 337 8. KEBANGKITAN KEMBALI POLITIK CALVINISTIK PRAKTIS DI ZAMAN MODERN 343 William Groen Van Prinsterer 343 Abraham Kuyper 358 Herman Dooyeweerd 366 Aplikasi-aplikasi Praktis 372 Penilaian Penutup 391 viii

1 MENDASARKAN DIRI PADA PARA PEMIKIR BESAR SEBELUMNYA g B erikut ini adalah penyelidikan seorang manusia tentang bagaimana pikiran seorang manusia dapat menjadi sebuah gerakan yang mengubah tatanan politik di zaman modern. Tentu saja, keterlibatan politik dan gagasan John Calvin tidak dapat atau tidak diharapkan menjawab semua atau bahkan pertanyaanpertanyaan yang paling mendesak pada masa kini dalam bidang ini. Tentu saja Calvin bukanlah seorang ilmuwan politik atau ahli strategi kampanye. Akan tetapi, di samping mengobarkan gelombang republikanisasi yang mempengaruhi sebagian besar pemerintahan Barat sebelum dan sesudah masa Pencerahan, berbagai aplikasi theologisnya menghasilkan banyak kebijaksanaan politik. Kebijaksanaan itulah, baik praktis maupun teoretis, yang dihargai dan dijelaskan dalam karya ini. Sejumlah sarjana telah menelusuri gagasan-gagasan politik Calvin. 1 Beberapa sarjana berfokus pada pengaruh sosioekonomi 1 Di antara para sarjana yang telah berusaha untuk menjelaskan pemikiran politik dan pengaruh Calvin adalah: Harro Hopfl, The Christian Polity of John Calvin (Cambridge: Cambridge University Press, 1982); Quentin Skinner, The Foundations of Modern Political Thought: The Age of Reformation, jld. 2 (Cambridge: Cambridge University Press, 1978); Abraham Kuyper, Lectures on Calvinism (1898; cetak ulang, Grand Rapids: Eerdmans, 1953) [Ceramah-ceramah mengenai Calvinisme (Surabaya: Penerbit Momentum, 2005)]; Robert Kingdon, Calvin and Calvinism: Sources of Democracy (Lexington, MA: D. C. Heath and Company, 1970); Ralph C. Hancock, Calvin and the Foundations of Modern Politics (Ithaca, NY: Cornell University Press, 1989), 62-81; John Witte Jr., The Reformation of Rights: Law, Religion and Human Rights in Early Modern Calvinism (Cambridge: Cambridge University Press, 2007); John T. McNeill, Calvin and Civil Government, dalam Readings in Calvin s Theology, ed. Donald McKim (Grand Rapids: Baker Books, 1984);

CALVIN DI RANAH PUBLIK (M. Weber), sementara sarjana-sarjana yang lain menyoroti keterkaitannya dengan pemikiran Abad Pertengahan (Q. Skinner), perannya dalam perkembangan gerakan demokrasi (R. Kingdon), dan pengaruhnya pada perkembangan hukum di Barat dan hakhak asasi manusia (J. Witte, Jr., D. Kelly, dkk.); dan tentu saja, pengkritik-pengkritik yang terlalu banyak untuk disebutkan menuduh Calvin menghambat kemerdekaan, kemanusiaan, atau pengetahuan. Dibandingkan dengan besarnya pengaruh Calvin dalam lingkup internasional dan multi generasional, jarang ada dari seorang pendeta yang tulisannya memberi pengaruh yang besar terhadap politik dan pengaruhnya terus terasa sampai sekarang. Douglas Kelly memuji kebajikan dari penilaian Calvinian yang begitu serius terhadap kecenderungan manusia yang jatuh ke dalam dosa untuk merebut, meningkatkan, dan menyalahgunakan kekuasaan untuk tujuan-tujuan pribadi ketimbang kesejahteraan orang banyak. Lebih lanjut ia mengevaluasi: Prinsip-prinsip pemerintahan yang mengikutsertakan yang diperintah, pemisahan serta keseimbangan kekuasaan, semua ini merupakan akibat logis dari suatu pandangan Calvinian dan doktrin alkitabiah yang paling penting tentang kejatuhan manusia dalam dosa. 2 Meskipun mungkin berlebihan (memikirkan Calvin sebagai keseluruhan Abad Pertengahan dan pendukung suatu theokrasi yang aristokratis di mana dia sebagai seorang diktator ), namun sejarawan Franklin Palm mengakui kontribusi Calvin yang menekankan supremasi Allah dan hak untuk melawan semua otoritas yang lain... [I]a sangat berperan dalam mengekang kekuasaan para raja dan meningkatkan otoritas para wakil rakyat yang dipilih. 3 Lebih lanjut, Palm memperhatikan keyakinan Calvin pada hak Herbert D. Foster, Collected Papers of Herbert D. Foster (dicetak secara pribadi, 1929); John T. McNeill, John Calvin on Civil Government, dalam Calvinism and the Political Order, ed. George L. Hunt (Philadelphia: Westminster Press, 1965); Douglas Kelly, The Emergence of Liberty in the Modern World (Phillipsburg, NJ: P&R Publishing, 1992); Franklin Charles Palm, Calvinism and the Religious Wars (New York: Henry Hold and Company, 1932); Karl Holl, The Cultural Significance of the Reformation (Cleveland: Meridian, 1959); John B. Roney dan Martin I. Klauber, The Identity of Geneva: The Christian Commonwealth, 1564-1864 (Westport, CT: Greenwood Press, 1998); dan Keith L. Griffin, Revolution and Religion: American Revolutionary War and the Reformed Clergy (New York: Paragon House, 1994). 2 Kelly, The Emergence of Liberty in the Modern World, 18. Edisi bahasa Indonesia, Munculnya Kemerdekaan di Dunia Modern (Surabaya: Penerbit Momentum, 2001), 23-24. 3 Palm, Calvinism and the Religious Wars, 32. 2